Ini fic pertama saya, jadi maafkan kalo ada typo/misstypo.

Boku wa Hikari Kengo, yoroshiku…

Warning : Typo, misstypo, OOC, OOT, OOG, enam OC author nyangkut di sini, EYD gagal, humor garing ayam kremes (?), bahasa lu-gue dan aku-kamu (Awas, bukan AkuRoku ya... :D), bahasa gaul, gaje, ngaco, pendek, ngawur, kelewat aneh, segala unsur yaoi dan yuri (bila ada) hanyalah untuk hiburan semata, no pairing, hints-hints (kalo ada), ngawur tingkat dewa, dan saya bingung... #plak

Disclaimer : Seluruh Character di sini (kecuali OC, tentunya) adalah milik Crypton Future Media (Crypton Family), INTERNET Co. Ltd (INTERNET Family), dan para fans di sana (fanmade). Saya di sini hanya mempunyai cerita dan OC-OC-nya. Dan saya tidak mengambil keuntungan dalam bentuk apapun.

-VocaDorm-

Kengo : "Update!"

Neru : "Auuuuthor-san."

Kengo : "Nani?"

Neru : "Coba liat ini deh." *ngasih hape miliknya dengan muka inosen dan dark aura*

Kengo : "E-emang kenapa?" *ngeliat layar hapenya sambil merinding gaje*

Neru : "Ya... Nggak kenapa-napa sih. Cuma kok... Coba baca sendiri aja yang ini." *ngambil lagi hape itu dan diotak-atik lalu dikasih lagi*

Kengo : "Hmmm..." *baca sebentar, lalu ambil ancang-ancang buat kabur*

Neru : "Lu tanggung jawab gak?" *siap ngebantai Kengo dengan dark aura yang makin gelap*

Kengo : "KABUUUUUUUR! TUYUL HAPE (?) NGAMUUUUK!" *ngacir sambil ngegeletakin hapenya gitu aja*

Neru : "Cho-chotto!" *ngejar Kengo*

Gakupo : "Kenapa sih, kok segitunya banget deh..." *mungut hapenya, lalu ngebaca isinya* "Su-sugoi!" *nosebleed akut*

Xongek : "Lebih baik kita abaikan mereka semua. Kenapa Gakupo nosblit? Nanti saya jelasin! Oke, mulai!"

-VocaDorm-

Sebelumnya di VocaDorm...

"Sokomade da." Ucap Gakupo dingin.

"Hikari-sensei! Ngapain sensei di sini?" Tanya Luka penasaran.

"Nii-san!" Kata bocah itu.

"Aah, hisashiburi. Monyet yaoi!" Sapa Hiroki yang sukses membuat Len ingin menonjok perut bocah itu.

"...Chaos Blast!"

"NANIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIII?"

-VocaDorm-

Para penghuni VocaDorm segera meninggalkan VocaDorm dan pergi dengan segaram putih bergaris hitam untuk anak perempuan dan seragam hitam bergaris putih untuk anak laki-laki (Kengo : "Apa bedanya ya? Ya sudahlah..." | Xongek : "Dasar gila..." -_-). Mereka pun kaget saat sampai di area turnamen.

FYUUUUUUH

"Engg, bener di sini tempatnya?" Tanya Len heran.

"Iya. Harusnya..." Jawab Gumi yang juga keheranan.

"TAPI KENAPA MESTI DI SINI?!" Koor mereka semua. Kalian bisa tebak? Yap, mereka sekarang berada di depan VocaDemyx. XD

Akhirnya dengan tingkat sweatdrop akut mereka masuk ke dalam lapangan sekolah mereka.

"Youkoso, anata tachi." Sambut sang wasit yang tidak lain tidak bukan adalah Xongek! #dihajarReaders

"Hikari-sensei. Ohayou." Sapa Miku dan Rin.

"Ohayou mou." Jawab Xongek.

"Tim-tim lain dimana? Ini turnamen kan?" Tanya Kaito sambil celingukan gaje.

"Ummm, turnamen sih turnamen. Tapi..." Ucapan Xongek ngegantung sambil ngelurin smirk kecil selebar muka. (Xongek : "Lu kata selebar muka kecil, thor?!")

"Masaka..." Koor semuanya.

"Yap, turnamen ini cuma diisi oleh dua tim. Atau dalam kata lain, kalian semua." Jawab seseorang yang suaranya sudah mereka kenal.

.

.

.

"KALO GITU KENAPA LU SEBUT TURNAMEN, BAKAISER!" Koor semuanya yang membuat si 'Kaiser' tuli sesaat (Xongek : "Halo, ambulans. Bisa ke sini?")

"Ahaha, gomen gomen... Karena turnamennya mepet jadinya saya cepetin aja. Dan karena tim lain belum siap, mereka langsung saya diskualifikasi..." Jelas 'Kaiser'. Semuanya langsung sweatdrop ngedenger penjelasannya si 'Kaiser' sarap ini. XD

'Anjrit, enteng banget kayaknya nge-dis tim lain!' Semuanya ngebatin sweatdrop.

"Ya udahlah. Kita mulai final turnamen Dodge-frisbee I!" Kata 'Kaiser' sambil lempar frisbee ke atas. Lalu frisbeenya meledak dan mulai ada tulisan 'Welcome to Dodge-Frisbee Tournament I!' (Gakupo : "Lu kata malem tahun baruan thor pake kembang api segala? -_- | Kengo : "Biarin aja napa, dasar pacarnya Luka..." *tuna melayang ke wajah Kengo*)

-VocaDorm-

SKIP TIME

"Semuanya sudah siap?" Tanya Xongek ngasih aba-aba. Rei dan Luka yang ditunjuk jadi kapten masing-masing tim pun maju ke garis tengah untuk melaksanakan ritual (Readers : "Halah! Orang cuma suit doang!") suit yang dimenangkan oleh Luka. Xongek pun ngasih frisbeenya ke Luka dan dia bersiap melempar selagi menunggu Gakupo dan Rena yang lagi jalan ke belakang lapangan lawan masing-masing.

"Bisa kita mulai?" Tanya Xongek sambil nengok ke arah tim cewek. Mereka cuma ngangguk. Lalu Xongek noleh ke arah tim cowok dan ngangguk mantap.

"HAJIME!" Teriak Xongek memberi lampu hijau (?). Luka pun ngelempar frisbeenya ke arah Shiroumi.

"Aero Tuna!" Dengan segera frisbee yang dilempar Luka berubah jadi ikan tuna jejadian yang udah kayak pesawat tempur SU-14 (Xongek : "Emang masih ada ya pesawat SU-14?"). Shiroumi cuma diem gak bergeming dan ngebiarin frisbee tuna itu mengenai badannya.

DUAK!

"Shiroumi-senshu, out!" Kata Xongek selagi Shiroumi jalan ke luar lapangan. Gakupo pun pindah ke samping kiri arena cewek sedangkan Shiroumi di belakang arena cewek. Berhubung frisbeenya jatoh di arena cowok, jadi mereka sekarang bersiap ngelempar.

"Siap ya? Soalnya yang ini bakal sadis!" Teriak Len nakut-nakutin sebelum dia ngelempar frisbeenya. Anggota tim cewek pun bersiap.

"Special Technique : Roadroller Mash!" Setelah frisbee itu dilepas, benda itu berubah jadi auto-pilot roadroller yang ngincer semua pemain. Xongek tiba-tiba merinding gaje melihat roadroller absurd tersebut. (Xongek : "Iyalah! Orang lagi gak siap malah dituker tempat sama makhluk gaje itu!" *ngamuk gaje*)

"WHAT THE?!" Koor seluruh anggota tim cewek sambil ngacir gaje ke satu arah.

"Hah, hah. Winona, lu gak bisa ngehentiin roadroller itu?" Tanya Gumi panik.

"Ya gak bisa lah! Kemaren aja peti mati gak bisa, apalagi roadroller! Kecuali ada bahan yang sedikit lebih padet untuk diperkuat sama jurus gua." Jawab Winona sambil terus lari.

"Sebentar... Ummm..." Gumi terus mikir siapa yang punya teknik dengan material yang lebih padet, lalu muncullah lampu petromak dari atas kepalanya.

"Oh iya, Kaiko-chan!" Gumi manggil Kaiko yang masih sibuk lari.

"Nani!" Jawabnya masih panik.

"Bisa gak lu Cross Technique kayak Hiroki-san sama Kengo-san?" Tanya Gumi ke Kaiko.

"Hemmm, mungkin aja! Sama siapa dulu?" Kaiko malah nanya balik.

"Nih, sama Winona!" Jawab Gumi sambil nunjuk si pendeta Gusto itu (Winona : "BUKAAAAN! Gua cuma jelmaannya doang!" | Kengo : "Sama aja kali." -_-)

"Bisa sih kalo sama Winona, oke!" Kata Kaiko semangat. Winona dan Kaiko pun berbalik lalu merentangkan tangan mereka ke depan.

"Cross Technique : Glacier Barrier of Gusto!" Es krim vanilla lembut berpadu dengan coklat belgia nik-#plak. Maksudnya es gleser bergabung dengan perisai angin khas keturunan Gusto dan membentuk es batangan dan menghalangi roadroller gila nan absurd tersebut.

"Hah, hah. Abunakatta." Kata Miku dan Rin menghela napas lega.

"Neru-senshu, out!" Kata Xongek sambil nunjuk Neru. Anggota tim cewek yang lain cuma bisa menganga kaget.

"Gomen, minna. Rambut emang bagian dari tubuh kan?" Tanya Neru pasrah. Ujung rambutnya yang di-side-tail juga cukup berantakan. Luka yang ngeliat ini cuma ngebelalakin matanya kaget.

"Masaka, roadroller tadi..." Kata Luka terbata-bata. Neru cuma ngengguk pelan.

"Yah, rambut gua kena sebelum Kaiko-chan dan Winona-san sempet ngeluarin penghalangnya." Balasnya pelan sambil berjalan ke seberang sana. Miku lalu bersiap melempar frisbee yang kelihatannya mulai rada gaje itu.

"Super Negi Super Strike Limited Edition!" Empat pasang misil negi pun diluncurkan ke arah Kaito.

"Anjrit, misil beginian lagi?" Tanya Kaito panik. Akhirnya Kaito ngehindar kayak Tom Krus (Kengo : "Nama disamarkan untuk menjaga kerahasiaan." :D). Misil itu lalu kembali ngejar Kaito kayak anjing kelaperan. Lalu dari arah depan muncullah sang frisbee.

"Cilukba!" Teriak frisbeenya (?) itu yang jadi ada lobang membentuk kaya mata sama mulut dan menyebabkan kekagetan luar biasa dari Kaito.

.

.

.

"HWAAAAAAAAA! ADA HANTU FRISBEE GAJE! KABUUUUUUUR" Kaito lari-lari dikejar frisbeenya sambil teriak-teriak gaje. Yang lainnya cuma bisa sweatdrop ngeliat tingkahnya Kaito yang makin hari makin baka. Eh, tunggu dulu. Kaito tadi bilang apa?

.

Loading...

.

Loading complete.

.

"KABUUUUUUUUUUR! HANTU FRISBEE BENERAN ADAAAA!" Koor seluruh peserta upaca-#plak. Maksudnya koor seluruh peserta dodge-frisbee, baik tim cewek maupun cowok, wasitnya, sampe-sampe si 'Kaiser' juga ikutan teriak-teriak gaje sambil muter-muter sekolahan. XD

Oke, abaikan skrip ngaco di atas.

Singkat kata, Kaito entah gimana berhasil nangkep frisbeenya tanpa kena misil negi dari Miku dan tanpa acara 'cilukba' dari sang hantu frisbee (?) ataupun acara meet and greet dengan nona Sadako (?). Lalu Kaito ngelempar frisbeenya.

"Makan nih! Tsunami!" Air bah pun datang menjemput para anggota tim cewek yang masih sedikit lengah. Semuanya yang ada di dalam area cewek pun tenggelam terseret arus, tapi frisbeenya melayang lurus ke depan.

"Imada, Shiroumi!" Teriak Gumiya sambil ngasih tanda. Shiroumi nangkep frisbee itu dan ngelempar frisbee itu ke dalam genangan air bah tersebut.

"Shiro no Kairin Maru!" Paus orca jejadian itupun muncul dari dasar laut lalu menelan semua anggota yang tersisa.

"YATTA!" Koor seluruh anggota cowok senang, tapi mereka tidak sadar kalo ada sesuatu nempel di kaki mereka.

"Semuanya, out! Pertandingan selesai!" Teriak Xongek sambil ngangkat satu tangannya kayak wasit.

.

.

.

"?!"

"NANIII?!" Koor semuanya.

"Demo, nande?" Tanya Toma penasaran.

"Oke, biar saya saja yang jelaskan. Xongek, tugasmu sudah selesai." Kata sang 'Kaiser' sambil maju ke arena. Xongek pun undur diri tidak lupa berpamitan pada seluruh peserta juga para readers sekalian #plak.

"Ekhem. Jadi pas Kaito ngeluarin air bahnya, Luka mulai nyiapin sesuatu yang akan kalian tau nanti." Katanya mulai menjelaskan. Yang lainnya cuma mengangguk tanda mengerti. Tapi Kaito memiringkan kepala karena dia baka jadi dia gak ngerti #digorokKaito.

"Eeet ya, lu kelewat baka apa?" Tanya Akaito sweatdrop.

"Luka mulai ngelepasin 'sesuatu'-nya tepat saat paus orcanya Shiroumi ngelahap mereka semua. Oh iya, Kaito. Gak ada kata gak ngerti, kalo masih gak ngerti..." 'Kaiser' mulai menjelaskan lagi sambil ngeluarin 'light aura' andalannya. Kaito cuma merinding gaje. Si 'Kaiser' pun kembali menjelaskan.

"Nah, untuk yang laki-laki yang masih di dalem area lapangan waktu seluruh tim cewek 'dibantai', harap liat kaki kalian!" Perintah 'Kaiser'. Toma, Rei, Gumiya, Akaito, Dell, Len, dan Akagane ngeliat ke kaki mereka lalu mati seketika karena serangan jantung #dibantaibersama. Maksudnya mereka lalu membelalakkan mata mereka karena kaget. Kaito yang bingung langsung celingukan sendiri, tapi gak berani terlalu banyak celingukan karena si 'Kaiser' masih siap dengan light aura-nya yang sangat terang.

"APAAN NIH?!" Koor mereka bertujuh. Mereka mendapati sesuatu seperti ikan kecil-kecil nempel di sekitar kaki mereka.

"Souka. Jadi karena gak ada yang bilang back pas kejadian itu, semuanya dianggap keluar, bener 'kan?" Tanya Gumi ngeringkasin hasil analisisnya 'Kaiser'. Kaito yang gak bisa ngikutin arus pembicaraan gara-gara otaknya yang pentium seperempat tadinya pengen kabur dari tempat itu, tapi mengurungkan niatnya karena merasakan aura yang sangat silau sampe dia bilang "Silau men!". XD

"NANDATOOOOOO!" Koor semuanya (min Gumi). 'Kaiser' cuma ngangguk.

"Sonotori, dengan kata lain, kalian seri. Jadi, saya umumkan pemenang turnamen Dodge-Frisbee I adalah... TIDAK ADA! Mwehehehehehe..." Katanya sambil ketawa gaje. Yang lainnya mulai nyiapin berbagai macam barang. Mulai dari negi busuk, kulit jeruk, kulit pisang, roadroller (?), wortel busuk, cabe busuk, tuna seger, botol sake, truk es krim, headphone, kaleng kopi, coklat s*lv*rq***n, buku gambar (?), tongkat pendeta Gusto (?), pemantik api, hape bekas, dan sate terong sisa tiga bulan yang lalu (?) untuk ditimpukin ke kepala sang 'Kaiser' yang terkenal sarap ini. Melihat dark aura dari dua puluh orang itu, 'Kaiser' bersiap ngambil ancang-ancang untuk ambil kaki seribu (?).

"KABUUUUUUUUUR!" Si 'Kaiser' pun lari sekuat tenaga. Lalu dua puluh orang itupun ngejar-ngejar si 'Kaiser' ini keliling VocaDemyx. XD

T-B-C, dengan sangat tidak elitnya.

Preview Chapter 13 :

Cerita seram di VocaDemyx.

"Eh, kalian tau gak legenda hantu di sini?"

"Hiiiy, kok makin lama makin serem..."

Ding dong munen iaradao nega watanda sumureo edo suyong absa~

-VocaDorm-

Kengo : "Akhirnya turnamen gaje ini selesai, dengan SANGAT TIDAK ELITnya. Next chapter, VocaDemyx's Urban Legend!" *nebar spoiler*

Xongek : "Hehehe, kayaknya bakal seru nih... *smirk* Oh iya thor, lu kok kayaknya nyaman banget diperban gitu."

Kengo : "Apa daya, kan gua yang nulis itu. Jadinya ya gua yang tanggung jawab."

Xongek : "Lagian lu ngebuat Neru di PaB jadi seduktif banget..." -_-

Kengo : "Ya sudahlah. Toh, gua liat di Z*r*Ch*n juga gambarnya Neru banyak yang begitu. Intinya..."

Xongek & Kengo : "MIND TO REVIEW?"

Last Minute Notes :

Denger-denger FFn mau ditutup ya? :O. Yang tau silahkan kasihtau saya doong... Oh iya, udah tau 'Phone and Bunny' buatan saya, kan? Itu mau dilanjutin apa didiscontinue? Saya lagi butuh pendapat anda!