Ini fic pertama saya, jadi maafkan kalo ada typo/misstypo.

Boku wa Hikari Kengo, yoroshiku…

Warning : Typo, misstypo, OOC, OOT, OOG, enam OC author nyangkut di sini, EYD gagal, humor garing ayam kremes (?), bahasa lu-gue dan aku-kamu (Awas, bukan AkuRoku ya... :D), bahasa gaul, gaje, ngaco, pendek, ngawur, kelewat aneh, segala unsur yaoi dan yuri (bila ada) hanyalah untuk hiburan semata, no pairing, hints-hints (kalo ada), ngawur tingkat dewa, dan saya bingung... #plak

Disclaimer : Seluruh Character di sini (kecuali OC, tentunya) adalah milik Crypton Future Media (Crypton Family), INTERNET Co. Ltd (INTERNET Family), dan para fans di sana (fanmade). Saya di sini hanya mempunyai cerita dan OC-OC-nya. Dan saya tidak mengambil keuntungan dalam bentuk apapun.

.

-VocaDorm-

Kengo : "Updaaaaaaate!" #dihajarmassa

Xongek : "Ya, ya. Mendingan kita mulai aja ceritanya!"

-VocaDorm-

Sebelumnya di VocaDorm...

"Konbawa, BaKaiser!" Yang lainnya ngejawab sapaannya si 'Kaiser' dengan dark aura yang sangat gelap.

"HEH! LU BARUSAN GAK DENGERIN APA?! LU MAU APA DIPENGGAL KAYAK DI SERVANT OF EVIL?!" Teriak Rin yang kaget plus bingung kenapa adek kembarnya ini keliatannya bolot banget.

"'Kiharu'?" Tanya Kengo gak yakin.

-VocaDorm-

VocaDorm, 05.30 WVX.

Para warga VocaDorm plus Mayu yang disuruh nginep sama Kengo mulai berdatangan ke ruang tamu untuk mengambil jatah sarapan mereka. Roti manis yang isinya bermacem-macem. Mulai dari isi daun bawang, jeruk, pisang, coklat, salad, cabe, es krim, terong, tuna, whipped cream, antenna hape (?), dan saya bingung. :D

"Oh iya, ada yang liat Mayu gak?" Tanya Neru celingukan sambil makan roti isi antena hape (?) miliknya dan menimbulkan bunyi 'KRAUS KRAUS' (Kengo : "Oooh, pantes selama ini saya dapet tagihan roti spesial, tauknya roti isi... Antena Hape?" *bingung sendiri*)

"Tauk deh, tadi kayaknya masih di kamar deh." Jawab Kaiko sambil memakan roti isi es krim miliknya.

"Tapi tadi gua selesai mandi udah gak ada orangnya. Gua pikir udah di bawah. Eh, tauknya gak ada..." Balas Neru celingukan.

"Ohayou!" Kata Kengo ngedobrak pintu VocaDorm yang tidak bersalah.

"Ah, BaKaiser ternyata." Kata Gumiya yang nggak keliatan sama sekali ekspresi kagetnya.

"Oh iya, Mayu dimana ya kalo boleh tau?" Tanya Kaiko.

"Mayu? Oh, dia lagi tes di VocaDemyx bersama dua orang lainnya." Jawab Kengo santai. Kaiko cuma ngangguk paham.

"Siapa aja emang yang dites?" Tanya Rin.

"Sorewa himitsu da, tapi yang jelas dua orang kelas X dan satu orang kelas XI!" Jawab Kengo lagi. Lalu para kakak kelas mulai loncat-loncat gak jelas kayak orang gila #dihajarmassa.

"YEEE! AKHIRNYA ADA MURID BARU JUGA DI KELAS KITA!" Koor Kaito, Luka, Akaito, Meiko, dan banci terong #ditebas.

"BERISIK!" Koor yang lain.

"Aaah, udah napa!" Kata Kengo ngeleraiin adu bacot antara kakak kelas dan adek kelas ini.

"Oke, itu aja dari saya. Jaa na, minna!" Kengo pun langsung keluar lewat jendela (?). Eh, tunggu dulu... Jendela?

PRAAAANG!

"WOY! DASAR BAKAISER AUTIS! LIAT-LIAT DONG KALO KELUAR!" Koor seluruh penghuni.

"Hoi! Jangan samain gua sama Tobi si anak autis itu!" Teriak Kengo dari luar bangunan antik VocaDorm.

"UAAA!"

.

.

.

'Pasti orang itu udah dibantai sama Tobi...' Batin seluruh penghuni sweatdrop #salahfandom.

-VocaDorm-

VocaDemyx, RKX, 07.00 WVX.

"Siapa ya satu lagi anak barunya?" Tanya Dell ke dirinya sendiri.

"Mayu, 'kan?" Jawab Len nebak-nebak.

"Bukaaan, maksudnya yang satu lagi. Selain Mayu kan nanti ada satu orang lagi yang masuk ke sini." Kata Dell. Len cuma belagak topeng monyet #dilindes. (Kengo : "Chotto, kenapa saya jadi ketularan Hiroki?" :D #ditabokHiroki)

GREEEK

Suara yang sangat khas di kalangan penghuni seluruh kelas. Apalagi kalo bukan suara pintu dibuka. Seorang guru berambut strawberry-blonde yang panjangnya gak ketolongan kayak mbak Kunti pun masuk ke kelas diikuti dengan sosok familiar yang mereka semua (min SeeWoo) kenali kemaren.

"Minna, hari ini kita kedatangan murid baru lagi. Nah, silahkan perkenalkan dirimu." Kata IA sambil menyingkir. (Xongek : "Wah, IA mulai dapet wibawa seorang guru nih!")

"Watashi wa Kiharu Mayu desu, yoroshiku minna!" Kata gadis yang tidak lain adalah Mayu. Sekelas (min SeeWoo) pun sweatdrop seketika.

'Dia beneran pake marga itu?!' Batin seluruh penghuni kelas (min SeeWoo) sweatdrop kuadrat.

"Nah, Kiharu-san. Kau bisa duduk di belakang Shippei-kun." Kata IA sambil menunjuk satu pasang bangku di belakang Akagane. Mayu pun langsung berjalan ke tempat yang ditunjuk.

"Dakedo, minna. Karena kedatangan satu murid baru itu udah mainstream, jadi kita kedatangan satu LAGI murid baru. Silahkan masuk dan langsung perkenalkan dirimu." Kata IA memanggil seseorang dari luar.

.

'Siapa gerangan?' Tanya Dell dalem hati.

.

'Orangkah, atau monyet kayak adek gua?' Tanya Rin dalem hati. Len bersin entah kenapa. XD

.

'Cowok atau cewek?' Tanya Kaiko dalem hati. Ternyata walau sejarah keluarga Shion itu baka semua, Kaiko masih normal! *digeplak Shion Family yang lain*

.

Seorang cowok berambut golden-blonde pendek dengan headphone bertengger di lehernya masuk ke dalam kelas. Begitu dia melihat penghuni kelas, dia langsung kaget.

"Aneue!" Teriak orang itu sambil menunjuk Neru. Yang lainnya (min Neru, plus IA) cuma ber-'heh'-ria mendengar teriakan si bocah kuning ini.

"Nero! Elu ngapain di sini?!" Tanya Neru heran sambil nunjuk-nunjuk bocah kuning itu dengan nistanya. :D

"Ya gua sekarang sekolah di sini lah!" Jawab bocah yang diketahui bernama Nero itu. Bocah itu lalu berdehem kecil.

"Ekhem, ore wa Akita Nero. Yoroshiku minna!" Kata Nero memperkalkan dirinya di depan khalayak rakyat untuk mempromosikan diri dalam pilpres tahun ke-#plak.

"Ehehe. Oke, Akita-kun bisa duduk di sebelah Kiharu-san di sana." Lagi-lagi IA menunjuk sebuah bangku di belakang Akagane yang sekarang sudah ditempati satu orang. Kadang saya sendiri mikir, IA ini biro jodoh atau apa? #dibuangkeMerkurius

Nero berjalan ke kursi yang sudah ditempati Mayu. Lalu ia menyodorkan tangannya.

"Ore wa Akita Nero, yoroshiku..." Kata Nero dengan berbekal muka temboknya.

"A-ano, watashi wa..." Belum sempet Mayu nyelesaiin omongannya, bola mata Mayu berubah menjadi berwarna merah. Pasti kalian tau dong apa yang bakalan terjadi... :D

"...anata no korosu..." Lanjutnya sambil ngeluarin kapak miliknya. Semuanya langsung bergidik ngeri ngeliat reaksi Mayu yang keterlaluan.

"Kiharu-san, yamenasai. Kalo nggak saya lempar ke Merkurius (?) lho!" Ancam IA. Yang lainnya cuma sweatdrop ngedenger ancemannya IA.

Meanwhile, di koridor RKXI...

"Err, kenapa sensei terlihat lebih muda dari saya?" Tanya seorang gadis berambut merah di-ponytail pendek seleher ke seorang bocah (?) berambut hitam pendek yang sedang membawa buku-buku pelajaran. Apa dia guru? :D #ditabokXongek

"Yaaaah, anggaplah aku guru 'spesial' di sini. Dan biasakan dirimu, anak-anak di sini rata-rata sarap semua." Kata sang sensei dengan wejangan khasnya. Gadis itu hanya mengangguk pelan.

GREEEK

Saat pintu kelas dibuka, acara 'bantai terong master' dan 'buka aib si maniak cabe' pun terhenti saat bocah itu membuka pintu RKXI.

"Ohayou!" Sapanya ramah.

"Ohayou mou, sensei!" Koor seluruh kelas. Reaksi seluruh kelas ngeliat gadis merah bermacam-macam. Ada yang menyambut baik, ada yang langsung bisik-bisik, ada yang langsung nosblit, dan lain-lain, dan sebagainya.

"Namae wa CULnoza DiPegrio. Tapi bisa dipanggil Karu. Yoroshiku..." Katanya dengan logat yang sedikit asing di telinga mereka. Seperti logat orang Eropa.

"Karu-san merupakan murid pindahan yang baru pindah dari Italia, jadi kalau dia perlu bantuan tolong dibantu."

"Ha'i!" Koor seluruh kelas.

"Hrm..." Gakupo terlihat sedang mikir keras.

"Kenapa lu?" Tanya Kaito yang duduk di sebelahnya.

"Gadis merah itu... Kayaknya pernah liat deh..." Jawab Gakupo sambil masang pose mikir.

"Kalo dipikir-pikir iya juga ya, kayak orang yang di majalah yang elu..." Kaito mulai melanin suaranya.

"Yang ini?" Kata Gakupo sambil nunjukkin tasnya dan ngeluarin satu majalah playboy dengan gadis yang mirip seperti CUL sebagai covernya.

"Nah! Yang it..." Tanpa Kaito dan Gakupo sadari, sang guru sedang men-deathglare samurai terong dan bocah idiot itu.

"Kamui-san, Shion-san. Ikut saya ke ruang guru! Bawa tas kalian juga!" Tegurnya keras. Gakupo dan Kaito pun dengan pasrah ngebawa tas mereka keluar sambil diikuti oleh Xongek. Alasan mereka gak ngelawan? Mereka juga pernah dihukum kayak gini dengan light aura yang (menurut mereka) sangat menyeramkan dan ngeliat light aura yang lebih parah dari Kengo. Jadi, daripada penglihatan ilang, mereka lebih milih untuk segera ngaku.

"Dasar ya, duo hentai..." Kata Luka sambil geleng-geleng kepala sambil ngeliatin nasib duo hentai yang sekarang digiring ke polsek setempat (?) untuk digeledah. Saat digiring keluar kelas, majalah yang tadi terjatuh dari tasnya Gakupo. Lalu Xongek memungut majalah haram tersebut dan melihatnya sebentar.

"Karu-san, bisa ikut saya?" Tanya Xongek. Akhirnya si gadis merah yang baru duduk itupun harus berdiri lagi.

.

.

.

Di ruang guru...

"Ini gambar kamu?" Tanya Xongek sambil nunjukkin majalah haram yang dia sita dari Gakupo. CUL lalu memperhatikan majalah itu sebentar.

"Itu bukan saya, sensei!" Kata CUL protes.

"Terus kalo bukan kamu ini siapa? Orang jelas ada nama kamu kok di situ." Bales Xongek.

"Gini, sensei. Nama 'Culnoza' itu bukan nama langka di Italia. Di situ emang ditulis 'Culnoza', tapi coba liat sebelahnya. Marganya beda." Bales CUL gak mau kalah, akhirnya Xongek mau nggak mau ngebandingin tulisan di majalah itu dengan biodatanya. Tak lama Xongek hanya ketawa garing.

"Eh, ehehe... Maaf udah mikir yang tidak-tidak. Kau boleh kembali ke kelas, saya masih ada urusan dengan pasangan yaoi ini." Kata Xongek santai. Lalu muncul urat-urat kepala dari kepala Gakupo dan Kaito. CUL lalu berjalan keluar ruang guru, dan Xongek mulai bersiap memberi pelajaran pada pasangan yaoi ini #ditebas #digorok.

SKIP TIME...

-VocaDorm-

VocaDorm, Lantai 1, 17.00 WVX.

Di ruang tamu sudah terlihat para penghuni mulai masuk ke VocaDorm. Tapi belum ada tanda-tanda kehadiran si duo yaoi ini #digeplak.

You've got mail~

Seorang bocah laki-laki yang sedang ngamatin CCTV langsung ngambil hapenya dan ngeliat siapa yang nge-SMS dia.

Hari ini ku'pinjam' dulu pasangan yaoi di VocaDorm. Nanti jam enam sore pasti balik mereka berdua, kalo gak balik paling mereka lagi ber-'yaoi'-ria.

Bocah itu menaikkan sebelah alisnya, lalu dia ngeliat ke bagian atas tempat nama pengirim.

Xongek.

Bocah itupun langsung ketawa gaje. XD

-VocaDorm-

Back at VocaDemyx...

Terlihatlah seorang idiot biru pecinta es krim dan banci samurai HEA! *nyanyi Dancing Samurai #plak*. Mereka sedang menyapu lapangan sekolah karena insiden di atas yang males saya ketik lagi #dihajar.

"Ah, pake ketauan lagi." Kata Kaito lemes.

"Ya elunya juga sih, nunduknya keterlaluan!" Bales Gakupo kesel.

"HEH! Kan lu tau sendiri mata gua rada burek!" Bales Kaito gak mau kalah. (Kengo : "Kalo burek besihin pake soonlight..." #plak!)

"Lagian lu ngapain sih bawa-bawa gituan ke sekolah? Sama Luka aja lu udah takut! Gimana sama nobody-nya si BaKaiser?" Tanya Kaito heran.

"...Nggak tau, tadi tiba-tiba aja ada di tas gua." Jawab Gakupo sambil nyengir kudanil (?). Kaito garuk-garuk tanah.

"Lu kalo mau 'kunjungan' ke ruang guru mah sendiri aja kali, nggak usah ngajak-ngajak!" Kata Kaito sambil nyiapin sapunya untuk bertanding kendo (?).

"Ooooh, lu mau ngajakin..." Bales Gakupo sambil nyiapin sapunya sebagai pedang kayu dadakan.

"Dancing Samurai (?), HEAAAAA!"

BRAK! BRUK! DAK! DOK! PLUOK! TOWEWEWEW! KURI (?)! (Xongek : "Dari kemaren ada aja ya Kuriboh nyasar..." -_- #salahfandom)

Lebih baik kita abaikan dua makhluk yaoi ini ber-'perang'-ria...

-VocaDorm-

VocaDorm, Lantai 1, 18.00 WVX.

"Kemana sih Gakupo-senpai sama Kaito-senpai?" Tanya Miku. (Kengo : "Cieee, Miku nyariin Kaito..." #ditimpuknegi)

"Konbawa!" Siapakah yang dateng... Apakah GakuKai... Saya ucapkan SELAMAT, anda salah bila menjawab itu GakuKai.

"Konbawa mou, Kengo." Koor yang lain.

"Oh iya, Gakupo-senpai sama Kaito-senpai di mana?" Tanya Miku.

"Oh, Gakupo sama Kaito ya? Sebentar, sekarang jam..." Kata Kengo celingukan nyari jam dinding.

"Jam enam sore." Bales Luka sambil nunjuk jam dinding di Tartarus (?) #salahfandom. (Xongek : "Chotto, bukannya Tartarus cuma bisa nunjukkin jam dua belas malem ya?")

"Jam enam ya? Katanya mereka lagi dihukum sama Xongek. Dan Xongek bilang kalo jam enam mereka belum balik mereka berarti lagi ber-'yaoi'-ria." Jawab Kengo watados. Miku dan Luka pun ngambil ISG-nya masing-masing dan memegang negi dan tuna seger dari laut.

Lima menit kemudian...

"Tadaima..." Koor Gakupo dan Kaito yang udah babak belur. Dan di hadapan mereka sekarang adalah Luka dan Miku dengan dark aura yang sangat gelap, tuna seger/negi, dan ISG yang terpasang mantab di tangan mereka.

"Gakupo.../Kaito-senpai..." Kata Luka dan Miku sambil ngedeketin Gakupo dan Kaito yang udah babak belur.

BRAK! BRUK! DAK! DOK! PLUOK! TOWEWEWEW! KURI (?)! (Xongek : "Serius deh! Dari mana nih Kuriboh bisa nyasar ke sini ..." -_- #salahfandom)

.

.

.

May we skip this bloody scene, please?

"Tak kusangka! Ternyata Kaito-senpai yang polos dinodai sama Gakupo-senpai." Kata Miku mendramatisir. (Kengo : "Hoi, Miku. Coba lu liat Special Chapter 1 deh, Kaito emang udah ketularan mesum..." #digorokKaito) Gakupo dan Kaito yang udah babak belur kuadrat (?) cuma saling pandang nggak ngerti. Lalu mereka keinget apa yang terjadi di VocaDemyx.

FLASHBACK ON!

VocaDemyx, Ruang Guru, 17.15 WVX.

"Hah, tinggal lapangan doang nih..." Kata Kaito sambil jalan ke luar ruang guru. Gakupo pun ngekor Kaito, tapi berhenti pas dia ngeliat hapenya Xongek yang kegeletak gitu aja.

"Siapa yang di-SMS sama Hikari-sensei sore-sore gini ya?" Tanya Gakupo kepo. Lalu dia ngeliat isi hapenya Xongek tanpa izin dari yang berpunya. Setelah beberapa lama dia ngebaca SMS tanda bahaya dari hapenya Xongek, dia manggil Kaito untuk ngebaca isi SMS-nya. Kaito mulai ngebaca isinya.

"...Ya udah, cepetlah!" Kata Kaito ngajak Gakupo keluar.

"Semoga aja Kaiser gila itu gak nyebar ke mana-mana." Kata Gakupo penuh harap, lalu keluar ke lapangan.

FLASHBACK OFF!

"Sialan. Mana tuh si Kengo?!" Tanya Gakupo dan Kaito barengan. Luka dan Miku pun menunjuk Kengo yang sudah dipenuhi oleh light aura plus ISG miliknya sendiri.

"Kenapa? Problem?" Tanya Kengo sambil meregangkan tangannya. Gakupo dan Kaito cuma merinding gaje. Poor you...

T-B-C~

Preview Chapter 15 :

Murid-murid baru berdatangan ke VocaDorm.

"Oh iya, Neru. Bisa kita bicara sebentar bicara sebentar?"

"He?! Sepuluh?!"

"Hehehe... Karena ToD udah terlalu mainstream... Jadi kita main..."

Kengo : "Haaah, selesai juga! Heem, saya emang rencana nambahin sepuluh character lagiii!" *ditabok karena kebanyakan character*

Xongek : "Hush! Nanti aja kalo mau nyebar spoiler! Dan kenapa dengan CUL?"

Kengo : "Eh, CUL ya? Kalo itu karena bajunya di desain charanya dia yang baru! Terlalu frontal. Dan jadilah gini hasilnya." #dihajarmassa

Xongek : "Haaah... Intinya..."

MIND TO REVIEW?