A Remake Fic From Mami Ju2E

.

Based On Today, I'm Bidding You Farewell Manga
by: Madarame Hiro

.

Ide cerita milik Madarame Hiro Sensei, dengan penambahan dan pengurangan seperlunya.

.

Main Cast:
Kyuhyun dan Sungmin

.

Other Cast:
Kim Jongwoon (Yesung) dan Kim Ryeowook

.

Warning:
Boys Love, Typo (s)

.

enJOY

.

Kalian sudah menyimak kisahku, kesedihanku dan perjuanganku hingga akhirnya Kyuhyun berada dalam pelukanku. Aku memang kejam, menjebak orang sebaik dia, membohonginya dan membuatnya percaya bahwa telah terjadi sesuatu di antara kami berdua. Aku puas, jika kalian ingin tahu.

Aku bahagia menikmati semua ini. Tak peduli seperti apa kekecewaan Kyuhyun saat ia tahu kebenaran itu nanti, aku tetap menjalani hubungan ini. Menerima setiap perhatiannya, membalas setiap kelembutannya, dan memujanya layaknya pemabuk cinta. Lakonku memang begitu tergila-gila padanya.

Gayung memang bersambut, Kyuhyun memperlakukanku layaknya seorang kekasih yang benar-benar ia cintai. Memanggilku dengan penuh kelembutan, menyentuhku dengan kasih sayang dan memanggil namaku dengan penuh kerinduan. Aku merasa bahwa anak itu benar-benar jatuh cinta padaku. Sungguh sebuah keberuntungan yang tidak pernah kusangka-sangka.

Namun entah itu cinta atau bukan, tentu tidak akan pernah kupedulikan. Yang terpenting bagiku dendamku terbalaskan. Aku ingin membalas Kim Ryeowook, merebut sesuatu yang mungkin saja berharga untuknya. Seandainya caraku ini salah, aku hanya tinggal menyelesaikan hubunganku dengan Kyuhyun dan menganggap semua ini tidak pernah terjadi. Tapi jika caraku ini memang tepat meski terbilang jahat, tentu saja aku akan merasa puas.

"Pakai ini." Kyuhyun melepas syalnya lalu memasangkannya ke leherku. Udara memang dingin, tapi aku hampir tidak menyadari itu saat Kyuhyun menyentuhkan tangannya ke pipiku. Tangannya begitu hangat. Dan lembut.

"Lalu bagaimana denganmu?" tentu saja aku peduli dengannya. Ini manusiawi, kalian jangan salah paham.

"Pakaianku sudah cukup tebal, aku rasa tidak masalah." Kyuhyun menepuk-nepuk bagian dadanya. "Pipimu merah sekali, sepertinya kau betul-betul kedinginan."

Aku tersenyum tulus menerima sikapnya yang begitu peduli dan perhatiannya. Kalian atau siapapun di luar sana yang mendapatkan Kyuhyun setelahku adalah orang-orang beruntung. Aku akan menikmati saat-saat penuh keberuntungan ini meski sesaat.

Aku memposisikan diriku sebagai seorang pacar yang manis dan ceria. Agar semakin meyakinkan aku harus bertingkah seperti matahari pagi, selalu hangat dan membawa aura positif untuk Kyuhyun. Aku berusaha tidak menunjukkan sisi gelapku dan menjaga agar sisi itu tetap berada di tempatnya.

"Terima kasih, Kyu." Aku memeluk Kyuhyun dengan erat, membenamkan wajahku di bahunya yang hangat dan menciumi aroma maskulinnya yang memabukkan.

Dan kemudian, aku merasakan sesuatu menyentuh puncak kepalaku. Kyuhyun menciumku.

Pang!

Seperti sebuah keajaiban yang selalu kutunggu, aku melihat Kim Ryeowook berdiri di ujung lorong. Menatap kami dengan perasaan terluka dan nyaris menangis. Dia melihat semuanya kan? Aku harap iya.

"Aku mencintaimu, Kyu." Bisikku pada Kyuhyun.

Kyuhyun tertawa kecil lalu membalas, "Aku juga mencintaimu, Min."

'Kau dengar itu, Kim Ryeowook? Kau dengar itu, manis? Tidakkah itu terdengar begitu merdu di telingamu? Ayolah, katakan sesuatu. Ucapkanlah selamat padaku, lalu pergilah dan menjauh. Seperti seorang...'

"Pecundang..." bibirku bergerak membisikkan kata itu, Ryeowook pasti mengerti.

Aku tersenyum sinis ke arahnya dan ia pun pergi.

Pembalasan ini terasa begitu manis.

.

-KyuMin-

.

Manis itu tidak terlalu baik untuk kesehatan. Makanan manis bisa membuatmu terkena diabetes, terlalu sering memandangi hal-hal yang manis akan membuatmu bosan—kecuali yang kalian pandangi itu aku. Dan pembalasan manisku ternyata sudah terlalu jauh.

Aku lupa diri. Aku semakin hanyut dalam belaian cinta Kyuhyun hingga aku lupa akan tujuanku semula. Tujuanku sudah tercapai, ditutup dengan kandasnya hubungan Kim Jongwoon dan Kim Ryeowook. Aku merayakan kandasnya hubungan mereka dengan mengajak Kyuhyun dan teman-temannya minum bersama. Tapi tentu saja mereka tidak perlu tahu alasan itu.

Mereka sudah berpisah, sedangkan Kyuhyun semakin menunjukkan perhatiannya padaku. Jalanku memang sangat mulus, tapi aku sudah membiarkan diriku terlena dalam permainanku sendiri. Aku berniat untuk mengakhiri hubungan kami, sebelum perasaanku semakin terlibat jauh, sebelum ikatan kami semakin kuat dan sebelum aku benar-benar tidak bisa melepaskan diri darinya.

Tapi bagaimana caranya?

Kalian sudah melihatnya sendiri kan? Kyuhyun terlalu baik dan aku yang jahat ini sudah memanfaatkan semua kebaikan itu. Harus seperti apa aku mengakhiri hubungan ini? Kyuhyun terlihat sangat menyayangiku dan aku selalu menunjukkan sikapku sebagai seorang pacar yang setia di hadapannya dan semua orang. Kemudian tiba-tiba saja semua itu berakhir.

Tidak apa-apa kan?

Harusnya tidak apa-apa. Sejak awal aku sudah harus menyiapkan bagian akhir untuk sandiwara ini. Aku akan menutupnya dengan memutuskan Kyuhyun lalu kembali melanjutkan hidup seperti biasa, atau jika ada kesempatan aku akan berusaha meniti jalan cintaku menuju Kim Jongwoon. Tapi bayangan untuk kata akhir itu tidak tampak sama sekali. Yang kulihat hanyalah Kyuhyun dan Kyuhyun saja. Aku semakin tidak bisa melepaskan diri darinya.

Dan sebelum aku semakin terikat dan tak bisa menguasai diriku sendiri, aku akan menyelesaikannya sendiri. Aku tidak peduli dengan pendapat Kyuhyun padaku nanti. Aku akan membuka semua cerita yang selama ini aku rahasiakan darinya. Dengan begitu rasanya tidak akan sulit untuk mengucapkan perpisahan dan tidak akan ada alasan untuk mempertahankan hubungan ini lagi.

Jika akhirnya Kyuhyun akan membenciku, aku akan menerimanya. Karena aku sudah memetik hasil usahaku sejak lama dan kerugiannya harus siap kutanggung sekarang.

.

-KyuMin-

.

Present

"Sungmin?"

Kyuhyun menarikku dari lamunan. Aku melamun lagi. Bolehkah aku menyalahkan musim dingin ini lagi?

"Ada yang sedang kau pikirkan?"

Aku menggeleng, "Tidak," namun sedetik kemudian aku sadar bahwa tujuanku ke sini bukan untuk menambah kebohongan baru. Hari ini, hari perpisahan ini harus diisi dengan kejujuran, mengatakan semuanya dengan terus terang dan siap dengan segala hasil akhir yang akan kudapatkan. Aku sudah sangat siap untuk hari ini. Seharusnya.

"Ya." Gumamku lagi. Ya Tuhan, bisakah kalian merasakan betapa gusarnya hatiku sekarang? Aku akan membongkar semua rahasia busukku, apakah Kyuhyun akan memaafkanku setelah ini?

"Hm?" Kyuhyun mengangkat alis, menatapku dengan rasa ingin tahu yang begitu manis. "Apa? Ceritakan padaku, akan kudengar. Jangan menyimpan masalah sendiri." Katanya halus.

'Cukup! Cukup! Cukup! Jangan menunjukkan perhatian lagi di depanku! Aku ingin mengakhiri semua ini denganmu!'

"Aku..."

Kyuhyun mengulurkan tangannya untuk menyentuh pipiku, ia membelaiku seperti kebiasaannya selama ini. Sikapnya membuatku semakin gugup.

"Semua ini harus berakhir." Tangannya berhenti membelai pipiku.

'Bagus, tetaplah seperti itu.'

"Aku ingin mengakhiri semua ini denganmu."

"Sungmin, apa yang kau bi—"

"Kejadian di hotel itu, sebenarnya tidak ada. Kita tidak pernah melakukannya, kita tidak pernah bercinta sama sekali. Aku juga tidak mencintaimu , aku menjebakmu, Kyuhyun-ah."

"Aku sudah mengatur semuanya, mendekatimu, menjadi temanmu, kemudian menjebakmu dalam situasi seperti itu. Semuanya sudah direncanakan. Aku berhasil, kau percaya dengan semua kebohonganku, dan menerimaku sebagai kekasihmu. Kau pasti mengira bahwa aku benar-benar tergila-gila padamu. Itu semua tidak benar, aku tidak pernah mencintaimu. Semua itu palsu."

Kyuhyun terdiam mendengarkan penuturan dariku. Dia belum boleh mengutarakan pendapatnya, aku belum ingin mendengar apa yang ada di dalam pikirannya. Dia harus mendengarkanku terlebih dahulu, setelah itu aku akan menyerahkan semua padanya.

"Aku memanfaatkanmu untuk membalas sakit hatiku kepada seseorang. Seseorang yang amat kubenci. Seseorang yang sudah merebut kebahagiaanku. Demi semua itu aku menggunakanmu, dan aku berhasil. Aku berhasil menyakiti orang itu dan membuat hidupnya tak lebih baik dariku. Aku puas, sangat puas sekali. Rencanaku berhasil dan rasanya aku sudah tidak memerlukanmu lagi. Aku tidak mau berpura-pura lagi dan tidak mau membuatmu terlihat seperti orang bodoh karena berpikir aku sangat tergila-gila padamu. Kau orang baik, Kyuhyun-ah. Orang jahat sepertiku hanya akan menjadi parasit di dalam kehidupanmu. Oleh karena itu, aku minta maaf padamu dan kita akhiri semua ini."

Selesai. Aku sudah mengatakan semuanya. Rasanya sangat lega, tapi aku juga merasa berdosa. Aku seperti pembunuh berdarah dingin yang dengan tenangnya membeberkan semua kejahatan yang pernah ia lakukan.

"Sungmin." Kyuhyun tersenyum, tampak tidak terpengaruh dengan ceritaku. Wajahnya tampak tenang. Namun air tenang bisa menenggelamkanmu diam-diam. Kau akan mati secara perlahan dan itu sangat menyiksa.

Aku semakin gugup. Keadaan kami begitu berseberangan, kenapa dia begitu terlihat tenang. Hey, aku sudah memanfaatkanmu, tidak bisakah kau perlihatkan wajah terkejutmu di hadapanku?

"Aku mengerti." Kata Kyuhyun sambil mengusap bibir cangkirnya perlahan. "Tapi sebelum itu maukah kau mendengar ceritaku?"

Aku menatapnya bingung. Orang ini sedang bercanda denganku? Dia malah ingin aku mendengarkan ceritanya. Yang benar saja!

"Kau pasti akan sangat menyukai ceritaku, karena ceritaku sangat menarik. Karena di ceritaku ada nama-nama yang mungkin kau kenal."

"Huh?"

"Aku ingin bercerita tentang kisah cinta Cho Kyuhyun dan...Kim Ryeowook."

'Apa?!'

.

.

.

Tbc

Kisah cinta Cho Kyuhyun dan Kim Ryeowook? Yang bener aja! *ngamuk sendiri*

Ckckckkc...sepertinya Kyuhyun ini penuh dengan misteri *nods*

Hampir aja lupa mau update sebelum lebaran ==v

Nah, udah dipublish lanjutannya. Berarti abis ini chapter terakhir.

Mau cepet? Heheh wani piro~~

Sampai ketemu di chapter selanjutnya yoooo~~

.

NO COPAST KAY!

.

-Mami Ju2E-