WRONG

.

.

.

.

.

DISCLAIMER : MASASHI KISHIMOTO

STORY BY : PinkLalaBlue

.

.

.

.

.

.

Sakura mendengus sebal, sudah tiga hari ini ia tidak bisa tidur dengan tenang kata kata sasuke malam itu selalu terngiang-ngiang di dalam benakny, kata kata sasuke malam itu, saat dimana ia mencoba menelusuri tentang kehidupan seorang Uchiha Sasuke seseorang yan sudah tujuh tinggal bersamanya.

"Tsk..sialan"

Sakura mendesis mencoba melupakan apa yang ia pikirkan saat ini, ia bangkit dari posisi duduknya di atas tempat tidur dan melangkah masuk ke kamar mandi yang terletak dikamarnya. Sebentar lagi ia akan berangkat ke sekolah, dan sebaiknya sakura bersiap siap jika tidak ingin di marahi Orochimaru-sensei yang sangat ia takuti itu. Sakura mulai melepaskan gaun tidur yag ia kenakan beserta pakaian dalam yang ia pakai saat ini, Sakura menatap lama bayangan dirinya pada cermin besar yang ada di kamar mandi kamarnya, ia terkekeh kecil saat mendapati tanda kepemilikan yang tersebar di beberapa daerah di bagian bagian tertentu tubuhnya yang sudah tampak memudar, memudar?

"Dimana dia sekarang"

Tatapan sakura menjadi sangat sendu, apa yang harus ia lakukan sekarang?

Apa Sakura harus lari?

Apa Sakura harus tetap seperti ini ? Menjadi seorang perusak rumah tangga orang?

Bukan sepenuhnya kesalahan Sakura juga hubungan rumah tangga Sasuke menjadi hancur, dia juga korban. Pada saat itu Sakura juga belum tau status apa yang disandang pria berumur 34 tahun itu.

Sakura ingin lari, tapi apa dia bisa?

Ingin lari kemana?

Siapa yang akan membiayai hidupnya?

Sakura masih ingin bersekolah setidak tidaknya samai ia lulus SMA, kalau perlu sampai ke jenjang yang setinggi tingginya. Tapi apa benar hidupnya akan terus menerus seperti ini? Terus menerus menjalani hubungan tanpa arah dan tujuan yang pasti, tanpa ikatan, dan tanpa status yang jelas?

Berbicara tentang status, kira kira status apa yang cocok untuk gadis seperti Haruno Sakura? Kekasih? Simpanan? Hanya sekedar teman bermain diranjang? Anak angkat? Jangan membuat Sakura teringat dengan pemikirannya sewaktu ia diajak sasuke untuk tinggal bersama pria itu, itu hanya pemikiran Sakura tujuh tahun yang lalu, dan berubah saat mereka sudah mulai memasuki kegelapan dan Sakura tak tau kapan tuk kembali ke jalan yang benar, jalan yang benar? Kapan Sakura pernah berada di jalan yang benar? Sejak lahir ia memang berada di jalan yang menyimpang dari kebenaran.

Sakura menundukan wajahnya hingga poninya mentupi sebagian wajah cantiknya, ia mengangkat kepalanya kembali menatap cermin yang ada didepannya, lama. Ia tersenyum misterius kearah cermin tersebut, jika cermin itu benda hidup mungkin ia sudah lari karena ketakutan melihat mimic wajah yang dikeluarkan oleh sakura.

"Tentu saja, kenapa aku begitu bodoh… bukankah aku dibesarkan olehnya untuk menjadi budak nafsunya semata? Hahahahahaha… Sakura.. Sakura.

Sakura tertawa dengan suara yang menakutkan, jatuhnya butiran bening suci pun tak dapat dielakkan lagi dari matanya, Haruno Sakura benar benar kacau saat ini.

.

.

.

.

.

WRONG

.

.

.

.

.

Sasuke memejamkan matanya menikmati guyuran air menyegarkan dari shower, ia mencoba untuk rileks sejenak melepaskan beban pikiran yang akhir akhir ini terus menerus menggangunya tanpa henti. Rasa bersalah dan penyesalan adalah hal yang saat ini Sasuke rasakan. Sasuke menyesal atas apa yang ia lakukan selama ini. Ia menyesal, karena menepati janjinya sendiri kepada sesorang untuk menjaga Sakura dengan baik, ia terlalu mudah untuk dipengaruhi oleh bisikan setan dan nafsunya sendiri.

Sasuke tidak bisa mengendalikan dirinya saat itu, ia sangat amat teramat menyesal karena tidak bisa menahan hormon laki lakinya yang sedang menggebu gebu pada Sakura yang memang sekarang sedang mengalami pertumbuhan drastis pada tubuhnya, bagian bagian tubuh Sakura yang mulai tumbuh membesar memang sangat menggoda dan sayang untuk di lewatkan oleh laki laki seperti Sasuke. Tanpa Sasuke sadari ini adalah yang pertamakali untuknya tertarik kepada seorang gadis yang bahkan belum meginjak umur 17 tahun itu.

Sasuke bahkan tak tau apa yang sebenarnya saat itu terjadi, yang ia tau ia han ya membaringkan Sakura di Sofa yang berada di ruang tv, mencium panas gadis itu, melucuti pakaian mereka satu persatu tanpa sehelai benang pun yang tersisa.

Sasuke tak dapat melupakan tubuh indah dari gadis bersurai merah tersebut, di mana tangan tangannya menjelajahi setiap bagian bagian dan lekukan lekukan tubuh nya, wajah cantiknya yang memerah ekpresi yang sangat sangat menggugah iman, dan tak lupa suara desahan dan pekikkan pekikkan kecil yang ia keluarkan dari mulut manisnya semakin membuat Sasuke tak rela untuk tidak melakukan apa yang setan setan itu bisikan pada padanya.

"Haaah….."

Sasuke menghela nafas, sepertinya ia akan melakukan 'sedikit' pekerjaan yang akan menambah waktunya di dalam kamar mandi. Salahnya karena mengingat dan membayangkan sesuatu yang membuat hormonnya meningkat, ya setidaknya itu akan membuatnya sedikit lega.

.

.

.

.

WRONG

.

.

.

Sakura sudah lelah kapan Sasuke datang menemuinya, sudah tepat seminggu laki laki tampan itu meninggalkannya tanpa member kabar apapun, 'Apa dia sedang mencari simpanan baru' Bermacam macam pikiran tak bermoral berkeliaran di kepala Sakura.

'Apa Sasuke mencintainya'

Deg….

Sakura tak pernah memikirkan hal itu, ia terlalu terbuai dengan apa yang ia alami saat ini sehingga ia melupakan satu hal yang penting yang mungkin harus ia ketahui. Sakura mendongakkan kepalanya menatap langit jingga yang mulai menggelap di atas sana.

"Sa….ra…ku….ra"

Sakura apa ia sedang berdelusi, seseorang memanggilnya?

Sakura mengalihkan pada pandangannya kepada laki laki berambut merah di depannya, Sakura membulatkan matanya ketika tau siapa laki laki yang berada di hadapannya ini

"Nagato"

Tanpa pikir panjang lagi Sakura menghammbur ke pelukan ke laki laki yang diketahui bernama Nagato itu "Sudah lama sekali kita tidak bertemu, apa kau merindukanku? Hahaha jangan jangan kau sudah melup… ah bahkan mungkin kau tidak peduli lagi padaku mengingat kau pergi dari panti tanpa berpamitan denganku? Haha iyakan?"

Sakura hanya membiarkan sahabat lamanya ini berceloteh panjang "Bodoh"

"Tentu saja aku merindukanmu, sangat sangat merindukanmu. Keadaan waktu itu sangat rumit bagiku, maafkan aku"

Sakura membenamkan kepalanya di dada Nagato, sedangkan laki laki itu hanya terkekeh kecil mendengarkan pernyataan perempuan berambut bermata indah ini "Aku mengerti, mungkin di adopsi oleh Uchiha Sasuke yang tampan itu, kau jadi lupa denganku"

Sakura melepaskan pelukannya, memukul ringan bahu lakilaki berambut merah itu "Bodoh"

Nagato adalah satu satunya teman yang iya miliki pada saat dipanti asuhan dulu, ya memang benar keadaan saat itu sangat rumit sehingga ia lupa berpamitan dengan Nagato yang saat itu sedang pergi bergabung dengan anak anak panti asuhan lain yang pergi meminta dana sumbangan untuk panti asuhan mereka.

"Ku dengar saat kau pergi bersama Uchiha Sasuke itu dia sudah bertunangan ya, kalau di mendengar dengar kisah perjuangan hidup Sasuke itu rumit juga ya"

Sakura menyeringit "Maksudmu?"

"Dia itukan satusatunya pewaris Uchiha yang masih tersisa, orang tua dan kakak laki lakinya meminggal saat kecelakaan pesawat delapan tahun yang lalu, kesihan sekali ya harus mati matian bekerja membangun perusahaan keluarganya sendirian"

Sakura hanya diam, dia tidak tau apa apa tentang Sasuke, lebih baik diam dan berpura pura tau tentang Sasuke, bersikap sewajar wajarnya. "Eh dia juga sudah bercerai ya? Ah tidak kusangka padahal katanya mereka sudah memiliki anak, hei Sakura apa kau tau alasan kenapa mereka bercerai?"

Sakura diam bingung ingin menjawab apa, ia menggerak gerakkan matanya mencari cari jawaban yang tepat "Aku tidak tau, aku tinggal di rumah yang berbeda dari mereka"

"begitu ya, hmm oh iya kalau tidak salah nama istrinya itu adalah…..

Sakura memejamkan mata siap mendengar nama yang mungkin akan membuatnya kembali tidak bisa tidur nyenyak.

Tiba tiba bus yang Sakura tunggu datang "ahh sayang sekali, mungkin kita akan bertemu lain kali busmu sudah datang"

Mungkin belum saatnya Sakura mengetahui nama mantan istri Sasuke "Aku bersekolah di KHS kau bisa menemuiku saat jam ulang sekolah nanti jika ingin bertemu"

Sakura tersenyum seraya meninggalkan Nagato yang masih duduk di halte berjalan dan menaiki bus yang akan mengantarkannya ke apartemennya, sebelum benar benar memasuki bus Sakura melambaikan tangannya ke arah Nagato "Sampai jumpa",bus pun berjalan meninggalkan tempatnya, yang ditinggalkan pun hanya tersenyum kecil, Nagato menghalau pemikirannya yang sempat terlintas "Mungkin hanya perasaanku saja, semoga kami-sama melindungi gadis itu".

.

.

.

.

Kini sakura kembali ke tempat tinggalnya, ia melepaskan sepatunya dan langsung berjalan menuju kamarnya. Sakura melempar sembarang tas yang ia pakai, setelah itu melucuti semua material yang menempel padanya, menarik handuk dan langsung masuk ke kamar mandi Sakura teralu lelah untuk memikirkan semua yang telah diketahuinya hari ini, ia ingin cepat cepat beristirahat sekarang.

Sakura keluar dari kamar mandi dengan berbalut kimono handuk sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil setelah mengeringkan rambutnya, tanpa berpakaian terlebih dahulu Sakura berjalan menuju kamar Sasuke.

Sakura membuka pintu kamar Sasuke berjalan ke arah tempat tidur dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang, Sakura dapat mencium aroma Sasuke di mana mana, Sakura tidak dapat menahan air matanya lagi, butiran suci itu jatuh dengan bebas, mengalir ke pipinya ,dadanya terasa sangat sakit, sakit sampai rasanya ingin meledak. Sakura menangis dalam diam tanpa isakan ia bangkit berjalan menuju lemari pakaian Sasuke, ia membuka lemari tersebut melihat lihat baju yang ada di sana. Sakura mengambil kemeja berwarna hitam milik Sasuke, Sakura membuka handuk kimononya dan memakai kemeja tersebut dengan hanya mengancingkan tiga kancing tengahnya, sedangkan dua kancing teratas tidak terkancing dengan baik.

Sakura tidak perduli dengan keadaanya sekarang. Masih dalam keadaan menangis Sakura masuk menuju kamar mandi yang berada di dalam kamar Sasuke ia mengisi air bathup dengan penuh lalu masuk kedalamnya, Sakura tidak tau berapa lama ia akan begini, pikirannya benar benar kacau.

.

.

.

.

.

Sasuke melangkah kakinya menuju parkiran khusus tempat dimana mobilnya berada, tujuannya saat ini adalah menuju tempat seseorang yang sangat dirindukannya, seseorang yang juga sangat ia khawatirkan saat ini. Sasuke sempat berfikir akan membiarkan Sakura tenang untuk sementara waktu tanpa dirinya, tapi Sasuke sudah tidak tahan untuk tidak bertemu dengan wanitanya ia merasakan ada hal yang tidak baik yang akan terjadi, ia segera masuk kedalam mobil dan melesat menuju tempat tujuannya saat ini.

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

.

.

Hi! Lala yang amberegul datang kembali wkwkwwkw semoga EYD nya gak seberantakan kemaren hehehe, oh ya makasih ya makasih banget sama yang udah nge-RnR makasih atas komentar komentar kalian yang membangun *bungkuk360derajat* *jungkirbanglikdong(?)* *abaikan*

..

.

.

Balasan Ripiu :

azizaanr : ini udah update kok^^

zeedezly : bisa jadi *difenthung*

Tuyul Jadi Ultraman : loh? Iya^^

UchiHaruno Misaki : hehehe *garukgarukkevala* gapapa kok :3 hehheh makasih ya atas pemberitahuan kesalahan kesalahannya^^ nah ini udah panjang belom? *kedipkedipgenit* maafkan kesalahan kesalahan Lala ya *kedipkedipgenitlagi* oke, sekali lagi makasih ya^^

Eysha cherryBlossom : hahaha :v Lala juga penasara siapa mantan istrinya Sasu :v makasih atas pemberitahuannya ya^^, entah kenapa kalau nulis Corp itu bawaannya selalu Crop x3 maafkanlah kesalahan Lala yang satu ini.

hanazono yuri : iya^^

ongkitang : Oke^^

Haruka Smile : Iya, ini udah update.

Aiko Asari : hahaha,makasih^^. Makasih ya atas dukungannya^^

rainy de : hahaha iya kenapa ya? *digantung*iya ini udah update^^

Yassir : hehehe maaf ya,nah hal itu bakalan Lala pikirin lagi kedepannya, oke ^^

Manda : iya^^

eegitu : iya, kesian ya :v

kitsune : Lala juga penasaran loh :v iya^^

dewaz : iya ini udahupdate^^

Luca Marvell : Hmm gimana ya, pantengin aja chap chap selanjutnya siapa tau kalau kamu bakalan ada di chap depan :v *digorok*

Ryu : iya ini udah update kok bebh^^

Guest : Makasih, iya ini udah update kok^^

mantika mochi : iya ya :v

Semoga chap ini lebih baik dari yang kemaren, jangan lupa RnR yaa^^

*hugandkissatuatu*

.

.

.

.

Sign,

.

.

.

PinklalaBlue *Kissatuatu*