Disclameir :
Ini hanya FF, sebuah karya fiksi yang terlahir dari otak sederhana saya. Jangan bash cast yang saya pakai karena mereka tidak tahu apa-apa. Saya hanya pinjam nama saja. V cinta damai chingu ^_^
Cast : KYUMIN and Friends ^^
Chapter dua : Pertemuan kedua dan ketiga
oOo
Cahaya senja terlihat indah ketika bias-biasnya memantul pada air kolam di taman. Sepertinya indah jika suasana itu di tuangkan menjadi sebuah lukisan. Sungmin tersenyum, namja itu memang menyukai seni. Apalagi seni musik. Tak heran ia bisa memainkan berbagai macam alat musik seperti gitar, piano, drum, harpa dan yang baru- baru ini namja manis itu tengah berlatih untuk bisa memainkan biola. Kelak ia ingin menjadi seorang guru musik.
Hari ini Sungmin tidak pulang bersama Donghae. Walau rumah mereka tidak berdekatan tapi mereka satu jalur. Donghae yang selalu tersinggung karena Sungmin selalu mengatainya pendek, sejak tingkat 2 SMA Donghae memutuskan untuk ikut ektrakulikuler basket. Biasanya Sungmin selalu menemani Donghae, namun entah mengapa hari ini Sungmin tidak dalam keadaan Mood untuk menemani sahabatnya itu dan memutuskan untuk pulang terlebih dahulu.
Sungmin menghentikan langkahnya ketika melihat sosok yang telah mencuri hatinya sejak pertama kali bertemu, beberapa hari yang lalu di toko buku. Sosok itu tengah berdiri sembari melipat kedua tangannya. Earphone yang terpasang di kedua telinganya dan pandangan pemuda itu yang tampak bosan.
"Jodoh tidak akan kemana Sungmin-ah"
Teringat perkataan Donghae kemarin, Donghae juga mengatakan jika Kyuhyun sama seperti Sungmin 'gay'.
"Sungmin fighting" ucapnya menyemangati diri sendiri.
Pemuda manis itu lalu berlari menuju halte bis. Sembari berlari, tak lupa Sungmin membenarkan letak baju seragamnya dan juga tatanan rambutnya dia tidak mau kesan nya buruk di hadapan Kyuhyun.
Kyuhyun menoleh ketika merasa ada yang menepuk bahunya pelan. "Ah, Sungmin?" tanya Kyuhyun.
Sungmin tersenyum lebar. "Annyeong Kyuhyun-ah"
"Baru pulang?" Kyuhyun sedikit berbasa-basi.
"Iya. Kau kenapa ada disini? Bukankah sekolahmu jauh sekali dari halte ini?" tanya Sungmin.
"Aku sudah dari rumah Eunhyuk yang memang rumahnya di area sini"
"Oh" Sungmin sedikit kecewa dengan jawaban Kyuhyun. "Kyuhyun-ah" panggil Sungmin.
"Apa?" tanya Kyuhyun sembari menatap Sungmin. Sedangkan pemuda manis yang di tatap seperti itu menelan ludahnya gugup.
"A-ani ti-tidak jadi" jawab Sungmin terbata. 'Kenapa kau begitu tampan?' jerit Sungmin dalam hati.
Bus berhenti. Kyuhyun dan Sungmin menaiki bus itu dengan beberapa orang yang berada di halte tersebut. Sungmin dan Kyuhyun duduk bersebelahan.
"Ada yang ingin kau katakan?" ucapan Kyuhyun menyentak Sungmin. Kyuhyun sedikit risih karena Sungmin mencuri-curi pandang padanya.
Sungmin tersenyum lima jari menampakan gigi kelincinya. Ia malu ternyata dirinya ketahuan. "Eung.. Apa yang sudah kau lakukan dirumah Eunhyuk?"
"Mengerjakan tugas" jawab Kyuhyun.
"Emm.. Eunhyuk itu-"
"Sahabatku" tangkas Kyuhyun. Sungmin beroh ria. Namja manis itu memalingkan wajahnya dan tersenyum sembunyi-sembunyi. 'Sahabatku' itu berarti dia masih ada kesempatan bukan.
"Sungmin-ah"
"Ne" Sungmin langsung membanting kepalanya dan menatap Kyuhyun ketika pemuda tampan itu memanggil namanya.
Kyuhyun tampak berpikir. "Apa kau benar seorang laki-laki?" gumamnya pelan hingga hanya dirinya yang mendengar.
"Kau bertanya apa?"
"Ah! Bukan apa-apa" Kyuhyun membuang wajahnya kemana saja asal tidak melihat wajah manis Sungmin. Tunggu! Manis? Kyuhyun menggelengkan kepalanya.
"Kyuhyun-ah, rumahmu jalurnya kesini juga? Wah kebetulan sekali" kata Sungmin.
"Bukankah kemarin Donghae mengatakan jika aku tetangganya. Kau lupa"
Sungmin tersenyum malu. "Aku lupa" cicit Sungmin. "Eoh iya Kyuhyun-ah. Kau menyukai olah raga apa?". "Pelajaran apa yang kau sukai?". "Eung Kyuhyun-ah, kau mempunyai saudara tidak?"
"Kau aktif di kegiatan apa saja?"
"Kyuhyun-ah?"
"Kyuhyun-ah?"
"Kalo aku suka bla bla bla bla"
"Sungmin-ah" panggil Kyuhyun.
"Wae Kyu?" tanya Sungmin dengan wajah polosnya.
"Ternyata kau cerewet juga ya?" ujar Kyuhyun. Bayangkan saja sedari tadi pemuda manis itu terus saja mengoceh. Kyuhyun hanya menanggapi seadanya saja. Ckck! Tidak habis pikir tubuh mungil Sungmin itu di lengkapi dengan mulut yang kuat hingga tidak pegal berbicara terus menerus dan panjang lebar.
Sungmin menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Apa dia terlalu agresif? Ah, ingin rasanya Sungmin menjambak rambutnya saking frustrasinya ia.
"Apa kau terganggu?" tanya Sungmin takut-takut.
"Sedikit"
Sungmin mengembungkan pipinya tidak sadar. 'sedikit' jika begitu berarti Kyuhyun merasa terganggu bukan? Pertama saja sudah seperti ini lalu bagaimana selanjutnya?
"Oh iya"
Sungmin menoleh melihat Kyuhyun yang terlebih dahulu sudah menatapnya. "Kenapa kau memakai anting-anting itu?" Kyuhyun menunjuk anting yang menggantung di telinga Sungmin.
"Tidak apa-apa, aku hanya suka memakainya. Menurut mu bagaimana?" Sungmin duduk menghadap Kyuhyun sembari melempar tatapan cool-menurut Sungmin- dengan mengelus dagu lancipnya tidak lupa menaik turunkan kedua alisnya. "Aku kerenkan?" sambungnya.
Hening..
"HAHAHAHAHAHAH"
Sungmin mengerjap ketika Kyuhyun tertawa terbahak-bahak malah pemuda tampan itu sampai memejamkan matanya dan memegang perutnya yang terasa sakit.
Bukannya tersinggung, Sungmin malah mengulum senyum simpul, sangat manis. Andai saja Kyuhyun melihatnya, entah apa yang akan ia katakan melihat senyuman pemuda manis itu, namun sayangnya Kyuhyun terlalu sibuk tertawa.
"Walau cerewet, kau lucu juga hahahaha" kata Kyuhyun disela tawanya.
"Yah kenapa kau menertawakanku?" Sungmin cemberut yang di buat-buat.
"Kau keren? Ya ampun Sungmin. Kau itu manis bukan keren hahaha"
Sungmin terperangah, apa yang Kyuhyun katakan tadi. "Manis?" ucap Sungmin pelan dengan wajah memerah.
Kyuhyun menghentikan tawanya ketika menyadari sesuatu dan ia buru-buru mengubah mimik mukanya menjadi biasa saja tidak out of caracter seperti tadi.
"Hm.." Kyuhyun berdehem.
"Kkk terima kasih pujiannya. Kau juga tampan"
"Aku memang tampan" Kyuhyun memalingkan wajahnya.
Sungmin terkikik geli ketika melihat rona merah tipis di wajah Kyuhyun. "Mukamu memerah Kyuhyun-ah"
"Ini karena matahari" elak Kyuhyun.
"Kita kan sedang naik bus"
"Tapi cahayanya menerpa wajahku jadi wajahku memerah"
"Aku baru tahu jika Kyuhyun seorang yang suka mengelak" Sungmin tertawa puas ketika mendengar dengusan Kyuhyun.
"Aishh.. kau berisik"
Dan sore itu pun sore terindah bagi Sungmin. Berdua-an dengan Kyuhyun, mengobrol dan bercanda sampai mereka sama-sama saling menertawakan. Hah! Sungmin berharap bisa seperti ini lagi dengan orang yang sama.
oOo
Keesokan harinya, Donghae di buat heran melihat Sungmin yang terus tersenyum. Pemuda itu menggelengkan kepalanya.
"Kau tidak mau cerita padaku, kenapa kau terus tersenyum? seperti Autis saja"
"Hae-ya~" Sungmin menangkup kedua pipinya dengan tangan yang bertumpu di meja. "Kemarin~ aku bertemu dengan~~"
"Dengan?" Donghae menunggu dengan sabar.
"Kyuhyun kyaa~" pekik Sungmin tertahan seperti seorang fansgirl.
"Ckckc! Pantas saja kau senang seperti ini. Ketemu dimana? Lalu kalian berbicara apa?" tanya Donghae. "Sabar-sabar aku akan menceritakannya" ucap Sungmin dan pemuda manis itu pun mulai menceritakan kejadian kemarin ketika bertemu dengan Kyuhyun.
"Hae-yah, kau pulangnya jangan lewat helte itu ya? Puter arah juga boleh. Aku mau pulang lewat sana semoga saja bisa bertemu dengan Kyuhyun lagi" Sungmin sudah kembali tenggelam pada wajah tampan Kyuhyun yang sudah sejak tadi selalu melayang di pikirannya.
"Kau tega padaku" ucap Donghae dengan bibir yang di tekuk kebawah.
"Heheh, maaf ya. Demi cinta Hae-yah. Demi cinta. Hush hush sana tuh urus saja pacar-pacarmu" tunjuk Sungmin dengan dagunya pada 3 orang gadis yang sejak tadi terus memandang Donghae.
"Ck merepotkan" dengus Donghae.
"Makanya jangan banyak-banyak punya pacar. Satu saja sudah cukup kan?"
"Cukup. Jika Eunhyuk jadi milikku, aku akan memutuskan semua pacar-pacarku yang lain"
"Jadi kau sungguh sudah berbelok (?)"
Donghae menganguk. "Eunhyuk yang membuatku seperti itu"
"Kalau begitu Fighting" Sungmin mengembangkan senyumnya. 'Aku juga, Fighting' lanjut Sungmin dalam hati. Langsung saja tergambar wajah Kyuhyun yang sedang tertawa.
oOo
Sungmin melangkah dengan riang menuju halte bis yang dimana dirinya bertemu dengan Kyuhyun kemarin. Donghae sempat menolak dan memaksa untuk pulang bersama namun dengan iming-iming 2 ekor ikan badut yang akan Sungmin berikan jika sahabatnya itu mau pulang dengan berbeda arah. Donghae pun menyetujuinya.
Pemuda manis itu menoleh ketika telinganya mendengar tangisan anak kecil, ia mencari kekiri dan kekanan lalu pandangannya berhenti pada dua orang anak kecil kira-kira berumur 5 tahun.
Anak pertama tengah menangis sembari memegang lututnya yang berdarah, sedangkan temannya tengah berusaha menenangkan, Sungmin pun bisa melihat jika teman bocah itu sedang menahan tangisnya.
Sungmin melihat jam yang melingkar di tangannya. Ia bimbang. Dirinya harus cepat-cepat menuju halte agar kembali bertemu dengan Kyuhyun lagi-mungkin- di jam yang sama atau menolong anak itu.
Sungmin menghembuskan nafasnya. "Mungkin hari ini tidak bisa bertemu" lirih Sungmin. Ia pun sangsi bisa bertemu dengan Kyuhyun. Bukankah kemarin Kyuhyun bilang, jika dirinya sudah dari rumah Eunhyuk. Mungkin hari ini Kyuhyun tidak kerumah Eunhyuk so, Kyuhyun mungkin sudah langsung pulang kerumahnya.
Sungmin pun memutuskan untuk menghampiri kedua bocah itu. "Aigoo. Sini Hyung liat" Sungmin berjongkok di hadapan anak yang tengah menangis. Setelah melihat keadaan anak tersebut, Sungmin membuka tas selempangannya lalu mengeluarkan sebuah kotak p3k yang selalu ia bawa kemana pun.
"Tahan sedikit ne, Hyung mau membersihkan lukanya takut infeksi"
"Akh" anak itu sedikit terlonjak ketika Sungmin mulai mengoleskan lukanya dengan alkohol.
Beberapa menit kemudian Sungmin sudah selesai mengobati luka anak itu. Ia mengambil dua buah permen lolipop yang sebenarnya pemberian dari gadis-gadis yang mengidolakannya di sekolah.
"Ini untuk kalian" Sungmin menyerahkan lolipop itu pada dua anak di hadapannya.
"Terima kasih Hyung cantik" ucapn kedua bocah tersebut.
Sungmin tersenyum mendengar embel-embel yang kedua anak itu berikan. Ia sudah tidak asing lagi dengan kata 'cantik' yang orang-orang lemparkan padanya.
"Lain kali mainnya hati-hati ya. Hyung pergi dulu, annyeong" Sungmin melambaikan tangannya lalu meninggalkan kedua anak tersebut yang kini sedang menikmati lolipop memberian Sungmin.
Pemuda manis itu ingin berlari lebih cepat menuju halte bus, ia merutuk badannya yang jarang di bawa olahraga jadinya Sungmin merasa berat membawa badannya yang hanya memiliki berat 57 kg.
Sungmin memegang kedua lututnya. Nafasnya tidak beraturan. Pemuda manis itu mendesah berat, ternyata memang hari ini bukan hari dimana ia bertemu dengan Kyuhyun. Halte bus itu sepi hanya ada 2 orang namja yang tengah duduk menunggu bus.
Walau sudah tahu akan hasilnya, tapi Sungmin masih ingin mencoba peruntungannya. Namun sepertinya benar-benar tidak bisa bertemu Kyuhyun. Apa dia harus pergi kerumah Donghae untuk bertemu Kyuhyun?
"Oh? Sungmin?"
Sungmin menoleh kebelakang. Kyuhyun. Itu Kyuhyun, orang yang memanggil namanya. Sungmin merasa degupan jantungnya semakin menggila ketika melihat senyum tipis pemuda itu.
"Kita bertemu lagi" ujar pemuda itu.
"Ne, kita bertemu lagi Kyuhyun-ah hehehe" Sungmin mengembangkan senyum lebarnya.
TBC
oOo
OMAKE
Bersembunyi di balik pepohonan. Kyuhyun bisa dengan jelas melihat seorang pemuda manis tengah mengobati luka seorang bocah. Kyuhyun tersenyum tipis melihat senyum pemuda manis itu.
Setelah pertemuannya dengan Sungmin kemarin. Pemuda tampan berkulit pucat itu selalu resah dan wajah Sungmin selalu menghiasi pikirannya. Ekspresi Sungmin dan senyumnya membuat ia kesulitan untuk memejamkan mata.
"Ck! Hah! Apa yang terjadi padaku?"
.
.
.
Annyeong, chapter 2 is up
Eotte?
Aku mau sedikit konfirmasi tentang Min banyak yang nyangka Ming brandal, sebenernya bukan brandal dia cuman nakal biasa aja sih. Aku udah bilang kalo ini ff ficlet/drabble jadi mianhae ga bisa di panjangin ceritanya T.T
Oh iya ku juga mau kasih penjelasan tentang KYUMIN HAEHYUK.
Min + Hae = satu sekolah, beda kelas
Kyu + Hyuk = satu sekolah, satu kelas
Kyu + Hae = tetangga, satu SMP satu kelas
Min + Hyuk = kenalan di toko buku chapter 1
Disetiap ff yang aku buat pasti focus ma Kyumin jadi untuk HaeHyuk mah seperti biasa cuman nyempil2 aja. Aku belum bisa bikin ff yang di dalamnya nyeritain cast utama sama suporrting cast u.u
Thanx for :
farahauliaputri21, LiveLoveKyumin, Prince Changsa, JoyELF, elfsissy701, shyuuu, olive1315, widiawinata, eongdongi kheopeul 137, kim minli 5, kieah kms, DindaHyunmi, Zen Liu, metacho137, abilhikmah, minnie kyumin, dewi k tubagus, imKM1004, ovallea, Kiddors, wullancholee, may moon 581, aismamangkona, akika akika 96, Chella-KMS, kiran theacyankEsa, GyuMin Cho, TiffyTiffanyLee, citrarois, fitriKyuMin, ryesungminkyu18, nova137, nanayukeroo, gyumin4ever, KyuMinDaughter137, Chominhyun, maria8, zagiya joyjins, Guest, y410, Chikyumin, Siska Febriana KyuMinELF, 5351, fitri, Maya Agnes, Shin Hyun Mi, anakyumin, Ndoy zha, mayasiwonest, sefi kyumin, Guest, Adekyumin joyer, Cho MeiHwa, dming, ShinJiWoo920202, kimteechul, wulandari apple, devin kyuelf, snow drop 1272, Guest, Kim RyeoSung342409, chu, Atiqah elfpumpkin, Aegyeo789, HeePumpkin137, lee sunri hyun, Rieka, angelf joyers, Guest, ChoLee, ayumichan, Guest, miniekyu, Jie Yoo Park137, leedidah, nuralrasyid, Frostbee, yena2425, kyumin pu, melee, keikofeyla, kyukyu, KyuMin ELF, cloudsKMS, LittleMing137, Karen Kouzuki, Fanya nalla
Makasih banyak buat chingudeul yang udah fav, foll, sama review dan yang udah nyempatin baca ff ini, makasih juga yang udah koreksi dan kasih sarannya ^^
See next chapter ^^
