Disclameir :

Ini hanya FF, sebuah karya fiksi yang terlahir dari otak sederhana saya. Jangan bash cast yang saya pakai karena mereka tidak tahu apa-apa. Saya hanya pinjam nama saja. V cinta damai chingu ^_^

Cast : KYUMIN and Friends ^^

oOo

Sungmin tersenyum sembari melihat pantulannya di cermin, di toilet sekolah. Donghae yang melihat kelakukan sahabatnya itu menggelengkan kepala.

"Kau tidak bosan melihat dirimu sendiri di cermin?" tanyanya.

"Aku menyesal tidak menuruti permintaan Kyuhyun dari dulu" Sungmin membenarkan letak poninya.

"Yang mana?"

"Melepas anting-antingku" Ya! Sepulang dari festival Sungmin langsung melepas anting-antingnya dan sampai sekarang pemuda manis itu tidak memakai anting-anting. "Ternyata aku seribu kali lipat lebih tampan tanpa anting-anting heheheh"

Donghae hanya menampilkan wajah cengonya. Ckckck! Narsis.

oOo

~ JAELOUS ~

oOo

Sungmin tersenyum menatap kalender. Tidak menyangka, serasa baru kemarin dia duduk di kelas 2 SMA, bertemu dengan Kyuhyun dan Eunhyuk, menjadi kekasih Kyuhyun melewati berbagai musim dan kebersamaan. Hingga kini mereka berempat sudah resmi menjadi alumni SMA dan bersiap untuk masuk universitas.

Kyaa! melepas title seorang pelajar SMA menjadi seorang mahasiswa. Sungmin sangat senang akan hal itu.

"Woy. Bantuan sangat di butuhkan sekarang"

Sungmin menoleh, Donghae tengah melipat kedua tangannya di dada. "Aku, Eunhyuk, Kyuhyun dan Ibumu sibuk menyiapkan segala sesuatu untuk acara barbeque kau malah enak-enakan disini"

"Ne ne cerewet" Sungmin tersenyum lalu merangkul Donghae. Mereka pun menuju halaman belakang di mana memang Kyuhyun, Eunhyuk dan Ny Lee tengah sibuk.

Ny Lee mengadakan pesta kecil-kecilan karena Sungmin di terima di universitas Inha bersama Donghae dan Eunhyuk dan sembari merayakan keberhasilan Kyuhyun yang mendapatkan beasiswa di Kyunghee universitas.

oOo

"Kenapa belum tidur?"

Kyuhyun tersentak, ia menoleh. Pemuda itu tersenyum kecil melihat Ny Lee. "Sudah itu tinggalkan saja. Tidurlah, yang lain Ahjumma rasa sudah mengarungi alam mimpi" Ny Lee mengambil alih piring yang sedang Kyuhyun cuci.

"Ani Ahjumma. Tidak apa-apa agar besok sudah rapi" kata Kyuhyun.

Ny Lee tersenyum. "Kalau begitu Ahjumma bantu"

"Ne"

Kyuhyun mencuci piring-piring kotor sedangkan Ny Lee bertugas membilas piring-piring itu.

"Bagaimana menurutmu Sungmin?"

"Ye?"

Kyuhyun menatap Ny Lee. Kaget, tiba-tiba ibu kekasihnya menyinggung tentang Sungmin. Oke, Kyuhyun memang belum memperkenalkan diri sebagai kekasih Sungmin, ia mempunyai alasan tersendiri kenapa seperti itu.

Ny Lee tersenyum. ia masih terus membilas piring-piring. "Aku seorang ibu, jadi jangan heran kalau seorang Ibu mengetahui setiap tindak tanduk anaknya"

Kyuhyun tidak bodoh, ia langsung mengerti akan di bawa kemana arah pembicaraan ini. "Cwesonghamnida Ahjumma"

"Wae?"

"Aku.."

"Kekasih Sungmin?" sahut Ny Lee bersamaan dengan selesainya acara mencuci piring. "Mau segelas coklat hangat?" tawarnya. Kyuhyun menganguk canggung.

Pemuda tampan itu duduk di meja makan sembari memperhatikan Ny Lee yang sedang menyeduh susu coklat.

Ny Lee menyodorkan segelas pada Kyuhyun. "Terima kasih" ucap Kyuhyun.

Ny Lee menatap Kyuhyun yang tengah menyeruput susu coklat buatannya. "Apa Sungmin membuatmu kerepotan?" Ny Lee membuka kembali pembicaraan.

"Tidak sama sekali. Eumm, kadang-kadang" ralat Kyuhyun berusaha jujur.

Lee Ahjumma tertawa pelan. "Sudah berapa lama kalian menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih? Apa ketika pertama kali Kyuhyun-goon kemari, kalian sudah menjadi sepasang kekasih?"

Kyuhyun menganguk. "Ne. Satu bulan lagi, pada minggu kedua musim dingin. Tepat satu tahun kami berhubungan sebagai sepasang kekasih" Kyuhyun menatap Ny Lee. "Maaf Ahjumma. Saya tahu hubungan yang kami jalani ini-"

"Aku mengerti"

Kyuhyun mendongak menatap Ny Lee. Tidak ada raut kemarahan disana, Kyuhyun bisa melihat sorot pengertian dan juga sendu?

Ny Lee menyunggingkan senyum tipisnnya. Wanita paruh baya itu terlihat menerawang jauh ke masa lampau.

"Ahjumma tahu. Ahjumma sudah tahu ada yang berbeda dari prilaku Sungmin. Ahjumma sempat terpuruk ketika Sungmin bercerita ia menyukai salah satu teman lelakinya ketika sekolah menengah pertama. Wae? Bukankah harusnya dia menyukai seorang gadis? Bukan seorang lelaki sama sepertinya?" tampak kedua mata Ny Lee berkaca-kaca mengenang saat pertama kali Sungmin memperlihatkan jika putranya itu berbeda.

"Waktu itu Ahjumma berusaha membuat Sungmin kembali seperti seharusnya. Namun hasilnya nihil. Puncaknya, Ayah Sungmin mengetahui hal itu dan terlibat pertengkaran hebat dengan Ahjumma. Hingga Ayah Sungmin memutuskan untuk bercerai dari Ahjumma. Gwenchana, tapi satu yang membuat Ahjumma sakit"

"Aku tidak sudi memiliki anak yang menyimpang, gay eoh? Menjijikan"

"Kata-kata itu berbekas disini" Ny Lee menyentuh dadanya, wanita itu mengusap air matanya. "Walau pun dia ayah Sungmin, namun Ahjumma tetap merasa sakit ketika putra Ahjumma dihina seperti itu"

Kyuhyun menundukan kepalanya semakin dalam. Tindakannya itu pun ia lakukan untuk menyembunyikan matanya yang memerah.

"Aku tidak sudi memiliki anak yang menyimpang, gay eoh? Menjijikan"

Kata-kata itu bahkan sama, Kyuhyun pun pernah mendapatkan perkataan itu. Tidak menyangka Sungmin pun mendapatkan hal yang serupa.

"Setelah kejadian itu, Ahjumma mengerti dan menyadari sesuatu. Ahjumma akan dan selalu menjadi orang yang bisa Sungmin jadikan sandaran. Ahjumma tidak menyalahkan Sungmin yang berbeda apalagi menyalahkan takdir. Ahjumma berterima kasih pada Tuhan untuk menjadi Ibu Sungmin. Kelak, di kehidupan yang akan datang, Ahjumma pun ingin tetap menjadi Ibu yang melahirkan Sungmin"

Ny Lee mengelus kepala Kyuhyun yang di mana pemuda itu masih menundukan kepalanya. "Ahjumma tidak masalah dengan hubungan kalian". Merasa bisa mengendalikan air matanya, Kyuhyun mendongak menatap Ny Lee. "Apa kau serius dengan Sungmin?" lanjut Ny Lee.

"Ne" jawab Kyuhyun.

Ny Lee kembali mengelus kepala Kyuhyun. "Terima kasih. Ahjumma yakin kau tidak akan mempermainkan Sungmin" Ny Lee menyunggingkan senyum manisnya. Kyuhyun pun balas tersenyum.

"Sejak kapan Kyuhyun-goon berbeda?" tanya Ny Lee sembari menyuruput coklat hangatnya.

"Sudah sejak SMP"

Ny Lee mengangukan kepalanya. "Orang tuamu?"

Kyuhyun terdiam. Ny Lee menyadari sesuatu, wanita paruh baya itu berdiri. Sedetik kemudian, Kyuhyun merasakan hangatnya sebuah pelukan. Ny Lee memeluknya, mengelus punggungnya penuh kasih.

"Jangan memendamnya sendiri. Sekarang kau punya Ahjumma dan Ahjumma siap menjadi sandaran untukmu"

Kyuhyun tersenyum tipis, "Terima kasih" lirih Kyuhyun.

oOo

"Menurutmu ini bagus tidak?" Kyuhyun menyodorkan seikat bunga lily kearah Sungmin. Namja manis itu tersenyum. "Bagus. Joha" Sungmin menatap Kyuhyun. "Untukku?"

"Bukan, untuk Lee Ahjumma" Sungmin mengerucutkan bibirnya. Ck! Ia pikir bunga itu untuknya.

"Kenapa tidak membeli untukku juga" gumam Sungmin dalam hati.

Next day

"Coba yang ini"

Sungmin diam menurut ketika Kyuhyun memasangkan sebuah syal rajut berwarna cream ke leher Sungmin. Melilitkannya sedemikan rupa kemudian menatap kekasihnya, menilai. Kyuhyun tersenyum.

"Aku ambil yang ini" Kyuhyun berkata pada pelayan toko itu dan membantu Sungmin melepaskan syal tersebut.

"Kau sudah memilih syal? Mana?" Kyuhyun menatap kekasihnya yang tersenyum geje. Ia mengerutkan dahinya. Apa gerangan pada kekasihnya itu pikir Kyuhyun.

"Kau kan sudah memilihkannya" jawab Sungmin.

Kyuhyun semakin mengernyitkan dahinya. "Maksudnya?"

"Bukankah syal berwarna cream tadi, kau pilihkan untukku" kata Sungmin.

Kyuhyun tersenyum lebar. "Oh itu, bukan, itu untuk Lee Ahjumma" jawab Kyuhyun.

"Aku pikir itu untukku" Sungmin menatap Kyuhyun kecewa.

Kyuhyun tersenyum. "Bilang saja kalau kau ingin di pilihkan olehku. Kajja kita cari yang pas untukmu" Kyuhyun menggengam tangan Sungmin untuk mencari syal yang cocok namun Sungmin menghempaskan genggaman tangannya.

"Aku bisa cari syal sendiri" ucapnya ketus dan meninggalkan Kyuhyun yang memiringkan kepalanya tidak mengerti.

oOo

Kyuhyun mencuri pandang melihat pada kekasihnya yang sedari tadi menekuk wajahnya. Kini mereka tengah berada di komplek rumah Sungmin.

Sungmin mendelik tajam pada Kyuhyun ketika kekasih tampannya itu mencuri pandang padanya. "Apa?" sentak Sungmin.

"Kau kenapa?" tanya Kyuhyun.

"Aishh" Sungmin tidak menjawab dan melanjutkan acara menekuk wajahnya dan cemberut.

Ia kesal, akhir-akhir ini Kyuhyun selalu saja, apa-apa untuk Ibunya. Tadi siang pun, Kyuhyun membuatnya menunggu sedangkan kekasihnya itu pergi dengan Ibunya entah kemana dan Kyuhyun tidak mau memberitahunya. Sungmin merasa menjadi nomor dua di hati Kyuhyun dan yang berada di posisi satu tentu saja Ibunya. Ck! Tidak mungkin kan Kyuhyun memiliki AFFAIR dengan Ibunya.

Sungmin menggelengkan kepalanya ketika pemikiran itu melintas di otaknya. Namja itu mendongak menatap Kyuhyun ketika kekasihnya itu memegang kedua sisi wajahnya.

"Jangan menggelengkan kepalamu begitu, nanti pusing" ujar Kyuhyun.

Sungmin menatap lurus pada dua manik kelam Kyuhyun. Entah ia mencari apa dari sana. Pemikiran buruk tentang Kyuhyun dan Ibunya pun kembali menyelimuti.

"Kyuhyun-ah"

"Hm?" Kyuhyun membenarkan letak poni kekasihnya yang berantakan karena Sungmin menggelengkan kepala dengan keras tadi.

"Apa kau.."

Kyuhyun yang sudah selesai menata poni Sungmin, memandang namja manis itu. Menatap penuh perhatian pada Sungmin.

"Apa kau.." Sungmin menundukan kepalanya. "Menyukai Ibuku?" cicit Sungmin.

"Eh?"

Sungmin langsung mendongak dan menatap Kyuhyun penuh selidik, mata yang ragu kini berubah dengan pancaran penuh introgasi.

"Apa kau menyukai Ibuku?" tanya Sungmin.

Kyuhyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Kenapa dengan kekasihnya? Kyuhyun mengendikan bahunya lalu menjawab. "Eoh"

Mata Sungmin membulat. "Kau benar menyukai Ibuku?" Kyuhyun menganguk. "Tentu saja. Aku menyukainya. Wae? Tidak boleh aku menyukai Lee Ahjumma?"

"Bagaimana kau bisa menyukai Ibuku?" lirih Sungmin, ia menggerakkan matanya gelisah, menahan air mata yang ingin keluar. "Lalu aku. Bagaimana denganku?"

Seseorang bisakah memberi tahu Kyuhyun apa yang terjadi? Karena pemuda tampan berkulit pucat itu sungguh tidak mengerti apa yang di maksud kekasihnya.

"Hai, kau kenapa?" Kyuhyun menyentuh pipi Sungmin namun langsung di tepis oleh namja cantik itu. "Kau kenapa?" tanya Kyuhyun lagi ketika ia melihat Sungmin menangis.

"Sejak kapan kau menyukai Ibuku? Kau tega Kyuhyun-ah, bagaimana bisa kau menyukai Ibuku sedangkan kau tengah menjalin kasih denganku"

"Kau bicara apa. Aku benar tidak mengerti"

Sungmin mengusap air matanya kasar. "Aku sungguh mencintaimu, tapi kenapa kau tega melakukan itu padaku?"

"Melakukan apa?" Kyuhyun bingung sekarang. Apa? Apa dia melakukan kesalahan?

"Jangan pura-pura bodoh. Kau bilang kau menyukai ibuku" Sungmin sedikit berteriak mengatakannya.

"Aku memang menyukai Ibu- sebentar.." Kyuhyun tampak berpikir, ia menatap Sungmin kembali ketika otakknya telah menangkap maksud dari kekasihnya. "Kau berpikir aku menyukai Ibumu. Seperti seorang pria menyukai seorang wanita"

"Tentu saja, bodoh" pekik Sungmin.

Kyuhyun menatap Sungmin dengan mulut menganga. Sedetik kemudian tawa Kyuhyun pecah. Tawa pemuda itu sangat keras dan lepas seperti tidak menyisakan tawa untuk hari esok, sontak saja Sungmin semakin kesal. Dia memutuskan untuk berjalan kembali namun Kyuhyun memegang tangannya.

"Sebentar" Kyuhyun belum menghentikan tawa. Melihat aura kekasihnya yang semakin hitam, Kyuhyun berhenti walau bibirnya sesekali mengulum senyum.

"Dengar hmmfft.. mian hmmftt"

"Kau ingin aku pukul?" ancam Sungmin ketika Kyuhyun masih menahan tawa di sela ucapannya.

"Oke Oke" Kyuhyun menghembuskan nafasnya. Ia meronggoh sesuatu di saku jaketnya. "Hah! Karena masalah ini aku jadi mengelurkannya sekarang"

Sungmin mengangkat sebelah alisnya. Namun wajah angkuhnya berganti dengan wajah penuh keterkejutan ketika Kyuhyun memperlihatkan sebuah kotak kecil. Mata Sungmin membulat melihat dua buah cincin berbeda ukuran.

Kyuhyun mengambil cincin dengan ukuran paling kecil dan memasangkannya pada jari manis Sungmin.

"Kyu"

Ucapan Sungmin terputus ketika Kyuhyun menyentuh jari telunjuknya di bibir mengisyaratkan Sungmin untuk diam.

"Aku baru mengambil cincin itu siang tadi bersama Lee Ahjumma. Rencananya aku akan menunjukannya dan melamarmu ketika anniversary kita. Karena aku tahu jika kau marah seperti apa, terpaksa aku menunjukannya sekarang"

Pernah Sungmin marah dan Kyuhyun harus menahan rindu karena selama 1 minggu Sungmin tidak mau bertemu dengannya. Jadi Kyuhyun tidak mau mengulangi kejadian waktu itu.

Kyuhyun menggenggam tangan Sungmin. "Saranghae. Aku tidak berniat berpaling darimu apalagi sampai 'menyukai' Lee Ahjummmfftt" Kyuhyun membekap mulutnya ketika tawanya hampir meledak. Ia menghembuskan nafas dan menatap Sungmin.

"Lee Sungmin. Saranghae jongmal saranghae. Would you marry me?"

Dari luar Kyuhyun mungkin tampak tenang namun berbeda di dalam, pemuda itu merasa jantungnya hampir copot menanti jawaban yang akan Sungmin berikan padanya.

"Kau serius?"

"Ya" tegas Kyuhyun. "Apa jawabanmu?"

"Kau menyukai ibuku"

"Tentu saja, apa salah menyukai ibu mertua sendiri? Aku bahkan menyayangi Lee Ahjumma"

"Benarkah?"

"Ya Tuhan. Kau tidak percaya. Aku sungguh hanya mencintamu Sung-"

Kyuhyun membulatkan matanya ketika Sungmin menubrukan kedua bibir mereka. Namja manis itu sedikit berjinjit dan merangkul leher Kyuhyun. Pagutan itu hanya Sungmin yang mengendalikan namun tak berapa lama Kyuhyun ikut andil dalam tautan bibir mereka.

"I Do"

oOo

~ KYUHYUN FAMILY ~

oOo

Sungmin menatap cincin yang kini tersemat cantik di jari manisnya. Ia mengelum senyum tipis ketika mengingat kembali lamaran Kyuhyun.

Namja manis itu menoleh pada Kyuhyun yang tengah terlelap. Pemuda itu, berhasil membuatnya cemburu pada ibunya sendiri. Konyol. Sungmin menertawakan dirinya sendiri. Ia menoleh ke samping kanannya. Melihat hamparan langit biru yang begitu indah.

Dimana mereka?

Jawabannya pesawat.

Sungmin menoleh ke arah Kyuhyun lagi. Ia menghembuskan nafasnya lalu menyandarkan kepalanya pada bahu kekasihnya yang tempak tidak terusik sama sekali.

Jepang.

Itu tujuan mereka. Sungmin kini tahu tentang keluarga Kyuhyun. Tidak menyangka sama sekali jika kekasihnya di asingkan oleh keluarganya ketika mengetahui jika pemuda tampan itu berbeda. Walau disediakan rumah mewah dan uang yang berkecukupan, lebih malah. Namun begitu, Kyuhyun tetap sendiri tanpa adanya keluarga.

Sungmin benar bersyukur jika Ibunya masih ada dan menerimanya yang berbeda. Sungmin meringis membayangkan kehidupan kekasihnya tanpa orang tua. Tanpa terasa air matanya mengalir begitu saja.

0Oo

Sungmin menundukan kepalanya tidak berani sedikit pun mendongak sekedar melihat pada pria paruh baya di hadapannya. Kyuhyun yang duduk disampingnya tampak terlihat tenang.

Tn Cho melirik pada sebuah benda berwarna putih yang melingkar di jari manis Kyuhyun dan seorang pemuda yang berada di samping putranya.

"Kau datang kemari untuk meminta restu? Hebat sekali" ucap Tn Cho.

Ny Cho dan Ahra-kakak Kyuhyun tampak gelisah melihat Kyuhyun saling bertatap dengan Tn Cho tanpa ada yang mengalah.

"Kau tidak jera hidup sendiri di Seoul dan dengan beraninya kau datang kemari dan meminta restu? DIMANA OTAKMU KAU SIMPAN?"

Sungmin terlonjak kaget ketika mendengar bentakan Tn Cho. Wajah namja manis itu tampak pucat pasi.

"Cwesonghamnida Appa. Aku datang kemari baik-baik" jawab Kyuhyun.

Tn Cho menggelengkan kepalanya. "Tidak cukup dengan kenyataan kau seorang penyuka sesama jenis dan kini kau datang memberi tahu akan rencanamu menikah. Aku tidak masalah jika kau menikah dengan seorang wanita tapi ini lelaki. Demi Tuhan Kyuhyun. Seorang lelaki"

"Jika aku menikahi seorang wanita. Percuma saja, wanita itu akan sakit hati karena suaminya tidak tertarik sedikitpun padanya"

"Tidak bisa di percaya" Tn Cho berdiri. Ia manatap Kyuhyun dan Sungmin yang masih menundukan kepalanya. "Sampai kapanpun aku tidak akan memberi restu" setelah itu Tn Cho melenggang pergi dan masuk kekamarnya.

oOo

Pagi ini langit tidak cerah seperti biasa. Awan mendung mengambil alih dan berhasil membuat matahari tidak bisa menampakkan sinarnya.

Suasasan di meja makan itu terasa begitu kelam. Sang kepala keluarga telah pergi bekerja sedari tadi melewatkan sarapan pagi. Hingga di meja makan itu hanya diisi oleh Kyuhyun, Sungmin, Ahra dan Ny Cho.

"Bagaimana Sungmin-ah, tidurmu nyenyak?" Ny Cho tampak membuka pembicaraan.

Sungmin tersenyum. "Ne Ahjumma"

Ahra yang tidak kuat dengan suasana canggung, berusaha mencair kan suasana dengan bertanya ini itu pada Sungmin. Kyuhyun yang melihat kakak dan kekasihnya yang mulai dekat, ia tersenyum tipis. Ia menatap ibunya yang terlebih dahulu menatapnya. Kyuhyun tersenyum pada Ny Cho dan di balas dengan senyum tipis oleh Ibunya itu.

Ny Cho membawa Kyuhyun keruang kerja suaminya. "Tidak bisakah kau membatalkan rencana pernikahanmu?"

"Maafkan aku Umma" sesal Kyuhyun.

Ny Cho menangis. Kyuhyun langsung mendekap ibunya. Ia tahu, hal seperti itu memang tabu, namun bagaimana lagi. Ia tidak mungkin menikah dengan seorang wanita faktanya ia mencintai seorang lelaki dan lelaki itu adalah Sungmin. Ia ingin menikah dengan Sungmin hanya dengan Sungmin.

oOo

Sungmin sedang asyik mengobrol dengan Ahra. Kakak kekasihnya itu orangnya sangat menyenangkan dan berhasil membunuh rasa bosannya karena di tinggal Kyuhyun pergi ke supermarket menemani Ny Cho yang rindu akan berduaan dengan putra tampannya itu dari tadi siang, hingga sore ini belum pulang.

"Bisa kita berbicara berdua?"

Sungmin dan Ahra menoleh dan mendapat Tn Cho yang berdiri di ambang pintu kamar Ahra.

Disinilah Sungmin. Ruang tamu tepat di tempat duduknya kemarin sembari terus menundukan kepalanya. Di tangga, Ahra memperhatikan.

"Bisakah kau membujuk putraku untuk membatalkan pernikahan kalian?" kata Tn Cho to the point.

"Ne?"

"Aku tidak menginginkan pernikahan itu terjadi. Tidak dengan Kyuhyun menikah denganmu"

"Ahjusshi"

"Bisakah kau melakukan itu?"

Sungmin menundukan kepalanya. "Cwesonghamnida"

Tn Cho tertawa entah karena apa. Ahra yang memperhatikan tampak gelisah. "Kau tidak mau menuruti perintahku?" Tn Cho menatap Sungmin tajam. Entah mengapa amarahnya melambung tinggi hingga ke ubun. "Menjijikan. Kalian berdua menjijikan. Dosa apa aku di masa lalu hingga mempunyai putra yang memiliki orientasi menyimpang"

Tn Cho berdiri, menghampiri Sungmin dan mencengkram lengan namja manis itu membuat Sungmin ikut berdiri.

"Pergi kau dari rumahku"

"Ahjusshi"

"Appa"

Ahra berlari mengikuti Tn Cho yang menyeret Sungmin keluar dari rumah. Bukan hanya sampai di luar rumah. Tapi sampai pintu gerbang tinggi yang memagari rumahnya.

"Appa" mohon Ahra.

"Diam Ahra-yah" sentak Tn Cho.

"Ahjusshi maafkan aku" Sungmin memohon di balik gerbang. Tn Cho tidak menggubris. Ia menatap tajam satpam dirumahnya.

"Jika kau membuka kan pintu. Aku tidak akan segan memecatmu" satpam itu menganggukan kepalanya.

"Ahjusshi" teriak Sungmin. Namja manis itu mendongak melihat langit yang menghitam dan tetesan air hujan mulai membasahinya.

Ahra sudah di seret masuk ke rumah oleh Tn Cho meninggalkan Sungmin yang terus memohon untuk mengijinkannya masuk.

oOo

Kyuhyun menghembuskan nafasnya. Niatnya untuk pulang urung karena hujan turun dengan sangat deras.

"Hujan seperti ini lama berhenti" gumam Ibunya.

Kyuhyun mengeluarkan ponselnya dan mencoba menghubungi Sungmin memberi tahu jika ia akan pulang terlambat namun beberapa kali tidak ada jawaban. Ia mencoba menghubungi kakaknya namun sama tidak ada jawaban.

Kyuhyun berdoa hujan ini akan cepat reda. Perasaanya tidak enak dan entah mengapa ia ingin segera pulang dan bertemu dengan Sungmin.

oOo

Setelah 1 jam, hujan baru menunjukan tanda akan reda sekarang. Dengan sebuah payung dan teriakan Tn Cho, Ahra keluar rumah dan membuka gerbang. Ia miris melihat Sungmin yang duduk membenamkan kepalanya. Tubuh mungil itu basah kuyup.

"Sungmin-ah"

Ahra seakan sulit bernafas melihat wajah Sungmin yang sudah menyamai mayat. Ahra melepas payungnya dan membantu Sungmin berdiri. Namja manis itu merasa lemas hanya untuk berdiri.

Ahra menangis, ketika beberapa kali mereka terjatuh karena dirinya tidak kuat menahan berat badan Sungmin yang limbung.

Ahra dan Sungmin sampainya di teras rumah. Hujan pun berhenti. Ahra hendak masuk membawa Sungmin namun Tn Cho menghalanginya.

"Appa aku mohon. Lihat Sungmin. Dia hampir mati kedinginan"

"Kau tidak mendengar larang App-"

Ucapan Tn Cho terputus. Tahu-tahu Sungmin sudah terkapar di lantai. Ahra menjerit kaget. Bersamaan dengan mobil yang membawa Kyuhyun dan Ny Cho datang. Kyuhyun langsung berlari dan menghampiri Sungmin.

"Ya Tuhan. Kenapa Sungmin basah kuyup seperti ini?" tanya Kyuhyun. "Noona ambilkan beberapa selimut" Ahra menganguk dan melesat masuk rumah.

"Min" Kyuhyun kalut melihat tubuh Sungmin bergetar hebat. Ia menggendong Sungmin-bridalstyle masuk rumah.

"Ada apa dengan Sungmin?" tanya Ny Cho pada Suaminya. Tanpa mendengar jawaban Tn Cho, Ny Cho masuk.

Kyuhyun membaringkan Sungmin di sofa. Ia langsung menyelimuti Sungmin dengan 3 buah selimut yang di bawa Ahra namun Sungmin masih menggigil hebat. Kyuhyun membimbing Sungmin duduk dan membantu meminumkan air hangat yang di bawa ibunya.

"Uhuk uhuk"

"Ya Tuhan" Ahra dan Ny Cho terkejut ketika melihat darah segar keluar dari hidung Sungmin ketika namja manis itu terbatuk. Kyuhyun langsung menyeka darah itu dengan handuk yang di bawa ibunya tadi.

"Bertahan lah Min" Kyuhyun membopong Sungmin dengan selimut yang membungkus kekasihnya itu. Ahra dan Ny Cho mengikuti di belakang. Rumah sakit, itu yang akan Kyuhyun tuju.

oOo

Kyuhyun menggengam tangan Sungmin erat. Di hadapan mereka kini duduk Tn Cho. Pria paruh baya itu memalingkan wajahnya ketika melihat adegan dimana Kyuhyun tersenyum manis pada pemuda manis yang tengah duduk bersandarkan kepala ranjang.

"Aku minta maaf atas tindakanmu yang mengusirmu" Tn Cho menatap Sungmin. "Aku harap kau juga mengerti kenapa aku bisa melakukan itu"

"Ne Ahjusshi" ujar Sungmin dengan suara seraknya. Kondisinya sudah lebih baik setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Tn Cho menatap pada putranya. "Aku tetap pada keputusanku. Sampai kapan pun aku tidak akan memberikan restu. Terserah kalian akan melakukan apa. Aku sudah tidak peduli" Tn Cho menatap miris pada Kyuhyun. Bukannya ia tidak ingin melihat putranya bahagia. Namun dia sungguh tidak bisa menerima keputusan putranya.

Bagaimanapun ia menyayangi putranya itu dan yang ia ingin adalah hal terbaik untuk Kyuhyun. Ia menghawatirkan bagaimana kehidupan Kyuhyun kelak. Hubungan seperti itu masih asing di lingkungan masyarakat apalagi ia tidak akan bisa mendapatkan cucu dari putranya itu.

See. Tiap orang tua punya alasan sendiri mengapa mereka selalu melarang anaknya semata-mata mereka tidak mau hal apapun yang buruk untuk anak-anaknya yang selalu berakhir kesalah pahaman. Yang bisa memisahkan jarak itu hanya dengan sebuah pengertian. Namun sebuah pengertian itu pun sulit untuk bisa di lakukan. Tak ada yang salah disini tidak Tn Cho, tidak pula Kyuhyun.

oOo

Sungmin menyandarkan kepalanya di bahu Kyuhyun yang duduk disampingnya. "Bagaimana ini?" tanya Sungmin.

Kyuhyun sedikit menundukan kepalanya menatap Sungmin. "Apanya?" Sungmin diam. Kyuhyun mengecup kening kekasihnya. "Masalah Appaku?" tanya Kyuhyun lagi, kini Sungmin menganguk.

"Tidak apa-apa. Tidak masalah dia memberi restu atau tidak. Aku akan tetap akan menikahimu"

"Tapi..."

"Aku hanya ingin kau, Lee Sungmin"

Sungmin mendongak menatap Kyuhyun. Pemuda tampan itu mengusap pipi Sungmin yang masih tampak pucat. "Jangan menampilkan wajah seperti itu" Kyuhyun mengecup kening Sungmin.

"Kita sudah berusaha bukan. Walau tidak mendapat hasil" Kyuhyun mengecup pipi Sungmin.

"Ibuku dan Noonaku mereka mengerti walau tidak menerima sepenuhnya. Lee Ahjumma, Donghae, Eunhyuk mereka menerima kita, itu sudah cukup" Kini Kyuhyun mengecup bibir Sungmin.

"Aku tanya sekali lagi"

"Apa?" wajah Sungmin memerah karena Kyuhyun menciumnya tadi.

"Would you marry me?" Kyuhyun menatap lurus pada kedua foxy eyes Sungmin yang berkaca-kaca.

"Aku kan sudah menjawabnya" kata Sungmin.

"Aku tanya lagi dan kau harus menjawabnya lagi"

Sungmin terkekeh pelan. Namja manis itu berdehem sebentar lalu menatap Kyuhyun. "I Do" jawab Sungmin mantap.

Kyuhyun tersenyum dan ia membawa Sungmin pada ciuman panas yang panjang. Pagutan dan lumatan tak luput dari kegiatan sepasang sejoli itu. Sungmin merasa nafasnya sudah hampir habis, ia mencoba mendorong Kyuhyun dengan tenaga lemahnya.

"Hahh.. hahh kau ingin membunuhku" desis Sungmin dengan wajah yang semerah tomat. Kyuhyun tersenyum lebar. Ia langsung menerkam Sungmin lagi.

TBC

oOo

OMAKE

4 tahun kemudian

Kyuhyun tampak serius menyusun berbagai documen yang sudah rampung ia kerjakan. Pemuda tampan itu sejak 3 tahun yang lalu bekerja di sebuah perusahaan periklanan. Dia menghabiskan 1 tahun menjadi pegawai biasa sembari berkuliah, menginjak tahun kedua Kyuhyun di angkat menjadi ass manager di perusahaan itu sampai sekarang. Dan pemuda itu pun sudah lulus kuliah dengan nilai memuaskan. Dan dia berencana mengikuti seleksi untuk mendapatkan posisi lebih tinggi.

Kyuhyun menoleh ketika pintu ruangannya di buka setelah di ketuk, ia tersenyum ketika atasannya berdiri disana.

"Kau jadi mengambil cuti?" tanya Shindong-bos Kyuhyun.

"Tentu saja"

Shindong menggelangkan kepalanya sembari tersenyum maklum. Tidak menyangka jika anak buahnya itu melangkahinya dalam pernikahan.

"Sebelum kau mengambil cuti 2 hari lagi, tolong carikan seorang yang sepertimu untuk menggantikan posisimu untuk sementara" celetuk Shindong.

"Yang sepertiku limitid edision"

Shindong memutar kedua matanya ketika mendapati sifat narsis pemuda tampan itu keluar. "Cuman 2 minggu, 2 minggu" kata Kyuhyun sembari terkekeh.

"Kau mengambil cuti seperti kau seorang pemimpin disini" sekali lagi Kyuhyun terkekeh. Ia melirik jam tangannya.

"Pekerjaanku sudah selesai" Kyuhyun mengambil jasnya dan tas kerjanya. Kyuhyun berjalan menghampiri Shindong dan mereka keluar bersama dari ruangan Kyuhyun.

"Kau terlihat tidak sabar"

"Aku sudah menunggu selama 4 tahun" sahut Kyuhyun.

.

.

.

Annyeong, chapter 6 is up!

Maaf ya buat chapter ini cuman seperti ini *tunjukAtas. Aku bener2 stuck dan emang kepikirannya cuman segitu untuk chapter 6 ini. Mau di panjangin lagi tapi tetep ga bisa *tempeleng. Maaf juga ya karena HAEHYUK disini bener2 cuman nyempil doang, gimana mereka jadian dan perjuangan Donghae pun aku ga sertakan u . u jongmal mianhae chingudeul.

*endusEndus, kayaknya bau-bau sesuatu nih *smirk heheh. Next chapter mungkin udah puncaknya buat FF ini kayaknya dan sepertinya heheh.

Jongmal gomawo buat chingudeul yang masih setia nungguin FF ini untuk up.

Chapter 3 :

aismamangkona , Min Hwa, TiffyTiffanyLee , akika akika 96 , andi sartika 5 , LiveLoveKyumin, hyun sora 7, snow drop 1272 , ovallea, minnie kyumin, KyuMinDaughter137, olive1315 , Queenshi137, HeePumpkin137 , ilyeseun , cloudsKMS , Karen Kouzuki , nanayukeroo , zagiya joyjins , elfsissy701 , imKM1004 , nova137 , DindaHyunmi , kim minli 5 , Cho Adah Joyers, Zen Liu , gyumin4ever, Chominhyun , wullancholee , kiran theacyankEsa , may moon 581 , Chella-KMS , ShinJiWoo920202, leedidah , melee , Guest, 5351, sefi kyumin , dming , Bluepink, Guest , fariny, shyuuu , keikofeyl , ChoLee, MingKyuMingKyu , Cywelf , lee sunri hyun, fitriaKyuMin, chu , Poopiie , Rinda Cho Joyer, KyuMin ELF, nana23, Pinky05KwmS , cho purple 3 , Kang Dong Jae , Juu

Chapter 4 :

olive1315 , akika akika 96 , leedidah, snow drop 1272 , may moon 581, hyun sora 7 , kiran theacyankEsa, Sanshaini Hikari, Chella-KMS, gyumin4ever, kim minli 5, elfsissy701 , nova137, aismamangkona, minnie kyumin , imKM1004 , TiffyTiffanyLee , Cho MeiHwa, citrarois, LiveLoveKyumin , Tika137 , nananhf, wullancholee, fitriKyuMin, ShinJiWoo920202 , Rinda Cho Joyer , DindaHyunmi , , ChoLee , ryesungminkyu18 , tumiahcuteyahoo co id , 5351 , zagiya joyjins , melee, kyumin sefi , chu , Innocentming , harukahzy , hl , Zen Liu , nana23 , fitri , ulfa nican, Poopiie , lee sunri hyun , KyuMin ELF, dming, nanayukeroo , Guest, Frostbee , Purpleming , cho purple 3 , kyukyu , Cywelf , KyuMing , Fanya nalla , Karen Kouzuki , GyuMin Cho, Juu

Chapter 5 :

olive1315 , Shywona489, Bunnyming1186 , Pinky05KwmS , kiran theacyankEsa , aismamangkona , may moon 581, leedidah , Tika137 , Sanshaini Hikari , elfsissy701, ncisksj , Zen Liu , cho purple 3 , Rinda Cho Joyer , nanayukeroo , nova137 , LiveLoveKyumin, Cho MeiHwa, imKM1004 , Chominhyun, kim minli 5, fitriKyuMin, wullancholee , Cho1Joy3Wine7Sweet, ShinJiWoo920202 , minnie kyumin , citrarois , TiffyTiffanyLee , Kim Yong Neul , Cho Hyun Ah SparKins 137 , may linda 925 , ayu min 52 , Bluepink, KyuMing, lee sunri hyun , 5351 , Purpleming , danhobak , Cywelf, DindaHyunmi , Guest , dming , nana23 , ammyikmubmik , Guest, kyumim sefi , melee, MingKyuMingKyu , Juu , Adekyumin joyer, Poopiie , ChoLee, gyumin4ever, JiatriJoyElf, anakyumin, ai

Adakah yang menunggu next chapter? heheh

See next chapter chingudeul

Gomawo! Saranghaeeeeeee *kecup *bow