Chapter 2

Naruto mencoba meraih Tangan Putih Sasuke yang terjulur padanya. "Kenapa kau belum pulang?" Kata Naruto Sambil Membersihkan Celananya.

Berawal dari sebuah "Comment War". Apa yang akan terjadi selanjutnya?

"Aku Menunggumu" Kata Sasuke

"E-Eh?"

Disclaimer : Sudah saya bilang kalo Naruto itu punya saya! *Digebukin Om Masashi Kishimoto* dan Sang Pemilik Facebook, Om Mark Zuckerberg. *Semuanya om saya, buktinya semuanya Saya panggil Om. *Author dibakar massa

Rated : T *Kita lihat saja ya!

Genre : Romance/Humor

Warning : OOC, Gaje, Typo *mungkin*, BoyXBoy, Yaoi, Alur Gak Jelas. Like it? Read It. Hate it? Read it Aja! *Maksa

Pairing: SasuNaru, Dan mungkin sedikit Bumbu ItaKyuu dan ItaDei di Chapter Depan.

A/N : Gak nyangka bakal Update Cepet. Soalnya gak Nyangka Bakal banyak Review yang masuk ke Email. Jadi Semangat buat Memajukan ni Fic. Terima Kasih yang Sudah Me-Review Fic Abal bin Gaje ini. Saya turut senang jika Kalian Suka. Dan setiap Review yang Kalian Sumbangkan, Itu Jadi Penyemangat tersendiri buatku! Biar jadi kayak penulis Fic beneran *Emang sebelumnya gak beneran?* Kita Balas Review kalian Satu-persatu yuk!

Uzumaki Prince Dobe-Nii : Boleh, Asal jangan panggil bla-bla aja.. n,n Gak tau! Makanya Baca terus yah Fic ini *Author modus. Lanjut terus yah bacanya.. n,n

Dee chan – tik : Iya, minal aidzin wal faidzin juga yah.. Tentang Update cepet aku gak janji yah.. Keep Reading yah n,n

7D : Ya mungkin dia gak mau nyari masalah. *Naru: Jadi lo mau bilang kalo gw biang masalah? *Ditampol Naru.. Tenang, kalo ada waktu luang, bakal dilanjut kok.. Keep Reading n,n

Raihana uchiha : Iya, ini SasuNaru kok! Keep Reading ya

Yumi : Iya, Namanya juga Naruto, Naruto kan Pecicilan sama "Bermulut Banyak" Jadi Asal Aja keluar dari mulutnya! Keep Reading ya

Malachan : Salam Kenal juga n,n.. Keep Reading yah

Lavenderchan : OK! Keep Reading kakak

Azure'czar : Makasih banget udah Bilang Ficku Bagus.. Terharu Banget dengernya.. Keep Reading kakak..

GerhardGeMi : Penasaran? Makanya Keep Reading yah

NNC: Ini SasuNaru kok.. Keep Reading yah

Jieichiai : Yap, Silahkan di baca.. Keep Reading kakak

Arum Junnie : Kita Lihat saja n,n.. Keep Reading..

blue sophia : Ini dia Chapter 2.. Enjoy and Keep Reading n,n

Walaupun yang ngeReview Cuma Segini.. Kalo menurut Mind yang Junior, ini Sudah Banyak loh.. Mind jadi Terharu.. *Ngelap Ingus pake Baju Sasuke. Sebagai Hadiah kepada Reader semua. Aku buat Fic di Chapter ini Agak Panjang. n,n

Thanks banget yang udah Review. Thanks juga bagi para Silent Reader yang sudah meluangkan waktunya untuk baca Fic ini. *kecup basah

Enjoyy It~~~~~~~

COMMENT WAR!

By: In My Bla-Bla Mind


"Krekkk…!" Decit Pintu Pagar besi yang agak berkarat di bagian Engselnya pun terdengar di Depan Pintu Rumah bertuliskan "Uzumaki" itu. Sosok berambut Pirang acak-acakan pun memasuki Halaman Depan Rumah tersebut. Kulit Tannya mengkilap karena Terik Matahari ditambah beberapa bulir keringat Yang mulai menguar dari Ujung Pori-Porinya. Dan Tiba-Tiba ada Seseorang muncul dan berteriak "Malinggggg.. Malingggg" *Author dikejar Naruto *Abaikan yang Tadi

"Aku Pulang!" Seru Naruto sambil melepaskan Sepatunya.

"Oh, Kau sudah pulang Naru?"

"Iya Kak Kyuu" Kata Naruto pada Kakaknya, Kyuubi yang sedang menonton TV diruang Keluarga. Naruto Meletakkan Sepatunya di Rak Sepatu dan melangkahkan Kakinya menuju Dapur. Tentu Saja, Mengepel lebih dari 1 jam akan membuat Perut kalian berontak bukan? Naruto Mencari Makanan apa saja yang Bisa Dimakan, Walau itu Artinya bukan Ramen. Naruto sudah terlalu Lapar untuk Memilih-milih makanan sekarang.

"Kak Kyuu?" Teriak Naruto dari dalam Dapur

"Hn?" Kyuubi pun Menoleh dari balik sofa yang didudukinya

Dia Menoleh pada sebuah Blueberry Cake yang Masih tersisa separuhnya. Ia memotong sebagian dan meletakkan potongannya di sebuah piring.

"Otousan dan Okaasan kemana?" Naruto manghampiri Kakaknya yang sedang Sibuk mengarahkan Sensor Remotenya ke TVnya

"Pergi Menjenguk Nenek Tsunade yang sedang sakit." Kata Kyuubi Sambil Terus memperhatikan TVnya

Keheningan menyergap sesaat. Hanya bunyi Gertakan gigi Naruto yang sedang Sibuk mengunyah Kuenya. Sampai Akhirnya Kyuubi pun membuka pembicaraan.

"Bagaimana dengan Sekolahmu, Naru?

"Nyam.. Nyam.. Sweypertyi Biyasha Kyak Kyuu.. Nyam Nyam.. Tadhyi Paghi Akyu Terhlambyat Laghi" Kata Naruto Sambil Menyemburkan Beberapa Serpihan Blueberry Cakenya ke Arah Kyuubi

"Hey, Hey.. Jangan Makan Sambil Berbicara. Nanti bisa…"

"Uhuk.. Uhuk.." Naruto pun Kaget ketika Kue itu Mengganjal Tenggorokannya. Naruto Meraih Jus Jeruk dan Menenggaknya Habis dalam Sekali Tenggakan.

"Hufffttt.. Hampir saja aku mati Tersedak." Naruto menghela nafas lega

"Hey, Kau meminum Jus Jerukku Naruto." Ujar Kyuubi sambil menarik Gelasnya dari Tangan Naruto dan Menatap Naruto Tajam.

"Hehe.. Aku Hanya meminumnya sedikit kok" Kata Naruto sambil Tersenyum 5 Jari Kaki *Author ditusuk kunai sama Naruto

"Sedikit? Kau bilang menghabiskan Satu Gelas Itu sedikit? Bagaimana Jika kau meminum Satu Galon? Kau mau berkata bahwa kau hanya meminum Satu Tetes, Hah?" Kata Kyuubi Kesal

"Baiklah Kyuu. Aku akan mengambilkannya lagi. Gak usah manyun-manyun gitu dong." Kata Naruto sambil Melangkahkan kakinya kembali ke Dapur. Naruto Membuka Kulkas dan menuangkan Jus Jeruk pesanan Kakaknya.

"Lalu, Kau Sendiri Bagaimana dengan sekolahmu? Kenapa Kak Kyuu pindah dari Harvard University kembali Ke Jepang?" Kata Naruto sambil memotong kembali Blueberry Cake dan meletakkannya ke dipiringnya.

"Hmm.. Mungkin aku agak tidak cocok tinggal di Amerika. Dan Sepertinya aku udah Rindu dengan Tanah Kelahiranku." Kyuubi menoleh ke Naruto yang sedang Meletakan Segelas Jus Jeruk di Hadapannya. Kyuubi menghembuskan Nafasnya Sebentar sebelum Dia melanjutkan Perkataannya.

"Dan mungkin Karena Ada Orang yang Sangat Menyebalkan di Sana"

Naruto Melangkahkan Kakinya ke Pintu Kamarnya. Sebelum dia Menutup pintu Kamarnya, Naruto Berkata.

"Ohh.."

Membuat Sebuah Perempatan Berkedut di Dahi Kakaknya.


Naruto meletakan Piring yang berisi Blueberry Cake diatasnya, ke Atas Meja Belajar dan Duduk di Kursi yang tak Jauh dari Meja Belajarnya. Dia menopang Dagunya dengan Tangan Kiri. Sedangkan Tangan Kanan Memegang Sendok. Dia Mencolek sedikit Cream Blueberry dari Cake tersebut dengan sendok. Lalu memandanginya Intens. Tak Sadar bahwa dia mengumamkan Sebuah Kalimat.

"Cream Blueberry Ini berwarna Biru Tua, Mirip dengan Warna Rambut si Teme itu."

Naruto pun Kaget dan menutup mulutnya.

"Eh? Apa yang kukatakan?"

Naruto pun Mengacak-acak rambutnya sambil berkata..

"Gara-Gara Kejadian itu. Aku jadi Ingat si Teme sialan itu!"

~FlashBack~

"Aku Menunggumu" Kata Sasuke

"E-Eh"

"Apa kau bilang?" Naruto masih bingung

"Kau Punya Telinga kan, Dobe? Aku bilang Aku Menunggumu" Kata Sasuke sambil memasukan Kedua Telapak Tangannya kedalam Saku Celana Seragamnya

"Jadi Kau menungguku sampai Aku selesai Menjalani Hukuman dari Kakashi-sensei, Hanya untuk mengajakku Pulang Bersama?" Kata Naruto Sambil Mengekor pada Sasuke yang Sudah Mendahuluinya meninggalkan Gerbang Sekolah

"Hn"

"Baiklah, Sekarang Jelaskan padaku, Kenapa kau menungguku Lebih dari 30 Menit, Hanya untuk Mengajakku pulang bersamamu?" Tanya Naruto sambil menggaruk Kepalanya penuh Tanda Tanya

"Aku hanya Ingin 'Menjalin Hubungan' Denganmu, Dobe!" Kata Sasuke masih dengan Tampang Stoicnya. Naruto mengartikan bahwa 'Menjalin Hubungan' yang dimaksud Sasuke adalah Berteman, Tapi Kita lihat nanti. Apakah Sasuke ingin Berteman dengan Naruto ataukah Ada Maksud lain *EvilLaugh

"Bisakah Kau Menghentikan itu, Sasuke?"

"Hn?"

"Berhenti untuk memanggilku, Dobe!"

"Hn, DOBE"

Sialan memang bocah Uchiha yang satu ini. Bahkan Jika Orang Didunia ini Punya Kesempatan untuk Mendorong Sasuke dari Atas Jurang, Naruto Yakin Bahwa Dialah Orang yang Pertama kali Melakukannya. Keheningan pun Mencekam diantara Dua Pemuda ini. Sekali-kali Terdengar suara Naruto yang Menepuk-Nepuk Celananya Untuk menghilangkan Tanah yang Tertempel di bagian Belakangnya Waktu dia Jatuh tadi. Ya iyalah, Posisi Jatuhnya aja Terduduk, So pasti bagian Belakangnya Kotornya *Masa bagian Samping *Author diarak keliling Kampung ala Maling Ayam.

"Sepertinya Kau sibuk membersihkan belakangmu, Dobe?" Tanya Sasuke memecahkan keheningan

"Iya, Besok Celana ini Harus Dipakai lagi. Aku bisa dimarahin oleh Otousan jika Celanaku kotor." Kata Naruto Masih sibuk Membersihkan Bagian Belakangnya. Tidak sadar Bahwa Sasuke sedang menyeringai dengan Seringaian andalannya

"Bolehku Bantu, Dobe?"

"Eh, Apa?" *Kayaknya di Fic ini, Naruto berubah jadi budek yah? *Di Rasengan Naru

Tanpa Persetujuan Naruto, Sasuke langsung menepuk-nepuk Bagian Belakang Naruto. Dalam Kekagetannya, Naruto Masih terlalu sadar untuk merasakan Bahwa Tangan Sasuke terus Menepuk-Nepuk Pantatnya. Yap, Pemirsa. PANTATNYA. Bahkan Naruto Juga Sadar Bahwa itu bukan lagi Tepukan, Tetapi Elusan dan Remasan di Pantatnya.

Naruto melompat menjauh Dari Sasuke dengan Muka Merah Padam, dan Menatapnya Horor. "T-Teme, A-apa yang K-Kau L-Lakukan?"

Sedangkan Sasuke Hanya Mengangkat Alisnya dan Mengangkat Sudut Bibirnya sedikit. Terlalu Sedikit Untuk Terlihat oleh Naruto.

"A-Aku harus Pu-Pulang" Naruto langsung berlari meninggalkan Sasuke.

Sedangkan Sasuke? Dia Hanya menatap Punggung Naruto yang mulai menjauh dan Mulai mengumamkan Kata.

"Hmm.. Hangat dan Kenyal"

~End of FlashBack~

"Ah, Nafsu makanku langsung Hilang" Naruto Menjauhkan Piring Cake tersebut dengan tangannya.

Naruto mengamati Setiap Inci Kamarnya dan Berhenti Di sebuah Komputer yang masih Menyala yang Terletak di Depan Tempat Tidurnya. Naruto Mendekati Komputer tersebut.

"Ternyata Aku lupa mematikan Komputerku tadi Malam. Sekalian saja Aku Bermain Facebook." Naruto Menekan-nekan Keyboard yang berada di depannya. Tak beberapa lama, Dia sudah Berada di Beranda Facebooknya.

"Update status dulu ahh.." Kata Naruto dengan gaya Remaja Alaynya. *Author dikeplak Naruto.

Naruto Mengarahkan mousenya di Kotak "Apa yang Anda pikirkan?" dan mengetikkan sebuah Kalimat Pendek disana dan Langsung menekan tombol Enter ketika dia Selesai *Ya iyalah, Masa tekan ENTAR, Programnya Gak jalan dong! *Mulut Author disumpel sama para Reader

"Hay semua, Siang ini sepertinya Bakal Panas yah?" Itulah isi dari Statusnya Naruto.

Sambil menunggu Ada yang Me-Like Statusnya. Dia mengulirkan Scroll untuk melihat Status dari Teman Dunia mayanya.

3 Menit pun Berlalu. Dan tiba-Tiba….

*PING.. Naruto menoleh ke Kotak Pemberitahuannya yang berubah menjadi Warna Biru. Dia Mengklik Kotak Pemberitahuan Tersebut dan Muncul…

OnyxNight Eyes Mengomentari Status Anda.

Naruto mengangkat Alisnya Bingung. Membuat 3 Garis di Pipinya sedikit Terangkat. Dia Mengklik Pemberitahuan tersebut

OnyxNight Eyes : Hay juga, Naruto.

Naruto Memperlebar Mata Birunya. Dia mengerjapkan Matanya beberapa kali. Tetapi dia tidak Menemukan Perubahan dari Komentar tersebut. Naruto lalu mengulirkan Mousenya menuju Kotak "Balas Komentar"

SapphireSky Eyes : Hay juga.. Emm Onyx.. Bagaimana kau Tahu Namaku?

Tak kurang dari 2 Menit Kemudian..

OnyxNight Eyes : Dari Foto Profilmu

Naruto Menyadari sesuatu, Jika si Onyx ini Bisa Mengetahui dirinya Hanya Dengan Melihat Fotoku. Mungkin dia juga Bisa melakukannya. Naruto mengklik pada Profil OnyxNight Eyes. Tapi…

"APA INI?"

Foto profilnya di biarkan Polos. Naruto mengklik sebuah Link yang bertuliskan Album Foto tapi dia Hanya menemukan tulisan

Tidak ada Foto dalam Album ini

Naruto mengacak-acak Rambut pirangnya Bingung. Tiba-tiba sebuah Lampu Menyala di atas kepalanya.

"Info Profilnya" Dia mengangguk

Dia mengklik tulisan Info Profil. Dan tidak lama kemudian dia Kembali terbelalak. Info profilnya tidak ada yang di Isi, Hanya Kolom Jenis Kelamin yang di Isi : Laki-Laki. Benar-Benar orang yang Misterius. Dalam Kebengongannya muncul Pemberitahuan lagi.

OnyxNight Eyes Mengomentari Status Anda

Naruto Tak berniat Mengubris orang ayng tak jelas Asal-Usulnya. Tetapi Rasa Penasaran pun membuat dia mengklik Link itu.

OnyxNight Eyes : Aku baru saja Selesai melihat Foto-Foto di Albummu. Ternyata kalau dilihat Baik-baik, Kau Tampan juga ya?

Naruto menelan Ludahnya. Dan tidak Sadar bahwa Jari-Jemarinya sudah Mengetikan Sebuah Kalimat di Kolom Komentar

SapphireSky Eyes : Bukankah Kau Laki-Laki?

OnyxNight Eyes : Lalu?

SapphireSky Eyes : Apa maksudmu Menyebut kalau Aku itu Tampan?

OnyxNight Eyes : Maksudku? Hmm.. Mungkin Aku Tertarik padamu..

Naruto Tak Tahan untuk Tidak Membuka Mulutnya saat ini.. Dia Menatap Keyboardnya dan Mengetik Sesuatu dengan cepat

SapphireSky Eyes : Umm.. Kau memiliki kelainan yah? Go Home man, You're Drunk

OnyxNight Eyes : Tidak, Aku Tidak Mabuk, Naruto.. Aku sedang Sadar dan Sangat Sehat sekarang

SapphireSky Eyes : Berarti Otakmu yang sedang Tidak Sehat

OnyxNight Eyes : Tidak, Bodoh.. Aku Menyukaimu dan Sedang tidak Mabuk ataupun sakit saat ini

Naruto Bingung dan Reflex mengacak-acak Rambutnya yang Kesekalian Kalinya. Entah siapa si Onyx ini, Yang pasti Dia Benar-benar Berhasil membuat Naruto Kesal

SapphireSky Eyes : Kau Bodoh, Stress atau Apa Hah? Aku Normal, Bodoh.. Dan Seorang Laki-Laki Tulen.. MENGERTI?

Naruto melihat Jam yang ada di sebelahnya. Tak Terasa sudah 1 Jam lebih Dia menghabiskan Waktu untuk "Berbincang-bincang" dengan Orang Gila Ini.. Wajahnya sudah Memerah dan Panas, Dan Tenggorokannya agak kering di Buatnya. Dia Mengambil Air Mineral yang Ada di sbelah Keyboard lalu membuka Segelnya

OnyxNight Eyes : Buktikan!

SapphireSky Eyes : Buktikan Apa?

Naruto Memutar Tutup Botol Air Mineral Tersebut

OnyxNight Eyes : Buktikan Kalau Kau adalah Laki-Laki Tulen

SapphireSky Eyes : Bagaimana Caranya?

Lalu Naruto Menengak Sebagian Isi Botol Tersebut

OnyxNight Eyes : Kirimkan Foto Kejantananmu Padaku!

*SPROUUTTT* Naruto pun Kaget dan Menyemburkan Seluruh Isi Mulutnya Kelayar Monitor, Dia Langsung Menggapai Kain Lap dan Mengelap Layar Monitor didepannya. Sampai Akhirnya Dia Membaca Sebuah Deretan Huruf di Layar Monitor

OnyxNight Eyes Is Offline Now

~TBC~


Waaaaa… Perang Dunia Ketiga sepertinya Sudah Dimulai.. *Nutupin Kepala Pake Panci.. Chapter Depan kayaknya bakal Banyak dibahas Tentang ItaKyuu.. Yaoinya? Hmm.. Entar-Entar aja Kali ya? Soalnya Lagi berfokus sama Pengenalan-Pengenalan Tokohnya sama Mulai Masuk Ke Konflik.. Jadi untuk Lemonnya.. Ditunggu-Tunggu Aja Kali ya?

Akhir Kata….

Gak Ada Salahnya kok, Untuk Meluangkan Sedikit Waktu Anda untuk Menilai Fic ini Dikolom Review.. Karena Review anda Sangat Berarti buat Saya.. *Puupy Eyes