Chapter 3
Berawal dari sebuah "Comment War". Apa yang akan terjadi selanjutnya?
OnyxNight Eyes : Kirimkan Foto Kejantananmu Padaku!
*SPROUUTTT* Naruto pun Kaget dan Menyemburkan Seluruh Isi Mulutnya Kelayar Monitor, Dia Langsung Menggapai Kain Lap dan Mengelap Layar Monitor didepannya. Sampai Akhirnya Dia Membaca Sebuah Deretan Huruf di Layar Monitor
OnyxNight Eyes Is Offline Now
Disclaimer : Sudahlah.. Naruto itu punya saya! *Dihajar Om Masashi Kishimoto* dan Sang Pemilik Facebook yang saya Hormati, Om Mark Zuckerberg. *Kemaren baru dijadiin Anak Angkat, Jadi mereka itu Om saya *Author di rajam
Rated : T *Kita lihat saja ya!
Genre : Romance/Humor
Warning : OOC, Gaje, Typo *Buanyakk?*, BoyXBoy, Yaoi, Alur Gak Jelas, EYD yang patut dipertanyakan *Sudah pasti*. Like it? Read It. Hate it? Udahlah Read it Aja! *Maksa
Pairing : SasuNaru, ItaKyuu dan ItaDei. Tambah 1 lagi yah.. HidanKyuu n,n (Maaf Kalo Pair ini kalian gak suka, Mind sudah merancang jalan cerita Tanpa Pair ini.. Tapi kayaknya Jalan Ceritanya terlalu pendek.. Makanya Author tambahin Pair ini biar jadi Lebih Panjang Ceritanya.. Sekali lagi maaf kalo ada yang gak suka Pair ini u,u). Dan mungkin ada penambahan Pair, Jika itu dibutuhkan!
A/N : Yeayy, Target Views udah kelewat, Udah nyampe 1000 lebih sekarang! *Jingkrak2* Betapa Senangnya hati Mind setelah mengetahuinya. *Nangis terharu dipundak Sasu* *Ditampar Naru*. Tapi Viewers *Viewers, bahasa mana tuh?* Lebih banyak Chapter 1 dari pada Chapter 2.. *Pundung*. Tadi pengennya sih Updatenya setelah 1-2 minggu kedepan. Karena Lagi fokus pengen Namatin Plant vs Zombie *Mainan anak bocah? BIARIN!* Tapi takut banyak yang Penasaran Nunggu dan Mind gak pengen Ngecewain Kalian Semuaaa.. Jadi kita mulai Ceritanya? Eitsss.. Entar dulu.. Kita balas Review Kalian dulu yuk..
Yunaucii : Sippp.. Silahkan dibaca
Jieichiai : Sasuke gelo? Wkwk.. Tentang Lemonannya? Ditunggu aja deh ya
Uzumaki Prince Dobe-Nii : Tau nih si Onyx.. Main nyosor aja *Onyx: Kan lo yang Nulis Thorrr.. Author : O, iya u,u*.. Iya, makasih udah jadi Pe-review setia di Fic ini.. n,n
YukiMiku : Penasaran? Makanya baca Terus yahh..
Subaru Abe : Naik Rate? Terlalu Riskan untuk Junior sepertiku.. u,u Aminn.. Makanya Review terus yah, biar Author semangat untuk ngelanjutinnya.. n,n
Puchan : Sipp..Update Kilat? Aku gak janji ya! n,n
Kirika No Karin : Sasuke terlalu Mesumkah Di Fic ini? Wkwkwk n,n Keep Reading yah n,n
TheBrownEyes'129 : Thanks.. n,n
Lavenderchan : Hah? Singkat? Di Mic Wordku,Chapter 2 udah nyampe page 8 loh.. Penasaran? Keep Reading and Review yah..
Dee chan – tik : Sippp n,n
Wookie : Hihihi.. Sipp n,n
Kkhukhukhukhudattebayo : Makasih udah mengatakan kalo Fic ini seru.. Penasaran? Keep Reading and Review yah n,n
GerhardGeMi : Menarik? Terima Kasih.. Keep Reading and Review yahh..
Guest : Update kilat? Aku gak janji yahh..
ihat namikaze : Penasaran? Makanya Keep Reading and Review..
NekoTama-1110 : Requestnya berlaku untuk Fic selanjutnya yah kaka.. Soalnya Sasuke sudah terlanjur Cinta pada Pandangan Pertama tuhh.. *Senggol-senggol Sasuke*Dikeplak Sasu*.. Wahh, Ini yang Ku tunggu-tunggu, Review yang membangun.. Terima Kasih Banget kaka atas masukannya.. Dan terima kasih sudah nge-follow Fic ini.. Kalo boleh, Neko Review terus yah? Ditunggu kritik membangun lainnya.. n,n
Yumi : Aduh.. Minta update kilat lagi.. Aku gak janji yah.. n,n
7D : Yap, Di Chapter ini, ItaKyuu dan ItaDei Bakal muncul kok..
Amach cie cerry blossom : Terima Kasih atas kritikannya.. Aku senang kok kalo ada yang suka sama Fic buatanku.. Keep Reading and Review yahh.. n,n
kim midori kimi : Sipp.. n,n
Tsuzuka 'Aita : Lebih panjang? Author usahain deh.. Makanya Keep Reading dan Review yah n,n
Jesslyn Rikaharu : Naik Rating? Aduhh, Aku masih Junior kaka.. Jadi belum siap untuk Naik Rating ah.. u,u *Angkat tangan
raihana uchiha : pendek? di mic wordku udah nyampe page 8 loh.. masa kurang panjang sih.. n,n
Terima Kasih kepada para Reviewers *Bahasa mana lagi ni?* Dan para Silent reader yang sudah membaca Fic ini.. Terimakasih juaga kepada yang sudah nge-Fave dan Nge-Follow Fic ini.. Lumayan banyak yang minta update kilat yah? Ya sudahlah, Author akan mencoba Untuk Membangun Fic ini dan Memperbaikinya ketika ada kekurangan.. Daripada baca curhatan Author yang gak jelas.. Lebih Baik kita Lanjut Baca aja yuk
Enjoy It~~~~~~~
Comment War!
By : In My Bla-Bla Mind
Namikaze Kyuubi, Seseorang yang dari 1 Jam yang lalu masih asyik bergelut dengan Remote TVnya. Rasanya sudah lebih dari 10 kali, Dia mengganti posisi di sofa berwarna Orange cerah dengan Hiasan Bulu Berwarna Hitam di sisi kanan dan kirinya itu dengan tujuan untuk meregangkan badannya yang sudah kelewat kaku itu. Masih sibuk dengan Mengarahkan Sensor Remote TVnya ia bergumam sendiri.
"Kalo gak Berita, Ya Infotainment. Kalo gak Infotainment, Ya Sinetron.. Ahh, sepertinya Produser-produser diluar sana sudah Kehabisan Akal untuk membuat Program TV yang bagus." Keluh Kyuubi. Dia Akhirnya menekan Tombol Merah Besar di Remotenya dan Melemparkan Remote tak Berdosa tersebut ke segala arah.
"Ah, Ternyata Masih Jam 2 Siang. Masih 3 Jam lagi dari Waktu Perjanjian." Dia menatap Jam Dinding besar di hadapannya dengan nyalang. Sepertinya waktu lama sekali berlalu.
"Mungkin sedikit Tidur akan membantu Badanku untuk segar kembali." Ujar Kyuubi sambil Meregangkan Tubuhnya dan mencari posisi yang nyaman di Sofanya. Kyuubi Menguap sebentar sebelum Bola Matanya tertutup oleh Kelopak Mata Coklatnya. Alunan Dengkuran mulai Keluar dari Bibirnya. Sampai…
"Tringgg.. Tringgg.. Tringgg.."
Kyuubi langsung Melompat dari Sofanya dan Mendarat dengan posisi yang Sangat mencoreng Kata 'Keren' darinya. Ia langsung Meraba-raba Author *Author dikeplak Kyuubi* Maksudnya.. Ia langsung Meraba-raba Meja kecil yang Terbuat dari kayu didepannya. Meraih Sebuah benda Kotak yang mengeluarkan Suara itu. Kyuubi menekan Tombol Hijau dan Mendekatkan Benda itu ke Telinganya.
"Moshi, Moshi" Kyuubi masih Mengucek-ucek matanya dan Berusaha mengumpulkan seluruh Rohnya yang mungkin Masih tertinggal di Alam Mimpinya.
"Moshi, Moshi" Suara diseberang telpon itu Menjawab dengan Suara Dingin.
"Kediaman Namikaze disini. Ada yang bisa saya bantu, Tuan?" Ujar Kyuubi, Walaupun dia tidak tahu Siapa yang Menelponnya, Dia Yakin Bahwa dia itu Laki-laki.
"Banyak, Banyak Sekali yang kau Bisa bantu dariku"
"Apa itu, Tuan?"
"Mendapatkan Hatimu kembali mungkin? Hehe."
"I-Itachi? K-Kau Itachi bukan?" Siapa yang Tidak Kenal dengan suara Dingin plus Gak pernah serius itu. Kyuubi menatap layar HPnya. Disana tertulis "Uchiha Gila is Calling You". Kyuubi Langsung menyesal kenapa dia tidak melihat Siapa yang menelponnya terlebih dahulu, Baru mengangkat Telponnya.
"Hehe, Ternyata memang benar. Pasangan Kekasih memang bisa langsung Mengenali Pasangannya, Walaupun hanya dengan Suaranya saja." Jawab Orang yang Dipanggil Itachi oleh Kyuubi.
"Jangan Hubungiku Lagi. Dan Mulailah Terima Kenyataan bahwa kita Bukan pasangan kekasih lagi, Itachi" Tegas Kyuubi sambil bersiap untuk menekan Tombol 'Reject'
"Hei, Hei.. Tunggu dulu.. Aku ingin berbicara sesuatu padamu!"
Kyuubi pun menghentikan jarinya sesaat setelah Itachi menyelesaikan Kata tersebut
"Apa yang ingin Kau katakan, Hah?"
"Ehem.. Hmm.. Aku mencintaimu Kyuubi, Lebih dari Sang Mega yang Mencintai Bumi.. Oh, Kyuubi, Demi Tuhan Kyuubi.. DEMI TUHANNNNNNN"
Sekarang Kyuubi mempunyai Perempatan Besar di Dahinya
Sang Uchiha pun melanjutkan. "Bagaimana Puisiku?"
"Itu Puisi?"
Kyuubi pun menjauhkan Telinganya ketika di Sebrang Telpon terdengar Bunyi "GUBRAK" yang lumayan keras.. Mungkin Si Itachi sedang Ber-SweetDrop Ria saat ini..
"Ah, Lupakanlah.. Aku ingin bertanya padamu, Kyuu"
"Hn" Kyuubi Menjawabnya dengan Malas
"Kenapa Kau meninggalkanku?"
"Eh?"
"Kenapa Kau meninggalkanku di Amerika sendirian, Kyuu? Apa kau masih Marah denganku?"
"Tentu saja, Bodoh! Kau kira siapa yang tidak marah Jika di Khianati"
"Sudah ku bilang berapa kali padamu, Dia itu Hanya sahabatku"
"Tidak ada Sahabat yang Melakukan Hal seperti itu, Itachi"
"Hmm, Itu saat itu Aku.. Emm 'Diluar Kendali'"
"Alasan.." Kyuubi memutar bola matanya Jengah. Beberapa Menit tidak ada Percakapan di antara mereka, Sehingga Kyuubi harus Mengecek Ponselnya beberapa kali untuk memastikan bahwa dia masih tersambung dengan Itachi
"Kyuu" Itachi memulai Pembicaraan
"Hn?"
"Aku sangat Rindu pada Dirimu"
Hati Kyuubi mengatakan "Semoga bukan Puisi Lagi"
"Aku sangat Rindu padamu, Kyuu.. Rindu saat Bibir merahmu menyentuh Bibirku. Rindu saat Kicauan Desahmu Keluar dari Mulutmu. Rindu saat Kejantananku masuk ke dalam…"
"Hentikan, Bodoh.. Kau membuat Telingaku panas!"
Keheningan Kembali menyergap Diantara mereka
"Kyuu? Kau masih disana?"
"Hmm"
"Ingat, Kyuu.. Cinta tak Mengenal Jarak"
*TUT.. TUT.. TUT*
Kyuubi menatap ponselnya.. Ternyata Itachi Mengakhiri pembicaraan ini.. Dia meletakkan HPnya kedalam Sakunya dan Mengedarkan pandangannya ke arah Jam Dinding dihadapannya..
"Ahh, lama sekali Waktu berjalan. Masih jam 4 Pula. Terlalu sebentar waktunya untuk Kembali Tidur. Bisa-bisa nanti gak Bangun jam 5 nanti dan aku bisa Telat. Lalu Sekarang aku ngapain yah?"
*Kruyukkkk*
"Baiklah, Mungkin Mengisi perut dahulu, Baru berangkat!" Kata Kyuubi sambil menepuk-nepuk Perutnya yang berontak Minta Diisi. Kyuubi Langsung berjalan ke Kamarnya dan memasukan beberapa Dokumen ke dalam Sebuah Tas. Dia lalu menempelkan kertas Post it di kulkas dan berjalan Menuju ambang pintu keluar.
Dia memutar Knop Pintunya dan berjalan Menembus Keramaian Jalanan yang mulai Menggelap karena Sang Surya sudah mulai menyembunyikan dirinya.
*Tok.. Tok.. Tok..*
"Tuan Itachi, Ini Aku Karin.. Membawa makan Siang untuk Anda tuan" *Ingat Perbedaan waktu di Amerika dan Jepang!*
"Masuk!"
Bunyi Engsel pintu pun Membahana di Kamar Tersebut. Tidak bisa di sebut Kamar Biasa sih, Tepatnya itu seperti Sebuah Kamar 'Sang Raja'. Bagaimana tidak, Ornamen-ornamen Yang terbuat dari Emas Putih menghias setiap sudut ruangan, Begitu pula Ukiran di Setiap Piring Pajangan yang Pembuatnya tidak bisa disebut Pengerajin Sembarangan, Tidak lupa dengan Lukisan dari Cat minyak dengan detail yang sungguh mengagumkan. Tentu saja Bagi seorang Pewaris Perusahaan Uchiha Corp. yang terkenal sebagai perusahaan besar Itu tidak berarti apa-apa. Gadis berkacamata itu Meletakkan Piring hidangan itu di Meja sebelah Tuannya.
"Tuan Itachi, Apa kau Yakin?" Tanya Karin sambil menundukan kepalanya hormat
"Apakah aku pernah menarik ucapanku kembali, Karin?" Tanya Itachi
"Tidak, Tuan. Maaf" Karin pun membungkukkan badannya Meminta Maaf. Karin pun Melanjutkan..
"Baiklah, Tuan Itachi. Kami sudah Menyewa sebuah Jet Pribadi dengan Tujuan Jepang tadi. Keberangkatan akan Dilaksanakan Besok Siang."
"Bagus!"
Itachi tertawa Kecil, Didalam Hatinya ia Berkata "Aku sudah bilang Kyuubi ku sayang.. Cinta tak Mengenal Jarak!"
Kyuubi Bersiul ditengah Lampu Jalan yang agak meremang. Memang kalo perut sudah Kenyang, Moodnya berubah menjadi periang.
"Tak ku sangka aku menghabiskan waktu 1 Jam di Kedai Ichiraku, Ternyata Selera Naruto tidak terlalu buruk" Ujar Kyuubi. Dia melipat Tangannya di Depan Dada, Melihat jam yang melingkar ditangannya.
"Ah, ini sudah lewat Jam 5 Aku harus berlari." Kata Kyuubi sambil Berlari-lari kecil. Dia terus menatap Jam Tangannya hingga...
*BRUKK*
Kyuubi menabrak seseorang yang bertubuh besar. Hingga dia terjatuh kebelakang, Tetapi tidak dengan orang yang bertubuh besar tersebut. Dia malah menarik Kerah Kyuubi hingga Kyuubi harus menjinjit ketika dia harus menatap sejajar dengan Mata Merah Orang tersebut.
"Mata Merah karena Iritasi ringan? Pake Ins*to" *Author kembali dikejar Kyuubi *Abaikan yang ini
"Hai, kau punya mata tidak?" Teriak orang tersebut di depan Muka Kyuubi
"Ma-Maaf, Tuan.. A-Aku sedang terburu-buru" Ujar Kyuubi dengan sedikit bergetar. Tangan Laki-Laki yang mencengkram kerah baju Kyuubi kembali mengerat. Mata Laki-Laki itu menyusuri tubuh Kyuubi dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki. Lalu menyeringai jahat sambil mendekatkan Mulutnya ke telinga Kyuubi.
"Kau lumayan juga ya, Bocah" Ujar laki-laki tersebut sambil mengelus pipi Kyuubi dengan tangan yang satunya lagi.
"A-Apa yang K-kau.. Eeemmhhh" Tangan laki-laki yang mengenggam kerah Kyuubi tiba-tiba bergerak. Mendekatkan bibir Kyuubi kearah bibir Laki-laki tersebut. Belum sadar Kyuubi akan apa yang Terjadi, Lidah laki-laki tersebut sudah menjilat-jilat bibir Kyuubi dengan Kasar.
"Emmhhh.. Buka emhhh.. mulutmu, Bocah!" Laki-laki itu berkata tanpa memutuskan hubungan Bibirnya dengan Bibir milik Kyuubi
"Emmhh.. Tidak akan.. Emhh.. Lepaskan!" Kata Kyuubi sambil memberontak sebisanya. Tapi apa daya, tubuh Laki-laki ini lebih besar darinya. Kyuubi tahu, ini percuma. Bahkan Kyuubi tahu, jika ia membuang-buang tenaga sampai Dia tak punya tenaga lagi, Itu malah akan membuat Laki-laki tersebut Menguasai dirinya dengan mudah. Laki-laki tersebut Masih menyedot-nyedot Bibir Kyuubi dengan Kasar hingga Merah dan Membengkak. Tangan Kanannya yang ia gunakan untuk mencengkram kerah baju Kyuubi, menarik Kyuubi untuk lebih memperdalam Ciuman tersebut. Tangan kirinya ia gunakan untuk menekan kedua sisi pipi Kyuubi dengan keras sehingga Kyuubi membuka Rahangnya. Lidah Orang tersebut bergerilya di dalam mulut Kyuubi dan Mengabsen setiap inci dari Isi mulut Tersebut. Bahkan Kyuubi harus sedikit terbatuk karena Rasa Alkohol yang ditinggalkan oleh Orang itu ketika dia melepaskan Ciumannya. Laki-laki tersebut tersenyum memandang Kyuubi yang tergeletak Lemas ketika dia melepaskan cengkraman di Kerahnya.
"Bibirmu manis juga, Bocah! Sekarang yang disini-" Ujar laki-laki tersebut sambil menepuk-nepuk Celana kumalnya tepat di Sesuatu yang Menonjol di tengah selangkangannya "-Yang meminta kemanisan dari Bibirmu." Laki-laki tersebut terkekeh sambil menurunkan Resletingnya dan mengeluarkan Kejantanannya yang Sudah berdiri tegak menantang gravitasi.
"Jangan Tuan, Aku Mohon" Kata Kyuubi sedikit memelas. Bibirnya menjatuhkan sedikit Saliva bekas ciuman tadi. Tetapi Orang tersebut sudah gelap mata. Dia mencengkram Pipi Kyuubi dengan Tangan Kirinya, Sehingga membuat mulut Kyuubi terbuka. Sedangkan tangan kanannya mengarahkan Kejantanannya agar masuk ke Mulut Kyuubi.
"Emhhh.. Ahh.. Ahh.." Desahan Orang tersebut mulai keluar saat dia memaju mundurkan pinggulnya berusaha mencari kenikmatan sendiri. Mulut Kyuubi terasa panas ketika kulit kejantanan Orang itu menggesek dinding mulutnya. Orang tersebut sudah terengah-engah ketika mencabut kejantanannya dari mulut Kyuubi. Saliva dari mulut Kyuubi menempel mambasahi Kejantanan Orang tersebut. Kyuubi benar benar sudah lelah saat ini.
"Huhh.. Balikan tubuhmu!" Perintah Orang itu dengan suara parau menahan nafsu yang sudah menggelapkan matanya. Kyuubi terkejut dengan apa yang baru saja ia dengar. Dia harus kabur, Iya, Dia harus kabur.. Tapi sebelum Kyuubi berlari Orang itu sudah menarik lengannya dan membantingnya dengan kasar. Orang itu membalikkan tubuh Kyuubi dan mengangkat Pantatnya Ke atas
"Kau tak akan bisa Kabur, Sayangku" Bisik orang itu didekat Telinga Kyuubi. Oh, Ya tuhan. Kyuubi benar-benar kalah saat ini. Ia biarkan Tangan kasar Orang itu menarik Celananya dengan paksa. Orang tersebut Mulai memasukan 1 Jarinya ke Lubang Kyuubi.
"Arghh.. Shhh.. Sakkkiiittt.. Leppaasss.. Ahh" Kyuubi mulai meneteskan air mata ketika Lubangnya dimasukan oleh Jari-jari besar orang Tersebut.
"ARGGGGHHHHHH..." Kyuubi sedikit terlonjak ketika jari Orang tersebut menekan-nekan sebuah titik didalam diri Kyuubi.
"Bersiaplah sayang.." Ujar Orang tersebut sambil mencium sedikit pipi Kyuubi. Orang tersebut mulai mengesekan Ujung kejantanannya di Depan Lubang Kyuubi. Mata Kyuubi benar-benar sudah sembab saat ini. Di tengah isak tangisnya Ia megumamkan sebuah rentetan kata.
"Itachi, Dimanakah dirimu saat Aku membutuhkanmu?"
Orang itu mulai memasukan sedikit Kejantanannya ke Lubang Kyuubi.
"Itachi, Tolong Aku.."
"Hey, Lepaskan Dia!"
"Itachi, Apa itu kau?
Kyuubi membuka matanya. Tapi ia tidak menemukan sosok Itachi didepannya. Ia hanya melihat siluet seseorang Laki-laki bertubuh tinggi. Ketika ia mendekati Kyuubi dan Orang yang sekarang sedang memperkosa Kyuubi yang sekarang sedang sibuk memakai celananya Kembali, Kyuubi baru bisa melihat sosok tersebut dengan jelas. Laki-laki tersebut berambut Abu-abu yang disisir ke belakang Klimis. Lalu dia memakai Baju Kantoran dengan Jas dan Kemeja yang Terbuka di bagian Dada. Mengekspos sebuah Dada bidang yang cukup berotot. *Nosebleed. Tisuuuuuu manaaaaaa?" Ketika Orang yang memperkosanya sudah melepaskanya. Kyuubi langsung membenarkan Pakaiannya lagi.
"Aku bilang lepaskan, Dia! Menjijikan, Menyerang laki-laki yang tak berdaya" Kata Orang berjas tersebut sedikit berteriak.
"Hey, Kau siapanya Orang ini, hah? Ikut campur saja!" Kata Orang yang memperkosa Kyuubi.
"Aku.. Mmm.. KEKASIHNYA.." Kyuubi langsung terlonjak kaget mendengar perkataan orang berjas tersebut.
"Hahahaha.. Kau mau jadi sok Pahlawan ya?"
Orang yang memperkosa Kyuubi langsung mengepalkan tangannya dan Berlari menuju Orang berjas tersebut. Tetapi orang berjas tersebut langsung menangkapnya kepalan orang tersebut dengan satu tangan, Lalu Orang berjas tersebut memutar tangannya sehingga Tangan Orang Mesum tersebut Berbunyi dengan lumayan keras. Setelah itu Orang berjas langsung melompat dan melakukan tendangan berputar tepat di Muka Orang mesum tersebut. Sehingga Orang mesum tersebut langsung terlempar dan membentur dinding di belakangnya. Orang mesum tersebut langsung lari tunggang langgang.
"Kau tidak Apa-apa?" Kata orang tersebut membantu Kyuubi berdiri.
"Emm.. Tidak apa-apa" Kata Kyuubi berdiri dengan susah payah.
"Oh, Baiklah.. AKu harus pergi. Aku sedang ada urusan" Orang tersebut langsung berlari meninggalkan Kyuubi. Tetapi sebelum Orang tersebut menjauh, Kyuubi Berteriak.
"Hey, Terima Kasih. Namaku Kyuubi. Siapa Namamu?"
Orang tersebut menoleh dan tersenyum. "Hidan" lalu Ia kembali berlari.
Kyuubi tersenyum.
"Hidan. Terima Kasih banyak"
Kyuubi berlari mendekati Sebuah Gedung dengan bergumam pelan.
"Semoga masih belum terlambat."
Kyuubi tersenyum ketika melihat gerbang tersebut masih terbuka. Ia memasuki gedung tersebut dengan langkah cepat dan berhenti di Depan Seseorang.
"Maaf, Aku terlambat. Ada sedikit masalah tadi di jalan. Aku tak akan Mengulanginya lagi." Kata Kyuubi sambil membungkuk meminta maaf.
Orang tersebut menghela Nafas. "Untung saja, Penerimaan Mahasiswa baru masih dibuka. Baiklah, jangan membuang waktu lagi anak muda. Silahkan masuk."
Kyuubi mengekor dibelakang orang tersebut. Ia berhenti sebentar ketika melihat Pamflet bertuliskan 'KONOHA UNIVERSITY' Dia tersenyum. Memang Kyuubi harus melanjutkan Kuliahnya setelah Keluar dari Harvard University. Banyak sekali Universitas yang mau menerima Pindahan dari Harvard University, Tapi pilihan Kyuubi akhirnya jatuh pada Universitas ini.
"Kau membawa dokumen yang dibutuhkan, Kan?" Kata orang tersebut menyadarkan Kyuubi dari Khayalannya
"Semua ada disini" Ujar Kyuubi sambil Menepuk-nepuk Tas yang dibawanya.
"Baiklah, Sekarang kau minta Formulir kepada orang yang ada disana." Ujar Orang tersebut sambil Menunjuk Seseorang di Meja Pelayanan. Kyuubi mendekati Orang tersebut dan berkata.
"Pak, Aku ingin minta... EH? Kamu kan...?"
"Minta apa? Eh... Kamuu...?
"Hidan?"
"Kyuubi?"
"Hidan? Kenapa kau disini?"
"Memang salah, jika Dosen datang ke Universitas tempat ia bekerja?"
"APAAA?"
~TBC~
Setelah beberapa hari kehilangan ide untuk melanjutkan Fic ini.. Akhirnya Chapter 3 selesai.. Fiuhh.. Tapi perjuangan belum selesai.. Mind akan Membawakan Chapter-chapter selanjutnya dengan LEBIH SERU dan LEBIH MEMBUAT PENASARAN.. Huahahaha *Ketawa nista*.. Oh, iya.. Lemonnya udah tuh diatas.. *Kyuu: Itu adegan rape, Author pe'a* Gak terlalu Hot ya? Aku kan anak baik, jadi gak bisa nulis Lemon yang Hot-hot *Mengerling manja penuh kemesuman*.. Kalau masih ada yang bilang ini kurang panjang, Awas yah.. Chapter Ini Wordnya udah hampir 3K lohh.. Ada yang ingin ditanyakan atau ada yang kurang jelas? Silahkan tanyakan.. Kalau ada saran dan kritik.. Author mohon untuk menulisnya dikolom Review.. Karena sesempurnanya Fic ini, Pasti ada kesalahannya juga.. Jadi Akhir kata...
REVIEW Pleaseeee..!
P.S : Karena banyak yang usul Naik Rating! Pada setuju gak kalo Fic ini naik Rating? Aku sih gak mau dan gak siap untuk Naik Rating! u,u
