By: babyhunkai (/u/5328690/babyhunkai) ( . ?uid=5328690)

Dari 'stranger' menjadi sebuah cinta yang mengajarkan gimana rasanya disakiti, kehilangan dan penyesalan. Gangerti? Baca aja dulu makanya/? KAILU!CHANBAEK

Selingan! CRACKPAIR! WARN: BDSM,RAPE!

Rated: Fiction M ( ) Indonesian

Angst/

Hurt/Comfort Chapters:

3 Words:

6,754 Reviews:

28 (/r/10449961/) Favs:

13 Follows:

Updated:

Jul 8, 2014 Published:

Jun 14, 2014 id:

10449961

Cast : KAI – SEHUN – LUHAN – CHANYEOL – BAEKHYUN –D.O dll

Rated : M

Disclaimer : Semua castnya hanya milik YME dan cerita ini milik saya.

Maafkanlah hambamu ini yang membuat ff nista seperti ini, god/? Okay ini juga ff nc yaoi pertama gue. Jadi maafin kalo engga hot Ini juga cerita panjang bet

kayanya udah kaya novel_

tata

bahasa ancur,campur aduk,gakjelas. Kalo tetep masih mau baca resiko ya/?

:WARNING:

TYPO BETEBARAN, YAOI, BDSM, NC21, Threesome, BoyXBoy!

Setelah chanbaek keluar dan menutup pintu kamar itu, kai dan sehun saling bertatapan.

"kai, kau ingin melakukannya sekarang?" Tanya sehun dengan muka pervert.

"tentu saja. Aku sudah tidak tahan" jawab kai sambil melihat kearah adiknya yang ada didalam celananya.

CHAPTER 2

"kau duluan. Siapa tau kau suka dengannya nanti? Haha aku hanya ingin bermain dengannya." Ucap donghae.

siwon mencerna baik baik perkataan donghae. Akhirnya ia pun mengerti.

"baiklah." Jawab kai singkat.

"kalau begitu kau foreplay dulu dengannya. Aku akan mandi. Setelah aku mandi, aku langsung menyerangnya" tutur donghae sambil berjalan kearah kamar mandi.

"cih, apa apaan kau langsung menyerang gitu? Haha dasar pervert. Sudah sana mandi." Kata kai dengan muka muaknya karena kelakuan donghae.

donghae pun terkekeh melihat muka siwon yang agak kesal dengannya sambil segera masuk kedalam kamar mandi.

siwon kini tengah memandang sungmin dengan seduktif. Ia mulai mendekatkan badannya dan menempelkan bibirnya dengan bibir sungmin. Rasa manis dari bibir sungmin

membuat siwon semakin napsu dan melumat kasar bibir sungmin.

"eumhh…" sungmin yang merasa bibirnya dilumat seseorang langsung terbangun. Ia sangat shock. Badannya bergetar. Ketika ia ingin mendorong tubuh siwon, ia meringis

kesakitan karna tangannya yang tadi mau digerakkan.

siwon yang sadar kalau sungmin telah bangun langsung melihat sungmin dengan muka pervertnya.

"hey manis. Sudah sadar hmm?" siwon menggoda sungmin. Ia mengangkat dagu sungmin dan menciumnya kembali. Kali ini dengan lembut.

"nghh…" sungminmendengus karna tidak suka dengan perlakuan siwon. Ia menggigit bibir siwon cukup keras dan..

"ARGGHH.." siwon melepas ciumannya dan memegang sudut bibirnya yang digigit oleh sungmin. Darah segar mengalir sedikit dari bibirnya.

"mau bermain kasar, hah?" siwon mulai kesal karna sungmin menggigit bibirnya.

"ani.. lepaskan aku… aku ingin pulang.. hiks" lagi lagi sungmin menangis.

"cih, dasar cengeng. Tidak semudah itu. Kau harus puaskan aku dan donghae temanku. Hahaha" siwon menyeringai dengan smirk mautnya.

"andwae….. hikss" sungmin semakin menjadi nangisnya.

siwon tidak peduli. Ia langsung membuka seluruh kancing baju sungmin dan melepaskan kasar dari badan sungmin. Dan merobek celana sungmin karna susah dilepas dan siwon

tidak sabar.

"ANDWAEE! Hiks…" sungmin yang menyadari dirinya sudah full naked, menangis sejadi jadinya. Ia sangat malu.. malu sekali.

Dengan sigap, siwon langsung mencium leher sungmin. siwon melumatnya dengan kasar dan menggigitnya sampai munculah tanda yang berwarna biru keunguan/?

"akhh… appoh, hiks.. siwon.. appo" sungmin terus meringis kesakitan karna lumatan dan gigitan siwon dilehernya yang sangat kasar.

siwon tidak menggubris sungmin. Ia terus saja melakukan itu. Ia pun menurunkan ciumannya kedada sungin. Ia mencari nipple sungmin dengan lidahnya. Akhirnya ketemu. pun langsung melahap abis nipple sungmin. Kai melumat nipple luhan. Mengisapnya, lalu menggigit dengan keras.

"aahh.. ukkhhh appohh.. hiks" antaran nikmat dan sakit. sungmin merasakan itu dan ia terus menangis. Sekarang ia hanya ingin pulang dan tidur dengan damai

dirumahnya.

siwon terus mengisap nipple sunngmin dan memilin nipple sungmin yang satu lagi. Setelah bosan dengan nipple, siwon pun langsung menyambar penis sungmin.

sungmin kaget. Ia tidak menyangka penisnya akan dipegang. sungmin terlalu polos untuk ini.. sangat polos.

"apa yang akan kau lakukan?... andwae.. jebal.. hiks" sungmin menangis dan merengek.

siwoni tidak peduli. Ia meremas penis sungmin. Menjilati ujungnya, lalu mengkocok penis sungmin dengan tempo pelan, lalu kencang, lalu pelan lagi lalu kencang lagi.

Sepertinya siwon ingin memainkan sungmin.

"ahh ahh mhh apaini.. ahh woniee.. cukup mmhh" sungmin masih terus memohon kepada siwon sambil mendesah karena sensasi luar biasa yang baru pertama kali ia rasakan.

Mendengar sungmin mendesah, siwon semakin bersemangat dan mengocok penis sungmin dengan sangat cepat.

"ahh ahh mmhh siwonhh mau nghh pipis wooniee" sungmin langsung panik dan kebingungan. Tapi ia terus mendesah keenakan.

siwon yang mendengar sungmin "mau pipis" terkekeh kecil. Ia menggelenggelengkan

kepalanya lalu mempercepat kocokannya dan meremas twinsball sungmin.

"wonnieehhh.. pipissshh aaakkhhhh.."

CROOT

Badan sungmin bergetar hebat merasakan kenikmatan yang luar biasa dan ia merasa sangat lemas setelah itu. Ia juga merasakan sakit yang sangat hebat karena ikatan

dibadannya itu.

"hahh.. hah.. hyaa aku pipiskan. wo..wonieh, mianhae hiks" sungmin yang merasa bersalah karena telah ngompol di king bednya siwon langsung kembali menangis dan

memohon ampun takut siwon semakin marah.

Sementara siwon masih menjilati tangannya yang dilumuri cairan sungmin. Begitu manis. sungmin yang mendengar permohonan maaf sungmin langsung terkekeh geli kembali.

"hahaha.. betapa polosnya kau, sweety" ucap siwon sambil mendekatkan mukanya kemuka sungmn yang membuat sungmin blushing.

siwon yang belum puas memainkan sungmin, ia kembali keposisi awal dan memasukkan penis sungmin kemulutnya. siwon mengulum penisnya dengan kasar. siwon memaju

mundurkan kepalanya dan mengisap keras penis sungmin serta menekan ujung penis sungmin menggunakan lidahnya.

"aahh mmhh nghh siwonshiihh ohhh.. faster aahh" tanpa sadar ternyata sungmin menikmati permainan ini. Ia memajukan pinggulnya kemulut siwon agar siwon memperdalam

kulumannya.

siwon menyeringai melihat sungmin yang mendesah keenakan. Ia semakin mengulum kuat penis sungmin. Ia meremas twinsballnya dan memilin nipple sungmin. *Its combo

haha /whut :v

"ouuhh aahh ahh nghhh siwonshiiihh mauu pi—akkhhh…"

CROOT

belum selesai melanjutkan kata katanya, sungmin kembali cum dan badannya merasakan nyeri karna ikatan tali itu.

siwon langsung menelan semua cairan sungmin. Ia sangat menyukainya. Cairan itu sangat manis pertanda bahwa sungmin tidak pernah ngerokok dan meminum alcohol dan

semacamnya. Pertanda juga kalau sungmin tidak pernah melakukannya sebelum ini.

"aahh sweety, cairan mu begitu manis. Aku menyukainya" ucap siwon sambil menjilat bibirnya yang masih ada sisa cairan sungmin yang sempat keluar.

sungmin hanya bisa diam tidak mengerti dan juga lemas. Ia begitu lemas karna telah cum 2 kali.

"sekarang, kau oral punyaku!" tiba tiba siwon langsung membuka celanannya yang sudah sesak sejak tadi. Ia menyodorkan paksa penisnya agar masuk kedalam mulut

sungmin.

sungmin kaget. Ia bingung. ia berusaha menolak tapi siwon menekan kepalanya. Akhirnya mau tidak mau sungmin mulai mengulum penis siwom. Ia memaju mundurkan

kepalanya. Tetap dengan keadaan badannya yang terikat tali membentuk huruf x.

"aahh ouhh.. morehh sweetyhh" siwon mulai mendesah ketika mendapat kuluman dari sungmin.

sungmin terus mengulum penis siwon dan lama lama menjadi kuluman kasar. Ia menggigit kecil penis siwon dan memaju mundurkan kepalanya dengan tempo semakin

cepat.

"ahh ahh ahh yeahh faster sweetyhh uhh.." siwon semakin meracau tak jelas dan menjambak rambut sungmin.

sungmin semakin liar. Ia terus mengulum penis siwon. Ia juga menekan ujung penis siwon dengan lidahnya lalu menghisap kuat penis siwon.

"asshh yeahh abouthh to cumhh anghhh.."siwon semakin menekan kepala sungmin. Akhirnya, badan siwon bergetar hebat dan semburan cairan masuk memenuhi mulut

sungmin. sungmin agak jijik karena baru pertama kali merasakan cairan seperti ini.

"telan saja sweety, paksakan!" tiba tiba siwon menjambak rambut sungmin dan memaksa sungmin agar menelan semua cairannya.

sungmin hanya bisa menangis merasakan amisnya cairan aneh itu dan menelan sampai abis cairannya.

"slrpp~ siwon shii, cukup hiks.. aku mau pulang hiks.." sungmin kembali menangis. Ia tidak tahan dengan semua ini.

"cih, baru begini udah minta pulang? inti aja belom." Lanjut siwon dengan santainya. Lalu kai melepas ikatan kaki sungmin.

"sweety, jika kau berontak dengan kakimu, maka aku tidak akan segan mengikat kakimu lagi dengan kawat. Kau tinggal pilih"

sungmin bergidik ngeri. Akhirnya ia hanya bisa pasrah karna tidak ingin dirinya diikat dengan kawat.

siwon yang melihat sungmin telah mengangguk dan pasrah, langsung melebarkan kaki sungmin. Ia menampar/? Keras butt sungmin. Lalu ia langsung memasukkan satu jarinya

kedalam hole sungmin.

"akhhh! Ughh.. sakit hiks" sungmin kaget dan merasakan perih diholenya.

"baru satu udah sakit? haha" siwon langsung memberikan evil laughnya dan memasukkan 2 jari lagi kedalam hole sungmin. Dalam sekali hentakan dan langsung mengocok

hole sungmin dengan kasar tanpa membiarkan hole sungmin terbiasa.

"AKHHH…SAKITTHH.. PERIHH UGHH HIKS.." sungmin berteriak menahan sakit yang luar biasa dan perih disekitar holenya itu sambil menangis semakin menjadi.

"kau terlalu sempith, sweety" siwon terus mengocok holenya itu lalu dengan kasarnya mengeluarkan jarinya.

"ar u ready, sweety? Haha" siwon langsung memijat penisnya agar tegak kembali dan mengarahkan penisnya kedalam hole itu dan dengan satu hentakan..

JLEB

"AAAKKKHH.. HYAA! SAKITHH HIKSS PERIH SIWOONN-SHII.. HIKSS PELAN PELAN UGHH HIKS" sunmin berteriak semakin kencang karna serangan siwon yang tiba tiba dan langsung

tidak pelan pelan. sungmin menangis deras.. ia merasa tersiksa. Sakit.. itu yang ia rasakan.

Keluarlah cairan merah dari hole sungmin. Mungkin karena siwon yang memasukkannya dengan langsung paksa membuat hole sungmin berdarah. sungmin

hanya bisa menangis berharap siwon akan kasihan dan melepaskan semua siksaan ini.

"haha.. punyamu terlalu sempith,sweety.. ahh. Jangan harap aku akan bermain pelan kepadamu, sweety!" dengan smirkannya, siwon langsung menggenjot hole sungmin.

Tangan siwon memegang pinggang luhan dan penis siwon yg esar bergerak maju mundur menggenjot kasar hole sungmin. siwon menyadari bahwa hole sungmin berdarah. Tetapi ia tidak peduli dan

meneruskan permainannya.

"ahh shitt… fuck off ahhh, so tight ahh sweety.." siwon meracau semakin menjadi. siwon menikmati hole sungmin yang begitu sempit. Terasa penisnya dipijat oleh dinding

hole sungmin.

"aah ahh ahh woonnieehh.. nghh sshhh"

tanpa sadar, sunngmin akhirnya menikmatinya. Rasa sakitnya berubah menjadi rasa nikmat yang belum pernah ia rasakan.

siwon terus menggenjot hole sungmin dan akhirnya menemukan sweetspot milik sungmin.

"ohh babyhh, you're sodamn hot ahh aahhh shit nghh ouhh"

siwon semakin meracau tak jelas. Ia mempercepat genjotannya dan ternyata sungmin mulai mengikuti tempo dan ikut menggerakkan pinggulnya.

"ngghhh.. wwoonnieehhh uhhh ahhh" sungmin meremas seprei dengan kuat. Rasa nikmat yang luar biasa membuatnya merem melek dan rasanya ia ingin mengeluarkan cairan

lagi.

"nghh...wonieeiihh, mauhh pipisshh"

lagi lagi sungmin berkata pipis siwonpun terkekeh sedikit.

"together babyhh… aahh ouhhh"

siwon semakin mempercepat genjotannya dan mulai mengocok penis sungmin lagi.

CROOT

CROOT

Akhirnya siwon dan sungmin secara bersamaan mengeluarkan cairannya. Hole sungmin terasa hangat karena cairan siwon dan perut siwon dipenuhi oleh cairan sungmin.

"hahh.. huh.. hah.." siwon segera tiduran disamping sungmin karena kelelahan oleh permainannya. sungmin juga sama. Ia sangat lelah dan badannya terasa lemas. Rasa

sakit diholenya masih sangat terasa.

Tak lama kemudian setelah permainan siwon dan sungmin selesai, donghae keluar dari kamar mandi.

"hmm… seru sekali sepertinya kalian. Haha desahan kalian sangat terdengar eoh." Ucap donghae tenang sambil mengeringkan rambutnya. Dia hanya memakai handuk

yang dililitkan dibagian perut sampai paha.

"sekarang giliranku siwon. Haha. Sweety, I'm coming~~"

sungmin kaget mendengarnya. Sudah cukup ia bersama siwon. Ia sangat lelah tetapi donghae ingin mengajaknya bermain lagi.

"ehh? hae-ah, jangan.. jebal.. aku lelah.." ucap sungmin dengan tampang memohon.

"aku tidak peduli." Jawab donghae santai.

donghae langsung mendekat kearah sungmin. Ia tidak sabar ingin mencoba tubuh sungmin. sungmin yang melihat donghae mendekati dirinya semakin bergidik ngeri dan

menangis lagi.

"cih, jangan keluarkan airmata buayamu, sweety. Aku tahu kau tadi bersama siwon menikmatinya juga kan? Haha tenang aku akan memberikanmu service yang tidak

jauh beda dengan siwon." Celetuk donghae dengan evil smirknya. donghae memposisikan dirinya tepat diatas badan kecil sungmin. Tanpa basa basi ia langsung melumat bibir

sungmin. Mencicipi bibir manis sungmin. donghae menjilatinya,menggigitnya, dan memasukkan lidahnya kedalam mulut sugmin dengan paksa dan memainkan lidah sungmin.

"anghh.. sshhh" desahan terdengar dari mulut sungmin. Ternyata ia menikmati permainan lidah donghe. sungmin membalasnya.

"mmhhh" donghae mendesah pelan.

Ia bosan dengan bibir, langsung saja ia turunkan lumatannya keleher sungmin. Ia terus melumat dan menghisap leher sungmin sampai meninggalkan tanda berwarna

merah muda.

"aahh.. hae-ahhnn.. nghh" sungmin kembali mendesah. Ia menjenjangkan lehernya agar donghae bisa leluasa melumat lehernya.

Sementara donghae masih melumat leher sungmin. Tangannya tidak tinggal diam. donghae memilin kedua nipple sungmin dengan kuat.

"akhh.. hae-ahh mhh" sungmin sedikit kaget mendapat pilinan dinipplenya yang sudah menegang dengan kuat.

donghae semakin menjadi. Ia menggigiti leher sungmin terus. Setelah bosan dileher, donghae kembali menurunkan lumatannya kedada bidang sungmin. donghae terus membuat

kissmark dibagian itu. Lidahnya menjelajahi dada sungmin mencari gundukan kecil yang sudah mengeras sejak tadi.

"emhhh.. dapat kau" donghae berkata dengan pelan karna telah menemukan nipple mungil sungmin. Segera saja donghae melumat habis nipple sungmin sambil tangannya

memilin nipple sungmin yang sebelah kiri. donghae menghisap nipple sungmin. Ia juga menjilatinya.

"aaahhmm.. hae-aaahhhnn ahh" sungmin semakin mendesah. ia menekan kepala donghae agar memperdalam lumatannya.

donghae mendesah pelan dan terus menghisapi nipple sungmin. Ia menghisap kedua nipple sungmin secara bergantian. Setelah bosan dengan nipple, donghaelangsung

melepaskan lumatannya dibadan sungmin.

"hah, kau menikmatinya sweety? Hm? Haha.." donghae langsung menertawakan pelan sungmin karna akhirnya sungmin terbawa suasana dan menikmati permainannya.

sungmin kini berada tepat di depan penis sungmin. Ia mengamati sebentar penis sungmin. sungmin yang merasa penisnya sedang diamati daritadi oleh donghae langsung tersipu.

Pipinya merona. Sangat merah. Membuatnya tampak semakin manis.

"hmm.. penismu mungil sekali eoh? Semoga rasanya manis seperti yang punya. Kkk" donghae berkata sambil terkekeh. Lalu ia menggenggam penis sungmin. Ia

mengelusnya lalu meremasnya.

"akhh.. haeahhhnnie.. nghhh" sungmin mendesah pelan ketika donghae mulai memainkan penisnya.

dognhae yang mendengar sunngmin mendesah, ia langsung mengkocok penis sungmin. Ia mengkocok dengan tempo yang sangat cepat. Ia meremas kasar twinsball sungmin.

"akhh.. uhhh mhh hunn ahh" sungmin kembali mendesah menikmati permainan donghae.

Sementara donghae semakin mengkocok penis sungmin. Lalu tibatiba

ia menghentikan aktivitas itu dan ia membuka mulutnya langsung memasukkan penis sungmin kedalam

mulutnya. donghae langsung memaju mundurkan kepalanya..

Ia mengulum penis luhan…

Menggigitnya sekali kali.. lalu menghisapnya dengan kuat.

"nghh ouhhh hhaeeaahhh.. fasterhh" sungmin terbawa suasana. Ia menggigit bibir bawahnya menikmati sensasi yang sangat nikmat.

donghae menyeringai sambil tersenyum melihat sungmin yang menikmati permainannya. Ia semakin mengulumnya dengan cepat dan meremas twinsball milik sungmin.

sungmin yang tidak tahan dengan permainan donghae semakin mendesah kencang.

"aahh aahh hhaeeahah mau keluaarrhh" sungmin memejamkan matanya dan mencengkram tali yang masih mengikat tangannya.

donghae mempercepat kulumannya dan menghisap penis sungmin dengan kuat dan…

"AAAKHHH DONGHAEEEEEE"

CROOT CROOT

Cairan putih telah memenuhi mulut donghae. Tanpa rasa jijik ia segera menelannya sampai habis dan mengusap ujung bibirnya dengan ibu jarinya. Tanpa sadar sungmin

memperhatikan donghae dan BLUSH.. muka sungmin terlihat merah seperti tomat.

"eoh..? wae? Tidak usah melihatku seperti itu. Itu akan membuat mukamu semakin merah sweety dan semakin lucu hahaha"

sungmin yang mendengar perkataan donghae semakin memanas. Mukanya sudah seperti rusa bakar dan tinggal dimakan.

Tiba tiba donghae menyodorkan penisnya tepat didepan muka sungmin. sungmin yang menyadarinya bingung dan menatap donghae.

"apa maumu?" Tanya sungmin dengan suara polosnya.

"eoh? Masih nanya?" donghae menatapnya dengan tatapan dingin mematikannya itu.

"hhmm.. ba..baiklah"

sungmin yang mengerti langsung menelan ludahnya. Ia masih belum terbiasa disuruh mengemut penis milik orang lain. Ia masih merasa jijik

sebenernya.

sungmin langsung membuka mulutnya dan memajukan kepalanya agar penis donghae bisa masuk kedalam mulutnya. Ini antara penis donghae yang terlalu big atau mulut

sungmin yang terlalu kecil, penis donghae hanya bisa masuk setengah kedalam mulut sungmin.

"Cepat kulum! Kau lama sekali sweety" donghae yang tidak sabar langsung menekan kepala sungmin dengan kasar.

sungmin an kaget. Dengan sigap ia langsung mengkulum penis donghae.

Ia mengulumnya dengan pelan lalu semakin cepat. Ia juga menggigit kecil ujung penis donghae dan menghisapnya.

"aaahh.. sweety, kau ternyata nghh ouuhh" donghae mengerang keenakan karna permainan sungmin dibagian penisnya yang semakin liar.

sungin terus mengulum semakin cepat. Menghisapnya semakin kuat.

"aahhh sweety fasterhh sshh" donghae menekan tengkuk sungmin agar memperdalam kulumannya.

Masih dengan aktivitas yang sama. sungmin terus mengulumnya,menggigiti kecil, dan menghisap penis donghae. doghae terus mendesah dan akhirnya..

"aaahhh uuhh cumm sweety cumhh" donghae menjambak rambut sungmin keenakan.

sungmin merasakan didalam mulutnya ada yang berdenyut dan akhirnya..

"OUUHH SUNNGMMIIIN"

CROOT CROOT

Cairan putih amis memenuhi mulut sungmin. lagi lagi sungmin merasa jijik dan tidak menelan cairan itu langsung. donghaemyang melihatnya sedikit kesal karna cairannya

tidak ditelan oleh sungmin.

"cepat telan sweety, itu nikmat" donghae menarik dagu sungmin dan memaksa sungmin untuk menelannya.

sungmin menutup mata. Ia berusaha menelannya meskipun rasanya sangat amis. Ia berhasil menelan setengahnya dan setengahnya lagi..

"uhukk akhh ohokk hueekk"/?

sungmin tersedak dan memuntahkan cairannya kearah donghae .

sungmin sadar apa yang ia lakukan barusan. Ia terdiam dan tiba tiba menangis lagi.

"aah… mimianhae

haa...haeah.. aaku

tidak sengajja..

hks" sungmin menutup matanya. Ia berkata serendah mungkin sambil menggigit bibirnya. Airmata jatuh dari pelupuk

matanya.

donghae terdiam.

"sudah, gwaenchana. Lain kali jangan diulang ne baby sweety" donghae mengusap pipi sungmin dan tersenyum tipis.

Tiba tiba donghae langsung beranjak dan memposisikan dirinya didepan hole sungmin. ia mengarahkan penisnya kearah hole sungmin.

"m..mwoya?

donghaeah..

jjeball.. jangan.." sungmin membulatkan matanya dan menatap donghae sendu.

"tadi kau dengan siwon menikmatinya bukan?" Tanya donghae santai.

sungmin akhirnya pasrah. Ia menutup matanya dan menggigit bibir bawahnya. Rasa sakit yang tadi saat bersama siwon masih terasa. Apakah ia harus merasakan sakit dua kali? Ah jebal.. sungmin sangat trauma dengan kejadian ini.

donghae yang melihat sungmin hanya berdecak kecil dan memasukan penisnya kearah hole sungmin dengan pelan…

"….." sungmin no respon. Ia menahan rasa sakitnya dengan menggigit bibirnya sendiri.

donghae melihat itu dan langsung melanjutkan memasukan penisnya. Kali ini dengan sekali hentakan.. dan…

JLEEB

"kkhhh…hkksss" hanya suara erangan kecil dan isakan dari arah sungmin. sungmin menggigit bibirnya sangat kencang sampai mengeluarkan cairan merah dari bibirnya.

Airmata kembali keluar dari pelupuk mata sungmin. ia juga menahan rasa sakit akibat ikatan tali ditangannya. Keadaan ini sangat menyiksanya. Ia menahan rasa

sakitnya dan tangisannya.

Tidak ada suara tangisan pecah.

donghae mendiamkan penisnya agar sungmin bisa menyesuaikannya. Ia melihat kearah sungmin yang sedang menahan semuanya.

"tidak apa, keluarkanlah tangisanmu. Aku tau ini sakit sweety" donghae mengusap airmata sungmin yang jatuh dan tersenyum tipis.

sungmin melepaskan gigitannya sendiri dibibirnya dan pecahlah tangisannya.

"aakkh.. hikss hiksss jeongmal.. hiks ber...geraklah hae"

"hm? Baiklah" donghae mulai menggerakan pinggulnya.

In – out – in – out kedalam hole sungmin. dengan tempo semakin cepat kemudian lambat lalu cepat lagi.

"aaahh ahh nngghh ah aha haha haah ahah akh" sungmin menikmatinya dan mendesah keenakan.

"desahanmu sexy, teruslah mendesah sweety"

sungminpun kembali BLUSH dan itu membuatnya semakin imut.

donghae terus menggenjot sungmin dan tangannya tidak tinggal diam. donghae melakukan handjob ke penis sungmin yang nganggur sedari tadi. Dan itu membuat sungmin

semakin gila."aanghh haeeaahh unghh mmphh moreeh hunn" sungmin semakin melayang menikmati permainan doghae.

donghae melakukan aktivitas itu cukup lama dan akhirnya..

"aahh haeeahhh mauu keluarrhh" sungmin berkata sekuat tenaga.

"together sweety. Ouhh yeahh ummhh" donghae mempercepat genjotannya dan akhirnya…

"AKHHH..HHAEEE AH AHA HA AH!"

"YESSS SUNGMIIINNN!"

CROOT CROOOT

Hole sungmin penuh dengan cairan hangat milik donghae dan perut donghe penuh dengan caira putih sungmin. donghae langsung menjatuhkan dirinya disampin sungmin. jadi

posisinya disamping kiri ada siwon dan disamping kanan ada donghae. sungmin semakin lelah. Ia melakukannya dua ronde. Yang pertama dengan siwon lalu donghae. Ia benar

benar sangat lelah. Akhirnya ia memejamkan matanya dan tidur diantara siwon dan donghae.

donnghae juga lelah. Ia memejamkan matanya lalu tertidur.

6.00 AM KST

Sosok namja cantik membuka matanya perlahan lalu mengedipngedipkan

untuk menyesuaikan cahaya lampu yang masuk menyerang matanya. Ia melihat kearah dan kanan yang ternyata dihuni oleh seorang namja tan dan namja putih yang sedang tertidur dengan pulas tidak memakai sehelai benangpun.

"omona…" namja cantik itu membulatkan mulutnya serta semburat merah muncul dikedua pipi mulusnya.

Lalu ia melihat kearah dirinya sendiri dibalik selimut tebal yang menutup seluruh tubuhnya. Betapa shocknya dia melihat keadaannya yang juga naked sama seperti

dua namja tadi.

"akhh..appo.." namja cantik itu meringis kesakitan ketika ingin menggerakkan bagian pinggulnya.

"jadi… kejadian semalam itu nyata? Bukanlah mimpi belaka? Ah..hiks" sungmin bermonolog ria sambil mengingat kejadian laknat semalam. Ia sangat malu dengan

dirinya yang sudah kotor dan benarbenar

trauma dengan kejadian ini.

"hiks.. eomma.. aku ingin pulang.."

dengan menahan rasa sakit disekitar pinggulnya, ia berusaha untuk bangkit dari kasurnya tanpa membangunkan kedua namja yang telah memperkosanya semalam.

"pelanpelan

lee sungmin.. kau ceroboh sedikit saja, kau mungkin tidak akan melihat eomma mu untuk hari ini" sungmin membatin dalam hatinya.

sungmin melangkahkan kakinya dengan sangat hatihati

dan..

"hey manis. Mau apa kau?" terdengar suara serak yang sudah familiar ditelinga sungmin.

"oh tidak. Tuhan, tolong aku dari dua setan itu hiks."

TBC