I Don't Want to be Like This
Cast: Ryeowook, Kyuhyun, Yesung, Sungmin
Pairing: KyuWook/YeWook/YeMin
Genre: Romance, Angst
Rated: T
Disclaimer: Super Junior adalah milik SMEnt, sedangkan FF dan member-membernya milik author, hohoho… #plak! Plak!
Hal yang disukai: Reader yang meriview
Hal yang dibenci: Silent reader, bashing (author tidak melarang sih hehe)
Hal yang ditakutkan: Typo dan FF ini tidak disukai
Hal yang diterapkan: DLDR atau yang kita sebut Don't Like Don't Read! Yeah! Wuhuu! #plak! Gak jelas -_-
Kayaknya author kebanyakan ngomong ya? Kalau begitu langsung saja kita mulai ceritanya :D
~~Selamat membaca dan menikmati!~~
'''''''''
Yesung's POV~
Wookie, seharusnya kau masih berada di sisi oppa sekarang jika saja kecelakaan itu tidak terjadi. Arggg! Tak bisakah kau berada di sisiku sekarang? Aku sangat merindukanmu tahu!
Yesung POV's END~
::Chapter 6::
"Kyu~" panggil Ryeowook manja pada namja yang kini tengah berkutat dengan PSP miliknya. Namja itu-Kyuhyun sepertinya mengetahui maksud Ryeowook memanggilnya dengan nada seperti itu. "Apa maumu eoh?" tanya Kyuhyun sambil menarik sudut kiri bibirnya sedangkan Ryeowook mengeluarkan senyum lebar yang jelas mencurigakan di mata namja evil itu.
"Es krim!" seru Ryeowook girang, bahkan kedua tangannya ia angkat ke atas.
"Shireo!" Kyuhyun menolak dengan mata yang masih tertuju pada layar PSP, membuat Ryeowook mempoutkan bibirnya.
"Kenapa?"
"Kau tau kan 24 jam aku selalu menemanimu dan itu membuatku sangat lelah, bahkan rasanya tulangku banyak yang keropos."
"Ayolah Kyu malaikat yang baik hati dan tidak sombong…"
"Shireo!"
'
'
"Huweee… ES KRIM!" tangis Ryeowook kencang, membuat kuping Kyuhyun yang sudah mendengar berulang kali mulai sakit. Sepertinya yeoja mungil itu tidak dapat menahan hasratnya terhadap benda dingin manis yang dapat meleleh di dalam mulut itu.
'
'
Kyuhyun's POV~
Aishh… Kenapa hari ini dia berisik sekali sih?! Mana suaranya oktaf tujuh lagi! Aigoo…
"ES KRI_ hmmpt! hmmpt!" kalimatnya terpotong, tertu saja karena aku sudah membungkam mulutnya dengan tangan kananku dan tangan yang satunya lagi kugunakan untuk mengunci gerakannya. Dapat kurasakan ia memberontak dalam pelukanku, namun tetap saja aku jauh lebih kuat darinya. Ingat kan pelajaran agama yang mengejarkan kalau yeoja itu lebih lemah dan namja itu lebih kuat?
Kuputar tubuh Ryeowook lalu jari telunjukku kutempelkan di bibirnya, "Baiklah, baiklah, tapi kau harus berhenti merengek OK?" #Pasti ada reader yang mau digituin Kyuppa, iya kan? Ngaku! *Ditabok reader*
Dan dugaanku tepat, ia langsung mengangguk dan berhenti merengek lalu kembali riang.
"Gomawo Kyu! Saranghae!" serunya yang langsung menghabur memelukku.
DEG! DEG! DEG!
Aishh… Kau mengucapkan 'saranghae' hanya karena gembira saja? Dasar nona yang satu ini… Untung saja aku tidak salah paham.
Kyuhyun POV's END~
'
'
###
'
'
"Kyu, kau datang karena mau minta maaf padaku ya? Kkk," tanya namja berwajah monyet yang pastinya sudah dikenal para readers karena kebiasaannya yang suka terkekeh, dialah Eunhyuk.
"Enak saja! Aku datang kesini karena menemani nonaku yang sangat suka es krim ini, kau tahu? Sejak tadi dia merengek ingin diantar kesini, suaranya membuat telingaku sakit!" ujar Kyuhyun yang tanpa sadar malah jadi curhat pada Eunhyuk yang hanya membalasnya dengan anggukan.
Pletak!
"Yak! Kenapa kau memukulku?!" protes Kyuhyun yang kini tengah mengusap kepalanya yang sakit akibat dipukul oleh Ryeowook, namun yeoja itu hanya mempoutkan bibirnya.
"Yuk kita makan es krim saja Wookie, tinggalkan saja malaikat evil itu," ujar Eunhyuk sembari merangkul Ryeowook, tetapi tiba-tiba saja Ryeowook menghentikan langkahnya.
"Ayo Kyu! Kita kan harus bersama-sama!"
"Iya, iya…"
'
'
###
'
'
Kini, Ryeowook dan Kyuhyun sudah menyelesaikan kegiatan memakan es krim dan sedang berjalan pulang. Menurut Ryeowook, berjalan itu sehat walaupun sebenarnya Kyuhyun lebih memilih terbang saja.
BRUK!
Ryeowook tiba-tiba saja terjatuh, padahal ia sedang berada di dekat Kyuhyun dan kakinya tidak tersandung apapun.
Nyut!
"Ughhh…" Ryeowook merasakan kesakitan, kedua kaki dan tanganya berdenyut-denyut. "Ada apa?" tanya Kyuhyun khawatir dengan keadaan yeoja di sampingnya itu.
"Ka-Kaki dan tanganku sakit Kyu," jawab Ryeowook dengan mata yang mulai berkaca-kaca karena sakit yang ia rasakan di tangan dan kakinya. Melihat keadaan Ryeowook yang seperti itu membuat Kyuhyun samakin khawatir. #Kok jadi horror gini ya '-')?
"Ayo, aku bantu berdiri," ujar Kyuhyun sambil mengulurkan tanganya, namun Ryeowook menolak. "Ayolah, jangan membuatku takut!"
"Hiks…Tapi kaki dan tanganku sama sekali tidak bisa d-digerakkan."
Sing…
Seketika wajah Ryeowook memperlihatkan ekspresi yang aneh, matanya menatap Kyuhyun bingung, "Kyu, kaki dan tanganku kenapa?! Kenapa aku tidak bisa merasakan kaki dan tanganku?!"
#"GYAAA! WOOKPPA KENAPA?! *Author histeris, ditabok reader dan Kyuppa (Abaikan -_-)
'
'
Bruk!
Namja itu membantingkan tubuhnya di atas tempat tidur berwarna merah miliknya, ia menatap langit-langit kamar yang dihiasi oleh sticker benda-benda langit di malam hari (baca: bulan dan bintang) yang dapat menyala saat lampu dimatikan (baca: glow in the dark). Namja itu adalah Yesung, kini matanya tertuju pada sesuatu yang bertengger di meja. Baginya benda itu adalah sesuatu yang berharga karena selalu dapat membuatnya tersenyum. Pasti kalian penasaran benda apa yang dimisteriuskan oleh author, benda itu adalah frame yang berisi fotonya dan Ryeowook yang tampak berbahagia. Tetapi kali ini berbeda, ia memandangnya dengan tatapan sedih dan muram.
'
'
Yesung's POV~
Wookie, apa yang harus Oppa lakukan sekarang? Apakah aku harus menerima pernyataan Sungmin? Tapi aku sama sekali tidak mempunyai perasaan khusus padanya dan apakah jika aku menerima Sungmin, kau akan akan senang atau sedih? Arrggg, jika saja Sungmin tidak sebaik dan seramah itu mungkin aku tidak akan berpikir dua kali untuk menolaknya. Entah kenapa dia selalu mengingatkanku padamu.
Flashback~
"Yesung!" Sungmin berteriak sambil berlari menghampiriku, dapat kulihat ekspresi wajahnya yang selalu ceria dan itulah salah satu daya tarik darinya yang dapat membuat orang tertarik padanya. Aku hanya membalasnya dengan tatapan bertanya dan seperti biasa juga dia mengerti dengan tatapan yang aku berikan tersebut.
"Ini…" ujarnya malu-malu, tangannya menyodorkan sebuah kotak makan padaku. "Kalau tidak keberatan, ayo makan bekal ini bersama-sama."
…"Ayo oppa, kita makan bekal ini bersama-sama!"
Arrggg, lagi-lagi suaranya terngiang di kepalaku. Akhir-akhir ini entah kenapa suara dan wajahnya selalu muncul dalam ingatanku. Ini membuatku gila!
"Baiklah, kajja! Ayo kita makan, aku juga sudah lapar," jawabku tanpa banyak berpikir. Mungkin sebaiknya aku mulai memperhatikan Sungmin?
Flashback off~
Tanpa sadar ternyata aku ketiduran dan sepertinya hari sudah sore. Karena aku bukan anak yang malas, tentu saja aku langsung beranjak dari benda empuk bernama ranjang itu. Eh? Kenapa framenya jatuh? Padahal kan tidak terjadi apa-apa?
Nyut…
Tiba-tiba dadaku terasa sakit, Ryeowook? Apa terjadi sesuatu padanya?
Yesung POV's END~
'
'
Sejak beberapa jam lalu Kyuhyun dibuat khawatir oleh yeoja yang kini tengah berbaring di atas tempat tidur milik mereka berdua, yeoja itu telah tertidur pulas. Ia sangat mengkhawatirkan Ryeowook, bahkan sekarang dadanya telah nyut-nyutan. Sepertinya ia takut akan terjadi sesuatu pada Ryeowook.
"Gimana monyet? Bagaimana keadaan Ryeowook?" tanya Kyuhyun yang masih menggunakan bahasa yang tidak baik pada Eunhyuk yang telah selesai memeriksa Ryeowook. Siapa sangka teryata Eunhyuk mempunyai bakat sebagai dokter dan bahkan bekerja sebagai dokter di dunia sana. #ternyata memang cover tidak membuktikan isinya -_- Plak!
"Sepertinya saatnya telah tiba, tubuhnya mulai tidak kuat berada di alam manusia, ia harus segera meninggalkan dimensi manusia dan pergi ke dimensi arwah, kalau tidak akan terjadi sesuatu yang mengerikan," jelas Eunhyuk dengan wajah serius dan Kyuhyun sepertinya kaget dengan pejelasan Eunhyuk.
"Mengerikan? Apa maksudmu?"
"Ryeowook akan menghilang…"
'
'
"Jadi tolong bujuk Ryeowook supaya dia mau pergi, arraseo?"
Ucapan Eunhyuk terus saja terngiang di kepala Kyuhyun. Harus membujuk yeoja itu? Menyuruhnya untuk meninggalkan Yesung yang sangat dicintainya? Pasti yeoja itu tidak akan mau.
"engghh…" Ryeowook perlahan membuka matanya, ia tidak dapat menggerakkan kedua tangannya sehingga ia harus berusaha membuka matanya tanpa mengucek.
"Kyuuu…" panggil Ryeowook lemah dan membangunkan Kyuhyun dari lamunannya. "Akhirnya kau bangun juga…" ujar Kyuhyun sembari tersenyum lembut pada Ryeowook.
'
'
Ryeowook's POV~
"Akhirnya kau bangun juga…"
"Ne…" jawabku singkat, saat ini yang kubutuhkan adalah dapat menggerakkan tangan dan kakiku. Rasanya seperti orang cacat kalau hanya berbaring seperti ini. Sebenarnya apa yang terjadi padaku sih? Padahal aku ingin ke tempat Yesung oppa. Sebaiknya aku bertanya saja pada malaikat di sebelahku ini. Tapi kenapa tampangnya serius sekali ya?
"Kyu, sebenarnya apa yang terjadi padaku?"
'
'
"Meninggalkan dimensi manusia?! Kau gila!" aku tidak dapat merima perkataan yang baru saja diucapkan oleh Kyuhyun bahwa aku harus pergi meninggalkan dunia ini. Kenapa hari ini harus muncul? Bagiku itu adalah hal paling menyakitkan yang harus aku dengar. "Kenapa aku harus pergi? Wae?!" tanyaku berusaha meminta penjelas pada Kyuhyun, jika saja tangan ini dapat kugerakkan pasti aku sudah menarik bajunya.
"…"
"Ayolah Kyu, jawab aku!" seruku dengan air mata yang mulai mengalir membasahi wajahku. Kenapa dia tidak mau menjawab sih?
"…"
"KYUU!"
"KARENA KAU AKAN MENGHILANG KALAU TIDAK PERGI DARI TEMPAT INI! KAU ITU SANGAT BERHARGA BAGIKU TAHU!"
DEG!
Apa yang barusan kudengar? Aku akan menghilang? Dan apa maksudnya aku berharga baginya?
Ryeowook POV's END~
'
'
Singg…
Suasana hening sudah berlangsung semenjak Kyuhyun mengucapkan pernyataan barusan. Kyuhyun membatu hebat dan Ryeowook bingung. Apa yang akan dilakukan Kyuhyun setelah ini dan apa jawaban yang akan diberikan Ryeowook? #kok jadi begini ya? -_-
'
'
Kyuhyun's POV~
Dasar Cho Kyuhyun pabo, dasar malaikat pabo, dasar Cho Kyuhyun pabo, dasar malaikat pabo, dasar Cho Kyuhyun pabho… ARRGGG! DASAR MULUT BOCOR!
Sepertinya aku sudah mulai tidak waras dengan mengatakan hal tersebut. Tapi terlambat, nasi sudah menjadi bubur… Sekarang saatnya angkat bicara.
"Pokoknya omonganku barusan diabaikan saja, yang penting sekarang kau harus mau pergi!" ujarku dengan nada yang sepertinya memaksa ya? Biarkan lah -_- yang penting nona Kim yang satu ini mau pergi dari sini.
"Tapi… Bagaimana dengan Yesung oppa?" tanya Ryeowook sambil terisak, berusaha menahan air matanya yang telah mengantri untuk keluar. Aigoo…
"Kau masih menyukai kepala besar itu? Ini masalah hidup dan mati nona Kim!"
"I-Iya, aku mesih me-menyukainya…"
Nyut!
Mendengar Ryeowook masih menyukai Yesung membuat dadaku terasa sakit, bagaimanapun aku menyukai yeoja mungil ini. Lalu sebenarnya aku punya harapan atau tidak sih? Aishh! Tuhan, tolong berikan jalan untukku… #Eh? Kyuppa kok malah jadi berdoa?
"Kalau begitu kau mau menghilang?"
"G-Gak… Hiks… Mau…"
"Jadi?"
Ryeowook menyeka air matanya, wajahnya berubah menjadi serius, "Aku akan pergi asal kau mengabulkan satu hal."
"Satu hal?"
"Yap, tolong antarkan aku ke tempat Yesung oppa sekali ini saja."
"Semalam ini? Si kepala besar itu pasti sudah tertidur…"
"Bukankah kalau sedang tertidur lebih tampan dan manis? Kkk."
"Yak! Kenapa kau jadi mirip dengan monyet itu sih?!"
'
'
###
'
'
Tep!
Kyuhyun menapakkan kakinya di lantai kamar Yesung, ia segera menaruh Ryeowook di dekat Yesung yang memang ternyata sudah tertidur. Yeoja itu menatap Yesung sambil tersenyum. Ia berusaha menggerakkan tangannya agar bisa membelai surai hitam milik Yesung.
"Ughhh… Ughhh…" Ryeowook berusaha keras menggerakkan tangannya, namun nyatanya ia bahkan tidak bisa merasakan tangannya sendiri. #Huweee… T_T Author udah terharu duluan
Sret!
Kyuhyun membantu Ryeowook menggerakkan tangannya. Ryeowook menatap Kyuhyun bingung. "Kyu? K-Kenapa?" tanya Ryeowook yang dibalas oleh senyuman dari Kyuhyun.
"Bukankah aku malaikatmu eoh?" ujar Kyuhyun menyeringai, ia menggerakkan tangan Ryeowook untuk membelai rambut Yesung. "Bukankah ini yang kau inginkan?"
Deg! Deg! Deg!
Tiba-tiba saja Ryeowook merasakan ada yang aneh dalam dirinya, jantungnya berdetak saat Kyuhyun memegang tangannya. Mungkinkah doa seorang Cho Kyuhyun dikabulkan oleh Tuhan? #Kalau begitu author juga doa ah biar bisa sama Wookppa =3= *plak!
TBC~~~
Pertama-tama hal yang disadari author adalah:
"Kok jadi dramatis begini ya?"
Author jadi takut para reader akan menganggapnya norak, dsb. Tapi berhubung author orang yang malas dan memang sedang sibuk (sekolah, ikut lomba, latihan drama, dan dukung suju di Mnet mati-matian) jadi author mem-publishnya hehehe… #plak!
Maaf kalau aneh, jelek, dan tidak memuaskan X( Yang penting, author sudah berusaha hehehe… #plak!
Jujur, karena author tidak pernah merasakan adegan yang dalam FF ini (masih SMP pula dan tidak tertarik dengan hal tersebut) jadi pas buat malah ketawa-tawa, guling-guling, blushing, dan cengar-cengir -_- Huft! Untung jadi.
Akhir kata:
"Kalau suka diriview ya, kalau lebih suka lagi difavoritin hehehe… Dan vote Super Junior for MAMA ya! D-14 nih X"
Oh ya, sepertinya chap 7 adalah chap terakhir, jadi mohon dukungannya ya :)
Gomawo ^_^
Salam,
ReynaRena
