I Don't Want to be Like This

Cast: Ryeowook, Kyuhyun, Yesung, Sungmin

Pairing: KyuWook/YeWook/YeMin

Genre: Romance, Angst

Rated: T

Disclaimer: Super Junior adalah milik SMEnt, sedangkan FF dan member-membernya milik author, hohoho… #plak! Plak!

Hal yang disukai: Reader yang meriview

Hal yang dibenci: Silent reader, bashing (author tidak melarang sih hehe)

Hal yang ditakutkan: Typo dan FF ini tidak disukai

Hal yang diterapkan: DLDR atau yang kita sebut Don't Like Don't Read! Yeah! Wuhuu! #plak! Gak jelas -_-

Kayaknya author kebanyakan ngomong ya? Kalau begitu langsung saja kita mulai ceritanya :D

~~Selamat membaca dan menikmati!~~

'''''''''

"Bukankah aku malaikatmu eoh?" ujar Kyuhyun menyeringai, ia menggerakkan tangan Ryeowook untuk membelai rambut Yesung. "Bukankah ini yang kau inginkan?"

Deg! Deg! Deg!

Tiba-tiba saja Ryeowook merasakan ada yang aneh dalam dirinya, jantungnya berdetak saat Kyuhyun memegang tangannya. Mungkinkah doa seorang Cho Kyuhyun dikabulkan oleh Tuhan?

::Chapter 7 (The Ending)::

Tuk... Tuk… Tuk…

Jari Kyuhyun mengetuk meja yang berada tepat di samping pintu kamarnya dan Ryeowook. Ia bosan karena semenjak setengah jam atau lebih tepatnya 30 menit yang lalu ia hanya berdiri dengan kaku, menunggu Ryeowook di dalam kamar yang terkunci. Hanya sebuah pesan singkat yang yeoja itu berikan pada Kyuhyun.

"Kyu, tunggu di luar kamar sebentar OK? Aku mau melakukan sesuatu yang bersifat pribadi."

'Pribadi apa sih?! Lagian ini sih bukan sebentar, tapi lama!' protes namja evil itu dalam hati, bahkan kakinya sekarang menendang-nendang kaki meja. #meja yang malang… -_-

"Hoi! Udah belum?!" tanya Kyuhyun dengan nada membentak, sepertinya kesabarannya telah habis. "Nona Kim!"

"Sabar Kyu!" balas Ryeowook dengan berteriak, membuat Kyuhyun tambah kesal. Sabar? SABAR?!

"Yak! Kalau kau tidak keluar, aku yang akan masuk kedalam!" ujar Kyuhyun, dengan segera tangannya memutar kenop pintu mengingat ia memang bisa dengan mudahnya membuka pintu tersebut wulaupun terkunci sekalipun. Bersamaan dengan itu, Ryeowook juga hendak menarik kenop pintu namun ia telat selangkah sehingga Kyuhyun yang berhasil membukanya duluan. Saat pintu terbuka, mata Kyuhyun melotot memandang objek yang berada di depannya itu. Ryeowook yang biasanya hanya memakai pakaian yang sama dengan saat ia meninggal kini memakai pakaian terusan dengan pita dan renda di bagian bawahnya. Neomu Kyeopta…

DEG! DEG! DEG! #udah berapa kali ya dalam FF ini? -_-

"Hei! Aku belum selesai tahu! Dasar malaikat gak sabaran! Pabo!" umpat Ryeowook, namun nyatanya semua omelan tersebut untuk Kyuhyun hanya masuk kuping kiri dan keluar kuping kanan.

"Man…" ucapan Kyuhyun terputus, untung saja ia tidak keceplosan mengatakan kata 'manis', jika tidak mungkin ia akan memarahi dirinya lagi untuk kesekian kalinya. Sedangkan yeoja di depannya itu hanya bingung dengan ucapan yang dilontarkan namja bersayap itu, "Man? Lelaki?" #Gubrak! Jadi gak romantis lagi =3=

"Man… Mana! Da-Darimana kamu dapet tuh baju?"

"Ah! Eunhyuk yang memberikannya padaku kemarin lewat paket, cantik kan?"

"Cantik? Menurutku biasa saja, aneh jika kau yang memakainya," sangkal Kyuhyun dengan nada yang menyebalkan, membuat Ryeowook mempoutkan bibirnya imut, "Maksudmu apa? Aku jelek?"

#Kyuppa, jujur bisa gak sih?! Nanti FFnya gak selesai-selesai loh! *author mulai ngancem

"Bu-bukan! Arggg… Sudahlah… Kau membuatku pusing saja di pagi yang cerah ini!" Kyuhyun sepertinya sudah cukup frustasi hanya karena harus menjawab pertanyaan yeoja mungil ini yang tidak ada habisnya.

"Eh?! Memangnya aku salah apa? Kau yang menyebalkan tahu!" ujar Ryeowook kesal sembari memukul namja bernama 'Kyuhyun' itu. Sedikit adu mulut pun terjadi pagi ini…

'

'

Flashback~

"Bukankah aku malaikatmu eoh?" ujar Kyuhyun menyeringai, ia menggerakkan tangan Ryeowook untuk membelai rambut Yesung. "Bukankah ini yang kau inginkan?"

DEG! DEG! DEG!

Bets!

Ryeowook segera menebas tangan Kyuhyun dan membuat Kyuhyun menjadi bingung sekaligus kesal sementara yeoja di sampingnya itu kembali tak berdaya dan kaku. Sebenarnya Ryeowook menebas tangan Kyuhyun karena kaget sekaligus takut dengan perasaan aneh yang ia rasakan.

"Bukannya kamu mau?! Kenapa malah kasar begitu sih!" marah Kyuhyun, ia tidak mengerti dengan jalan pikir yeoja yang satu ini. Saat ia tidak mau membantu Ryeowook, ia pasti memohon dengan tatapan memelas dan sekarang saat ia mau membantunya, yeoja itu malah menebas tangannya kasar. Sekarang Ryeowook bingung dengan dirinya sendiri, bingung dengan kata-kata yang harus ia keluarkan dari mulutnya sendiri.

"I-Iya, tapi… Pokoknya aneh kalau tanganku dipegang olehmu! Aneh!"

"Aneh apanya? Kau juga sudah sering aku gendong kemana-mana, nona Kim."

"Pokoknya aneh! Rasanya dadaku deg-degan tahu!"

Blush!

Wajah Ryeowook seketika memerah seperti tomat, perkataan barusan yang jelas-jelas sangat tidak patut diucapkan lolos dengan mudah dari bibirnya. Aigoo… Lalu bagaimana dengan Yesung, namja yang kini tengah tertidur pulas di ranjangnya?

"Ehm... Baiklah…" Kyuhyun pun menyeringai lalu kembali menggenggam tangan Ryeowook, membuat yeoja itu semakin merasakan panas di wajahnya. "Kalau begitu rasakan tanganku lebih lama saja, aku tidak keberatan kok."

"Yak! Kau me-menyebalkan!"

Flashback off~

'

'

###

'

'

Lagi-lagi namja bersayap alias Kyuhyun melirik Ryeowook yang berjalan ringan di sampingnya, sepertinya sudah tidak terhitung berapa jumlah lirikannya. Pandangannya tidak bisa lepas dari Ryeowook yang memang sangat manis hari ini. Ia sampai tidak memperhatikan jalan dan berkali-kali menabrak orang-orang bahkan kendaraan yang lewat. Namun sepertinya ia tidak perlu khawatir karena ia adalah arwah, begitu juga dengan Ryeowook. Dan pasti kalian sudah bertanya-tanya kenapa Ryeowook sudah dapat bergerak lincah seperti biasanya…

'

'

Flashback~ #ini kelanjutan dari flashback sebelumnya ya…

Sruk!

Akhirnya Ryeowook memilih bersikap tenang dan melanjutkan aktifitasnya dan kembali menatap ke arah Yesung. Begitu melihat wajah namja itu, semua perasaan anehnya(?) hilang seketika dan berganti menjadi perasaan yang menyedihkan.

"Hei oppa, kau ingat saat pertama kali kita bertemu? Saat itu aku terjatuh dengan payahnya hingga seluruh makanan yang kubawa tumpah mengotori seragamku dan tidak ada yang mau menolongku untuk berdiri, tapi cuma oppa saja yang berbeda dan segera menolongku. Gomawo oppa…" Ryeowook memejamkan matanya dan tersenyum membiarkan seluruh ingatannya bersama Yesung melintas di pikirannya.

"Tahun lalu saat aku ulang tahun dan tidak ada yang memberiku kado bahkan mengingatnya, apa oppa ingat? Cuma oppa yang kasih kado ke aku dan itu membuatku bahagia. Gomawo…"

"Oppa selalu menolong dan menjagaku, oppa yang tampan dan baik hati sangat sempurna, aku sangat sayang pada oppa. Gomawo…"

"Padahal impianku ingin berada di samping oppa selamanya hingga menjadi istri oppa dan mengenakan gaun yang indah, tapi kelihatannya semuanya sudah tidak bisa kuwujudkan hehehe…" Ryeowook tertawa namun sebenarnya ia sangat sedih, lihat saja air matanya yang sudah mengalir deras dari matanya. Kyuhyun terdiam, ikut merasakan pedih yang sedaritadi dirasakan oleh yeoja itu.

"Ini terakhir kalinya aku cerewet di depan oppa, sebentar lagi aku akan pergi. Oppa tidak usah kuatir dan mulai dari sekarang pikirkanlah Sungmin eonni OK? Menurutku ada kesamaan diantara kami berdua, kami berdua sama-sama mencintaimu. Aku tidak akan menciummu lagi agar Sungmin eonni tidak ceburu kkk," ujar Ryeowook yang diakhiri dengan terkekeh. Ia segera menyuruh Kyuhyun untuk membawa dirinya pergi dari tempat ini, lebih lama melihat Yesung membuatnya tidak ingin pergi.

"Selamat tinggal… Selamanya…"

'

'

Tep!

Kyuhyun menapakkan kakinya di atas jalan depan rumahnya yang terbuat dari semen #masa dari kapas -_-#. Ia mendudukkan Ryeowook di tangga depan pintu masuk dan memberikan yeoja itu sebuah kalung berwarna hitam.

"Kalung apa itu?"

"Kalung kelulusan sebagai arwah yang berkeliaran di bumi, dengan memakai kalung ini kau dapat kembali seperti bisanya." #author jadi ketawa sendiri lihat ucapan Kyuhyun

"Jinja? Jangan-jangan kalung mainan bohongan…"

"Gak lah! Jangan cerewet dan pakai saja!"

"Iya, iya..."

Flashback off~ #readers: Ooo.. Jadi begitu toh -_-

'

'

"Kyu, berapa jauh lagi perjalanannya? Pegel nih!" ujar Ryeowook yang mulai merengek karena cahaya matahari yang menyengat kulitnya, bahkan ia berkali-kali hampir terjatuh karena fatamorgana.

"Sabar nona Kim! Sebentar lagi juga sampai!" marah Kyuhyun yang diabaikan begitu saja oleh Ryeowook yang pendengarannya mulai memudar karena kepanasan. #memang bisa ya kayak begitu?

Tep! Tep! Tep!

"Jangan seperti itu, kita kan belum berpacaran Sungmin!"

"Sebentar lagi juga jadi pacar kok!"

Ryeowook dapat melihat kedua orang itu sedang bersama dan berjalan berlawanan arah dengannya dan Kyuhyun. Namun Ryeowook dan mengabaikannya dan mengajak Kyuhyun untuk terus berjalan.

Tep! Tep! Tep!

Sret!

Yesung yang merasakan sesuatu saat mereka berpapasan, segera menengokkan kepalanya ke belakang, namun yang didapatkannya adalah nihil. Ia tersentak saat menyadari seseorang menyetuh bahunya.

"Ada apa?" tanya Sungmin bingung karena melihat Yesung yang terdiam.

"Tidak ada apa-apa," jawab Yesung sembari tersenyum.

"Ngomong-ngomong kau mau mengajakku kemana?" tanya Sungmin lagi, karena sejak tadi ia belum mengetahui kemana arah tujuan mereka berdua dan terlalu senang karena ia menganggap Yesung mengajaknya kencan.

"Sudah sampai," ujar Yesung. Sungmin menjadi sedikit takut dan ngeri saat menyadari dirinya dan Yesung berhenti di depan pintu gerbang pemakaman.

"Kita mau berkencan di tempat menyeramkan ini?" tanya Sungmin yang semakin takut saat melihat Yesung berjalan masuk kedalam.

"Sudah, ikuti aku saja."

"Ba-baiklah…"

Tep! Tep! Tep!

Yesung dan Sungmin terus berjalan menyusuri deretan-deretan makam yang berbau mistis. Meskipun takut, namun Sungmin merasa sangat senang karena dapat mencuri kesempatan untuk memeluk erat tangan Yesung.

Tep!

Langkah Yesung terhenti dan membuat Sungmin hampir terjatuh karena kaget.

"Jangan berhenti ti-" ucapan Sungmin terhenti saat matanya memandang ke arah makamnya yang bertuliskan 'Kim Ryeowook'. 'Kim Ryeowook?' tanya Sungmin dalam hati.

"Dia orang yang kucintai," ujar Yesung, membuat Sungmin kaget dan bingung. 'APA?! Orang yang disukai Yesung? Terus dia kok bisa baca pikiranku ya?'

"Kau masih menyukai.. ah, mencintainya?"

"Sampai sekarang aku masih belum bisa melupakannya," jawab Yesung sambil menjongkok dan meletakkan bunga yang ia bawa di nisan milik Ryeowook. Yesung merasakan sakit di dadanya namun ia mencoba untuk tegar.

"Hmmm… Baiklah…" ujar Sungmin pelan lalu menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya. Ia membungkukkan badannya 90 derajat, "Perkenalkan, namaku Sungmin dan sebentar lagi akan membuat Yesung bahagia dan melupakanmu!"

"Hei! Jangan berbicara seperti itu!" bentak Yesung yang dihiraukan oleh Sungmin yang sekarang malah tersenyum riang sambil bersenandung di tempat mistis itu.

Memang ucapan Sungmin terdengar kejam, tapi bukankah memang itu yang diinginkan Ryeowook?

'

'

###

'

'

"Selamat datang di dimensi arwah!" seru Eunhyuk ceria saat melihat Kyuhyun dan Ryeowook sampai di kediamannya.

"Monyet, suara jelekmu bikin kupingku sakit aja," ujar Kyuhyun sebagai balasan atas sambutan hangat Eunhyuk. #Sabar ya Hyukppa hehe…

"Jangan memanggilku monyet terus! Sebenarnya bagimu aku itu sahabat bukan sih?!" tanya Eunhyuk kesal, membuat Kyuhyun sedikit merinding karena pertanyaannya.

"Monyet yang menjengkelkan," jawab Kyuhyun tegas yang membuat Eunhyuk terdiam dengan rasa sakit hati. "Yuk, aku antar ke tempatmu!" ujar Kyuhyun, manarik tangan Ryeowook pergi menjauh dari monyet #plak# yang sedang galau itu. Ryeowook pasrah saja karena ia sudah sangat lelah berjalan jauh.

"Nih kamarmu," Kyuhyun membukakan pintu dan Ryeowook langsung masuk lalu menghambur ke ranjang yang sekarang sangat dibutuhkannya.

"Nyamannya…" Ryeowook memejamkan matanya dan sepertinya akan segera tertidur.

"Kau sudah mau tidur?" tanya Kyuhyun, ia merasa sedikit tak rela karena ia berencana akan mengungkapkan perasaannya saat ia dan Ryeowook sampai di sini.

"Iya, ngantuk banget Kyu… Selamat tidur…"

"Ah, Ahuy!" seru Kyuhyun yang malah menjadi tidak jelas karena terlalu bingung, tapi sepertinya Kyuhyun harus mengundur tanggal pernyataan cintanya karena keadaan sekarang sudah menjadi rumit.

"Hmmm… Saranghae Kyu…." Gumam Ryeowook sebelum akhirnya yeoja itu benar-benar tertidur. Kyuhyun pun tersentak mendengar perkataan Ryeowook lalu sedetik kemudian ia tersenyum hangat.

"Saranghae juga nona Kim…"

THE END~~~

Tereret! Tereret! Teret! #author meniupkan terompet kemenangan

Akhirnya tamat juga FFnya dan libur sebentar lagi akan tiba… T_T seneng banget rasanya!

Karena sudah lelah seperti Wookppa, jadi author tidak akan curhat banyak hehe…

Sesuai permintaan terbanyak, akhirnya KyuWook hehe.. Soalnya author mikir tidak memungkinkan untuk Wookppa bangkit dari kubur lalu bersama Yeppa (Minppa juga kasihan). Maaf kalau endingnya mungkin bukan seperti yang diharapkan para reader, mungkin ada yang mau romantis-romantis? Kkk… (niru Hyukppa)

Buat yang udah ngikutin FF ini (para reader) Gomawo! *bow

Terakhir kalinya, kalau suka diriview ya! :D

Dan… Kalau mau bisa baca FF gaje author yang lainya. Kalau ada ide yang bagus, author mau buat yang romance lagi ah… XD (author humor sih)

Salam,

ReynaRena