The Bling Ring

Warning : Yaoi,Typo,Criminal-scene,Rape and bad languages.

Disclaimer : EXO-K & EXO-M © SMEntertainment, adopted by The Bling Ring © Sofia Copolla

Sumarry : The boys have gone wild in London.

XXXXXXX

Kris melemaskan tubuhnya pada seatnya,pandangannya seakan mengabur. Dengan bodohnya ia langsung berangkat ke Russia pagi ini.

Untuk apa seorang Kris Wu pergi ke Eropa sedangkan ia tidak mempunyai meeting-meeting dengan pejabat tinggi lainnya?

Jawabannya adalah Huang Zi Tao,lelaki brengsek itu.

Kata-kata itu selalu terngiang ditelinganya.

"Aku berada di Moscow,sahammu sudah aku bekukan 80% temui aku sekarang juga dan kita selesaikan bersama-sama."

Kris memijt pelipisnya,lack of sleep and some horrible convos.

"May i help you,sir?"tanya pramugari yang berjalan kearahnya,Kris hanya memasang senyuman tipisnya.

"A cup of tea,please."

Wanita itu pun berlalu,meninggalkan Kris yang masih terduduk lesu. Pikirannya begitu berkecamuk,rasa penasaran sinkron dengan rasa dendam yang teramat sangat.

"Tch,kau kira kau itu siapa?"desisnya sambil meremas iPhone yang sedari tadi ia pegang,menunggu panggilan dari 'kesayangan' yang ingin ia kecup dengan makian.

Ia menatap landscape bernuansa keemasan,sinar matahari yang tak begitu menyilaukan menghangatkannya,Kris pun menutup matanya. Semoga saja keadaan lebih baik dari yang sebelumnya.

XXXXXXX

"We're just arrived,sir."teguran pramugari membangunkan sesi tidur Kris,lelaki itu tersenyum dan bangkit dari seatnya,mengambil kopernya dan segera keluar menuju Bandar Udara Domodedovo Moskwa. Hawa dingin langsung menusuk tubuhnya,namun tidak terlalu begitu menyiksa karena ia telah memakai setelan yang cukup hangat. Kris pun menghidupkan iPhonenya dan tak lama kemudian getaran dari iPhonenya membuat ia cukup terkejut.

One message received.

Privyet'!

hahaha aku tahu kau akan kemari,kan?aku menunggu di ruang keberangkatan,aku memakai kemeja merah maroon.

H.Z.T

Demi Tuhan,Kris sangat ingin mencincang lelaki itu.

Ia pun mempercepat langkahnya untuk mencari lelaki itu,matanya menjelajah seluruh sudut ruangan,Kris seperti anak kecil yang kehilangan orang tuanya.

Namun akhirnya,lelaki itu menemukan seorang lelaki yang sedang membaca 50 Shades Of Grey,memakai kacamata,berambut deep blue,berkemeja maroon.

Kris terkesiap.

Ia pun langsung berjalan cepat kearah lelaki tersebut,sedangkan yang dituju hanya tersenyum sinis.

"Kau?"sanggah Kris tak percaya,lelaki itu hanya tersenyum.

"Aku tak mau berkelahi ditempat ramai,ayo ikut aku." Tao pun menarik lengan Kris keluar dari ruang tersebut keluar menuju mobil yang terparkir tak jauh dari bandara. Tao membuka bagasi mobil dan menaruh koper Kris. Kris pun masuk ke mobil,yang diikuti Tao sebagai pengemudinya.

"Hng..jadi kau Kris?kau lebih tampan dari yang aku lihat di foto."Tao membuka pertanyaan,sedangkan Kris hanya terpaku.

"Kris?"

"Hng?"

"Kau tertidur?"

"Tidak,aku memikirkan bagaimana aku bisa membunuhmu sekarang juga."

Mobil yang dikemudikan Tao berhenti seketika,sehingga menimbulkan tubrukan yang cukup keras. Tao pun membalikkan tubuhnya dan berpindah tempat tepat disebelah Kris.

"Kau boleh membunuhku sekarang,namun bolehkah aku menjelaskan sesuatu padamu?"Tao menatap Kris intens,seakan mencari mozaik-mozaik yang belum dapa ditemukan.

"What?"

"Kami,mengacaukan saham kalian hanya karena kami ingin bermain dengan kalian,The Luxury One. Terutama aku,yang menyukaimu pada saat rekanku memberikan fotomu padaku,sehingga aku mengatur permainan ini lebih rumit dari yang sebelumnya."

"Kau bodoh."ucap Kris singkat. Tao hanya tertegun.

Kris pun langsung meraih dagu Tao dan melumat bibirnya penuh nafsu,sedangkan Tao hanya bisa terdiam merasakan sensasi aneh yang Kris berikan,sakit,tapi manis.

"Shhh~"Tao mengalungkan kedua lengannya pada leher Kris,sedangkan Kris mulai bermain dengan lehernya,sesekali mengigitnya sehingga menimbulkan bercak biru kemerahan,membuka beberapa kancing bajunya dan membiarkan bagian atas Tao yang tidak terekspos apapun,sentuhan yang Kris berikan membuat Tao menggila.

"Nngggh~"lenguhnya saat jemari Kris dengan jahil meremas kepunyaannya,sedangkan bibir Kris mengecap nipple Tao.

"Do ya like it,moy lyubov?" bisik Kris disela-sela membuka celana Tao,membuat si empunya menelan ludah dengan kasar. Kris pun mengganti posisinya dengan sedikit duduk dibawah untuk bermain dengan 'mainan' barunya. Menjilatnya penuh,sesekali mengocoknya dengan pelan yang diakhiri dengan desahan-desahan Tao yang membuat hari pertama mereka lebih berwarna.

"Ungghh~Kriis~i wanna cum~"Tao meremas surai blonde Kris,sedangkan Kris masih melumatnya dengan pelan,seakan-akan jutaan kupu-kupu berterbangan diperut Tao.

"Shout my name,Tao."

Kris pun mempercepat kocokannya,membuat Tao semakin tak terkendali.

"KRIS!"

CROT!CROT!

Cairan putih melesak masuk kemulut Kris,ia pun langsung menelanya,sesekali menjilat sisa-sisa cairan yang tertinggal di sisi bibirnya.

"Hhh-kau curang!kenapa hanya aku?"

"Laters,baby."

(Another side of Kris and Tao)

"Good morning,chagiya."sapa Kris sambil mencium pucuk kepala Tao yang masih tertidur pulas akibat 'pertarungan dalam selimut' dengan Kris,lelaki itu pun megambil iPhone yang berada di meja yang berada disebelah kasur,mengecek pesan yang baru ia dapatkan tadi pagi.

One Message Received.

From : Chanyeol

Bagaimana 'aktivitasmu' tadi malam?

Kris pun melihat kearah Tao,dan membalas pesan tersebut sambil menyeringai.

To : Chanyeol

l.

Mesaage sent.

FIN