Title: My Family
Author : baboddang
Cast :
Kim(Tan) Yesung
(Tan) Zhoumi
Liu(Tan) Xian Hua/ Henry Lau(Tan)
Tan Hangeng
Kim(Tan) Heechul
Genre: Family, Angst
Length: Chapter
Summary: Kim Yesung dan keluarganya hendak berlibur tetapi terjadi kecelakaan dan menyebabkan kedua orsng tuanya meninggal, akhirnya ia di adopsi sebuah keluarga
Disclaimer: Semua cast milik Tuhan, SM, diri mereka, dan orang tua. Kecuali Kim Jongwoon yang memang milik saya:p
Warning: OOC!Genderswitch
Usia mereka sudah di jelaskan di chapter 1
.
.
.
Zhoumi berlari keluar dari ruangan Yesung dan agak membanting pintu ruangan Yesung membuat Yesung, Hemry, Heechul, dan juga Hangeng tersentak
"Aku akan menyusul Zhoumi, kau disini temani mereka" seru Hangeng lalu mengejar Zhoumi keluar
"Hiks" sebuah isakan kecil keluar dari bibir mungil Yesung, Heechul menoleh ke arah Yesung begitupun Henry, airmata sudah membanjiri pipi chubby Yesung
Heechul menghampiri Yesung dan duduk di tepi ranjang rumah sakit lalu memeluk dan mengelus punggung Yesung mencoba menenangkan namja berumur sepuluh tahun itu
"Gwenchana Sungie-ya, Zhoumi hanya baru bertemu denganmu, tenanglah" ujar Heechul lembut sambil terus mengelus punggung Yesung, Henry yang melihat itu ikut-ikutan memeluk Yesung
"Hyung uljima, Henly menyayangi Sung hyung" ucap Henry memeluk erat Yesung membuat Heechul tersenyum melihat kelakuan anak bungsunya itu
"Sungie belum makan?" tanya Heechul, Yesung menggeleng dengan hidung kecilnya memerah membuat dirinya terlihat lucu dimati Heechul, membuat ia tidak tahan untuk tidak mencubit pipi chubby namja kecil itu
"Eomma appo" sungut Yesung sambil mem-pout-kam bibirnya, ya Heechul sendiri yang menyuruh Yesung memanggilnya eomma "Eomma, Sungie ingin sandwich, Sungie bosan makan bubur" seru Yesung
"Jeongmal? Bukankah kau baru makan hari ini? Dan artinya kau baru memakan bubur itu satu kali Sungie" Heechul dan Henry terkekeh kecil melihat Yesung tambah cemberut
"Baiklah akan eomma belikan sandwich, Henly ingin apa?" ujar Heechul "Aku ingin susu coklat eomma" sahut Henry
"Eomma tinggal ne?" keduanya mengangguk, Yesung mengambil i-pod di meja nakas,i-pod itu di temukan Hangeng di dalam kantung celana Yesung beserta sebuah earphone dan i-phone 4
Henry mencoba duduk di sebelah Yesung sambil memperhatikan Yesung yang sedang mencari lagu yang enak di dengar di list nya
"Wow! Super Junior! Kau menyukai mereka hyung?" tanya Henry
"Sepertinya iya, kata appa aku amnesia permanen, katanya amnesia itu lupa ingatan" seru Yesung dengan tampang polos
"Kau tahu hyung Super Junior itu sangat keren! Kau tahu SNSD? Mereka juga keren hyung!" Henry terus mengoceh, sepertinya kedua anak berbeda umur itu mulai dekat, lalj bagaimana dengan Zhoumi?
.
.
.
Zhoumi's Side
Zhoumi membungkukkan badannya berusaha mengatur nafas, saat ini ia telah sampai di taman rumah sakit, tak jauh beda dengan Hangeng yang berada lumayan jauh dari tempat Zhoumi
Hangeng berjalan pelan mendekati Zhoumi, berjongkok di depan anak sulungnya yang masih mengatur nafas
"Zhoumi-ah" seru Hangeng pelan, tampaknya ia juga masih harus mengatur nafas setelah lari marathon di dalam gedung rumah sakit itu untuk mengejar Zhoumi karena anaknya itu termasuk cepat dalam hal lari
"Zhoumi" panggil Hangeng dengan nada yang serius, tetapi Zhoumi masih tidak mau menegakkan badannya
"YA! TAN ZHOUMI! SEJAK KAPAN KAU TIDAK SOPAN PADA APPA-MU INI HAH?!" teriak Hangeng frustasi, semua orang di taman rumah sakit menengok kearahnya bahkan para suster memperingatkannya untuk tidak berteriak di areal rumah sakit
"Mianhae appa" seru Zhoumi pelan
"Ikut aku" perintah Hangeng sambil menarik tangan Zhoumi menuju parkiran, menuju mobilnya, karena ia tahu bahwa taman rumah sakit bukanlah tempat yang tepat untuk membicarakan hal ini
.
.
.
Hangeng's Restaurant, Gangnam, Seoul
12.56 PM
Hangeng meletakkan dua buah cangkir berisi teh hijau kesukaan mereka berdua, Zhoumi menyesap teh itu pelan
"Katakan alasannya pada appa kenapa kau membenci Yesung?" tanya Hangeng
"Lalu, apa alasan appa untuk mengadopsi Yesung?" tanya Zhoumi balik
"Appa bertanya duluan Zhoumi-ah, kenapa kau beri appa pertanyaan lagi?" Hangeng mencoba untuk sabar menghadapi anak pertamanya ini
"Aku tidak punya alasan, lagipula untuk apa orang asing masuk ke keluarga kita?" Zhoumi menengok ke arah lain, menghindari kontak mata dengan ayahnya
"Tapi sekarang dia bukan orang asing lagi Mi, dia sudah sah menjadi anggota kekuarga ini" seru Hangeng
"Tapi kenapa tidak appa taruh saja dia di panti asuhan?! Kenapa appa malah mengadopsk dia?!" Zhoumi mengeraskan suaranya
"Mi, coba kau bayangkan kalau kau yang jadi Yesung lalu kau di taruh di panti asuhan oleh orang yang menolongmu? Bagaimana rasanya?" tanya Hangeng yang tidak dibalas dengan Zhoumi
"Pikirkan hal itu Mi, cobalah menyayangi dan mengerti posisi Yesung, appa akan membuat ramyeon untuk kita berdua" ujar Hangeng lalu pergi menuju dapur
Zhoumi menghela nafas berat lalu menyenderkan tubuhnya pada senderan kursi
.
.
.
Seoul Hospital, Seoul
14.35 PM
Heechul baru saja berkonsultasi tentang fisioterapi Yesung, ya, Yesung harus menjalankan terapi karena tulang kering kaki kanannya retak parah dan harus di pasang penyangga
Terlihat pemandangan yang sangat manis disana, Henry tertidur di pundak Yesung yang bersender pada headboard dengan earphone yang menempel di salah satu telinga mereka.
Dengan gerakan hati-hati untuk melepaskan earphone lalu membenarkan selimut yang menyelimuti Henry dan Yesung, Heechul mengecup kening Yesung dan Henry lalu perlahan mengatakan "Saranghae"
.
.
.
One week later
Tan Family's House, Gangnam, Seoul
06.12 AM
Sudah satu minggu sejak kejadian itu, Zhoumi masih saja bersikap dingin pada Yesung, Yesung sudah di perbolehkan pulang dari rumah sakit beberapa hari yang lalu, Yesung menempati kamar tamu yang di dekorasi Hangeng menjadi kamarnya
Yesung melenguh pelan dan mulai mengerjapkan kedua matanya lalu mengambil kacamata berbingkai putih miliknya, Yesung turun lalu berjalan ke kamar mandi untk cuci muka dan gosok gigi
Selesai melakukan rutinitas pagi harinya Yesung turun ke bawah, terdapat disana Zhoumi dan Hnpenry yang telah siap dengan seragam sekolah mereka
"Pagi appa, eomma, Zhoumi ge, Henly" sapa Yesung
"Sejak kapan aku mengizinkanmu memanggilku gege?" sahut Zhoumi sinis mendapat death-glare dari sang eomma
"Bukankah kau gege Henly? Henly itu dongsaengku sekarang, berarti kau juga gege ku, lagipula aku sudah memanggilmu gege dari seminggu lalu, kenapa baru protes sekarang?" sahut Yesung dengan muka polos, sementara Zhoumi langsung berdiri dari kursinya
"Mood makanku hilang, aku berangkat naik bus saja" Zhoumi memakai sepatunya lalu keluar dari rumah
"Ada apa dengan anak itu?" gumam Heechul
Yesung hanya diam dengan wajah murung dan menghentikan kegiatannya memakan jeokbonjuk
"Sungie-ah waeyo?" tanya Hangeng
"Gwenchana appa, Sungie masih ngantuk, Sungie mau ke kamar, annyeong" ujar Yesung lalu naik ke kamarnya
.
.
.
Yesung's Room, 2nd floor, Tan Family's House, Gangnam, Seoul
06.21 AM
Yesung duduk termenung di kasurnya, dia sedang mencoba mengingat siapa dirinya, orangtuanya, dan dimana rumahnya, tapi semakin keras ia mencoba mengingatnya maka semakin sakit kepalanya
"ARGHHH!" teriak Yesung frustasi disusul isakan kecil yang sekarang menjadi tangisan
"Yesungie, chagi, gwenchanayo?" terdengar suara Heechul dari luar
"Yesung-ah, apa yang terjadi?" kali ini suara Hangeng
"Yesung hyung gwenchana?" seru Henry
Heechul mencoba membuka pintu kamar Yesung dengan kunci cadangan, saat berhasil membuka kamar anak angkatnya itu, terlihat Yesung dengan rambht acak-acakan dan air mata yang mengalir dari obsidian hitamnya
Heechul memeluk Yesunh, menenangkan anak angkatnya itu
"Eomma, hiks" Yesung balik memeluk Yesung
"Ssshh... Gwenchanayo" Heechul mengelus punggung namja kecil dalam pelukannya itu
"Eomma, aniyo maksudku ahjumma" panggil Yesung membuat perasaan Heechul menjadi was-was
"Aku setuju dengan perkataan Zhoumi-ssi, sebaiknya kalian taruh aku di panti asuhan" ujar Yesung yang bagi Hangeng dan Heechul adalah petir di pagi yang cerah ini
.
.
.
TBC
Hihi mianhae kalo kependekan^^ soalnya lagi ga dapet inspirasinya dan mianhae kalo updatenya lama -baboddang
