Behind The Mask

Disclaimer: Naruto, Khisimoto Masashi

Chapter 3 :

Sakura POV

Aku masih berdiri didepan pintu yang Shizune-sensei tunjukkan padaku tadi, aku bermaksud untuk mengetuk pintunya, namun sebelum sempat ku ketuk, pintu itu sudah terbuka lebih dulu dari dalam.

"Eh ?" Aku terkejut saat tiba-tiba pintu itu terbuka dan menampilkan seorang gadis berambut indigo dari dalam, ku lihat dia pun sama terkejutnya denganku.

"Ah, maaf k.. kau si.. siapa ya ?" Tanyanya padaku, "Ah, hai aku sa— ehm, aku Mika ya Hayasaka Mika aku murid baru disini tadi Shizune-sensei mengantarkan aku kesini dia bilang aku akan tinggal di kamar ini selama berada disini."

"Ah aku Hyuuga Hinata, kalau begitu berarti kau akan menempati kamar ini denganku dan ada satu orang ada di da—"

"Hinata ada siapa diluar ?" Ucapan gadis Hyuuga itu terpotong oleh suara gadis lain dari dalam.

"Eh ? siapa dia ?" Tanya gadis itu lagi pada teman Hyuuganya dengan pandangan penasaran. Dan dia memandangku dari ujung rambut hingga ujung kaki seperti yang dilakukan satpam tadi dan itu membuatku benar-benar risih. "A.. ak.. aku.. aku... " aaaah kenapa aku jadi tergagap-gagap begini sih, seperti seorang pencuri yang kepergok mencuri oleh orang saja.

"Dia Hayasaka-san, teman baru kita yang akan menempati kamar ini bersama kita mulai sekarang Ino-chan." Ujar gadis Hyuuga itu memotong ucapanku.

"Aa begitu kah ? Kalau begitu kenapa kau tidak masuk saja ? Ayo masuklah diluar dingin."Ucap gadis berambut pirang itu sambil menarik tanganku untuk masuk kedalam kamar.

'haaah bagaimana aku mau masuk jika kalian saja menghalangi pintu dan menanyaiku terus ?'

Kupandangi isi kamar itu dengan seksama, kamar itu tidak luas bahkan kamarku di Kyoto empat kali lebih besar dari kamar ini dan aku menempatinya sendiri, sementara kamar ini akan kubagi dengan dua orang lainnya. Hei, Sakura berhentilah bersikap hedon mulai sekarang bodoh.

"Nah mulai sekarang kau akan tidur bersama kami disini, tempat tidurmu yang di dekat pintu ya, kau mau membereskan barangmu sekarang ? biar kami bantu." Sungguh gadis berambut pirang itu benar-benar cerewet seperti yang kuduga, tapi sepertinya dia juga baik. Aku pun menggelengkan kepalaku menolak penawarannya dengan lembut.

"Ah, aku belum memperkenalkan diriku, hajimemashite watashi no namae wa Hayasaka Mika, kalian bisa memanggilku Mika, yoroshiku onengaishimas." Ucapku sambil membungkukkan badanku di depan mereka sebagai tanda perkenalan.

"Aaaah kau tidak perlu seformal itu Mika, perkenalkan namaku Yamanaka Ino kau bisa memanggilku Ino."

"Baiklah mohon bantuannya Ino-san, Hyuuga-san"

"Eh, panggil aku Hinata saja Mika-chan." Ucap gadis Hyuuga itu sambil tersenyum ah atau bisa kupanggil Hinata saja bukan ?

"Aa sebaiknya kau mandi dulu setelah itu kita makan lalu istirahat, sepertinya kau lelah." Ucap Ino kepadaku. Ya dia benar, aku memang sangat lelah.

Bagaimana tidak ? menghabiskan ber jam-jam di udara lalu setelah sampai aku harus lari dari kejaran para pengawalku dan menghabiskan waktu di jalan untuk menemukan alamat asrama ini.

"Ya, kau benar baiklah aku mandi dulu. " Ucapku sambil membuka koperku dan mengambil peralatan mandiku dan juga baju ganti.

Kupandangi pantulan wajahku dicermin yang ada didepanku ini dengan ekspresi datar, lalu kuraih rambut coklat panjangku. Rambut coklat ? Ya, kuwarnai rambutku menggantikan warna rambut merah mudaku menjadi warna coklat agar tidak ada yang mengenal dan mengetahui identitasku, ini juga kulakukan agar Sasori-nii tidak dapat menemukanku.

DEG

Seketika kuremas pakaianku pada bagian dadanya, sesak rasanya mengingat namanya membuatku sakit akan kejadian kemarin saat dia menyebut aku seorang pembunuh. Kupandangi lagi bayanganku di cermin, 'kau bodoh Sakura, mana mungkin dia mencarimu ? menganggapmu saja tidak pernah. Dia akan senang bukan jika kau tidak ada ? kau hanya bisa menyusahkannya saja jika kau tidak pergi.'

Normal POV

"Haaah rasanya segar sekali." Ucap Sakura yang baru keluar dari kamar mandi, dia tidak menyadari dua pasang mata yang memperhatikannya sejak dia keluar.

"Waw." Sakura menolehkan pandangannya pada Ino.

"Eh, kau kenapa ?"

"Ti... tidak hanya saja kau—"

"Kau cantik sekali Mika-chan !" Puji Hinata dengan mata berbinar.

"Eeeeh ?"

"Iya berbeda sekali dengan yang tadi ." Sambung Ino.

"Eeeeeeeeeeh ?"

"Ck, kau ini kenapa sih ? Ayo kita makan." Ujar Ino sambil menarik tangan Sakura, lalu Sakura menarik tangan Hinata. "Kau bersemangat sekali Ino-chan, ternyata kau benar-benar lapar ya hihi." Ucap Hinata menggoda Ino. "Berhentilah menggodaku Hinata, atau kau yang akan ku makan."

Langkah mereka terhenti ketika mendengar suara tertawa lepas dari Sakura, "ahahaha.. hahaha.. haha .. ha ehm maaf tapi kalian sangat lucu." Kedua orang itu masih diam memperhatikan Sakura. "Ehm ayo kita makan." Ujar Sakura lagi sambil menarik dua teman barunya ini dengan semangat berjalan lurus kedepan. "Eeeh kantinnya belok kiri Mika !" Ucap Ino.

"Oh iya baiklah."

'sepertinya aku akan nyaman disini.'

Sakura POV

Hari ini hari pertama aku sekolah disini dan semalam Ino juga Hinata membantuku untuk mempersiapkan semua yang ku butuhkan, mereka sangat antusias hingga kami lupa waktu. Dan beginilah kami sekarang berlari sepanjang koridor karena bangun kesiangan dan kami pun belum sarapan. Aku benar-benar tidak terbiasa dengan keadaan seperti ini.

Biasanya pelayanku akan membangunkanku, manyiapkan air hangat untuk aku mandi, dan aku selalu menyempatkan diri untuk sarapan karena aku tahu keadaan perutku bagaimana jika telat makan sedikit saja.

Bel tanda pelajaran pertama dimulai telah berbunyi sementara kami bertiga masih berlari sepanjang koridor. Untungnya aku, Ino dan Hinata ternyata satu kelas.

"Kita akan segera sampai, hah.. hah.. " Ucap Ino di sela larinya,hari pertama sekolah aku sudah terlambat, benar-benar buruk.

BRAK

Ino membuka pintu yang ku yakini itu pintu kelas kami secara brutal. "Gomenne sensei hah.. kami hah.. terlambat.. "

"Yamanaka, Hyuuga ?" Kulihat orang yang tadi disebut-sebut sensei oleh Ino pun menghela nafasnya , "Haaah yasudah duduk di bangku kalian, lagipula aku juga baru sampai."

"Arigatou sensei."

Haaah aku lega, kupikir aku akan dihukum dihari pertama aku sekolah. Kulihat sensei itu mengalihkan pandangannya padaku.

"Kau yang berdiri diluar, apa kau murid baru ?" Aku hanya mengangguk mendengar pertanyaannya, jujur saja aku masih merasa capek setelah lari tadi.

"Kalau begitu masuklah, kenapa masih diluar saja ? Perkenalkan dirimu." Ah ya, benar aku masih ada diluar kelas.

Normal POV

Sakura melangkahkan kaki jenjangnya masuk ke dalam kelas barunya. Seketika semua pandangan tertuju padanya, pandangan memuja, kagum, dan iri dari para gadis tentu saja. Pandangan memuja para murid laki-laki yang ada di dalam ruangan kecuali satu orang, pemuda berambut emo yang masih setia dengan buku yang di pegangnya sejak tadi.

"Ehm, perkenalkan watashi no namae wa Hayasaka Mika , mohon bantuannya."

Pemuda itu mengalihkan pandangannya dari buku yang dibacanya kearah Sakura saat mendengar gadis itu memperkenalkan dirinya didepan kelas. Dan pandangan mereka bertemu untuk kedua kalinya, pemuda itu benar-benar terbius oleh gadis pemilik mata emerald di depannya itu.

"Baiklah, Hayasaka kau akan duduk dengan.." Jeda sebentar, Iruka nama guru itu mengedarkan pandangannya kearah bangku para muridnya untuk mencari letak tempat duduk untuk Sakura.

"Kau duduk dengan Uchiha Sasuke, Uchiha angkat tanganmu."

"Kau di panggil Teme angkat tanganmu." Bisikkan dari orang yang duduk di belakangnya membuat Sasuke tersadar dari lamunannya.

"Hn" Gumamnya sambil mengangkat tangan kanannya. Sakura yang melihat itu pun segera menghampirinya.

'ternyata aku duduk dengannya.' pikir mereka bersamaan.

Murid yang lain kecewa ketika Sakura ternyata duduk dengan Sasuke si pangeran es, ya apalagi ? dia tampan dan sifatnya benar-benar dingin menurut teman-teman sekelasnya. Sasuke dan sakura saling mencuri pandang sejak Sakura menduduki bangku kosong disebelah Sasuke.

Tanpa mereka sadari pandangan tidak suka yang dilayangkan gadis berambut merah kepada mereka, atau kepada Sakura lebih tepatnya.

"Baiklah kita mulai pelajaran hari ini."

Pelajaran pertama pun berjalan dengan lancar, walaupun ada sedikit gangguan diawal tapi itu tidak masalah. Toh, murid yang lain masih memperhatikannya dengan seksama.

Teeeet teeeet

Bel tanda pelajaran selesai berbunyi, para murid yang ada didalam kelas pun menghela napas lega, akhirnya mereka istirahat juga.

"Hai, aku Uzumaki Naruto, lalu siapa namamu ?" Ucap pemuda yang duduk di belakang Sasuke tiba-tiba, membuat Sakura terkejut kaku. "Ah, hai namaku Hayasaka Mika salam kenal, kau bisa memanggilku Mika."

"Bodoh, dia kan sudah memperkenalkan diri tadi." Ujar Sasuke dingin meledek sahabat pirangnya itu. "Aku bodoh karena kau selalu mengejekku bodoh Teme." Balas Naruto sengit.

"Cih mengaku juga." Ujar Sasuke sambil melangkahkan kakinya keluar kelas entah kemana.

"Haaah Mika-chan kau sangat tidak beruntung sebangku dengannya." Celetuk Naruto yang dibalas jitakan singkat dari Ino yang berdiri dibelakangnya. "Kau ini kenapa sih senang sekali menjitakku ? Sekarang aku tahu penyebab kebodohanku ini."

"Dia ini baru sehari masuk sekolah disini baka, jangan buat dia bingung dengan kelakuanmu !" Balas Ino sengit. "Aaa baiklah, ah ya Mika-chan bagaimana jika kita ke kantin sama-sama ?"Ajak Naruto dengan cengiran khasnya.

"Oh iya kau juga belum sarapan, ayo Mika." Kali ini Ino yang mengajaknya sambil menarik tangan Sakura.

"Hime-sama kau jalan denganku saja." Ucap Naruto kepada Hinata yang akan menyusul jalan Ino dan Sakura di depannya. "Ah, i-iya Na.. Naruto-kun." Jawab Hinata gugup.

"ehm, Ino." Ino yang mengerti gelagat Sakura hanya mengendikkan bahu dan membisikkan sesuatu kepada Sakura. "Naruto itu pacar Hinata."

"Eeeeeh ?"

Sakura POV

Kantin benar-benar ramai saat ini, tentu saja dipenuhi murid-murid kelaparan yang tertahan didalam kelas beberapa jam untuk belajar sejak tadi.

"Hei kalian, disini !"

Aku melihat seorang gadis berambut coklat dicepol melambai kearah kami seperti memberi isyarat kepada kami untuk menghampirinya, lalu Ino menarik tanganku kearah bangku gadis bercepol itu yang sudah terisi beberapa orang lainnya.

"Haaah kalian lama sekali, kami sudah menunggu dari tadi tahu."

"Gomenne TenTen-chan membuatmu menunggu lama." Ucap Hinata dengan lembut.

"Tak apa, ini siapa Ino ?" Pandangannya beralih kepadaku dengan pandangan antusias.

"Ah, ya kenalkan dia Hayasaka Mika teman sekelas kami yang baru, sekaligus teman sekamarku dan Hinata juga."

"Salam kenal aku Hayasaka Mika, kau bisa memanggilku Mika." Aku memperkenalkan diri dengan sedikit kikuk.

"Aku TenTen, ah ya perkenalkan juga ini Hyuuga Neji yang juga kakak sepupu Hinata, lalu yang ini Inuzuka Kiba, dan yang dikuncir empat itu Temari, ini Sai dia kekasih Ino—" Kualihkan pandanganku pada Ino dan dia hanya menampilkan cengirannya padaku. 'Dasar pirang.'Batinku. "—dan yang terakhir adalah si tukang tidur, Nara Shikamaru."

"Salam kenal Mika." Ucap mereka serempak, mereka benar-benar hangat dan menyambutku dengan baik, aku benar-benar nyaman. Belum pernah aku sehangat ini sebelumnya, padahal aku baru bertemu mereka, rasanya seperti menemukan keluarga baru. Ah, keluarga ya ?

'Senyum itu, senyum tulus yang mereka berikan padaku

Yang belum pernah aku dapatkan darimu nii-chan'

.

.

.

to be continue

updaaaaate :D semoga suka sama chapter ini ya, dan aku juga lagi nyelesein chapter 6 nih sekarang mohon doanya ya o:) muehehe =))

Balasan review :

BronzeQueen18290 : hihi ini sudah lanjut senpai terimakasih sudah mau review :)

Uchiha Cherry Rania17 : ini udah update lagi :D terimakasih :)

41 : hihi diusahakan ya :D ini sudah update :)

hanahimechan : ini asli karya aku kok, emang idenya mainstream sih menurut aku jadi mohon maaf kalo alur ceritanya rada-rada sama kayak fic yang lain tapi pasti ceritanya beda karna asalnya emang dari khayalan aku :D, oiya Karin juga nanti muncul kok :)

ravenpink : ini sudah dilanjut, ya tebakannya benar :D Sakura ngerubah warna rambutnya, adegan sasusaku akan dimulai sebentar lagi =))

Febri Feven : ini sudah update :)

sofi asat : terimakasih, iya huhu :" , ini sudah lanjut semoga suka :)

Aozora Straw : ini sudah dilanjut senpai :D

UchiHarunoKid : ini sudah dilanjut hihi terimakasih :D

Eysha 'CherryBlossom : sebenernya di dokumen aku udah disekat tapi pas di upload jadi ilang sekatnya dan gak aku periksa lagi ehehe maaf ya bikin bingung :) tapi suka gak ? *puppyeyesnojutsu* ini sudah update hihi :D

peyek chidori : wah makasiiiih :D, ini sudah update ikutin terus ya :)

sabel : ini sudah update :)

bella : ini udah update banget bella-chan :D

Princess Cherry Blossom : ini sudah update, akan diusahakan ya tapi buat lemon sepertinya gak akan ada di fic ini hehe maaf ya tapi akan aku usahakan agar certanya menarik :) terimakasih sudah review :)

RnR pleaaaaase :)