HEYAA!

Aku kembali dengan chapter 3 ~~~~~~~~~~~~

Lagi ngebut nih! Soalnya yang review lumayan banyak menurutku :p walaupun sebenernya dikit ... tapi aku tetep seneng!

Soalnya entah kenapa semakin banyak yang nge review semakin semangat buat update chapter selanjutnya!

I DO NOT OWN NARUTO LOH!

ENJOY!


CHAPTER 3

Hari ini , Ino kebetulan tidak bertugas menjaga toko bunga miliknya , oleh karena itu Ino masih saja bermalas malasan di rumah , tepatnya di kamarnya padahal waktu sudah menunjukan pukul 12 siang . Tiba – tiba saja , Shikamaru datang dan berteriak dari depan rumah Ino " Hey Ino ! "

Ino yang menyadari bahwa itu Shikamaru langsung membuka kaca jendela kamarnya " Ada apa sih teriak – teriak begitu ? "

" Memangnya kau tidak tau tentang misi kita ke Suna ? Kukira setidaknya salah satu dari mereka bertiga memberitahumu , merepotkan sekali sampai – sampai aku harus datang ke rumahmu begini " keluh Shikamaru seperti biasanya .

" Aku tau kok tentang misi itu . Lalu kenapa ? "

" Seharusnya kau sudah harus sampai di kantor hokage sekarang tau , kita akan berangkat sebentar lagi ke Suna . " lanjut Shikamaru sambil berlalu pergi " Aku kembali ke kantor Hokage dulu Ino , kurasa mereka tidak memberi tau kepadamu kalau kita berangkat hari ini "

" Hari ini ? Sekarang ? jam 1 ? HAAA ? SHIKAMARUUU! " Ino sangat panik ia lalu langsung bergegas , mandi , mengeringkan rambut , memilih pakaian dan membereskan peralatannya yang akan ia butuhkan ke dan pada saat di Suna . Setelah itu ia langsung berlari ke luar rumah dan menuju kantor Hokage .

Sementara itu di kantor Hokage ….

Knock knock knock

" Masuk "

" Ah , ternyata kau Shikamaru . Mana Ino ? Kurasa aku menyuruhmu untuk pergi menjemputnya " kata Tsunade

" Maaf Tsunade – sama , tapi sepertinya Ino akan datang telat . "

" Baiklah kalau begitu , karena disini sudah ada kau , Temari , Kankuro dan Gaara , kurasa akan kuperjelas sekali lagi tugas Shikamaru dan Ino . Shikamaru , kutugaskan untuk memecahkan kode yang didapat dari misi Suna sebelumnya karena ahli kode di Suna tidak bias memecahkannya jadi mereka membutuhkan bantuan , kuharap kau bisa mengerjakannya dengan cepat dan kuberi kau maksimal jangka waktu seminggu untuk mengerjakannya , dan jangan lupa untuk memberikan laporan dengan lengkap setelahnya kepada ku , dan untuk Ino – " pembicaraan Tsunade terputus , saat itu juga Ino masuk ke ruang hokage .

" Maaf Tsunade – sama ! Aku sama sekali tidak tahu kalau misinya akan dilaksanakan hari ini! Dan – " perkataan Ino terpotong

" Apa kau tidak pernah diajari untuk mengetuk pintu dahulu sebelum memasuki ruangan seseorang ? Dan seharusnya apabila kau mendapatkan misi , kau harusnya menanyakan kapan misi itu akan dilaksanakan . Kau salah satu dari Kunoichi terbaik Konoha kenapa malah melakukan hal yang tidak professional begitu ? Kita sedang bekerja sama dengan Suna ! Jangan sampai aku mendengar hal seperti ini lagi , mengerti ? " Tsunade memarahi Ino atas keterlambatannya dan Ino pun hanya diam mengangguk saat mendapatkan ceramahan dari Tsunade .

Ino sangat malu , mukanya memerah . Sudah sangat jelas ia dimarahi di depan Gaara , Temari dan Kankuro . Ino merasa ingin pulang saja dan menolaknya , tapi apabila ia melakukan itu , mati sudah jiwa dan raganya karena Tsunade pasti akan mengamuk .

" Baiklah , kulanjutkan lagi . Untuk Ino , kau kutugaskan membantu Suna dalam penelitian dan membudidayakan tanaman kaktus disana . Kukira ini tugas yang tak terlalu sulit , namun karena ini masalah alam jadi kurasa kau bisa mengerjakannya paling lama 3 bulan . Tapi apabila memang tugas itu sudah selesai , maka sebaiknya kau harus langsung kembali lagi ke Konoha . Mengerti Shikamaru dan Ino ? "

" Baik " jawab serempak Shikamaru dan Ino . Ino masih menundukan kepalanya .

" Untuk kalian " Tsunade mengarahkan matanya kearah 3 bersaudara Suna tersebut " Terima kasih atas kerja sama kalian dan kuharap utusan dari Konoha dapat membantu kalian "

" Terima kasih juga Hokage " balas Temari .

" Baiklah , kurasa kalian bisa berangkat sekarang " Akhirnya ke lima orang tersebut keluar dari kantor Hokage menuju pintu gerbang Konoha .

Mereka semua berjalan dalam keheningan . Entah kenapa tidak ada yang mau memulai pembicaraan sama sekali hingga akhirnya mereka sampai di gerbang Konoha .

" Ino! " terdengar suara seorang lelaki memanggil Ino .

Secara serempak , ke lima orang tersebut menoleh ke arah suara tersebut . Lelaki berambut biru dongker kehitaman tampak berjalan ke arah Ino . Gaara yang menyadari kemana arah lelaki tersebut berjalan , langsung menatap lekat – lekat lelaki tersebut dengan aura yang sangat menyeramkan . Tentu saja lelaki tersebut menyadarinya .

" Sasuke ? Sedang apa kau disini ? " Tanya Ino kebingungan

" Tentu saja menemuimu . Kenapa kau tidak memberi tau kepadaku kalau kau akan pergi ke Suna ? "

" Maaf ini mendadak jadi aku tidak memberi tau siapapun . Bagaimana kau tau aku akan pergi ke Suna ? "

" Aku juga ahli dalam mencari informasi tau , kalau begitu boleh aku memberimu salam perpisahan yang pastinya bukan untuk selamanya ? " Sasuke tersenyum sangat manis kepada Ino yang membuat pipi Ino mengeluarkan semburat merahnya .

" B – Boleh "

Tiba – tiba saja , Sasuke semakin maju mendekati Ino dan mendekap Ino dalam pelukannya "Selamat jalan Ino , hati- hati dan jangan ceroboh . Kembalilah secara utuh dan jangan sampai membuat aku cemas . Karena apabila terjadi sesuatu padamu , aku pasti akan segera datang untukmu . Good Luck , Ino " Sasuke membisikkan kalimat tersebut tepat di telinga Ino yang membuat Ino semakin merasa nervous dan wajah Ino sangat terlalu merah . Ino rasanya ingin pingsan saja .

Sasuke melepaskan pelukannya terhadap Ino lalu memutar arahnya untuk pergi , sebelum pergi ia melambaikan tangannya kepada Ino dan memberikan seulas senyum kemenangan di depan Gaara . Tentu saja Gaara tidak menyukainya , namun Gaara tetap memilih untuk diam walau sebenarnya dalam hatinya rasanya ingin sekali membunuh Sasuke .

Shikamaru , Ino , Gaara , Temari dan Kankuro melanjutkan perjalanannya .

" Jadi kau selama ini menjalin hubungan seserius itu dengan lelaki seperti itu , Ino ? " Tanya Kankuro tiba tiba

" Ah tidak . Kita berdua hanya berteman saja . Lagi pula , apa maksudnya dengan lelaki ' seperti itu ' ? " Ino mendadak jadi kesal .

" Bagaimana ya ? Hanya saja , aku merasa lelaki itu … hmm " Kankuro tidak melanjutkan kata katanya

" Apa ? " tiba tiba suara Ino jadi meninggi .

" Sudahlah Ino , biarkan saja Kankuro . Dia cemburu " Temari ikut dalam pembicaraan

" TEMARI ! " Kankuro jadi salah tingkah .

" Terserah kalian saja deh " jawab Ino dengan malas .

Mereka berlima melanjutkan perjalanannya ke Suna . 3 hari akhirnya berlalu dan mereka sampai di Suna .

INO'S POV

KYAAAA! Sasuke tiba tiba memelukku sebelum aku berangkat ke Suna . Ini pertama kalinya Sasuke memelukku ! Aku tidak menyangka kalau Sasuke memelukku . Dulu , waktu di akademi , dia sangat cuek bahkan tidak memperdulikan aku . Tapi , kenapa tiba tiba dia jadi seperti itu ? Dia kelihatannya sangat peduli denganku …. Dia bilang kalau sampai terjadi sesuatu padaku dia akan datang untukku …. Aku bisa gila ! Bagaimana ini ? Baru saja kemarin aku terpesona dengan seorang Gaara , sekarang Sasuke malah mengejutkan aku . Jangan jangan … perasaanku terhadap Sasuke yang dulu sempat terhenti akan tumbuh kembali ? Bingung !

GAARA ' S POV

Lelaki itu … apa maksudnya dia tersenyum seperti itu ? Apa maksudnya dia memperlakukan Ino seperti itu ? Apa keduanya memang berhubungan lebih dari teman ? Tapi Ino berkata mereka hanya berteman saja . Namun saat kulihat Sasuke memeluknya , Ino terlihat senang sekali . Tidak , jangan , jangan sampai Ino bersamanya .

SASUKE ' S POV

Sepertinya aku menang 1 langkah dari monster itu . Lihat saja , akan kubuat Ino jadi milikku , dan monster itu semakin menderita . Monster tak akan bisa mendapatkan seorang putri cantik kan ? Jelas tidak . Yang akan menjadi pasangan dari seorang perempuan cantik dan kuat seperti Ino , hanya lelaki kuat dan tampan seperti aku . Pasti .


Itu dia akhir dari chapter 3 ! Maaf kalau ceritanya pendek ^^

please REVIEW EVERYONE! THANK YOUU 3