Ini diaa chapter 5 ! Update kilat nih karena lagi banyak waktu dan lagi semangat!

Kubuat agak lebih panjang kali ini loooh!

I do not OWN Naruto!

Hope you ENJOY!


Chapter 5

Knock knock knock

Knock knock knock

Knock knock knock

" INOOOOOOOOOOOOOOOOO "

" mmm ... "

" INOOOO BANGUUUNNN! "

" siapa sih ? Pagi pagi begini berisik sekali " pikir Ino yang baru saja terbangun dari tidurnya .

" yaa tunggu sebentar " jawab Ino dengan malasnya sambil beranjak dari tempat tidurnya untuk membukakan pintu .

" Kau ini bagaimana sih ? "

" Apanya ? Ini kan masih pagi , kenapa kau sudah marah marah begini sih "

" Apanya yang masih pagi ? Lihat Ino ini sudah jam 12 ! Kau tau ? Kau sedang ditunggu seseorang di kebun kaktus ! Dan kau malah enak enakan tidur begini ! "

" Hah ?! Baiklaah baiklaah aku segera kesana ! "

Temari meninggalkan Ino setelah bersusah payah membangunkannya . Dan tentunya Ino langsung bergegas membersihkan diri dan bersiap siap untuk berangkat . Namun ternyata saat Ino berangkat , ia sedikit tersesat sehingga ia sampai di kebun kaktus sekitar jam setengah 2 . Ino sangat terkejut saat melihat siapa yang telah menunggunya .

" Gaara ! A - Aku minta maaf membuatmu menunggu lama ... Dan tadi aku juga sedikit tersesat .. " Ino menundukkan kepalanya dan merasa sangat malu .

" Tidak apa apa , sepertinya kau tidur dengan sangat nyenyak , syukurlah . "

" Kau sudah lama menunggu ? "

" Dari jam 9 pagi tadi "

" Beneran ? Aaah maaf ! Maafkan aku , Gaara ! " Ino semakin menundukkan kepalanya , namun tiba tiba perut Ino mengeluarkan suara yang menandakan kalau Ino belum makan .

" Sudah siang , kurasa tadi kau sangat terburu buru kesini hingga belum makan , apa tebakanku benar ? " Gaara tersenyum kecil kepada Ino dan Ino langsung blushing .

" Hehehehe ... bagaimana sebagai permintaan maafku aku mentraktirmu makanan apa saja yang kau mau ? "

" Baiklah " Gaara menerima permintaan Ino tersebut .

Merekapun melangkah bersama mencari cari tempat makan yang enak dan saat Ino melihat salah satu restoran yang ada kata ' yakiniku ' - nya dengan cepatnya Ino menarik lengan Gaara dan membawa Gaara masuk ke dalam tempat makan tersebut . Mereka pun duduk di salah satu meja yang ada di pojokkan ruangan tempat makan tersebut , cukup jauh dari tempat memesan makanannya dan apabila dilihat memang tempat itu cukup strategis karena sangat kasat mata . Sehabis Ino dan Gaara memesan makanan mereka masing masing , mereka duduk sambil mengobrol ria . Entah kenapa Gaara kali ini cukup berbicara banyak dan terlihat sangat santai saat berbicara dengan Ino . Ino juga dengan cerewetnya tak membiarkan keadaan seperti itu terlewatkan , entah mengapa Ino menyadari Gaara yang terlihat menikmati pembicaraan mereka tidak ingin menghancurkan moment yang sangat jarang itu . Dan Ino akui , Ino sangat senang dan menikmati sikap Gaara yang seperti itu .

" Hey paman ! " tampak terdengar suara sapaan lelaki terhadap salah satu pelayan tempat makan tersebut , dan tentu saja Gaara serta Ino menyadari siapa empunya suara itu .

" Kanku - " Sebelum Ino menyelesaikan sapaannya terhadap Kankuro , Gaara langsung mendekap mulut Ino dan menarik tubuh Ino lebih dekat kearahnya .

" Ng ? Kurasa sepertinya ada yang memanggilku ? Mungkin perasaanku saja . Paman , besok aku reserved 1 meja untuk 2 orang jam 7 malam , bisa kaan ? " kata Kankuro kepada pelayan tersebut yang tentu saja Gaara dan Ino mendengarnya . Setelah Kankuro selesai dengan urusannya dan pergi dari tempat makan tersebut , barulah Gaara melepaskan dekapannya terhadap Ino , dan Gaarapun tersadar kalau wajah Ino sudah sangat merah seperti udang yang direbus hingga matang .

" K - Kenapa ? Padahal a - aku hanya ingin m - mengajak Kankuro makan bersama .. " kata Ino yang tiba tiba jadi terputus putus karena saking gugupnya .

" Dia itu terlalu berisik dan menyebalkan . " kata Gaara singkat namun itu memang kenyataan .

" Ini dia makanannya , selamat menikmati ! " seorang pelayan datang sambil membawa pesanan Ino dan Gaara .

" Selamat Makan ! " kata Gaara dan Ino secara serempak yang dilanjutkan dengan tawa mereka .

" Sepertinya pilihan makananmu enak " kata Ino kepada Gaara yang hendak mengarahkan suapannya ke dalam mulutnya .

" Kau mau mencobanya ? " tanya Gaara sebelum melahap suapannya tersebut .

" Boleh " kata Ino dengan cepat

Sebelum Ino hendak menyodorkan sendoknya ke piring milik Gaara , Gaara terlebih dahulu mengarahkan suapannya itu ke arah Ino " Nih " seketika Ino mendadak blushing , namun tetap saja Ino membuka mulutnya dan menerima suapan dari Gaara .

" E - Enak " Ino menjadi gugup kembali

" Kau kenapa Ino ? Sakit ? Mukamu tiba tiba jadi merah begitu " kata Gaara sambil memberikan Ino senyum manisnya .

" A - Ah tidak kok .. " Ino semakin gugup dan semakin blushing tentunya , " AH ! Jangan tersenyum begitu manis kepadaku dong ! Aku bisa mati pingsan tiba tiba kalau begini terus ! " pikir Ino dalam hati .

Setelah mereka selesai makan , mereka kembali ke kebun kaktus dan mulai mengerjakan risetnya terhadap pasir di Suna . Mereka mengerjakannya dengan sangat serius , namun terap diselingi candaan yang Ino lontarkan terhadap Gaara dan Gaara pun menanggapinya . Sekitar pukul 6 sore , Gaara mengantar Ino kembali ke penginapannya dan setelah saling mengucapkan selamat malam , Gaara kembali ke rumahnya .

- Saat di rumah Gaara -

" Bagaimana ? " Temari langsung menanyakan Gaara

" Kami baru mengerjakan sedikit risetnya , jadi belum tau hasilnya " jawab Gaara

" Bukan itu maksudku , bagaimana dengannya ? "

" Ino ? "

" Ya iya , memangnya siapa lagi perempuan yang dapat menarik perhatianmu selain dia . "

" Thanks to you , it works "

" Ceritakan padaku "

" Dia datang sangat telat , saat sampai dia kelaparan , kami akhirnya makan bersama , saat makan aku memberinya satu suapan "

" Kau benar benar mengikuti saranku ya ? "

" Iya "

" Lalu bagaimana reaksi Ino ? "

" Mukanya sangat merah , jadi ku isengi saja dengan berpura pura menanyakan dia sakit atau tidak "

" Good then "

Esoknya - super skip time -

06.45 PM

Knock knock knock

Ino membukakan pintu kamarnya , ia melihat Kankuro .

" Hey , sedang ada waktu luang ? " Kankuro memulai pembicaraan

" Ya , tentu , ada apa ? "

" Makan malam denganku , kita kan belum pernah mengobrol secara betul hahahaha "

" haha iya , baiklah "

Mereka berdua pun sampai di tempat makan yang kemarin baru saja Gaara dan Ino makan disitu .

" Kita akan makan disini Ino , kupilihkan menu makanan untuk mu ya , kurasa pasti ini pertama kalinya kau disini , tenang saja , pilihan menuku selalu enak. " Kankuro mulai dengan gaya sok tau nya

" Ah tidak tidak , aku mau yang itu saja " Ino menunjuk salah satu menu yang kemarin Gaara makan dan menurut Ino itu sangat enak " Kemarin aku coba punya Gaara yang itu dan menurutku itu sangat enak , jadi aku mau itu saja "

" Kau sudah kesini ? ... Bersama Gaara ... ? " seketika ekspresi wajah Kankuro yang sedari tadi selalu tampak senang menjadi terkejut dan wajah senang itu menghilang . Ino juga menyadari kebodohannya yang keceplosan itu pun merasa sangat tidak enak kepada Kankuro . " I .. Iya .. " dan keheninganpun menghampiri mereka hingga mereka selesai makan . Kankuro pun mengantarkan Ino hingga di depan penginapannya dan langsung berbalik arah menuju rumahnya .

Saat sampai dirumah , ia melihat Gaara sedang bersantai tiduran di sofa dan Temari yang sedang berbincang bincang dengan Shikamaru .

" Gaara " Kankuro memanggil Gaara sambil memberikan death glarenya kepada Gaara , Gaara yang menyadarinya hanya menjawab " Hn " sambil memberikan death glare nya juga kepada Kankuro .

" Kau kemarin bersama Ino kan ? Mengambil kesempatan ya dalam tugas kali ini untuk bersamanya ? "

" Iya , aku kemarin bersamanya . Tapi hanya untuk masalah tugas saja , tidak lebih . Ada masalah ? "

" Sejak kapan kau jadi suka berbohong dengan kakakmu sendiri ? Hah ? "

" ... " tak ada jawaban sama sekali dari Gaara

" Gaara "

" ... "

" Gaara ! " tiba tiba Kankuro menjadi sangat marah

" Sudahlah ! Lagipula Gaara kemarin juga cuma hanya mengajaknya makan kan ? " Temari mencoba menengahi kedua adiknya tersebut karena keadaan di rumahnya kali ini benar benar menyeramkan dan terlebih lagi ada Shikamaru yang mau tidak mau menyaksikan kejadian tersebut .

" Oh jadi kau juga tau Temari ? Kau ternyata lebih berpihak pada Gaara ya ? Pantas saja kau selalu tidak mau mendengarkan dan tidak membantuku untuk mendapatkan Ino . Sampah "

" Kankuro " Gaara hendak mengarahkan pasirnya kepada Kankuro

" Cukup sudah . Kalian kumohon berhenti , Shikamaru maaf tapi kurasa kau harus kembali ke penginapan . Kankuro , we need to talk . " kata Temari

" Terserah kau saja . " Kankuro pergi ke dalam kamarnya dan dilanjutkan Temari yang mengejar Kankuro .

Gaara hanya kembali tiduran di sofa sambil memejamkan matanya . Sebenarnya ia tadi emosi bukan karena Kankuro marah karena merasa Ino direbut , namun Gaara marah karena Kankuro berbicara terlalu kasar terhadap Temari . Gaara hanya mencoba menenangkan pikirannya .

Di Kamar Kankuro –

" Kankuro , kau seharusnya tidak seperti itu kan . Sikapmu barusan sangat memalukan . "

" Apanya sih ? " Kankuro masih sangat kesal .

" Kau tidak seharusnya marah seperti itu . Kan sudah kubilang mereka hanya makan bersama . Lagipula itu tidak bisa dihindari karena mereka berdua memang bekerja bersama . "

" Cuma makan bersama saja ? Tidak lebih ? Kau yakin ? "

" Ya tentu "

" Baiklah , sampai pada akhirnya mereka lebih dari itu , kubunuh dia . "

" Hass . Iya Gaara menyukai Ino dan kau tidak akan pernah bisa membunuh Gaara . Kenapa kau sebegitu kesalnya sih ? Kenapa semua orang jadi memperebutkan Ino . "

" Bagaimana tidak kesal ? Kau tau kan aku menyukai Ino sejak lama ? "

" Gaara jauh lebih lama menyukai Ino daripada kau tau . "

" Sejak kapan ? Kenapa aku tidak diberitahu ? "

" Kau itu mulutnya besar dan selalu bocor . Gaara tidak akan mempercayaimu apalagi urusan begini . Kau ingat kejadian 1 tahun lalu tidak ? Saat kita sedang dalam perjalanan menuju Suna dari Konoha , di tengah padang pasir itu loh . "

FLASHBACK

Sore itu Temari , Kankuro dan Gaara sedang menuju Suna dari Konoha . Mereka bertiga memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan walaupun matahari mulai tenggelam dan di padang pasir sudah mulai gelap . Namun , karena Temari sudah terlalu letih , akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat . Namun tidak dengan Gaara . Gaara berkeliling untuk memastikan keadaan sekeliling mereka agar tidak terjadi apa apa pada saat mereka berkemah untuk beristirahat .

BRUK

Tiba tiba terdengar bunyi seperti ada sebuah benda yang jatuh menghantam pasir . Gaara mendekati sumber bunyi tersebut . Gaara sangat terkejut saat melihat seorang perempuan jatuh tersungkur dan kelihatan sangat …. Letih . Gaara memerhatikan dan memeriksa perempuan tersebut . Didapatinya terdapat salah satu pelindung kepala bertuliskan Konoha yang menandakan perempuan tersebut berasal dari sana . Gaara memerhatikan perempuan itu sekali lagi , Gaara akui perempuan itu sangat cantik dan menawan . Rambut pirang panjang milik perempuan itu layaknya seorang putri dari kerajaan . Wajah perempuan itu terlihat sangat cantik dan tidak nampak ada cacat sedikitpun walaupun banyak sekali keringat yang keluar dari kening perempuan tersebut . Gaara benar benar mengagumi sesosok perempuan itu dan tidak bisa meninggalkan perempuan itu begitu saja . Gaara mengangkat tubuh perempuan tersebut , dengan gaya bridal style nya , membawanya ke Temari .

" Yaampun Gaara ! Apa yang kau lakukan ? " Temari sangat panic ketika melihat Gaara sedangkan Kankuro terlihat cuek dan sibuk membetulkan Karasunya yang rusak karena misi terakhir .

" Aku tidak melakukan apa apa . Aku menemukannya jatuh pingsan di dekat sana " Gaara menurunkan tubuh Ino tak jauh dari Temari dan menunjuk kearah dimana tadi Gaara menemukan Ino .

" Ini kan …. Yamanaka Ino . Teman 1 team Shikamaru . Apa yang dia lakukan di padang pasir seperti ini ? Tapi dia tidak mungkin sendiri . Dia bukan perempuan bodoh yang akan lari sendiri di tengah padang pasir begini . "

" Yamanaka Ino .. ? " Gaara menggumam sendiri .

" Akan kuurus dia sebentar , lalu antarkan aku mengembalikannya ke tempat tadi dia pingsan , mungkin saja kita bertemu seseorang yang menjadi partnernya kali ini " Setelah Temari selesai mengurusi Ino , Gaara kembali mengangkat Ino dengan bridal style dan mengantarnya kembali ke tempat Ino ditemukan .

" Aku akan menunggu disini untuk sementara bersama Ino , kau kembali saja Gaara . "

" Kau yakin , Temari ? Apa perempuan itu akan baik baik saja ? "

" Kau mencemaskannya ya ? " Seketika Temari menyadari sesuatu dari Gaara . Ini pertama kalinya Gaara mencemaskan orang lain diluar dirinya sendiri .

" … " Gaara hanya diam tidak menjawab apapun .

" Tenang , dia akan baik baik saja . Kujamin kok "

" Kalau begitu , aku kembali dulu , hati hati Temari "

Beberapa saat kemudian Temari kembali .

" Dia ternyata bersama ayahnya , ayahnya sedang mencari air untuknya yang dehidrasi . Untung saja kita membawa persediaan lebih , jadi kuberikan setengahnya untuk mereka . Dari yang ayahnya ceritakan , ia bersama Ino akan berkelana dari satu desa ke desa lain untuk menemui klan Yamanaka lainnya yang tersebar untuk mendapatkan informasi lebih tentang penggunaan jurus rahasia milik klan mereka . Dan kau tahu ? Ternyata mereka berpindah tempat sudah hampir 2 tahun . Aku lebih baik di rumah saja deh daripada seperti itu . " Temari menjelaskan

" Apa dia baik baik saja ? " Gaara masih terlihat cemas .

" Tenang , pasti akan baik baik saja "

End of FLASHBACK

" Jadi … yang waktu itu Ino ? Tapi itu sudah lama sekali .. " Kankuro melanjutkan

" Kau tau kan ini pertama kalinya Gaara merasakan hal seperti itu . Jadi kurasa , tak semudah itu Gaara akan melupakannya . "

" ….. " Kankuro diam saja

" Jadi , bagaimana Kankuro ? "

" Aku akan tetap mengejar Ino . Kalau Gaara memang segitu cintanya dengan Ino , tunjukan padaku kalau Gaara bisa mendapatkannya . Dan kalau memang akhirnya aku yang akan mendapatkan Ino , berarti Gaara tidak sungguh – sungguh kan . "

" Jangan terlalu percaya diri . Aku yakin dia akan mendapatkan Ino dan mengalahkanmu yang jelek itu . "

" Ngomong – ngomong , tadi kau bilang semua orang mengejar Ino . Apa maksudnya ? "

" Tidak kau saja dan Gaara yang mengejar Ino , tapi … "

" Tapi apa ? "

" Sasuke juga "

" Yang benar saja ?! Sampai Sasuke juga ? Tapi dari perlakuannya terhadap Ino pada saat di gerbang Konoha … memang terlihat iya sih . "

" Sudahlah aku sekarang yang jadi kesal dengan mu tau ! "

" Apa sih ? Aku kan tidak melakukan apa apa sekarang ! "

" Gara gara kau , Shikamaru harus terpaksa pulang kan ! "

" Kau ini ! Cuma begitu saja marah ! Kau itu terlalu menempel denganya ! "

Dan akhirnya kedua nya tetap bertengkar tak henti – hentinya ….


YEY itu akhir dari chpater 5 kali ini!

Bagaimana bagaimana ? Seru gak ?

PLEASE REVIEW AND THANKYOU EVERYONEE!