Title : Unreachable

Chapter : 2/...

Warning : OOC! Genderswitch! Yaoi! Random!

:: Nah readers sekalian, ini chapter 2 nya. Semoga kalian nggak bosen yaaa :)

Changmin pun berlari mengejar Kyuhyun yang sudah pergi dengan galaunya. Yang pasti, Changmin bayar dulu pesanan mereka di kafe, kalo nggak adegan kejar-kejaran mereka pasti nambah satu tokoh lagi, yaitu pelayan kafe yang ngejar Changmin karena belum dibayar -.-

"Kyu, tungguin dong! Kamu kenapa sih?" kata Changmin sambil memegang pergelangan tangan Kyuhyun.

"Liat kan Min, tadi? Dia udah bohong sama aku. Dia kayaknya bahagia banget.." lirih Kyuhyun.

"Ya belum tentu juga sih,Kyu. Bisa aja itu saudara dia atau siapa kan kita nggak tau. Bisa aja dia ngajak saudaranya buat beli kado kejutan buat kamu. Kamu bentar lagi ulang tahun kan!" kata Changmin yakin.

"Min, jeongmal gomawo udah mau ngehibur aku, cuma setau aku, dia nggak punya saudara cowok, dia nggak pernah cerita. Terus ini bulan Mei, ulang tahun aku kan Februari.. UDAH LEWAT MIN!" sewot Kyuhyun.

"Biasa aja dong, nggak usah pake nyembur aku segala. Nah sekarang kita mau kemana?" tanya Changmin.

"Aku mau pulang aja, Min. Haaaah.." Kyuhyun pun masuk ke dalam mobil Changmin.

Tiba-tiba ponsel Changmin berbunyi.

"Yoboseyo? Ne Umma? Mwo? Ngambilin kue pesanan Umma? Nggak lah Umma, masa kuenya aku abisin sambil di jalan. Waktu itu kan aku kepepet.. Loh? KYU!"

Changmin melongo. Ternyata saking galaunya Kyuhyun, dia tanpa sadar menghidupkan mesin mobil dan pergi meninggalkan Changmin.

"Terus aku gimana dong? Untung bawa dompet. Naik taksi aja mungkin ya. Haaah, Kyuhyun galau, aku juga jadi ikutan galau.." kata Changmin.

Changmin pun berjalan ke toko kue langganan Jaejoong yang tak jauh dari tempatnya sekarang. Setelah mengambil kue, Changmin memutuskan untuk naik taksi.

"Hmm.. Andwae! Nanti Umma marah. Kalo secolek ketauan ngga yah. Tapi nanti jadi pengen lagi. Apa semua makanan itu narkoba jadi aku suka ketagihan ya?" pikir Changmin sambil memikirkan apa dia mau buka kotak kuenya atau nggak.

Tak lama kemudian, Changmin pun sampai ke rumahnya.

"Eh Min, kamu udah pulang. Mana kuenya? Kalo rapi gini sih pasti nggak kamu makan di jalan kan? Halmeoni dan harabeoji mau kesini soalnya" kata Jaejoong sambil mengambil kue dari tangan Changmin.

"Umma betul! I know you got it, YEAAAAAAH!~"

"Berisik! Nggak usah teriak-teriak, kamu bukan Max Changmin DBSK kan?" kata Jaejoong sadis.

"Huwee Umma nggak mengakui ketampananku ini? Oiya Umma, aku jadi galau.." kata Changmin sambil memeluk ummanya yang sedang memotong-motong kue.

"Aigoo, anak Umma. Tumben peluk-peluk? Galau karena Kyu ya?" kata Jaejoong jahil.

"Umma tau aja nih. Kok umma tau?" tanya Changmin sambil menyusupkan mukanya ke leher ummanya.

"Kalo ada yang liat dari belakang, pasti dikiranya Umma doyan berondong nih dipeluk-peluk. Lagian tadi Umma ngeliat Kyu bawa mobil kamu, sekarang malah diparkir di rumahnya juga. Pasti dia lagi galau banget ya?" tebak Jaejoong. Gotcha, tebakannya tepat!

"Bener Umma, dia galau sama cewenya lagi. Apa dia nggak bisa ngeliat aku?" tanya Changmin.

"Min, Kyu nggak buta, bisa laaah liat kamu, apalagi badan kamu gede gitu. Mending sekarang kamu ke rumahnya gih, sekalian bilangin ke Heechul ahjumma kalo piringnya Umma jangan lupa dibalikin. Terus, jangan lupa rencana buat besok gitu." kata Jaejoong.

"Buat besok? Jangan bilang Umma ama Hee ahjumma mau shopping lagi?" kata Changmin.

"Enggak, kami cuma mau ketemuan sama temen SMA, reuni ceritanya. Terus ya sambil jalan ke mall lah sebentar.." kata Jaejoong sambil senyum-senyum.

"Iya Umma, itu namanya shopping juga -.-" pikir Changmin.

Sementara itu Kyuhyun sedang galau di rumahnya. Pertama, dia galau karena Sungmin. Kedua, dia galau karena saking galaunya, dia jadi ninggalin Changmin. Ya tiang listrik yang satu itu nggak akan marah sih ditinggal, cuma gimana kalo dia minta Kyu buat traktir dia sebagai penebusan dosa. Bisa bangkrut Kyuhyun nanti.

"Gila dong, gue galau karena dua Min!" batin Kyuhyun sambil ngacak-ngacak rambutnya yang emang udah acak-acakan.

"Kalo mau keramas, ya keramas aja sana! Daripada geje ngelakuin gerakan keramas gitu," kata Heechul sambil lewat.

"Aniya Umma, gimana sih? Keramas dari Hongkong? Aku lagi galau nih umma, galau!" sewot Kyuhyun.

"Iya, Umma tau kok. Kamu galau kenapa lagi? Sungmin ya!" tebak Heechul.

"Iya Umma, ditambah lagi aku nggak sengaja ninggalin Changmin di Myeongdong, terus aku pulang bawa mobilnya lagi!" sahut Kyuhyun.

"Ckck.. Kalo kata Umma sih yaaa, mending kamu sama Changmin aja daripada Sungmin. Kayaknya dia nggak akan bikin kamu galau!" ceplos Heechul.

"Duh Umma jangan aneh deh. Pertama, kita udah temenan dari kecil. Kedua, kita sering banget ketemu kayak sahabat, persis kayak Umma sama Jae ahjumma tuh. Terus, kita sama-sama namja. Aku belum kepikiran buat kesana, Umma!" kata Kyuhyun.

"Umma nggak aneh. Baguslah, kalian tinggal nikah aja kalo udah klop gitu. Sekarang juga udah banyak kan yang sama sesama namja, terus kenapa?"

"Umma ih! Kalo gitu Umma nikah juga aja sama Jae ahjumma!"

"Terus kamu sama Changmin gimana? Mau Umma masukin lagi ke dalem perut Umma? Terus apa Changmin juga harus masuk lagi ke perut Jae ahjumma? Aneh-aneh aja, appamu mau gimana kalo Umma sama Jae ahjumma?" kata Heechul.

"Ya gampanglah, appa kan bisa sama Yunho ahjussi!" kata Kyuhyun dengan nada brilian.

"Iya gampang, terus kamu pengen appamu dibunuh Yunho ahjussi pake hapkido-nya? Udah tau Yunho ahjussi posesif banget sama istrinya juga."

"Ah, appa kan bisa kungfu, ya mereka battle aja kali!" kata Kyuhyun yakin.

"Aneh. Udah sana! Umma mau maskeran dulu nih biar tambah cantik hihihi," kata Heechul sambil berjalan menuju kamarnya.

Kyuhyun berjalan ke taman belakang rumahnya dan duduk disana. Ia melihat ke arah langit sambil merenung.

"Mau hujan.. Aku jatuh cinta padanya di saat hari sedang hujan. Saat itu aku sadar, matanya menyihir mataku sehingga aku tak dapat berpaling. Sampai saat ini, aku selalu tersihir olehnya, selalu. Hari ini mendung, seperti hatiku yang terselimuti awan gelap. Kelam, berarak, tak berarah. Namun, bukankah setelah hujan pasti akan ada pelangi?" pikir Kyuhyun.

"Hey Kyu!" panggil Changmin.

"...tapi kan nggak gitu juga, masa sih pelanginya Changmin?" batin Kyuhyun.

"Kamu lagi mikirin kegantengan aku ya Kyu? HAHAHA," kata Changmin sambil tertawa nista.

"Apa sih Min, aku lagi inget kalo aku jatuh cinta ama Sungmin pas hari lagi hujan.." lirih Kyuhyun.

"...dan aku benci melihat betapa perhatiannya dirimu padanya, aku benci dirinya yang membuat matamu yang berbinar menjadi sendu, aku benci ia yang kau agungkan meski kau disakiti. Mungkin aku tak jatuh cinta padamu di hari hujan, namun rasa sayangku padamu sama seperti tetesan hujan yang membasahi bumi. Aku hujan, kamu tanah. Hujan akan terus menyirami tanah sampai tanahnya basah, agar tanahnya tidak tandus, dan begitu pula Jung Changmin akan selalu menyayangi Tan Kyuhyun walaupun itu masih harus seribu kali disakiti. Bibirmu terlalu berharga untuk mengucap namanya, matamu terlalu berharga untuk memancarkan kebahagiaan untuknya.." batin Changmin.

Dan tanpa sadar, di saat hujan mulai turun, mereka termenung di halaman rumah Kyuhyun. Dengan Kyuhyun yang memikirkan Sungmin, dan Changmin yang memikirkan Kyuhyun. Mereka terdiam seakan enggan membuka pembicaraan. Keengganan itu, timbul karena kedua hati yang terluka akan sebab yang sama. Cinta.

TBC

qyu said : ini cerita terlahir dari otak random aku jadi mian kalo geje banget dan OOC! Aku belum tau cerita ini mau sampe berapa chapter, tapi mungkin di setiap chapter nggak akan selalu fokus sama itu-itu aja hehehe. Imajinasi abal dasar -.-

Tapi makasih banget sama yang udah ngefollow, ngefavorite, dan ngereview juga. Jeongmal gomawo, aku seneng banget X)) semoga kalian nggak bosen sama tulisan aku :)

Balasan review chapter 1:

- une anee : hahaha gini nih silent reader yang oke banget, bilang" dulu! X)

- riekyumidwife : udah aku bales reviewnya di PM ya :D

- YunieNie : udah dibales di PM juga yaaa X)

- xoxoxo : iya, ming chul sama jae disini yeoja, mian ya bikin bingung hehehe. sayangnya, imajinasi aku blm pengen mereka bersatu X)) *jahat

- FiWonKyu0201 : hahaha iya nih salahin imajinasi aku yang pengen Changmin ngegalau dulu X) masih lama deh kayaknya galaunya *ups. Huehehe XD