Title : Unreachable

Chapter : 4/...

Warning : tambah geje, dan makin OOC banget! tapi semoga kalian nggak bosen :) dozo~

Sesudah mandi, Yunho pun turun dan menghampiri Jaejoong yang sedang mengaduk sup di panci.

"BooJae.." panggil Yunho sambil memeluk pinggang Jaejoong dari belakang.

"Lepas dulu Yun, aku lagi nyiapin makan nih," jawab Jaejoong.

"Aku capek.. Maunya sama kamu biar ilang capeknya!" kata Yunho posesif.

"Heyyy.. Nanti dulu Yunnie bear, kamu duduk dulu oke?" tawar Jaejoong.

Tiba-tiba ada yang memeluk Yunho dari belakang.

"Appa, aku juga mau dong kayak kalian.." kata Changmin.

"Heh, peluk aja pacarmu sana. Cari pacar makanya!" kata Yunho sambil memeluk Jaejoong.

"Ini lagi pake ikutan. Udah pelukan sana berdua!" kata Jaejoong jengah.

"SHIREO!" seru Yunho dan Changmin berbarengan.

Jaejoong pun merasa kesal karena tak bebas bergerak. Bayangkan, Changmin memeluk Yunho dan Yunho memeluk Jaejoong.

"Kalian ini, pantesan Jae nggak selesai terus masaknya, dipeluk gitu. Jae nggak akan ilang kok," sahut Leeteuk sambil tersenyum geli.

"Iya nih Umma, ribet!" ketus Jaejoong.

"Udah, main ular naganya udahan dulu, sana pada duduk di ruang makan. Ayo Umma bantu," tawar Leeteuk.

Di meja makan sudah ada Kangin yang sedang duduk sambil memantau harga saham di tablet. Setelah Yunho duduk, mereka pun langsung membahas saham akhir-akhir ini dengan Changmin yang memasang muka bosan.

"Ayo makanan sudah siap, kalian para pria berhenti dulu lah membahas sahamnya. Ayo kita makan," sahut Leeteuk sambil menaruh makanan di atas meja.

"Memang gitu sih Umma, kalo udah masalah saham ya Yunnie jadi autis," sindir Jaejoong.

'Ini kan demi kelangsungan perusahaan juga, Boo. Soalnya kan.."

"Makan NGGAK?" tanya Jaejoong dengan penuh penekanan pada kata yang ditulis dengan huruf kapital.

"Ne, ne," jawab Yunho sambil mengambil nasi.

Leeteuk hanya bisa tersenyum geli sambil melirik ke arah Kangin yang pura-pura tidak melihat.

"Beneran sifat galak Haraboji turun ke Umma dong. Untung aku nggak galak kaya Umma!" batin Changmin. Ah, mungkin belum aja turun si sifat galak itu, mungkin masih ngantri -.-

Mereka pun makan bersama dengan suasana hangat khas keluarga Jung.

Setelah makan malam dan bincang-bincang santainya usai, Kangin dan Leeteuk pun berpamitan dari rumah keluarga Jung.

"Masakanmu memang enak, Jae. Katanya mau buka kafe? Umma pasti doakan, nanti undang Umma ya kalo kafemu buka," sahut Leeteuk sambil memeluk Jaejoong.

"Ne Umma, pasti kuundang. Benar ya Umma, nanti bantu kami mendekorasi kafe," jawab Jaejoong sambil balas memeluk.

Lalu mereka pun melambaikan tangan ke arah mobil Kangin yang semakin menjauh.

"Appa, cerita pas dulu ketemu Umma dong. Kenapa bisa sih Appa sama Umma jadian?" tanya Changmin.

"Kamu mau nembak yeoja terus nyari inspirasi dari Appa kan? Ne, Appa akan cerita," bangga Yunho.

"Appa udah deh, nggak usah pake acara nebak-nebak aku mau apa. Cerita aja bisa kan?" sahut Changmin. Tuh, pedesnya omongan Jae nurun kan sama Changmin?

"Jadi gini, dulu Appa ketua klub Hapkido dan Ummamu ketua klub masak. Karena kecantikan Ummamu, banyak namja yang suka, ya termasuk Appa. Suatu hari, Appa pulang sekolah dan menemukan Ummamu lagi digoda para namja. Ya Appa nyelametin dia dong, heroik kan?" cerita Yunho.

"Ih, hidup Appa FTV banget -.-" kata Changmin.

"Nah, belum selesai. Dari situ, BooJae suka bikinin Appa bekal, suka nganter makanan ke ruang klub Hapkido, wah banyak deh. Appa juga nganter dia pulang setiap hari. Akhirnya, Appa memberanikan diri buat nembak Ummamu dan kami jadian," kata Yunho sambil mengenang masa lalunya.

"Haaaah, nggak ada tantangannya sih proses jadian Appa.." protes Changmin.

"Lah terus Appa harus melintas sungai Amazon dulu sambil dikejar piranha? Atau Appa harus terjun dari atas Niagara sambil bawa banner bertuliskan : Jae, saranghae! Gitu?" jawab Yunho dengan nada lebay.

"Ya enggaklah Appa, maksudnya kan masa nggak ada halangannya gitu.." jelas Changmin.

"Ooh, dulu Appa disuruh tanding dulu sama Kangin Haraboji, secara beliau kan ketua klub taekwondo dulunya. Appa sempet gentar sih, tapi ya Appa tetap tanding. Akhirnya, kami berdua seri dan memang, Appa babak belur banget. Untung wajah tampan Appa nggak ilang,Min. Bayangin kalo ilang, gimana bisa kamu kayak sekarang?" tanya Yunho.

Bukannya menjawab, Changmin malah berteriak "Umma, Appa lebay!"

"Memang Min! Appamu lebay kayak kamu!" jawab Jaejoong.

"Tapi ada satu kejadian yang bikin Appa sadar kalo BooJae nggak selembut yang Appa kira, Min.." ingat Yunho.

"Apa?" tanya Changmin penasaran.

"Waktu itu Appa ngintip ke klub masak. Ternyata, masalah masakan sih Ummamu perfeksionis banget. Belum lagi pas suatu saat dia nemuin ruang klub masak diobrak-abrik sama seseorang. Saat ketauan orangnya, Ummamu langsung mukul mukanya pake wajan! Waktu itu, Appa sadar kalo Ummamu itu galak Min, nggak beda jauh sama Harabojimu.." kata Yunho.

"Umma.. kaya Hee ahjumma ya Appa?" kata Changmin ngeri.

"Nggak sih, tapi memang mereka akrab banget kan. Sifatnya juga mirip sih, cuma Jae lebih halus sedikit.." kata Yunho.

"Hey sampai kapan kalian mau ngobrol disitu? Udah malem, mendingan tidur. Kalo masih mau ngobrol ya terserah, tapi pakai jaket ya. Udaranya dingin!" sahut Jaejoong dari dalam rumah.

"Nah satu lagi Min, segalak apapun Jae dan Hee Noona, mereka orangnya perhatian kok. Yuk kita masuk sekarang?" ajak Yunho.

Changmin pun mengikuti langkah Yunho masuk ke dalam rumah sambil memikirkan ucapan Yunho.

Setelah masuk ke kamarnya, Changmin pun melihat keluar ke arah jendela kamar Kyuhyun. Ia melihat Kyuhyun yang sedang menelepon seseorang sambil tertawa. Karena merasa diperhatikan, Kyuhyun menoleh ke arah Changmin dan melambaikan tangannya dari dalam kamarnya. Changmin balas melambai lalu menutup jendela kamarnya.

"Hhh, sampai kapan ya aku gini terus. Suatu saat aku pasti bisa!" tekad Changmin.

Changmin mengambil ponselnya lalu mengirim pesan pada seseorang.

to : Jonghyun

Hey, besok aku datang ke studio ya?

Tak lama kemudian, Changmin pun mendapatkan balasan.

from : Jonghyun

Boleh hyung, jam berapa? Tapi besok aku mau nganterin Amber dulu, mungkin di studio bakal ada Minho.

Changmin mengerutkan keningnya bingung. Sejak kapan Jonghyun nganterin Amber? Sejak kapan Minho nongkrong di studio CNBLUE? Ya kecuali kalo mereka memang lagi pengen ngumpul.

to : Jonghyun

Mau nganterin Amber? Kayak kakaknya aja kamu. Memangnya Yonghwa kemana jadi Minho yang duluan di studio?

Rasa penasaran Changmin pun hilang saat mendapatkan sms balasan.

from : Jonghyun

Hyung salah sms ya? Memang Amber adik aku, kembaran aku malah. Aku Kim Jonghyun, bukan Lee Jonghyun :p

Changmin pun mengecek kontaknya. Memang, Kim Jonghyun dan Lee Jonghyun dua-duanya ia tulis sebagai Jonghyun di kontaknya.

"Pabo Min! Kenapa aku nggak ngecek dulu sih? Jadi aja ribet gini," batin Changmin mengutuk dirinya sendiri.

to : Jonghyun Dino

Mian ne, kkk~ Sekarang namamu udah ganti jadi Jonghyun Dino! Udah ya, aku mau tidur :p *mehrong*

Jonghyun pun hanya bisa menggelengkan kepalanya saat membaca sms balasan dari Changmin.

"Chwang hyung nggak berubah ya, selaluuu aja gitu," pikir Jonghyun.

Sebelum tidur, Changmin mengirim sms pada Jonghyun yang lain. Yang ini pasti bener, masa salah terus -_-

to : Jonghyunnie

Jonghyun-ah, besok aku datang ya ke studio. Tenang, nanti aku bawain makanan, tapi bukan buatan Umma soalnya Umma lagi sibuk. Udah ya, aku mau tidur. Sampai ketemu besok~

Saat Changmin akan merapatkan selimutnya, ternyata ada sms balasan dari Jonghyun.

from : Jonghyun

Ne, hyung. Ne, gwenchana asal itu makanan, aku dan member CNBLUE lain pasti senang. Aku juga mau tidur, jalja~

Setelah membaca balasan dari Jonghyun, Changmin pun memejamkan matanya untuk terjatuh ke dalam jurang mimpi.

Keesokan harinya sambil membawa sekotak pizza, Changmin datang ke studio milik Yonghwa.

"Annyeonghaseyo," sapa Changmin.

"Annyeonghaseyo, mari masuk Hyung!" jawab Yonghwa sambil membukakan pintu.

"Oiya, ini pizza untuk kalian. Untuk aku juga sih hahahahha," kata Changmin sambil tertawa nista.

"Chwang Hyung kebiasaan, nggak mau rugi deh!" protes Jonghyun.

"Ya kalo kamu protes sih nanti kalo kafe Umma buka, aku nggak bakal ngijinin kamu makan disitu, awas!" ancam Changmin.

"Chwang Hyung tega nih sama sepupu sendiri. Iya iya Hyung, gomawo ya pizzanya!" sahut Jonghyun.

"Ya udah, ayo kita latihan. Hyung mau ikut?" tanya Minhyuk.

"Boleh deh, udah lama ya aku nggak nge-band!" jawab Changmin.

"Gimana kalo Hyung main bass, Yonghwa Hyung vokal, Minhyuk drum, Jonghyun hyung main gitar. Aku makan pizza!" usul Jungshin sambil mengangkat kotak pizza.

"Usul yang bagus, nanti kita potong rambut Jungshin pas dia lagi tidur yuk!" sahut Yonghwa dengan nada mengancam.

"Hehehe ani Hyung, ani," cengir Jungshin.

Lalu mereka pun mulai berlatih.

[Jonghyun] Stabirabi rapststabira, you're my love..

"Hah ! Lagu ini kan.." pikir Changmin. Tanpa pikir panjang ia langsung menyerobot mic Yonghwa.

gin bameul jam mot irunda
geurinda tto nan nan nan nan
oneuldo nunmul chamabonda
han sum swieobonda

I can't fall asleep in this long night
I draw you out again
Today, I hold back tears yet again
I let out a sigh

Melihat Changmin bernyanyi, Yonghwa hanya bisa tercengang. Pertama, karena mic nya diambil paksa. Kedua, suara Changmin melengking banget! Tapi Yonghwa hanya bisa membiarkan Changmin tenggelam dalam nyanyiannya.

nappeun saranga
bulleodo daedabdo eobtda (daedabdo eobseo)
jabeuryeo aewonhaedo
naengjeonghage doraseonda (doraseonda)

nappeun saranga yeongicheoreom
tteonaganda (tteonaganeun neo)
son ppeodeo jababwado
eoneusae neon tteonaganda nal

My bad love,
I call you but there's no answer
(no answer)
I beg to hold on to you but

you coldly turn away (turn away)

My bad love, you are leaving
like vapor (you are leaving)
I extend my hand to hold you but
at some point, you already left me..

[CNBLUE - Still in Love]

Changmin menyelesaikan nyanyiannya dan memikirkan Kyuhyun yang sedang pergi dengan Sungmin. Tadinya ia berniat untuk mengajak Kyuhyun pergi karena Ummanya dan Umma Kyuhyun pergi ke reuni SMA dan para Appa sedang pergi main golf. Namun ternyata saat sampai di gerbang rumah Kyuhyun, kekecewaan menyambutnya. Kyuhyun memeluk Sungmin dengan sayang lalu mengecup bibirnya. Changmin lalu pergi sambil menyalahkan dirinya yang terlalu takut untuk mengakui perasaannya pada Kyuhyun. Menyalahkan takdir yang mempertemukan Kyuhyun dengan Sungmin. Menyalahkan hatinya yang terlalu terlalu haus akan keberadaan Kyuhyun. Sambil memakan pizzanya yang ia bawa untuk CNBLUE, ia merenung, sedangkan Yonghwa, Jonghyun, Jungshin dan Minhyuk hanya bisa memandang Changmin dengan penuh tanya. Namun setelah sadar, mereka cepat mengambil potongan pizza lain, sebelum Changmin menghabiskannya.

"Kadang kupikir takdir itu sakit, Kyu. Kamu tahu, hatiku tak terima saat kulihat kau mengecup bibir Sungmin. Namun jika cinta artinya bahagia saat dirimu bahagia, aku akan mencoba bertahan, Kyu.." kata Changmin dalam hati.

TBC

qyu said : ini chap 4 nyaaa :)) well, mau ngejelasin kalo slightnya disini Amber ama Jonghyun SHINee itu sepupuan, mukanya mirip kan :p terus member CNBLUE itu sepupuan dari berbagai pihak sama Changmin. Belum terlalu ada konflik ya, emang di chap ini aku belum terlalu berfokus ke Changkyu, tapi jangan khawatir, aku berusaha bikin konflik dari chap depan :D

semoga kalian nggak bosen baca dan review yaaa, semoga reviewers bertambah biar aku tambah semangat XD

Balasan review:

- riekyumidwife : hahaha, sesomplak aku yang bikin cerita ini kayaknya :)) gomawo juga udah review XD

- FiWonKyu0201 : ne, mereka semua keluarga yang harmonis walaupun para istri agak kejam :))

- Jejekyu Red Sapphire : aku senang bisa menghibur XD

jeongmal gomawo untuk para reviewers, dan juga yang memfollow serta ngefavorite :) semoga kalian nggak kecewa dan jadi addict yaaa hehehe.

mind to give me a review again? :D