Title: Its okay, hyungie

Rate: T

Gendre: Brothership/ family

Cast: Leeteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun

Chapter:

Brothership Leteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun/ its okay, hyungie/ sesuatu seperti ini dapat diubah, hubungan kita tidak bisa seperti ini selamanya hyung/ DENGARKAN AKU!/

Semua yang kita miliki didunia ini hanya sementara meskipun kita sangat ingin memiliki sesuatu, namun kadang hal itu tidak pernah terwujud. Pagi ini, mulai hari ini semua hal yang baru dimulai kembali.

Leeteuk sedang membantu Donghae mengemasi barang-barangnya karena kemarin Donghae yang seharian mengurung diri dikamarnya tidak mau mengemasi barangnya dikarenakan dia tidak ingin pindah dari rumah yang sejak kecil dia tinggali bersama almarhum kedua orangtuanya. Donghae dengan mata yang sembab akibat menangis seharian kemarin hanya duduk sambil menyaksikan hyung tertuanya membereskan semua barangnya.

"Hyung,, tentang ucapanmu kemarin..." ucap Donghae tiba-tiba. Leeteuk yang sedang memasukkan pakaian Donghae kedalam kopernya menjadi menghentikan kegiatannya sejenak untuk melihat wajah dongsaengnya yang tadi ingin bertanya padanya.

"ucapan apa?" tanya Leeteuk sambil memandang Donghae yang duduk diatas kursi belajarnya.

"ucapan yang bilang bahwa kau akan membeli rumah ini lagi suatu hari nanti, apa kau benar-benar akan melakukan itu?..." ucap Donghae dengan serius. Leeteuk mengalihkan pandangannya dari Donghae dan berkemas kembali.

"bukankah kau tidak percaya pada hyung,, jadi aku tidak bisa mejanjikannya untukmu karena kau pasti tidak akan percaya kan?" ucap Leeteuk dengan nada mengejek Donghae.

"hyungieeee... aku serius..." ucap Donghae sebal masih dengan nada manjanya.

"arraseo.. arraseo.. "ucap Leeteuk sambil terus mengemasi barang Donghae.

Kyuhyun dan Heechul juga sudah mengemasi semua barang mereka karena hari ini mereka akan menempati rumah baru mereka yang jauh dari kata mewah seperti rumah mereka yang dulu.

Leeteuk sudah mengirimkan barang-barang yang akan mereka gunakan untuk mengisi rumah barunya kemarin siang jadi hari ini mereka tinggal membawa barang pribadi mereka. Leeteuk hanya membawa sedikit perabotan rumah dan yang lainnya dia jual karena selain untuk mendapatkan uang, perabotan tersebut juga tidak akan muat ditempatkan dirumah baru mereka.

Kyuhyun dibantu dengan Leeteuk memebawa barangnya menuju mobil yang akan mengantarkan mereka. Saat itu Kyuhyun lagi-lagi merasakan sakit yang tajam pada bagian pinggang sebelah kanannya. Kyuhyun tidak jadi mengangkat kopernya kedalam mobil. Leeteuk yang melihat hal tersebut menjadi heran karena koper yang Kyuhyun miliki cukup kecil namun dia tidak kuat untuk mengangkatnya.

"apa isinya sehingga kau tidak kuat, pabo!" Heechul tiba-tiba membantu Kyuhyun mengangkatkan koper Kyuhyun kedalam mobil dan hal tersebut membuat Kyuhyun merasa bahagia karena secara tidak langsung Heechul sudah menunjukkan perhatiannya.

"gomawo hyung" ucap Kyuhyun sambil tersenyum semanis mungkin. Heechul memandang Kyuhyun yang tersenyum padanya dengan wajah yang datar.

"kau sangat aneh jika berwajah seperti itu..." ucap Heechul dingin.

"dan... aku bukannya membantumu karena aku mau tetapi ini karena kau sangat lamban dan itu akan membuat yang lainnya menunggu lama" lanjut Heechul. Perasaan Kyuhyun yang tadi bahagia menjadi lenyap saat mendengar ucapan Heechul tersebut.

"kaja kita berangkat hyung,,ini sudah siang dan kita harus membereskan barang-barang kita" ucap Heechul.

"ne,, ayo kita masuk" ucap Leeteuk pada semua dongsaengnya.

Donghae memilih duduk didekat Leeteuk dan Kyuhyun berada disebelah Donghae. Sedangkan Heechul duduk disamping sopir. Kyuhyun hanya memandang Donghae dengan sedih karena hyungnya terlihat begitu rapuh sekali saat ini berbeda sekali dengan dia yang biasanya selalu ceria. Kyuhyun menjadi mengingat yeoja yang mendekati Donghae waktu dikampus beberapa hari yang lalu. Bagaimana jika yeoja itu tahu jika hyungnya sudah jatuh miskin, masihkah yeoja itu menyukai hyungnya. Alasan Kyuhyun bersikap kasar kepada yeoja itu adalah karena dia tahu bahwa yeoja itu tidak tulus pada hyungnya itu dan Kyuhyun takut jika Donghae akan terluka karena wanita.

Kyuhyun terus memperhatikan Donghae sambil memikirkan hal yang sering dilakukan Donghae selama ini dengannya. Namun, setetes airmata jatuh dari sudut mata Donghae. Kyuhyun begitu terkejut dengan sikap hyungnya itu, Kyuhyun pun menghapus airmata itu dengan lembut. Donghae menolehkan kepalanya melihat Kyuhyun yang sedang tersenyum untuk menenangkannya. Kyuhyun menggelengkan kepalanya mengisaratkan bahwa Donghae tidak boleh menangis lagi.

"aahhhhh, aku tidak sabar ingin melihat rumah baru kita dan melihat bagaimana kamar baruku" ucap Kyuhyun untuk membuat suasana menjadi mencair.

"rumah kita sangat kecil Kyu dan hyung lupa memberitahu kalian jika rumah itu hanya mempunyai dua kamar tidur didalamnya jadi kita harus tidur bersama" ucap Leeteuk yang membuat semua dongsaengnya memandangnya kaget.

"mwo? dua kamar?" tanya Kyuhyun.

"ne, dan sepertinya masing-masing kamar harus diisi oleh dua orang" tambah Leeteuk.

"aku akan tidur dengan Donghae" ucap Heechul dari bangku depan.

Kyuhyun menjadi diam saat Heechul dengan senangnya memilih Donghae sebagai teman sekamarnya.

"aku ingin tidur dengan Leeteuk hyung" ucap Donghae yang membuat Heechul maupun Kyuhyun melemparkan tatapan protes pada Donghae.

"mwo? andwe Hae, kau harus tidur denganku,,, mana bisa kau satukan aku dengan setan kecil itu? akan jadi seperti neraka nanti kamarku" ucap Heechul.

"yang ada kamar itu akan penuh keberuntungan hyung jika aku ada didalamnya" ucap Kyuhyun tidak mau kalah.

"hyung, lihatlah... belum sekamar saja, kita sudah bertengkar jadi kau tidak boleh membuat kami bersama" protes Heechul yang diamini oleh Kyuhyun.

"hmmm baiklah... kalian sekamar!" ucap Leeteuk yang mendapat protesan dari Heechul dan Kyuhyun. Leeteuk dan Donghae hanya tertawa melihat ekspresi Kyuhyun dan Heechul yang sama-sama mengejek satu sama lainnya. Leeteuk tahu jika hal ini akan terjadi maka dari itu untuk memperbaiki hubungan mereka semua maka Leeteuk menyuruh Heechul dan Kyuhyun sekamar.

Sesampainya dirumah baru yang akan mereka tinggali itu. Kyuhyun dan Heechul menuju kedalam kamar yang akan mereka tempati begitu juga dengan Leeteuk dan Donghae.

Kyuhyun hanya diam saja, begitu juga dengan Heechul. Suasana didalam kamar itu begitu canggung meskipun mereka sering beradu mulut namun jika mereka dibiarkan bersama maka semua pertengkaran itu hilang berganti dengan rasa canggung.

"syukurlah tempat tidurnya tidak menjadi satu" ucap Heechul. Kyuhyun hanya diam saja mendengar perkataan Heechul tersebut. Dia sama sekali tidak berminat untuk beradu mulut dengan hyungnya. Sikap Kyuhyun yang diam saja membuat Heechul menjadi ikut diam dan mungkin juga bertanya-tanya kenapa dengan Kyuhyun? kenapa dia tidak membalas ucapan pedasnya? Biasanya jika Heechul memancing Kyuhyun dengan perkataan yang pedas pasti Kyuhyun akan membalas dengan ucapan yang lebih pedas lagi namun kali ini Kyuhyun hanya diam saja. Kyuhyun melanjutkan kegiatannya membereskan barang-barangnya tanpa menghiraukan Heechul.

"Heechul-ah! Kyuhyunie! Ayo kita makan dulu,,, hyung sudah memesankan kalian jangjangmyeon..." teriak Leeteuk dari luar kamar.

"ne hyung!" teriak Heechul sambil berjalan keluar kamar.

Kyuhyun yang sedari tadi diam ternyata sedang berusaha menahan rasa sakit yang mendera pinggang kanannya.

"aishhh, kenapa sakit ini harus muncul disaat seperti ini, aku jadi melewatkan kesempatanku beradu mulut dengan Heechul hyung" batin Kyuhyun sambil terus mencoba menahan rasa sakitnya.

"sepertinya aku harus membeli obat lagi besok" gumam Kyuhyun sambil berjalan keluar kamar menyusul semua hyungdeulnya makan malam.

Diruang makan, semuanya berkumpul dan memakan makanan yang sudah dipesanan Leeteuk tadi. Makan malam mereka gunakan untuk menyusun rencana kedepannya agar mereka semua dapat melewati hari mereka dengan baik.

"besok, aku akan mencari pekerjaan" ucap Leeteuk.

"aku juga hyung" ucap Heechul.

"apa yang bisa kau lakukan Heechul hyung?" tanya Donghae. Karena selama ini Donghae sama sekali tidak pernah melihat Heechul bekerja.

"mwo? apa kau mengejekku dan mau bilang jika hyungmu ini tidak bisa melakukan apapun eoh?" ucap Heechul dengan nada bercanda.

"anio,, hyung hebat... tetapi hyung tidak pernah bekerja sebelumnya" ucap Donghae.

"benar juga ya, meskipun aku lulusan S1 namun aku belum punya pengalaman bekerja, sangat berbeda dengan Leeteuk hyung... apa yang harus aku lakukan hyung?" ucap Heechul.

"kau cari saja dulu pekerjaan yang mau menerimamu Heechul-ah,, pekerjaan apapun yang tidak memberatkanmu dan hyung masih berharap kau tidak mengambil cuti kuliah" ucap Leeteuk.

"hyung,,, aku tetap akan cuti... bukankah kita sudah sepakat akan hal ini" ucap Heechul. Kyuhyun dan Donghae menjadi terkejut karena mereka tidak tahu jika Heechul cuti kuliah untuk bekerja. Kyuhyun menjadi semakin merasa bersalah karena dia tidak bisa membantu apapun saat ini dan dia semakin tidak berani untuk menceritakan penyakitnya pada semua hyungnya.

"arraseo, hyung hanya berharap begitu Heechul-ah tetapi semua aku serahkan padamu saja" uacp Leeteuk.

"aku juga akan bekerja hyung" ucap Donghae.

"mwo? tidak boleh!" bentak Leeteuk.

"cukup Heechul saja yang cuti kuliah dan bekerja, kau dan Kyuhyunie harus tetap kuliah dan soal biaya kalian tidak perlu khawatir karena hyung masih sanggup membiayai kalian" ucap Leeteuk.

"tapi..."

"tidak ada bantahan apapun Hae..." ucap Leeteuk saat Donghae ingin membantahnya.

"arraseo hyung..." ucap Donghae.

"lalu kau akan bekerja dimana hyung?" tanya Heechul.

"hmmm masalah itu kalian tidak perlu khawatir karena pak Kim mencarikan aku pekerjaan diperusahaan lain meskipun aku harus memulainya dai bawah namun gaji yang aku dapatkan lumayan besar" ucap leeteuk.

"jinja?woahhhhh syukurlah" ucap Donghae.

"ne, ini tidak seburuk yang kita kira" ucap Heechul.

Kyuhyun hanya diam saja ditengah pembicaraan semua hyungdeulnya. Dia hanya mengaduk-aduk makanan yang ada didepannya dengan tanpa selera. Leeteuk sejak tadi sudah memperhatikan Kyuhyun yang makan tanpa selera.

"Kyu?" panggil Leeteuk.

Kyuhyun pun menoleh mendengar panggilan itu.

"gwaenchanayo?" tanya Leeteuk.

"ne, hyung" jawab Kyuhyun sambil mencoba tersenyum dengan wajah yang bisa dibilang pucat.

"kenapa kau mengaduk-aduk makanan itu eoh? Kau harus memakannya karena sekarang kita harus bisa memanage uang, jangan membuang-buang makanan seperti itu" ucap Heechul.

"Ne" jawab Kyuhyun pelan tanpa perlawanan. Heechul menjadi kesal sendiri karena biasanya Kyuhyun akan menjawab setiap perkataannya namun sekarang Kyuhyun hanya menjawabnya tanpa melakukan perlawanan.

"apa kau merasa tidak enak badan Kyu?" tanya Donghae.

"anio hyung, aku hanya ingin tidur" ucap Kyuhyun.

"wajahmu pucat Kyu, apa kau benar-benar baik-baik saja?" tanya Leeteuk. Heechul hanya memandang wajah Kyuhyun tanpa berkata apapun.

"gwaenchana hyung, aku akan pergi tidur dulu nde?" Kyuhyun berucap sambil pergi kekamarnya tanpa menghabiskan makanannya.

"dasar setan kecil, kenapa dia tidak menghabiskan makanannya" gumam Heechul.

"sudahlah, mungkin dia masih merasa kenyang" ucap Leeteuk.

"jika kalian sudah selesai maka cepat tidur nde?" perintah Leeteuk sambil membereskan piring bekas jangjangmyeon.

Kyuhyun pun memilih tidur terlebih dahulu saat dia merasakan sakit kembali pada tubuhnya. Heechul pun menyusul Kyuhyun untuk tidur setelah tadi sudah membantu Leeteuk untuk membersihkan rumah. Heechul melihat Kyuhyun sudah tertidur, dia pun memilih untuk tidur juga namun saat dia mulai tertidur, Heechul kembali terbangun saat dia mendengar suara rintihan yang berasal dari Kyuhyun. Heechul yang setengah terbangun mencari sumber suara itu dan dia mendekati Kyuhyun.

"Kyu?gwaenchana?" tanya Heechul pelan. Dilihatnya Kyuhyun yang meringkuk menahan sakit diatas tempat tidurnya.

"Kyu? Ada apa denganmu? YA! Jangan bercanda seperti ini Kyu" ucap Heechul yang panik karena Kyuhyun yang terus-terusan merintih dan berkeringat dibalik selimut tebalnya dan tidak merespon ucapn Heechul.

"Kyu!"

TBC...

Bagaimana nasib Kyuhyun?

Jalan ceritanya gmn nih chingu?terlalu cepet kah? Hehehehe... dibaca sajalah ya chingu... jika suka komen aja tapi author gak memaksa kok...hehehe ^^

Gomawo...