Title: Its okay, hyungie
Rate: T
Gendre: Brothership/ family
Cast: Leeteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun
Chapter: 6
Brothership Leteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun/ its okay, hyungie/ sesuatu seperti ini dapat diubah, hubungan kita tidak bisa seperti ini selamanya hyung/ DENGARKAN AKU!/
"Kyu?gwaenchana?" tanya Heechul pelan. Dilihatnya Kyuhyun yang meringkuk menahan sakit diatas tempat tidurnya.
"Kyu? Ada apa denganmu? YA! Jangan bercanda seperti ini Kyu" ucap Heechul yang panik karena Kyuhyun yang terus-terusan merintih dan berkeringat dibalik selimut tebalnya dan tidak merespon ucapn Heechul.
"Kyu!"
Selanjutnya...
Heechul memegang kening Kyuhyun sembari mengelap keringat yang begitu banyak yang ada dikening Kyuhyun.
"Kyuhyun-ah" panggil Heechul lagi untuk menyadarkan Kyuhyun. Namun Kyuhyun masih terus-menerus merintih dan tidak merespon ucapan Heechul. Heechul pun memutuskan untuk pergi menemui Leeteuk namun langkah itu terhenti karena sebuah tangan yang menahannya. Heechul pun menoleh kearah Kyuhyun.
"Kyu?"
"ga...ji...ma...hyunggg..." ucap Kyuhyun terbata karena rasa sakit yang menyerang perutnya.
Heechul pun mendekati Kyuhyun sembari menggenggam balik tangan Kyuhyun yang tadi memegangnya.
"gwaenchana?" tanya Heechul. Kyuhyun pun berusaha menjawab pertanyaan Heechul dengan sebuah anggukan namun hal itu tidak mampu meredakan kekhawatiran Heechul.
"aishhh, apa itu bisa dibilang baik, bahkan untuk bicara saja sulit" protes Heechul. Kyuhyun dengan susah payah mencoba untuk meredakan sakitnya agar dia tidak membuat hyungnya itu khawatir. Mau bagaimanapun sikap Heechul terhadap Kyuhyun, Kyuhyun begitu mengetahui perasaan Heechul yang sebenarnya terhadap Kyuhyun. Meskipun Kyuhyun tahu jika Heechul sayang padanya namun Kyuhyun masih merasa jauh dengan hyungnya itu.
Setelah beberapa saat Kyuhyun mencoba memulihkan keadaannya meskipun dia masih sedikit kesakitan. Kyuhyun memejamkan matanya sambil berbaring dengan memegang perutnya. Rasa sakitnya pun berlahan menghilang. Heechul hanya menyaksikan perubahan raut muka Kyuhyun yang menjadi tenang. Heechul pun menjadi ikut tenang dan dia pun memutuskan untuk duduk ditepi ranjang Kyuhyun.
"apa kau sudah merasa baikan?" tanya Heechul memastikan jika Kyuhyun sudah merasa baikan. Kyuhyun lagi-lagi mengangguk untuk menjawabnya. Heechul melihat tangan Kyuhyun yang sedang memegangi perutnya untuk meredakan sakit tersebut.
"apa disini yang sakit? Apa ini karena kau tidak mau makan tadi? " ucap Heechul sambil memegang tangan Kyuhyun yang sedang memegangi perutnya itu. Kyuhyun mencoba membuka matanya untuk melihat hyungnya itu. Kyuhyun hanya tersenyum melihat sikap Heechul. Heechul bukanlah orang yang bisa berbicara dengan kata-kata yang baik namun dia begitu peka dengan orang disekitarnya dan sangat peduli dengan orang yang dia sayangi. Melalui kata kasar itulah Kyuhyun dapat melihat kasih sayang Heechul.
Kyuhyun kembali memejamkan matanya untuk beristirahat. Dia bersyukur karena Heechul berpikir jika Kyuhyun terkena penyakit maag.
Heechul masih setia menjaga Kyuhyun sambil mengelap wajah Kyuhyun yang penuh dengan keringat. Heechul menjaga Kyuhyun sampai dongsaengnya itu benar-benar terlelap. Heechul terus menatap Kyuhyun yang sedang terlelap hingga tatapan itu beralih pada sebuah kertas yang berada dipaling bawah dari tumpukan buku-buku matematika milik Kyuhyun. Heechul semakin menajamkan matanya saat dilihatnya tulisan dibagian pojok kertas tersebut menunjukkan hasil tes. Heechul berpikir mungkin saja itu adalah hasil ulangan Kyuhyun dan mungkin itu bukan hal yang menarik mengingat dia selalu mendapatkan nilai yang memuaskan. Namun entah kenapa Heechul begitu penasaran dengan hasil tes itu. Disingkirkannya tumpukkan buku yang menutupi kertas tersebut. Heechul sedikit terkejut mengingat ternyata itu bukanlah hasil tes ujian melainkan tes kesehatan.
"hasil tes kesehatan?" gumam Heechul. Heechul kemudian menjadi semakin penasaran karena setahu dia, Kyuhyun belum pernah melakukan tes kesehatan.
Dibukanya amplop coklat itu dan begitu terkejutnya Heechul saat membaca isi dari amplop tersebut.
"gagal ginjal?" Heechul bertanya pada dirinya sendiri seolah bertanya apakah itu adalah kenyataan. Heechul membaca kembali kertas tersebut berharap semua ini tidak benar.
"apa-apaan ini? Apa setan kecil ini sedang mendapat tugas untuk membuat laporan kesehatan untuk acara olahraga? Apa ini cara dia agar tidak diikutkan dalam acara olahraga kampus? Hahaha, jenius..." Heechul masih mencoba berpikir positif dengan apa yang baru saja dia baca.
Heechul pun berjalan keluar untuk menjernihkan pikirannya. Dia pun berjalan kearah meja makan dan duduk disana. Pikirannya melayang-layang tentang kebanaran surat yang baru dia baca. Bagaimana jika itu benar? Apa itu hasil yang benar? Itulah kira-kira yang dipikirkan Heechul sambil menaruh kepalanya diatas meja.
"apa yang kau lakukan disini Heechul-ah?"
"owh hyung? Kau mengagetkanku..." ucap Heechul.
"hahaha, kenapa kau bangun ditengah malam begini?" ucap Leeteuk sambil berjalan kearah dapur untuk membuat sesuatu.
"anio hyung, aku hanya tidak bisa tidur" ucap Heechul sekenanya.
"hmmm begitu... apa kau mau coklat panas?" tanya Leeteuk.
"ne"
Leeteuk pun membuat 2 coklat panas untuknya dan Heechul. Setelah itu Leeteuk duduk didepan Heechul.
"apa ada yang mengganggu pikiranmu?"tanya Leeteuk.
"anio... " jawab Heechul kemudian meminum coklat yang dibuatkan Leeteuk.
Tidak ada pembicaraan yang berlangsung untuk beberapa saat. Baik Leeteuk maupun Heechul sibuk menikmati coklat panasnya dan asik dengan pikiran mereka masing-masing.
"hyung?" panggil Heechul.
"mwo?"
"apa Kyuhyun pernah melakukan tes kesehatan sebelumnya?" tanya Heechul.
Leeteuk sedikit bingung dengan pertanyaan Heechul yang tiba-tiba bertanya seperti itu.
"apa maksudmu Heechul-ah?" tanya Leeteuk balik. Dari jawaban Leeteuk tersebut membuat Heechul menjadi menyimpulkan jika Leeteuk belum atau tidak tahu tentang hasil tes tersebut. Heecul pun menjadi berpikir dua kali untuk melanjutkan pertanyaannya.
"anio hyung, bukan apa-apa...aku hanya bertanya saja... jangan dipikirkan" ucap Heechul.
"kau aneh sekali,, apa kau sudah baikan dengan Kyuhyun?" goda Leeteuk.
"mwo? apa maksudmu hyung? Baikan? Yaiihhhh... kita saja tidak pernah bertengkar hyung..." jawab Heechul dengan percaya diri.
"aigoo... kau benar-benar berkepribadian ganda Heechul-ah... " canda Leeteuk. Dia senang karena Heechul ternyata begitu perhatian pada Kyuhyun. Penilaian Leeteuk memang tidak pernah salah, dia paham sikap semua dongsaengnya. Semua pertengkaran yang Heechul buat bukanlah karena dia tidak menyayangi Kyuhyun namun itulah cara dia menunjukkan kasih sayangnya.
"mwo?apa kau berpikir jika aku akan membunuh Kyuhyun jika aku satu kamar dengannya? Aishhh, pikiranmu sangat kotor hyung..." Heechul berucap sambil berekspresi pura-pura marah.
"hahahaha, mungkin saja itu bisa terjadi melihat sikap kasarmu pada Kyuhyun selama ini" ucap Leeteuk. Heechul menjadi terdiam mendengar pernyataan Leeteuk tersebut.
"hahaha, geurae hyung,,, kau benar... memang tidak asik jika tidak membuat dia marah ataupun beradu mulut dengannya,, aku merasa kesepian jika sehari saja tidak beradu mulut dengannya" ucap Heechul yang tanpa sadar bercerita tentang perasaannya pada Leeteu.
"arraseo Heechul-ah,, buatku kau begitu baik memperlakukannya" ucap Leeteuk penuh pengertian.
"tetapi sepertinya Kyuhyun salah paham dengan sikapku hyung..." ucap Heechul.
"aku yakin dia juga mengerti perasaanmu Heechul-ah,, karean dia masih meladeni setiap ucapanmu" canda Leeteuk.
"hahaha, kau benar hyung"
Leeteuk dan Heechul pun berbincang-bincang hingga pukul 1 dini hari. Leeteuk pun memutuskan untuk kembali tidur. Heechul pun kemudian kembali juga kedalam kamarnya. Heechul kembali memandangi Kyuhyun.
Apa isi amplop itu benar Kyu? Batin Heechul yang kemudian berjalan kearah tempat tidurnya. Heechul berusaha untuk tidur kembali meskipun begitu sulit.
Keesokan harinya,, semua sarapan sudah siap dimeja makan mereka. Heechul pun sudah siap untuk sarapan pagi begitupun Donghae. Merekapun sedang menunggu Kyuhyun. tidak lama kemudian Kyuhyun datang dengan wajah yang lelah.
"Kyu, gwaenchana?" tanya Donghae yang melihat muka Kyuhyun yang nampak mengkhawatirkan. Kyuhyun hanya diam dan berjalan kearah tempat duduknya dengan piyama yang masih dia kenakan.
"jangan memandangku seperti itu hyung" ucap Kyuhyun pada Donghae.
"apa kau sakit?" tanya Donghae. Kyuhyun menggelengkan kepalanya.
"tidak usah masuk kuliah hari ini jika kau merasa kurang sehat Kyu... sekali-sekali bolos itu tidak apa-apa, bukankah tiap dosen memberika jatah bolos" ucap Donghae.
"anio, aku tidak boleh bolos hyung, lagipula aku sama sekali tidak sakit" ucap Kyuhyun.
"Hae benar Kyu, wajahmu terlihat kurang sehat...jangan memaksakan diri" ucap Leeteuk sambil berusaha memegang kening Kyuhyun yang duduk disebelahnya untuk memastikan jika Kyuhyun demam atau tidak. Kyuhyun berusaha menghindari tangan Leeteuk dan hal itu membuat Leeteuk menghentikan gerakan tangannya.
"wae?" tanya Leeteuk.
"aku tidak sakit, jadi kau tidak perlu memegang keningku seperti itu hyung" elak Kyuhyun.
"YA! Bicaralah dengan sopan Kyu, sudah baik Leeteuk hyung khawatir padamu,," ucap Heechul.
"kalau begitu berhentilah khawatir padaku mulai saat ini, aku tidak membutuhkan rasa khawatir dari kalian.. rasa khawatir kalian membuatku tertekan, kalian terlalu berlebihan untuk hal-hal kecil" ucap Kyuhyun dengan sedikit bentakan. Dia mengucapkan itu agar hyungdeulnya berhenti bersikap khawatir padanya meskipun Kyuhyun sendiri juga berat mengucapkan kalimat-kalimat itu.
Heechul menjadi geram dengan sikap Kyuhyun, dia melemparkan sendok yang ada ditangannya kedepan Kyuhyun yang kebetulan berada didepannya.
PRAKKK...!
Suara sendok itu membuat semuanya terdiam. Kyuhyun memandang Heechul, kemudian dia berdiri dan berjalan meninggalkan meja makan tanpa menyentuh sedikitpun makanannya. Heechul kemudian menyusul Kyuhyun yang berjalan masuk kedalam kamarnya. Leeteuk berusaha menahan Heechul yang sedang terbawa emosi. Leeteuk khawatir jika Heechul akan memukuli Kyuhyun atau yang lebih buruk lagi. Heechul menolehkan kepalanya kepada Leeteuk.
"kau tenang saja hyung, aku tidak akan memukulinya atau memakannya" ucap Heechul untuk menenangkan Leeteuk.
"aku akan bicara dengannya hyung, jadi diamlah disini,, kau srapan saja dan pergilah bekerja, kau bisa telat jika mengurusi Kyuhyun..." ucap Heechul dengan tatapan serius. Leeteuk pun membiarkan Heechul untuk menemui Kyuhyun yang sedang marah dan memberikan Kyuhyun pengertian agar Kyuhyun tidak marah lagi. Leeteuk pun juga harus berangkat bekerja sebentar lagi. Mungkin itu adalah solusi yang baik, Leeteuk sangat percaya pada Heecul.
Heechul membuka pintunya dengan kasar. Terlihat Kyuhyun sedang membereskan buku pelajarannya. Heechul berpikir jika Kyuhyun akan berangkat kuliah meskipun kondisinya sedang buruk.
Heechul memegang tangan Kyuhyun yang masih membereskan buku-bukunya.
Kyuhyun menjadi memandang Heechul dengan tatapan serius.
"mwo? apa kau sekarang sedang mencoba melarikan diri?" ucap Heechul.
Kyuhyun hanya diam tidak mengerti ucapan Heechul. Heechul melihat kearah meja belajar Kyuhyun dan mencari-cari sesuatu namun tidak ditemukannya. Mungkin amplop itu telah disembunyikan oleh Kyuhyun, itulah yang dipikirkan Heechul.
Heechul pun menatap Kyuhyun dengan serius sambil terus memegang lengan Kyuhyun yang masih mengenakan piyamanya itu.
"gagal ginjal... jelaskan padaku apa maksud dari semua itu Kyu!" ucap Heechul pelan namun masih dapat didengar dengan jelas oleh Kyuhyun. kata-kata Heechul penuh penekanan dan membuat sorot mata Kyuhyun yang awalnya memandang Heechul dengan amarah berubah melemah dan terkesan terkejut.
"jelaskan apa maksud dari hasil tes kesehatan tersebut Park Kyuhyun!"
TBC...
Terimakasih yang sudah komen,, jujur author tidak bisa mengarang yang bertele-tele makanya FF ini jadi terkesan kecepetan alurnya... hehehehe... sulit benget ternyata mengarang itu ya...hahahaha jadi malu deh author ketahuan tidak bisa mengarang...hahaha...
Tetapi author berterimakasih karena masih ada yang mau membaca bahkan menunggu next chapter FF ini,, terharu deh... ^^
