Title: Its okay, hyungie
Rate: T
Gendre: Brothership/ family
Cast: Leeteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun
Chapter: 8
Brothership Leteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun/ its okay, hyungie/ sesuatu seperti ini dapat diubah, hubungan kita tidak bisa seperti ini selamanya hyung/ DENGARKAN AKU!/
"mianhae Kyu,, hyung masih harus mengumpulkan uang untuk pengobatanmu jadi bertahanlah untuk itu" gumam Heechul pada Kyuhyun yang tidur dipunggung Heechul.
Selanjutnya...
Heechul pun terus berjalan dengan menggendong Kyuhyun yang tertidur dipunggungnya. Tak terasa keduanya kini telah sampai didepan rumah baru mereka. Heechul menghentikan langkahnya saat dilihatnya rumah yang begitu berbeda dari rumah mereka dahulu. Heechul pun hanya dapat menghela napas menghadapi kenyataan hidup yang harus dia terima sekarang. Heechul pun melangkahkan kakinya menuju kedalam rumah. Dilihatnya sekelilingnya masih sepi bertanda jika Leeteuk dan Donghae belum pulang. Heechul pun melangkahkan kakinya menuju kamar yang dia tempati bersama Kyuhyun. Dia membaringkan Kyuhyun diatas tempat tidur dengan hati-hati. Kyuhyun pun hanya menggeliat dengan pelan. Dilihatnya wajah Kyuhyun yang pucat dan tirus membuat hati Heechul merasa iba. Heechul pun meletakkan bungkusan resep obat yang baru saja dia beli bersama Kyuhyun.
"obat ini hanya cukup untuk 4 hari? Aishh kenapa mahal sekali harga obat ini" gumam Heechul. Dia menyadari jika kini harga obat begitu mahal buatnya,padahal dulu dia begitu menyepelekan sebuah kesehatan.
Heechul pun berjalan menuju kedapur untuk membuatkan Kyuhyun makanan agar Kyuhyun bisa meminum obatnya. Namun langkah Heechul terhenti ketika seseorang masuk kedalam rumah. Dilihatnya Donghae yang masuk diikuti Leeteuk dibelakangnya.
"ohh, kalian sudah pulang?" tanya Heechul.
"ne, kau belum tidur Heechul-ah?" tanya Leeteuk.
"belum hyung, " ucap Heechul sambil berlalu meninggalkan Leeteuk dan Donghae menuju dapur. Donghae pun berjalan menuju kekamarnya namun dia menoleh kearah kamar Kyuhyun. perasaan bersalahnya membuat Donghae ingin memeluk Kyuhyun saat ini. Donghae pun melangkahkan kakinya menuju kekamar Kyuhyun. Dibukanya pintu kamar tersebut dengan perlahan-lahan.
"apa yang kau lakukan Hae?" tanya Heechul tiba-tiba. Donghae yang ingin masuk pun menjadi menghentikan kegiatannya.
"oh hyung,, ahh aku hanya..."
"Kyuhyun sudah tidur jadi lebih baik kau juga tidur" ucap Heechul.
"ne hyung..." Donghae pun menutup pintu kamar Kyuhyun lagi dan berjalan masuk kedalam kamarnya.
Heechul memandang Donghae yang masuk kekamarnya sambil bernapas lega. Heechul segera masuk kedalam kamar Kyuhyun dan mengambil obat Kyuhyun yang tadi dia letakkan diatas meja belajar Kyuhyun.
"ahh, hampir saja... " ucap Heechul sambil menatap Kyuhyun.
"sampai kapan kau sembunyikan ini semua Kyu" gumam Heechul. Heechul pun mendekati Kyuhyun dan mengelus kepala Kyuhyun.
"Kyu, irona... kau harus minum obatmu dulu" Heechul membangunkan Kyuhyun yang sedang tidur dengan perlahan-lahan. Kyuhyun pun hanya menggeliat dan membuka matanya dengan berat hati. Dipandangnya wajah yang sangat dia kenal dan mungkin juga jarang dia lihat selama ini.
"bangunlah dan minum obat, aku sudah membuatkan bubur untukmu" ucap Heechul sambil berlalu meninggalkan Kyuhyun yang masih mengumpulkan kesadarannya.
Heechul kembali dengan membawa semangkuk bubur untuk Kyuhyun.
"makanlah lalu minum obatmu" ucap Heechul.
Kyuhyun menerima bubur itu dengan malas.
"gomawo" ucap Kyuhyun. Heechul pun duduk sambil menunggu Kyuhyun memakan buburnya.
"Kyu?" panggil Heechul.
"nde?"
"kapan kau akan bilang kepada Leeteauk hyung dan Donghae tentang keadaanmu?" tanya Heechul. Kyuhyun pun menghentikan makannya dan memandang Heechul.
"waeyo hyung?apa ada masalah?" tanya Kyuhyun.
"mwo? ini semua adalah masalah Kyu, tapi kau masih bertanya apa ada masalah? Apa kau benar-benar tidak menganggap setiap ucapanku? Apa kau mengabaikanku dan menganggap angin setiap ucapanku?" ucap Heechul kesal.
"anio hyung,,, kenapa kau berpikir begitu?" ucap Kyuhyun yang terkejut dengan sikap Heechul.
"aishh, kau ini..." Heechul berusaha menahan emosinya.
"habiskan makananmu dan segera minum obat" ucap Heechul.
"ne hyung..." ucap Kyuhyun sambil mempoutkan bibirnya.
Heechul pun beranjak tidur diatas tempat tidurnya sambil memunggungi Kyuhyun yang sedang memakan bubur buatan Heechul.
Kyuhyun melihat Heechul yang sedang memunggunginya.
"hyung?" panggil Kyuhyun. namun tidak ada respon dari Heechul.
"Heechul hyung..." panggil Kyuhyun lagi. Heechul masih tidak mau menanggapi panggilan Kyuhyun.
"ahhhh, appo... argggghhhh!" tiba-tiba Kyuhyun berteriak sambil memegangi perutnya. Heechul pun segera bangun dari temapt tidurnya dan menghampiri Kyuhyun.
"wae? Ada apa? apa yang sakit Kyu?" tanya Heechul dengan panik.
"arghhh appo hyung" ucap Kyuhyun sambil meringis menunjukkan wajah kesakitannya.
"ommo! Apa yang harus aku lakukan? Apa yang sakit Kyu? Aishhh, minum obatmu sekarang nde?" ucap Heechul panik sambil mengambil obat Kyuhyun dengan tergesa-gesa.
"appo hyung,,, arrgghhh perutku laparrrrr..." ucap Kyuhyun.
Heechul pun segera menyadari kebodohannya yang sedang dikerjain oleh Kyuhyun. Heechul pun mengukir wajah evilnya melebihi Kyuhyun. Heechul masih berpura-pura panik sambil terus mengambil obat yang ada dimeja Kyuhyun.
"ohhh Kyu, apa yang harus aku lakukan? Apa yang sakit Kyu?" ucap heechul sambil terus membuka bungkusan obat Kyuhyun.
"aku lapar hyung..." ucap Kyuhyun sambil tersenyum keheranan melihat reaksi Heechul yang terlihat belum menyadari jika Kyuhyun hanya mengerjainya.
"ahh sepertinya aku harus memanggil Leeteuk hyung dan membawamu kerumah sakit" ucap Heechul yang membuat Kyuhyun menjadi terdiam ditempat.
"hyung, aku hanya berpura-pura saja... aku tidak sakit hyung" ucap Kyuhyun dengan serius melihat reaksi Heechul yang serius juga.
"aku harus memberitahu Leeteuk hyung sekarang,,, kau harus segera mendapatkan perawatan Kyu" ucap heechul yang masih tidak menghiraukan ucapan Kyuhyun. Kyuhyun semakin takut jika Heechul benar-benar menemui Leeteuk.
"Hyung...!" ucap Kyuhyun.
"Cepat habiskan makananmu! Dasar evil!" ucap Heechul sambil kembali ketempat tidurnya.
"aishh, kau mengerjaiku hyung..." ucap Kyuhyun kesal.
"siapa suruh kau berpura-pura sakit" ucap Heechul tidak kalah kesalnya.
"mianhae hyung..." ucap Kyuhyun.
Heechul pun kembali keposisi awalnya, tidur dengan memunggungi Kyuhyun. Kyuhyun yang melihat hal itu pun hanya dapat menghela napas dan melanjutkan makannya. Heechul pun tidak bisa tidur karena memikirkan Kyuhyun. Meskipun matanya terpejam tetapi dia masih terjaga dan mendengarkan tiap gerakan Kyuhyun yang sedang membereskan makanannya dan meminum obatnya hingga Kyuhyun kembali tidur. Heechul benar-benar berusaha untuk tidur malam ini karena meskipun matanya terpejam tetapi dia benar-benar tidak bisa tidur.
Keesokan harinya, Heechul dan Leeteuk sudah berangkat bekerja sangat pagi. Meskipun jadwal bekerja Heechul adalah sore tetapi hari ini dia mendapatkan panggilan untuk bekerja dipagi hari karena ini adalah weekend. Leeteuk pun juga pergi kekantor tempatnya bekerja sekarang. Perusahaan tempatnya bekerja adalah hasil dari rekomendasi pak Kim. Jika bukan karena rekomendasi pak Kim maka sangat sulit buat Leeteuk untuk diterima secara normal karena perusahaan ini adalah perusahaan dimana dia pernah memimpinnya. Kini Leeteuk harus bekerja sebagai bawahan diperusahaan appanya yang dulu juga sempat dia pimpin. Meskipun harus menahan malu dan rasa egonya tetapi hanya inilah yang bisa dia lakukan saat ini karena tidak ada satu perusahaan pun yang mau menerimanya karena dengan koneksi yang dimiliki, tuan Choi sudah menyuruh semua perusahaan agar tidak menerima Leeteuk. Sepertinya ini adalah cara tuan Choi untuk menjatuhkan Leeteuk lebih dalam. Namun inilah pilihan Leeteuk demi semua dongsaengnya dan Leeteuk tidak ingin jika dongsaengnya tahu bagaimana dia bekerja saat ini.
Dirumah, Kyuhyun dan Donghae sedang libur kuliah. Kyuhyun pun memanfaatkan waktunya untuk bermain game kesukaannya diruang keluarga. Sedangkan Donghae lebih memilih untuk mengerjakan tugas yang menumpuk minggu-minggu ini. Mereka berdua sedang asik dengan kegiatan mereka masing-masing meskipun saat ini mereka sedang berada diruangan yang sama namun tidak ada pembicaraan diantara mereka berdua.
"Kyu..." panggil Donghae.
"hmmm?"
"mianhae..." ucap Donghae. Kyuhyun masih fokus pada game yang dia mainkan dilaptopnya.
"kyu?" panggil Donghae lagi.
"ne hyung..."
"aku minta maaf padamu..." ucap Donghae kesal karena Kyuhyun hanya merespon dengan enteng permintaan maaf Donghae.
"ne, aku dengar...waeyo?" ucap Kyuhyun yang masih fokus pada layar laptopnya.
"mianhae karena aku sudah menamparmu waktu itu" ucap Donghae menyesal.
"ne"
"aishhh,,, bocah ini..."
"apa kau sudah sadar hyung bagaimana sikap asli wanita itu?" ucap Kyuhyun yang masih fokus pada gamesnya.
"ne, aku maka dari itu aku menyesal" ucap Donghae.
"baguslah"
"kau tidak marah Kyu?"
"anio, stttttt... diamlah hyung aku sedang konsentrasi"
Donghae pun hanya tersenyum melihat Kyuhyun yang tidak marah padanya. Kini perasaan Donghae menjadi sedikit lebih lega.
"Kyu, apa kau punya pensil?" tanya Donghae.
"punya, dikamar.. ambillah sendiri..." ucap Kyuhyun.
Donghae pun mencari pensil dimeja belajar Kyuhyun namun dia menemukan obat yang ditaruh Kyuhyun dilaci mejanya.
"apa ini? Siapa yang sakit?obat apa ini kenapa aneh sekali?" batin Donghae. Donghae pun mengambil obat itu dan membawanya keluar.
"apa sudah ketemu hyung?" tanya Kyuhyun.
"ohh, ne... sudah..." jawab Donghae.
"obat apa ini Kyu?" tanya Donghae. Kyuhyun pun menjadi menghentikan kegiatannya dan menjadi fokus pada Donghae dan membuat layar laptopnya berubah menampilakan Game Over. Kyuhyun hanya memandang Donghae dengan tatapan terkejutnya seperti halnya game yang dimainkannya sepertinya sebentar lagi rahasianya juga akan tamat.
TBC...
Terlalu lama ya updatenya.. mianhae...
Buat yang masih nunggu FF ini author benar-benar minta maaf... karena tubuh yang tidak bersahabat membuat pikiran juga tidak belerja...hehehe...
Buat Kyuli99 gomawo saeng buat pesannya...^^
