Title: Its okay, hyungie

Rate: T

Gendre: Brothership/ family

Cast: Leeteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun

Chapter: 9

Brothership Leteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun/ its okay, hyungie/ sesuatu seperti ini dapat diubah, hubungan kita tidak bisa seperti ini selamanya hyung/ DENGARKAN AKU!/

"obat apa ini Kyu?" tanya Donghae. Kyuhyun pun menjadi menghentikan kegiatannya dan menjadi fokus pada Donghae dan membuat layar laptopnya berubah menampilakan Game Over. Kyuhyun hanya memandang Donghae dengan tatapan terkejutnya seperti halnya game yang dimainkannya sepertinya sebentar lagi rahasianya juga akan tamat.

Selanjutnya...

Kyuhyun masih memandang Donghae dengan tampang yang terkejut sekaligus berpikir keras akan seperti apa jadinya jika semuanya harus berakhir disini.

"obat apa ini Kyu?kenapa ada didalam lacimu?" tanya Donghae sambil menunjukkan obat yang dia ambil dari laci meja belajar Kyuhyun.

"mwo? molla hyung, aku baru melihatnya sekarang..." elak Kyuhyun namun Donghae masih tidak yakin dengan jawaban Kyuhyun.

"jinja?" tanya Donghae dengan wajah menyelidiknya.

"ne..." jawab Kyuhyun sambil mengambil obat yang ada ditangan Donghae membuat Donghae sedikit terkejut.

"ya Kyu! Kenapa kau mengambilnya?" panggil Donghae setengah berteriak pada Kyuhyun. Kyuhyun pun menyadari kesalahnnya yang terlalu tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Hal itu membuat Donghae menjadi semakin curiga.

"kenapa kau ambil obat itu jika itu bukan obatmu?" tanya Donghae curiga.

"hmmm itu... aku hanya ingin melihatnya saja hyung..." ucap Kyuhyun.

"kemarikan obatnya!" ucap Donghae sambil mengulurkan tangannya meminta obat yang diambil Kyuhyun tadi.

Kyuhyun pun tidak tahu harus seperti apa dan dia pun memberikan obat tersebut pada Donghae lagi.

"mau kau apakan obat itu hyung?" tanya Kyuhyun cemas.

"aku akan menanyakannya pada Leeteuk hyung atau Heechul hyung nanti" ucap Donghae enteng.

"andwe hyung...!" teriak Kyuhyun dan membuat Donghae menjadi keheranan.

"waeyo Kyu?"

"anio, kau... kau tidak bisa melakukan hal itu hyung..." ucap Kyuhyun.

"Kau aneh sekali? Apa jangan-jangan kau tahu sesuatu tentang obat ini?" selidik Donghae. Kyuhyun hanya diam dan tidak menanggapi pertanyaan Donghae, pikiran Kyuhyun sibuk mencari-cari alasan untuk menyembunyikan tentang penyakitnya.

"Kyu? Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku?" tanya Donghae. Kyuhyun hanya diam saja, pikirannya yang pintar tidak mampu dia gunakan membuat alasan saat ini selain itu dia juga merasa bersalah jika harus terus menerus membohongi Donghae dan Leeteuk. Kyuhyun berpikir mungkinkah ini adalah saatnya dia menceritakan semuanya kepada Donghae?

"Kyu?" panggil Donghae lagi karena sejak tadi Kyuhyun hanya diam saja. Kyuhyun pun menatap Donghae dengan pandangan serius.

"ne hyung...itu milikku" jawab Kyuhyun dengan wajah yang tak kalah serius dengan Donghae. Gantian Donghae yang kini sedang terdiam untuk mencerna setiap ucapan Kyuhyun.

"hahahaha, kau sedang mengerjaiku kan Kyu... jika ini bukan milikmu kau tinggal bilang saja kalau ini bukan milikmu, aku akan percaya kok, kenapa tampangmu serius begitu...hahahaha" ucap Donghae.

"anio hyung, itu benar punyaku" ucap Kyuhyun. Donghae menghentikan tertawanya saat dilihatnya wajah Kyuhyun yang berubah menjadi sedih.

"kenapa kau tidak percaya padaku hyung jika itu adalah milikku? Bukankah kau sejak tadi mencurigaiku sedang menyembunyikan sesuatu darimu?" lanjut Kyuhyun.

"jika ini milikmu, lalu obat apa ini sebenarnya?" tanya Donghae.

"itu obat untuk penyakit gagal ginjalku hyung" ucap Kyuhyun yang sukses membuat Donghae terkejut dengan pekataan Kyuhyun.

"mwo? gagal ginjal?hahahaha, hentikan bercandamu itu Kyu... aku sama sekali tidak percaya padamu... jika kau bilang ini adalah obat sakit kepala atau obat flu, itu masih masuk akal Kyu... kau juga harus menggunakan otakmu jika ingin mengarang cerita seperti itu Kyu" ucap Donghae tidak percaya.

Kyuhyun hanya melihat Donghae yang tertawa dengan perasaan yang sedih. Bagaimana bisa Donghae menertawakan ucapannya, begitulah pikiran Kyuhyun saat ini.

"Hae hyung..." lirih Kyuhyun dengan sedih namun masih bisa didengar oleh Donghae. Setetes airmata jatuh dari mata Kyuhyun. Kyuhyun benar-benar sangat sedih saat ini. Disaat dia ingin menceritakan yang sebenarnya kepada Donghae dan membagi penderitaannya, Donghae malah menganggapnya sedang bercanda. Begitu sulit buat Kyuhyun untuk membagi semua ini pada Donghae. Donghae terdiam melihat Kyuhyun menangis didepan matanya.

"Kyu,," panggil Donghae sambil mendekat kearah Kyuhyun, namun Kyuhyun segera berlari keluar rumah meninggalkan Donghae.

"KYU!" teriak Donghae sambil berlari mengejar Kyuhyun.

Donghae terus mengikuti Kyuhyun yang terus berlari tanpa tujuan. Hujan disore hari membuat tidak banyak orang yang berada diluar rumah saat ini dan hal itulah yang membuat Kyuhyun semakin cepat berlari menyusuri jalanan kota. Donghae pun tidak kalah cepat mengejar Kyuhyun yang berlari didepannya.

"KYU!" teriak Donghae. Panggilan Donghae tersamarkan oleh suara hujan yang sangat deras. Jalanan pun mulai gelap karena mendung.

Donghae pun semakin mempercepat langkahnya untuk mengejar Kyuhyun yang sepertinya sudah mulai kelelahan berlari.

Donghae pun menarik tangan Kyuhyun yang sudah dekat dengannya sehingga membuat Kyuhyun mau tidak mau berhenti dan terjatuh ketanah. Kyuhyun terduduk sambil mengatur napasnya yang terasa habis setelah dibuatnya berlari.

"kau kenapa Kyu?" tanya Donghae setengah berteriak karena hujan yang sangat deras.

"aku membencimu hyung... aku membencimu..." teriak Kyuhyun.

"mwo? YA! Apa maksudmu?"

"aku membencimu!aku benci hyungdeul! Aku benci diriku! Aku benci hidupku!" Kyuhyun terus berteriak ditengah guyuran hujan. Kyuhyun berusaha melepaskan tangan Donghae namun Donghae dengan sekuat tenaga memegang tangan Kyuhyun agar Kyuhyun tidak bisa berlari lagi.

"Kyu, tenanglah!" Donghae berusaha menenangkan Kyuhyun yang meronta-ronta.

PLAKKK...

Sebuah tamparan membuat Kyuhyun terdiam. Ini adalah tamparan kedua Donghae untuk Kyuhyun. Sisi polos Donghae kini berubah menjadi menyeramkan jika dia sudah marah seperti ini. Tamparan tersebut membuat Kyuhyun memandang kecewa pada Donghae.

"apa kau marah padaku? Apa kau marah karena tamparan ini? Apa kau ingin ditampar lagi?" ucap Donghae penuh emosi. Donghae benar-benar tidak mengerti dengan sikap Kyuhyun yang tiba-tiba berlari dan berkata jika dia membenci Donghae, membenci hyungdeul dan membenci hidupnya sendiri.

"aku benar-benar tidak mengerti dirimu Kyu" ucap Donghae lagi.

"pulanglah jika pikiranmu sudah tenang" lanjut Donghae sambil berjalan pelan menerjang hujan dan meninggalkan Kyuhyun yang masih terduduk dipinggir jalan. Kyuhyun pun hanya memandang kepergian Donghae dengan sedih. Bagaimana bisa hyungnya itu meninggalkannya setelah tadi dia mengejarnya sejauh ini.

"aku juga berharap jika semua ini hanyalah sebuah candaan yang bisa kau tertawakan hyung... aku juga berharap jika obat ini bukan untukku... aku membencimu hyung, tidak tahukah kau betapa terlukanya aku melihatmu tertawa..." ucap Kyuhyun sambil terus memandang Donghae.

Donghae terus berjalan menuju kerumah tanpa menoleh sedikitpun kebelakang. Hatinya cukup sakit hari ini. Dia harus menerima kenyataan bahwa dongsaengnya menderita penyakit yang disembunyikan dari semua hyungnya. Donghae masih sulit menerima kenyataan yang sebenarnya karena cobaan didalam keluarganya sangat banyak sekali saat ini.

"mianhae Kyu, jeongmal mianhae" gumam Donghae dalam perjalanannya.

Heechul sudah berada dirumah saat ini namun dia tidak mendapati seorang pun dirumahnya. Heechul melihat laptop Kyuhyun yang masih menyala diatas meja didepan TV.

"kemana mereka semua" gumam Heechul. Tiba-tiba seseorang masuk tidak lama setelah Heechul masuk.

"aigooo...berantakan sekali ini rumah? Kyuhyun-ah... Donghae-ya...bereskan barang-barang kalian!" ucap Leeteuk yang tidak menyadari kehadiran Heechul diruang TV.

"mereka tidak ada dirumah hyung..." ucap Heechul sambil mendekati Leeteuk yang datang dengan membawa barang belanjaan.

"mwo?kemana mereka?" tanya Leeteuk.

"molla, aku juga baru pulang hyung dan melihat semuanya berantakan begini" ucap Heechul.

Tiba-tiba pintu rumah mereka terbuka menampilkan sosok Donghae yang basah kuyup akibat hujan.

"Donghae-ya... darimana saja kau? Kenapa kau basah kuyup begitu?" tanya Leeteuk dengan nada cemas. Donghae hanya diam saja sambil memandang kedua hyungnya yang sedang berdiri didepan mereka.

Heechul melihat tangan Donghae yang memegang sesuatu, Heechul pun mengerutkan dahinya dan mempertajam penglihatannya.

"dimana Kyuhyun, Hae?" tanya Heechul.

Donghae tidak menjawab pertanyaan Heechul dan lebih memilih diam sambil mengulurkan tangan kirinya yang sejak tadi memegang obat Kyuhyun.

"apa itu Hae?" tanya Leeteuk sambil mengambil obat yang ada ditangan Donghae.

"Kyuhyun menderita gagal ginjal hyung dan itu adalah obat yang dia gunakan untuk mengatasi penyakitnya" ucap Donghae datar.

"mwo? apa maksudmu Hae?" Leeteuk terkejut dengan apa yang diucapkan Donghae.

"dia... dia... Kyuhyunie... hiks... menyembunyikan ini dari kita semua hyung..." Donghae mulai menangis dihadapan kedua hyungnya. Hatinya yang rapuh tidak sanggup lagi untuk menahan semua masalah yang terjadi.

"diaman dia sekarang Hae?" tanya Heechul yang khawatir dengan keadaan Kyuhyun. Heechul sudah tidak terkejut dengan semua kenyataan ini yang ada dipikirannya saat ini adalah Kyuhyun. Pasti hati Kyuhyun sangat hancur saat dia harus menceritakan keadaannya pada Donghae.

Donghae hanya menangis tanpa menjawab pertanyaan Heechul. Leeteuk pun begitu terkejut dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Donghae. Dilihatnya Donghae yang terus saja menangis, Leeteuk pun memeluk Donghae yang berada didepannya. Heechul yang tidak mendapat jawaban dari Donghae segera berlari keluar rumah untuk mencari Kyuhyun. Langkah Heechul pun terhenti saat mendapati Kyuhyun yang berdiri mematung didepan pintu rumah mereka sambil menunduk pasrah.

"Kyu..." panggil Heechul.

Heechul pun segera memeluk Kyuhyun yang sama basah kuyupnya dengan Donghae. Kyuhyun pun menangis didalam pelukan Heechul.

"hyung..." lirih Kyuhyun disela tangisnya.

"uljima Kyu,, kau melakukannya dengan baik... akan lebih banyak orang yang terluka jika kau terus membohongi mereka... kau sudah melakukan yang terbaik..." ucap Heechul untuk menenangkan Kyuhyun.

Heechul pun membawa Kyuhyun untuk masuk kedalam rumah. Leeteuk dan Donghae pun melihat Kyuhyun dengan wajah yang sedih dan juga terluka. Bagaimana bisa dongsaeng mereka yang terlihat baik-baik saja mempunyai penyakit dan menyembunyikannya dari semua hyungdeulnya.

"kalian berdua ganti bajulah dulu, kita bicarakan ini nanti" ucap Leeteuk sambil berlalu meninggalkan ketiga adiknya.

Heechul pun menyusul Leeteuk yang berjalan kearah kamarnya.

"hyung..." panggil Heechul.

"mwo?"

"apa kau baik-baik saja?" tanya Heechul.

"memangnya kau sendiri bagaimana? Apa kau juga baik-baik saja?" Leeteuk balik bertanya pada Heechul.

"mianhae hyung, sebenarnya aku sudah tahu hal ini beberapa waktu yang lalu tetapi aku tidak memberitahukan hal ini padamu" ucap Heechul menyesal.

"aku lelah Heechul-ah, keluarlah..." ucap Leeteuk. Heechul pun mengerti jika Leeteuk sedang marah padanya namun Leeteuk tidak mau mengakuinya.

"arraseo hyung..." Heechul pun keluar dari kamar Leeteuk.

"hyung..."panggil Kyuhyun.

"mwo? kenapa kau belum mengganti bajumu Kyu?" tanya Heechul.

"ahh, masih ada Donghae hyung dikamar mandi" jawab Kyuhyun.

"paling tidak ganti bajumu itu Kyu..."

"arraseo..arraseo..." jawab Kyuhyun namun enggan untuk pergi.

"ya! Kenapa masih berdiri disini eoh?" tanya Heechul.

"apa... apa Leeteuk hyung marah?" tanya Kyuhyun pelan.

"anio... jangan dipikirkan... pikirkan saja kesehatanmu..." ucap Heechul sambil berlalu menuju dapur.

"hyung aku serius bertanya padamu, aku..."

"dia tidak marah Kyu... sudah mandilah...itu Donghae sudah selesai" ucap Heechul. Kyuhyun pun mandi dan mengganti pakaiannya yang basah dengan yang kering.

Semua hyungdeulnya sudah menunggu Kyuhyun dimeja makan. Tidak ada makanan yang tersaji diatas meja tersebut karena memang tidak ada yang mau memasak malam ini. Kyuhyun pun duduk disebelah Donghae yang masih mendiamkan Kyuhyun. Kyuhyun menjadi takut untuk berhadapan dengan hyungdeulnya.

"apa kau sudah selesai Kyu?" tanya Leeteuk yang membuat Kyuhyun memandang wajah Leeteuk dengan takut.

"ne hyung"

"geurae, besok kita kerumah sakit" ucap Leeteuk tiba-tiba yang membuat semua dongsaengnya terkejut.

"mwo? hyung! Aku tidak apa-apa, kenapa harus kerumah sakit" ucap Kyuhyun. Semua hyungdeulnya sangat paham jika Kyuhyun sangat membenci rumah sakit sejak kecil.

"hyung..." ucap Donghae menegur Leeteuk.

"tidak ada bantahan sedikitpun Kyu, jika sakit ya kerumah sakit bukan menyembunyikan apa yang sakit.." ucap Leeteuk tegas. Kyuhyun hanya pasrah menerima semua perintah Leeteuk tersebut. Tidak ada bantahan lagi dari Kyuhyun dan tidak ada lagi pembelaan dari Heechul. Leeteuk pun pergi menuju kedalam kamarnya setelah tadi sudah puas mengomeli Kyuhyun. Donghae pun juga pergi menyusul Leeteuk untuk beristirahat. Kini hanya Kyuhyun dan Heechul yang masih berada dimeja makan.

"gwaenchana Kyu?" tanya Heechul.

"ne.." jawab Kyuhyun malas.

"sudah seharusnya kau kerumah sakit Kyu, semua akan baik-baik saja tenanglah" ucap Heechul yang seperti tahu apa yang sedang dipikirkan Kyuhyun saat ini.

"kau harus menemaniku hyung..." ucap Kyuhyun dengan wajah memohon.

"mwo? ada Leeteuk hyung Kyu" ucap Heechul.

"anio,, aku ingin kau juga ikut hyung" jawab Kyuhyun dengan wajah memelasnya.

"aku tidak bisa Kyu,, masih banyak pekerjaan yang harus aku lakukan" ucap Heechul.

"hyung...jebal... aku takut..." Kyuhyun memandang Heechul dengan mata berkaca-kaca. Heechul tidak menghiraukan rengekan Kyuhyun dan berlalu menuju kedalam kamar.

Kyuhyun pun kini sendirian dimeja makan, tidak ada makanan yang bisa diamakan dan tidak ada orang yang bisa menemaninya sekarang.

TBC...

Akhirnya ketahuan juga kan... hehehehe, terlalu cepat ya chingu...hehehe^^ gomawo yang udah review di FF ini...