Title: Its okay, hyungie
Rate: T
Gendre: Brothership/ family
Cast: Leeteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun
Chapter: 10
Brothership Leteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun/ its okay, hyungie/ sesuatu seperti ini dapat diubah, hubungan kita tidak bisa seperti ini selamanya hyung/ DENGARKAN AKU!/
"hyung...jebal... aku takut..." Kyuhyun memandang Heechul dengan mata berkaca-kaca. Heechul tidak menghiraukan rengekan Kyuhyun dan berlalu menuju kedalam kamar.
Kyuhyun pun kini sendirian dimeja makan, tidak ada makanan yang bisa diamakan dan tidak ada orang yang bisa menemaninya sekarang.
Selanjutnya...
Keeseokan harinya, Leeteuk sedang sibuk menelpon dokter yang sudah membuat janji dengannya. Dokter tersebut adalah dokter yang dulu pernah menjadi dokter pribadi keluarga mereka. Sedangkan Kyuhyun duduk disofa yang berada didepan TV sambil memandangi Leeteuk yang sedang serius menelpon dokter tersebut. Kyuhyun meremas-remas kedua tangannya yang sedikit gemetar.
"Hyung, apa kita benar-benar akan pergi kesana?" tanya Kyuhyun sedikit takut.
Leeteuk masih enggan menanggapi ucapan Kyuhyun karena dia masih marah dengan sikap Kyuhyun yang sudah menyembunyikan penyakitnya tersebut. Sikap diam Leeteuk membuat Kyuhyun menjadi merasa canggung. Bahkan sekarang Leeteuk pun bersikap dingin padanya. Tiba-tiba hanphone Leeteuk berdering menandakan jika ada panggilan masuk. Leeteuk pun dengan nada hormat menerima panggilan tersebut yang ternyata berasal dari kantor tempatnya bekerja. Terpampang raut kecewa diwajah Leeteuk setelah menerima panggilan tersebut.
Leeteuk memandang wajah Kyuhyun dengan kecewa.
"mianhae Kyuhyun-ah, hyung harus kekantor sekarang. Hyung, tidak bisa menemanimu sekarang" ucap Leeteuk dengan nada sedih.
"ah, jinjja? Woahhhh gwaenchana hyung, kau tidak perlu memaksakan diri" ucap Kyuhyun senang.
"anio, hyung akan menunggumu di RS nanti setelah hyung pulang kerja. Jangan mencoba untuk tidak datang, jika kau melakukan hal itu maka kau akan lihat akibatnya Kyu" ucap Leeteuk serius. Saat ini Leeteuk enggan untuk bercanda meskipun Kyuhyun sudah berusaha untuk mencairkan suasana.
Kyuhyun menjadi diam melihat tanggapan yang diberikan Leeteuk.
Heechul berjalan keluar dari kamarnya.
"ah, Heechul-ah kau antarkan Kyuhyun ke rumah sakit nde? Aku harus kekantor hari ini karena ada panggilan mendadak dari kantor." Ucap Leeteuk kepada Heechul.
"mwo? hyunggg..." Heechul hendak memprotes keputusan Leeteuk.
"jebal Heechul-ah,, sekarang hyung harus menemui klien yang sangat penting" ucap Leeteuk.
"aishhh... arraseo hyung..." ucap Heechul malas.
"kenapa kau mau saja sih hyung... seharusnya kau menolaknya.." protes Kyuhyun.
"ya bocah! Siapa juga yang mau melakukan hal ini... aku tepaksa melakukannya karena Leeteuk hyung, bukan karenamu!" ucap Heechul kesal.
"kalian berdua ini aneh sekali sih, kemarin baikan dan sekarang bertengkar lagi" Leeteuk berucap sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"mungkin, aku kemarin sedang khilaf hyung..." ucap Heechul.
"aigoooo... ya sudahlah terserah kalian, dan aku percayakan Kyuhyun padamu jadi jika Kyuhyun bersikeras tidak mau pergi kerumah sakit maka kau punya hak untuk menyeretnya dan memaksanya Heechul-ah" ucap Leeteuk sambil tersenyum puas karena dia tahu jika Heechul tidak bisa dikalahkan Kyuhyun dan hanya Heechullah yang dapat membuat Kyuhyun menurut.
"ARRASEO! Tanpa kau kasih tau, aku juga akan melakukannya hyung. Jika dia tetap memberontak maka akan aku bius dia agar tenang.. hahahahahha" ucap Heechul yang membuat Leeteuk ikut tertawa.
"jinjayo kau akan menyeretku hyung?" ucap Kyuhyun dengan wajah sedih.
Mendapat tatapan seperti itu membuat Heechul sedikit merasa bersalah karena ucapannya yang sedikit kasar barusan kepada Kyuhyun.
"ne! Jadi jangan mencoba untuk kabur maupun melawanku" ucap Heechul
"aishhh... sudah aku duga jika kau kemarin memang hanya bepura-pura baik padaku hyung" ucap Kyuhyun dengan tampang sedih yang dibuat-buat.
"ne, anggap saja begitu.. terserah padamu Kyu.. aku tidak peduli, cepat bersiaplah kita pergi sekarang!" perintah Heechul. Kyuhyun pun beranjak kekamarnya dengan malas. Leeteuk dan Kyuhyun hanya memandang sedih dongsaengnya itu dari belakang. Mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.
"hyung, kau belum berangkat mengantar Kyuhyun?" ucap Donghae tiba-tiba yang memecahkan lamunan Heechul dan Leeteuk.
"ah, Hae-ya.. kau mau berangkat kuliah nde?" tanya Leeteuk.
"ne hyung, kenapa kau masih disini, kau tidak mengantar Kyuhyun?" tanya Hae.
"anio Hae, Heechul yang akan mengantarkan Kyuhyun karena hyung ada urusan mendadak dikantor"
"Hechul hyung?" ucap Hae sedikit kaget.
"ne, aku yang akan mengantarnya" ucap Heechul sambil duduk disofa sembari menunggu Kyuhyun yang sedang bersiap.
"apa kau benar-benar sudah baikan dengannya hyung?" tanya Donghae iseng.
"mwo? apa kau meremehkan kebaikanku Hae? Apa kau tidak senang jika hyungmu ini mulai baik?" ucap Heechul.
"anio bukan begitu hyung, tetapi aku terlalu senang dengan perubahan sikapmu... jaga Kyuhyun hyung sepertinya dia benar-benar ingin dekat denganmu sampai-sampai kemarin dia ingin kau temani ke Rumah Sakit" ucap Donghae.
"kau benar Hae, bahkan Kyuhyun tidak menolak saat aku menyuruh Heechul menemaninya pergi kerumah sakit..." sambung Leeteuk yang masih merapikan dasi dan kemejanya.
"ahhh itu karena..." Heechul tidak bisa melanjutkan kalimatnya. Hal yang dikatakan Leeteuk dan Donghae memang ada benarnya. Semuanya tahu jika Kyuhyun membenci Rumah Sakit namun entah kenapa kemarin malam Kyuhyun malah mau pergi jika Heechul yang mengantarnya.
"mungkin kau harus lebih memperhatikannya Heechul-ah" ucap Leeteuk sambil menepuk pundak Heechul dan pergi berlalu untuk berangkat bekerja.
"dengarkan Leeteuk hyung, Heechul hyung... " ucap Donghae dengan wajah mengangguk-angguk seolah-olah dia yang lebih tua daripada Heechul.
Heechul pun ikut menganggukkan kepalanya tanpa disadarinya karena sikap Donghae.
"apa kau mencoba menasehatiku Hae?" ucap Heechul sambil melirik Donghae. Donghae hanya tertawa melihat ekspresi Heechul.
"aku pergi kekampus dulu hyung..." pamit Donghae.
Kini Heechul hanya sendirian menunggu Kyuhyun yang masih setia didalam kamar.
Setelah menunggu beberapa lama Kyuhyun pun keluar dengan langkah yang malas. Heechul yang melihat hal tersebut menjadi sedikit kasihan kepada Kyuhyun.
"kenapa kau lama sekali didalam eoh? Kau memang benar-benar enggan untuk pergi nde?" ucap Heechul sedikit mengejek.
"ne! Aku memang tidak ingin pergi hyung, wae?" ucap Kyuhyun yang membuat Heechul terkejut. Kata-kata Kyuhyun yang kasar dan kurang sopan pun kini kembali Kyuhyun gunakan kepada Heechul. Entah kenapa Kyuhyun menjadi kemali lagi kedirinya yang dulu juga sering beradu mulut dengan Heechul meskipun menyangkut hal yang sepele.
"jika kau tidak ingin pergi maka kau harus sehat..." ucap Heechul.
"siapa juga yang mau sakit hyung.." balas Kyuhyun.
"memangnya aku juga senang jika kau sakit?" bantah Heechul.
Ucapan Heechul membuat Kyuhyun sedikit menyunggingkan senyumanya.
"sudahlah, kita berangkat sekarang..." ajak Heechul.
"hyung, apa kita benar-benar harus pergi?" tanya Kyuhyun. Heechul pun menjadi menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Kyuhyun yang saat ini sedang memandangnya.
"hmmmm, jika kau tidak ingin membuat kami khawatir.." ucap Heechul enteng dan berlalu menuju pintu untuk mengantar Kyuhyun. Kyuhyun masih berdiri diposisinya. Pikirannya kini melayang membuat hatinya semakin ragu-ragu untuk pergi namun melihat bagaimana tempat yang dia tinggali sekarang membuat dia berpikir dua kali untuk tidak pergi.
"ini semua demi hyungdeul, aku harus kuat untuk mereka" ucap Kyuhyun pada dirinya sendiri. Setelah itu Kyuhyun menyusul Heechul yang sudah berlalu terlebih dahulu.
Saat perjalanan menuju rumah sakit, Kyuhyun hanya diam saja tanpa berbicara sedikitpun pada Heechul. Pandangannya terarah pada jalanan yang lebih menarik perhatiannya saat ini. Heechul yang duduk disebelah Kyuhyun pun tidak berniat untuk mengajak Kyuhyun berbicara.
"hyung,," panggil Kyuhyun.
"wae?" jawab Heechul sambil menoleh pada Kyuhyun.
"anio, lupakan saja hyung..." Kyuhyun pun menjadi enggan melanjutkan ucapannya. Dia kembali memandang keluar jendela. Heechul yang digantungkan oleh Kyuhyun pun kembali diam.
Beberapa wakyu kemudian mereka berdua sudah sampai didepan rumah sakit. Kyuhyun masih enggan untuk turun dari taxi yang dia tumpangi. Hal itu membuat Heechul sedikit beradu mulut dengan Kyuhyun.
"cepatlah turun Kyu, taxinya sudah aku bayar.. palliwa..." ucap Heechul dari luar mobil.
"hyung duluan saja.." ucap Kyuhyun dari dalam mobil.
"mwo? kau mau kabur kan?" ucap Heechul.
"anio hyung..." ucap Kyuhyun lagi. Heechul yang tidak sabar pun berjalan kesamping pintu dimana Kyuhyun duduk dan membuka pintu tersebut dengan sedikit keras.
"palliwa Kyu..."Heechul berbicara sambil memegang tangan Kyuhyun bermaksud untuk mehyeret Kyuhyun namun hal tersebut Heechul urungkan saat dirasakannya tangan Kyuhyun yang sangat dingin dan berkeringat.
"arraseo hyung, aku akan keluar..." ucap Kyuhyun sedikit dipaksakan. Saat Kyuhyun sudah keluar dari dalam taxi, Heechul pun segera menggenggam tangan Kyuhyun dengan sedikit erat. Hal tersebut membuat Kyuhyun memandang Heechul dengan heran.
"gwaenchanayo?" tanya Heechul. Terlihat raut khawatir dalam tatapan heechul pada Kyuhyun.
"ne hyung, nan gwaenchana.." ucap Kyuhyun sambil mengangguk.
"apa kau takut?" tanya Heechul.
"anio... bukankah kejadian itu sudah lama terjadi hyung,, aku sama sekali tidak takut" ucap Kyuhyun berusaha untuk terlihat kuat.
"geurae kau benar, tapi kau seperti ingin menangis... ahhh bagaimana ya jika Donghae tahu jika kau menangis hanya karena takut ke rumah sakit" ejek Heechul.
"kau kenapa sih hyung, sepertinya kau senang sekali mencari masalah denganku..." ucap Kyuhyun sambil berlalu meninggalkan Heechul.
"mwo? ya! Bocah" ucap Heechul sambil berjalan menyusul Kyuhyun.
Heechul dan Kyuhyun pun menunggu antrian. Sesekali Kyuhyun meremas kedua tangannya. Tidak bisa dipungkiri jika Kyuhyun masih ingat sekali bagaimana kecelakaan yang menimpa kedua orangtuanya terjadi. Semua hyungnya sangat mengerti bagaimana perasaan Kyuhyun dan mereka semua tahu jika Kyuhyun sangat membenci kerumah sakit sejak kejadian itu. Kyuhyun selalu menyalahkan dirinya saat mengingat hal itu karena orang tuanya mengalami kecelakaan saat mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit saat mendengar Kyuhyun masuk rumah sakit karena sakit tifus yang membuat Kyuhyun kehilangan kesadarannya akibat panas tubuh yang sangat tinggi. Saat itu memang Kyuhyun dan ketiga hyungnya tidak tinggal bersama kedua orangtuanya karena ayahnya memang harus melakukan perjalanan bisnis diluar kota ditemani oleh eomma mereka. Dan saat ditinggal selama 2 minggu itulah Kyuhyun sakit dan harus mendapatkan perawatan dirumah sakit. Kekhawatiran mereka terhadap Kyuhyun membuat mereka memaksa kembali ke Seoul meskipun tengah malam dan saat itulah mereka harus mengalami kecelakaan. Hal itu membuat Leeteuk, Heechul, Donghae dan Kyuhyun terpukul. Memang butuh waktu untuk melupakan kejadian tersebut dan itu jugalah salah satu yang membuat Heechul bersikap sedikit dingin pada Kyuhyun. Kyuhyun pun selalu merasa jika ketiga hyungnya masih marah padanya karena kejadian itu.
"ayo Kyu, sudah giliranmu masuk.." ucap Heechul memecah lamunan Kyuhyun.
"hmmmm.." Kyuhyun pun bangkit berdiri dari duduknya namun kakinya seakan berat saat akan melangkah dan hal itu membuat Heechul kembali mendekati Kyuhyun dan merangkul pundak Kyuhyun dan menuntunnya untuk berjalan. Sentuhan lembut itu membuat Kyuhyun sedikit tenang untuk melangkah, setidaknya ada sebuah kekuatan yang disalurkan Heechul padanya.
TBC...
Mianhae readers karena updatenya lama... author tidak mau banyak alasan, selamat membaca saja ya...hehehe ^^ gomawo yang masih nungguin lanjutan FF ini...
