Title: Its okay, hyungie
Rate: T
Gendre: Brothership/ family
Cast: Leeteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun
Chapter: 13
Brothership Leteuk, Heechul, Donghae, Kyuhyun/ its okay, hyungie/ sesuatu seperti ini dapat diubah, hubungan kita tidak bisa seperti ini selamanya hyung/ DENGARKAN AKU!/
"mereka sudah mengetahuinya..." ucap namja yang memata-matai Leeteuk, Heechul dan Kangin.
"jalankan rencana selanjutnya.." ucap seseorang yang berada diseberang telepon tersebut.
"ne.."
Selanjutnya...
Tiba-tiba hanphone Kyuhyun berdering menandakan adanya panggilan masuk.
"yeoboseo hyung?" jawab Kyuhyun.
"arraseo hyung, gwaenchana.." jawab Kyuhyun lagi.
"siapa Kyu?" tanya Changmin setelah Kyuhyun menutup teleponnya.
"Donghae hyung, dia ada latihan sepak bola dengan teamnya sehingga menyuruhku pulang sendiri" jawab Kyuhyun.
"kenapa dia meneleponmu? Bukankah biasanya dia selalu pulang sendiri begitu juga dengnamu Kyu?" tanya Changmin yang sedikit heran dengan perhatian Donghae yang terkesan berlebihan dimatanya.
"ahh itu karena Leeteuk hyung menyuruhnya menjagaku min" jawab Kyuhyun sambil berjalan menuju gerbang kampusnya.
"memangnya kau kenapa? Kenapa menyuruhnya menjagamu?" Changmin masih mencoba mengerti apa yang dimaksudkan Kyuhyun.
"karena mereka menyayangiku min maka dari itu mereka seperti ini..hahahaha" jawab Kyuhyun dengan entengnya.
"aigooo... aku menyesal sudah bertanya hal itu padamu Kyu" ucap Changmin.
"hahaha..." Kyuhyun pun menanggapi Changmin dengan tertawa.
Mereka berdua pun menaiki bus yang sama namun Changmin terlebih dahulu turun sehingga membuat Kyuhyun harus melanjutkan perjalanannya seorang diri. Saat Kyuhyun berjalan menuju rumahnya, tiba-tiba seseorang berjas hitam turun dari sebuah mobil dan menyapa Kyuhyun.
"Kyuhyun-si?" tanya seseorang itu.
"ahh, ne..." jawab Kyuhyun sedikit ragu dan bertanya-tanya siapa namja didepannya tersebut.
"perkenalkan, aku Choi Jongkook" ucap namja setengah baya itu sambil mengulurkan tangannya kepada Kyuhyun.
"ne, Kyuhyun imnida" jawab Kyuhyun sambil menjabat tangan tuan Choi.
"masuklah kedalam mobil, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu nak" ucap namja itu. Kyuhyun pun terkejut dengan apa yang diminta namja tersebut mengingat mereka baru saja berkenalan dan Kyuhyun tidak mengenal namja tersebut. Namun namja itu menarik tangan Kyuhyun dengan lembut dan mengajak Kyuhyun masuk. Kyuhyun pun mengikuti apa yang diminta namja tersebut.
"maaf tuan, apa yang sebenarnya ingin anda sampaikan?" tanya Kyuhyun.
Namun tuan Choi hanya diam saja sembari tersenyum kepada Kyuhyun. Kyuhyun menjadi merasa tidak enak jika harus bertanya kembali.
Mobil yang ditumpangi Kyuhyun dan tuan Choi masuk kedalam sebuah rumah yang sangat dikenali Kyuhyun.
"ah, ini kan?" ucap Kyuhyun terkejut dengan apa yang dia lihat saat ini.
"bagaimana bisa? Apa mungkin anda adalah..." Kyuhyun tidak melanjutkan perkataaannya.
"wae? Apa kau ingin mengatakan sesuatu nak?" tanya tuan Choi yang mengerti apa yang ingin disampaikan Kyuhyun.
"anio..." jawab Kyuhyun singkat.
"turunlah!" perintah tuan Choi. Kyuhyun yang tidak mengerti pun hanya mengikuti apa yang dikatakan tuan Choi.
"bukankah ini rumahmu nak?" ucap namja itu.
"..." Kyuhyun hanya diam saja seraya menatap rumah megah yang dulu adalah rumahnya.
"sekarang ini adalah rumahku... hahahaha sungguh sangat disayangkan sekali rumah sebagus ini harus terjual.." ucap tuan Choi.
"jadi benar andalah yang membeli rumah ini" ucap Kyuhyun.
"anio... buat apa aku membelinya? Hyungmulah yang memberikannya padaku dan kalian memang pantas menerimanya" ucap tuan Choi sambil menatap Kyuhyun dengan tajam.
"mwo?" ucap Kyuhyun terkejut. Kyuhyun pun menjadi semakin curiga dengan orang yang berada dihadapannya ini.
"apa maksud anda tuan?" tanya Kyuhyun.
"apa hyungmu tidak pernah memberitahukan hal ini padamu? Ahhhhh seharusnya kau bertanya padanya tuan Park Kyuhyun" ucap namja tersebut sambil tersenyum penuh misteri.
Kyuhyun masih terdiam mencerna setiap kata yang diucapkan tuan Choi Jongkook padanya.
"hahahaha... apa kau masih memikirkan ucapanku nak?" ucap tuan Choi sambil memandangi Kyuhyun. Kyuhyun pun hanya diam saja dan enggan menanggapinya.
"hahahahaha, masuklah dulu nak maka kau akan tahu semuanya dengan jelas" ajak tuan Choi sambil menggandeng tangan Kyuhyun. Meskipun dengan langkah ragu namun Kyuhyun benar-benar ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana mungkin tuan Choi bisa mendapatkan rumahnya dan apa sebenarnya hubungan tuan Choi dengan keluarganya.
Dirumah kediaman Park
Leeteuk sedang gelisah menunggu dongsaeng terkecilnya pulang. Hari sudah semakin larut tetapi Kyuhyun belum juga pulang. Donghae pun mencoba menghubungi Kyuhyun melalui handphonenya.
"bukankah dia sudah tidak ada kuliah malam, Hae?" tanya Leeteuk.
"ne hyung, dia hanya kuliah sampai sore hari. Mianhae hyung, aku tidak menjaganya dengan baik" ucap Donghae merasa bersalah atas sikapnya.
"anio Hae, kau tidak salah.. seharusnya Kyuhyunlah yang harusnya memberitahukan pada kita sedang berada dimana dia sekarang. Jika dia memang ada kerja kelompok atau ingin main bersama temannya, seharusnya dia bilang kepada kita atau paling tidak dia menghubungi salah satu diantara kita" ucap Leeteuk yang tidak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya.
"apa dia belum pulang juga?" tanya Heechul yang baru saja keluar dari kamar mandi dan berjalan ke meja makan menghampiri Donghae dan Leeteuk.
"ne hyung, hp-nya juga tidak aktif,, aku khawatir padanya ditambah lagi kondisi tubuhnya yang memang kurang baik" ucap Donghae.
"memangnya dia tidak bilang akan pergi kemana?" tanya Heechul.
"tidak Heechul-ah... ahhh aku sangat khawatir padanya" ucap Leeteuk. Namun beberapa saat kemudian handphone Leeteuk berdering. Melihat nama yang ada .nya membuat Leeteuk mengerutkan kening seraya berpikiran buruk.
"yeoboseyo..." Leeteuk menjawab panggilan tersebut yang ternyata adalah panggilan dari tuan Choi.
"hahaha... Leeteuk-shi, pasti kau sangat khawatir kan saat ini... tenang saja, adik kecilmu berada bersamaku sekarang, kau tidak perlu khawatir lagi nak" ucap tuan Choi.
"mwo? bagaimana bisa ?" tanya Leeteuk yang bukannya tenang malah menjadi semakin khawatir mendengar jika Kyuhyun sedang berada bersama tuan Choi.
"apa aku serendah itu ? kau pasti sedang berpikir jika aku akan menyakiti adikmu kan? Hahahahahahaha" tawa tuan Choi semakin keras saat Leeteuk hanya diam saja mendengar jika tuan Choi dapat menebak apa yang dia pikirkan saat ini.
"aku masih waras untuk menyakiti kalian dengan tanganku sendiri.. aku akan mengantarkan dia pulang nanti jadi jangan khawatir nak" ucap tuan Choi.
"jangan pernah menyakiti Kyuhyun sedikitpun ajjushi!" ucap Leeteuk.
"hahahahaha, sudah lama kau tidak memanggilku dengan sebutan seperti itu nak,, aku menelponmu bukan untuk mendengarkan apa yang ingin kau ucapkan Leeteuk-shi, aku hanya ingin mengatakan yang sebenarnya pada Kyuhyun tentang rahasia diantara kita, bagaimana menurutmu? " ucap tuan Choi.
"anio! Jangan katakan apapun padanya" ucap Leeteuk.
"aigooo... memangnya apa yang akan aku katakan padanya? Tentang pembunuhan orang tua kalian? Bahkan kau juga tidak tau kan apa yang sebenarnya terjadi? kau pasti juga berpikir jika aku lah yang menyebabkan mereka pergi? Hahahaha, bukankah kalian tahu jika Kyuhyunlah yang menyebabkan orang tua kalian pergi?" ucap tuan Choi panjang lebar.
"apa sebenarnya tujuan anda tuan?" ucap Leeteuk.
"hahahahaha... sudah sekian lama, tetapi kau baru bertanya apa tujuanku sekarang?" tanya tuan Choi.
"jebal, jangan membuat kami terjebak dalam semua permainan anda tuan, aku tidak mengerti apa tujuan anda melakukan semua ini pada kami" ucap Leeteuk frustasi.
"hyungggggg... ada apa?" tanya Heechul yang sejak tadi memperhatikan Leeteuk dari jarak jauh tanpa tahu apa yang dibicarakn Leeteuk.
"anio, tidak apa-apa Heechul-ah... ini adalah telepon kantor" ucap Leeteuk sambil berjalan keluar rumah agar lebih leluasa berbicara dengan tuan Choi.
Heechul pun menjadi semakin curiga, dia pun menguping pembicaraan Leeteuk diam-diam.
"maaf tuan tadi..."
"hahahahaha, aku sangat kasihan padamu nak, bahkan Heechul tidak bisa melakukan apapun untuk membantumu. Aku sudah menduga jika dia memang anak yang tidak bisa diandalkan dan dipercaya" belum sempat Leeteuk melanjutkan ucapannya, tuan Choi sudah memotongnya.
"mwo?"
"sudahlah, kita kembalikan saja pokok pembahasan kita tadi, bukankah kau ingin tahu yang sebenarnya? temui aku besok maka kau akan tahu semuanya" ucap tuan Choi.
"anio, aku tidak akan menemui anda karena aku yakin anda tidak akan mengatakan yang sebenarnya" jawab Leeteuk.
"apa kau yakin jika aku ini suka berbohong?" tanya tuan Choi.
"geurae, tidak apa-apa, tetapi aku sudah mengatakan yang sebenarnya tadi jika pembunuh orang tua kalian adalah Kyuhyun dan sebentar lagi dia akan tahu dengan jelas karena aku akan membantunya mengingat dengan jelas lagi bagaimana dulu dia melakukannya"
"andwe! Jangan lakukan itu..."
"wae? Bukankah kau tidak ingin bertemu denganku besok maka aku akan menyampaikannya pada Kyuhyun sekarang"
"andwe! Itu bukan salah Kyuhyun! pak Kim lah yang sudah melakukannya bukan Kyuhyun!" ucap Leeteuk.
Tuan Choi tersenyum puas dengan jebakannya. Akhirnya keluar juga kaliamat yang menyatakan jika Kim adalah pembunuh sebenarnya, dengan kata lain tuan Choi saat ini sedang mengadu domba keluarga Leeteuk dan pak Kim.
"bagaimana kau tahu hal itu nak? Aku kira kau sangat bodoh sampai tidak tau hal itu" ucap tuan Choi.
"aku tahu jika pak kim yang melakukannya" ucap Leeteuk. Sebenarnya Leeteuk sangat yakin jika pak Kim hanya disuruh oleh tuan Choi. Namun mendengar jawaban tuan Choi yang sangat antusias menyalahkan pak Kim membuat Leeteuk seolah menyalahkan semuanya pada pak Kim meskipun ia tahu yang paling bersalah adalah tuan Choi.
"kau memang pintar nak, tetapi sayangnya aku sudah terlanjur memberitahu Kyuhyun jika dialah yang melakukannya" ucap tuan Choi.
"mwo? kau? Dimana Kyuhyun sekarang, kembalikan dia!" ucap Leeteuk.
"hahahaha, mungkin sekarang dia sedang berjalan menyusuri jalan kerumahmu nak" ucap tuan Choi sambil menutup panggilannya.
"YA! YA!" leeteuk geram dengan kelicikan tuan Choi.
"wae hyung?" ucap Heechul tiba-tiba. Leeteuk pun terkejut dan hampir menjatuhkan .
"kau? Sejak kapan kau disini?" tanya Leeteuk.
"jangan mengalihkan pembicaraan hyung, ceritakan padaku semuanya sekarang!" ucap Heechul dengan wajah serius yang menakutkan. Leeteuk pun menjadi takut dan tidak punya pilihan lagi karena dirinya sudah tetangkap basah oleh Heechul.
"aku bingung harus memulai dari mana tetapi aku akan jujur padamu sekarang" ucap Leeteuk.
"dulu, pak Kim adalah orang kepercayaan appa dalam perusahaannya dan aku yakin kau pasti tahu hal itu kan Heechul-ah," ucap Leeteuk dan Heechul hanya mengangguk pelan.
"sebenarnya, tuan Choi adalah rekan kerja appa sejak dulu dan mereka adalah teman yang sangat dekat bahkan aku dulu suka memanggilnya ajjushi karena memang kita tidak punya ajjushi kan dari eomma maupun appa?" ucap Leeteuk lagi.
"entah kenapa, tuan Choi menjadi tidak sering main kerumah lagi semenjak pertemuan makan malam terakhir kita dulu, apa kau masih ingat?" tanya Leeteuk.
"ne hyung, aku masih ingat, bukankah saat itu kita sudah besar jadi aku masih mengingatnya" ucap Heechul.
"ne, saat itu usiaku juga sudah 19 tahun" ucap Leeteuk.
"lalu?" ucap Heechul yang sudah tidak sabar dengan cerita selanjutnya.
"apa kau juga ingat jika menurut dokter yang memeriksa jasad eomma dan appa ditemukan bahwa eomma dan appa merupakan seorang pecandu obar-obatan selama bertahun-tahun dan menurut polisi yang memriksa mobil eomma dan appa ditemukan jika kecelakaan itu disengaja" ucap Leeteuk lagi.
"ahhh itu, benar hyung.. awalnya dulu kita menyalahkan Kyuhyun karena saat itu kita menduga jika eomma dan appa kecelakaan karena mengebut hanya karena Kyuhyun yang masuk UGD saat itu"
"ne, kau benar, setelah polisi menceritakannya bukankah ada sesuatu yang mengganjal kan? Aku rasa itu perbuatan pak Kim, karena hanya pak Kim yang selalu bersama appa kemanapun dia pergi maupun melakukan perjalanan bisnis dan ada satu hal lagi yang membuatku semakin yakin..."
"apa hyung?" Heechul memotong kalimat Leeteuk.
"aku menemukan bungkus obat vitamin yang selalu dimunim oleh appa dan eomma dijas pak Kim saat kematian eomma dan appa"
"mwo? jadi maksudmu, obat vitamin yang diberikan pak Kim itu bukanlah vitamin tetapi obat yang membuat orang kecanduan?" tanya Heechul.
"aku tidak yakin tetapi sepertinya begitu karena dokter juga tidak bisa membedakan jika hanya dari bungkusnya saja" ucap Leeteuk.
"jangan bilang kalau minuman yang selalu diantarkan oleh Kyuhyun itu adalah vitamin dari pak Kim,, hyung?" tanya Heechul.
"jadi Kyuhyun juga berperan..." Heechul tidak sanggup melanjutkan kata-katanya.
"jangan bilang apapun pada Kyuhyun maupun Donghae, karena..." ucapan Leeteuk terpotong saat seseorang dari dalam rumahnya berlari keluar dan menabrak Leeteuk yang sedang berbicara dengan Heechul. Donghae nampak mengejar seseorang yang juga berlari.
"KYUHYUN-ah!" panggil Donghae sambil berlari.
Leeteuk pun saling berpandangan dengan Heechul dan kemudian ikut berlari menyusul Donghae yang ternyata sedang mengejar Kyuhyun.
TBC...
Nah Kyuhyun lari kan, memang kenyataan itu kadang sangat ...
Maaf ya lama updatenya, karena harus KKN dan PPL. Sekarang lagi skripsi tetapi karena masih ada yang nungguin FF ini jadi saya lanjut deh... terimakasih yang masih nungguin FF ini, pasti dilanjut kok tetapi waktunya mungkin gak bisa cepet kayak dulu.. terimakasih buat koreksinya juga, sangat membantu ^^ hehehe maaf jika banyak typo..
