Btw setelah satu tahun aku menulis cerita ini author baru sadar kalau dibeberapa chapter author sempet ngungkit ngungkit mamanya naruto dan kyuubi uzumaki-namikaze kushina, tapi sekali lagi author jelaskan bahwa kushina sudah tiada titik

Maafkan kecerobohan author karena sudah melupakan hal penting

Hmm ngomong ngomong aku janji ada yaoi pairkan dicerita ini hahahaha yang nggak suka yaoi nggak usah takut yaoi pairnya cuman selingan kok

Karena sudah lama tidak update author kasih bocoran dikiiiit deh ada yaoi pair yang mengejutkan dan rare hahahahaha. Nantikan kejutannya ya

Nejixgaara

Kakashixiruka

? x ?

Disclamer naruto bukan milik saya

Chapter 9

Pagi itu naruto bangun terburu buru bukan karena semangat sekolah tapi karena hari ini ada konser penting diboudokan(reader-san masih ingetkan tiket yang dibeli itachi di chapter 5) jadi hari ini naruto meliburkan diri dari sekolah dengan alasan sakit

Pagi buta naruto sudah harus buru buru ke studio untuk memantau lokasi, latihan, make up, coba kostum dan hal hal lain yang sebenarnya tidak ingin naruto lakukan karena merepotkan. Tetapi naruto teringat oleh kata(hasutan) kakaknya dan berharap uang konser bisa disumbangkan ke panti asuhan dan orang orang yang membutuhkan

Bagi naruto uang bukanlah masalah, malahan sudah lebih dari cukup. Selama ini naruto menjadi singer semata mata karena hobi dan uangnya bisa diamalkan sehingga produser dan semua sponsor lainnya sulit untuk merekut naruto untuk masuk ke agensi nya

"Naruto ! sudah bangun belum, ayo sarapan trus ayah antar sekalian kekantor" teriak minato dari lantai satu didepan telecom. "di rumah(mansion) naruto ada lima lantai naruto dan kyuubi ada di lantai paling atas lantai 5 sehingga kalaupun minato teriak sekeras apapun nggak bakalan kedengeran apalagi kamar naruto dan kyuubi itu kedap suara

Terlebih lagi kamar kyuubi. Sudah kedap suara dindingnya dilapisi baja dan punya pengatur suhu ruangan karena terdapat berbagai macam zat zat berbahaya dan buku buku yang sudah kuno dan rapuh tentang penelitian penelitian orang jaman dahulu yang tidak sempurna karena kurangnya fasilitas

Akhirnya minato harus menyiapkan gudang besar untuk hasil ciptaan kyuubi yang terkenal aneh, bin ajaib contohnya saja ada ramuan untuk mengganti gender, sepatu terbang, pintu kemana saja, baling baling bamboo dan senter pengecil (lho kok jadi kayak doraemon ya?)

Sepertinya semasa kecil kyuubi sangat menyukai komik doraemon? Mungkin? Pokoknya balik ke naruto yang tampak sangat terburu buru, naruto memakai baju tangtop putih tipis dengan blazer cream dan rok mini hitam rambutnya yang panjang disanggul dan kakinya dihiasi oleh sepatu hak tinggi.

"Ck ck ck rapi amat udah kayak mau interview kerja saja" ledek kyuubi yang tidak tidur semalaman untuk menyelesaikan proyek terbarunya robot spy super kecil yang tahan air, api dan mampu berjalan disegala medan. Kalau kalian Tanya untuk apa, yah buat apalagi selain untuk mengintai sisulung uchiha dan menemukan kelemahannya

"Kyuubi neesan cantik cantik kok kayak panda, udah kayak gaara aja tuh" ledek naruto sambil menjulurkan lidahnya melihat kakaknya yang biasanya selalu rapi tapi pagi ini sangat erantakan. Terdapat lingkaran hitam dimatanya dan rambut merahnya yang biasanya halus berantakan seperti orang baru bangun tidur

" Berisikkkkk, kau tidak tahu ternyata membuat robot super kecil itu supeerrr melelahkan tau " kata kyuubi sambil memijat bagian atas batang hidungnya. Matanya sangat lelah karena semua komponen komponen robot itu kurang dari satu mili meter dan kyuubilah yang membuat dan menyatukannya semalaman

"Hehhh, emang robotnya buat apa kak?" Tanya naruto dengan nada ingin tau. Kyuubi terdiam sejenak dengan muka merah entah karena marah atau malu kyuubi berteriak" UUUURRRUUUSAAAIIIII" dengan cepat kyuubi bangkit dari tempat duduknya dan kembali kelabnya dan membanting pintu dengan sangkat kera

Naruto sangat bingung tidak biasanya kyuubi membuat sesuatu dengan sia sia walaupun kebanyakan dari barang temuannya itu aneh bin ajaib tapi ssetidaknya mempunyai tujuan tidak biasanya kakaknya yang nyentrik itu membuat sesuatu secara tiba tiba, hmmm aneh pikir naruto

Tetapi naruto tidak punya banyak waktu untuk memecahkan misteri kelakuan kakaknya itu, setelah makan kilat naruto segera naik mobil ayahnya untuk berangkat ke studio" Naru chan hari ini ayah antar sampai studio, setelah briefing katanya mereka akan antarkan ke boudokan. Ayah hanya bisa mengantar sampai sini siangnya ayah ada rapat hati hati ya saying" kata minato pada putri bungsunya

"Iya tenang saja ayah, aku udah biasa pergi sendiri kok" kata naruto " Lagipula kalau ada apa apa aku kan bisa telepon ayah atau kyuubi nee" lanjut nya " Baiklah, selamat berkerja ya naru chan" minato mengecup kening putri kesayangnya lalu berangkat ketempat kerjanya di tengah tengah kota

Siangnya distudio naruto disambut hangat oleh para kru tv dan acara, naruto yang pada dasarnya adalah orang yang mudah bergaul dan ramah dengan sangat mudah menarik hati dan perhatian semua orang yang terlibat didalam acara nanti malam

" Aduuuhhh kira kira ada berapa orang yang datang ya? Atau jangan jangan nggak ada yang mau denger aku nyanyi" naruto sempat panic dan takut tidak ada yang mau datang kekonsernya" jangan jangan kata kyuubi neesan benar tidak ada yang mau mendengar suara cemprengku ini" pikir naruto dengan sedih . sudah sering kyuubi berkata kalau suara cemprengnya itu memekakkan telinga

" Naru-chan~ " panggil sang produser untuk acara hari ini nishi san yang sudah terkenal karena selama kariernya selalu merekut bintang bintang terkenal papan atas, hamper seluruh gadis ingin dilirik olehnya tapi hanya sebagian kecil yang bisa menarik perhatian produser terkenal itu

" Hari ini setelah show jangan pulang dulu ya ada jumpa fans dengan seseorang " kata produser nishi sambil mengedipkan matanya" Sepertinya dia fans beratmu lho" guman sang produser." Iya tenang saja pak, saya senang jika ada orang yang menyukai suara saya " jawab naruto sambil mengeluarkan senyum 24 wattnya

"Hahaha naru chan cantik luar dalam sih, jadi nggak aneh kalau punya banyak penggemar" canda sang produser. "Ah, pak nishi bisa saja" jawab naruto. " Abis ini naru chan ke ruang sebelah ya siap siap untuk konser. Kira kira…." Pak nishi melirik jam tangannya " 5 jam lagi"." Bukannya masih lama pak?" Tanya naruto kebingungan karena tidak biasa tampil dimuka umu." Iya tapi kan bagian make up dan dress juga harus fitting naru chan. Ok deh saya masih ada rapat kita ketemu lagi nanti malam ya" produser nishi melambaikan tangannya

Tak terasa hari sudah menjelang sore dan naruto yang baru saja merasakan neraka akibat dari teriakan sang tata rias yang memuji kecantikan naruto serta mencubit pipinya kira kira ratusan kali diruangan tata rias plus penanggung jawab kostum naruto tampaknya selalu tidak puas dengan baju yang naruto pakai sehingga untuk satu kostum saja naruto harus mencoba banyak baju untuk memuaskan hati si penanngung jawab' urrrggghh ini demi anak anak demi anak anak' kata naruto dalam hati

Naruto sudah berdiri dibelakang panggung menunggu aba aba dari cameramen untuk keluar. Naruto merasa gugup dan tegang, ratusan eh tidak maksudku ratusan ribu penggemar naruto rela berdiri di balkon dan ratusan lainnya harus gigit jari menonton dari luar karena kehabisan tiket

Naruto sudah siap dengan gaun putih panjang sibelakang dan sebuah kalung perak menghiasi lehernya yang putih " Naru-chan siap ya" produser nishi mengedipkan matanya. Naruto menghirup napas dalam dalam dan berharap dia tidak jatuh terserempet gaunnya yang panjang itu

Lagu pertama yang naruto bawakan adalah

A thousand years (Christina Perri)

Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave
How can I love when I'm afraid
To fall
But watching you stand alone
All of my doubt
Suddenly goes away somehow

One step closer

(Chorus)
I have died every day
waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

(Verse 2)
Time stands still
beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything
Take away
What's standing in front of me
Every breath,
Every hour has come to this

One step closer

(Chorus)
I have died every day
Waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

One step closer
One step closer

(Chorus)
I have died every day
Waiting for you
Darlin' don't be afraid,
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

Tepuk tangan yang meriah dan teriakan teriakan fans naruto seakan akan menggetarkan bumi naruto yang baru pertama kali menyanyi didepan banyak orang merasa sangat senang melihat ternyata banyak orang yang menyukai suaranya yang dianggapnya biasa biasa saja. Melihat itu naruto langsung bersemangat menyanyikan lagu ke dua sampai lagu terakhir

Selesai pertunjukan naruto yang sudah kelelahan karena memenuhi permintaan fansnya untuk menambah satu lagi, mereka tidak rela kalau pertunjukannya harus diakhiri walau begitu produsernya hanya mengizinkan satu lagu tambahan. "Akhirnya acara terakhir tinggal jumpa fans" piker naruto" Kira kira siapa ya " naruto bertanya tanya dalam hati sekaligus deg degan

" Naru chan fansmu yang beruntung sudah pada nunggu didepan tuh, kamu cuman menyapa mereka, memberi tanda tangan dan berfoto bareng. Gampang kan?" jelas sang produser. Naruto hanya mengganguk nganggukan kepalanya dan bersyukur kalau hanya harus melakukan hal hal simple seperti tadi

Naruto berjalan disebuah lorong putih panjang sampai disebuah pintu berwarna coklat besar, ketika pintu dibuka para wartawan sudah siap memfoto naruto dan menanyakan banyak pertanyaan yang naruto tidak bisa mengerti karena saking banyaknya yang bertanya. " Tolong beri jalan naruto chan masih capek sehabis konser" produser nishi yang berjalan didepan menghalangi para wartawan untuk menanyakan lebih lanjut

" Ayo naru chan silakan duduk" nishi san menarik kursi didepan panggung untuk duduk. Dengan anggukan tanda terima kasih naruto dengan anggunnya duduk disebuah sofa coklat. Di depan naruto setidaknya ada sepuluh dari ratusan ribu fans naruto yang beruntung karena memenangkan undian jumpa fans dengan Namikaze. N

Tiba tiba wajah naruto nenjadi pucat pasi, matanya membulat dan bertambah besar, diantara kesepuluh fansnya terdapat seseorang dengan rambut pantat ayam yang sudah sangat dikenalnya

'T…..Teme…"