Minna kok reviewnya nggak pake account kalian sih akukan jadi nggak bisa kirim jawabannya hmmm buat
Ayurifanda15
iya ini cerita straight kok tapi emang ada pasangan yaoinya dikit hehehehe ditunggu ya soalnya pasangan yaoi kita agak susah nyempil dicerita nih.
Lix:
Waduh author lupa soalnya nih cerita dah lama banget, aku lupa cerita ini terinspirasi dari judul cerita yang mana
Untuk yang nulis review lainnya sorry ya author nggak bisa bales satu satu hahahaha. Tapi review kalian adalah semangat bagi author untuk membuat chapter baru
tenang mata kalian masih waras kok, iya kalian melihat chapter baru yang hanya diterbitkan dalam waktu 1 bulan hahahaha bersujudlah padaku muahahahahaha
Naruto & sasuke: ( agak menjauh) hn. Ehem ehem pokoknya baca saja ceritanya
Chapter 11. Kyuubi special, maybe…
Dua hari sebelum konser
Kalau 2 hari yang lalu kediaman uchiha yang kocar kacir kini kediaman namikaze yang menegangkan. Para pembantu mengumpul disudut rumah sambil melihat percikan api yang secara literaly bisa mereka lihat diantara majikan mereka, namikaze minato dan nona muda mereka namikaze kyuubi.
Ini semua dikarenakan ayahnya minato melarang kyuubi untuk pergi dengan memakai rok super mini dan baju tank top putihnya yang memamerkan belahan dadanya dan kulitnya yang putih. Minato melarang keras putri tertuanya untuk pergi walaupun kyuubi memakai baju kemeja lengan panjang yang menutupi tangannya
Kyuubi melihat jam tangannya berkali kali dengan sangat kesal " Ayo dong pak tua, aku sudah terlambat nih" kyuubi menghentak-hentakkan kakinya kelantai dengan keras. " Tidak boleh. " kata minato dengan tegas" tidak, sampai kamu mengganti bajumu dengan pakaian yang pantas" kata minato dengan nada final. " Apanya sih nggak pantas, ini namanya fashion tau. F-a-s-h-i-o-n. " kyuubi tidak terima jika ayahnya mengatakan jika pakaiannya tidak pantas
Minato pun mulai jengkel dengan kelakuan putri tertuanya." Kamu kan akan mengajar tentang artificial intelligent di universitas kan, mana pantas seorang dosen berpakaian seperti itu" minato mengetuk ngetukan jarinya pada lengannya."aku bukan dosen yah, aku cuman diminta tolong oleh salah satu dosen kenalanku untuk memimpin seminar tentang artificial intelligent" kata kyuubi memutar bola matanya.
" tetap saja sebagai pengajar kamu harus menunjukan sikap yang baik" kata minato kukuh dengan pendapatnya. Sebenarnya bukan karena etika mengajar dosen yang minato khawatirkan tetapi sang ayah takut jika para mahasiswa itu akan memandangi putrinya dengan pandangan mesum dan berpikir tidak tidak. Walaupun minato tau tidak ada seorang pria pun yang sanggup mengalahkan putrinya yang jago bela diri itu. Tetapi bagaimanapun minato adalah seorang ayah.
Akhirnya kyuubi pun mengalah dengan kesal kyuubi membalikkan tubuhnya dan kembali dengan baju yang lebih pantas dengan baju kemeja putih dan rok hitam yang cukup pendek tetapi kyuubi memakai stocking untuk menutupi kakinya sehingga kulit mulusnya tidak terlihat. Minato mangguk mangguk melihat penampilan rapi dan professional anaknya.
Dengan mood buruk kyuubi pergi kegarasi rumahnya yang berada dibawah tanah dan mencari motor ducati terbarunya. Setelah menyalakan gas. Kyuubi memakai helmnya yang bergambarkan image dirinya yaitu rubah berekor Sembilan yang tampak memamerkan kesembilan ekornya. Helm itu kyuubi khusus pesan dan digambar oleh pelukis professional
Kyuubi mengebut dengan kecepatan yang sebenarnya dilarang tetapi kyuubi cuek cuek bebek aja dengan pak polisi yang melihat motornya melaju dengan kecepatan seorang pembalap. Toh kalaupun mau dikejar coba aja mana bisa sih motor bututnya mengalahkan motor ducatinya. Sesampainya dikampus semua mata tertuju padanya. Yah mau gimana lagi kapan lagi kamu melihat seorang wanita super cantik dan seksi naik motor ducati keluaran terbaru.
Para pemuda di universitas itu bingung ingin iri dengan motor itu karena pengen memiliki atau karena iri penegn dinaiki juga dengan pengendara. Waduh dasar para pemuda yang memang diusia hormonnya melunjak, tetapi karena in rate T jadi tidak bisa dijelaskan fantasi para pemuda ini ketika melihat kyuubi.
Kyuubi dengan santai memarkirkan motornya diparkiran motor dan melangkah maju menuju ruang seminar. Dipintu ruang seminar seorang pria tua renta yang memiliki wajah yang kelihatan ramah menyambut kyuubi" kyuu-chan terima kasih ya sudah mau datang ke seminar ini" pak tua ini menjabat tangan kyuubi." Ck, pak tua berhentilah memanggil aku dengan panggilan itu" kata kyuubi dengan wajah sedikit tidak senang." Abis aku sedikit kesepian sejak murid kesayanganku lulus dari universitas ini" pak tua itu memasang wajah memelasnya." Ck dasar pak tua. Aku senang bertemu denganmu lagi nono" kata kyuubi dengan wajah melembut. "Aku juga rindu padamu kyuubi"
Pak tua yang ternyata adalah nono itu adalah dosen kyuubi yang paling kyuubi sukai dulu ketika masuk universitas ini umur kyuubi masih 12 tahun sehingga banyak orang yang iri dan memperlakukan kyuubi seperti freak para dosen pun tidak bisa berbuat banyak. Suatu hari para murid yang iri dengan kyuubi menjebak kyuubi dengan memasukkan narkoba k etas kyuubi dan melaporkannya pada guru, pada saat itu satu satunya dosen yang membela dan mempercayai kyuubi adalah nono. Sejak saat itu kyuubi menaruh respect yang besar pada dosennya satu itu
"Hah, aku curiga kalau sebagian besar murid disini bukannya ingin mendengar ceramah tentang artificial intelligent tetapi malah ingin bertemu dengan mu" nono menghela napas. Bagaimana pun juga kyuubi sangatlah terkenal sebagai ilmuwan cantik super seksi di dunia ilmu pengetahuan, jauh dari kata perempuan kutu buku yang memakai kacamata besar dan rambut acak acakan
Kyuubi memutar bola matanya lagi" itu masalahmu pak tua" kata kyuubi sambil menyenggir jahil. " oh ya kyuu chan, yang datang kesini bukan hanya mahasiwa tetapi juga murid sekolah lain yang tertarik untuk menekuni bidang ini" kata nono yang hanya dibalaas dengan sebuah lambaian tangan dari kyuubi. Kyuubi tidak tertarik dengan siiapa yang akan diajarnya dia hanya ingin membantu pak tua yang dihormatinya
Begitu kyuubi masuk ruangan seluruh mahasiswa khususnya laki laki tidak bisa melepaskan pandangan matanya dari tubuh seksi kyuubi. Kyuubi yang cuek bebek memulai kuliah nya. Walaupun sepertinya tidak banyak dari mereka yang mengerti isi dari perkulihaan tadi, tapi bagi mereka sudah cukup puas bisa melihat kyuubi dari dekat.
Ketika seksi bertanya banyak murid yang mengangkat tangan dengan antusias dan kyuubi yakin seratus persen pertanyaannya tidak akan relevan dengan apa yang dibawakannya tadi. Ketika kyuubi menelusri para peserta satu satu mata ruby kyuubi melihat seseorang yang seharusnya tidak mungkin ada disini. Kyuubi mengosok gosok matanya tetapi orang itu belum hilang juga
Orang yang diperhatikan kyuubi tadi melambaikan tangannya dan tersenyum manis walaupun kyuubi tidak bisa mempercayai senyumannya. Matanya seakan akan mengatakan aku tau rahasiamu dan itu membuat kyuubi jengkel
Selesai seminar kyuubi menuju ke parkiran motor berhenti karena ada seorang pemuda berambut hitam dan berkuncir kuda sedang berdiri disamping motornya." Hey, walaupun aku tau kau pasti mengenalku tetapi biarkan aku memperkenalkan diri. Namaku uchiha itachi 17 tahun dan aku…. Adalah penggemar setiamu"
Kyuubi yang ingin lari tetapi tidak bisa karena sebuah tangan yang besar memegang lengannya dengan keras tetapi hati hati seakan takut melukainya. " bisakah kita bicara sebentar" itachi menunjuk sebuah taman diseberang universitas. Itachi menggengam tangan kyuubi dengan lembut, walaupun kyuubi berusaha melepaskan diri tetapi itachi tampak enggan melepaskan diri dari tangan kyuubi
"Duduk disini aku belikan kau es krim" kata itachi." Apa apaan kamu keriput, kamu pikir aku anak kecil yang bisa kamu iming imingi es krim" jawab kyuubi dengan sewet. Itachi menyunggingkan bibirnya "Aku tidak berani berpikiran seperti itu kyuubi sama" itachi membungkukkan badannya seperti memberi hormat. "Aku hanya ingin menjadi seorang gentlemen yang ingin memberikan seorang wanita cantik seperti anda sebuah minuman". Kyuubi memalingkan mukanya tampak tidak suka.
"Atau aku bisa membeberkan rahasia anda dan adik anda disekolah" itachi berbisik ditelinga kyuubi. Wajah kyuubi memerah seketika menggingat kejadian dimana itachi pernah menjilat dauh telinganya. Melihat muka merah kyuubi itachi tersenyum senang dan mendudukkan kyuubi disebuah kursi taman dan melenggang pergi untuk membeli es krim rasa strawberry kesukaan kyuubi
Kyuubi yang tidak ingin rahasianya terbongkar dengan jengkel menuruti permintaan itachi, kyuubi memakan es krim pemberian itachi dengan sadis sambil membayangkan jika yang ia makan adalah keriput yang ada disampingnya." Kalau kau sudah tau identitasku kenapa tidak kau beberkan keriput" Tanya kyuubi yang penasaran
"Sudah aku bilangkan aku penggemar beratmu, aku ingin tau tenatang idola ku lebih jauh" itachi menghela napas. Kyuubi yang sedang makan es krim terhenti sejenak dan melihat kesamping bingung mau berbicara apa, pandangan kyuubi mulai tertarik dengan buku yang dipegang itachi. " Kau suka buku Shakespeare?" kata kyuubi entah itu pertanyaan atau sebuah pernyataan.
Itachi memandang kyuubi sejenak sambil memindahkan buku tebal berwarna hitam yang ternyata adalah karya Shakespeare itu ke pangkuaanya. " Aku suka ceritanya antara cinta dan tragedy" kata itachi sambil memandang jauh kedepan. "Hmmm, aneh kau tidak terlihat seperti orang yang romantis". Itachi tertawa kecil" kau bahkan tidak tau setengahnya, bahkan seorang uchiha yang stoicpun bisa menjadi romantic jika dihadapan seseorang yang dicintainya". "hmmm" kyuubi menjilat es krimnya " Seperti memberikannya es krim". Itachi melihat kesamping dan tertawa, seorang uchiha itachi yang terkenal akan ke stoic annya tertawa" iya, seperti membelikannya es krim."
Sore itu dilewati mereka berdua dengan keheningan kadang kadang membicarakan hal hal yang tidak penting dan tidak jelas seperti kebodohan kedua adik mereka yang tidak menyadari satu sama lain. Ketika matahari sudah turun kyuubi beranjak dari tempat duduknya dan mengibas ngibaskan roknya
"Aku harus pulang tou san pasti khawatir" setelah kyuubi berjalan beberapa langkah kyuubi berhenti, tubuh kyuubi yang membelakangi matahari tampak begitu rapuh dimata uchiha tertua ingin sekali rasanya itachi memeluknya "Hari ini sungguh melelahkan" kata kyuubi tiba tiba. " Tadi pagi aku dimarahi tousan karena bajuku, lalu anak anak dalam seminar itu melihatku dengan pandangan mesum…" kyuubi terus membicarakan kesialannya hari ini
" Trus ada orang keriput menyebalkan yang mengancamku. Sunguh tidak beruntung aku hari ini" kata kyuubi. "Tapi, es krimnya enak…. Terima kasih" kata kyuubi sambil berlari menuju tempat parkiran motor ducatinya. Tidak melihat pandangan yang mungkin membuat seluruh wanita menjadi mimisan dan pingsan. The great uchiha itachi blushing very hard
Yup sampai situ dulu ya itakyuu nya kapan kapan aku lanjutin lagi
