SIMPLE LOVE

CAST

Kim Jongin ( namja )

Xi Luhan ( yeoja )

Other cast

Chapter 2

Warning : typo bertebaran

"ketika kau lelah bersandarlah dipundakku"

Luhan pov

Ku dengar alarm handphone ku berbunyi terus menerus dengan berat hati aku bangun , dengan langkah gontai aku berjalan menuju kamar mandi lalu bergegas mandi dan bergegas berangkat ke café .

Ah aku sampai lupa kenal kan aku xi luhan aku hidup sebatang kara sejak ayahku meninggal dunia dan ibu yang meninggalkan dipanti asuhan sungguh malang bukan ? aku berusia 20tahun kkk~ aku bekerja di café pada siang hari hingga sore hari yah malam harinya aku bekerja di rumah seorang pengusaha kaya yang selalu menutup rapat kehidupannya . kenapa aku mengambil pekerjaan itu ? karena gaji yang ditawarkan sangat menggiurkan aku bisa mengumpulkan biaya untuk melanjutkan kuliahnku nantinya .

Sekarang aku sedang berjalan menuju café kebetulan tidak jauh dari flat ku cukup berjalan sepuluh menit maka sampailah di café tempat ku bekerja . dan kebetulan yang punya café adalah teman dekat ku ah mungkin sahabat jadi aku cukup tertolong dengan dispensasi waktu bekerjaku.

" yak luhanie~ kenapa kau terlihat sangat lelah eoh? Kau pulang jam berapa semalam saying?" secara tiba-tiba xiumin sahabat ku sekaligus pemilik café bertanya padahal belum sempat aku berucap salam " aish miniee-yaaaa aku belum mengucapkan apapun kau sudah menanyaiku bertubi-tubi pertanyaan huh" jawab ku sedikit merajuk " aigoo rusa kecilku marah eoh ? aku hanya khawatir deer!" ucap xiumin dengan cengiran diwajahnya " ne ne mian minie yaa~ ah kau tau tadi aku pulang sedikit lebih cepat tapi aku tidak bisa tidur karna kata si itu" jawab ku sambil mengurucutkan bibirku , " ah jinja apa yang dia katakan ? bukankah kau bilang kalau dia tidak pernah berkata sepatah kata pun pada karyawannya eoh ?" Tanya xiumin dengan sangat ingin tahu " yakkk mana aku tau ! tiba-tiba saja ia muncul dan mengomeliku karna aku menggerutu tentang dia " jawab ku dengan sedih " aish terang saja dia mengomelimu salah sendiri mengerutu saat sedang bekerja jelas dia marah" xiumin berkata sambil menjitak kepala " aish kau ini sudahlah aku ingin pulang saja aku lelah bolehkah hari ini aku izin ?" Tanya ku dengan muka sedikit memelas " aishhh aku tidak bisa menolak keinginnan rusa kecilku kalau begini kkk~ yasudah sana pulang dan beristirahatlah lu~" aku memeluk xiumin dengan erat " kau memang bakpau terbaik minieeeeee " ucapku langsung kabur karna takut kena omel xiumin.

Luhan pov end

Jongin pov

Aku terbangun dengan kepala pening karna kekurangan waktu tidur , ah jelas aku kekurangan tidur karna hampir setiap aku menemaninya bekerja yah walau dia tidak tahu aku selalu menemaninya tapi saat melihatnya dengan senyuman di wajahnya sangat membuatku bahagia .

Kalian pasti bingung kenapa aku ? yah aku kim jongin putra tunggal keluarga kim ayahku tinggal di New York mengurus bisnis disana sedangkan ibuku ? beliau meninggal 2 tahun yang lalu karna menderita kanker otak . ah dan aku ? tinggal sendiri di seoul ah tidak sendiri aku ditemani asistenku walau tidak selalu dengannya tapi dia tau semua tentang diriku. Dan yeoja yang selalu ku temani saat dia bekerja ? dia luhan xi luhan gadis keturunan cina dengan mata yang indah , aku menyukainya tidak bahkan aku mencintainya sampai hingga mau gila kkk~ lucu bukan ? aku bisa mendekati dan memiliki gadis manapun yang aku mau tapi tidak dengan luhan dia berbeda aku juga tidak tau kenapa tapi luhan terasa berbeda . kudengar pintu kamar diketuk dan terbuka menampilkan sosok tinggi dan berwajah tegas " apa aku menganggu tidurmu , kim ?" ucapnya dengan nada sedikit geli " sial , kenapa dating sepagi ini park?" ucap ku sambil berjalan kea rah jendela " pagi ? kau buta ? bahkan matahari sudah diatas rumahmu ini bung" ucapnya dengan nada sedikit sinis " ah yah aku memang buat mungkin karna aku baru tidur jam enam pagi hari ini" ucapku .

Dahinya berkerut " aku heran denganmu jongin kenapa kau memperkerjakannya dimalam hari sedangkan maidmu yang lain siang hari ?" ucapnya dengan sedikit bingung " kau tak tau park dia bekerja di café temannya aku tidak mungkin memintanya melepaskan pekerjaannya hanya demi menjadi maidku" ucapku dengan tegas . " maid ? kau hanya menyuruhnya membersihkan ruang kerjamu saja jongin jangan gila" lalu dia berdiri disebelahku " ku beri kau saran kudengar dia sedang dekat dengan namja lain ku peringatkan kau untuk segera mendekatinya sebelum terlambat" ucap chanyeol orang kepercayaanku asistenku sahabatku dan hyungku . rahangku mengeras " siapa namja itu park ? dan dari mana kau mengetahuinya?" dia terkekeh " jelas aku tau karena orang itu tidak lain tidak bukan adalah oh sehun sepupuku yah dia selalu ke café tempat luhan bekerja dan dia bercerita sedang menyukai gadis yang bekerja disana" ucapnya santai lalu meninggalkan aku yang terpaku .

Jongin pov end

Author pov

Hari sudah menjelang malam dan gadis cantik bermata rusa itu bergegas menuju tempat kerjanya dengan ceria , kenapa ? ya karna dia sudah melupakan kejadian tadi pagi . dengan perlahan dia memasuki halaman rumah tersebut . betapa kagetnya gadis itu saat melihat sang empunya rumah menatapnya tajam "a..ah tuan maaf saya lancang saya-" ucapannya terpotong karna dengan tiba-tiba jongin berkata " tidak apa kau berhak keluar masuk rumah ku sesukamu xi luhan" ucapnya dengan seringai di bibirnya . luhan tidak dapat berkata apa-apa lagi lalu dia membungkukkan badan lalu berucap " terimakasih tuan" baru luhan akan melangkah jongin menahan tangannya " tunggu luhan aku belum selesai , bisa kah kita ke ruang kerjaku untuk berbicara?" ucap jongin dan tanpa menunggu respon luhan ia lalu menarik luhan keruang kerjanya dan mengunci pintunya rapat . " tuan …" jongin mendekat lalu berbisik lembut " bekerjalah pada ku dan tinggalkan café itu .." luhan diam tidak merespon dan masih memikirkan maksud tuannya tersebut , baru luhan akan menjawab jongin sudah membungkan bibirnya dengan bibir jongin . luhan kaget dan membulatkan matanya . luhan ingin melepas kannya ciuman ini tapi… luhan menyukai namja ini ya memang dia menyukai jongin sejak awal dia melihat jongin di lorong rumah jongin. Tapi ini salah , luhan mendorong dada jongin dan jongin melepas ciuman tersebut
"a..pa yang lalukan ?" ucapnya dengan gemetar " maaf luhan aku juga tidak tau mengapa aku menciummu, sungguh aku tidak bermaksud apa-apa" ucap jongin sambil menggenggam tangan luhan " aku mohon luhan tinggalkan café itu aku mohon" jongin tanpa memohon dengan lirih sebenarnya bukan begini rencananya tapi dia juga tidak tau mengapa . " baiklah tuan akan saya pikirkan kembali nanti sekarang biarkan saya bekerja" baru luhan akan pergi kembali bekerja jongin menahan tangannya " jangan lu .. aku ingin kau menemaniku tidur- ah tidak bukan tidur dalam kata lain tapi tidur ya aku hanya ingin ditemani karna beberapa hari ini aku tidak bisa tidur" ujar jongin bohong . luhan tampak berpikir "saya tidak bisa tuan bagaimana kalau yang lain lihat dan berpikiran yang tidak-tidak?" jongin tersenyum " disini Cuma kita berdua lu tidak ada yang lain aku janji kau boleh pulang saat matahari terbit tanpa cacat sedikitpun" tanpa menunggu jawaban luhan jongin menarik luhan kekamarnya " berbaringlah lu aku tau kau juga lelah" ucap jongin lembut " saya akan tidur di sof-" "tidak kau tidur diranjang bersamaku aku janji tidak akan melalukan apapun" ucap jongin dengan cepat " ini perintah!" ucapnya lagi . luhan menurut dan berbaring diranjang jongin dengan gugup . jongin menyusul berbaring membelakangi luhan . luhan diam dan beralih menyelimuti jongin dalam hatinya hangat jongin memperlakukannya lembut dia belum pernah sedekat ini dengan namja , perlahan luhan memejamkan matanya jongin yang menyadari luhan terlelap perlahan membalikan badannya dan memandang luhan dengan senyuman lalu memeluk luhan dengan hati- hati dan mengecup kening luhan dan berkata

" aku mencintaimu lu ".

TBC