Chapter 4
Yo… mina, maaf Ya gue telat updatenya, soalnya banyak kerjaan di sekolah, apalagi sekarang gue kelas 12, jadi ya taulah, dan di tambah gue sekolah di smk, jadi kesibukannya nambah deh.
Tapi akan gue usahain update secepatnya, demi para reader setia, tapi kalian juga harus ngertiin soalnya sekarang tahun dimana saya bisa lulus atau gak.
Sudah gak usah banyak bacot langsung.
"Naruto" dialog biasa
"Naruto" bicara dalam hati dalam Hati/flasback
"Kurama" dialog dengan boss summon/demon/jutsu
"kurama" demon/boss summon bicara dalam hati
Dislclaimer: bukan punya saya, tau sendiri siapa yang punya, jika tidak tau DASAR PAYAH DASAR LEMAH, aku hanya menamabah alur ceritanya saja.
Last
SEMBILAN BULAN KEMUDIAN
Malam ini Naruto sedang mengerjakan tugas kuliahnya. tiba – tiba ia mendengar suara ketukan pintu.
" siapa sih malam – malam gini ngetuk pintu" gerutu Naruto
Ketika ia membuka pintu, ia terkejut melihat 4 pria membawa keranjang berisi bayi dan salah satunya memakai sepatu bersayap di kakinya, yang ia kenali ia adalah ia adalah Hermes Mesenger of God, and thieves.
" hah" wajah Naruto hanya bisa melongo, karena baru kali ini ia melihat sesosok dewa.
" lucky bastard" gerutu Hermes, sambil menghilangkan kabut yang telah memanipulasi Naruto.
Setelah sadar Naruto mulai mengingat kejadian – kejadian yang pernah ia alami, dan mukanya mulai pucat
" aku dalam masalah iya kan"
"NARUTOOOO"
Wajah Naruto menjadi semakin pucat bahkan Orochimaru tidak ada apa – apanya karena ia mendengar suara yang sangat ia kenali.
SHOWTIME
"kamu harus punya keterangan yang bagus mengenai ini Naruto" suara dari belakang yang Naruto kenali
Naruto pelan – pelan membalikan wajahnya, setelah berbalik, ia megenali siapa mereka. Artemis, Athena, Aprodhite, dan Hera. Bagaimana ia tau, kau bisa menebaknya hanya dengan sifat dan kelakuan mereka saat masih bersama.
Alice/Artemis, pintar memanah, dan juga cuek dengan pria saat di sekolah siapapun akan ia hajar jika berani dekat dengannya (kecuali Naruto). Itu sudah membuktian siapa dirinya, siapa lagi kalau bukan Artemis Goddess of Moon, Hunt, and Childbirth dan seorang man-haters (kecuali Naruto).
Eliza/Athena, pintar di akademi, berpengetahuan luas, dan ahli strategi. Cukup untuk membuktikan siapa dirinya. Athena Goddess of Wisdom, and War.
Dhite/Aprodhite, cantik, sexy, sering nafsu, menyukai keindahan, siapa lagi kalu bukan Aprodhite Goddess of Love, Beauty, and Lust.
Jenny/Hera, bermasalah dengan suaminya (Zeus) yang suka selingkuh dan mempunya anak di mana – mana, dan selalu setia sampai suatu hari suaminya mengingkari sumpahnya yaitu tidak akan selingkuh lagi. Siapa lagi Dewi yang punya masalah dengan suaminya kalau bukan Hera Queen of Olympus, Goddess of Marriage, Woman, Childbirth, and Family.
"kenapa selalu aku".
Naruto hanya bisa menggerutu. Naruto bisa merasakan aura yang sangat aneh mengelilingi mereka berempat, seperti mengadapi kematian. Naruto cucu dari dua legenda kakak beradik dari clan Uchiha, Madara dan Izuna. Orang yang bisa membunuh Orochimaru jika ia mau, penyelamat konoha dari penyerangan Pain pemimpin dari Akatsuki, pahlawan di Element Nation, orang yang bisa mengalahkan Juubi dan mengendalikannya, sage dari burung legenda burung Phoenix, bahkan yang sekarang dengan mata Rinengan milik Madara kakeknya yang di tranpantasikan ke Nagato yang mengendalikan Pain. Ia bisa saja memanggil Meteor jika ia mau menggunakan matanya. Tapi ia tak akan bisa berkutik jika menghadapi perempuan yang sedang marah apalagi sekarang ia menghadapi kekuatan 4 perempuan yang sedang marah.
"yah… bisa di katakan kamu adalah satu – satunya manusia yang meniduri 4 dewi. Kamu pasti punya keberuntungan yang besar teman" kata Hermes, yang sedang menyeringai.
" itu tak membantu bangsat!" jawab Naruto dengan marah, membuat mereka malah tertawa.
"Naruto" ke empat wanita mengatakan dengan bersamaan.
Benar kata shikamaru " wanita itu sangat merepotkan"
Break
Bukanlah Naruto namanya jika tidak melakukan yang hal yang mustahil
Naruto bisa merasakan ANUnya mulai menyusut dan bersembunyi
"ANU sialan" pikir Naruto dalam hati " membuatku dalam situasi seperti ini"
Sekarang Naruto sedang duduk bersebrangan dengan Eliza yang sekarang benama Athena, Alice sekarang benama Artemis, Jenny sekarang bernama Hera, dan Dhite yang sekarang bernama Aprodhite, terlalu sepele tapi bisa menipu.
Ke empat Dewi tersebut memberi Naruto pandangan mematikan, sambil menyusui anak mereka masing – masing.
Naruto tak bisa menahan tapi hanya bisa nafsu melihat payudara mereka. "mereka tumbuh" pikir Naruto. Tapi hanya mengakibatkan menambah pandangan mematikan yang mereka berikan ke Naruto. Tapi dalam hati mereka senang karena mereka masih dapat perhatian Naruto.
Hermes dan ketiga pria lainnya. Yah meraka sedang sibuk mentertawakn Naruto karena kebosangannya.
Naruto sudah tak bisa menahan amarahnya, ia bisa menahan amarahnya jika hanya dirinya tapi, tidak saat ada istri/pacarnya atau apapun ketiaka sedang memberi asi ke anaknya.
"DIAM! Dan tunggu di kamar lain, orang dewasa perlu bicara" .
Hermes yang tadinya sedang sibuk tertawa sekarang terdiam dan serius.
"silahkan jika berani, kami dewa"
Kata Hermes sambil mengejek dan sedikit sombong, tapi ketiga pria lainnya sudah cukup, mereka pergi meninggalkan Hermes ke ruangan lain.
Naruto yang sekarang semakin marah karena sikap yang di tunjukan Hermes si pembawa pesan dari Dewa, dia bersumpah akan membuatnya kesakitan bahkan jika perlu sekarat.
Keempat Dewi tersebut mau berteriak kepada Hermes, tapi tertahan ketika ia melihat Naruto lompat ke arah Hermes.
Tapi yang membuat mereka shock adalah pria MEREKA, mengeluarkan aura yang menakutkan.
Mereka melihat penampilan Naruto berubah tak seperti Naruto yang mereka kenal. Sekarang matanya berwarna ungu dengan beberapa garis mengelilingi pupilnya, mempunyai tanduk kecil di kepalanya, di dahinya terdapat satu mata yang sama dengan yang dua mata lainnya tapi berwarna merah dengan beberapa koma di sekitarnya, rambutnya yang dulu pirang kemerahan sekarang menjadi putih, kulitnya pun menjadi putih.
Ia menggunakan jubbah berwarna putih. Di belakngnya ada gambar berbentuk spiral dan tiga baris vertikal dan tiga horizontal seperti angka Sembilan di bawahnya, dan semacam bola hitam yang melayang di punggungnya.
Dan terdapat gambar angka Sembilan mengelilingi lehernya seperti kalung. Dan di tanganya memegan tongkat berwarna hitam di salah satu ujungya mempunyai lingkaran denga tigan cincin besar berwarna hitam di kedua sisinya. Dan di ujung tongkat yang satunya berbentuk setengah lingkaran seperti bulan sabit.
"kekuatan apa ini, seumur hidup aku tak pernah merasakan kekuatan yang sedahsyat ini, kekuatan Zeus/ayahpun tak sedahsyat ini. Dan sebernarnya siapa dan makhluk apa kau Naruto" pikir keempat istri/pacar atau apapunlah. Tapi mereka juga merasakan energy alam keluar dari Naruto yng membuat mereka lebih terkejut.
Hermes yang sedang berhadapan dengan Naruto, wajahnya menjadi pucat tak menyangka bahwa ada seorang manusia memiliki kekuatan sedahsyat ini. Ia hanya bisa menyesal telah membuat Naruto marah.
" a-ayolah teman, k-kau tau aku hanya be-bercandakan"
Tapi Naruto tidak mendengarka kata Hermes, ia langsung mencekik leher Hermes, dan memukul perut Hermes mengakibatkan mulutnya mengeluarkan air, dan beberapa tulang rusuknya patah. Tidak puas memukul perut Hermes Naruto memukul wajahnya membuat darah emas mengalir dari hidung dan mulutnya.
" t-tolong Naru-to, a-mpun, a-a-aku m-menyesal a-ku m-minta ampun"
Hermes hanya bisa memohon agar Naruto mengampuninya.
Mendengar itu Naruto kemudia berhenti dan penampilannya kembali Normal seperti semula dan melepaskan Hermes yang sedang menahan sakit dari pukulan Naruto. Ia langsung pergi menyusul ketiga pria yang tadi.
" suatu hari, aku tak akan membuat Naruto marah seperti itu lagi lagi"pikir Hermes
"maaf, kalian telah melihat wujudku yang tadi"
Athena, Artemis, Aprodhite, dan Hera kembali tenang setelah Naruto kembali seperti semula.
"tidak apa – apa, tapi kami ingin tau siapa sebenarnya kau Naruto" Tanya Athena, dan yang lainnya hanya mengangguk.
"aku akan menjelaskannya nanti tapi, pertama perkenalkan anak – anaku" kata Naruto dengan nada lembut dan kasih sayang.
Naruto yang di juluki dengan banyak nama, pahlawan konoha, sage burung phoenix, pahlawan Elemental Nation, cucu dari legenda Uchiha bersaudara, penerus buku jiraya Icha-icha paradise. Dan masih banyak lagi. Tapi yang membuat dirinya bangga dan bahagia adalah julukan seorang ayah.
Athena maju ke depan dan mengasih bayinya ke Naruto.
" namanya adalah Annabeth Uchiha putri dari Athena Goddes of War, and Wisdom dan Naruto Uchiha"
Naruto mengamati putrinya, ia memiliki rambut pirang dan mata biru seperti dirinya, dan memliki wajah seperti ibunya.
Ia hanya bisa terharu melihat putrinya yang cantik. kemudia ia membuat bunshin untuk membawa Annabeth ke kamar.
Para Dewi melihat Naruto hanya senang, tetapi kemudian jawdrop ketika tiba – tiba muncul Naruto lain yang sangat mirip keluar dari suatu tempat.
"what the hell" teriak ketiga Dewi tersebut.
"fufufufu…. ah apa yang terjadi jika di gunakan untuk ANU"
Naruto dan ketiga dewi lainnya hanya bisa blushing memikirkan apa yang di katakan oleh Aprodhite. Sedangkan Aprodhite hanya bisa berhayal sambil senyum mesum.
"hmmm….. btw itu adalah kage bunshin, mereka punya pikiran dan sifat yang sama denganku tapi jika di pukul 1 atau 2 kali mereka akan hilang"
Mereka menyerap informasi yang mereka dapatkan dari perkataan Naruto
Setelah itu Artemis maju dan memberikan bayinya ke Naruto
"namaya adalah Luna Uchiha, putri dari Artemis Goddess of Moon, Hunt, and Childbirth dan Naruto Uchiha"
Naruto kembali mengamati putrinya, ia mempunyai rambut auburn dan wajah seperti ibunya dan mata biru seperti Naruto. Naruto hanya tersenyum melihat putrinya dan membuat bunshin kemudian membawanya ke kamar.
Giliran Aprodhite yang maju ke depan den memberikan bayinya.
" namanya adalah Lucy putri dari Aprodhite Goddess of Love, Beauty, and Lust dan Naruto Uchiha"
Lucy mempunyai wajah dan mata berwarna coklat seperti ibunya dan rambutnya sama dengan Naruto. Ia tersenyum dan membuat bunshin kemudian membawanya ke kamar.
Dan terakhir Hera maju ke depan dan memberikan bayinya.
" namanya Rain Uchiha putra dari Hera Goddess of Marriage, Woman, Cildbirth, and Family dan Uchiha Naruto"
Naruto kembali mengamati putra satu – satunya, ia mempunyai rambut dan mata seperti dirinya dan wajanya sama dengan ibunya. Naruto kembali membuat bunshin untuk membawanya ke kamar.
Naruto kemudian megambil nafas dengan dalam.
" sekarang kita mulai tapi, sebelum menjelaskan kekuataku, aku ingin kita mulai dari masalah pribadi kita"
" yah.. setuju"
" baik sekarang, apa kalian masih mencintaiku"
Lalu kemudian Athena berbicara.
" yah aku masih mencintai mu, tapi aku cemburu karena kamu selingkuh dengan dewi lainnya".
Para Dewi mengangguk walaupun mereka tau yang di maksud mereka sendiri
" aku senang kalian, masih mencintaiku. Apa bisa kita mulai dari awal dan memulai hubungan yang baru"
" a-aku tak tau, karena kamu telah seligkuh dariku" jawab Athena
"a-aku ingin Naruto, tapi aku tak tau" jawab Artemis
" kalau aku sih tidak apa – apa, aku karena aku sangat mencintaimu" jawab Aprodhite
" hmm…. Aku masih sedikit kesal karena kamu selingkuh dariku, tapi aku itu bukan semua salahmu, dan aku juga tetap masih mencintaimu, mungkin terserah dengan yang lain, yah sebenarnya Aprodhite sudah mengambil keputusan" jawab Hera.
" sebenarnya aku sedih dengan situasi seperti ini, walaupun kita tau ini bukan salah satu pihak tapi kita perlu di salahkan, aku hanya berharap kalian bisa memaafkanku dan memberi kesempatan untuk memulai dari awal, dan aku juga sungguh tidak ingin kehilangan salah satu dari kalian"
Mereka bertiga terharu kemudian berpikir, mereka tidak bisa menyalahkan Naruto, mereka yang patut di salahkan karena telah memanipulasi kabut untuk menghilangkan jejak mereka dari Naruto. Mungkin mereka akan mengasih Naruto kesempatan untuk memulai lagi. Walau mereka harus bersaing dengan satu sama lain untuk mendapatkan perhatian Naruto.
Sementara Aprodhite hanya santai, karena ia sudah memutuskan bahwa ia tidak akan meninggalkan Naruto, jika yang lainnya setuju dan memberi kesempatan untuk memulai hubungan yang baru ia tetap bersama Naruto walaupun ia harus berbagi, walau dalam hatinya ia ingin agar mereka tak setuju agar Naruto hanya untuk dirinya.
" Naruto, kita minta maaf telah membawamu ke situasi seperti ini, dan kita senang mengenalmu"
"baiklah" jawab Naruto dengan nada sedih, karena ia tidak bisa bersama mereka, sementara Aprodhite senang karena ia pikir dirinya akan mendapatkan Naruto sendirian.
"tapi, (membuat Naruto dan Aprodhite menatap mereka) kami tak ingin Aprodhite mendapatkan perhatiamu sendirian, jadi kita ingin memberi kesempatan untuk memulai hubungan yang baru dari awal"
Mendengar itu Naruto terharu dan bahagia karena ia tidak kehilangan seseorang yang ia sayangi, dan Aprodhite ya hanya kesal karena ia tidak jadi mendaptkan Naruto sendirian. Tapi yah tak apalah yang penting dirinya bisa bersama Naruto.
Kemudian Naruto mencium mereka dengan penuh kasih sayang.
"Naruto, kami sebenarnya ingin kita semua membesarkan anak kita, tapi!"
"tapi apa!"
"tapi, kami tidak bisa karena ada peraturan yang di buat Zeus bahwa kami para Dewa/Dewi dilarang membesarkan anak kami bersama yang manusia"
"peraturan bullshit macam apa itu!"
Terlihat Naruto mulai marah kembali karena mendengar peraturan yang di buat Zeus untuk melarang para Dewa/Dewi membesarkan anak mereka yang bersama manusia. Kemudian Naruto mengatur nafasnya kembali dan mulai tenang.
"jadi kalian tidak bisa membesarkan anak kita karena peraturan bullshit itu"
"yah, kami minta maaf Naruto, kami sungguh minta maaf, kami tau apa yang kau rasakan, kami juga sedih dan hati kami sakit karena harus meninggalkan anak kami, tapi kami harus bagaimana lagi, kami sunggguh minta maaf"
Naruto melihat mata mereka mulai mengeluarkan air mata, melihat mereka menangis itu membuat dirinya juga ikut sedih.
Naruto mendekat dan memeluk mereka untuk menenangkan mereka, setelah beberapa menit mereka mulai berhenti dan kembali tenang.
"bagaimana kalau begini, mungkin kalian tidak bisa membesarkan anak kita bersama, tapi kalian tidak apa – apa dong jika kalian berkunjung, walau hanya sebentar, dan tentu kalian harus diam – diam agar supaya Dewa/Dewi yang lain tak curiga"
Mendengar usul Naruto, perasaan mereka kembali bahagia. Walau hanya sebentar tapi melihat anak – anak mereka adalah hal yang sangat membahagiakan. Pikir juga tidak ada peraturan yang melarang untuk mengunjungi anak Demigod mereka, tapi jika anak mereka bersama Naruto, mereka yakin anak mereka akan menjadi Demigod terhebat dalam sejarah mengalahkan Hercules yang Zeus banggakan.
Mereka loncat dan memeluk Naruto sangat erat dan membuat wajah Naruto tak sengaja berada di payudara mereka. Walaupun bagi Naruto tak masalah dengan hal itu, tapi dirinya juga butuh NAFAS.
"u-dara, a-aku b-utuh u-udara"
Mereka kemudia melihat Naruto tampak kehabisan oksigen karena mereka memeluk Naruto dengan erat, tapi yang membuat mereka blushing adalah wajah Naruto pas didada mereka.
"ahh….. maaf Naruto kami tidak sengaja, kami hanya bahagia"
"cough….cough….. yeah tidak masalah, aku taka apa – apa"
Naruto kemudian menghirup Nafas dengan dalam, betapa rindunya ia dengan udara. Dan kemudian ia mulai tenang kembali.
"baiklah sekarang kita akan membicarakan siapa sebenarnya diriku, tapi sebelum itu kita akan memanggil para tamu kita yang lain".
Suasana kembali serius setelah Naruto mengatakan itu. Dan mereka mengangguk menandakan bahwa mereka setuju.
Naruto membuat bunshin untuk memanggil keempat tamu mereka, setelah beberapa saat mereka datang.
"sebelum itu kalian harus janji kepadaku, bahwa kalian harus merahasiakan hal ini, kalian tau kan apa yang akan terjadi jika para Dewa lain tau dan akan berbuat apa. Aku sendiri yang akan mengungkapkan hal ini suatu hari nanti kepada mereka!".
Melihat wajah Naruto menjadi serius, semua orang hanya mengangguk.
Kemudian Naruto membuat sebuah bola energy berwarna biru di tangnnya, mereka bisa melihat bola itu memiliki pola seperti angin topan kecil.
"ini adalah Rasengan, ini terbuat dari cakra. Cakra adalah gabungan antara energy jiwa atau spiritual dan tubuh. Sebelum kita aku menjelaskan apa dan siapa sebenarnya aku, aku akan menceritakan tentang asal – usul cakra."
Naruto menceritakan dulu di dimensinya bahwa sebelum manusia mengenal Cakra, mereka terus saling berperang selama bertahun tahun dan tak pernah berhenti. Itu membuat seorang wanita dari klan Otsutsuki sedih wanita tersebut bernama Kaguya Otsutsuki, Kaguya mendengar cerita tentang legenda pohon yang sangat besar. pohon itu bernama pohon God of Tree Shinju dan dikatakan bahwa pohon tersebut akan berbuah setiap seribu tahun sekali.
Kaguya juga mendengar legenda bahwa barang siapa yang memakan buah tersebut akan mendapatkan kekuatan seperti seperti Dewa.
Pernyataan itu membuat mereka shock karena pernyataan Naruto.
Naruto lalu melanjutkan, bahwa Kaguya bersumpah dia akan memakan buah tersebut agar supaya manusia berheti berperang dan menjadi damai.
Kaguya menepati janjinya, ia memakan buah dari pohon Shinju, ia mendapatkan kekuatan yang sangat luar biasa.
Setelah bertahun – tahun, sekarang para manusia berhenti berperang dan dunia menjadi damai di bawah kekuasaan Kaguya. Kaguya juga mendapatkan julukan Rabit Goddess Karena mempunyai fitur seperti kelinci.
Kaguya mempunyai anak bernama Homura dan Hagoromo, setelah bertahun – tahun Kaguya mulai diselimuti kegelapan dikarenakan efek dari memakan buah God of Tree Shinju, dan munculah monster bernama Juubi dari tubuh Kaguya. Homura dan Hagoromo mempertahankan dunia dari kehancuran yang diakibatkan oleh Juubi.
Tetapi karena pertarungan itu Homura meninggal, ia mempertaruhkan nyawanya agar adiknya Hagoromo bisa mengalahkan Juubi. Hagoromo berhasil dan menyegel ibunya Kaguya ke bulan, sementara ia menyegel Juubi dalam dirinya. Tapi tanpa ia ketahui Kaguya menciptakan sebuah humanoid berwarna hitam, suatu saat sosok ini akan mempengaruhi dunia di masa depan.
Setelah insiden itu Hagoromo menikah dan mempunyai dua orang putra, yang tertua bernama Indra, ia diberkati dengan kekuatan mata dari ayahnya. Sementara adiknya bernama Ashura, ia diberkati kekuatan fisik seperti ayahnya.
Hagoromo juga mengajarkan Manusia tentang Ninshu, supaya manusia bisa saling mengerti satu sama lain.
Setelah anaknya dewasa, Hagoromo merasa bahwa ajal akan segera menjemput dirinya. kemudian Hagoromo memutuskan memecah belah Juubi menjadi 9 ekor Binatang buas.
Yang pertama bernama Shukaku berwujud Tanuki atau Rakun-dog dan berekor satu.
Kedua bernama Matatabi berwujud kucing setan atau Bakaneko dan berekor dua.
Ketiga benama Isobu berwujud seperti kura-kura dan berekor tiga.
Keempat bernama Son Goku berwujud Gorila dan berekor empat.
Kelima bernama Kokuou berwujud antara kuda dan lumba – lumba dan berekor lima.
Keenam bernama Saiken berwujud siput dan berekor enam.
Ketujuh bernama Choumei berwujud kumbang biru yang memiliki tanduk, mempunyai 6 sayap dan 1 sengat di bagian belakang tubunya.
Kedelapan bernama Gyuuki berwujud antara banteng dan gurita mempunyai ekor delapan.
Dan yang kesembilan bernama Kurama berwujud Rubah mempunyai ekor Sembilan.
Merasa hidupnya tak lama lagi, Hagorom memanggil kedua anaknya untuk menentukan siapa yang akan memimpin ajaran NIshu. Hagoromo memberi pertanyaan tentang perdamaian kepada mereka.
Indra menjawab perdamaian bisa dicapai dengan kekuatan dan tangan besi. Sementara adiknya Ashura menjawab perdamaian bisa dicapai dengan cinta dan saling mengerti satu sama lain.
Mendengar jawaban kedua anaknya Hagoromo menjadikan Ashura sebagai pengganti dirinya. Tetapi Indra tidak terima dengan kenyataan itu, ia pikir sebagai anak tertua dirinyalah yang berhak menjadikan penerus ayahnya.
"ahhh….. "
" kenapa kau berhenti Naruto"
" emanngya gak capek bercerita terus menerus"
Jawab Naruto sambil meminum teh yang tak tau dari mana asalnya. Itu membuat semua orang di ruangan itu hanya sweetdrop. Naruto hanya tertwa kecil melihat mereka seperti itu lalu ia kembali serius dan mulai melanjutkan cerita.
Kakak beradik tersebut bertemu di medan pertarungan dan bertarung dengan hebat seperti dewa yang sedang bertarung. Pada akhirnya tidak ada satupun yang menang dan gugur di pertempuran. Setelah itu dunia kembali kacau dan mulai berperang kembali, yang dulunya Ninshu digunakan untuk mengerti satu sama lain, sekarang berubah menjadi senjata untuk bertempur.
Walaupun Indra Dan Ashura meninggal dan tubuhnya hancur tetapi cakra mereka berdua tetap ada. cakra tersebut terus bereinkarnasi dalam berbagai individu dalam sejarah yang semuanya mewarisi kehendaknya. Sampai pada akhirnya sampai pada Hashirama Senju sebagai keturunan dari Reinkarnasi Ashura dan Madara Uchiha sebagai keturunan dan reinkarnasi Indra. Kedua Reinkarnasi tersebut kembali bertemu di perang dunia Shinobi pertama yaitu perang antar Clan.
Pada akhirnya mereka berdua berdamai dan membentuk sebuah desa bernama Konoha. Tapi pada akhirnya mereka bertarung kembali dan pertarungan tersebut di menangkan oleh Hashirama yang ia percaya bahwa ia telah membunuh Madara. Tetapi Hashirama tidak mengetahui bahwa Madara masih hidup dan mempunyai rencana di masa depan.
Kemudian Cakra tersebut bereinkarnasi kembali ke Uzumaki Naruto (ia akan mengganti Uchiha ketika berada di Dimensi Percy Jackson) Sebagai Reinkarnasi Ashura dan Uchiha Sasuke sebagai reinkarnsai Indra.
"tunggu dulu Uzumaki Naruto, bukannya Namamu Naruto Uchiha"
"yah dulu memang namaku Uzumaki, tapi sebenarnya aku adalah bagian dari Uchiha dan cucu dari adik Uchiha Madara"
"ohhh… lalu bagaimana kamu mengetahui bahwa dirimu seorang Uchiha"
"aku menemukan Jurnal milik kakeku Izuna Uchiha, di perpustakaan rahasia yang tak sengaja aku temukan, setelah kalan itu di bantai oleh Itachi Uchiha dan hanya meninggalkan adiknya Sasuke".
"apa di bantai, kejam sekali si Itachi itu apa yang dia pikirkan" teriak mereka serentak.
"awalnya kami pikir memang begitu, kenapa Itachi melakukan hal semacam itu. Bisa di katakan karena klan Uchiha ingin melakukan Coup De Etat kepada desa. Para pemimpin desa mengetahui rencana itu dan mengutus Itachi menjadi mata – mata. Kemudian para pemimpin itu menyuruh Itachi untu memilih antara desa atau klan. Itachi memilih desa dan ia membantai seluruh clan Uchiha kecuali adiknya, ia sangat menyayangi adiknya dan percaya bahwa suatu hari adiknya akan membuat perubahan pada Clannya"
Mendengar itu semua orang shock, betapa berat masalah yang di pinggul oleh Itachi.
Naruto menceritakan penyerangan yang dilakukan pria bertopeng saat ibunya melahirkan dirinya, dan membebaskan Kyubi dalam diri Ibunya, lalu bagaimana ayahnya mengalahkan pria bertopeng tersebut dan berhasil mengalahkan Kyubi dengan cara menyegel Kyuubi ke anak yang baru lahir yaitu anaknya sendiri Naruto. Ia juga menjelaskan bahwa kejadian inilah dimana asal mula niat Clan Uchiha mau memberontak.
Naruto hanya menceritakan kisah zetsu yang menggantikan dirinya (tentu saja gue yakin kamu tau bagaimana kisah Naruto waktu kecil). Kenapa dirinya tak menceritakan kisahnya yang asli karena kadang ada dimana rahasia yang penting tidak usah di ungkapkan.
Tentu saja membuat semua orang terharu dan sedih apalagi para Dewi, karena betapa sulitnya hidup (clone) Naruto waktu kecil.
Naruto menceritakan dimana dirinya kehilangan jiraya karena di bunuh oleh pemimpin dari anggota Aktsuki. Lalu ia belajar Sage Mode di burung Phoenix dan berhasil menjadi satu - satunya sage dari burung legendaris Phoenix. Ia menemukan Summoning Contract pada saat ujian Chunin saat di Forest Of Dead atau Training Ground 44.
Setelah Pain membunuh Jiraya, kemudian Pain menyerang dan menghancurkan Konoha untuk menangkap Naruto, mereka bertempur dan Pain di kalahkan oleh Naruto. Dimana sebenarnya Pain adalah yang di kendalikan oleh Nagato. Nagato menggunakan kemampuannya untuk menghidupkan semua orang yang telah dirinya Bunuh karena ia sadar bahwa yang ia lakukan itu salah, dan ia meninggal dan mayatnya di bawa oleh temannnya konan.
Pada suatu hari Konan memberikan mata Rinengan milik Nagato dan memberitau bahwa yang sebelah kanan telah di ambil oleh sosok yang mengku Madara. Naruto menerima mata itu dan menyimpanya.
Setelah itu Naruto menceritakan asal mula terjadinya perang dunia shinobi ke-4 dan juga saat dirinya mengendalikan cakra Kyubi dan bertemu ibunya, dan berhasil mengendalikan cakra Kyubi.
Pada perang dunia Shinobi yang ke-4. Naruto dan Sasuke bekerja sama untuk mengalahkan Obito yang mengaku sebagai Madara dimana Obito telah menjadi Jinchuriki Juubi (membuat semua orang shock).
Dan akhirnya Naruto berhasil mengeluarkan cakra semua bijuu dari tubuh Obito, kemudian Naruto menyegel seluruh Bijuu di dalam tubuhnya sendiri yang secara langsung membuat dirinya Jinchurichi Juubi, dan tak lupa ia mencongkel mata Rinengan pada Obito. Itu membuat Obito Marah dan menggunakan Kamui untuk membunuh Naruto.
"tapi bukannya membunuhku aku malah terkirim kedunia ini dan bahagia tentu saja karena kalian wanita ku yang cantik, dan tak hanya itu kalian juga memberiku anak yang cantik dan tampan. Dan aku juga mentransplatikan mata Rinengan di sini, yang kalian lihat tadi saat aku berubah menjadi Juubi mode"
"wow ….. aku tak tau bahwa ada seseorang yang masih hidup setelah melintasi dimensi ruang dan waktu."
"yah begitulah. Dan akibat aku menjadi Jinchuriki Juubi, itu membuatku seorang Primordial God of Shinju, and Destructoin".
"WHAAAT….. kamu seorang Primordial God, jadi anak kita adalah Dewa dong" teriak para wanita, sedangkan yang pria hanya bisa shock.
"hmmm….. tidak walaupun yah aku Seorang Primordial God tapiu aku bukan dari Dimensi ini dan untuk membuat diriku menjadi Dewa, kalian para Dewa/Dewi Olympus harus setuju dan menjadikan aku menjadi Dewa, lagian apa mungkin Zeus akan menerimanya dia pasti dia ingin membunuhku karena aku memiliki kekuatan ini".
"hmmm…. Betul juga" kata mereka, dan para Dewa mengangguk setuju.
"oleh karna itu, anak kita bukanlah Dewa, dan anak kita mempunyai aliran Cakra yang sangat luar biasa, mungkin karena ayah dan ibunya adalah orang yang sangat kuat".
Keempat Dewi tersebut hanya bisa Blushing tentang compliment yang di berikan Naruto.
"jadi oleh karena Itu aku ingin kalian sementara merahasiakan ini, kalian mengerti".
"yah kami mengerti".
Hermes dan Dewa yang lainnya pamit dan pergi meninggalkan Artemis, Athena, Aprodhite, dan Hera bersama Naruto di ruang tamu, karena masih ada urusan yang harus mereka selesaikan
"jadi kita sepakat, bahwa kita akan memulai dari awal lagi"
"yah kita sepakat, lagian kita sudah tak menghawatirkan kamu akan menua dan meninggal jadi kita bisa bersama".
" I love you all".
" I love you to Naruto".
Mereka mulai berciuman dan mereka menuntun Naruto ke kamar.
"Semoga suara kami tak membangunkan anak kami" pikir Naruto dalam hati sambil blushing, kenapa enggak karena mereka akan melakukan fivesome( gue jadi iri).
Saat anaknya berumur 5 tahun Naruto selalu melatih anaknya dengan latihan fisik, tapi hanya latihan yang ringan saja. Walaupun itu juga sembunyi – sembunyi dari ibu mereka, jika ibu mereka tau bisa – bisa Naruto di hajar habis – habisan.
Ia juga memberi mereka kelinci masing - masing satu, ia menyuruh merawat dan menyayangi kelinci itu seperti teman mereka. Mereka senang dan sangat menyukainya.
Naruto sangat menyayangi anaknya, ia akan memberikan apapun kepada anaknya.
Annabeth, Lucy, Luna, dan Rain mempunyai sifat dan kesukaan yang berbeda, Lucy memiliki sifat yang aktif dan juga memiliki kesukaan yang sama dengan ibunya Aprodhite yaitu, menyukai hal – hal yang sangat indah, ia selalu ingin berdandan dengan cantik dan selalu meminta ayahnya untuk memberikan gaun – gaun yang cantik, jika sudah seperti itu saudaranya hanya gelengkan kepala.
Selanjutnya Luna, ia memiliki sifat yang sangat aktif, ia menyukai hal – hal yang berbau sport dan olahraga, ia juga sangat suka menjahili orang lain. Itu mungkin karena ibunya juga sama kecuali menjahili. Itu sifat dari neneknya Kushina.
Lalu selanjutnya Annabeth, ia memiliki sifat yang pendiam kebalikan dari Luna dan Lucy, ia menyukai hal – hal yang berbau bangunan terutama bangunan yang bersejarah. Ia sangat suka membaca buku tentang arsitek. Maklum anaknya Athena jadi pantas ia sangat suka membaca.
Dan yang terakhir adalah Rain, tidak seperti saudaranya ia adalah anak yang paling tenang, tapi kadang – kadang ia juga menjadi pemarah, jika menyinggung tentang keluarganya. Ia suka sport, dan membaca.
Kejadian aneh pernah terjadi kepada mereka ketika ayah mereka kedatangan 4 wanita yang cantik. yang mereka ketahui keempat wanita cantik itu adalah ibu mereka. Mereka berpikir jika melihat dari moral, itu sangat aneh. Bahwa ayah mereka meniduri empat wanita yang sangat menarik, mereka pikir yah… sedikit berlebihan. Tapi mereka menerimaya, pertama mungkin mereka belum terbiasa, tapi kelamaan mereka terbiasa.
Mereka juga pernah bertanya kenapa ayahnya tak menikahi mereka, Naruto menjawab itu adalah hal yang rumit, katanya ia akan menjelaskannya ketika mereka sudah besar.
Naruto juga menceritakan tentang kisahnya waktu muda, pertarungan dengan Pain, dan perang dunia shinobi ke 4. Membuat semua anaknya begitu senang dan kagum karena mempunyai ayah yang hebat dan kuat.
Ketika berumur 7 tahun, Naruto menganggap inilah saatnya mereka menerima latihan. Naruto menjelaskan bahwa di dunia banyak hal – hal yang berbahaya. Jadi mereka bisa mempersiapkan diri untuk kedepan.
Naruto memulai melatih anak – anaknya dengan latihan dasar seorang ninja, tentu saja mereka latihan jika habis pulang sekolah. Ia membuatnya simple tapi bekerja. Seperti cakra control, taijutsu dasar, melempar kunai dan shuriken, dan 3 ninjutsu akademi. Sayang mereka tak mempunyai cakra sebesar ayahnya waktu dulu ketika ia kecil karena mereka tak mempunyai monster dalam diri mereka. Jadi mereka hanya bisa membuat satu atau dua KAGE BUNSHIN saja. Naruto juga mengatakan jangan pernah membuka rahasia ini kepada orang lain kecuali dirinya yang mengijinkan.
Setelah satu tahun, Naruto mengajari menuju ke step selanjutnya. seperti berjalan di pohon, berjalan di air. Beberapa ninjutsu, taijutsu dan kenjutsu. Dan untuk tipe cakra element, Luna mempunyai element angin dan petir, Annabeth mempunyai element air. Lucy mempunyai element angin, dan Rain mempunyai petir dan api.
" dady apa makanannya sudah siap"
"sebentar lagi sayang"
Beginilah kehidupan sehari – hari Naruto, setiap pagi harus memasak untuk anak – anaknya, ia tak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah sedrastis ini. Tapi ia sangat bahagia karena Ia sangat menyayangi anak – anaknya dengan tulus.
" cepatlah dadd…. aku sudah lapar" kata Lucy sambil bibirnya mancung. Setiap hari Lucy selalu begini kepada Naruto. Itu membuat Naruto menjadi gemes kepadanya.
"sabar sebentar, sayang bentar lagi akan matang"
" pagi dadd"
"pagi juga Anna"
Terlihat anaknya Annabeth keluar dari kamarnya sambil membawa buku.
"apakah makanan sudah siap, dadd"
"bentar lagi sayang kamu bisa nunggu sama Lucy"
" baik dad"
Annabeth menurut saja, ia berjalan menghampiri Lucy.
" pagi Luce, seperti biasa selalu tampil cantik"
" begitulah kalau tidak, jangan panggil aku Lucy". Jawab Lucy sambil berpose ala model – model yang ada di TV.
" BTW…. kemana Rain sama Luna?" Tanya Annabeth.
"kalau Luna seperti biasa dia masih tidur, dan kalau Rain dia sedang mandi".
"hehehe… setiap tahun Luna tak pernah berubah"
" hehehe ….. kau betul Anna"
Ketika mereka asik mengorol mereka melihat Rain datang.
" pagi Rain…."
"pagi juga Luce, Anna, dan pagi dadd" sapa Rain.
"pagi juga Rain. Dan Luce bisa kamu bangunkan Luna, bilang makan sudah siap".
" okey dadd"
Lucy berlari menuju kamar Luna, ruangan kamarnya tak begitu rapih banyak barang-barang yang berserakan. Lucy hanya menggelengkan kepala dan menghiraukan hal itu dan lansung pergi ke tempat tidur untuk membangunkan Luna.
"hey pemalas bangun". Sambil tangannya menggoyangkan tubuhnya.
"hmmmm… 5 menit lagi".
"ayolah makanan sudah siap".
"yah… nanti aku akan turun"
Karena kesal Lucy mendorong Luna jatuh dari lantai tidur. Ia sudah berpengalaman jika ia tidak mendorong Luna ke lantai maka Luna akan terus tidur sampai ayahnya sendiri yang bangunin.
"ouch…. Sialan kau Luce, kalau bangunin jangan sambil gitu dong". Kata Luna sambil mengusap – usap kepalanya yang sakit karena di dorong Lucy sampai jatuh dari tempat tidur.
"hihihi….. ayolah jika aku tidak mendorongmu, kamu akan tidur terus, kamu mau daddy yang bangunin" kata Lucy sambil cekikikan.
Mendengar kata ayahnya Luna langsung bangun dan bergegas keluar tak ingin ayahnya marah. Ia pernah kena marah karena dirinya tak mau bangun, dan akibatnya ia dihukum memutari lapangan sampai kakinya tak sanggup berlari.
Setelah Luna dan Lucy turun, semuanya mulai makan.
"Anna jangan baca buku kalau sedang makan"
"ayolah dadd… please" kata Annabeth sambil menggunakan Puppy Eyes Jutsu.
Naruto hanya menggelengkan kepala. Sepertinya ia tak bisa mengatakan tidak kepada anaknya, kecuali itu sangat penting.
"baiklah tapi hati – hati"
Annabeth hanya bisa tersenyum karena ia tau bahwa ayahnya takan bisa bilang tidak kecuali itu hal yang sangat penting.
Saat makan berlangsung, Annabeth bicara tentang bangunan, ia sangat terobsesi dendgan bangunan apalagi bangunan bersejarah. Dan lalu Lucy bicara tentang gaun dan keindahan dan kecantiakan, tak di ragukan lagi putri Aprodhite.
Sementara Luna bercerita tentang, olahraga, petualangan, action apalagi tentang senjata terutama senjata api dan panah. Sedangkan Rain dan Naruto hanya bisa mendengarkan, jika kalian tak tau Rain adalah orang yang pendiam hampir sama dengan Jugo mantan team Taka yang di pimpin oleh Sasuke.
Setelah mereka selesai makan, Naruto mengantar mereka ke sekolah. Setelah sampai sekolah Naruto menurunkan mereka di depan gerbang. Naruto melihat banyak para Wanita melirik kepadanya dan putra – putrinya memberi mereka "sorotang kematian" kepada para wanita itu. Karena mereka tak mau ibu baru, mereka hanya cukup dengan ibu mereka sendiri, walaupun ibu mereka jarang datang menemui mereka dan ayah mereka, tapi mereka mengerti itu adalah urusan orang dewasa, dan mereka percaya suatu saat ayah dan ibu mereka akan bersatu seperti keluarga yang bahagia dan mereka ada antara ayah dan ibu mereka.
Naruto rasa kejadian itu sangat lucu, ia berharap bisa secepatnya berkumpul dan menikahi Athena, Artemis, Aprodhite, dan Hera. Tapi ia tahu sekarang situasinya masih rumit, dan semoga nanti rencananya berhasil.
Sebenarnya mereka jadi bahan bicara di sekolah, karena warna rambut dan mata mereka berbeda tapi ada kemiripan dengan ayah mereka, tapi Naruto tidak menghiraukan apa yang mereka bicarakan. Hidupku ya hidupku, hidupmu ya hidupmu itulah yang orang bijak katakan, walaupun tak tau siapa orang bijak tersebut.
Ada sesuatu yang mengusik Naruto yaitu mereka mempunyai ADHD dan Dyslexia, tapi tak terlalu buruk karena sejak kecil mereka berusah belajar menagtasi ADHD dan Dyslexia mereka. Yang membuat ia khawatir adalah mugkin mereka tak mempunyai banyak teman, dia tak peduli jika anaknya sedikit di bawah normal. Karena ia akan tetap sangat sayang kepada mereka.
Ia juga marah kepada monster – monster yang sering temui dan lawan. Sepertinya mereka lebih sensitive dari yang ia pikir. Bahkan demigod yang baru lahir bisa ia cium baunya. Tapi tenang karana ia bisa mengatasi masalah itu dengan mudah.
Ia memutuskan banyak membaca tentang monster – monster yang ada di Greek Mytology. Jika mereka Dewa/Dewi dan para monster ada, jangan – jangan Alien juga ada dan akan menyerang bumi lalu mereka akan memperbudak manusia. Naruto menggelengkan kepala sepertinya ia terlalu paranoid.
1 TAHUN KEMUDIAN
"daddy bisa kita pergi dan melihat Parhenon di Nashville?" kata Annabeth
"emangnya kenapa sayang"
Naruto merasa aneh karena Annabeth meminta sesuatu selain buku. Dia tak pernah meminta hal yang seperti ini sebelumnya.
" ayolah dadd please!... kita sedang liburan dan lagian aku bosan karena selalu latihan aku ingin jalan – jalan supaya fresh kembali, dan lagian temptnya dekat jadi daddy bisa menyetir"
" hmmm….. kenapa kamu ingin pergi kesana?"
" taulah dadd… aku ingin melihat bagunan di sana"
"sayang, walaupun dekat tapi butuh seharian mengemudi dari sini kesana".
Naruto tak pernah mengerti tentang obsesinya dengan bangunan dan arsitektur.
"tapi, tapi… aku ingin pergi kesana" mata Annabeth mulai mengeluakan air mata. Anak – anaknya tau bagaimana cara untuk mendapatkan hal yang mereka mau.
Sebenarnya ia tak punya alasan untuk pergi, ia punya uang. Untuk membuat pikirannya berubah jika hanya Luna, Lucy, dan Rain juga setuju ikut.
" begini saja, jika Luna, Lucy dan Rain juga ikut, kita akan berangkat"
"makasih dadd". Annabeth meloncat dan mencium pipi Naruto. Dia akan memaksa saudaranya untuk ikut bersama mereka ke Neshville.
Luna, Lucy, dan Rain akan ikut kemanapun ayahnya pergi, lagipula daripada memilih antara ikut ayahnya pergi atau pergi main. Tetntu saja mereka akan ikut ayahnya. Karena mereka sangat menyayangi ayahnya.
Kenapa, karena ayah mereka akan memberi apapun yang mereka mau, mereka juga sangat menyayangi saudari mereaka Annabeth. Mugkin saudari mereka sedikit terobsesi dengan arsitek dan banguna tapi ia adalah saudari mereka. Jika ia ada dalam bahaya mereka akan melindunginya dari apapun juga.
Jadi ketika saudari mereka meminta pergi ke museum atau tempat bersejarah, mereka juga akan ikut. Walaupun melihat bangunan sangat membosankan.
Ketika malam hari Naruto terus menyetir selama berjam – jam. Ia iri kepada anaknya di belakang, bagaiamana tidak mereka hanya duduk sambil melihat DVD sedangkan dirinya menyetir selama berjam – jam dan itu membuatnya bosan kan itu tak adil.
Tapi tak masalah yang penting putra/putrinya senang dirinya juga akan ikut senang.
Karena sudah malam dan anaknya sudah mulai ngantuk, kecuali Annabeth yang masih semangat, jadi ia memutuskan untuk mencari penginapan lagian ia juga capek karena menyetir seharian.
Mereka berhenti di Hotel, tempatnya lumayan. Dekat dengan jembatang yang cukup indah dan ada sungai mengalir di bawahnya. dan Annabeth sangat menyukainya.
Saat mereka sudah cek-in Annabeth berlari keluar
"dadd aku mau liat jembatan, apakah boleh? Iya boleh? Okeh, dah".
Annabeth langsung lari dengan cepat tanpa izin dari Naruto.
"agh…. dasar building freak"
Luna, Rain, dan Lucy hanya menggerutu karena kelakuan saudarinya. Sementara Naruto hanya diam karena terkejut. Ia tak pernah menyadari bahwa putrinya segila ini tentang arsitek.
" Annabeth tunggu! ya Tuhan, (kemudian ia berbalik ke anaknya yang lain) kalian tunggu di sini okeh"
"tidak aku tak mau daddy, masa kami harus nunggu disini aku akan ikut" Rain berkata yang dari tadi tenang, tapi sekarang tentang saudarinya jadi dirinya harus melindunginya bagaimanapun juga.
"yah betul dadd kami akan ikut, lagian kami tak kenal siapa-siapa di sini". Saudarinya setuju.
" good point, ya sudah, ayo cepat, firasat daddy tak baik"
Ketiga anaknya mengangguk mereka juga merasakan firasat buruk. Mereka segera berlari menyusul Annabeth ke arah jembatan.
Annabeth Uchiha bersumpah ayahnya tak akan memukul dirinya apapun yang ia lakukan jika hal itu baik karena, ia yakin ayahnya sangat begitu menyayangi dirinya.
Ia berlari dari hotel, karena ingin melihat jembatan. Tidak besar sih, tapi lumayan. Hanya sekitar 15 menit berjalan tidak ada yang salahkan dengan itu.
Ia mengingat apa yang ayahnya pernah katakan.
" keluarga kita memang diberkati dengan kekuatan, tapi keluarga kita selalu terjebak dalam situasi yang aneh dan berbahaya dimana tidak kita sangka." Kata ayahnya.
Dulu mungkin ia tak percaya, tapi sekarang.
"sial"
Perkataan ayahnya benar terjadi kepada dirinya karena, Ia sekarang melihat dua sosok monster yang sedang terbang mengejar seorang gadis remaja berambut hitam dan seorang remaja berambut pirang.
Mereka juga membawa pedang dan sebuah stick Golf.
Betapa cepat harinya dari menyenangkan ke hari yang buruk.
" kemana yang satu" teriak si gadis bepakaian Gothic ( bukan goyang itik bro). melihat salah satu Kindly One terbang ke arah yang lain, sementara yang satunya sudah mereka bunuh.
Si pirang melihat ke arah monter tadi terbang. Monster itu terbang ke arah seorang gadis berambut pirang.
"aku pikir, itu terbang ke arah gadis pirang itu" teriak bocah pirang tersebut.
"tapi kenapa, kecuali….."
"kecuali, ia sama kaya kita". Teriak mereka bersama
Keduanya juga memiliki hari yang buruk.
Thalia Grace dan Luke Castellan sedang mempunyai hari yang buruk, salah satu dari markas mereka telah hancur jadi mereka harus mencari yang lain, tapi dalam perjalanan mereka diserang oleh Fury dan Hellhound, mereka mampu membunuh beberapa tinggal dua Fury tapi kaki Thalia cedera dan memutuskan untuk mundur.
Mereka berhasil kabur untuk beberapa saat tapi, monster itu kembali menemukan mereka kembali dan Mereka kembali bertarung dan berhasil membunuh satu tapi, yang satunya pergi menjauh ke arah seorang gadis berembut pirang.
Luke langsung mengambil pisau dan melemparnya ke arah monster tersebut. Dan berhasil mengenai sayapnya membuat monster itu jatuh.
"cepat lari sekarang" teriak Luke.
Thalia sekarang sedang cedera dan kehabisan Celestial Bronze jadi dirinya tak bisa berbuat apa-apa. Jadi ia pikir mereka tak akan bisa ketempat gadis itu tepat waktu. Mereka pikir ini akan menadi akhir dari mereka.
Annabeth hanya diam dan membeku, walaupun ayahnya melatih dirinya dan saudaranya bela diri, tapi ia tak menyangka akan berhadapan dengan monster seperti ini karena ia belum siap.
Bagaimana ini
Apakah dirinya akan meninggal?
Oleh monster itu?
Ia masih ingin melakukan hal-hal lain, dan melihat yang lain
Apakah dirinya akan meninggalkan saudaranya dan ayahnya
Ayah….
Ayah…..
Seketika cakar monster itu berada di depan wajahya yang siap membunuh dirinya.
"DADDYYY".
End chapter
Gue akan memberi tau, gue memutuskan dalam penjelasan itu ada hal – hal yang tak sesuai cerita aslinya, itu karena gue males ngetiknya jadi aku edit tapi yang penting intinya pas dengan alur cerita yang asli. Jadi gue minta maaf jika ada hal yang kurang.
Sory nih bro kayaknya gue akan telat lagi updatenya, yah tau sendiri lah, tugas inilah itulah pusing. Tapi gue akan berusaha tetap update jadi jangan bosan untu membaca cerita saya
Makasih telah membaca
Hasta La Vista Baby….
