PATCHCODE

SexyBabyWolf

N.B : gomawo untuk review, fav, dan follow yang diberikan. Just a drable about their teaser. karena banyak yang penasaran aku coba untuk menuangkannya pada fiction ini. semoga kalian menyukainya.

balasan review :

noersa : sama aja lah nuna, aigoo. oke deh, sudah dinext ya nuna. gomawo saranghae bbuing~

Oh Juna93 : kekekeke. gomapta. mau jadi adiknya? isi formulir dulu ya#ditendang ke galaxy. oke sudah dilanjut. gomawo saranghae bbuing~

restikadena : hm, udah sadar. Baek? habis ini ya... sabar bentar napa -,- mmm gimana ya? keke alur masih dirahasiakan. ketemunya? yang pasti di medan perang. ne sudah dilanjut. hehe gak bisa janji sih. gomawo saranghae bbuing~

.

-Just stay here waiting for beginning without can't do anything. How's feel? That's so damn bad. But really I can't do anything for it. I just can wait until that begin and find another force.-

Almaty, 20.01

Langit yang cerah tiba tiba saja berubah mendung dan angin bertiup dengan kencang. Aku menaiki tangga setapak demi setapak untuk sampai di atap. Tempat damai yang biasa kugunakan untuk bersantai sambil membaca. Menyusuri lorong yang sepi dan juga terlihat tua.

Dentingan lonceng gereja menyambutku diatap. Dan juga jemuran berupa kain kain putih kini berterbangan karena tiupan angin yang entah kenapa terasa sangat aneh. Seperti dikendalikan. Aku membawa buku ditanganku dan mataku menatap puncak bangunan gereja tua yang berdiri didepanku. Aku kini berdiri setara dengan bangunan gedung yang tinggi. Namun aku tidak memperdulikannya.

Bunyi dentingan lonceng itu masih terus bergema dan angin juga masih berhenbus dengan kencang. Membuka secara acak halaman buku yang ada disebelah kursi tempat dimana aku menghabiskan waktu untuk bersantai diatas sini. Aku berjalan pelan menuju kekursi itu dan menutup buku yang terbuka lalu mendudukkan diriku disana.

Aku masih diam sambil termenung. Menatap kosong kearah depan. Semua ini seperti tidak asing. Hembusan angin ini mengingatkanku pada seseorang. Namun siapa aku tak bisa mengingatnya dengan jelas. Aku mulai membuka buku dan membacanya.

OVERDOSE, judul buku itulah yang ada ditanganku saat ini. Aku terlarut dalam cerita yang ada didalamnya hingga tak menyadari sesuatu berubah. Aku mendongakkan mataku dari buku itu saat merasa gelap merayapi wajahku. Aku berdiri dan menjatuhkan bukuku dengan acuh. Gerhana, ini seperti dejavu. Aku pernah mengalami ini sebelumnya namun ingatanku tak terlihat dengan jelas.

Bersamaan dengan itu langit menggelap dan suara gemuruh bersahutan dengan suara lonceng gereja. Tak lupa juga angin masih berhembus dengan kuat. Jantungku berdegup dengan kencang. Ingatanku seolah kembali saat aku menatap gerhana itu. aku tahu siapa diriku dan tahu siapa dibalik hembusan angin ini. Mataku menatap dengan tajam pada awan dan kini awan itu berkumpul pada satu titik dimana aku memusatkan pandanganku. Tak lama kemudian kilat menyambar dan suara guntur itu datang. Kekuatanku telah kembali.

"I'm Chen, I just get back my power and now I'm in order to find the other force. This world is in danger and we must save that. We need to re-unite again, lets gathering…EXO"

END

mian kalau ada typo dan kata kata yang tidak baku ya, see ya~ saranghae bbuing~ :D