Author : hwehoon

Pairing : CrackPair! Shownu x SeokJin

Cast : Shownu Monsta X, BTS Jin, Topp Dogg Kidoh
and another cast

Genre : AU, Fluff, Crack, Drama

Length : Short Story

Rating : T

Disclaimer : Para Cast hanya milik ortu mereka dan agensi masing masing

WARNING! : BL/YAOI/BOYXBOYS FICTION


2. Love Struck

.
.

Disalah satu bilik toilet pria terlihat seorang perempuan ah, maksudku laki-laki sedang duduk di kloset.

"Aigoo, tadi itu memalukan sekali argghh! Harga diriku runtuh 9,5 skala richter! Kostum kimono laknat ini...asdfghjkl #$%^&*!" kata Seokjin sambil mendumel tak jelas.

"Bagaimana kalau Hyunwoo lihat kejadian tadi?! Uhuhuhu~," lanjutnya sekarang dia merengek dan sedikit di dramatisir...

"Gwenchana Kim Seokjin! Kau harus tenang! Anggap saja tidak terjadi apa-apa, lupakan kejadian tadi! Bersikaplah seperti biasa! Dan yang terpenting semoga Hyunwoo tidak sedang berada..." ucap Seokjin seraya berdiri dan membuka pintu bilik toilet yang ia tempati.

.

SSRRRR...

Terdengar suara bunyi kloset.

.

'di bilik sebelah,' batin Seokjin.

.

CKLEK

Demi kerang ajaib, Hyunwoo panjang umur. Hyunwoo yang sedari tadi ternyata berada disebelah bilik Seokjin. Hyunwoo membuka pintu biliknya dan berjalan kearah kaca yang berada di toilet tersebut dengan dinginnya.

'Kenapa dia harus ada disini huwe~,' rengek Seokjin dalam hati.

Akhirnya Seokjin memutuskan untuk mengikuti Hyunwoo menuju wastafel kaca yang berada di depannya tetapi ia memilih menjaga jarak dari Hyunwoo sambil membuang mukanya. (Seokjin berada di westafel paling ujung).

Hyunwoo yang merasa aneh dengan suasana di toilet tersebut pun menatap sekitarnya dan mendapatkan seorang laki-laki memakai kostum cross-gender yang tadi dia lihat.

"Ekhem! Kau...," kata Hyunwoo sambil menatap Seokjin.

"Ehh?," kata Seokjin sontak kaget sekaligus panik, setelah mencuci tangannya ia bergegas jalan keluar toilet tetapi sebuah tangan menahannya.

Seokjin menoleh,

"Ini, wig mu tertinggal di lapangan," ucap Hyunwoo sambil memakaikan wig tersebut ke kepalanya Seokjin dan menatap laki-laki itu dengan tatapan datar.

"Kau sangat cantik memakai wig, sangat cocok untukmu. Seokjin."

"MWOOO?!," jerit Seokjin dalam hati.

"Berhati-hatilah, jangan sampai kau dicurgai sebagai seorang perempuan saat keluar dari toilet,"

Lalu Hyunwoo berjalan keluar toilet dan meninggalkan Seokjin di toilet itu sendirian. Ia masih mematung dan ber 'O' ria tak percaya dengan apa yang dia dengar...barusan...

.
.

Saat seseorang memasuki toilet...

"HUWAAAA! ADA SEORANG GADIS DI TOILET PRIA!,"

/

Flash Back

Musim Semi saat penerimanaan Mahasiswa Baru,

"Ayo cepat Jinnie sayang! kita bisa terlambat di hari Upacara penerimaan mahasiswa baru! Kita lewat jalan pintas saja ya?!," kata Hyosang sambil berlari meninggalkan Seokjin yang tertinggal agak jauh darinya. Seokjin memang lemah dalam hal olahraga apalagi lari.

"Yakh! Hyosang-ie! Tunggu aku! Aku tak kuat berlari secepat ituuu!," ucap Seokjin sambil menyusul Hyosang dengan tergopoh gopoh.

"Kita memanjat melewati tembok ini, karena yang ku tahu tembok ini langsung terhubung dengan halaman belakang dekat gedung aula kampus ini," jelas Hyosang sambil menunjuk tembok berukuran agak tinggi yang berada di depan mereka.

"Hosh! Hosh! Astaga! Kau yakin?!," teriak Seokjin sambil mengatur nafasnya. Baru saja selesai berlari sudah ada rintangan baru lagi seperti kompetisi ninja warrior saja...

"Tentu saja! Nah ayo cepat sekarang kau naik ke atas punggungku dan raih tembok itu," jelas Hyosang sambil membungkuk, memberi isyarat agar Seokjin cepat naik.

"Itu...itu...kau...,"ucap Seokjin ragu.

"Tidak ada penolakan Jinnie sayang~,"

Baiklah tak ada pilihan lain, tanpa ancang-ancang Seokjin langsung menginjak punggung Hyosang secara spontan dan meraih tembok itu. Hyosang yang terinjak lumayan keras punggungnya pun terbatuk.

'Demi Jinnie aku akan melakukan apapun meskipun punggungku di injak oleh Dinosaurus hiks...' batin Hyosang.

"Hyosang-ie! Kau baik-baik saja?," tanya Seokjin yang sudah berada diatas.

"Of Course babe...," jawab Hyosang sambil mengacungkan jari jempolnya.

Karena Seokjin bertanya keseimbangan badannya pun hilang akhirnya kakinya terpeleset dari tembok itu.

"HUWAAAA!," teriak Seokjin sambil menutup matanya.

.

Hup!

Merasa ada yang menangkap tubuhnya Seokjinpun membuka kedua matanya.

"Makanya, kalau kau tidak bisa memanjat jangan memanjat."kata seorang laki-laki yang menangkap tubuhnya Seokjin layaknya seseorang yang menggendong anak kucing sambil menjulurkan tangannya tinggi-tinggi. Apakah tubuh Seokjin seringan anak kucing?

Seokjin menatap wajah laki-laki yang menangkapnya,

'Tampan sekali!' batin Seokjin sambil ber blushing ria.

"K-kau...sendiri sedang apa disini?," tanya Seokjin sambil agak menunduk malu setelah diturunkan oleh Hyunwoo.

"Aku? Habis lompat dari sana juga..."

/BRUGH seketika Seokjin Sweat drop/

"Jinnie sayang! Kau tidak apa-apa? Kau terluka? Mana yang sakit?," tiba tiba Hyosang mendekatinya setelah melompat tadi sambil menatap cemas laki-laki cantik itu.

"Aku tidak apa-apa Hyosang-ie,"

"Apa yang kau lakukan terhadap Jinnie-ku hah?! Kau apakan dia Hulk?!," teriak Hyosang lalu menunjuk-nujuk curiga pada sosok laki-laki bertubuh besar nan tinggi yang di hadapan Seokjin.

"Hah? Aku tak melakukan apapun, aku menangkapnya saat dia terjatuh tadi. Tubuhmu ringan sekali, seperti tubuh perempuan," jelas Hyunwoo sambil menatap Hyosang sebentar lalu beralih menatap Seokjin yang hanya merespon dengan pipi yang merah merona.

"MWO?! Berani-beraninya kau!," kata Hyosang sambil mendekati laki-laki itu dengan geram.

"Hyosang-ie! Ayo segera ke aula kita sudah terlambat!," ucap Seokjin sambil menatap jam arloji nya dan menarik tangan Hyosang dan membatalkan aksi drama nya, sebelumnya ia berhenti di hadapan laki-laki yang menangkap tubuhnya tadi lalu menatap name tag nya sejenak.

"Son Hyun-Woo...Gomapta Hyunwoo-ssi! Sampai jumpa!," kata Seokjin sambil melambaikan tangan kearah laki-laki yang bernama Hyunwoo itu dengan senyuman manisnya.

"Jinnie? Manis sekali...," gumam Hyunwoo pelan, saat itu juga ia dikejutkan oleh sebuah jitakan dari arah belakangnya.

"Akh! Aish! sialan kau Wonho!,"

Sejak saat itulah semua bermula...

.

.

tbc


Akhirnya publish juga chapter 2 :")

terimakasih banyak yang udah review komennya membuat saya semangat publish

meski ini ngetiknya dadakan *apa dah* :')

jangan lupa selalu review! ^-^

-salam author-