SAVE THE PRINCE

Wu Yi Fan & Huang Zi Tao

Warning!

This is Yaoi Fanfict

If You Don't Like The Pair

Just Fuck Off From Here!

THE PROLOGUE

-oOo-

"Kris! Tegakkan tubuhmu!"

"Busungkan dadamu dan tahan tekanan busur dengan tangan kirimu!"

"Sekarang fokus... Arahkan pandanganmu pada sasaran... Yakinlah jika anak panahmu akan mengarah padanya... Mengerti?"

"Satu..."

"Dua..."

"Tiga!"

"Kris!"

-oOo-

"Ia merencanakan hal buruk untuk kerajaan... Kau tahu kan ambisinya amat besar untuk menjadi ratu?"

"Mereka akan merencanakan kudeta..."

"APA?!"

"Kurasa sebagai penasihat Raja, kau harus berhati-hati..."

-oOo-

"Yang Mulia... Ada apa memanggilku kesini?"

"Aku punya tugas untukmu.."

"Apa yang kau ingin aku lakukan dengan panah-panah itu?"

"Aku mau kau membunuh mereka..."

-oOo-

"Ayah! Yang Mulia!"

"Putraku... Ambillah ini..."

"Ayah... Huks... Huks.."

"Ja..ngan.. Me..nangis.. Kris... Ugh.. Jangan menangis..."

"Berjanjilah pada.. Ayah.."

"Ya.. Huks.. Apa.. Huks.. Yang kau.. Huks.. Inginkan ayah?"

"Lindungi... Paduka... Pangeran..."

"Tidak! Ayah! Ayah! Buka matamu! Ayaaaah!

-oOo-

"Apa.. Mereka semua... Hiks.. Hiks.. Sudah... Tiada?"

"Apa kau memiliki benda berharga yang akan kau jaga dengan segenap hatimu?"

"Hanya ini yang kupunya.."

"Kalau begitu... Sematkan ini pada kalung itu.."

"Aku masih sangat kecil untuk bisa melindungimu... Setelah ini, kita pasti akan sangat sulit bertemu... Simpanlah cincin itu.."

"Suatu saat, aku akan menjemputmu... Dan cincin-cincin inilah yang akan menjadi pengenal dari kita masing-masing..."

-oOo-

"Bibi! Lepaskan aku!"

"Sayangnya, takdirmu disini... Di dalam jeruji besi ini..."

"Tidak! Kumohon! Bibi! Lepaskan aku!"

"Takkan kubiarkan kau merusak semuanya! Tidak sampai masa surat wasiat ayahmu habis!"

-oOo-

"Ibu! Mereka di belakang kita!"

"Sayangku.. Dengarkan ibu... Melompatlah dan pergilah sejauh mungkin!"

"Tidak mau!"

"Kau harus melompat! Larilah! Pergilah sejauh mungkin! Selamatkanlah dirimu demi janjimu pada ayah! Demi cintamu pada ibu!"

"Tidak.. Ibu... Kumohon.. Hiks.. Hiks.."

"Ibu menyayangimu... Teruslah hidup dan jangan pernah menyerah.. Tepati janjimu dan berbahagialah bersama sahabat kecilmu... Ibu mencintaimu..."

"Argghhhh!"

-oOo-

Holaaaa!

Kolosal banget nggak sih?

Ehehehhe...

Ini baru prolognya dan sepenggal dialognya...

Ini lumayan panjang dan penuh konflik...

Gue lebih memfokuskan pada si tokoh utama...

Yah tetep ada yang manis2... Romantis2... Sama sedikit angstnya...

Gue harap responnya lumayan...

Ditunggu komen dan responnya...

Thankiss!