HAAAIIIII... Author yang sudah 2 tahun Hiatus is back..
masih ada yang baca ga yaa cerita ini? ada yang nungguin lanjutannya ga ya?
maaf yaa.. author kurang propesional.. maklum, kehidupan nyata banyak yang berubah..
untuk semua reader, author persembahkan lanjutan cerita ini..
selamat membaca.. ^^
Depres Chulia
Author : Lee KyuZha
Editor : hatakehanahungry
Genre : Romance , Drama
Rate : T
Pairing :HanChul & other couple.
Warning :Boys Love, Typo
Disclaimer : author hanya meminjam nama mereka. Dan ini hanya sebuah fanfiction karya sendiri dengan kemampuan menulis author yang standar-standar saja author membuatnya berdasarkan imajinasi. no bashing the cast.
Summary : terinspirasi setelah melihat video Super Show part Heechul solo dengan konsep band menyayikan lagu CRAZY… trus nyium Sungmin.. itu membuatku sedikit syok… jadilah author geje ini membuat ff yang diperankan oleh HanChul dan seluruh member Super Junior..
Penasaran dengan hasil imajinasi author yang sudah 2 tahun hiatuss.. mari kita baca bersama,,
Cekidot.. ^_^
... Chapter Yang Lalu…
"Ya.. itu yang terpenting sekarang,, kita biarkan saja masalah management, yang kita harus perjuangkan adalah hubungan Chulie Hyung dengan Han Gege.. biar mereka bersatu kembali!" Yesung angkat bicara dan disetujui oleh member lain.
Chapter 3 / End
"sepertinya aku ada ide..!" Kyuhyun menghentikan keheningan
"Ide apa Chagi? Jangan aneh-aneh!" Sungmin menatap Kyuhyun yang sedang ber-smirk ria
"Ya..! Maknae.. jangan gunakan ke-evilan mu disaat penting dan serius seperti ini!" Eunhyuk ikut menatap curiga kepada maknae evil tersebut
"Aisshhh… kalian ini,, kenapa selalu mencurigaiku?" Kyuhyun gerah di tatap curiga oleh hyungdeulnya
"Memang apa idemu itu Kyu?" Tanya Leeteuk Umma
"Ada 2 opsi, yang pertama mengundang Han Gege ke Seoul, atau Mengirim Chulie Hyung ke Beijing.." jawabnya yakin
"hmmm… kalau mengundang Han Gege ke Seoul akan bermasalah dengan Si Sooman itu" Siwon menimpali
"benar.. benar kata Siwon.. lebih baik kita mengirim Chulie Hyung ke Beijing, tapi sebelum kita konser Super Show selanjutnya.. bagaimana?" kata Sungmin
"tapi bagaimana caranya supaya Chulie Hyung mau berangkat ke Beijing.. sepertinya akan sulit" Ryeokie menambahi
"bilang saja ini liburan dari management, dan yang terpilih adalah Chulie Hyung.!" Yesung nyeletuk
"bagus juga.. tapi jika Chulie Hyung tak percaya bagaimana? Lagi pula bagaimana kita bisa menjamin kalau Chulie Hyung dan Han Gege akan bertemu di Beijing sana..?" tanggap Donghae
"kita minta bantuan Mochi dan koala merah saja!" Kyuhyun menimpali dengan cuek
"aaahhh,.. benar…! Sekarang tinggal kita pikirkan waktu dan cara supaya Chulie percaya" Leeteuk umma mulai memimpin memberdeul untuk berfikir
...
...
Sementara di kamar Chulie..
'Kenapa sepi sekali? biasanya jam segini sudah ramai dengan teriakan-teriakan kelaparan' batin Chulie sambil menutup buku yang dibacanya sejak beberapa jam lalu
Chulie pun keluar dari kamarnya dan melihat keheningan dorm lantai 11..
"kemana mereka semua? Apa sedang dilantai 12 ya? Tumben sekali Ryeokie tidak mencerewetiku (?) untuk makan" gumam Chulie, sambil menggunakan ponselnya untuk mengetikan message untuk Ryeokie
| to : Nae Ryeokie
Kau dimana? Kenapa dorm sepi sekali?|
Send
Drrttt..drrtt…
| from : Nae Ryeokie
Kami sedang di lantai 12 hyung, tadi manager hyung datang ke lantai 12 dan memberikan kejutan, aku kira hyung tidur sejak sore tadi. Hyung kemarilah, kita makan malam disini|
| to : Nae Ryeokie
Baiklah |
Send
Setelah mencuci mukanya Chulie pun keluar dorm dan menuju lantai 12..
...
...
Dikamar Leeteuk..
"kalau tidak salah kita ada waktu istirahat sebelum jadwal Super Show selanjutnya," Leeteuk umma membuka agenda jadwal Super Junior
"berapa lama hyung?" Tanya Shindong
"1 minggu sebeum Super Show, selama 2 hari! Bagaimana?"jawab Teuki
"sekarang tinggal hubungi Mochi dan koala merah" Kyuhyun lagi
"aisshh kyu,, sopanlah sedikit, Hyung biar aku yang telepon Henry" Siwon mengambil ponselnya dan kemudian menelepon Henry
Tuutt…tuuttt..
Piiip..
"Hallo"
"Henry-ah, ini aku Siwon"
"Siwoonn Hyunngg… ada apa tumben sekali menelepon, apa kau sedang tidak bergulat dengan jadwal padatmu? " Tanya Henry bersemangat
"Yaa.. Mochi! Aku menelepon bukan untuk disindir denganmu"
"hehehe… sorry hyung.. mian! Ada apa hyung?" Tanya Henry
"kau sedang bersama Zhoumi? Kami ingin membicarakan sesuatu" kata Siwon
"ada, kami sedang dikamar dorm, aku loudspeaker ya!"
"Ne"
"ada apa Siwonie? " terdengar suara Zhoumi
"Kami ingin membicarakan rencana kami untuk Chulie Hyung dan Han Gege, dan kami butuh bantuan kalian" kata Siwon
"benarkah? Baik kami akan sangat senang bisa membantu hyung" kata Henry antusias
"begini,.. kami akan mengirim Chulie Hyung ke Bejing dengan alasan liburan, dia hanya sendiri, dan kalian harus memastikan Han gege dan Chulie Hyung bertemu, bisa?" kata Siwon lagi
"tenang Hyung, akan kami urus, kapan rencananya?" kata Zhoumi
"1 minggu sebelum kita Super Show, selama 2 hari.. itu berarti 2 minggu dari sekarang.." kata Teuki
"baiklah.. serahkan pada kami Hyung" sahut Zhoumi dan Henry
"baiklah.. nanti kuhubungi setelah Chulie Hyung menyetujui" ucap Siwon lagi
"kami tunggu hyung" kata Henry
"bye"
"Ne, Bye semua"
Pliipp..
Setelah selesai menelepon Henry dan Zhoumi memberdeul semua masih setia mencari cara agar Chulie percaya dengan rencana keberangkatannya ke Beijing
Drrtt..ddrrtt
| from : Uri Chulie Hyung
Kau dimana? Kenapa dorm sepi sekali?|
"aigoo.. Chulie Hyung bangun dia mananyakan kenapa sepi sekali di bawah, ottoke?" Ryeokie sedikit panic
"yasudah balas saja Ryeokie, bialng kita ada di sini sedang mendapatkan kejutan dari manager hyung" kata Kyuhyun
"ne, baiklah, sekalian aku suruh kemari saja ya.. kita makan malam disini" jawab Ryeokie, Ryeokie pun membalas mail dari Chulie
| from : Uri Chulie Hyung
Kami sedang di lantai 12 hyung, tadi manager hyung datang ke lantai 12 dan memberikan kejutan, aku kira hyung tidur sejak sore tadi. Hyung kemarilah, kita makan malam disini|
Drrtt..ddrrtt..
| to : Uri Chulie Hyung
Baiklah |
"dia akan kesini, aku masak dulu, nanti hyungdeul bicarakan mengenai hadian liburan itu" ucap Ryeokie
"aku bantu menyiapkan makan malam" kata Sungmin sambil beranjak ke dapur dan membantu Ryeokie memasak.
Teett..teett..
"itu pasti Chulie hyung.." Shindong beranjak dari duduknya dan membukakan pintu dorm untuk Chulie.
"kau baru bangun tidur hyung?" Tanya Donghae setelah Chulie bergabung dengan yang lain di ruang tv
"aku hanya membaca buku sejak sore tadi sambil mendengarkan music, tak terasa sudah malam, tapi aku heran kenapa Ryeokie tak cerewet memanggil makan malam.. ternyata kalian disini." Jelas Chulie
"aahhh… pantas saja saat kami berteriak-teriak tidak terdengar, pasti kau mendengarkan lagu rock!" kata Kyuhyun
"lagi pula tumben sekali berkumpul disini.. kenapa tak dibawah?" Tanya Chulie
"tadi manager hyung kemari dan memberikan kabar kalau akan ada peket liburan untuk salah satu dari kita, bonus katanya." Kata Leeteuk
"kenapa hanya seorang? Siapa?" Chulie curiga
"entahlah.. mungkin hanya bonus sisa.. dan kami sepakat untuk memberikannya kepadamu Chulie-ah!" kata Leeteuk lagi
"kenapa aku, aku tidak mau.." Chulie menyilangkan tangannya didada
"ayolah hyung, sayang sekali kalau tidak di ambil, nanti disana kau akan di temani Henry dan Zhoumi" Siwon meyakinkan
"Zhomi? Henry? Memang liburannya kemana?" Chulie tampak bingung
"Beijing!" mereka serempak
"B-Beijing?" Chulie tergagap, pikirannya langsung terhubung dengan seseorang yang membuatnya hampir dikira mayat hidup, Hankyung atau sekarang harus disebut Tan Hangeng.
"Ne, mau ya hyung, sayang sekali, lagi pula hanya 2 hari perjalanan sebelum kita Super Show di sanghai." Bujuk Siwon
"Aku tidak mau." Chulie tegas
"ayolah hyung… "
"Makan malam siaaappp" suara melengking khas seorang kim Ryeowook menggema di seluruh ruangan dorm
"aiisshh anak itu.." Leeteuk mengelus dadanya kaget
"ayo kita makan dulu" Sungmin keluar dari dapur
Mereka semua pun beranjak dari duduknya dan menghampiri Ryeowook di dapur.
"hyung, aku tak menerima penolakan.. kami menyayangimu, kami ingin kau merilekskan pikiranmu sejenak dengan berlibur." Kata Siwon lagi
"aisshh baiklah.." Chulie pasrah dan ikut beranjak dari duduknya bergabung dengan keributan di meja makan mereka.
...
...
...
Selesai makan malam Sungmin, Kyuhyun, Ryeowook, Yesung, Eunhyuk, Donghae dan Chulie kembali ke dorm 11, dan masuk ke kamar masing-masing.
Chulie sedang duduk di kursi dekat jendela sambil menatap keramaian kota yang bermandikan cahaya lampu. Dipikirannya terlintas apa yang akan terjadi jika saat liburan nanti bertemu dengan "dia"
"Hyung..!" Ryeowookie masuk ke dalam kamar Chulie
"Ne, Chagi.." Chulie menjawab sapaan Ryeokie
"Hyung sedang memikirkan apa? Masalah liburan itu?" Ryeowookie mendudukan dirinya di hadapan Chulie yang tampak tak bersemangat
"Ryeokie-ah.. apa akan baik-baik saja jika aku ke Beijing? Kau tau kan apa yang ku khawatirkan?" Chulie menatap Ryeowook dengan tampang putus asa
"apa hyung khawatir bertemu dengan 'Dia'..?" tanya Ryeowook hati-hati
"kau tau, bahkan sampai saat ini dia tak berusaha menghubungiku, aku tak tau apakah aku takut, marah atau apalah padanya.. aku hanya tak mengerti kenapa sampai seperti ini!" Chulie mengutarakan perasaannya pada Ryeowook.
"bagaimanapun kau harus menyelesaikannya hyung.. cepat atau lambat kalian harus menyelesaikan masalah kalian dengan bertemu, tapi liburan ini hyung nikmati saja, jangan bebankan pikiran dengan hal itu, jikapun hyung bertemu dengannya walau 50% kemungkinan bertemu, setauku dari internet, gege sedang sibuk dengan promonya di China. Jadi hyung nikmati saja liburan ini.." Ryeowook menenangkan Chulie
"kau benar chagi.. gomawo ne.." Chulie memeluk dongsaengnya erat
"Cheonma hyungie.." Ryeowook membalas pelukan Chulie
"saranghae... " lanjut Chulie
"nado hyung.." jawab Ryeowook setelah Chulie melepaskan pelukannya
"hahaha... kau tak usah memasang tampang menyeramkan seperti itu Yesung-ah.." Chulie tertawa melihat aura hitam keluar dari tubuh Yesung yang sejak tadi mengintip di balik pintu kamar Chulie
"Sungie hyung? Kenapa disitu?" tanya Ryeowook dengan tampang polosnya
"kau seperti mau membunuhku Yesung-ah.. tenang saja, aku hanya menyayangi Ryeowook sebagai dongsaeng ku.. dia hanya milikmu." Chulie masih terkekeh melihat Yesung menatap tajam kearahnya
"aissshhh... !" desis Yesung sambil membalikan tubuhnya meninggalkan kamar Chulie
"Yesung Hyung knapa?" tanya Ryeowook
"dia cemburu chagi, karena ucapan kita tadi.." jelas Chulie
"ucapan yang mana?" masih dengan tampang polosnya
"aigooo... kau mau aku cium Ryeokie-ah? Jangan buat tampang seperti itu.. " kata Chulie, Ryeowook langsung menegakan tubuhnya
"Yesung cemburu karena ucapan saranghae kita chagi, dan kau membalas nado.." kata Chulie lagi sambil mengacak-ngacak rambut Ryeowook
"ehh? Cemburu karena aku mengucapkan nado sanghae pada hyung? Memang kenapa? Aku kan menyayangi hyung.." kata Ryeowook
"lebih baik kau menyusulnya dan katakan kalau kau mencintainya." Chulie mendorong Ryeowook kearah pintu
"hyungiee... aku memang mencintai Sungi Hyung.." rengek Ryeowook
"yasudah sana, tenangkan kepala besar yang menghitam disana.. hahaha"Chulie terus mendorong Ryeowook sampai keluar kamarnya
"baiklah, hyung beristirahatlah.. jangan terlalu banyak yang dipikirkan.." Ryeowook meninggalkan kamar Chulie dan berjalan kearah kamar nya dan Yesung.
...
...
At Yewook room
Ryeowook masuk ke kamarnya sambil mencari keberadaan kekasihnya itu
"hyung... Sungie Hyung?"
"..."
"hyungie.. sudah tidur?" Ryeowook mendekati Yesung yang membungkus (?) dirinya dengan selimut tebalnya
"Hyungie marah padaku?" kata Ryeowook lirih sambil sedikit mengelus tubuh Yesung yang berbalut selimut
"hyungie.." Ryeowook ikut membarngkan tubuhnya di kasur Yesung
"mianhe.." ucapnya lagi sambil memeluk Yesung dari belakang..
"Hiks.." Ryeowook terisak sedikit
"haahhh..." Yesung menghela nafasnya
"kenapa kesini? Bukannya kau punya hyung tercinta sendiri disana?" Yesung melepaskan lingkaran tangan Ryeowook di pinggangnya
"hyungie... mianhae.. hyungie kan tau kalau aku menyayangi Chulie Hyung sebatas hyung saja, tidak lebih.." jelas Ryeowook
"terserah kau saja.. aku mau tidur!" jawab Yesung ketus
"maafkan aku hyung..hiks.. Jaljjayo" Ryeowook beranjak dari kasur Yesung menuju kasurnya sendiri kemudian membaringkan tubuhnya membelakangi Yesung dengan masih terisak.
Lama kemalaan Yesung tak tega mendengarkan isakan kekasihnya itu kemudian duduk di pinggir kasurnya sambil menatap punggung Ryeowook yang sedikit bergetar. Yesung menghampiri Ryeowook kemudian duduk di pinggir ranjangnya
"saranghae.." bisik Yesung sambil mengecup pelipis Ryeowook
"hyungie.. jangan marah padaku.. hiks.. aku juga mencintai hyungie, sangat.. jangan cemburu pada Chulie Hyung.. karena posisimu tetap yang no 1 di hatiku hyung.. aku..aku hiks.." Ryeowook bangun dari tidurnya kemudian duduk menghadap Yesung dengan mata berkaca-kaca
"aku tau" kata Yesung sambil (?) menghapus bejas jejak air mata di pipi Ryeowook dan kemudian mengecup mata dan keningnya, Ryeowook memeluk Yesung erat.
"jaa.. kita tidur.." Yesung membaringkan tubuhnya yang masih setia di peluk Ryeowook di kasur Ryeowook.. seketika mereka masuk ke alam mimpi.
.
.
.
.
Hari keberangkatan Chulie berlibur ke Beijing
.
.
Keadaan dorm sangat sibuk mempersiapkan liburan Chulie, terlihat Leeteuk mengecek jadwal anak-anaknya satu persatu, Siwon yang membantu Chulie mengangkat koper,Donghae dan Eunhyuk sibuk mencocok-cocokan baju yang akan di pakai Chulie selama liburan ini, Sungmin dan Ryeowook yang mempersiapkan bekal sekaligus sarapan, dibantu Shindong yang mencuili (?) beberapa masakan dan Kyuhyun sibuk memandori (?) hyung-hyungnya sambil manjamah selingkuhannya – PSP- di temani Yesung yang sibuk mendandani Dangkkoma (?)..
"Yak.. kenapa kalian yang ribet sih? Kan aku yang mau berangkat, kalian membuatku pusing" teriakan Chulie menghentikan semua kegiatan di dorm tersebut. Hening.
"ini hanya liburan, bukan pergi menghadiri pemakaman (?), kalian membuatku pusing." Chulie berkacak pinggang memperhatikan dongsaeng-dongsaengnya yang sibuk membantu – meribetkan- dirinya.
"tenang Chulie, mereka hanya terlalu semangat, karena mereka menyayangimu" umma Leeteuk menenangkan Chulie
"mianhae hyung, kami tak bermaksud membuat ribet, niat kami hanya ingin kau bisa menikmati liburanmu kali ini, jadi kami memberikan service lebih, tapi jika malah membuatmu pusing kami minta maaf ya hyung" Siwon mewakili hyung dan dongsaengdeul nya.
"Ne Hyung... Mianhae" ucap semua serempak minus Leeteuk, Siwon, Kyuhyun dan Chulie tentunya.
"haaahhh... bailklah.." Chulie menghela nafasnya
.
.
.
.
Beijing internasional airport
.
.
Seorang namja terlihat berjalan sendiri di tengah kepadatan airport tersibuk ke 3 di dunia sambil mengengok-nengokan kepala mencari yang dikenalnya, dan sepasang matanya menemukan 2 orang yang membawa sebuah tulisan 'Dangerous Chinderella'.
"aisshh,,, jinja" gumamnya setelah melihat tulisan tersebut
"hyuungg!" teriak salah seorang tadi yang terlihat lebih manis dari yang satunya
"yaakk! Kalian apa-apan ini?" kata Chulie sambil mengangkat tulisan tadi
"hahahaha... mianhae hyung.. kami hanya becanda, kajja kita ke hotel." Ucap namja tinggi yang tidak wajar menurut author #abaikan
"Ne, kajja hyung" sahut sipipi tembam aka Mochi yang bernama Henry seraya menarik tangan Chulie yang sedang menenteng tasnya
"kalian tidak berniat menghancurkan liburanku kan" Chulie memandang kedua orang tersebut – Zhoumi & Henry-
"tentu saja tidak hyung, kami akan menjadi guide spacialmu selama 2 hari ini" kata Zhoumi
"baiklah, kajja.. tapi aku lapar, kita makan dulu" kata Chulie lagi
"aahhh,, baiklah, kita makan di restoran kenalanku saja hyung."
"oke, mari kita liburan" Henry semangat
...
Selesai makan Chulie beserta Zhoumi dan Henry menuju hotel yang sudah di persiapkan dalam paket 'liburan' chullie..
"kalian tidak ada jadwal?" tanya Chulie
"jadwal kami adalah menemanimu hyung.." jawab Henry asal, dan sukses mendapatkan deadglare dari Chulie
"hahaha.. tentu kami ada beberapa jadwal hyung, namun tak begitu padat, jadi masih bisa menemani hyung disini, tenang saja,, kami tak akan mengganggu liburanmu.." kata Zhoumi
"baguslah.." Chulie menanggapi sekilas dan memejamkan matanya sebentar.
Tanpa diketahui Chulie, Zhoumi dan Henry saling pangdang dan tersenyum penuh arti..
Setelah cek in di hotel yang akan disinggahi selama 2 hari kedepan Chulie meminta Henry dan Zhoumi kembali beraktifitas saja, karena dia ingin istirahat, yang kemudian di sanggupi oleh keduanya.
...
"halo.. ge..?" terlihat Zhoumi sedang menelepon seseorang
"Zhoumi? Ada apa?" jawab di sebrang
"Han Ge sedang sibuk?" tanya Zhoumi
"aku sedang ada beberapa promosi , tapi sepertinya besok aku kosong, ada yang penting?" tanya orang di sebrang yang diketahui adalah Hangeng
"kami hanya ingin bertemu ge, kami merindukanmu, bagaimana jika besok kita bertemu di 'sweet chocolatte cafe' ?" tanya Zhoumi lagi
"ah,, baiklah.. akan kusempatkan hadir.." kata Hangeng
"baiklah.. kami menunggumu ge,," tercetak jelas senyum mirip seringai di bibir Zhoumi, kemudian menutup teleponnya.
"apa akan baik-baik saja ge kalau kita lakukan pertemuan secepat ini? Bagaimana kalau nanti malah membuat Chulie Hyung semakin murung" tanya Henry
"kita awasi saja mereka Mochi, kita hanya memberi jalan agar mereka bisa menyelesaikan masalah mereka," jawab Zhoumi seraya merangkul pinggang Henry
...
Sementara di kamar hotel kini Chulie terlihat melamun di balkon kamar, menatap kearah perkotaan dengan lampu-lampu mengiasi malam..
"apa yang akan kau lakukan jika bertemu dengan ku disini Han? Apa kau akan lari menghindariku, atau menghampiriku dan mengatakan rindu padaku? Aku sungguh tak siap jika bertemu denganmu dan mengetahui reaksimu setelahnya" gumaman itu semakin lirih terbawa angin malam kota Beijing
"haaahhhh" Chulie menghela nafas
"aku jadi ingat waktu liburan ke Beijing bersamamu Han, lebih baik aku nikmati saja liburan ini, jangan memikirkan apapun.. kau wisatawan disini Kim Heechul.. Ja.. mari menyusuri kote Beijing" Chulie menyemangati dirinya dan segera bersiap menikmati ramainya jalanan Beijing
...
Chulie POV
Aku sudah berada di tengah-tengah keramaian jalanan Beijing, ahh sepertinya tidak buruk juga menikmati liburan, toh aku dapat menyalurkan hobby shopingku, kapan lagi aku jalan-jalan sendiri di Beijing sendiri tanpa pengganggu-penggangu kecil – dongsaeng-dongsaengnya di SJ – mari nikmati perjalanan ini.
Aku sudah berada di pasar malam, mataku termanjakan dengan berbagai macam makanan yang rata-rata dikatakan ekstrim..
Mataku menyapu setiap kios sepanjang jalan ini sampai kau menemukan kios yang menjual makanan yang tidak begitu eksrim, aku memutuskan untuk memakan sesuatu sambil menikmati keramaian yang tersaji.
Mataku masih sibuk menikmati warna-warni lampu lampion di sekitarku sambil menunggu pesananku sampai, hingga akhirnya mataku menangkap siluet orang yang semenjak kepergiannya tak memberikan kabar, dia atau lebih tepatnya mereka sedang menikmati makan malam, makan malam keluarga sepertinya.
Aku masih mengamati orang itu yang duduk diantara orangtua dan sosok gadis China seperti dari kalangan darah biru, anggun. Apa dia yang akan menghapusku dari hatimu Han?. Hatiku perih seketika melihat kau sepertinya memberikan perhatian pada gadis itu.
Aku masih menatapnya sampai pesananku datang dan mengalihkan pandanganku dari dia. Moodku sudah tidak baik sekarang, aku meminta ajhushi penjual makanan itu membungkus makananku, aku sudah tak bisa menahannya lagi, aku ingin segera sampai di hotel dan tidur.
Aku sudah berjalan menyusuri jalan menuju hotel, tiba-tiba aku merasa sedang di ikuti, apa ada fans yang menyadari keberadaanku disini? Ahh mungkin perasaanku saja, disinikan ramai, pasti banyak yang berjalan sama dengan jalanku sekarang.
"kau disini?" suara itu,, dia,, dia,, Hannie,, apa aku tak salah dengar? Aku takut membalikan badanku, aku hanya mampu membatu
"Chulie? Ini kau kan?" dia berjalan semakin mendekat kearahku, dan refleks aku pun melangkahkan kakiku menjauh
"Chulie, please.. kumohon, ini kau kan?" 'Hannie, please jangan sekarang' batinku.. dia semakin mendekatiku, aku sudah membatu , sepertinya mendengar suaranya saja bisa membuat kakiku sepeti terpatri
"Tan Hangeng? Sedang apa? Kau tak berniat kabur dari acara pertunanganmu bukan?"
Deg..
"Papa!" Hangeng menyahut suara tadi, ternyata benar. Aku bukan apa-apa untukmu. Dengan sekuat tenagaku aku berlari menerobos keramaian, aku sudah tidak kuat lagi..
Sayup-sayup aku mendengar Hangeng memanggilku, namun sepertinya dia tak mengejarku, pasti karena Papanya itu.
...
Sekarang aku sudah di kamarku, tepatnya di kamar mandi, dibawah guyuran shower, aku berharap air dari shower ini dapat sedikit mengurangi beratnya kepalaku karena pikiran. Aku tak tau berapa lama shower ini menemaniku, namun rasanya kepalaku berdenyut dan gelap.
Chulie POV End
...
"Chulie Hyung.. Chulie Hyung.. irrona, Chulie Hyung.. gege bagaimana ini? Chulie Hyung tak bangun-bangun..." Henry sedikit terisak karena khawatir melihat Chulie tak sadarkan diri sejak malam, Chulie ditemukan pingsan di bawah guyuran shower oleh petugas kebersihan yang salah masuk kamar, namun melihat Chulie pingsan di bawah shower dengan pakaian lengkap.
"tenang Mochi, Chulie Hyung tidak apa-apa, hanya kelelahan.. entah apa penyebabnya, dia juga hanya masuk angin" jawab Zhoumi
"eehhmm.." Chulie mulai menggeliatkan tubuhnya dan sedikit membuka kelopak matanya
"Chulie Hyung.. sudah sadar?" Henry lega
"eh? Knapa kalian ada disini?" tanya Chulie setelah berhasil mengumpulkan nyawanya (?) setelah menenangkan rasa pusingnya saat bangun
"kau pingsan di kamar mandi hyung, kenapa sampai seperti itu? Apa yang kau lakukan dibawah guyuran shower dengan pakaian lengkap? Dan berapa lama kau disana?" pertanyaan Zhoumi membabi buta karena kekhawatirannya
"aku tak apa-apa!" jawab Chulie dingin
"hyung.. ceritakan padaku, agar bebanmu sedikit berkurang.. jangan di taruh disini sendiri" ucap Henry seraya mengusap dada Chulie
"mian , aku tak bisa bercerita, aku mau pulang sekarang ke Seoul, aku sudah tak bersemangat liburan." Kata Chulie lagi, aura yang keluar di tubuh Chulie merupakan aura dingin dan gelap.
"Kumohon Hyung,, kau kenapa? Jangan membua kami cemas!" Zhoumi menambahkan.
"Terserah kalian, aku mau pulang saat ini juga!" Chulie beranjak dari dkasurya menuju lemari membereskan baju-bajunya
Zhoumi dan Henry saling bertatapan seakan berbicara 'pasti ada sesuatu semalam'.
"Hyung, jika ada masalah bisa kau katakan pada kami." Henry sedikit berkaca-kaca
"bisa kalian pergi dahulu? Nanti akan aku kabari lagi " jawab Chulie ketus.
"baiklah hyung.." dengan sangan terpaksa Zhoumi dan Henry berjalan keluar kamar hotel yang di tempati Chulie
Henry dan Zhoumi keluar dari kamar Chulie dengan langkah terpaksa dan wajah khawatir.
Setelah diluar kamar handphone Zhoumi berdering
"Halo.."
"Zhoumi, ini aku Hangeng.. apa kau tau Chulie ada disini? Di Beijing?" suara Hangeng di sebrang seperti penasaran.
" Han Ge tau dari mana Chulie Hyung disini?" jawab Zhoumi bingung
"jadi benar Chulie disini.. semalam aku seperti melihat dia, tapi papaku datang saat aku mau mengejarnya, kemudian dia hilang" terdengar nada sedih sekaligus khawatir.
"ternyata ini penyebabnya.." gumam Zhoumi
"penyebab apa? Apa yang terjadi pada Chulie? " tanya Hangeng panik
"akan ku jelaskan semua kutunggu di hotel Shapire, sekarang " jawab Zhoumi singkat.
Setelah telepon ditutup Zhoumi dan Henry menuju restoran hotel dan menunggu kedatangan Hangeng untuk selanjutnya membicarakan keadaan Chulie dan rencana kedepannya utuk menyelesaikan masalah mereka.
.
.
30 menit berlalu
Terlihat seorang pria memasuki lobi hotel dengan sedikit berlari menuju restoran,,
" Han Ge.." Henry melambaikan tangannya
"dimana Chulie, apa dia baik-baik saja? Apa yang terjadi padanya?" nada khawatir mendominasi pertanyaan Hangeng
"tenang Ge.. Chulie hyung ada dikamarnya, ," jawab Zhoumi
"sebenarnya bagaimana kejadian semalam ge?" lanjut Zhoumi
"semalam aku dan keluarga sedang makan malam bersama dengan keluarga 'wanita itu' semua demi papa , sekilas aku melihat siluet mirip Chulie, karena penasaran aku mengikutinya, saat menyapanya dia tidak menjawab, malah semakin menjauh, saat aku mau menghampiri papa memanggil dan mengatakan 'pertunangan', setelah itu dia berlari dan menghilang di kerumunan" jelas Hangeng dengan muka layu
"ternyata begitu.. itu memang Chulie hyung, dan dia masih belum siap untuk bertemu dengan mu ge, ditambah lagi kata Pertunangan itu" Zhoumi menjelaskan
"apa pertunangan itu benar akan terjadi Ge?" timpal Henry dengan nada sedih
"..." Hangeng hanya mengangguk dan tertunduk
"sekarang bagaimana Ge? Chulie Hyung sengaja kami kirim kesini untuk menyelesaikan permasalahan antara gege dan Chulie, meluruskan semuanya, Gege harus menjelaskan alasan sebenarnya" zoumi lagi
"gege masih mencintai Chulie Hyung kan?" cicit Henry
"sangat" singkat Hangeng
"kalau begitu gege jelaskan saja yang sebenarnya terjadi pada Chulie Hyung, beri pengertian, dan jelaskan betapa gege mencintai Chulie Hyung!" Zhoumi memberi saran
"kalau memang itu yang terbaik, tapi apakah Chulie mau menerimaku kembali, aku tau yang telah ku lakukan itu sangan menyakitinya"
"kita tak akan tau kalau belum dicoba,, yang pasti apapun itu aku tau Chulie Hyung sangat mencintai gege" ucap Henry yakin
"baiklah mari kita temui Chulie" ucap Hangeng sambil beranjak dari duduknya
Mereka bertiga kemudian berjalan menuju kamar Chulie dengan mimik muka yang sama 'tegang' ..
Apakah semua ini akan lancar apakah semua ini akan Chulie terima, akankah hubungannya kembali baik, atau malah kebalikan dari semuanya..
...
Depan pintu kamar Chulie
"Tok..Tok..Tok" ketukan pintu itu terdengar ragu
"..." tidak ada jawaban
"gege masuk saja, kami tunggu disini" kata Zhoumi dan disahuti dengan anggukan
"Chulie .. ini Aku, Han..." ucap Hangeng sambil melangkah masuk ke kamar Chulie
!
"Zhoumi... Henry...!" teriak Hangeng dari dalam kamar
.
.
.
Flasback...
Chulie POV
"kasihan Henry, sepertinya dia sangat khawatir padaku, lebih baik aku berterimakasih dulu pada mereka" batinku sambil melangkahkan kakiku ke depan pintu kamar
"Halo.." Zhoumi dapat telepon dari siapa?
"..."
" Han ge tau dari mana Chulie hyung disini?"
'Ehh... Han? Hannie? Kenapa menelepon Zhoumi' batin ku..
"..."
"ternyata ini penyebabnya.."
'apakah ini sudah direncanakan?' Aku terus bergumam
"..."
"akan ku jelaskan semua kutunggu di hotel Shapire, sekarang "
'ya.. mereka merencanakan ini semua,, aahh... kepalaku kembali sakit.. apa yang harus aku lakukan..'
aku kembali ke tempat tidur dengan gontai.
"ternyata ini semua sudah direncanakan mereka, liburan ini, hadiah,, semua bohong, hanya permainan saja, hiks.." gumam ku setelah mendengar percakapan Zhoumi dan Hangeng
"aku memang bodoh, mana ada bonus liburan hanya sendiri? Hiks.. "
"lebih baik aku pergi saja dari sini.. tapi mereka akan bertemu disini, aku harus tau apa yang mereka rencanakan"
Restoran Hotel
aku diam diam mengikuti Henry dan Zhoumi ke restoran dan duduk di sudut restoran membelakangi posisi duduk Zhoumi dan Henry
" Han Ge.." aku melihat orang itu mendekati Henry dan Zhoumi dengan wajah kawatir..apa yang kau khawatirkan?
"dimana Chulie, apa dia baik-baik saja? Apa yang terjadi padanya?"
"tenang Ge.. Chulie Hyung ada dikamarnya, sebenarnya bagaimana kejadian semalam ge?"
"semalam aku dan keluarga sedang makan malam bersama dengan keluarga 'wanita itu' semua demi papa , sekilas aku melihat siluet mirip Chulie, karena penasaran aku mengikutinya, saat menyapanya dia tidak menjawab, malah semakin menjauh, saat aku mau menghampiri papa memanggil dan mengatakan 'pertunangan', setelah itu dia berlari dan menghilang di kerumunan"
Deg... mendengar kata pertunangan itu kenapa hatiku sakit sekali,, apa benar Hannie sudah.. hiks..
"ternyata begitu.. itu memang Chulie Hyung, dan dia masih belum siap untuk bertemu dengan mu ge, ditambah lagi kata pertunangan itu"
"apa pertunangan itu benar akan terjadi Ge?" 'iyaa,, apakah itu benar Hannie?' batinku sambil menahan isakanku
'ia mengangguk? Apakah benar Hannie.. Hannie mengangguk? Dia benar-benar akan menikah? Dengan wanita itu? Hikss'
'Aku tidak sanggup lagi,, hikss..'
...
Flasback end Chulie POV End
...
"Zhoumi... Henry...!" teriak Hangeng dari dalam kamar
"Ada apa hyung! Apa yang terjadi?" Henry panik segera masuk kekamar
"Chulie hilang.. dia tidak dikamar" Hangeng lemas
"aku coba tanya resepsionis" Zhoumi langsung berlari menuju lobby
"Aku terlambat Henry-ahh.." Hangeng terduduk di tempat tidur
"tidak ada yang terlambat untuk cinta sejati ge" Henry menenangkan Hangeng sambil menahan tangisnya.
"aku coba telepon Chulie Hyung" lanjut Henry
"..."
"..."
"tidak aktif Ge.. hiks, Otteo? Chulie Hyung kemana?" gumam Henry masih dengan menahan tangisnya
Drrrttt...drrttt...
"Ne Ge? Bagaimana? " jawab Henry
"Chulie hyung memesan tiket ke seoul 5 menit yang lalu, dan akan berangkat 1 jam lagi" seru Zhoumi dari telepon
"APAA? Kita harus segera ke bandara, Han Ge.. Ayoo ..." Henry langsung menarik tangan Hangeng dan berlari keluar kamar menuju lobby
.
.
Bandara
Dengan langkah gontai Chulie menyusuri terminal keberangkatan bandara sambil sesekali menghapus airmatanya yang sedari tadi menetes, untung tak ada yang sadar bahwa dia adalah Kim Heechul,
Drrrtttt... Drttttt..
"Henry-ahh mianhe,, " Chulie tidak mengangkat teleponnya dan langsung meNonAktifkan teleponnya.
'semoga kau bahagia Hannie-ahh,, Tan Hangeng,,' batinnya dan kemudian melanjutkan jalannya menuju boarding pass
.
.
"akankah kita sempat bertemu? Aku mencintaimu.. " batin Hangeng sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi
Suasana di mobil hening hanya suara isakan Henry yang dengan susah payah ia tahan,,
"tenanglah Henry-ahh.. Chulie Hyung baik-baik saja,," tenang Zhoumi
"ne.." singkat Henry
Sesampainya di bandara, mereka bertiga langsung berlarian menuju terminal keberangkatan dengan memaksimalkan pandangan mencari sosok yang mereka cari..
"itu Chulie hyung..!" teriak Henry saat melihat sosok Chulie memasuki boarding pass
"hyung...!" Zhoumi teriak
Disaat bersamaan Hangeng lari dan berusaha menerobos penjagaan bandara,,
"Chulieaaaaa...!" teriak Hangeng saat tidak bisa menerobos penjaga
...
...TBC...
Bagaimana? masih mau lanjut atau stop ajah yaa?
mungkin updet selanjutnya masih lama..
tapi author ini akan berusaha untuk menulis ASAP.. tapi yang sabar yaa..
untuk cerita yang lain juga sudah dalam rencana.. ^^
terutama Story Twin Baby yang masih ada yang membacanya... akan segera author louching sequelnya..
Terimakasih Masih Mau Baca..
Terimakasih Sudah mau menunggu
Terimakasih yang mem Favorit cerita ini dan Authornya
Terimakasih Sudah Review..
Saranghae..
hong..hong..hong.. ^^
