Narutoo disclaimer Masashi Kishimoto

High School Dxd Disclaimer Ichiei Ishibumi

True Legend of Heroes: Saviour of World Dxd

Fic tentang kisah Naruto dan Issei menyelamatkan dunia dxd dan membawa kedamaian

Char : Naruto , Hinata , Issei , Rias

Rated : M

Maaf kalau ada kesamaan cerita dengan fic atau kesalahan penulisan karena fic ini fic ketiga saya .

RnR please .. hehehehehe

Chapter 1 : Rebirth of Legend

Hinata Pov

Hai Namaku Hasegawa Hinata , aku adalah seorang murid dari Kuoh Gakuen . aku adalah gadis berambut indigo. Berkulit putih seperti susu, memiliki Tinggi badan 165 cm ,lalu aku memiliki mata amethyst atau berwarna lavender tentunya. Disekolah aku kurang memiliki banyak teman , yah soalnya kepribadian aku yang cenderung tertutup dan pemalu . jadi aku terkadang susah dalam masalah bersosialisasi. Walaupun begitu aku merasa brsyukur kok memiliki beberapa teman saja seperti Akeno dan lainnya .

Oh iah kenapa aku bisa bertemenan dengan Himejima Akeno , soalnya aku adalah seorang Miko sama seperti Akeno . lalu kenapa aku bisa bersekolah di sekolah favorit seperti Kuoh Gakuen , soalnya berkat usaha keras aku juga aku berhasil mendapat beasiswa disana .

Oke cukup sekian perkenalan ku

Hinata Pov end


Normal Pov

Kuoh Gakuen

Pagi yang cerah Kuoh Gakuen. Para siswa-siswi begitu semangat menempuh pendidikan disana , Kuoh Gakuen adalah sekolah yang memiliki jumlah siswi terbanyak di kota Kuoh . kira-kira 7:3 perbandingan antara perempuan dan laki-laki ,hal ini disebabkan sekolah yang dahulunya adalah sekolah khusus wanita tetapi sekarang berkat perkembangan kurikulum pendidikan dizaman globalisasi ini , yayasan sekolah memutuskan untuk mengubah Kuoh Gakuen menjadi sekolah umum .

Dihari pertama nya Hinata masih kebingungan mencari ruang administrasi sekolah tersebut.

'aduh bagaimana ini , sekolahnya luas banget , bisa-bisa aku tersesat nih' pikir Hinata

Hinata berjalan menelusuri lekuk-lekuk sekolah tersebut dan tanpa disengaja dia bertemu dengan 3 orang pemuda dilapangan olah raga .

Hinata pun akhirnya memutuskan untuk menanyakan dimana ruang administrasi sekolah kepada 3 orang siswa itu.

"Ano sumimasen , aku murid baru disini , aku bisa bertanya kepada kalian tidak?" ucap Hinata

Ketiga pemuda itu melihat Hinata dengan penuh intens

"Woaaahhh seorang bishoujo berambut indigo ,dengan kulit putihnya dan mata amethyst nya ,serta Oppai indahnya , dia sangat sempurna" ucap pemuda berambut coklat yang model rambutnya mirip dengan captain Tsubasa A.K Hyoudou Issei sambil mengeluarkan seringai mesum nya

"kau benar Issei , dia terlihat sempurna " ucap pemuda botak a.k Matsuda

"99. 85. 97" gumam tidak jelas pemuda berkacamat A.K Motohama.

Hinata betul-betul malu ditatap intens seperti itu .semburat merah pun menghiasi wajah porselennya itu.

"Ano , sumimasen ,apa ada yang salah dengan penampilanku" ucap Hinata terbata-bata

'Kawaaaii' ucap batin ketiga pemuda itu.

"Ah nandemonai , Perkenalkan aku Hyodou Issei pria tertampan disekolah ini tentunya" ucap Issei sambil menirukan Pose Guy tentunya

Matsuda dan Motohama hanya sweetdrop mendengar perkenalan Issei itu. Sedangakan Hinata hanya tertawa kecil dengan perkenalan Issei itu

"ah hiraukan saja dia , dia kalau habis obat seperti itu Bishoujou-chan , aku Matsuda dan pemuda berkacamata ini Motohama " ucap Matsuda

"Kisama, maksudmu apa dengan kehabisan obat hah , kau pikir aku gila !" ucap Issei

"memang" balas singkat Motohama sukses menimbulkan urat perempatan didahi Issei

"Grrr ,kaliannn!" ucap emosi Issei , rasanya dia ingin sekali memukul wajah kedua sahabatnya itu .

"Ano , sumimasen , jangan bertengkar disini ,tidak baik kalian bertengkar disekolah ,nanti kalian kena hukum bagaimana" ucap lembut Hinata

"Ah , ieee aku tidak bertengkar kok ,bukan begitu Matsuda , Motohama" ucap kikuk Issei

"Ah ,benar kok kami baik-baik saja kok" ucap Matsuda

"benar itu Bishoujou-chan , kami baik-baik saja" ucap Motohama

"Ah kalau begitu bagus deh , Oh iah aku lupa memperkenalkan diri Namaku Hasegawa Hinata . aku murid baru disini. Senang berkenalan dengan kalian" ucap Hinata

"ah iah Hinata-san , senang berkenalan denganmu" ucap Issei mewakili

"Ah Issei-san , Matsuda-san , Motohama-san bisakah kalian menujukan arah ruang administrasi . aku kurang tau dimana arahnya?" tanya Hinata

"Oh tentu , Hyoudou Issei siap membantu" ucap Issei

Tetapi sebelum Issei dan teman mengantarkan Hinata terdengar suara yang membuat Issei dan kawan-kawannya merinding katakutan

"Kalian , bolos lagi rupanya " ucap dingin gadis rambut hitam pendek berkacamata hitam itu

'Simatta ada Kaichou, bisa gawat kalau tertangkap' ucap batin Ketiga pemuda itu.

"Kalian tidak bisa kabur , aku akan menghukum kalian" ucap gadis itu

Tanpa babibu lagi Issei dan kawan-kawannya memutuskan untuk menggunakan jurus kaki seribu . Hinata hanya bengong melihat kejadian itu.

"Hah ,dasar bisa-bisanya mereka kabur , awas saja kalau tertangkap lagi , pasti kujemur di tiang bendera!" ucap Gadis itu

"Ano sumimasen , kenapa mereka kabur?" tanya Hinata

"Ah , soalnya mereka itu membolos dijam pelajaran dan selalu mengintip para perempuan tentunya" jelas gadis itu

Hinata hanya beroh ria mendengar penjelasan gadis yang berada dihadapannya itu

"Lalu , kamu sedang apa disini , ini kan jam pelajaran ?" tanya gadis itu

"Ano sumimasen , aku disini murid baru , aku sebenarnya meminta bantuan mereka untuk menujukan arah dimana ruang administrasi berada ,tetapi mereka malah kabur begitu saja" jelas Hinata

"Oh, begitu rupanya , yah sudah kalau begitu aku antar saja ,kebetulan aku ketua Osis disini , Namaku Sona Sitri, salam kenal " ucap Sona sambil memperkenalkan dirinya

"Ah , Namaku Hasegawa Hinata , salam kenal juga" ucap Hinata

"Oh kamu Hasegawa Hinata , temannya Akeno yah? . " tanya Sona

"yah , aku temannya kok ,kami berdua adalah miko yang mengurus kuil dipinggiran kota Kuoh" ucap Hinata

"Oh begitu , yah sudah mari ketempat ruang administrasi Hinata-san" ucap Sona

"Haiii, Kaichou" ucap Hinata


Skip Time

Setelah menyelesaikan urusan administrasinya Hinata lalu berjalan kekelas barunya

Hinata pun berlari cepat menuju kelas karena menurutnya dia sudah terlambat , cerobohnya dia tak sengaja menabrak pemuda didepan nya itu.

Bruaaggghhhhhhh

"Ittaaii" ucap lirih Hinata

"apa ada yang terluka .sumimasen kalau kamu tertabrak tadi " ucap pemuda berambut merah itu

"ah aku tidak apa-apa kok , maaf kalau tadi aku tak melihat anda , aku sedang terburu-buru " ucap maaf Hinata

"Ah tidak apa , mari aku bantu kamu berdiri" ucap pemuda berambut merah itu

Hinata pun dibantu berdiri oleh pemuda itu

"pekenalkan Namaku Akasuna Sasori , aku murid kelas 12-C" ucap Sasori memperkenalkan dirinya

"Aku Hasegawa Hinata . murid baru kelas 11-A" ucap Hinata

"Oh , berarti kamu Kohai aku yah , " ucap Sasori

"Ah yah , Sasori senpai bisa tunjukan aku arah kelasku , aku tidak tahu dimana arahnya ,soalnya aku murid baru disini dan lagipula bagian administrasi hanya memberitahuku tentang kelas yang aku masuki nanti" ucap Hinata

"Oh kalau kelasmu itu lurus saja ,nanti pas di ujung sana belok kanan, nanti ada 2 ruang kelas terpisah dari gedung utama , kelas pertama itu adalah kelas 11-A" jelas Sasori

"Ah terima kasih Sasori-senpai , kalau begitu aku pamit dulu" ucap Hinata

"Ah perlu aku antar Hinata-chan " ucap Sasori

"tidak usah ,lagipula ini jam pelajaran sebaiknya Sasori-senpai masuk saja dahulu" ucap Hinata

"Ah yah sudah ,hati-hati yah" ucap Sasori

Hinata lalu pergi menuju ruang kelas yang telah dijelaskan Sasori

"Hnn, Hasegawa Hinata , wanita yang menarik ," gumam Sasori sambil mengeluarkan seringainya


Skip Time.

Diruang kelas 11-A , guru berambut spike pirang dan memakai masker tersebut sedang menjelaskan pelajaran yang menurut anak didik nya sangat membosankan .

"Hoaaahhh , kapan lah pelajaran Kakashi-sensei selesai ,aku betul-betul ngantuk" gumam Issei

"Kau benar ero-gaki , aku saja sudah mau tidur " ucap pemuda berambut nanas itu

Kakashi mendengar gumamam murid pemalas itu dia pun akhirnya melemparkan kedua penghapus dan beruntungnya lemparan kedua penghapus tepat mengenai wajah Issei dan Shikamaru

"Ittaiii" ucap kedua pemuda itu

"Kalian , mau sampai kapan terus begitu , apa perlu sensei Hukum" ucap Kakashi sambil mengeluarkan seringainya

Issei dan Shikamaru hanya bergidik ngeri melihat seringai Kakashi

"Haahahhaiii" ucap ketakutan kedua pemuda itu

Tok-tok-tok

"sebentar yah murid-murid , Sensei mau melihat dulu siapa yang mengetuk pintu" ucap Kakashi

"Haiii" ucap Kompak para murid kelas 11-A

Kakashi lalu membuka pintu tersebut disana terlihat Hinata sedang berdiri

"Ano sumimasen Sensei, aku murid baru dikelas ini , bolehkan saya masuk" ucap Hinata

"Ah tentu saja , kalau begitu siapa namamu?" tanya Kakashi

"Hasegawa Hinata" ucap Hinata

"oh Hinata-san , perkenalkan aku Hatake Kakashi salah satu guru sejarah disekolah ini , panggil saja Kakashi-sensei, kalau begitu masuklah kekelas " ucap Kakashi

"Hai Kakashi-sensei" ucap Hinata

Hinata lalu berjalan masuk kedalam kelas

"anak-anak kita kedatangan murid baru disini,nah Hinata-san silahkan perkenalkan dirimu"

"Haii sensei. Perkenalkan Namaku Hasegawa Hinata , aku tinggal dikuil pinggiran kota Kuoh, Dozo yoroshiku onegaishimasu" ucap Hinata dengan lembut

Para murid lalu memperhatikan dengan intens sosok Hinata itu , Hinata malu-malu karena banyak pasang mata memperhatikan nya dengan intens

"Kaawaaiiiii" teriak murid laki-laki kecuali sosok pemuda berambut raven bermodel duck yang sedang cuek dengan perkenalan Hinata tadi

Sedangkan para murid wanita begitu kesal melihat kecantikan Hinata , mereka sangat iri melihat kecantikan alami sosok berambut indigo itu.

"Yare-yare kalau begitu ada yang ingin kalian tanya kan?" ucap Kakashi

"Hinata-chan berapa nomor Hpmu" teriak pemuda dalam kelas

"Hinata-chan apa kamu sudah punya pacar" tanya Issei

Kakashi hanya sweetdrop mendengar pertanyaan aneh dari para murid nya itu

"Kakashi-sensei boleh aku bertanya" ucap pemuda berambut duck itu

"yah , apa yang ingin kau tanyakan Sasuke?" ucap kakashi

"Hinata-san ,aku dengar kamu tinggal di kuil ,apa kamu seorang miko?"

"Ah yah aku seorang miko Sasuke-san" ucap Hinata

"setahu aku dikota ini hanya Akeno-senpai seorang miko? " tanya Sasuke

"Oh ,aku miko barukok Sasuke-san" ucap Hinata

"Soukka" ucap singkat Sasuke

"yare-yare kalau sudah tidak ada pertanyaan , kita lanjutkan pelajaran kembali dan Hinata-san silahkan duduk meja nomor 17" ucap Kakashi

"Haiii" ucap kompak para murid

Hinata kemudian berjalan menuju meja nya , Sasuke melihat ada hal yang menarik dalam tubuh Hinata .

'Hnn tampaknya semakin menarik' ucap batin Sasuke melihat Aura yang dipancarkan Hinata

"nah anak-anak silahkan buka halaman 147 ,sensei akan menjelaskan tentang sejarah jepang" ucap Kakashi

"Haiii" ucap kompak para murid


Skip Time

Setelah setengah hari berlalu Hinata sampailah kedalam kediaman kuil tempat tinggalnya itu. Dia pun lalu menjalankan tugasnya sebagai perawat kuil itu , tugas sehari-hari adalah merawat ,menjaga dan membersihkan kuil yang ia tempati . ia tak pernah mengeluh karena ia merasa menjadi miko merupakan hal yang patut disyukurinya

"Hah akhirnya beres juga ,kalau bersih terlihat menyenangkan" ucap Hinata

"wah kuilnya sudah bersih rupanya , kerja bagus Hinata-chan" ucap wanita tiba-tiba masuk kedalam kuil itu

"Eh Akeno-senpai , sudah berapa lama anda disini?" tanya Hinata

"Oh baru saja kok, maap yah aku terlambat membersihkan kuil ,tadi aku ada tugas diklub jadi tak bisa membantumu Hinata-chan" ucap Akeno

"Ah tidak apa Senpai ,aku mengerti kok , tugas Akeno-senpai kan jauh lebih banyak , aku tak keberatan kok kalau membersihkan kuil ini sendirian" ucap Hinata

"yah sudah ,tapi lain kali aku bantu yah" ucap Akeno

"ah yah senpai , boleh saja kok" ucap Hinata

"lalu bagaimana hari pertamu disekolah Hinata-chan?" tanya Akeno

"ah semuanya baik-baik saja ,.kok . disana aku banyak mendapat kenalan seperti teman sekelas aku kayak Issei, kiryuu , Shikamaru, Sasuke dan megumi ,lalu aku juga sempat berkenalan dengan Sasori-senpai" ucap Hinata

Akeno mengernyitkan dahinya mendengar nama terakhir yang diucapkan oleh Hinata itu

"Sasori-senpai maksudmu Akasuna Sasori?" tanya Akeno

"yah itu nama lengkap Sasori-senpai" ucap Hinata

"hah kalau begitu ,kamu harus berhati-hati dengan nya Hinata ,dia bukan orang sembarangan" ucap Akeno

"eh kok begitu Akeno-senpai , memang Sasori senpai orang jahat?" tanya polos Hinata

"yah intinya kamu harus berhati-hati dengan orang itu Hinata-chan" ucap Akeno

"yahh ,aku mengerti Akeno-senpai" ucap Hinata

"yah sudah , Hinata maaf aku tak bisa menginap disini ,aku ada keperluan dengan Rias " ucap Akeno

"ah tidak apa-apa kok ,aku paham , sampaikan salam aku sama Rias-senpai yah" ucap Hinata

"yah tentu saja Hinata-chan, kamu juga jaga diri baik-baik yah" ucap Akeno

"ah yah Akeno-senpai" ucap Hinata

Akeno lalu pergi dari kediaman kuil itu , Akeno hanya berpesan untuk mengunci pintu kediaman kuil karena hari sudah malam .


Skip time

Langit malam begitu terang , karena malam ini bulan purnama begitu cerah menghiasi langit malam. Hinata dengan intens memandangi Bulan yang begitu sempurna

"indah sekali malam ini yah , andai saja aku punya keluarga , aku pasti sekarang menikmati malam ini dengan keluarga ku" guma Hinata

"Oh kami-sama semoga saja ada pemuda yang baik hatinya menerima aku apa adanya . semoga saja ada pemuda yang mencintai ku dengan tulus , semoga saja ada pemuda yang bisa melindungiku" gumam Hinata sambil melihat indahnya bulan purnama itu

Seakan mendengar doa Hinata ,tiba-tiba saja dilangit ada cahaya kunig keemasan sedang membelah langit itu,semakin lama cahaya itu semakin terang dan membuat Hinata memejamkan matanya untuk sesaat karena cahaya itu begitu menyilaukan . dan akhirnya cahaya itu menghilang ,disaat bersamaan terdengar sebuah ledakan besar di Hutan belakang Kuil

Blaaarrrrrrrrrrr...

Hinata melihat ledakan begitu besar dari arah hutan , dia pun akhrinya memutuskan untuk pergi mengecek apa yang terjadi disana .

Tap-tap-tapp

Langkah kaki hinata menyelusuri lokasi itu dia melihat api disekeliling Hutan itu ,lama-kelaman api emas itu akhrinya padam dengan sendirinya. Kini terlihat sebuah kawah raksasa . Hinata pun memutuskan untuk mendekati kawah itu

'apa ada meteor jatuh yah ,tapi kok gak kelihatan yah' ucap Hinata memperhatikan kawah itu

begitu sampai di pinggiran kawah itu , Hinata lalu mengarahkan pandanganya kearah kawah itu , dia terkejut bukan main , dia melihat ada seorang pemuda berambut pirang, berkulit tan dan kumis tiga diwajah nya sedang tergeletak lemas di tengah kawah itu ,

Hinata lalu memutuskan untuk turun kebawah kawah itu dan melihat sosok pemuda itu

"Eh apa dia sudah meninggal yah" gumam Hinata .

"ehhmmm uhmmm" gumam Pemuda itu

"ah syukurlah dia masih hidup " ucap Hinata .

Hinata lalu mperhatikan nya pemuda itu berpakaian cukup aneh , jubah putih dilengkapi motif garis-garis api dibawah jubahnya lalu dengan jaket Hitam dan celana oranye serta syal merah yang menghiasi lingkar lehernya, dia juga memakai ikat pelindung kepala dengan lambang mirip lambang ia pernah temui dalam buku sejarah miliknya , bisa dibilang pakaian dikenakan pemuda itu sangat kuno. ,tetapi melihat wajahnya ,wajah Hinata menjadi merah padam ,karena ia melihat pemuda . satu kata ia ucapkan dalam batin nya

" tampan" gumam dalam batin Hinata

akhirnya dia memutuskan membawa pemuda itu ,ke Kuil dan merawat pemuda itu


Kuoh Gakuen , ruang klub peneliti ilmu Ghaib

"Akeno apa kamu merasakan hawa yang begitu kuat disekitar Kuoh?" tanya Rias

"yah Buchou ,aku dapat merasakan nya disaat ledakan besar itu terjadi " ucap Akeno

"kalau begitu tolong kamu selidiki apa yang terjadi , aku takut malaikat jatuh itu menyusup kembali kedalam wilayah ku" ucap Rias

"Baik Buchou" ucap Akeno


Underworld , Gremory palace

"Grayfia-chan , apa kamu merasakan Hawa yang begitu kuat, disekitar Kuoh?" tanya sosok pemuda berambut merah panjang itu

"dari laporan ada ledakan besar yang menghantam pinggiran kota Kuoh, tapi belum dapat dipastikan ledakan apa itu Sirzechs-sama" ucap Grayfia

"Aku khawatir ada penyusup disekitar wilayah klan Gremory , kalau begitu terus lakukan penyeledikan " perintah Sirzechs

"Hai Sirzechs-sama" ucap Grayfia


Heaven , Tingkat ketujuh

"Gabriel , apa hasil laporan mu ?" tanya sosok pemuda pirang berambut panjang itu

"ada terjadi ledakan wiliyah teritorial Iblis di kota Kuoh Michael-sama , aku belum dapat memastikan itu ledakan apa, tetapi hawa yang sangat kuat itu berasal dari ledakan itu" jelas Gabriel

"Ini hal rumit ,kalau begitu terus lakukan penyeledikan , aku yakin sosok berhawa kuat ini bila tak ditangani dengan benar ini akan menjadi hal yang membahayakan kelangsungan para malaikat" ucap Michael

"Haii Michael-sama" ucap gabriel


Grigori

"Azazel-sama tunggu sebentar" ucap Baraqiel

"Hah apa lagi Baraqiel , aku sudah ingin pergi memancing ,kau malah mencegah ku" ucap malas Azazel

"apa kau tak merasakan hawa kuat itu Azazel-sama ?" tanya Baraqiel

"Hah tentu saja aku merasakan nya , lalu apa masalahnya , kau tinggal lakukan penyelidikan saja masalah bereskan , gitu saja kok repot" ucap Azazel

Baraqiel sweetdrop mendengar perkataan Gubernur malaikat jatuh pemalas itu.

"lah apa yang kamu tunggu Baraqiel , lakukan penyeledikan " ucap malas Azazel

"Hah baiklah Azazel-sama" ucap pasrah Baraqiel


Sementara itu di Hutan Kuoh

tampak seorang pemuda berambut raven sedang berdiri dilokasi kawah besar itu

'aneh , tadi aku merasakan hawa kuat dan ledakan besar disini tetapi disini hanya ada kawah raksasa, apa mungkin iblis liar itu sudah pergi , atau ada kemungkinan lain, aku harus menyelidiki hal ini dan menyampaikan kepada Aniki' pikir Sasuke

Wushhhhhhh

Sasuke kemudian menghilang ditengah kegelapan malam menggunakan shunsin miliknya


Skip Time

3 bulan berlalu Hinata dengan tulus merawat sosok berambut pirang itu , dia sangat berharap pemuda itu lekas bangun dari tidurnya itu. Dan doanya tampaknya terkabul pada saat itu juga

"huh dimana ini , aku berada dimana"ucap pemuda itu baru tersadar dari pingsan nya

"ini kayak nya aku berada disebuah kamar,tapi suasana nya cukup aneh " gumam naruto

kini naruto melihat sebuah kamar yang besar ,dia melihat sekeliling kamar , menurutnya seperti sebuah kamar milik anak perempuan , didalam kamar ,itu dinding kayu berlatar warna lavender lengkap dengan kasur king size berukuran lumayan besar , dekorasi kamar yang begitu rapi , dan banyak sekali bunga lavender disini ..,

"are aku dimana sebenarnya ,ini bukan kamarku "ucap Naruto yang masih terbaring dikasur itu

"Oh kamu sudah bangun yah "ucap Gadis berambut indigo bermata lavender yang masuk kedalam kamar itu

"Hinata-chan "ucap Naruto terkejut bukan main ,karena didepan nya kini ada gadis berpakaian miko yang berambut Indigo ,kulitnya seperti susu dan mata nya memiliki kornea berwarna lavender dan payudaranya aduhai ukaran J-cup .. membuat naruto menjadi tergoda

"Hinata-chan?" ucap ulang Naruto refleks, Hinata menoleh kearah sumber suara. Dan saat itu juga mata Hinata terbelalak, Semua obat-obatan yang ada di tangannya jatuh, tubuhnya menegang. Bayangkan saja, saat ini, Hinata tengah melihat seorang malaikat dengan iris mata biru safir yang sangat memikat. Tapi kemudian Hinata sadar, bahwa orang yang menyapanya tadi adalah lelaki yang baru saja ia tolong. Menyadari hal itu, Hinata pun cepat-cepat menggelengkan kepalanya.

"Oh, ternyata itu benar kau, Hinata-chan. Aku senang bisa bertemu denganmu disini. syukurlah kamu selamat dari serangan Toneri. Omong-omong, ini tempat apa ya, Hinata-chan? " ucap lelaki yang ternyata Naruto dengan wajah Innocent sembari melangkah mendekat kearah Hinata.

"Jangan Mendekat!" seru Hinata tiba-tiba.

"Eh are?" melihat Hinata seperti orang ketakutan, Naruto pun menghentikan langkahnya dan memiringkan kepalanya, tanda bingung.

"Kau kenapa Hinata-chan?" Tanya Naruto bingung.

"Dari mana kau tahu namaku?" seru Hinata mengacuhkan pertanyaan dari Naruto. Mendengar pertanyaan Hinata, Naruto-pun tertawa terbahak-bahak,

"Tentu saja aku tahu, kau kan pacar ku Hinata-chan.. kita kan sudah bersama semenjak di akademi ninja.. dan aku juga tidak akan lupa nama orang yang telah menyatakan cinta padaku saat aku melawan pain.." jawab Naruo dengan nada sedikit menggoda.

Melihat tingkah Naruto yang sepertinya bukan orang jahat, Hinatapun mulai mencoba berpikir positif.

"Hah.. kau ini bicara apa, kita belum pernah bertemu sebelumnya. Dan kau.. darimana asalmu? Kenapa memakai pakaian aneh seperti itu?" Tanya Hinata dengan nada yang terdengar lebih tenang daripada sebelumnya. Mendengar pertanyaan Hinata, Naruto langsung membelalakkan matanya.

"H-hah? Haha. Kau jangan bercanda, Hinata-chan, ini sama sekali tidak lucu." Ujar Naruto dengan senyum yang dipaksakan.

"Kau pikir siapa disini yang bercanda,huh?" Tanya Hinata sedikit kesal. Mendengar itu, Naruto tiba-tiba saja ingat akan kejadian saat ia melawan Toneri lalu terlempar dalam cahaya misterius tadi. Dan , tiba-tiba saja tubuhnya
malah terseret oleh pusaran aneh yang membawanya ke jalur dimensi yang lain.

'J-jangan-jangan… aku….terdampar di dimensi lain,!' batin Naruto gelisah. Wajah Narutopun semakin pucat, dan tak lama setelah itu..

"TIDAAAAKKK..!" teriak Naruto frustasi kemudian langsung jatuh pingsan ditempat.

"Eh?" Hinata yang terkejut dengan Naruto yang tiba-tiba pingsan pun langsung refleks menahan tubuh Naruto agar tidak menyentuhlantai. Sekilas ia membaca kanji yang ada di punggung jubah Naruto.'Hokage ke 7 ?' pikir Hinata bingung.

Tanpa buang banyak waktu, dengan sigap Hinata langsung menidurkan Naruto di futoonnya dan mengompresnya, berharap ia akan cepat sadar. Hinata pun sadar sudah jam 7 pagi ,ia pun harus berangkat kesekolah, Hinata pun terpaksa meninggalkan Naruto di Kuil tempat tinggal nya ,Tapi tidak apa-apa. Lagi pula dia akan aman karena Naruto ada didalam kuil ...

Yosh akhirnya selesai juga Chapter 1 . awal dari sebuah kisah tentang petualangan para pahlawan , jadi ikuti terus cerita ini. maaf yah mungkin terlalu pendek , typo . dan banyak kekurangan.

Silahkan RnR Minnaa...