Narutoo disclaimer Masashi Kishimoto

High School Dxd Disclaimer Ichiei Ishibumi

Sasuke Shinden : Indra Sang Penyelamat Dunia Dxd

Fic tentang kisah Sasuke menyelamatkan dunia dxd dan membawa kedamaian

Char : Sasuke , Issei ,Rias , Akeno

Rated : M

Maaf kalau ada kesamaan cerita dengan fic atau kesalahan penulisan karena fic ini fic kedua saya .

RnR please .. hehehehehe

Chapter 3 : Reinkarnasi

Issei Pov

Yo perkenalkan Namaku Hyodou Issei. Orang tua dan teman-temanku biasa memanggilku Ise.

Saat ini, aku tengah menjalani masa remajaku. Sebagai Pelajar di Academy Kuoh

Semua Pelajar yang tidak kukenal sering mengatakan "Bukankah itu Ise?", yang membuatku penasaran, bagaimana mereka tahu namaku.

Kalian pikir aku populer?

Salah, bukan karena itu. Aku terkenal karena sering dituduh mengintip ruang ganti klub Kendo.

Mereka pikir aku ini orang mesum macam apa? Aku tidak akan melakukan hal memalukan seperti mengintip ruang ganti perempuan...

Maaf. Aku ada disana. aku berada di gudang di sebelah ruang klub Kendo. Disana ada lubang ditembok, dan aku mencoba mengintip lewat situ.

Sayangnya aku tidak bisa melihat karena Matsuda dan Motohama, tidak mau menyingkir dari lubang itu. Benar-benar deh dua orang ini...

Aku benar-benar terangsang dan tidak bisa menenangkan diri karena dua orang idiot ini terus mengintip sambil mengatakan

"Ohhh! Murayama benar benar punya dada yang besar" ucap Matsuda ..

"87-70-81" ucap Motohama

"Ahhh, Katase memiliki kaki yang indah". Ucap Matsuda

"78.5-65-79" ucap Motohama

Aku terkadang hanya menggeleng-gelengkan kepalaku melihat dua sahabat ku ini benar professional saat melihat Oppai . apa lagi dengan motohama perkiraaan BWH nya sangat detail

"Teme, menyingkirlah sebentar ! aku juga ingin melihatnya ,jangan menikmatinya sendirian! " Protes aku kepada dua orang partner ku itu.

Aku terus menarik kedua orang itu ,sial sekali hanya aku tidak bisa melihat , demi kenikmatan Oppai masa aku melewatkan nya begitu saja, tetapi sial hari ini kedok kami ketahuan oleh anak Klub kendo ,

" hei matsuda , motohama dimana kalian.." teriak aku mencari kedua sahabatku , aku terus mengedarkan pandanganku kesekitarnya

Gleeeeekkkkkkk...

Aku melihat didepan ku anak klub kendo sedang menatapku dengan tajam , oh jangan lupakan mereka membawa senjata bela diri mereka juga , Ah Apes amat nasibmu Hyodou Issei.

"Ah , kau lagi.." ucap Murayama menatapku dengan tajam

'ah ini sangat buruk' ucapku dalam batin

Dan hasil aku sukses mendapatkan bogem mentah anak klub kendo , Ah oleh-oleh yang sangat menyakitkan tentunya..


Skip time

'Ah saat ini aku benar-benar kena nasib sial , tidak dapat mengintip anak klub kendo lalu malah kena hajar sama anak klub kendo juga lagi ,ah malangnya nasibku ' ucap aku dalam batin

Kini aku sedang berada diruang Uks , yah sial nya Matsuda dan Motohama tak datang mengunjungiku , Ah sahabat macam apa mereka seenaknya meninggalkanku dan kabur begitu saja

Disaat aku sedang meratapi nasibku diruang Uks , datanglah sosok Pemuda berambut raven dengan gaya rambut duck nya, datang mengunjungiku

"Hoi Urusatonkachi ! , sudah aku bilang padamu hilangkan kebiasaan burukmu itu, apa lagi dengan mengintip anak klub Kendo " ucap Sasuke menasehatiku .

"Teme!. Kau tak mengerti , Bukan aku yang mengintip mereka , itu ulah Matsuda dan motohama" ucap aku

" Hnn dasar dobe, jika kau tak mengintip anak klub kendo, lalu mengapa kau berada disana." Ucap Sasuke dengan nada sarkatis

"yah-yah aku akui aku juga ingin mengintip ,tetapi aku tak dapat melihatnya , mana aku yang kena batunya lagi akibat perbuatan temanku" ucap Aku

"Hnn ,lain kali gunakanlah otakmu sebelum bertindak urusatonkachi!" celetuk Sasuke dengan nada sarkatis.

"kau benar juga teme, mungkin aku harus memakai strategi baru ,untuk melihat Oppai para gadis itu" ucap Aku sambil menyeringai mesum

Sasuke hanya mendesah pasrah mendengar ucapanku itu.

"Hnnn dasar dobe, ini kau obati lukamu dulu" ucap Sasuke sambil mengasih kotak P3K kepadaku

"Ah Arigatou teme" ucapku sambil menerima Kotak P3K itu .

kemudian Sasuke pergi meninggalkan ku , katanya sih ada urusan yang penting , yah terkadang Sasuke perhatian kepadaku walau sikap nya yang datar, sok tampan dan menyebalkan bagiku. Yah aku lumayan bersyukur bisa bersahabat dengan nya


Skip time

'Ah kehidupanku benar-benar suram , Akankah aku menghabiskan waktu di sekolah tanpa dapat memegang Oppai sedikit pun'gerutu batin aku .

Yah kini aku sedang meratapi nasibku disebuah jembatan , nasibku selalu tak mujur , tapi pada sore hari itu sesuatu yang membahagiakan terjadi pada laki-laki yang selalu melakukan berbagai hal mesum setiap harinya seperti aku ini.

"Ano , apakah kamu Issei murid akademi kuoh?" tanya gugup sesosok wanita itu

Aku hanya menatap heran perempuan itu , kenapa tiba-tiba saja ada sesosok wanita selain murid kuoh tahu tentang ku . tapi aku tak ingin menyakiti wanita, terlebih aku melihat nya dia sangat Kawaiii... jadi aku berusaha berlaku baik kepadanya

"ah iya , aku Hyodou Issei" balas aku menjawab pertanyaan nya

"ah maaf " ucap gugup wanita itu .

" Ah iya , lalu apa yang bisa aku bantu?" tanya ku pada gadis itu

"Etoo, Hyodou-kun apa kamu punya pacar?"tanya Gugup dia

"Eh, sebenarnya tidak ada sih" ucap ku menanggapi pertanyaan nya

"Ah syukurlah , ano mau kah kamu Berpacaran denganku?" tanya gadis itu

Pernyataan-cinta dari seorang perempuan! Aku akhirnya merasakan bagaimana rasanya muda. Untuk seseorang lelaki sepertiku yang belum pernah punya pacar, ini seperti mimpi yang menjadi nyata.

Nama pacarku adalah Yuuma Amano. Dia punya rambut hitam halus, dan tubuh yang ramping Dia sangat manis, sehingga aku langsung jatuh cinta padanya pada pandangan pertama.

Siapapun pasti akan mengatakan "OK" kalau ada perempuan cantik yang datang kepadamu dan mengatakan "Aku cinta kamu Hyoudou-kun! pacaranlah denganku!"

Itu seperti mimpi didalam mimpi bagi lelaki sepertiku yang belum pernah punya pacar semenjak dilahirkan.

Tentu tidak aneh kalau ada yang mengatakan "Yang bilang begitu Bishoujo dari game apa ini?", tetapi hal ini sungguh terjadi

Ini mungkin keajaiban, tapi seorang perempuan memang menyatakan cintanya padaku.

Awalnya aku berpikir kalau ini adalah gurauan yang dimainkannya dan teman-temannya. Yah mau bagaimana lagi.

Sampai sebelum ini, aku percaya bahwa aku dilahirkan sebagai lelaki yang ditakdirkan untuk tidak akan dicintai perempuan. Namun sejak hari itu aku adalah laki-laki yang punya pacar. Dunia di sekitarku berubah, dan sesuatu dalam diriku pun berubah.

Aku seakan mau mengatakan "Ini Kemenanganku" kepada setiap pria yang aku lewati. Aku mulai merasa kasihan pada dua sahabatku, Matsuda dan Motohama yang tidak punya pacar. Aku menjadi sepercaya diri itu.


Skip time

Pada kencan pertama kami, aku sudah siap memakai rencana yang telah kususun sejak lama.

Hahahaha, aku menyikat gigiku berulang kali semenjak kemarin malam hingga tidak ada tempat yang kelewatan. Aku juga membeli celana dalam baru karena kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi nanti.

Dengan sikap seorang jejaka, aku tiba di tempat kencan tiga jam lebih awal. Aku menghitung hingga ada seratus perempuan berkacamata berjalan didepanku. selama itu aku mendapatkan selebaran aneh dari sesorang yang tampak mencurigakan. selebaran itu seperti benda ilmu gaib aneh dengan simbol sihir dan tulisan "Mimpimu akan dikabulkan!" awalnya aku mau membuangnnya, tetapi tidak jadi dan karena aku tidak punya waktu, jadi kuputuskan kutaruh dikantung.

Ketika Yuma-chan tiba, aku mengatakan "Jangan khawatir, aku juga baru sampai kok" Tepat! Aku selalu ingin mencoba mengatakan itu. Kemudian kami mulai berjalan sambil bergandengan tangan. Aku sungguh tergerak sampai-sampai air-mataku hampir menetes karena bisa berkencan sambil bergandengan tangan dengan seorang perempuan. Setelah itu, kami pergi ke berbagai jenis toko, menikmati kencan kami. Saat makan siang, kami makan di Restoran Keluarga dimana disitu Yuma-chan memakan Parfait Coklat, aku merasa kenyang hanya dengan melihatnya, aku merasa mengerti bagaimana perasaan remaja lainnya pada saat mereka berkencan. Aku merasa untuk pertama kalinya aku benar benar hidup.

Ibu, terima kasih telah melahirkanku. Ayah, aku mulanya khawatir kalau kalau keluarga kita tidak akan punya keturunan tapi sepertinya Ayah tidak perlu khawatir lagi.

Ketika aku memikirkan semua hal diatas, tiba tiba sudah sore. Ciuman!? Ciuman sebelum pulang!? Kepalaku menjadi semangat hanya dengan memikirkannya! Oh mungkin kami bahkan melangkah lebih jauh... Hanya itulah yang dipikirkan seorang Siswa SMU mesum sepertiku sepanjang hari ini.

Kami ditaman yang jauh dari kota. Langit semakin gelap, dan tidak ada seorangpun selain kami. karena itu, aku mulai memikirkan hal-hal kotor lagi. seharusnya aku lebih banyak membca buku yang mengajarkan mrlakukan hal-hal yang lebih mesum. Yuma-chan sudah jauh dariku, berdiri di depan kolam.

"Hari ini sangat menyenangkan"

Itulah yang dikatakannya sambil tersenyum.

Sial, dia sungguh manis. lingkungan disekitarnya memberikan suasana yang bagus.

"Hey, Ise-kun" ucap Yuma

"Ada apa Yuma-chan?" tanya ku kepadanya

"Ada yang ingin kulakukan untuk memperingati kencan pertama kita."

Oh, yes! Ini dia! Saat yang kutunggu tunggu! nafasku sudah harum, dan hatiku sudah siap untuk itu. Jantungku berdetak dengan cepat sekali.

"Um, apa itu yang ingin kamu lakukan?" tanya ku kembali

Aaaah. Suaraku terlalu dalam. Dia tahu kalau aku memikirkan hal-hal kotor. Apakah aku gagal? Tetapi Yuma-chan masih tersenyum padaku, dan dia mengatakan dengan jelas...

"Maukah kamu mati?" ucap Yuma

...Ummm, Apa?

"Ummm? Apa...? Maaf bisakah kamu ulangi sekali lagi? Sepertinya ada yang salah dengan telingaku." Ucap aku

Pasti aku salah dengar. Pasti begitu. Jadi aku menanyakannya sekali lagi tetapi...

"Maukah kamu mati?"

Dia mengatakanya lagi, sambil tertawa. Frase yang tidak masuk akal. Aku berdiri disana sambil menahan tawa dan mau mengatakan "Lucu sekali Yuma-chan"

Sayap hitam muncul dari punggungnya. Sayap hitamnya mengeluarkan suara dan kemudian menyentuh tanah.

Apa itu? Aku tahu kalau Yuma-chan semanis malaikat. Malaikat? Tidak mungkin. Apakah ini semacam drama? Sayap hitamnya benar-benar cocok dengan kegelapan malam. Ini pasti semacam ilusi. tapi aku tidak mau percaya hal seperti itu. Matanya berubah dari mata perempuan manis menjadi mata yang dingin dan menyeramkan.

Sayap hitam muncul dari punggungnya.

"Waktu singkat bersamamu sangat menyenangkan. Seperti berakting pacaran dengan anak kecil." Ucap yuma kepadaku

Suara Yuma-chan sangat dingin. Suaranya seperti orang dewasa. Mulutnya memberikan senyuman dingin.

Buzz. Ada suara yang lebih berat dari suara yang dikeluarkan Game System. Benda itu mengeluarkan banyak suara kemeresek dan benda itu muncul di tangannya. Benda itu seperti tombak. Sepertinya benda itu bersinar? Memang itu sebuah tombak.

Kemudian ada suara angin diikuti suara mengerikan. Slash. sesuatu seperti menusuk perutku. Kemudian aku menyadari kalau tombak Yuma-chan menusuk tembus perutku. Dia melemparkan tombak itu padaku, tapi kenapa? aku mencoba mencabut tombak itu, tetapi tombak itu menghilang. Yang tersisa adalah lubang besar di perutku dan darah dalam jumlah yang sangat banyak keluar dari lubang itu. Kepalaku menjadi pusing, penglihatanku menjadi kabur. Ketika kusadari aku sudah terkulai di tanah. Suatu langkah kaki mendekatiku. Suatu Suara kecil mencapaiku. Itu suara Yuma-chan

"Maaf. Kamu adalah ancaman bagi kami jadi kami memutuskan untuk segera menyingkirkanmu. Kalau kamu mau dendam, dendamlah pada Tuhan yang menaruh [Sacred Gear] didalam tubuhmu" ucap Yuma

"...[Sacred]... apa?" ucap aku dengan suara serak

Aku tidak bisa mengeluarkan suaraku dan aku mendengar langkah kakinya menjauh dariku. Pada waktu yang sama kepalaku menjadi kabur. Lubang diperutku pasti fatal, walaupun aku sama sekali tidak merasakan sakit. Tapi aku menyadari bahwa kondisiku sangat buruk karena aku merasakan sudah hampir kehilangan kesadaran. Rasanya pasti nyaman kehilangan kesadaran. Tapi kalau sampai terjadi aku akan benar benar mati. Serius nih? Aku mati pada usia segini? Aku bahkan belum hidup sampai setengah masa hidupku! Bagaimana aku bisa tertawa kalau aku mati karena ditusuk oleh pacarku sendiri! Banyak hal yang hilang dari diriku bersama dengan hilangnya kesadaranku. Apa yang akan terjadi disekolah besok? Apakah Matsuda dan Motohama bakal terkejut? Apakah mereka akan menangisiku? Ha-ha, tidak dalam seratus tahun... Ayah, Ibu... Aku belum melakukan hal yang bisa menyenangkan kalian. Oh gawat, tidak akan lucu kalau mereka sampai menemukan majalah pornoku setelah kematianku. kenapa juga aku masih memikirkan hal-hal itu pada saat hampir mati? Tanganku masih bisa bergerak. Aku menyentuh perutku dan kulihat. Merah, merah pekat. Seluruh tanganku merah. Semuanya adalah darahku. kemudian aku teringat perempuan ini. Setiap aku melihatnya, mataku selalu tertarik pada rambut merah pekatnya. Kalaupun aku mati, aku ingin mati di pelukan perempuan cantik sepertinya. Apakah aku mengkhianati pacarku Yuma-chan? Tunggu, dialah yang membunuhku... Kalaupun aku mati, aku harap sebelumnya bisa meremas dadanya. Oh man, aku tidak bisa berhenti memikirkan hal-hal kotor bahkan pada saat hampir mati. Sial. Mataku semakin kabur. Apakah akhirnya selesai? Sial hidupku sungguh buruk. Kalau terlahir kembali aku ingin menjadi...

Issei Pov end


Raynare melihat issei sudah tak bernyawa akibat serangan tombak nya, dia tersenyum puas karena berhasil membunuh issei. Lalu Raynare berniat ingin mengambil Secred gear milik issei.

"Saatnya mengambil secred gear milikmu" ucap Raynare , tetapi sebelum ia mengambil secred gear milik issei , sebuah serangan tiba-tiba datang mengarah Raynare ,

"Katon:Gouka kyu no jutsu" sebuah serangan bola api meluncur ke arah raynare.

Duarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr...

Tetapi serangan tersebut gagal mengenai raynare , ia berhasil menghindar dari serangan misterius itu.

"serangan mu boleh juga , tetapi sayang belum cukup kuat untuk membunuhku ,makhluk rendah" ucap arogan raynare.

"apa yang kau lakukan pada issei?"tanya sesosok pemuda bertopeng anbu nekomata A.k Sasuke.

"Aku Cuma melaksanakan perintah dari atasan ku untuk membunuh pemilik secred gear"ucap raynare.

"Jika , kau bertindak lebih jauh dari ini ,maka aku tak segan-segan untuk membunuhmu malakat jatuh-san "ucap tegas pemuda bertopeng anbu nekomata itu.

"Oh , tetapi sayangnya aku yang akan membunuhmu terlebih dahulu " ucap dingin raynare , kemudian raynare mengaktifkan tombak cahaya miliknya dan melemparkan tombak itu ke pemuda bertopeng itu.

"matilah kau" ucap Raynare.

Slaasshhhhh. Tombak cahaya itu melesat kencang ke arah pemuda itu.

"Shinra tensei" ... Duaaaaarrrr...

tombak cahaya milik raynare itu terpental jauh akibat jurus milik pemuda itu, sedangkan Raynare terkejut bukan kepalang melihat jurus milik pemuda itu.

"mustahil , serang tombak cahaya milikku dapat dimentahkan olehnya" gumam Raynare

"Hnn serangan mu itu tidak cukup untuk membunuhku malaikat jatuh-san dan kali ini aku akan memberikan pelajaran untuk mu " ucap pemuda bertopeng itu.

Pemuda itu kemudian mengaktifkan secred gear miliknya. Sedangkan raynare terkejut melihat secred gear milik pemuda itu

'Mustahil itu adalah Thunder bolt gear, dari mana dia mendapatkan itu' ucap Batin Raynare.

[Lightning Strom] maka terciptalah serangan petir bewarna ungu dari secred gear pemuda itu , serangan itu dengan cepat menghantam Raynare.

"Uaghhhhhhhhhhhh" ucap Kesakitan Raynare. "mustahil manusia rendahan seperti mu ,bisa mengalahkan ku dengan mudah.., Siapa kau sebenarnya?"ucap lirih Raynare.

" Aku adalah Indra sang Rairyuukou , aku adalah penyelamat dunia ini" ucap datar pemuda bertopeng itu

"Mustahil kau adalah Kaisar naga petir ,orang itu seharusnya sudah mati sewaktu great war dulu" ucap Lirih Raynare.

"Sebaiknya kau pergi dari sini , atau aku akan membunuhmu malaikat jatuh-san"ucap datar pemuda bertopeng itu.

Raynare pun akhirnya memutuskan pergi karena ia terdesak akibat serangan pemuda itu .

Kemudian Sasuke melihat keadaan Issei yang sudah tewas bersimbah darah itu.

'Ckk, aku sudah tidak bisa menolong nya walaupun aku menggunakan Healling mode , tetap saja aku tidak bisa mengobatinya karena lukanya sudah sangat fatal ' ucap Batin Sasuke.

Sasuke merasakan Aura aneh dibelakangnya, kemudian ia melemparkan kunai miliknya kearah semak belukar di belakangnya itu.

"Hnn , keluarlah ,tak sopan kalian bersembunyi seperti itu" ucap datar Sasuke yang masih mengenakan topengnya.

Karena aksi ketahuan oleh Sasuke , akhirnya mereka pun memutuskan untuk keluar dari semak-semak itu. Terlihat Sesosok wanita berambut biru gelap dan wanita berambut crimson merah darah itu.

"Ara-ara kau benar-benar tidak ramah juga yah" ucap Akeno

"tenanglah pemuda-san , kami bukanlah musuh yang ingin menyerang anda" ucap sopan Rias kepada pemuda bertopeng A.k Sasuke

"Hnn ,kalau kalian bukanlah musuh, lalu untuk apa kalian bersembunyi ?" tanya Sasuke dengan nada sarkatis .

"sebenarnya kami berniat menolong Issei tetapi ,anda sudah muncul terlebih dahulu dan melawan raynare " ucap Rias.

"Hnn ,jadi kalian sudah melihat semuanya ?"tanya Sasuke yang masih mengenakan topeng.

"yah begitulah , jadi anda adalah Rairyuukou, kaisar Naga petir?" tanya Rias.

" kau sudah mendengarnya sendiri kan ,jadi tidak ada hal yang harus kujelaskan lagi. Lalu aku minta tolong kepadamu untuk merinkarnasi Issei , dia adalah Sekiryuutei , aku yakin dia akan menjadi budak yang berharga bagimu" ucap Sasuke.

"baiklah , aku akan menghidupkan nya kembali " ucap Rias.

"baguslah , kalau begitu aku harus pergi" ucap Sasuke.

"Tunggu..." ucap Rias ,tapi sayang nya Sasuke sudah menghilang dengan jurus teleportasi miliknya ,

"Ara-ara cepat sekali perginya pemuda itu, padahal aku ingin tahu siapa dia sebenarnya" ucap Akeno

"yah aku juga ingin mengetahui siapa sosok Indra yang sebenarnya, dia itu pemuda yang misterius " ucap Rias.

.

.

.


Skip time

Issei Pov

Bangun atau aku akan membunuhmu... Bangun atau aku akan memotong-motongmu...

Ketika aku terbangun, sekarang telah pagi. Apa ini? apakah aku bermimpi buruk? Itu pasti mimpi. Tetapi kelihatan sangat nyata sekali. Sekarang aku disini tidur diranjangku. Aku terbangun oleh jam weker suara rekaman Yandere , jadi ini semua mimpi , padahal kemarin aku sedang berkencan dengan Yuma-chan , lalu yuma-chan tiba-tiba saja memilik sayap hitam dipunggungnya . kemudian dia menusuk ku dengan tombak , aku berpikir sejenak rasa nya begitu nyata ketika aku tertusuk tombak miliknya , apakah itu hanya mimpi .Ah lupakan , mungkin hanya mimpi. Lalu Kemudian aku menyadari keadaan anehku. Aku telanjang. Tidak mengenakan apa-apa. Bahkan pakaian dalampun tidak. Apa yang terjadi!? Aku telanjang bulat. Aku tidak ingat kapan aku pulang. Apakah aku sudah pikun diusia segini? Aku juga tidak punya kebiasaan tidur telanjang.

"Unnn..."

Hah! Aku mendengar suara manis. Kemudian aku melihat kesebelahku dengan hati-hati.

Zzzzzzz...zzzzzzzz.

Ada perempuan berambut merah pekat tidur disebelahku. Dan dia telanjang... Kulit putihnya yang seputih salju sangat cemerlang. Kulitnya kelihatan sangat halus, Payudara montoknya juga menyungguhkan pemandangan indah bagiku dan itu semua sangat tidak baik untuk mataku,.

...Dilihat bagaimanapun, dia adalah Rias Gremory ,teman satu kelasku, idola sekolah kami. Rambut merah pekatnya yang tersebar di atas bantal kelihatan sangat indah. Rias-san... Hah? Hah? Hah? Tenanglah diriku. Menghitung bilangan prima bisa membantu membuatku tenang. 2, 3, 5 ,7, 11, 13, 17, 19, 23... Daaaah! Tidak bisa! Aku tidak bisa tenang! Kenapa aku tidur dengan Rias-san!? Apa yang terjadi!? Apa yang telah kulakukan!? Apakah aku telah melakukan sesuatu!? Tapi aku tidak ingat! Aku tidak ingat sedikitpun! Kenapaaaaa!? Aku harus mengingat apa yang telah kulakukan! Tidak! Keapa aku bisa berada di situasi ini!? Apakah aku telah berhubungan seks dengan senpai!? Hah? Apakah orang kehilangan keperjakaannya seperti ini!? Tidak mungkin! Ini tidak mungkin! Ingatlah, diriku! Cobalah ingat kenangan berharga itu, diriku! Apa yang telah kulakukan!? Hal apa saja yang bisa kulakukan!? Kepalaku pusing, tetapi untuk sejenak aku lebih tersudut lagi.

"Ise! Bangun! Waktunya kesekolah!" ucap Ibuku

"Sayang, apakah Ise masih dikamarnya?" ucap Ayahku

"Sayang, sepatunya ada di teras jadi dia sudah pulang. Menginap di rumah teman sampai larut malam! Dan ditambah lagi telat kesekolah! Itu, tidak akan kumaafkan!" ucap Ayahku

Percakapan orang-tuaku dilantai satu, yang bisa kudengar dari sini. Kemudian diikuti langkah kaki menaiki tangga. Suara langkah itu membawa amarah didalamnya, dan dengan cepat naik kesini dengan ribut. Ibu kesini! Tunggu! Tunggu sebentar! Kalau dia melihat situasi ini, bisa sangat gawat!

"Tunggu! Aku sudah bangun! Aku akan segera turun!" ucap panik aku

"Ibu tidak akan memaafkanmu lagi! Kita harus bicara sebentar tentang hal ini!" ucap Ibuku

Ibu kesal! Dia datang! Dia menuju kamarku! Aku tidak boleh memperlihatkan situasiku sekarang!

"Unnnn...Apakah sudah pagi?"

! Gadis berambut crimson merah itu Mengusap matanya disebelahku! Dia Bangun! Dia terbangun!

Ckreck.

Pintuku dibuka dengan keras, dan pada waktu yang sama senpai mengangkat setengah bagian tubuh atasnya. Mataku bertatapan dengan mata ibu. Dia kelihatan marah!

"Selamat pagi." Ucap Rias-

Rias-san menyalami ibuku dengan senyuman. Mata ibu berpindah dariku ke arah Rias-san. Kemudian ekspresi wajah ibuku membeku. Dia mengarahkan matanya kepadaku lagi. Tetapi aku menghindari kontak mata.

"SEGERA BANGUN..." ucap Ibuku

Rias-san menyalami ibuku dengan senyuman.

Ibu membuat suara monoton seperti mesin, dan dia menutup pintu secara perlahan. Setelah itu, ada suara kencang menuruni tangga.

"Sa, Sa, sa! Sayaaaaaaaaaaang!" ucap Ibuku

"Ada apa sayang? Kamu seperti melihat hantu? Apakah Ise masturbasi lagi pagi ini?" ucap Ayahku

"Se, se, se! Seeeeeeeeeks! Ise melakukannya! Dengan orang luar negri!" ucap Ibuku

"Sayang! Sayang! Apa yang terjadi!?" tanya Ayahku

"Dengan orang luar negri! Ise melakukan!" ucap terbata-bata ibuku

"Sayang!? Sayang!? Sayang, tenanglah! Sayang!" ucap Ayahku

Aku cuma bisa menutupi wajahku dengan tanganku. Aku bisa membayangkan apa yang terjadi di bawah. Bagaimana mungkin!? Sepertinya bakal ada konferensi keluarga setelah ini... Alasan apa yang bisa kuberikan untuk menjelaskan situasiku sekarang?

"Keluargamu benar-benar ceria di pagi hari" ucap Rias

Rias-san bangkit dari ranjangku dan mengambil seragamnya di mejaku. dia telanjang. Tubuh telanjang perempuan cantik. Ummm, aku bisa melihat banyak hal... Pinggang kecil, Kaki yang putih dan panjang, Paha, pantat yang melengkung sempurna, dada yang besar. Aku bahkan bisa melihat putingnya dengan jelas! Kenapa dia tidak menyembunyikannya!? Kalau aku punya kemampuan "Pengukur BWH" Motohama, aku dengan mudah bisa mendapatkan pengukuran yang tepat. Aku menyesal karena tidak punya kemmapuan itu! Tetapi aku tahu satu hgal. Aku telah banyak melihat tubuh telanjang wanita dalam majalah dan video, tetapi tubuh senpai tampak lebih indah dari pada semua itu. Bagaimana bilangnya ya? Seni? Tubuh dengan lengkungan sempurna. Itu seperti tubuh lukisan atau patung yang ada pada museum. Sempurna. Aku hanya bisa mengatakan bahwa kecantikannya masih mengagumkan meski dia telah melepas semua pakaiannya.

"Rias-san!" ucapku dengan terbata-bata

"Ada apa?" tanya Rias

"Aku bisa melihat dadamu dan yang lainnya" ucap aku

Aku mengatakannya sambil melihat arah lain. Aku ingin melihat, tetapi ini ya ini, itu ya itu. Aku harus menahan diri.

"Kalau kamu mau lihat, silahkan saja." Ucap Rias dengan santai

dia mengatakannya sambil memakai seragamnya dengan semringai. -! Aku tidak tahu ada kalimat seperti itu!? Seluruh tubuhku terkejut. Air mata mengalir dari mataku. Kalimat yang tidak pernah kupelajari disekolah. Aku benar-benar tergerak oleh kalimat indah itu. Oh tuhan mungkin aku harus bersujud syukur kepadamu atas berkah yang kudapatkan.

"Apakah perutmu tidak apa-apa?" tanya dia

Dia menayakan tentang perutku. Perut? Aku menyentuh perutku sambil melihatnya berpakaian.

"Kemarin kan kamu tertusuk." Jelas Rias

Dengan kalimat itu, aku langsung terbangun. Benar... Kemarin aku ditusuk oleh Yuma-chan di taman. Aku ditusuk oleh tombak yang terbuat dari partikel cahaya. Tetapi tidak ada bekas sama sekali diperutku. Aku yakin kemarin ada lubang... Itu bukan luka yang bisa sembuh cuma dalam semalam. Padahal ada banyak sekali darah keluar. Apakah itu semua hanya mimpi? Itu cuma mimpi kan?

"Ngomong-ngomong, insiden kemarin itu bukan mimpi lo." Ucap Rias

Dia mengatakannya, seakan bisa membaca pikiranku.

"Aku yakin aku terluka..." ucapku

"Semalam kamu itu terbunuh, lalu aku mereinkarnasi mu tetapi kamu tidak sembuh total karena lukamu sangat parah sehingga aku juga harus menyembuhkan luka diperutmu itu. Tapi syukurlah berkat tubuh kuatmu, lukamu bisa disembuhkan dengan kekuatanku hanya dengan semalam. Kita berpelukan secara telanjang, dan aku membagi kekuatan sihirku karena keadaanmu sangat lemah. Aku bisa melakukannya, karena sebelumnya aku telah mereinkarnasimu menjadi anggota klan Gremory."

Perempuan ini bilang apa? Hah? Berpelukan sambil telanjang? ... Haaaahhhh! Tunggu, apakah itu artinya...!

"Tenang saja, aku masih perawan." Ucap dia dengan tenang

Dia mengatakannya seakan membaca pikiranku lagi. Begitukah? Entah kenapa aku merasa lega. Atau haruskah aku merasa lega?

"Jangan memasang wajah seperti itu. Dunia ini dipenuhi oleh hal misterius yang kamu tidak mengerti." Jelas Rias

Dia mendekatiku dengan hanya mengenakan pakaian dalam. Jari rampingnya menyentuh pipiku. Wajahku memerah. Mau bagaimana lagi, kalau perempuan secantik dia melakukan itu.

"Namaku Rias Gremory. Aku adalah Iblis."

Iblis? Hah? Bercanda? Atau serius? Pikir aku

"Aku adalah tuanmu. Senang berkenalan denganmu Hyoudou Isei-kun. Atau bolehkan aku memanggilmu Ise?" ucap Rias

Aku tidak yakin, tetapi senyumnya tampak asli.


Skip Time

"Terima kasih sarapannya." Ucap Rias

Kepada kakekku disurga. Saat ini ada seorang cantik duduk disebelahku makan di meja makan rumah kami.

"Ini enak sekali, Ibu" ucap Rias

"Ummm. Terima kasih..." ucap Ibuku

Ekspresi wajah dua orang tuaku yang duduk di sebrangku menjadi aneh. Kakek, aku tidak tahu cara membenahi suasan aneh ini. Ini pertama kalinya aku makan dengan suasana seaneh ini. Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan dalam situasi seperti ini.

"Ise, ini adalah makanan yang dibuat Oka-sama. Makanlah." Ucap Rias

Rias-san mengatakannya dengan penuh elegan. Dia bertingkah seperti kekasihku saja.

"Umm, oke."

Aku secepatnya menjawab dan mulai memasukan makanana ke mulutku.

"Jangan makan seperti itu. Makanlah perlahan sehingga kamu bisa merasakan rasa makanannnya. Ini adalah makanan istimewa yangg dibuat oleh Oka-sama untuk kita." Jelas Rias kepadaku

Rias-san meng-lap mulutnya dengan sapu tangan. Apa ini? Situasi apa ini?

"Umm, Ise..."

Ayah mulai berbicara kepadaku dengan suara bergetar. Kamu kelihatan tegang sekali yah. Jangan khawatir, aku juga.

"Dari mana datangnya nona ini?"

Setelah mendengarnya, Rias-san menaruh sumpitnya dan menundukan kepalanya.

"Ya ampun, maaf telat memperkenalkan diri. Aku membuat malu keluarga Gremory. Ijinkan aku memperkenalkan diriku. Oka-sama dan Otou-san, namaku adalah Rias Gremory. Aku datang di sekolah yang sama dengan Ise-kun, senang berjumpa dengan anda."

Rias-san tersenyum dan ayah juga ikut tersenyum.

"Begitu... Hebat. Hahaha. Apakah kamu dari luar negri? Bahasa Jepangmu seperti alami." ucap Ayahku

"Ya, itu karena aku telah lama tinggal di Jepang karena pekerjaan ayahku." Jelas Rias

Wow, sepertinya ayah telah berhasil diyakinkan. Tetapi ibu, yang duduk disebelah ayah tidak.

"Rias...san, kan?" ucap Ibuku

"Ya Oka-sama." Ucap Rias

"Apa hubunganmu dengan Ise?" tanya Ibuku

...Pertanyaan yang bagus yang akan menjawab seluruh situasi dari pagi. Ibu penasaran dengan jawabannya, tetapi dia masih tersenyum.

"Kami cuma teman sekelas yang cukup dekat satu sama lain, Oka-sama" jelas Rias

"Bohong!"

Ibu segera menolak jawaban itu. Mau bagaimana lagi. Alasan itu tidak akan berhasil, senpai. Alasan itu tidak akan berhasil setelah ibu melihat situasi tadi!

"Ka, ka, ka...karena! Di ranjang, kalian...!" ucap Ibu terbata-bata

"Ise bilang dia bermimpi buruk, jadi aku cuma tidur dengannya." Jelas Rias

"Cuma tidur bersama!? Kalian berdua telanjang!" bantah Ibuku

"Dewasa ini, wajar kok orang tidur telanjang bersama." Jelas Rias

Itu bohong besar. Kamu hebat sekali, Rias-san.

"Oh begitu? ...Jadi wajar kalau orang tidur telanjang bersama." Ucap Ibuku

Eh Ibu!? Memangnya tidak apa-apa!? Ibu puas dengan itu!? Kemudian aku menyadari mata ibu terlihat aneh. matanya kosong seperti kerasukan. Kemudian Rias-san berbisik ke telingaku.

"Maaf... Sepertinya akan menjadi merepotkan, jadi aku menggunakan kekuatanku."

Kekuatan? Aku ingat dia juga mengatakan itu tadi.

Aku adalah Iblis

Iblis... jadi itu artinya semua fenomena itu adalah karena kekuatan Iblis? Senpai melanjutkan sarapannya. Kemudian aku melihat mata ayah. matanya juga kosong. Apakah dia juga menggunakan kekuatannya pada ayah...? Iblis? Apa yang terjadi...


Skip Time

Perjalanan pagi kesekolah.

Aku berjalan kesekolah, tetapi aku merasa tidak enak karena banyak siswa melihatku dengan mata tajam. Mau bagaimana lagi. Disebelahku adalah idola sekolah kami, Gremory-Senpai. Dan aku seperti pelayannya karena membawakan tasnya.

"Kenapa seseorang seperti dia..."

"Kenapa orang vulgar sepertinya di sebelah Rias Onee-Sama ..."

Aku bisa mendengar teriakan dari laki-laki dan perempuan dari segala arah. Ada juga siswa yang pingsan karena shock. Apakah seburuk itu kalau aku berjalan disebelah Rias-san!? Kami berjalan kesekolah dan masuk kedalam kelas secara bersama

Ketika membuka pintu, semuanya memandangku. Ya itu wajar, karena aku telah bersama Rias-san.

Knock!

Seseorang memukul kepalaku dari belakang. Ketika berbalik, ternyata Matsuda. Motohama juga dibelakangnya.

"Beri kami penjelasan!"

Matsuda berteriak, dan dia juga menangis. Dari ekspresinya aku bisa menebak apa yang ingin dia utarakan.

"Sampai kemarin kita adalah rekan 'Persatuan Tidak Populer'!"

"Ise, pertama ceritakannlah pada kami apa yang terjadi kemarin setelah kamu pulang."

Tidak seperti Matsuda yang marah, Motohama tetap tenang sambil membetulkan kacamatanya, walaupun begitu tatap matanya tajam. Kalian berdua menakutkan, dan aku mengatakan hal ini dengan suara keras.

"Kalian, pernahkah melihat dada sungguhan?"

Dengan satu kalimat itu, kedua orang itu langsung terdiam gemetar.

Issei Pov end


Issei pun akhirnya berjalan menuju tempat duduknya. Dia pun menyapa Sasuke disana , dia ingin sekali mengejek Sasuke karena dirinya berhasil berjalan bersama Rias. Idola sekolah kuoh itu.

"Yo teme, Kau tahu tidak , aku berangkat ke sekolah dengan siapa!" ucap Issei

"Hnn tidak ." ucap singkat Sasuke.

"asal kau tahu saja Teme , aku tadi berangkat sama Rias Gremory , Idola Sekolah kita , Kau pasti iri kan" ejek Issei

"Hnn buat apa iri ,itu semua bukan urusanku Dobe" ucap Sasuke ,

"Hee Masa iah ,aku yakin kau pasti iri Teme." Goda Issei .

"Hnnn" balas Sasuke sambil memasang earphone miliknya kembali .

Issei pun kesal dengan sikap teman nya satu ini , Hanya selalu mengucapkan Kata Hnn

'Dasar manusia hnn' ucap Batin Issei.

Issei pun akhirnya duduk dimeja nya kembali, kemudian Rias pun menghampiri Issei dan Sasuke .

"Sasuke-kun , mau kah kamu datang ketempat Klub penelitian Ilmu ghaib setelah pulang Sekolah?" tanya Rias.

" Hnn , tidak aku tidak tertarik datang kesana" ucap datar Sasuke.

"Oh ayolah , sebentar saja" Pinta Rias sambil mengeluarkan jurus Puppy Eyes miliknya .

'Sialan kau teme , baru saja aku bisa mendapat perhatian Rias-san ,sekarang kau mencoba mengambil perhatian nya' gerutu Issei.

'Tch merepotkan , mau bagaimana lagi ,kalau aku tolak malah semakin panjang urusan nya' ucap Batin Sasuke

"Hah , baiklah tapi Cuma sebentar saja , waktu ku tidak banyak" ucap Sasuke. Ternyata jurus puppy eyes milik Rias cukup ampuh menaklukan sikap cuek Sasuke

"ah baguslah , kalau begitu" ucap Rias sambil tersenyum puas. Kemudian Rias mengalihkan perhatian ke Issei.

"Nee , Ise-kun ,kamu juga harus datang yah nanti siang" Pinta Rias

"Ah , itu sudah pasti kok , Rias-san" ucap Issei

"Kalau begitu ,aku tunggu yah kedatangan kalian berdua" ucap Rias . lalu dia pun pergi ketempat duduknya disebelah Akeno .

Beberapa menit kemudian Yamato-sensei datang kekelas

"Nah hari ini buka kalian, Halaman 153, kita akan memepelajari tentang reaksi inti atom" ucap yamato

"Haiii " ucap Kompak Murid Kelas 12-B itu

'Hah ,tampaknya ini menjadi hari yang panjang bagiku' keluh Sasuke.

itulah yang dipikirkan Sasuke pada hari itu juga ...

.

.

.

.

To Be Continued.

Yosh akhirnya selesai juga Chapter 3 . petualangan Uchiha Sasuke terus berlanjut ,bagaimana Sasuke mewujudkan kedamaian di dunia dxd, jadi ikuti terus cerita ini. maaf yah mungkin terlalu pendek , typo . dan banyak kekurangan.

Silahkan RnR Minnaa...