Mohon maaf karena ini bukan bagian dari update chapter. Tapi, aku minta tolong banget supaya postingan kali ini tetep dibaca. Pastinya aku posting ini dengan suatu alasan. Jadi, tolong banget buat dibaca dari awal sampai akhir ya.

Pertama, mau bilang super makasih buat Khe-Ai Dyanka untuk review-nya yang sangat membangun. Berkat review-nya juga aku akhirnya posting ini.

Jujur, sebenernya aku pun tau kalau AIDS nggak tertular lewat sentuhan biasa (seperti yang Khe-Ai Dyanka bilang). Sebelum mantep buat publish Something Curious di ffn, aku juga udah lumayan banyak denger dan baca tentang AIDS. Tapi, berdasarkan dari apa yang aku baca, lihat (film), dan denger ternyata masih banyak perilaku orang yang salah kaprah tentang penularan penyakit ini. Karena sifat takut tertular (pasti), ditambah salah kaprah yang udah banyak menyebar sehingga timbul sikap waspada yang tinggi di masyarakat terhadap ODA (orang dengan AIDS). Akibatnya, masih ada aja penderitanya yang merasa jauh dari orang-orang di sekitar.

Dan sebenernya, anggapan seperti itu yang mau aku angkat dalam percakapan di antara gadis-gadis temen sekelas Sehun dan juga Kai. Kai yang pada dasarnya emang karakternya aku buat protektif (bener kata hanhyewon357) terhadap orang-orang yang dia sayang (dalam Something Curious ini, Chanyeol sebagai sahabat adalah orang yang paling ingn dia jaga) jadi makin kalut dan gampang kemakan omongan orang tentang Sehun yang nggak tau bener-salahnya. Makanya juga di judul chapter 4 kemarin aku kasih judul, "… The Grapevine" hehee.

Jadi, mohon maaf karena kelalaianku. Mohon maaf kalau apa yang mau aku sampaikan ternyata nggak bisa sampai ke pembaca dengan baik karena cara peulisanku sendiri. Mohon maaf juga karena masih banyak kurang di sana-sini. Baik dari segi karakter tokoh, alur, maupun pesannya. Tapi, semoga masih ada yang mau nunggu dan masih ada yang mau baca sampai akhir.

Oiya, satu lagi. Aku baru sadar, harusnya di chapter kemarin aku kasih note ya. Bilang kalau apa yang aku tulis untuk Something Curious ini terinspirasi dari banyak hal. Termasuk artikel, film, kisah nyata, dan novel lain yang mengangkat tentang AIDS. Jadi, seandainya ada yang kerabatnya yang termasuk ODA ataupun ODA itu sendiri ada yang tersinggung dan nggak nyaman dengan apa yang aku tulis di sini, aku mohon maaf ya. Sekali lagi, ini cuma fiksi. Apa yang ditulis dalam fiksi jangan dijadikan sebuah fakta mujarab untuk dikaitin ke segala hal dalam kehidupan (kata dosen penulisanku sih begitu hahahaa). Mohon diambil yang baiknya dan dibuang jauh-jauh banget yang jeleknnya. Okay?

Makasih ya semua. Buat yang udah baca dari chapter 1 sampe chapter 4 kemarin. Terutama Khe-Ai Dyanka yang udah baik banget kasih masukan. Jangan bosen untuk kasih masukannya lagi ya. Dan seperti biasa, kolom review-nya masih terbuka lebar untuk yang mau kasih kritik, masukan, dan apa pun yang mau disampaikan buat Something Curious. ^^ *bow