Chapter 3.

Disclaimer:Naruto dan yang lainnya bukan milik saya,saya hanya pinjam Charakternya saja.

Genre:Adventure,Romance,Family, .

Rated:T

Pair: U.Naruto x

Warning:Ooc,Oc,Semi-cannon,SmartNaru,Typo,Dll.

Summary:Setelah kelulusan Gennin,Naruto diusir dari Konoha karena diduga melukai Menma Anak Hokage sekaligus kakaknya,dan dia hanya bisa menerimanya karena memang dia salah,,tapi saat perjalanannya,ada kejadian yang mengejutkannya.(Bad Summary).

Chapter 3.

Disebuah rumah yang lumayan besar di desa Kiri saat ini,di kamar masih terlihat sosoj pemuda berambut pirang yang sedang tertidur,sampai seorang gadis masuk kekamarnya dan membangunkannya.

"Naru-kun,ayo bangun,kalau kau tidak bangun aku tidak akan memberimu makan lagi."ujar gadia tersebut yang dikenal sebagai Naori Uchiha.

"Iya,iya aku bangun."balas pemuda yang tadi tidur langsung bangun dengan cepat saat mendengar sedikit ancaman tadi.

"Nah cepat mandi sana,aku tunggu di meja makan."ujar Naori langsung berbalik dan berjalan keluar,sedangkan Naruto langsung berjalan masuk kekamar mandi.

.

Setelah selesai mandi dan menggunakan pakaian,Naruto langsung berjalan ke meja makan dan terlihat disana Naori sudah menunggunya dengan senyum diwajahnya,dan berbagai makanan di menunggu lama Naruto langsung duduk dan mengambil makanannya.

.

Setelah selesai makan Naruto dan Naori sedang berada diruang tamu bersantai santai saja,karena sedang malas melakukan aktifitas biasanya dan sedang tidak ada misi.

"Huh,,aku bosan,apa kau ada rencana Naori-chan.?"tanya Naruto dengan malas.

"Ummm,entahlah bagaimana kalau jalan jalan saja.?"usul Naori tersenyum.

"Baiklah,aku juga bosan dirumah terus."balas Naruto menyutujui usul Naori.

Mereka berdua pun bersiap siap dan keluar rumah untuk berjalan jalan keliling desa Kiri,dan melihat tempat tempat yang belum mereka ketahui,dan sesekali menyapa atau membalas sapaan penduduk desa Kiri.

Namun saat sedang asik melihat lihat sekeliling tiba tiba mereka dihadang oleh pria menggunakan topeng Anbu khas Kirigakure,membuat mereka bingung karena tiba tiba dihadang Anbu,padahal mereka tidak berbuat salah sama sekali.

"Naruto dan Naori kalian dipanggil Mei-sama,keruangannya sekarang."ujar Anbu tersebut lalu menghilang dengan Shunsin.

"Baiklah ayo kita kesana,Nao-chan."ajak Naruto,dan Naori hanya mengangguk,dan mereka berdua pun berjalan menuju tenpat Mizukage,,setelah berjalan sebentar akhirnya mereka sudah sampai.

Tok. Tok. Tok.

"Masuk."mereka berdua langsung masuk dan berdiri didepan Mizukage.

"Ada apa,Mei-sama memanggil kami.?"tanya Naruto sopan.

"Aku sekarang akan memberikan kalian Misi Rank-C."jawab Mei.

"Apa itu misinya,Mei-sama.?"tanya Naruto sedikit tertarik.

"Kalian akan pergi ke desa Takigakure,dan menyelamatkan penduduk Kiri yang disandera oleh para bandit."jawab Mei serius.

"Baiklah,kami terima Mei-sama,kalau begitu kami permisi."balas Naruto membungkuk diikuti Naori dan berjalan keluar dan menuju rumah mereka.

¼_¾

Sekarang Naruto dan Naori sedang menyiapkan barang barang yang akan mereka bawa untuk menjalankan misi,meskipun ini misi Rank-C,mereka tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya,jadi tidak ada salahnya untuk berjaga jaga.

Lagipula ini misi pertama mereka keluar desa,apalagi mereka hanya berdua dan pergi kedesa yang tidak pernah mereka kunjungi sebelumnya,apalagi mereka juga tidak tahu desa itu bahaya atau tidak.

Selain itu juga ada rasa senang dalam diri mereka karena bisa pergi berpetualang sambil menjalankan misi,,dan juga siapa tahu mereka menemukan suatu hal yang menarik siapa yang tahu.

"Kau sudah siap,Nao-chan.?"tanya Naruto setelah selesai menyiapkan barang barangnya.

"Aku sudah siap,Naru-kun."balas Naori tersenyum.

"Baiklah ayo berangkat."

Mereka berdua pun berjalan keluar dan menuju pintu gerbang desa,dan pergi ke desa Takigakure menjalankan misi yang entah kenapa harus pergi ke Takigaure.

Memangnya untuk apa para bandit bandit desa itu menculik penduduk desa Kiri,apa untuk sandra agar desa Kiri mau membayar para bandit itu dan membebaskan tahanannya,atau mungkin bandit bandit itu sudah membunuh penduduk Kiri yang yang penting Naruto dan Naori ingin cepat menyelesaikan misinya.

¼_¾

Setelah lama berjalan akhirnya mereka sampai di depan desa Takigakure yang terlihat sepi penduduknya entah kemana mereka semua,dan membuat mereka berdua heran karena melihat desa ini seperti tidak ada penduduknya sepi dan terlihat tenang.

Mereka berdua pun memutuskan masuk kedesa Takigakure dan melihat sekitarnya,desa ini lumayan luas dengan banyak pohon pohon di sekitar rumah rumah,,serta ada air terjuan dan sebuah sawah yang lumayan luas.

Mereka berdua terus berjalan semakin masuk kedalam desa tapi masih sepi tidak ada tanda tanda orang sama sekali,jangankan orang,suaranya saja tidak ada,dan hanya ada suara angin yang terus berhembus menerpa wajah Naruto dan Naori.

"Disini sepi sekali,Naru-kun,bagaimana kita bisa tahu dimana tempat para bandit bandit itu."ujar Naori dan melihat sekelilinya.

"Aku juga tidak tahu,Nao-chan,sebaiknya kita ke kedai itu,siapa tahu disana ada orang."balas Naruto sambil menunjuk salah satu kedai makanan yang tertutup.

"Baiklah ayo."

Mereka berdua berjalan ke kedai tersebut dan membuka pintunya,lalu masuk dan duduk di tempat yang sudah disediakan kedai tersebut,tapi mereka berdua merasa heran dengan keadaan kedai itu yang terlihat sepi dan tidak ada pelayan ataupun siapapun didalam.

Tapi meskipun begitu Naruto dan Naori merasa kalau di kedai tersebut ada orang yang mengintip mereka,bukan hanya satu saja tapi ada beberapa yang mengawasi mereka seolah olah mereka berdua adalah orang pun meng-aktifkan Sharingannya dan melihat sekelilingnya dan benar saja ada sekita sepuluh orang yang bersembunyi dibalik menonaktifkan Sharingannya dan mulai bicara.

"Maag,tuan dan nyonya bisakah kalian keluar,kami orang baru dan sedang menjalankan misi."ujar Naruto menyuruh mereka yang bersembunyi keluar,tapi tidak ada yang keluar.

"Tenang saja kami bukan orang jahat,kami diperintahkan untuk menangkap bandit yang menangkap penduduk desa kami."lanjutnya.

Setelah itu terlihatlah seorang pria mulai keluar dari balik dinding dan menatap Naruto dan Naori dengan wajah yang terlihat ketakutan membuat mereka berdua bingung.

"Apa kalian benar akan menangkap bandit bandit disini.?"tanya pria tersebut ragu ragu,sedangkan Naruto dan Naori mengangguk yakin,dan pria tersebut bernafas duduk didepan Naruto dan Naori.

"Sebenarnya kenapa desa ini sepi dan kalian bersembunyi.?"tanya Naruto pria didepannya masih terlihat ragu menjawab pertanyaan Naruto,tapi akhirnya dia menjawab karena yakin Naruto dan Naori orang baik.

"Emm,sebenarnya,seminggu belakangan ini,banyak bandit yang merampok tempat ini,serta membawa gadis gadis muda,untuk dijadikan budak seks mereka,dan tidak ada yang berani melawan,karena mereka sangat banyak,jadi kami hanya pasrah,,dan setelah kejadian itu kami memutuskan untuk bersembunyi agar para bandit itu tak kemari lagi dan merampok,begitulah."jelas pria tersebut dengan wajah sedih membuat Naruto dan Naori tak tega melihatnya.

"Lalu kenapa kalian tak melapor pada pemimpin desa ini.?"tanya Naruto.

"Kami sudah melapor,tapi pemimpin desa seolah tidak peduli pada kami,jadi kami tidak bisa melakukan apapun selain pasrah."jawab pria tersebut.

Sedangkan Naruto dan Naori sedang memikirkan bencana yang menimpa desa ini,dan ditambah pemimpin desa yang tidak peduli,itu mengingatkannya kepada 'orang' yang tidak mau diingat Naruto lagi yang sudah membuat luka pada Naruto.

Sedangkan Naori juga merasakan perasaan marah,benci,kesal dan sebagainya menjadi satu setelah mendengar penjelasan pria didepannya yang mengatakan kalau gadis gadis muda dijadikan budak seks,dan dia sebagai gadis tidak terima itu,dan sangat ingin mengahajar atau membunuh para bandit bandit sialan itu.

Naruto dan Naori saling pandang sejenak dan mengangguk bersama dan memutuskan akan membinasakan para bandit yang tidak punya perasaan itu,agar tidak membuat hidup orang lain menderita lagi dan bisa hidup tenang.

"Kalau boleh tahu dimana,tempat para bandit itu,paman.?"tanya Naruto.

"Untuk apa kalian bertanya itu,apa kalian ingin melawan mereka.?"tanya balik pria itu ragu pada Naruto dan Naori.

"Iya kami akan melawannya,dan menyelamatkan penduduk desa kami,sekaligus membebaskan penduduk desa ini dan menghajar mereka agar tidak menganggu kalian lagi."jawab Naruto tegas dan serius didukung anggukan pria didepannya melihat keseriusan mereka berdua merasa senang.

"Terima kasih karena kalian mau membantu kami,kami tidak tahu harus membalas dengan apa,,dan aku juga yakin kalau kalian berdua pasti berhasil mengalahkan bandit bandit itu."balas Pria tersebut membungkuk pada Naruto dan Naori.

"Tidak masalah paman,,jadi bisa beritahu kami dimana tempatnya ?"jawab Naori sekaligus bertanya

"Markas mereka berada di dekat hutan dan danau di sebelah barat."jawab pria tersebut.

"Baiklah paman,kami akan pergi,terima kasih."balas Naruto dan Naori beranjak dari duduknya dan berjalan keluar.

"Semoga kalian berhasil."gumam pria itu.

.

Naruto dan Naori sekarang sedang menuju ke markas para bandit dengan perasaan marah tapi juga masih waspada karena mereka juga belum tahu berapa jumlah para bandit itu,,tapi mereka berdua yakin kau jumlahnya pasti banyak,karena penduduk desa tidak adabisa yang berani melawan.

Setelah lama berjalan akhirnya mereka berdua sampai di tempat markas para bandit,dan terlihat sebuah rumah yang besar mungkin yang paling besar diantara rumah desa Takigakure,selain besar rumah tersebut juga terlihat ada beberapa lahan luas didepannya tapi terlihat sepi.

Naruto dan Naori mengeluarkan Katana mereka masing masing untuk berjaga jaga takut bila ada serangan mendadak dari para bandit,mereka berdua terus berjalan mendekati pintu masuk rumah itu,dan membukanya perlahan dengan sikap waspada,setelah pintu terbuka terlihat bagian dalam yang kosong hanya ada meja,sofa dan tv saja,,tapi ada beberapa kamar dirumah itu.

Naruto dan Naori berjalan masuk mencari para bandit bandit tersebut,,tapi baru melewati kamar pertama mereka mendengar suara suara aneh dari dalam kamar tersebut,,mereka pun memutuskan mendengarnya lebah dekat dan langsung mendobraknya membuat orang yang ada didalam terkejut.

Begitu juga dengan Naori dan Naruto yang terkejut karena melihat didalam banyak wanita yang diikat tangan dan kakinya serta mulutnya yang ditutup kain,dan lebih parahnya mereka sudah tidak berpakaian dengan lengkap,hanya menyisakan Bh dan CD saja,,dan ada juga wanita yang sudah telanjang dengan noda darah di bagian selangkangannya.

Didalam kamar tersebut mereka berdua ada sekitar 10 orang dan semuanya sedang melakukan tindakan yang tidak senonoh pada wanita wanita itu,dan para laki laki yang didalam merasa marah karena kegiatannya diganggu,tapi para wanita senang karena mereka berharap kalau Naruto dan Naori adalah penyelamat mereka.

Naruto dan Naori yang melihatnya pun semakin marah, terutama Naori yang sebagai seorang gadis tidak terima bila sesama kaumnya dilakukan seperti hewan oleh orang orang didepannya.

"Siapa,kalian bocah,pergi sana menggangu saja."usir salah satu laki laki disana marah.

Tapi tidak dihiraukan oleh mereka berdua dan malah mengeluarkan Katana dari sarungnya dan menatap tajam para laki laki yang ada disana.

"oii,,bocah mau,apa kau,per.."ucapan tidak bisa diteruskan karena kepalanya tiba tiba saja sudah terpisah dari tubuhnya membuat semua yang ada diruangan itu terkejut,dan pelakunya adalah Naori dengan aura lumayan besar dan Sharingan yang sudah aktif.

"Kalian semua tidak pantas untuk hidup,lebih baik kalian mati."ujar Naori dingin dan langsung menghilang.

Craasshh. Crassshhh. Crassshhh

Arrrgghh. Arrgghhh. Arrrgghhhh.

Naruto langsung menebas kepala para laki laki yang ada diruangan itu kecuali Naruto hingga terpisah dari tubuhnya,serta teriakan teriakan dari orang yang ditebasnya,hanya dalam waktu kurang lima menit,10 orang pria dewasa sudah mati dengan kepala terpisah.

Sedangkan Naruto yang menyaksikan keganasan Naori sedikit bergidik ngeri karena tidak menyangka kalau Naori bisa menjelma menjadi Shinigami yang menakutkan dan siap mencabut nyawa siapapun yang beranj melakukan kejahatan seperti sekarang ini.

Dan para wanita yang melihatnya juga menggigil ketakutan takut kalau nyawa mereka akan melayang seperti para laki laki itu,karena Naori mulai berjalan kearah mereka,namun perkiraan mereka salah karena justru Naori membebaskan mereka semua yang terikat dan menyuruhnya keluar,,dan mereka langsung keluar,mengambil apapun yang bisa menutup tubuhnya,dan mengucapkan terima kasih.

Naori langsung berjalan kearah Naruto yang bergidik ngeri karena ditatap Naori dengan Sharingannya,dan Katana yang berlumuran darah,dan tanpa sadar Naruto mundur kebelakang ketakutan,tapi Naori terus memdekat membuatnya tambah takut.

"Ne,Naruto-kun,kau tidak akan melakukan seperti mereka kan.?"tanya Naori menunjuk para laki laki yang dibunuhnya dengan nada menyeramkan,dan Naruto langsung bergeleng cepat.

"Hm,bagus,ayo kita pergi."lanjutnya.

Naruto dan Naori berjalan keluar,tapi mereka sudah dihadang oleh puluhan bandit membawa senjata masing masing ditangannya,dan didalam rumah itu pun sudah penuh oleh para bandit yang menatap Naruto dan Naori tajam tapi tidak membuat mereka takut.

"Apa yang kalian lakukan pada teman kami.?"tanya salah satu dari mereka marah.

"Membubuhnya."jawab Naori dingin

Para puluhan bandit atau mungkin ada seratus bandit yang mendengar ucapan Naori menggeram marah karena temannya dibunuh oleh seorang bocah,dan mereka langsung berlari menyerang Naruto dan Naori,tapi mereka berdua juga berlari keluar rumah agar lebih luas.

Dan setelah keluar rumah Naruto dan Naori bisa melihat makin banyak bandit didepan mereka yang menatap mereka dengan niat membunuh,Naruto mengaktifkan Sharingan dan melihat para bandi didepannya.

"Kalian menunggu apa? Undangan.?"taya Naruto sedikit mengejek dan menyeringai,membuat para bandit tambah marah.

=Katon:Gokakyou no jutsu=

=Katon:Gokakyou no jutsu=

Dua bola api besar yang dikeluarkan Naruto dan Naori langsung mengarah pada bandit bandit itu dan membakar mereka yang terkena jurus mereka berdua,mungkin ada sekitar puluhan yang terkena dan hangus,membuat yang lainnya marah.

"Grr,sialan akan kubunuh kau bocah."teriak mereka marah dan langsung berlari kearah Naruto dan Naori sambil mengangkat senjatanya.

Sedangkan Naruto dan Naori membuat handseal dengan cepat dan langsung mengucapkan jurusnya.

=Katon:Goryuuka no jutsu=

=Fuuton:Daitoppa=

Naga api dari Naori ditambah elemen angin dari Naruto membuat naga api tambah besar dan mengarah pada para bandit itu yang tidak sempat menghindar atau kabur.

Blaarr.

Ledakan lumayan besar terjadi ditempat para bandit dan membunuh mereka yang tak sempat menghindar dan hanya menyisakan beberapa saja dari mereka,sekitar 10 orang lebih menatap Naruro dan Naori takut dan berjalan mundur perlahan,tapi Naruto menyadarinya dan langsung menghilang.

Craasshhh. Craasshh. Craashhh

Kepala para bandit tersebut langsung terpisah dari tubuhnya tanpa sempat berteriak karena Naruto melakukannya dengan cepat dan singkat,tempat tersebut sudah menjadi tempat para mayat bandit yang sudah tak bernyawa lagi.

Naruto dan Naori menyarungkan kembali Katana masing masing dan masuk kedalam rumah lagi untuk membebaskan orang orang yang mungkin masih disandera oleh para bandit bandit berdua langsung masuk ke semua kamar dan membebaskan para sandera.

Dan sekitar tiga puluh menit mereka berdua sudah berhasil melepaskan para sandera dan membimbing mereka keluar rumah yang masih terlihat ketakutan,tapi bisa ditenangkan oleh Naori dan Naruto.

"Kalian semua sudah bebas sekarang,ayo kita kembali ke desa kalian."ujar Naruto,dan mereka semua hanya mengangguk saja.

Mereka semua berjalan kembali kedesa Takigakure dengan Naori yang memimpin jalan dan Naruto yang berada paling belakang untuk berjaga jaga dari bahaya yang akan menyerang.

Setelah lama berjalan akhirnya mereka sampai didesa Takigakure dan melihat disana sudah banyak orang yang menanti mereka dengan senyuman,dan orang orang yang bebas dari para bandit yang melihat keluarganya menunggunya langsung berlari kearah keluarganya dengan air mata yang sudah mengalir dipipinya.

Naruto,Naori dan beberapa orang dibelakangnya tersenyum,sekaligus terharu melihat adegan didepan mereka,Naruto dan Naori senang karena mereka masih bisa menyelamatkan mereka semua,dan bisa kembali kepada keluarganya lagi,sekaligus juga membuat desa Takigakure aman dari para bandit yang meresahkan penduduk Takigakure.

Setelah cukup lama acara sedihnya penduduk Takigakure menatap Naruto dan Naori dengan wajah senang sambil tersenyum,membuat mereka berdua juga tersenyum.

"Terima kasih,karena kalian berdua telah menyelamatkan desa kami,kami tidak bisa memberi apa apa,dan sekali lagi terima kasih banyak."ujar pria yang berada di kedai tadi membungkukan badannya didepan Naruto dan Naori.

"Ahh,,tidak apa apa paman,kami senang kok menolong kalian,jadi tidak usah dipikirkan."balas Naruto.

"Ohh,ya kalau begitu kami akan kembali sekarang,sampai jumpa."lanjutnya.

"Ohh,begitu ya,baiklah,,hati hati dijalan,dan sekali lagi terima kasih."balas pria tadi,dan hanya dibalas anggukan saja.

"Ayo kalian berkumpul sini."pinta Naruto pada 5 orang dibelakangnya.

"Sampai jumpa lagi."ujar Naori melambaikan tangannya,dan dibalas penduduk desa Takigakure.

Naruto memegang tangan Naori dan meminta lima orang lainnya berpegangan mengaktigkan Mangekyou Sharingannya dan mengucapkan jurusnya.

=Kamui=

Mereka bertujuh pun terhisap lingkaran vortex dan menghilang dari hadapan penduduk desa Takigakure yang masih melambaikan tangan mereka dan tersenyum senang.

¼-¾

Muncul lingakaran vortex didepan desa Kirigakure dan mengeluarkan Naruto,Naori dan lima orang lagi,setelah itu mereka pun masuk ke desa,lima orang lainnya pulang kerumah masing masing sedangkan Naruto dan Naori pergi ke kantor Mizukage untuk melaporkan hasil misinya.

Setelah selesai melaporkan hasil misinya,mereka berdua memutuskan untuk ke kedai makanan karena belum makan sebelum menjalankan misi,sekaligus untuk istirahat sejenak,karena baru melawan 100bandit.

Meskipun hanya bandit,tapi tetap saja menguras tenaga mereka apalagi mereka masih anak anak yang masih dalam proses pelatihan,tapi berlatih tanpa guru rasanya kurang pas,karena masih banyak yang harus mereka pelajari lagi.

Tapi mau minta dilatih oleh siapa,disini tidak ada yang mereka kenal,dan kelihatannya semua Shinobi hebat sangat sibuk,jadi mereka hanya terus berlatih berdua untuk memperkuat diri mereka,dan untuk melindungi diri,dari bahaya yang kapan saja bisa datang.

Beruntung tadi yang dilawan hanya bandit,misalnya yang dilawan adalah Shinobi,sudah pasti mereka bisa mendapatkan luka,atau kemungkinan terburuknya mati bila bertarung dengan shinobi tingkat Jounin.

Dan sekarang Naruto dan Naori sudah sampai dikedai makanan dan langsung masuk lalu memesan makan yang mereka sukai,setelah 10menit makan akhirnya mereka membayar dan keluar dari kedai ramen.

"Kita langsung pulang,atau kemana dulu Naru-kun.?"tanya Naori.

"Bagaimana kalau kita latihan sebentar."balas Naruto.

"Baiklah ayo."

Mereka berdua memutuskan mencari training ground untuk berlatih bersama,cukup lama mencari akhirnya mereka menemukan lapangan yang luas dan cukup sepi karena memang sedikit jauh dari keramaian,mereka berdua pun berjalan ke sana dan memulai latihan mereka,dari pemanasan dan latihan fisik seperti biasa dan melakukan sparring setelahnya.

Tapi saat sedang sparring tiba tiba ada suara yang menghentikan mereka berdua dan melihat siapa yang mengentikan mereka,setelah melihat terlihatlah seorang gadis yang seumuran mereka berdua tapi lebih tinggi memiliki rambut hitam panjang,mata coklat dan mengenakan kimono pendek dengan obi berwarna putih,berjalan kearah mereka.

"Siapa kau.?"tanya Naori.

"Tenang saja,aku Ninja Kiri,kalian pasti orang baru ya.?"balas gadis tersebut sekaligus bertanya.

"Benar,kami baru seminggu disini."balas Naruto.

"Ohh,perkenalkan namaku Haku,Yuki Haku."ujar Haku mengulurkan tangannya tersenyum.

"Salam kenal,aku Naori,Uchiha Naori."jawab Naori membalas uluran tangan Haku.

"Aku Naruto,Uchiha Naruto."ujar Naruto menjabat tangan Haku,dan Haku tersenyum senang.

"Hmmm,apa aku boleh ikut berlatih dengan kalian.?"tanya Haku berharap.

"Tentu saja,lebih banyak lebih seru,buka begitu Naru-kun.?"jawab Naori tersenyum dan bertanya pada Naruto,dan dibalas anggukan kecil.

"Terima kasih,ayo kita latihan."

Mereka bertiga pun melakukan latihan bersama,dan dibantu oleh Haku yang sedikit lebih banyak tahu tentang dunia Ninja dan suatu hal yang belum diketahui Naruto dan Naori,dan mereka berdua senang karena bisa berkenalan dengan Haku yang sangat baik dan lembut,,,,dan cantik.

Setelah itu mereka bertiga berlatih elemen mereka masing masing dan membuat Naruto dan Naori terkejut karena Haku bisa Kekkai Genkai Hyoton diumur yang masih muda,,serta Naori juga baru mengetahui kalau dia punya satu elemen lagi yaitu Doton.

Dan Haku juga memeberi tahu kalau Naruto bisa juga menggunakan Kekkai Genkai dengan menggabungakan dua elemen yang mereka miliki,seperti Naruto yang punya elemen Fuuton dan Suiton dan menjadi Hyoton,lalu Naori juga bisa menggabungkan elemen Doton dan Katon dan menjadi Yoton seperti Mizukage Mei Terumi,dan membuat mereka berdua senang karena bisa Kekkai Genkai juga.

"Kalian hanya perlua menggabungkan dua perubahan Chakra dikedua tangan kalian,,tangan Kanan Fuuton dan kiri Suiton."jelas Haku dan menyatukan kedua tangannya.

=Hyoton:Ice Dome=

Haku membuat kubah es yang mengurung mereka bertiga dan setelah itu mencair membuat mereka kagum dengan jurus Haku,yang hanya tersenyum saja.

"Nah sekarang kalian coba,,tapi maaf ya aku tidak bisa menemani kalian,karena aku ada pekerjaan."ujar Haku dan sedikt menyesal karena tidak bisa berlatih bersama Naruto dan Naori.

"Tidak apa apa,Haku-chan,kami akan berusaha dan berlatih keras agar bisa menggunakan Kekkai Genkai."balas Naori tersenyum.

"Sekali maafkan aku,kalian berusaha ya."ujar Haku tersenyum dan pergi dari sana.

Setelah Haku pergi mereka berdua melanjutkan latihan lagi untuk menyempurnakan Kekkai Genkainya,meskipun Naruto masih baru bisa membuat es es kecil ditangannya,dan Naori yang belum berhasil,tapi mereka tidak akan menyerah dan berlatih dengan keras agar menjadi kuat.

Setelah cukup lama berlatih akhirnya mereka pulang kerumah karena sudah petang,mereka berdua pun berjalan bersama menuju rumah mereka,dan setelah sampai rumah mereka langsung mandi lalu tidur karena sudah terlalu lelah setelah semua yang mereka lakukan tadi.

¼-¾

Sekarang di training ground terlihat 3 oranf anak yang sedang berlatih yaitu Naruto,Naori dan Haku berlatih seperti kemarin menambah kekuatan fisik dan meningkatkan jurus jurus mereka dan mempelajari hal baru,seperti mempelajari Kekkai Genkai dari gabungan dua elemen masing masing.

Dan Haku yang mungkin setingkat dengan Chuunin hanya mengajarkan Naruto dan Naori semua hal yang dia ketahui di dunia Ninja ini,karena dia mempunyai orang yang mengajarkannya,tidak seperti Naruto dan Naori yang tidak ada mengajari mereka,meskipun ada tapi dia sudah meninggal terlebih dahulu.

Naruto dan Naori selalu semangat ketika berlatih dengan tujuan menjadi kuat,bukan untuk menguasai dunia tapi untuk saling melindungi satu sama lain,melindungi orang yang berharga bagi mereka,dan saling membantu satu sama lain.

Dan seperti sekarang terlihat mereka bertiga berlatih dengan sesekali bercanda agar tidak terlalu serius,mereka bertiga cepat akrab karena Naruto orang yang aktif,Naori yang lembut dan penyanyang dan Haku yang enak di ajak ngobrol karena itu mereka cepat berteman walaupun baru kenal satu hari.

Setelah beberapa jam berlatih bersama akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat sambil mengobrol banyak hal hal yang tidak penting atau menanyakan tentang Haku agar lebih dekat lagi,begitu juga Haku yang bertanya tentang Naruto dan Naori dan hubungan mereka berdua.

Mereka terus mengobrol panjang dan sesekali tertawa akibat lelucon atau tingkah konyol Naruto,kadang membuat wajah Naori memerah karena digoda oleh Haku terus menerus,dan Haku tertawa senang karena berhasil menggoda Naori.

Tak terasa mereka terus mengobrol sampai siang hari,dan mereka pun memutuskan untuk kembali kerumah masing masing dan makan lalu bersantai, setelah sampai rumah Naori langsung mandi dan menyiapkan makanan untuknya dan Naruto dan menyiapkan di meja makan,dan makan bersama diselingi obrolan ringan.

Setelah selesai makan seperti biasa mereka membereskan,dan mencuci piring bersama,karena memang begitulah kegiatan mereka bila dirumah,saling membantu sama lainnya.

Setelah mereka memutuskan untuk masuk kekamar masing masing dan bersantai.

¼-¾

Konoha.

Di training ground Uchiha terlihat seorang pemuda berambut biru gelap bermata hitam dan mengenakan baju berwarna biru dengan lambang Uchiha dipunggungnya dan celana pendek berwarna putih,dialah Uchiha Sasuke sahabat Naruto satu satunya.

Dulu memang Sasuke tidak menyukai Naruto,tapi seiring berjalannya waktu mereka menjadi sahabat karena selalu bertemu dan berlatih bersama,bersama dengang Itachi juga Shisui,tapi itu dulu saat Naruto masih di Konoha,tapi sekarang dia sudah tidak ada lagi di desa ini gara gara anak bernama Menma itu.

Ya Sasuke tidak menyukai Menma karena dialah yang membuat sahabatnya di usir dari Konoha dan Sasuke tak tahu dimana keberadaanya itu,andai saja Sasuke kuat,sudah pasti dia akan menolong dan membantu Naruto agar tetap bertahan disini dan terus menjadi sahabat dan berlatih bersama dia hanya anak kecil yang hanya bisa diam saja saat melihat Naruto keluar dari desa,tapi dia tidak mengucapkan salam perpisahan karena dia bertekad akan menemukan Naruto kembali.

Karena itulah sekarang Sasuke sedang berlatih menjadi kuat untuk pergi keluar desa dan mencari keberadaan Naruto,kalau perlu dia akan berhenti jadi Shinobi Konoha,dan bersama sahabatnya Naruto,meskipun Sasuke belum mengakuinya tapi dia sudah menganggap Naruto seperti saudara karena hanya Naruto yang mau menerima apa adanya bukan karena dia dari clan Uchiha yang dihormati orang hanya Naruto yang selalu menemaninya saat dia sendiri karena kakaknya yang sibuk dan ayahnya yang tidak mau melatihnya,jadi dia hanya berlatih berdua dengan Naruto bila Shisui dan Itachi sedang ada misi.

"Aku pasti akan menemukanmu,Naruto."gumamnya dengan tekad tinggi.

¼-¾

Sedangkan di hutan entah dimana terlihat wanita berambut merah panjang sedang menyusuri hutan tersebut sambil melihat daerah sekelilingnya seperti sedang mencari jalan keluar dari hutan tersebut.

"Hah,,dimana sih ini,mana aku tidak ada uang lagi."ujar wanita itu menghela nafas dan terus berjalan menyusuri hutan tersebut.

Setelah beberapa jam berjalan akhirnya wanita tersebut menemukan sebuah desa yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil,wanita tersebut memutuskan berjalan kearah desa tersebut,dan di sana terlihat papan bertuliskan Takigakure dan wanita itu memustuskan masuk kesana dan terlihat ramai didesa itu membuatnya penasaran dan memutuskan untuk bertanya pada orang yang didekatnya

"Permisi tuan,ada apa ini ramai ramai,apa sedang ada pesta disini.?"tanya wanita itu sopan.

"Itu benar,kami sedang merayakan pesta,untuk merayakan kembalinya keluarga kami,sekaligus untuk pahlawan desa kami."jawab pria tersebut tersenyum.

"Pahlawan desa.?"

"Itu benar,dua pemuda laki laki dan perempuan menyelamatkan penduduk desa ini,dan menghajar para bandit yang mengacaukan desa ini,,dan sekarang desa ini aman dari bandit bandit karena mereka berdua."

"Kalau boleh tahu seperti apa ciri ciri dua orang ini.?"

"Kalau yang laki laki dia memiliki rambut pirang jabrik bermata biru berkulit putih dan perempuannya mempunyai rambut ungu panjang dan bermata hitam."

"Ahh,terima kasih atas informasinya tuan."

"Sama sama."

Pria tersebut langsung pergi sedangkan wanita itu masih diam seperti memikirkan sesuatu yang penting baginya setelah mendengar informasi dari pria tadi,dia seperti mengingat sesuatu.

'rambut pirang,bermata biru,dan berkulit putih.'batin wanita tersebut,mengingat nginat lagi,setelah teringat dia pun tersenyum senang.

"Aku yakin itu pasti kau,,aku merindukanmu,dan ingin melihatmu sekarang.."

"Naruto."

T. B. C.

Terima kasih saran dan reviewnya.

Kushina adalah ibunya Naruto,dan Minato adalah ayahnya,dan dia punya darah Uchiha karena Shisui.

Dan hubungan Minato dan Kushina tidak ada,saat Kushina pindah kekonoha Minato mendekatinya,lalu pacaran dan membuat Kushina hamil dan tidak mau bertanggung jawab,dan malah menikahi wanita lain.

Mohon saran dan reviewnya.

Terima kasih banyak.