Chapter 6.

.

Disclaimer:Naruto dan yang lainnya bukan milik saya,saya hanya pinjam Charakternya saja.

Genre:Adventure,Romance,Family, .

Rated:T.

x .

Warning:Ooc,Oc,Semi-cannon,SmartNaru,Typo,Dll.

Summary:Setelah kelulusan Gennin,Naruto diusir dari Konoha karena diduga melukai Menma Anak Hokage sekaligus kakaknya,dan dia hanya bisa menerimanya karena memang dia salah,,tapi saat perjalanannya,ada kejadian yang mengejutkannya.(Bad Summary).

Chapter 6.

Sekarang Naruto dan Naori sudah berada dirumah mereka,tapi ada satu penghuni baru seorang wanita berambut merah,dialah Kushina Uzumaki ibu dari sekarang sedang berada diruang tamu untuk mengetahui kenapa Kushina masih hidup,karena setahu Naruto,Ibunya itu sudah meninggal saat hari kelahirannya.

Naruto bukannya tidak senang kalau Kushina masih hidup,dia senang,sangat senang malah,,tapi bagaimana caranya Ibunya bisa hidup lagi,apa ini hanya mimpi atau nyata,tapi kalau mimpi itu tidak mungkin karena dia ikut berperang kemarin.

Dari pada bingung,saat inilah waktu yang tepat untuk bertanya bagaimana Kushina bisa hidup kembali,karena kemarin tidak sempat karena sedang masa perang dan sibuk untuk mereka setelah perang Saudara di Kiri.

"Jadi Kaa-san bisa jelaskan kenapa Kaa-san hidup lagi.?"tanya Naruto. Kushina hanya mengangguk dan mulai bercerita.

"Jadi setelah Kaa-san melahirkanmu,,orang bertopeng datang dan melepaskan Kyuubi lalu menghacurkan saat itulah Kaa-san memutuskan menyegel Kyuubi dalam dirimu dengan segel Shiki Fuujin,dan setelah itu Kaa-san mati."

Flasback.

Disebuah tempat yang entah dimana dan hanya ada warna putih saja dan kosong tidak ada apa apa,tapi ada seorang wanita berambut merah panjang terbaring disana dan perlahan membuka matanya dan melihat sekelilingnya yang tampak asing baginya.

Wanita tersebut berdiri dari tidurnya dan mencoba mencari tahu dimana sekarang dia berada,wanita tersebut berjalan kesegala arah tapi seperti tidak ada ujungnya wanita tersebut selalu berakhir ditempat yang sama sebelumnya.

'dimana ini,,apa aku berada disurga atau dineraka.?'batin wanita tersebut bertanya pada dirinya sendiri.

Saat sedang melihat sekelilingnya tiba tiba saja ada sebuah bayangan terbang didepannya berwarna hitam,dan setelah itu bayangan tersebut berubah menjadi makhluk dengan jubah berwarna putih dengan wajah yang bisa membuat siapapun lari terbirit birit,termasuk Kushina yang gemetar ketakutan melihat sosok didepannya.

"Kushina Uzumaki."panggil Sosok tersebut membuat Kushina kaget karena sosok didepannya mengetahui namanya.

"I-iya a-anda s,siapa.?"tanya Kushina tergagap.

"Aku adalah Shinigami."jawab Shinigami membuat Kushina tambah terkejut karena sosok yang dikenal dewa kematian berada didepannya.

Tapi bukankah Kushina memanggil Shinigami untuk menyegel Kyuubi dalam tubuh anaknya yang baru dia lahirkan yang belum sempat memberi kasih sayang seorang ibu,karena seseorang yang membuatnya harus meninggalkan anaknya yang baru didunia yang kejam ini.

"Ada apa Shinigami-sama kemari? Dan dimana ini? Apa saya sudah mati.?"tanya Kushina beruntun.

"Ini berada antara hidup dan mati,dan aku kesini karena ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu."jawab Shinigami,sedangkan Kushina sedikit bingung dengan apa yang akan dibicarakan Shinigami,apa dia akan mengirimnya ke Neraka atau .

"Apa yang ingin anda bicarakan Shinigami-sama.?"tanya Kushina penasaran.

"Apa kau mau hidup kembali.?"tanya Shinigami membuat Kushina kaget.

Bila ditanya apa dia ingin hidup? Tentu saja dia akan jawab 'iya' karena memang dia ingin hidup untuk merawat anaknya,memberinya makan,melihatnya tumbuh dewasa,dan yang terpenting memberinya kasih sayang.

Tapi kenapa tiba tiba Shinigami bertanya seperti itu,itulah yang membuat Kushina dia ingin Kushina.

"Benar aku akan menghidupkanmu lagi."ujar Shinigami membuat Kushina kaget sekaligus senang.

"A-apa m-maksud a,,anda menghidupkan saya lagi? Dan bukankah saya sudah mati.?"tanya Kushina tergagap karena masih kagetbanyak.

"Sebenarnya kau belum mati."jawab Shinigami menambah kekagetan Kushina.

"M-maksud anda.?"tanya Kushina tidak mengerti.

"Kau belum mati,dan waktumu masih lama,,dan kau mati karena kau memberikan jiwamu padaku secara paksa dan itu membuatmu mati,,tapi waktu kematianmu yang sebenarnya masih lama,karena itu akan menghidupkanmu lagi."jelas Shinigami,Kushina mengangguk sedikit mengerti.

"Atas dasar apa anda menghidupkan saya kembali Shinigami-sama? Kenapa bukan yang lain.?"tanya Kushina yang ingin tahu alasannya dia dihidupkan kembali.

"Aku menghidupkanmu karena aku melihat akan ada seseorang yang mempunyai niat menguasai dunia ini,,dan hanya anakmu yang bisa menghentikan orang tersebut karena dia sudah diramalkan,,,menjadi penyelamat atau penghancur."jawab Kushina terkejut karena anaknya adalah anak yang diramalkan,,tapi kenapa penyelamat atau Kushina.

"Dia akan menjadi penghancur karena dia pasti punya dendam apalagi bila dia sudah jatuh dalam kegelapan,,,karena itu aku ingin kau melatih anakmu,,dan terserah apa yang akan dia lakukan tapi aku berharap dia menjadi penyelamat."ujar Shinigami yang membaca pikiran Kushina.

"Jadi apa kau menerimanya.?"tanya Shinigami.

"Baiklah aku menerimanya Shinigami-sama."jawab Kushina tegas dan serius.

"Bagus,aku sudah memberimu sedikit kekuatan agar bisa melatih anakmu,,,tapi kau tidak bisa langsung bertemu anakmu,,bagaimana.?"ujar Shinigami dan bertanya,Kushina kecewa karena tidak bisa langsung bertemu anaknya tapi dia menerimanya.

"Tidak masalah,nanti aku bisa mencarinya."jawab Kushina.

"Baiklah,kau masuk portal itu."ujar Shinigami menunjuk portal dibelakang Kushina,dan dia langsung masuk setelah nmengucapkan 'terima kasih'.

"Semoga anakmu memilih piliham yang tepat."gumam Shinigami dan menghilang.

.

Flashback End.

"Dan setelah itu Kaa-san berada di hutan entah dimana,,lalu Kaa-san mencarimu,dan sekarang sudah ceritanya."jelas Kushina menyelesaikan ceritanya.

Sedangkan Naruto dan Naori yang mendengar cerita Kushina tidak menyangka kalau akan bertemu Shinigami,yang dikatakan sangat menakutkan,karena itulah disebut dewa kematian,ditambah lagi sekarang malah menghidupkan orang,bukan membunuh orang,seperti bukan Shinigami saja.

Naruto juga memimirkan maksud dari perkataan Shinigami kalau dia adalah anak yang diramalkan,yang akan menjadi penyelamat atau penghancur,,tapi yang dia tahu kalau Menma adalah anak dalam ramalan,yang tidak sengaja dia dengar saat melewati rumah Hokage.

Tapi kalau Naruto adalah anak yang diramalkan bagaimana dia akan melakukan antara dua pilihan tersebut,Kyuubi saja sudah diambil dari tubuhnya secara paksa dan menyebabkan dia hampir mati,kalau tidak ditolong oleh Naori dan ayahnya dulu.

Dendam? Yah setiap orang pasti punya dendam,begitu juga Naruto,dia memang dendam kepada Minato dan Menma yang membuat hidupnya menderita waktu di Konoha,,dia juga ingin memberi pembalasan pada mereka berdua dengan cara yang lebih menyakitkan dari dirinya,,dulu memang dia tidak bisa apa apa,tapi sekarang dia mungkin bisa membalas semua kelakuan Menma padanya.

Tapi Naruto juga tidak mau menjadi orang yang pendendam kepada orang lain,dia hanya ingin menuntut keadilan kepada Minato dan Menma,,dia bisa saja menyebarkan berita dimana Minato mengambil Kyuubi darinya secara paksa kepada Konoha,yang akan mencoreng nama baiknya sebagai Hokage.

Dari pada memikirkan itu,Naruto penasaran dengan kekuatan Kushina yang diberikan oleh Shinigami,apalagi dia menyuruh untuk melatihnya,pasti kekuatan yang diberikan kepada Kushina sangat hebat,apalagi Naruto tahu kalau ibunya salah satu master Fuinjutsu.

Kebetulan sekali,Naruto saat ini sedang latihan berbagai Fuinjutsu dan membuat beberapa jurus dari Fuinjutsu dan menyempunakan Hiraishin miliknya,dan juga menciptakan alat alat yang berguna dengan Fuinjutsu seperti Kunai yang meledak bila tertabrak sesuatu,yang digunakan Naruto saat perang kemarin.

"Baiklah kalau begitu,Kaa-san bisa melatih aku sekarang bersama Nao-chan juga.?"tanya Naruto berharap.

"Bisa saja,tapi Kaa-san mau tanya,dari mana kamu punya Sharingan.?"tanya Kushina penasaran.

"Dari mana Kaa-san tahu kalau aku punya Sharingan.?"tanya balik Naruto bingung.

"Kemarin Kaa-san melihat kau menggunakan Sharingan,tapi kau menonaktifkannya saat melawan Sanbi."jawab Kushina,dan Naruto hanya menganggukkan kepalanya beberapa kali.

"Ohhh,,baiklah,aku mendapatkan Sharingan dari Shisui-nii saat kelulusan Gennin,karena itulah aku punya Sharingan."ujar Naruto.

"Tapi kenapa kau bisa menggunakannya seperti para Uchiha,bukannya kau tidak punya darah Uchiha.?"tanya Kushina bingung.

"Ini karena Shisui-nii memberikan darah Uchihanya kedalam tubuhku,begitulah."jawab Naruto,Kushina hanya mengangguk saja,lalu dia menatap Naori yang dari tadi diam saja.

"Dan gadis ini,apa dia kekasihmu.?"tanya Kushina menggoda membuat mereka berdua merona.

"Kami bukan kekasih Obaa-san,kita hanya sahabat saja."jawab Naori dengan wajah merona.

"Benarkah,lalu kenapa kalian tinggal bersama,apa jangan jangan kalian sudah melakukan 'itu'.?"goda Kushina membuat Naruto dan Naori tambah merah wajahnya.

"S-sudahlah K-kaa-san ayo kita latihan."ujar Naruto membuat Kushina tertawa.

"Baiklah ayo,dan Nao-chan panggil aku Kaa-san oke."ujar Kushina pada Naori tersenyum.

"H-ha'k Kaa-san."balas Naori tersenyum,membuat Kushina tersenyum senang.

Mereka bertiga pun pergi ketempat latihan Naruto dan Naori yang biasanya dan mereka berjalan bersama diselingi canda tawa ataupun godaan dari Kushina,dan setelah beberapa menit akhirnya mereka bertiga sampai ditempat latihan dan disana ada Haku yang sepertinya sedang latihan.

Mereka berempat pun berlatih bersama,seperti biasa pemanasan,latihan fisik lalu belajar jurus jurus baru,tapi Naruto belajar Fuinjutsu dengan Kushina dan menyempurnakan Hiraishinnya agar lebih sedikit menggunakan Chakranya dan kalau bisa berteleport tanpa menggunakan Kunai seperti Minato.

Haku dan Naori belajar Ninjutsu sendiri dari gulungan jurus yang dimiliki Kushina yang dia simpan di Fuin penyimpanan dan ada beberapa gulungan jurus berbagai elemen dari Rank-E sampai Rank-S,Kushina hanya mengajari Naruto Fuinjutsu karena dia kurang ahli dalam Ninjutsu tapi memiliki Control Chakra yang bagus seperti Tsunade Senju.

Kushina sendiri bangga dengan anaknya yang bisa membuat segel Hiraishin dan berbagai alat dengan Fuinjutsu yang tidak semua orang bisa,apalagi Naruto masih muda dan Kushina yakin kalau Naruto akan menjadi Master Fuinjutsu melebihi para Clan Uzumaki itu saja juga memiliki Control Chakra yang bagus dan juga hebat dalam Ninjutsu.

Bukan itu saja Kushina juga senang dengan Naori yang tak kalah dari Naruto,tapi sayangnya Naori tidak terlalu suka Fuinjutsu,Naori lebih memilih memasteri Sharingannya milik Clannya,dan masalah Genjutsu Naori lebih unggul dari Naruto karena Naruto kurang dalam Genjutsu.

Haku juga tak kalah dengan dua temannya itu,dia juga hebat dalam Ninjutsu dan bahkan lebih unggul dari Naruto dan Naori,meskipun dia tidak seperti Naruto dan Naori,tapi dia bia Ninjutsu medis yang berguna bila ada yang terluka,karena itu bila mereka bertiga menjadi Tim,pasti akan menjadi Tim yang sangat hebat dengan kemampuan masing masing dan saling menutupi kekurangan dengan Kushina salah satu mantan Jounin Konoha yang hebat yang sudah terkenal hampir sama seperti Tsunade Senju.

Setelah latihan berjam jam mereka memutuskan untuk istirahat karena sudah kelelahan,dan mereka beristirahat dibawah pohon besar yang sejuk sambil mengobrol beberapa hal,seperti Kushina yang mengenalkan diri pada Haku kalau dia adalah Ibu juga mengobrol tentang hubungan Naruto,Naori dan Haku,atapun Kushina yang sesekali menggoda mereka bertiga,dan Naruto berpikir kalau ibunya ini suka menggoda.

Ohh ya Naruto sudah tahu banyak tentang Fuinjutsu yang dijelaskan Ibunya,dan Naruto juga sudah lumayan dalam pengeluaran Chakra saat menggunaka Hiraishin,dan Naruto juga mempelajari banyak Fuin penyegelan,dan juga membuat beberapa alat dan jurus dengan Fuinjutsu membuat Naori,Haku dan Kushina kagum dengan Naruto.

Naori dan Haku juga tak mau kalah dengan Naruto,mereka berdua sudah bisa menguasai beberapa jurus dari gulungan yang diberikan oleh Kushina,dan Haku juga mempelajari jutsu medis agar bisa mengobati mereka yang terluka saat pertarungan.

Naori juga sudah bisa menguasai Mangekyounya walapun belum terlalu mahir dan hanya bisa Genjutsu tingkat menengah saja,Naori juga belajar sedikit Jutsu Medis agar bisa mengobati dirinya sendiri bila hanya mendapat luka kecil.

Mereka berempat terus mengobrol banyak hal,ataupun mengobrol masalah wanita yang Naruto tidak mengerti,dan menurutnya wanita itu membingungkan dan merepotkan banyak keperluannya dan manis bila ada maunya dan akan berubah jadi Singa bila kita membuat salah.

Naruto lebih memilih menulis kanji Fuin yang akan dipasang di semua Kunainya,dari Kunai yang meledak,Kunai cahaya ataupun Kunai pengikat seperti jurus bayangan milik Clan Nara yang menurut Naruto sangat bagus.

Mungkin nanti Naruto juga akan menggunakan segel Fuin peledak pada pedangnya yang akan meledak bila beradu dengan senjata lawan tapi pedangnya tidak hancur,dengan begitu pedangnya menjadi senjata yang mematikan dan bisa menghancurkan pertahan sekeras apapun.

Tak terasa mereka sudah berada di tempat latihan sampai siang hari,mereka pun memustuskan untuk kembali kerumah kecuali Haku yang beda rumah dengan mereka bertiga.

Setelah mereka bertiga sampai dirumah,Naori dan Kushina langsung memasak karena sudap lapar setelah latihan berjam masak Kushina juga bertanya tentang Naori beberapa hal,dan dia baru tahu kalau orang tuanya sudah meninggal dan juga baru tahu tentang pembantaian Clan Uchiha yang menyebabkan ibunya mati karena belum sempat kabur,tapi ada yang membuat Kushina bingung saat Naori dan ayahnya menyelamatkan Naruto dihutan.

Setelah beberapa menit akhirnya mereka selesai dan langsung menyiapkannya dimeja setelah itu mereka makan bersama diselingi obrolan Kushina masih memikirkan tentang Naruto yang diselamatkan Naori,mungkin nanti setelah makan akan bertanya pada Naruto.

Setelah selesai makan Naori dan Kushina membereskannya dan mencuci piring,dan setelah itu pergi keruang tamu,bertnya masalah Naruto yang belum Kushina ketahui selama beberapa tahun ini,jadi dia ingin tahu semua tentang anak kesayangannya itu,dan disinilah mereka sekarang Naruto duduk dihadapan Naori dan Kushina.

"Naruto boleh Kaa-san tahu kenapa kau pernah diselamatkan oleh Nao-chan dihutan dengan luka parah.?"tanya Kushina serius.

"Memangnya ada apa Kaa-san.?"tanya Naruto yang sebenarnya malas bila mengingat kejadian waktu itu lagi.

"Sudah jawab saja."ujar Kushina tegas dan tidak mau dibantah.

"Hah,baiklah."balas Naruto.

Naruto pun menceritakan setelah kelulusan Gennin yang tidak sengaja melukai Menma,lalu diberi hukuman oleh petinggi Konoha dan diusir dari Konoha karena dianggap berbahaya,Lalu saat Naruto keluar Konoha dan tiba tiba di tusuk oleh Minato dari belakang,dan mengambil Kyuubi secara paksa dan meninggalkannya sekarat di hutan sendirian,dan beruntung ada Naori dan ayahnya yang menolongnya,jadi dia masih hidup.

Sedangkan Kushina yang mendengar cerita Naruto marah besar kepada Minato dan semua penduduk Konoha,apalagi kepada Hiruzen yang sudah berjanji pada Kushina akan menjaga ternyata anaknya malah diperlakukan tidak baik oleh Konoha yang membuatnya ingin menghancurkan Konoha.

Apalagi bila mendengar nama Minato yang membuat Kushina benci dan marah mendengar nama itu yang sudah merusak hidupnya dan mencampakannya,setelah yang diperbuat padanya,,tapi sekarang mendengar namanya saja sudah membuatnya muak,,ditambah lagi sekarang Minato ingin membunub anaknya.

Dia pikir Minato tidak akan mencelakai Naruto setelah kematiannya dan mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan Konoha dari kehancuran yang dilakukan oleh Kyuubi dan seharusnya Naruto dianggap pahlawan karena dialah yang sudah menampung Kyuubi dan menyelamatkan orang orang Konoha.

Tapi perkiraannya salah,dan pasti Minato bicara yang kebohongan kepada para penduduk Konoha kalau anak Minatolah yang menjadi pahlawan Konoha dari amukan Kushina bertemu Minato dia ingin sekali membalas semua perbuatannya selama ini,dan membunuhnya kalau sepertinya membuatnya menderita lebih dulu menyenangkan juga,apalagi semua orang Konoha pasti Shock berat bila mengetahui Kushina masih hidup.

"Lalu apa yang akan kau lakukan kepada Konoha Naruto-kun.?"tanya Kushina.

"Entahlah Kaa-san,aku tidak mau memikirkannya lagi sekarang."jawab Kushina hanya diam saja.

"Memangnya apa yang akan Kaa-san lakukan.?"tanya Naruto.

"Entahlah Kaa-san juga tidak tahu."jawab Kushina.

"Sudahlah sebaiknya kalian tidur,,dan apa selama ini kalian tidur bersama.?"tanya Kushina mengedipkan sebelah matanya,membuat Naruto dan Naori merona.

"K-kami t-tidur terpisah kamar Kaa-san."jawab Naori menunundukan kepalanya.

"Begitukah sayang sekali padahal Kaa-san ingin cepat punya anak dari kalian."ujar Kushina dengan wajah pura pura kecewa,dan Naori semakin memerah Naruto memilih kabur kekamar lebih dulu.

"Hihihi,,ternyata dia pemalu ya."gumam Kushina tertawa kecil melihat Naruto kabur.

"Kau juga tidur sana Nao-chan,tapi jangan salah masuk kamar ya."ujar Kushina dengan sedikit menggoda,dan Naori langsung masuk kamarnya dengan wajah yanh sudah merah semerah tambut Kushina,dan Kushina hanya tertawa kecil.

"Dasar anak muda."gumam Kushina tersenyum.

¼-¾

Lima hari sudah berlalu dan selama lima hari juga Naruto,Naori dan Haku sudah lumayan mengusai jurus jurus yang di pelajari dari gulungan yang diberikan Kushina,dan hubungan ketiganya juga semakin dekat karena selalu berlatih bersama dan kadang juga bermain bersama,begitu juga Naori dan Haku yang akrab dengan Kushina,dan Kushina juga meminta Haku memanggilnya Ibu,biar lebih dekat.

Dan Naori juga sudah tahu kalau sebenarnya Haku mempunyai perasaan kepada Naruto,dan Naori tidak marah justru dia senang karena ada gadis yang menyukai Naruto apalagi gadiskalau sebaik Haku,,Naori juga senang bila Naruto punya dua kekasih,yaitu dia dan Haku,tapi lebih dari dua dia tidak akan terima.

Kushina juga senang bila mempunyai menantu seperti Naori dan Haki yang sangat menyayangi Naruto dengan tulus,dengan begitu setidaknya Naruto tidak menjadi jomblo yang tidak laku.

Dan sekarang Naruto sedang berada diperpustakan sendirian tanpa Naori maupun Haku karena Naruto memang sedang ingin sendirian saja,,Naruto sekarang sedang membaca buku tentang Jurus Kuchiyose no Jutsu yang bisa memanggil hewan yang bisa membantu untuk bertarung.

Naruto tertarik dengan Jurus ini,apabila ada pertarungan yang berat makan dia bisa memanggil hewan Kuchiyose untuk membantunya dalam pertarungan dan melawan musuh yang kuat,dan Naruto terus membaca tentang jurus ini dan setelah selesai dia langsung keluar.

Naruto memutuskan untuk mengambil senjata yang dipesannya karena hari ini senjatanya sudah bisa diambil,karena itu dia mau mengambilnya dulu dan mencoba kekuatan beberapa menit akhirnya Naruto sudah sampai.

"Permisi paman apa senjata saya sudah selesai.?"tanya Naruto.

"Ahh,Naruto-san,senjatanya sudah selesai inilah senjatanya."balas pembuat senjata dan menyerahkan pedangnya pada Naruto sambil tersenyum bangga.

Naruto pun melihat pedangnya yang terlihat keren dan mencobanya yang lumayan berat tapi masih mampu menggunakannya,(Pedang Tessaiga Inuyasha).

"Pedang ini sangat bagus,,anda sangat hebat paman."puji Naruto membuat pria didepannya tersenyum.

"Terima kasih banyak Naruto-san dan ini sebagai bonus."balas pembuat pedang dan memberikan sarung pedang yang pas ukuran pedang Naruto.

"Terima kasih Paman,kalau begitu saya pergi sekarang."ujar Naruto menyarungkan pedangnya dan berjalan pergi menuju tempat latihan mencoba pedangnya.

.

Naruto sekarang sudah berdiri di tempat latihan biasa dan menatap batu besar didepannya dan menggenggam erat pedangnya bersiap menghancurkan batu besar berlari kedepan dan langsung menebaskan pedangnya.

Krak. Duaarr.

Batu besar tersebut retak dan langsung hancur berkeping keping dalam sekali tebas dengan pedang Naruto,,Naruto yang melihat kekuatan pedangnya tersenyum senang,karena pedangnya sangat kuat,Naruto melakukannya lagi dan menghancurkan batu yang lebih besar,dan hasilnya sama hancur dalam satu kali tebas.

"Pedang ini kuat,bisa menghancurkan pertahan apapun."ujar Naruto senang.

"Coba aku aliri dengan elemen."ujar Naruto dan menggunakan elemen api,pedangnya pun langsung terlapisi oleh api,membuat Naruto tersenyum.

Naruto berlari kedepan dan mengayunkan pedangnya pada pohon,dan pohon tersebut langsung tumbang dan ada api dibagian yang di tebas Naruto dan pohon tersebut hangus sedikit.

"Wow,,hebat,ini akan menjadi pedang yang sangat hebat."gumam Naruto.

Naruto menyimpan pedangnya dalam Fuin penyimpanan,karena sudah puas melihat hasil pedangnya dan kehebatannya,Naruto ingin mencoba jurus Kuchiyose,dan siapa tahu dia bisa memiliki hewan Kuchiyose sendiri.

"Baiklah aku akan mencobanya."gumam Naruto membuat handseal lalu mengehntakkan tangannya kebawah.

Kuchiyose No Jutsu.

Booftt

Naruto tiba tiba menghilang dalam kepulan asap yang entah kemana tujuannya.

¼-¾

Mansion Uchiha.

Sedangkan di rumah Sasuke sekarang sedang berkumpul anggota keluarganya dan menatap Sasuke serius atas permintaan Sasuke yang tiba tiba,dan Sasuke yang di tatap hanya bersikap santai seperti biasanya.

"Kenapa kau tiba tiba ingin keluar Konoha dan berhenti jadi Ninja Konoha Sasuke.?"tanya Fugaku ayah Sasuke tegas.

"Karena aku sudah malas beradadi disini apalagi dengan Hokage sekarang."jawab Sasuke datar membuat keluarganya bingung.

"Memangnya kenapa dengan Minato.?"tanya Fugaku.

"Kalian tidak perlu tahu,,dan aku juga sudah bosan dengan Tim-ku,Kakashi yang malas melatih,dan hanya mementingkan Menma,lalu Menma yang sombong,dan Sakura yang selalu menganggu."jawab Sasuke,sedangkan Fugaku dan Mikoto tidak mengerti dengan sikap Sasuke sekarang,kecuali Itachi yang sudah tahu dari Shisui.

"Aku akan tetap berhenti jadi ninja Konoha dan pergi dari sini dan menyusul sahabatku,meski kalian melarangku."ujar Sasuke bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dan Fugaku dan Mikoto hanya menghela nafas lalu menatap Itachi.

"Apa kau tahu sesuatu Itachi.?"tanya Fugaku.

"Aku tidak tahu."jawab Itachi singkat dan pergi membuat kedua orang tuanya semakin bingung.

"Sebenarnya ada apa dengan Sasuke itu.?"tanya Fugaku pada dirinya sendiri.

.

Sasuke sekarang berjalan kearah gedung Hokage,tapi dia tidak sengaja bertemu dengan Kakashi,Menma dan Sakura tapi dia tidak peduli dan terus berjalan tapi ditahan oleh Kakashi.

"Apa maumu Kakashi.?"tanya Sasuke dingin membuat timnya tersentak kaget begitu juga Kakashi.

"Kau dari mana saja Sasuke? Dan kau mau kemana.?"tanya Kakashi.

"Bukan urusanmu,kau urus saja Namikaze dan Haruno itu,,dan aku mau kekantor Hokage dan berhenti jadi ninja Konoha."jawab Sasuke membuat mereka bertiga terkejut.

"Apa maksudmu Sasuke? Kenapa kau berhenti jadi ninja Konoha,apa karena Kakashi-sensei yang tak pernah melatih kita atau karena hal lain.?"tanya Menma beruntun.

"Bukan urusan kalian."jawab Sasuke dan meninggalkan mereka bertiga.

"Sebenarnya ada apa dengannya.?"tanya Menma.

"Sebaiknya kita susul saja dia."ujar Sakura dan mereka berdua hanya mengangguk.

.

Dikantor Hokage sekarang sedang ramai ada Minato,Hiruzen,Sasuke,Kakashi,Menma,Sakura dan dalam ruangan Hokage sekarang sedang tegang atas ucapa Duo Uchiha diruang Hokage sekarang.

"Apa alasan kalian keluar dari Konoha,dan kau juga kenapa keluar Shisui.?"tanya Hiruzen serius.

"Heh,,anda tidak perlu tahu Sandaime-sama,jadi apa kalian setuju.?"jawab Shisui sekaligus bertanya.

"Aku tidak setuju."ujar Minato.

"Terserah anda setuju atau tidak,,tapi ini aku kembalikan sekarang."ujar Shisui menyerahkan perlengkapan Anbunya berserta Hittai Ittenya begitu juga mereka langsung keluar tanpa bicara apapun tapi sebelum menutup pintu Shisui bicara.

"Kalau kalian ingin tahu kenapa kami keluar desa,tanya saja kepada Hokage yang kalian banggakan itu."ujar Shisui menunjuk Minato dan langsung pergi.

.

Shisui dan Sasuke sekarang sudah siap didepan gerbang Konoha,dan orang tua Sasuke setuju bila anaknya itu keluar desa apalagi ditemani oleh Timnya hanya pasrah saja karena tidak bisa mencegahnya.

"Baiklah ayo kita berangkat."ujar Shisui dan berlari menjauh dari Konoha diikuti oleh Sasuke.

¼-¾

Naruto berada ditempat entah dimana,karena tempatnya lumayan gelap dan hanya ada dinding yang sangat tinggi disebelah kiri dan kanan pun mencoba mencari tahu dimana dia sekarang,Naruto terus berjalan keluar dan dia melihat sebuah cahaya dan semakin cepat jalannya setelah sampai langsung membuat Naruto takjub dengan tempat didepannya yang sangat indah.

Sebuah lapangan yang sangat luas ditumbuhi berbagai macam macam bunga dan pohon pohon yang tinggi,lalu ada sungai yang luas dan banyak ikannya didalamnya ,serta ada air terjun besar dan juga ada sebuah rumah besar kuno di depan air terjun tersebut.

Naruto pun berjalan kerumah besar tersebut yang hanya ada satu disitu tapi tiba tiba saja keluar hewab seperti kuda (Arceus Pokemon) menatap Naruto dengan mata merahnya.

"Siapa kau? Dan kenapa manusia bisa kemari.?"tanya Arceus.

"Aku Uzumaki-Uchiha Naruto,dan aku tiba disini karena mencoba jutsu Kuchiyose..kau sendiri siapa.?"jawab Naruto dan bertanya.

"Aku Arceus pemimpin semua hewan disini,,jadi kau mencari hewan Kuchiyose.?"jawab Arceus dan bertanya lagi.

"Apa maksudmu kau pemimpin semua hewan disini? Tempat ini kosong."tanya Naruto bingung karena tidak ada hewan disini.

"Dan aku memang mencari hewan Kuchiyose."lanjutnya.

"Kau tidak melihatnya karena aku menggunakan kemampuanku,dan kau adalah manusia pertama yang datang kemari."jawab Arceus dan menghentakan kakinya.

"Lihatlah dibelakangmu."lanjutnya.

Naruto melihat kebelakang dan kagum karena banyak hewan hewan yang berbagai bentuk dari kecil sampai yang besar,lalu Naruto menatapulang Arceus bingung dengan ucapannya sebelumya.

"Apa maksudmu aku manusia pertama yang datang kemari.?"tanya Naruto tidak mengerti.

"Iya kau adalah manusia pertama yang datang kesini,karena tidak ada yang pernah datang kesini sebelumnya,,dan sebagai hadiah untukmu kau boleh memilih Kuchiyosemu."ujar Arceus membuat Naruto kaget karena boleh memilih hewan Kuchiyosenya.

"Kenapa kau langsung mengijinkanku untuk memilih hewan disini? Padahal kita baru bertemu.?"tanya Naruto.

"Karena aku percaya kau orang yang baik,,karena seperti yang kubilang hanya orang tertentu saja bisa kemari,,dan mungkin hanya kau yang bisa kemari,kecuali bila kau mengajak orang lain."jawab Arceus,dan Naruto entah dia bingung mau berekspresi seperti apa.

"Jadi pilihlah."ujar Arceus.

Naruto melihat semua hewan yang ada di lapangan luas tersebut,mencari hewan yang menurutnya cocok dan mempunyai kemampuan yang hebat,atau setidaknya yang bisa membantunya saat Naruto tertuju pada hewan besar seperti Dinosaurus-Naga berwarna putih dengan garis garis berwarna ungu dengan sayap dipunggungnya.

"Aku memilih hewan yang itu."tunjuk Naruto pada Arceus.

"Palkia,,pilihanmu sangat bagus."puji Arceus.

"Memang apa yang bagus darinya.?"tanya Naruto.

"Palkia adalah salah satu dari tiga hewan terkuat dia juga mempunya kemampuan yang hebat."ujar Arceus.

"Apa kemampuannya.?"tanya Naruto penasaran.

"Kau akan tahu sendiri nanti,,mari sini."balas Arceus dan menyuruh Naruto setelah dekat tiba tiba di lengan Naruto terdapat Tatoo berbentuk Palkia,membuatnya bingung.

"Kalau kau ingin memanggilnya,cukup ucapkan melalui pikiranmu saja maka dia akan datang."jelas Arceus dan Naruto mengangguk mengerti.

"Jadi ini berbeda dengan cara memanggil Kuchiyose seperti yang lainnya."gumam Naruto pelan.

"Baiklah kau bisa pergi sekarang."ujar Arceus.

"Bagaimana caranya.?"tanya Naruto.

"Kau cukup bayangkan tempatmu sebelum kemari, kau mau kesini caranya caranya juga sama."balas Arceus,dan Naruto mengangguk dan setelah itu menghilang dari sana.

"Manusia yang menarik."

¼-¾

Naruto tiba di tempat latihan biasanya lalu melihat lengannya dan tersenyum karena tadi bukan mimpi bisa pergi ketempat yang sangat indah dan sekarang dia mempunyai hewan Kuchiyose yang akan menjadi partner bertarungnya bila melawan musuh seperti Sanbi.

Dan setelah itu Naruto pulang karena sudah terlalu lama diluar dan takut membuat ibunya dan Naori kawatir.

T+B+C

Balasan Review:

66:ini udah lanjut dan pairnya Naori dan Haku.

Risky56:Terima kasih,itu bisa dipikirkan.

Kim Ami282:Bisa dipikirkan.

Namikaze Zee:Oke sip terima kasih.

Biybuy:iya Naruto belajar dari kasih.

Monochrome-015:terima kasih masukannya,saya akan perbaiki lagi.

DAMARWULAN:Naruto ikut Ujian Chuunin.

Oke terima kasih ini udah lanjut.

Saran dan Reviewnya

Terima kasih banyak semoga suka.