Chapter 10.
Disclaimer:Naruto dan yang lainnya bukan milik saya,saya hanya pinjam Charakternya saja.
Genre:Adventure,Romance,Family, .
Rated:T.
Pair:Naruto.U x Naori.U x Haku.
Warning:Ooc,Oc,Semi-cannon,SmartNaru,Typo,Dll.
Summary:Setelah kelulusan Gennin,Naruto diusir dari Konoha karena diduga melukai Menma Anak Hokage sekaligus kakaknya,dan dia hanya bisa menerimanya karena memang dia salah,,tapi saat perjalanannya,ada kejadian yang mengejutkannya.(Bad Summary).
Chapter 10.
Konohagakure sekarang sedang ramai oleh orang orang dari berbagai desa yang datang ke Konoha untuk menonton Ujian Chunin tahun ini yang lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, karena sekarang 3 Desa besar ikut dalam ujian Chunin dan masuk ke babak final ini.
Sekarang di tribun penonton sudah ramai dengan orang orang yang ingin menyaksikan pertandingan nanti. Bukan itu saja dia bagian atas juga ada para Kage seperti Yondaime Hokage, Sandaime Hokage, Mizukage ke 4, Kazekage ke 4 dan Tsuchikage ke 3 yang juga ikut menonton Ujian Chunin kali ini, itulah kenapa Ujian kali ini lebih ramai dari sebelumnya.
Sekarang di tengah tengah arena ada 10 peserta yang akan bertanding untuk menjadi juara, mereka adalah Naruto, Naori, Haku, Sasuke, Menma, Tenten, Gaara, Rock Lee, Shikamaru dan Neji. Mereka sekarang berdiri didepan Jounin yang akan menjadi wasit pertandingan kali ini.
"Baiklah sebelumnya, perkenalkan namaku Genma Shiranui yang akan menjadi wasit kali ini." Ujar Genma memperkenalkan dirinya.
"Dan untuk pertandingan ini sama seperti tahap 4, dan yang terakhir masih bertahan dialah pemenangnya, kalian bebas melakukan apapun,,, kecuali satu, yaitu dilarang membunuh, kalian mengerti.?" Jelas Genma dan bertanya dengan tegas.
"Kami mengerti."
Genma mengangguk dan menatap ke tempat para Kage dan dibalas anggukan oleh Hokage, membuatnya juga mengangguk dan menatap 10 peserta didepannya dengan serius.
"Baiklah pertandingan tahap Final…."
.
.
"Dimulai."
Setelah Genma mengucapkan kata tersebut para penonton berteriak semangat mendukung jagoan mereka masing masing yang terdengar sangat meriah karena teriakan mereka semua.
Sedangkan para peserta sekarang berpencar dan saling menatap satu sama lainnya, kali ini tidak ada teman, semuanya adalah musuh yang harus dikalahkan dan menjadi pemenang dan membawa nama desa mereka tambah terkenal dan bangga.
"Sekarang aku akan membalas perbuatanmu sebelumnya Naruto, dan aku akan membuatmu sekarat." Desis Menma menatap tajam Naruto, karena dia masih tidak terima dengan perlakuan Naruto kemarin.
"Aku lah yang akan melawanmu, Menma, jadi siapkanlah dirimu." Sasuke mengeluarkan pedang Kibanya dan menatap Menma datar.
"Jangan banyak bicara kalian,, aku akan mengalahkan kalian semuanya, dan menyiksa kalian." Ujar Gaara menyeringai kejam.
"Jangan bercanda kau gentong pasir,, akulah yang akan mengalahkanmu." Naori yang ikut ikutan mengeluarkan Nuibarinya menatap Gaara.
Sedangkan Naruto dan yang lainnya hanya diam saja fokus kepada siapa yang akan menjadi lawan mereka nanti, karena Naruto yakin para peserta kali ini pasti lebib hebat dari dari pertarungan pada tahap 3. Jadi dia harus lebih hati hati. Meskipun dia kuat tetap saja kalau meremehkan orang lain akan bahaya untuknya.
Naruto mengamati semua peserta satu persatu kecuali timnya,, dia melihat siapa yang harus dikalahkannya terlebih dulu. Naruto pun terfokus kepada Shikamaru yang terlihat tenang dari tadi tanpa terganggu pertengkaran antara Menma dan Sasuke, Naori dan Gaara. Naruto memutuskan mengalahkan Shikamaru dulu, karena yang dia tahu Shikamaru adalah orang tercerdas diantara Gennin Konoha yang lainnya.
Naruto mengeluarkan pedangnya dari Fuin penyimpanan dan langsung berlari kearah Shikamaru dengan cepat diikuti dengan timnya, Naori kearah Gaara, Haku kearah Neji dan Sasuke kearah Menma. Naruto mengayunkan pedangnya dengan cepat kearah Shikamaru tapi masih bisa dihindari dan menjauh dari yang lainnya yang saling bertarung satu sama lain.
"Hallo kawan,, kau masih malas seperti biasanya." Ujar Naruto tersenyum.
Naruto memang dulu kenal dengan Shikamaru hanya kenal saja dan tidak terlalu dekat, dan dia juga tahu sifat Shikamaru yang pemalas saat di Akademi dulu.
"Iyaa begitulah." Shikamaru membalas dengan malas.
"Tapi kau akan kalah dengan cepat kali ini kawan."
Naruto langsung berlari dengan cepat kearah Shikamaru yang mengeluarkan Kunai, Naruto mengayunkan pedangnya tapi masih bisa ditahan oleh Shikamaru dengan Kunainya yang langsung terbelah, tapi dengan cepat dia menahan lagi dengan Kunai ditangan satunya dan terbelah lagi. Naruto terus menyerang Shikamaru yang menahan dan menghindar. Tapi tiba tiba saja gerakan Naruto terhenti.
"Kau terlalu bersemangat,, sampai tak menyadari aku sudah menjebakmu dengan jurus pengikat bayanganku." Shikamaru mundur beberapa langkah kebelakang yang hampir saja kepalanya terpisah dari tubuhnya,, tapi untung dia dengan cepat mengikat Naruto dengan bayangannya tanpa disadari.
"Clan Nara memang hebat,, lalu apa yang akan kau lakukan selanjutnya.?" Puji Naruto sekaligus bertanya karena dia tidak bisa bergerak.
"Tentu saja aku akan mengalahkanmu." Shikamaru membalas dan menggerakan tangannya merogoh sakunya, tapi anehnya Naruto tidak mengikuti gerakan Shikamaru membuatnya heran.
"Aku sudah menyempurnakan jurus bayanganku, meskipun aku bergerak tapi musuhku tidak akan bergerak, bagaimana hebatkan.?" Jelas Shikamaru dan bertanya.
Sedangkan Naruto hanya tersenyum kecil saja karena dia memang sudah menduga kalau Clan Nara sangat hebat dalam hal strategi karena pemikirannya yang cerdas.
Syuuutt. Jleeebb.
Shikamaru melempar Kunai pada Naruto dan tepat menancap pada bagian dadanya. Tapi tiba tiba saja..
Boofftt.
Naruto berubah jadi kepulan asap membuat Shikamaru terkejut melihatnya, karena tak menyangka yang dia lawan dari tadi hanyalah Kagebunshin, lalu dimana yang asli.?
Jlleebbb.
Belum hilang keterkejutannya, Shikamaru harus terkejut lagi untuk kedua kalinya karena tiba tiba ada yang menusuk perutnya dari belakang. Perlahan dia menoleh kebelakang dan melihat Naruto yang sedang menusuknya dengan pedangnya dan langsung mencabutnya dengan kasar membuatnya menahan sakit di perutnya.
"Aku akui kau hebat, tapi itu belum cukup mengalahkanku,, dan sekarang kau akan kehabisan darah bila tidak ditolong,,, dan berakhir dengan…. Kematian." Ujar Naruto datar menatap Shikamaru yang jatuh menahan darah yang terus keluar dari perutnya.
"Hanya ada dua pilihan,,, menyerah atau mati kehabisan darah.?" Naruto bertanya menodongkan pedangnya kearah Shikamaru.
Shikamaru masih menahan darah yang keluar sambil menundukan kepalanya tampak berpikir, kalau dia tetap melawan, maka itu akan beresiko untuknya karena musuh masih banyak, ditambah keadaanya yang sekarang, meskipun bisa ditutup tapi itu juga tidak akan bertahan lama, apalagi Naruto yang masih sehat tanpa luka sama sekali membuatnya mustahil melanjutkan pertandingan ini, jadi dia memutuskan..
"Aku menyerah."
Naruto menjauhkan pedangnya, dan menatap Shikamaru yang langsung dibawa keluar arena. Naruto mendongak menatap tempat para Kage…. Setelah itu berbalik menatap para peserta yang masih bertarung.
Pertarungan terjadi cukup sengit terutama pertarungan Menma dan Sasuke yang semakin memanas dan, terutama Sasuke yang bahkan sudah mengaktifkan Sharingannya yang sepertinya bersungguh sungguh ingin membunuh mantan teman satu Timnya dulu.
Naori dan Gaara juga tak kalah seru, terlihat Naori yang terus menyerang Gaara dengan Taijutsu tapi masih mampu ditahan dengan pasir dari Gaara yang terlihat kuat bisa menahan semua serangan Naori.
Haku dan Neji juga terus bertanding Taijutsu membuat Haku sedikit kewalah karena dia tidak terlalu mahir dalam Taijutsu, tapi dia masih bisa menahan serangan dari Neji yang mematikan. Mereka pun masih terus saling beradu pukulan, dan Articuno hanya melihat saja pertarungan keduanya dari atas.
Pertarungan Rock Lee dan Tenten juga tak kalah hebat, meskipun meteka berdua adalah satu Tim, tapi kali ini tidak ada Tim, jadi mereka saling bertarung menentukan siapa pemenangnya dan melawan peserta lainnya.
Sedangkan para penonton semakin heboh karena pertarungan semakin menarik, apalagi Naruto yang sudah berhasil mengalahkan lawannya dengan cepat yang dikatakan memiliki kepintaran diatas rata rata. Dan banyak juga yaang bertaruh kalau Naruto yang akan menjadi pemenangnya dalam Ujian Chuunin ini.
Naruto masih diam memperhatikan para peserta yang bertarung tanpa niat membantu salah satu diantara mereka, dia menunggu siapa yang berhasil mengalahkan lawannya maka dia yang akan jadi lawan Naruto selanjutnya. Karena menurutnya pertarungan lumayan lama jadi dia lebih memilih bersantai saja sambil menonton pertandingan mereka.
Sedangkan di tempat para Kage terlihat Mizukage dan Tsuchikage yang sedang mengobrol satu sama lain.
"Aku baru tahu kalau anda punya Shinobi sehebat dia Mizukage." Puji Tsuchikage, membuat Mizukage tersenyum.
"Terima kasih Tsuchikage,, mereka berempat adalah masa depan Kirigakure." Jawab Mizukage tersenyum.
Mereka berdua sedang membicarakan Naruto dan Timnya yang terlihat hebat dalam pertarungan seperti sudah petarung Profesional yang sering bertarung melawan musuh musuh hebat. Sedangkan 3 Kage lainnya hanya diam saja tapi mereka juga sedikit kagum dengan Naruto dan Tim.
Setelah pertarungan beberapa menit, akhirnya Tenten dibawa keluar Arena karena kalah oleh Rock Lee yang ahli dalam Taijutsu dan memiliki kecepatan yang cepat diantara Gennin Konoha lainnya, Rock Lee menatap Sasuke dan Menma yang masih bertarung dan langsung berlari kesana dengan cepat, tapi baru beberapa langkah tiba tiba…
Duaaghhhh. Brraakkk.
Lee terpental dengan kencang hingga menabrak dinding Arena yang terlihat retak, dan pelakunya yang tak lain adalah Naruto yang menatap Lee datar. Bahkan peserta lain sampai melihat kearah Lee dan Naruto…. Tapi setelah itu mereka bertarung lagi.
"Akulah lawanmu,, sudah lama aku menunggu dari tadi." Ujar Naruto memasang kuda kuda bertarungnya.
"Baiklah, kalau itu maumu." Balas Lee yang memang posisi bertarung juga.
Lee langsung berlari kearah Naruto dengan cepat dan melompat dan menendang kepala Naruto, tapi masih dapat ditahan. Lee tiba tiba berputar menendang dengan kaki kanan dan masih dapat ditahan oleh Naruto yang langsung menyerang Lee. Tapi Lee lebih dulu melompat menjauh dari Naruto dan saling berhadapan.
"Menyerah saja, kau sudah kelelahan." Ujar Naruto.
"Aku tidak akan menyerah." Balas Lee keras.
Naruto mendengus mendengar ucapan Lee,, dan mengeluarkan Kunai dan langsung melemparnya kedepan Lee dan menancap,,,,, tak lama kemudian keluar asap menutupi tubuh Lee, yang tidak bisa bergerak karena Naruto sudah melempar Kunai pengikat didepan Lee.
=Genjutsu Sharingan=
Tanpa disadari siapapun, Naruto masuk dalam asap dan memberi Lee Genjutsu tingkat menengah…. Setelah asap menghilang terlihat Lee dalam keadaan pingsan didepan Naruto yang langsung dibawa keluar arena.
.
Sedangkan Guy yang melihat murid kesayangannya kalah dengan cepat oleh Naruto hanya terkejut, apalagi Naruto hanya diam saja tidak melakukan apapun dan tiba tiba membuat Lee pingsan dalam sekejap. Benar benar hebat. Pikir Guy.
.
Setelah mengalahkan Lee, Naruto menatap para peserta lainnya yang sudah berhenti bertarung, dan terlihat mereka semua terlihat kelelahan kecuali dia sendiri,, karena dia hanya menunggu dan mengalahkan yang sudah lelah seperti Lee tadi,,, memang sedikit licik, tapi tidak ada peraturan, jadi apapun boleh dilakukan kecuali membunuh peserta lainnya.
"Pertandingan yang menarik,, bukan begitu Menma.?" Naruto berjalan mendekat dan menatap Menma remeh, membuatnya kesal.
"Ayo katanya kau ingin mengalahkanku,, aku sudah mengalahkan dua peserta loh." Tantang Naruto memanas manasi Menma yang semakin kesal.
"Brengsek,,, akan kubunuh kau." Teriak Menma berlari dengan cepat kearah Naruto.
Duaaaghhh.
Belum sempat memukul Naruto,, dia sudah terlebih dulu terpental terkena tendangan dari Sasuke yang menatapnya datar.
"Lawanmu adalah aku."
Tiba tiba saja Neji mendekat pada Menma membisikan sesuatu yang membuatnya mengangguk, dan setelah itu dia membisikan sesuatu ke arah Gaara dan dibalas anggukan kecil.
"Sekarang." Teriak Menma yang langsung berlari kearah Naruto, tapi dihadang Sasuke. Tapi tiba tiba saja Neji muncul didepan Sasuke,, dan Menma melewati mereka berdua dan terus berlari kearah Naruto.
Naori berlari kearah Menma dan bersiap memukulnya, tapi tiba tiba pukulannya tertahan oleh dinding pasir dari Gaara membuat Menma selamat dan terus berlari,, dan langsung membuat Rasengan ditangan kanannya dan mengarahkannya pada Naruto yang hanya menatapnya datar.
"Mati kau."
Duaarrr
Terjadi ledakan ditempat Naruto, menimbulkan kepulan asap, dan Menma langsung melompat mundur melihat ketempat Naruto berdiri….. Setelah asap menghilang terlihat Naruto yang masih baik baik saja dengan dinding es yang melindunginya membuat Menma menggeram marah, karena usahanha sia sia saja.
"Jadi kalian bertiga bekerja sama,, baiklah kalau begitu." Ujar Naruto santai dan Naori, Haku dan Sasuke berdiri disamping Naruto.
"6 lawan 3 bagaimana.?" Tanya Naruto dan menunjuk Articuno dan Flareon juga.
Menma yang melihatnya menggeram dan langsung membuat Handseal dan mengucapkan jurusnya.
=Kuchiyose no Jutsu=
Booofftt
Muncul kepulan asap besar ditempat Menma,,,, setelah asap menghilang terlihat sebuah Katak membawa pedang dan rokok dimulutnya dengan Menma diatas kepalanya menatap Naruto dan Timnya yang masih santai.
"Sekarang bagaimana.?" Menma menatap mereka berempat menyeringai.
"Hanya itu saja.? Aku juga bisa." Ujar Sasuke menutup matanya.
Tak lama kemudian muncul burung besar (Mega Pidgeot) terbang kearah Sasuke dan berdiri didepannya, dan Sasuke langsung melompat keatas kepala burung tersebut.
"Bagaimana sekarang hm.?" Sasuke bertanya remeh pada Menma.
Sedangkan Naruto hanya diam saja melihat burung yang dinaiki Sasuke dan Katak besar didepannya, karena hewan miliknya lebih besar dari dua hewan didepannya ini, tapi dia tidak ingin memamngginya sekarang, karena dia akan memberitahu sesuatu yang penting.
"Sebelum kita mulai pertarungan ini,, ada yang ingin aku beritahukan pada kalian semua." Ujar Naruto membuat semua menatapnya.
"Apa kalian ingat tentang pembantaian Clan Uchiha, Menma, Sasuke.?" Tanya Naruto dan dibalas anggukan keduanya.
"Aku akan memberi tahu siapa yang membantai Clan Uchiha." Lanjutnya membuat semua yang mendengarnya sedikit terkejut terutama para Clan Uchiha yang masih hidup.
"Ini adalah rahasia yang hanha diketahu petinggi Konoha, Hokage dan aku saja… Yang membantai Clan Uchiha adalah… Yondaime Hokage." Ujar Naruto serius yang membuat semuanya terkejut mendengarnya.
Semua penonton terkejut terutama para Uchiha yang baru mengetahui bahwa Hokage mereka lah yang melakukan pembantaian tersebut,, tapi ada yang percaya dan ada juga yang tidak. Karena mereka pikir Naruto hanyalah anak anak yang berbohong dan bicara sembarangan.
"Akan kuceritakan bagaimana aku mengetahuinya." Naruto mengambil nafas sejenak dan mulai menceritakannya.
"Sewaktu kecil saat aku masih dikonoha,, aku tidak sengaja mendengar pembicaran Hokage dan petinggi desa yang membahas tentang rencana Kudeta Clan Uchiha pada Konoha. Aku pun mendengarkannya tanpa mereka sadari, karena saat itu semua Chakraku disegel oleh Shisui-nii, jadi mereka tidak bisa merasakannya.. Dan aku terus mendengarnya sampai selesai." Naruto berhenti untuk mengambil nafas dan melanjutkannya lagi.
"Awalnya Hokage memerintahkan Itachi-san untuk membantai Clannya, tapi dia menolaknya.. Dan saat itulah pada tengah malam sebelum penyerangan, Yondaime Hokage membantai semua Clan Uchiha yang tertidur kecuali Keluarga Itachi-san,,, dan pada saat itu melihatnya sendiri dan bersembunyi tanpa disadari oleh Yondaime. Dia tidak membunuh keluarga Itachi-san karena menurutnya keluarga Itachi-san sangat berguna untuk menjadi senjata desa…. Dan apapun yang dikatakan oleh Yondaime tentang pembantaian Clan Uchiha yang dilakukan orang lain adalah kebohongan belaka. Karena dialah sebenarnya yang melakukannya…. Kalau kalian tidak percaya terserah kalian tapi kalian bisa mengecek salah satu rumah dia Mansion Uchiha dan disana terdapat segel Hiraishin milik Yondaime Hokage." Naruto pun mengambil nafas panjang setelah menceritakan rahasia yang selama ini dia simpan.
Sedangkan semua yang mendengarnya sangat terkejut tentang kebenaran yang baru mereka ketahui selama ini. Hokage yang mereka pikir bijaksana dan baik kepada siapa saja ternyata menyimpan rahasia seperti ini,, Menma dan Shizune yang menjadi keluarga Minato juga tak kalah terkejutnya, karena mereka juga baru tahu tentang ini,, karena yang mereka tahu Minato orang yang ramah dan suka menolong dan sayang kepada keluarganya, tapi mereka tidak menyangka kalau Minato bisa melakukan hal sekeji ini.
Keluarga Sasuke serta Shisui dan Naori selaku Uchiha yang masih hidup,, sangat marah mengetahui rahasia ini, bahkan Shisui, Itachi dan Fugaku mengeluarkan aura yang cukup besar membuat orang disekitarnya mundur karena ketakutan dengan aura mereka bertiga yang besar.
Naruto dan Kushina yang ditribun penonton pun menyeringai kejam,, karena memang ini sudah mereka berdua rencanakan sebelumnya untuk membongkar rahasia tentang Minato dan untuk membalas dendam setelah apa yang dilakukan Minato pada mereka berdua…. Dan sekaranglah waktu yang tepat untuk membalas perbuatan Minato sekaligus membuatnya malu didepan banyak orang.
Sedangkan ditempat para Kage, Kazekage dan Tsuchikage juga menyeringai entah karena apa,, mungkin mereka senang mendengar rahasia ini,, apalagi Tsuchikage yang memiliki dendam pada Minato dan akan membalaskan dendamnya sekarang, hanha tinggal menunggu waktu yang pas saja.
.
Sedangkan di tempat yang tak jauh dari Konoha terlihat dua orang yang memakai ikat kepala desa Iwagakure dan dibelakangnya terlihat banyak pasukan yang mungkin ada sekitar 2000 orang yang juga sama dari Iwagakure…. Dilihat dari banyaknya orang tersebut sepertinya mereka akan melakukan serangan besar besaran terhadap desa Konoha.
"Baiklah,, dengarkan aku,, tunjukan semangat juang kalian untuk melawan orang orang Konoha. Dan apa sekarang kalian siap,, kalau kalian takut kalian boleh kembali." Ujar pria tua pendek yang menghadap pada pra pasukannya.
"Kami siap, dan kami tidak takut." Balas mereka semua semangat membuat pria tua itu tersenyum kecil.
"Sekarang,, ayo…. SERANG."
Mereka semua langsung berlari kedepan dengan semangat juang tinggi pada diri masing masing dan menghilangkan rasa takut yang ada pada diri mereka untuk mencapai tujuan mereka…. Yaitu.
Kehancuran Konoha.
.
Sedangkan disisi lain juga terlihat dua orang yang memakai ikat kepala desa Otogakure dan Sunagakure dan dibelakang mereka terdapat banyak orang gabungan dari dua desa yang berjumlah 3000 orang yang siap melakukan penyerangan dan hanya menunggu waktu saja.
"Sekarang tunjukan semangat kalian semua,, jangan takut ataupun mundur dan terus maju mencapai tujuan kita." Pria berkacama mata bulat berbicara tegas kepada para pasukannya dan dibalas semangat oleh mereka..
"Bagus,,, sekarang, ayo SERANG."
Mereka semua langsung berlari dengan cepat kedepan tanpa keraguan ataupun ketakutan dalam diri mereka yang ada hanya rasa percaya diri dan semangat yang tinggi untuk satu tujuan yaitu.
Memusnahkan Konoha.
¼-¾
Diarena sekarang masih sama seperti sebelumnya masih dalam keterkejutan mereka masing masing,, dan di tempat Kage, Yondaime Hokage sekarang sedang menahan amarahnya kepada Naruto yang membongkar rahasianya.
Sebelumnya dia memang sudah mengetahui kalah Naruto mengetahui ini, tapi dia membiarkannya saja,, tapi karena dia takut apabila Naruto menceritakan rahasia ini pada orang lain,, maka dia mencari cara untuk mengusirnya dari Konoha,, dan pada saat kelulusan Gennin lah waktu yang pas.
Tapi seakan dia takut kalau Naruto menjadi ancaman untuknya, maka dia mengikuti Naruto saat keluar desa,, dan saat keadaan sudaj sepi,, saat itulah dia.
Membunuh Naruto.
Tapi sekarang itu semua sia sia, karena rahasianya sudah terbongkar dan pasti akan memperburuk namanya sebagai Hokage di mata penduduknya terutama para Uchiha.
Sedangkan di Arena para peserta masih tetap diam tidak ada niatan untuk memulai pertarungan lagi, Menma yang tadinya semangat menjadi diam,, memikirkan cerita Naruto tadi, sedangkan Sasuke pun sama tetap diam.
Tapi tiba tiba saja.
Duaaarr. Duaaarr. Duaarrr.
Terjadi beberapa ledakan di berbagai tempat dan semua penonton tertidur karena jurus seseorang kecuali para Ninja yang masih sadar dan memasang posisi siaga.
Sedangkan ditempat para Kage, mereka sekarang berada di atas atap yang luas,, dan tiba tiba saja Kazekagr membuka topinya dan terlihatlah wajah yang membuat Sandaime terkejut.
"Orochimaru." Desisinya tajam.
Sedangkan Orochimaru menyeringai. "Apa kabar Sensei.?" Tanyanya basa basi.
"Apa maksudnya ini Orochimaru.?" Tanya Sandaime menatap Orochimaru.
"Tidak ada,, aku hanya sedang bosan saja,, dan mungkin menghancurkan Konoha bisa menghilangkan rasa bosanku." Orochimaru berbicara santai membuat dua Hokage semakin marah.
.
Sedangkan di Arena, tiba tiba saja Gaara pergi diikuti oleh dua orang temannya. "Naori, Haki kalian kejar mereka bertiga." Perintah Naruto dan dibalas anggukan saja.
"Dan Sasuke kau bisa lakukan sesukamu pada Menma." Sasuke menyeringai kejam mendengar ucapan Naruto.
Naruto tiba tiba memejamkan matanya dan menyebutkan sebuah nama dalam pikirannya.
Tiba tiba saja diatas muncul sebuah lubang berwarna ungu dan keluarlah Palkia yang terbang mendekati Naruto,, semua yang ada disana kecuali Naruto dan Sasuke terkejut melihat Palkia yang sangat besar, bahkan lebih besar dari Bijuu.
"Ada apa kau memanggilku Naruto.?" Tanya Palkia.
"Aku ingin kau hancurkan desa ini." Pinta Naruto.
"Dengan senang hati." Palkia langsung terbang dan memulai serangannya menghancurkan beberapa bangunan desa.
"Selamat menikmati pertarunganmu Menma." Setelah berbicara Naruto langsung melompat ke tempat para Kage.
.
.
Di atap sekarang Dua Hokage sedang berhadapan dengan Tsuchikage, Mizukage dan Orochimaru, tapi tiba tiba saja.
Tap. Tap.
Tap. Tap. Tap.
Muncul Naruto dan Kushina di samping Mizukage, lalu ada Jiraiya, Tsunade dan Shizune yang muncul disamping Minato, Jiraiya dan Tsunade terkejut melihat Kushina yang masih hidup, karena setau mereka ,Kushina sudah mati, tapi tidak ada waktu untuk bertanya karena keadaan yang mendesak. Setelah kemunculan mereka berlima, tiba tiba saja sebuah Kekkai berwarna ungu gelap mengurung mereka bersepuluh didalamnya.
Sedangkan diluar tampak terlihat beberapa Anbu yang melihat mereka,, dan ada juga Trio Uchiha yaitu Fugaku, Shisui dan Itachi yang menggeram marah karena terlambat…. Tujuan mereka adalah untuk memberi pelajaran pada Minato. Tapi mereka langsung pergi nemilih lawan lainnya.
"Bagaimana sekarang monyet tua.? Lihatlah desamu ini akan hancur oleh pasukanku dan Oonoki." Orcohimaru menyeringai kejam sambil menunjuk keluar Kekkai.
Hokage pun menatap keluar Kekkai, dan terlihat keadaaan desa yang kacau balau akibat serangan gabungan dari Iwa-Suna-Oto yang sangat banyak ditambah dengan ular ular besar yang entah dari mana datangnya. Ditambah dengan Palkia yang menghancurkan apapun yang ada didepannya,, banyak Ninja Konoha yang mati akibat serangan mendadak ini dan banyak juga yang kewalahan melawan pasukan dari musuh.
Minato, Jiraiya dan Tsunade menggeram marah melihat kehancuran Konoha yang membunuh banyak Ninja Konoha lainnya, tapi mereka tidak bisa keluar karena terkurung Kekkai,, sebenarnya Minato bisa saja keluat,, tapu itu percuma saja karena sudah terlambat, baik didalam Kekkai maupun tidak,, itu sama saja, karena dia juga akan.
Mati.
"Lihatlah kehancuran desamu ini Hokage, dan lihat apa yang bisa dilakukan oleh orang pilihanmu itu Hiruzen…. Orang yang kau anggap bijaksana dan baik,, tapi lihatlah sekarang apa yang bisa dilakukannya." Ujar Orochimaru sinis dan menatap remeh Minato yang mengepelkan kedua tangannya erat.
Sedangkan Hiruzen tidak tahu harus bicara apalagi,, karena secara tak langsung ini juga adalah salahnya yang hanya diam saja, karena dia awalnya percaya pada Minato. Tapi sekarang kepercayan itu sudah hilang,, apalagi sejak rencana pembantaian Clan Uchiha itu, dia ingin menolak, tapi apa daya dia tidak bisa menghentikannya. Dan yang bisa dilakukannya sekarang hanyalah.
Menyesal
Sedangkan Jiraiya tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh Orochimaru dan merasa tak terima karena dia menghina murid kebanggannya itu.
"Apa maksudmu menghina Minato, Orochimaru.?" Tanyanya.
Orochimaru menatap sinis Jiraiya. "Kau belum tahu,, muridmu itulah yang membantai Clan Uchiha, dasar bodoh." Ucapnya remeh dan sedikit mengejek.
Jiraiya dan Tsunade yang baru tahu menunjukan ekspresi seperti yang lainnya saat mendengar tentang ini, tapi mereka tak percaya dengan itu,, dan ingin menyangkalnya tapi sudah didului oleh Naruto.
"Sudah cukup basa basinya,, sekarang aku akan membalas semua perbuatan Minato padaku dan Kaa-sanku." Naruto langsung maju kedepan dan menatap tajam Minato dengan pedang ditangannya.
"Apa maksudmu bocah.?" Tanya Tsunade sedikit kesal karena Naruto tidak sopan memanggil Hokage dengan namanya.
"Dia, dia yang sudah membunuhku, dan dia juga yang sudah membuat ibuku menderita dan dia juga yang membuat aku dibenci penduduk Konoha,, dan karena dia juga yang sudah merebut Kyuubi dariku secara paksa,, dan dia juga mengaku dialah pahlawan desa yang sebenarnya adalah ibuku pahlawan desa. Dia adalah bajingan,, dan dia juga lah orang yang ingin aku bunuh." Ujar Naruto yang semakin lama suaranya semakin tinggi dan menunjuk Minato dengan benci.
"Ibuku lah yang mempertaruhkan nyawa untuk menyegel Kyuubi dalam tubuhku,, kalau bukan karena ibuku, desa Konoha sudah hancur akibat serangan Kyuubi waktu itu,, tapi apa yang didapat oleh ibuku,, bahkan mereka seakan tidak mengenalnya yang sudah menyelamatkan desa ini, seharusnya ibuku dianggap pahlawan yang sesungguhnya bukan si bajingan itu." Tambahnya marah.
Jiraiya, Tsunade, Shizune dan Hiruzen terkejut mendengarnya…. Tidak bisa bicara apa apa tentang hal ini,, karena mereka juga baru tahu tentang hal ini, dan kecewa dengan Minato yang selama ini menyimpan rahasia ini.
Kushina yang mendengar ucapan anaknya terharu karena anaknya sangat menjunjung tinggi dirinya, dia tidak tahu harus berkata apa, karena dia bahagia, sangat bahagia mempunyai anak seperti Naruto yang sangat menghormati dan menyayanginya sepenuh hati.
.
Naori dan Haku sekarang masih terus mengejar Gaara, Kankuro dan Temari melompati pohon pohon dengan cepat,, tapi setelah beberapa menit, akhirnya mereka bisa mengejear Gaara dan timya dan berhenti didepannya membuat mereka bertiga berhenti.
"Apa yang kalian inginkan.?" Tanya Temari tajam.
"Yang kami inginkan hanyalah mengalahkan rambut merah itu." Jawab Naori menunjuk Gaara.
"Kalah begitu,, lawan kami dulu." Temari dan Kankuro langsung berdiri didepan Gaara menatap Naori dan Haku.
"Baiklah kalau itu mau kalian."
Naori dan Haku langsung menyuruh Flareon dan Articuno menyerang Temari dan Kankuro dengan bola api besar dan hujan Tombak Es mengarah pada mereka berdua yang sedikit kewalah menghindari serangan tersebut terutama tombak es yang sangat banyak.
Tapi tanpa mereka sadari,,, Gaara perlahan berubah menjadi Shukaku dan akhirnya berubah menjadi Shukaku sempurna dan merang keras membuat mereka menatapnya sedikit kaget,, Temari dan Kankuri langsung pergi menjauh, sedangkan Naori dan Haku masih tetap ditempatnya dan menatap Shukaku.
"Sekalipun kau berubah, kami tidak takut."
Naori dan Haku langsung menyerang Shukaku diikuti Flareon dan Articuno,, dan terjadilah pertarungan antara Bijuu melawan dua manusia dan dua hewan berkekuatan besar.
Sedangkan Sasuke, sekarang masih diatas burungnya menatap Menma dengan benci dan niat membunuhnya.
"Sasuke aku sungguh tidak tahu masalah ini,,, dan aku minta maaf atas sifatku selama ini." Ujar Menma, tapi Sasuke tidak peduli dan tetap diam.
"Aku tidak peduli,, yang aku pedulikan sekarang adalah menghabisimu." Balasnya dingin.
Sasuke langsung terbang dengan burungnya dan menyerang Menma dari atas dengan elemen api,, yang masih dapat dihindari oleh Gamabunta.
Dan pertarungan antara dua manusia dan dua monster pun tak terelakan lagi,, yang sudah menghancurkan sebagian Arena pertarungan.
Sedangkan didalam Kekkai,, Naruto masih menatap tajam Minato,, namun tiba tiba saja dengan gerakan cepat dia berhasil memukul Minato hingga mundur kebelakang.
"Minato." Teriak Hiruzen, Jiraiya, Tsunade dan Shizune.
Mereka berempat berniat menyerang Naruto yang berlari kearah Minato, tapi sayang mereka berempat tiba tiba terpental terkena pukulan.
"Kau mau kemana Jiraiya,, akulah lawanmu." Ujar Orochimari menyeringai.
"Akulah lawanmu Hiruzen." Ujar Oonoki.
"Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti anakku Tsunade." Ujar Kushina.
"Aku tidak akan membiarkanmu menggangu urusan Naruto." Ujar Mei.
Naruto dan Sasuke ditempat yang berbeda menatap Minato dan Menma.
"Sekarang, terimalah kematianmu Minato/Menma."
.
T=B=C
Balasan Review.
Brengzeck 014: terima kasih masukannya senpai.
Icha Icha Ren:Wah terima kasih Senpai karena menyukai fic saya yang abal ini.
Untuk semuanya yang suka Fic saya juga terima kasih, dan ini udah lanjut ,dan semoga suka.
TERIMA KASIH.
