Chapter 11.

Disclaimer:Naruto dan yang lainnya bukan milik saya,saya hanya pinjam Charakternya saja.

Genre:Adventure,Romance,Family, .

Rated:T.

Pair:Naruto.U x Naori.U x Haku.

Warning:Ooc,Oc,Semi-cannon,SmartNaru,Typo,Dll.

Summary:Setelah kelulusan Gennin,Naruto diusir dari Konoha karena diduga melukai Menma Anak Hokage sekaligus kakaknya,dan dia hanya bisa menerimanya karena memang dia salah,,tapi saat perjalanannya,ada kejadian yang mengejutkannya.(Bad Summary).

Chapter 11.

Konohagakure desa yang damai dan tenang, desa yang dikenal memiliki Ninja-ninja hebat. Desa yang terkuat dari desa-desa lainnya yang memilik beberapa pahlawan. Tapi sekarang itu tidak berlaku untuk keadaan Konoha sekarang ini.

Sekarang ini keadaan Konoha terlihat sangat berantakan, banyak rumah rumah yang hancur dan banyak juga orang orang yang mati di sana, baik Ninja ataupun hanya warga biasa saja. Konoha sudah hancur berantakan akibat serangan gabungan dari desa Iwa-Suna-Oto yang sangat banyak ditambah dengan ular ular besar dan juga monster yang mirip dinasaurus.

Semua pasukan gabungan tiga desa itu menghancurkan dan melawan semua penduduk Konoha tak terkecuali. Mereka tak segan segan untuk melawan orang orang Konoha, dan bahkan juga sampai membunuhnya.

Sedangkan Konoha sendiri sekarang tidak bisa melawan karena serangan mendadak ini ditambah pasukan musuh yang sangat banyak, dan juga banyak Ninja mereka yang sudah gugur akibat melawan pasukan tersebut. Sekarang mereka hanya bisa memilih diantara dua pilihan.

Mati melindungi desa.

Atau.

Kabur dan melihat kehancuran desan

Tapi apapun yang mereka pilih, itu sama sama menyakitkan untuk mereka. Apalagi mereka melawan tanpa persiapan sama sekali dan jumlahnya juga tak sebanding dengan Ninja ninja Konoha. Meskipun mereka memiliki Ninja yang hebat, tapi kalau digempur terus mereka juga akan kalah, dan lebih buruk lagi mungkin akan.

Mati.

Sedangkan pemimpin Konoha sendiri, sekarang mereka sedang terkurung didalam Kekkai bersama dengan 3 Ninja Konoha yang hebat. Dan sedang melawan tiga pemimpin desa Iwa-Oto-Kiri dan dua Ninja Kiri yang seorang Genin dan wanita berpangkat Jounin yang juga tak kalah hebat.

Lima orang Konoha tersebut hanya bisa melihat desa Konoha yang sudah mulai hancur sepenuhnya, tanpa mampu membantu, karena tidak bisa keluar dari Kekkai yang mengurung mereka,, apalagi mereka juga dihadang oleh lawan yang hebat yang membuat mereka berada pada posisi yang sulit.

Bahkan Sandaime dan Yondaime yang dikenal sebagai Dewa Shinobi dan Shinobi tercepat tidak bisa melawan pasukan Alliansi tersebut dan hanya bisa bertahan dalam Kekkai saja. Sebenarnya bisa saja Yondaime keluar,, tapi itu malah akan mempermudah musuh mengalahkan Sandaime dan 3 lainnya kalau dia pergi keluar dan melawan pasukan.

Sedangkan disisi yang lumayan jaub dari Konoha terlihat pertarungan antara monster ekor satu atau yang dikenal dengan Bijuu berekor satu Ichibi melawan dua perempuan yang memakai ikat kepala desa Kiri dan dua hewan kecil tapi mempunyai kekuatan lumayan kuat untuk melawan musuh.

Sekarang dua perempuan itu menyerang Ichibi dengan jurus jurus jarak jauh mereka yang dapat ditahan dengan mudah oleh Ichibi. Tapi dua perempuan itu tak menyerah dan terus menyerang diikuti dua hewan miliknya, yang mengeluarkan serang bola api besar dan hujan tombak es yang menyerbu Ichibi yang cukup kesulitan karena harus menahan dan menghindari serangan serangan tersebut.

Tak hanya bertahan dan menghindari, Ichibi pun juga mengeluarkan serangannya yang berelemen angin kepada mereka berempat yang merobohkan beberapa pohon yang terkena serangan besar tersebut, bahkan dua perempuan itu cukup kesulitan menghindari serangan dari Ichibi.

"Sial dia sangat kuathebat, bagaimana cara kita mengalahkannya.?" Tanya Naori kesal karena semua serangannya dapat dipatahkan dengan mudah.

Padahal Naori juga sudah menggunakan Sharingannya, tapi dia belum menggunakan MS nya karena tidak terlalu menguasainya, dan mungkin akan menguras tenaganya bila menggunakan MS-nya. Apalagi dia hanya menguasai beberapa Genjutsu yang tidak mempan untuk Bijuu.

"Mungkin kita harus memukul pria yang diatas kepala monster itu." Ujar Haku menunjuk pemuda berambut merah yang berada diatas kepala Ichibi dengan kondisi tak sadarkan diri.

"Tapi bagaimana kita bisa naik kesana, itu sulit.?" Haku bertanya pada dirinya sendiri.

"Kai bisa terbang bersama Articuno,, dan aku akan mengalihkan perhatiannya bersama Flareon. Bagaimana.?" Naori memberi caranya untuk bisa sampai keatas kepala Ichibi.

"Baiklah kalau begitu." Jawab Haku.

Naori pun langsung melompati pohon pohon untuk menarik perhatian dari Ichibi. Naori mulai mengeluarkan serangan serangan apinya begitu juga dengan Flareon yang dapat dihindari dengan mudah,,, Naori terus melancarkan serangannya membuat Ichibi kesal dan langsung membalas serangan Naori dan menuju kearahnya.

Melihat rencana Naori berhasil, Haku menyuruh Articuno untuk terbang dan Haku berpegangan pada kakinya. Dia pun ternang menuju kepala Ichibi tanpa disadari olehnya karena masih sibuk dengan Naori yang terus menyerangnya tanpa henti.

Tap. Duaaaghhh

Haku mendarat tepat dikepala Ichibi dan langsung memukul Gaara dengan kuat membuatnya sadar dan memegang kepalanya yang terasa sakit.

Sedangkan Ichibi pun berteriak menyumpah serapah pada Naori dan Haku yang berhasil membangunkan inangnya membuatnya harus terkurung kembali, yang padahal baru saja merasakan kebebasannya yang sudah lama tak dirasakannya.

Naori yang melihat Haku berhasil membangunkan Gaara dan melihat Ichibi yang perlahan mulai berubah menjadi pasir langsung menjauh dari sana,, begitu juga Haku yang mendarat tepat disamping Naori dan melihat Gaara yang terjun bebas tapi berhasil ditangkap oleh Temari.

"Sekarang tinggal kalian berdua yang menjadi lawan kami." Ujar Naori yang berdiri tak jauh dari Temari dan Kankuro.

"Tunggu,, kami mengaku kalah,, biarkan kami pergi. Dan kamisekarang juga tidak mengetahui serangan pada Konoha, makanya kami memilih untuk pergi." Balas Temari menahan Naori dan Haku yang ingin menyerangnya.

Sedangkan Naori dan Haku yang teringat dengan apa yang terjadi pada Konoha pun teringat pada Naruto yang masih berada disana yang mungkin sedang melawan pasukan pasukan musuh membuat mereka berdua kawatir.

"Baiklah, kalian bisa lolos kali ini,, kalau ini terjadi lagi jangan harap bisa selamat." Ujar Naori mengancam dan langsung pergi dari sana diikuti oleh Haku.

Temari dan Kankuro pun bernafas lega karena mereka tidak melawan Naori dan Haku yang bisa mengalahkan Gaara,, kalau melawan itu sama saja dengan bunuh diri,,, terlebih siapa yang akan membawa mereka kalau sekarat saat setelah bertarung…. Tak mau menunggu lama mereka juga pergi sambil membawa Gaara yang tak sadarkan diri kembali ke desa mereka.

¼-¾

Kembali ke Konoha yang masih terjadi pertempuran yang entah kapan akan berakhir,,, mungkin mereka akan berhenti bila Konoha sudah hancur seutuhnya dan pemimpinnya mati, baru mereka akan berhenti bertempur.

Sedangkan diarena yang menjadi tempat pertandingan Ujian Chunin sekarang terlihat sudah berantakan akibat pertarungan antara dua hewan besar dan dua Gennin yang dari Konoha dan Kiri yang berada diatas hewan mereka masing masing. Gennin tersebut adalah Menma Namikaze anak dari Yondaime Hokage melawan Sasuke Uchiha anak dari pemimpin Clan Uchiha.

Mereka berdua bertarung dengan tujuan yang berbeda. Sasuke bertarung untuk membalaskan dendam para Clan Uchiha dengan membunuh Menma yang sebagai anak Yondaime yang sudah membantai anggota Clannya.

Sedangkan Menma sendiri bertarung untuk bertahan hidup dan melindungi desanya yang sudah diambang kehancuran.

Sekarang mereka saling berhadapan satu sama lain diatas hewan Kuchiyose masing masing. Menma yang berada diatas seekor Katak besar dan Sasuke yang berada diatas burung besar dalam posisi terbang.

"Sekarang aku akan membunuhmu,,, untuk membalas atas apa yang telah ayahmu lakukan." Desis Sasuke tajam dan menatap Menma dengan Sharingannya.

Tak menunggu jawab dari Menma, Sasuke langsung menyerangnya dengan jurus bola apinya yang dapat dihindari dengan mudah oleh Gamabunta dengan melompat keatas. Tapi sayang burung Kuchiyose Sasuke sudah siap menyerangnya dengan cakarnya. Tapi masih dapat ditahan dengan pisaunya dan menjauh.

"Menyerahlah Menma,, Katak melawan Burung tak akan menang." Ujar Sasuke dingin.

"Cih,, jangan harap Sasuke." Balas Menma kesal.

"Kita harus cepat mengalahkannya,, karena waktuku tinggal sebentar lagi." Ujar Gamabunta mempringati Menma.

"Tapi bagaimana caranya? Dia berada di udara." Tanya Menma.

"Apa kau bisa jurus elemen api.?"

"Aku bisa."

"Bagus,, kita bisa melakukan serangan kombinasi." Ujar Gamabunta.

Sasuke hanya diam saja melihat interaksi mereka berdua tanpa niat menyerang, karena dia menunggu apa yang akan dilakukan Menma. Dan setelah itulah baru dia akan menyerang.

Menma dan Gambunta melakukan Handseal dan setelah itu mengeluarkan jurusnya. Menma dengan sembura api dan Gamabunta mengeluarkan minyak membuat api tersebut tambah besar dan mengarah pada Sasuke dan Kuchiyosenya yang tetap diam dan menggerakan sayapnya kedepan membentuk pertahanan.

Menma dan Gamabunta pun terus menyemburkan serangan kombinasinya pada Sasuke…. Setelah beberapa detik serangannya berhenti dan terlihat sesuatu yang mengejutkan mereka berdua. Karena Sasuke dan hewan Kuchiyose-nya baik baik saja tanpa luka sama sekali yang padahal mereka sudah mengeluarkan jurus api yang besar.

"Kenapa terkejut? Serangan tersebut tidak bisa mengalahkan Kuchiyose ku karena dia memeliki pertahanan yang kuat." Sasuke berbicara menjelaskan kenapa dia baik baik saja.

"Sekarang giliranku menyerang."

Sasuke langsung membuat Handseal dan mengeluarkan jurus naga api, sedangkan Kuchiyosenya mengepakan sayapnya beberapa kali menimbulkan tiupan angin besar menambah jurus api Sasuke menjadi besar dan mengarah Menma dan Gamabunta yang terkejut karena kecepatan jurus tersebut.

Booooommm.

Ledakan besar terjadi di tempat mereka berdua dan menimbulkan kepulan asap tebal,,,, setelah asap menghilang terlihat Gamabunta sudah menghilang karena waktunya sudah habis, dan terlihat Menma yang terbaring terkena luka bakar yang lumayan parah tapi masih mampu berdiri kembali.

Tak memberi kesempatan pada Menma,,, Sasuke menyerangnya dengan pedang Kiba dan menyambar Menma dengan petir yang lumayan kuat membuatnya berteriak kesakitan. Tapi Sasuke tak memberi ampun padanya dan terus menyambar Menma…. Setelah puas, Sasuke menghentikan serangannya dan turun dari burungnya dan berdiri didepan Menma yang terbaring tak berdaya.

"Bagaiamana Menma? Kau itu hanya orang lemah yang sombong dan tidak bisa apa apa, kau hanya bermulut besar seolah kau adalah orang hebat, tapi kau tak lebih dari seorang pecundang. Aku tidak akan langsung membunuhmu, tapi aku ingin menyiksamu dulu." Ujar Sasuke. Meremehkan Menma dan menyeringai kejam, mengangkat pedangnya keatas, dan langsung mengayunkan kebawah menyambar Menma lagi tapi dari jarak yang sangat dekat, membuatnadan berteriak kencang karena rasa sakit yang diterimanya.

Tak mampu menahan gempuran dari Sasuke, akhirnya dia pun jatuh pingsan dengan luka parah disekujur tubuhnya tanpa beregenerasi. Meskipun Kyuubi berada ditubuhnya, tapi dia tidak membantu Menma, karena itu lukanya tidak sembuh sendiri.

Sasuke yang melihat Menma pingsan menyimpan pedangnya dan mengangkat tubuhnya dan naik keatas burungnya. Setelah itu dia terbang pergi keatap tempat pertarungan antara Kage, 3 Sennin, 2 Jounin dan satu Gennin yang terkurung dalam Kekkai. Sasuke sudah sampai disana dan langsung melempar tubuh Menma kebawah lalu dia juga turun dan hewan Kuchiyosenya pun pergi.

Sasuke melihat kedalam Kekkai dan menjadikan Menma sebagai tempat duduknya, karena dia belum mau membunuhnya, setidaknya bukan sekarang tapi nanti setelah pertarungan temannya sudah selesai baru dia akan membunuhnya bersama dengan Yondaime dan Istrinya.

¼-¾

Didalam Kekkai, terlihat Naruto yang sedang berhadapan dengan Minato Yondaime Hokage yang dikenal sebagai Shinobi tercepat di dunia dan juga Shinobi yang terkenal karena kepintarannya yang berbahaya.

Mereka berdua saling bertatapan dengan pandangan tajam serta aura yang cukup besar dari tubuh mereka dan jangan lupakan niat membunuh yang besar dari Naruto untuk membalaskan dendamnya dan Ibunya yang menderita akibat perbuatan orang yang berada didepannya ini.

Sedangkan Minato pun juga sama yang ingin membunuh Naruto karena sudah membocorkan rahasianya dan mencoreng nama baiknya yang selama ini dia jaga,,,, dan juga dia benci terhadap Naruto karena itu dia ingin membunuhnya. Membunuh orang yang menghinanya saat ujian Chunin tahap 3 beberapa minggu yang lalu.

Tak jauh dari tempat Naruto dan Minato, terlihat Sandaime Hokage dan Tsuchikage yang saling berhadapan dan dengan tujuan yang berbeda kenapa mereka bertarung.

Tsuchikage bertarung untuk membalaskan dendamnya terhadap Konoha yang mengalahkan desanya saat perang Shinobi dulu, yang pasukannya dibantai oleh Minato. Dan sebenarnya dia ingin membalas pada Minato, tapi melawan Hiruzen pun tak masalah, karena mereka sama sama pemimpin Konoha.

Sedangkan Hiruzen tentu saja mengalahkan Tsuchikage agar pasukannya mundur dan pergi dari Konoha yang sedang menghancurkan Konoha.

Dan ada juga Orochimaru yang melawan Jiraiya.

Tsunade melawan Kushina, dan.

Mizukage melawan Shizune.

.

Tak mau menunggu lama, Naruto langsung membuat Handseal dengan cepat dan langsung mengeluarkan jurusnya.

=Katon:Goryuuka no jutsu=

Naga api besar langsung mengarah pada Minato,, yang masih dapat di hindari dengan mudah. Tapi sayang tiba tiba saja Naruto sudah tepat berada didepannya dan bersiap memukulnya, tapi masih dapat ditahan dengan mudah.

Mereka berdua pun saling beradu Taijutsu antara Kage melawan seorang Gennin berkemampuan hebat. Mereka terus saling serang dan bertahan tak ada yang mau mengalah ataupun menyerah. Merasa percuma adu Taijutsu, Naruto memilih mundur menjauh dan mengeluarkan jurusnya.

=Katon:Housenka no jutsu=.

Bola bola api mengarah pada Minato dan dapat dihindari olehnya, tapi bola bola api tersebut terus mengejar Minato. Setelah beberapa detik, akhirnya Minato berhasil lolos dari jurus Naruto tersebut, tapi dia dikejutkan oleh Naruto yang tiba tiba didepannya.

=Fuuton:Repushou=

Naruto mengarahkan telapak tangannya kedepan, dan seketika Minato langsung terpental jauh dan hampir menabrak Kekkai kalau saja dia tidak cepat melemparkan Kunai Hiraishin-nya dan menghilang.

Minato yang semula belum serius, sekarang pun mulai serius, karena merasa kalau Naruto bukan lawan yang bisa dianggap remeh, karena terbukti bisa membuatnya sedikit kerepotan. Minato langsung melempar Kunainya kearah Naruto. Naruto pun juga melemparkan Kunainya.

Duaaarr.

Kunai tersebut saling beradu dan meledak, karena Kunai Naruto sudah diberi segel Fuinjutsu peledak yang akan meledak bila terbentur sesuatu. Minato merasa kesal karena rencananya dapat digagalkan Naruto.

Minato tak kehabisan akal dan melemparkan lagi Kunai begitu juga dengan Naruto.

Kunai Kagebunshin no jutsu.

Kunai yang awalnya satu pun jadi puluhan dan saling berbenturan dan meledak semua dan lagi lagi Minato marah karena rencananya lagi lagi dapat digagalkan oleh Naruto.

"Apa hanya segitu saja Minato.?" Naruto bertanya mengejek Minato membuatnya tambah marah tapi dia tahan.

"Kalau begitu akan kutunjukan sesuatu padamu. Lihatlah sekelilingmu." Perintah Naruto.

Minato pun melihat sekelilingnya dan kaget karena banyak Kunai yang menancap disekitarnya, dan Kunai tersebut juga terdapat segel Fuin di gagangnya. "Sejak kapan kau melakukannya.?" Tanyanya.

"Kau tidak perlu tahu,, yang perlu kau tahu sekarang adalah kau akan mati." Desis Naruto tajam dan langsung menghilang dengan kilatan merah.

Duaaaghhh. Duaaaghhh. Duaaaghh.

Duaaaaghh. Duaaghhhh. Duaaaghh.

Naruto muncul didekat Minato dan langsung memukulnya dengan cepat, dan menghilang dan muncul lagi didekatnya dan memukulnya. Dan itu pun terus terjadi ber-ulang ulang tak memberi Minato kesempatan untuk menghindar ataupun bertahan karena kecepatan Naruto, ditambah dia belum menaruh Kunai di sekitar pertarungan membuatnya tidak bisa melakukan Hiraishin.

=Katon:Karyuu Endan=

Naruto muncul didepan Minato dan langsung mengeluarkan jurus apinya membuat Minato kaget tapi dapat dihindari karena dia dengan cepat melemparkan Kunainya dan menghilang membuatnya selamat.

"Kau hebat juga,, tapi aku tidak akan main main lagi sekarang." Geram Minato dan berlari dengan cepat kearah Naruto dan melempar Kunainya. Naruto mengeluarkan Kunainya dan menahan Kunai Minato. Tapi sayang Minato dengan cepat menghilang dan mengambil Kunainya dan menyerang Naruto.

Duaaghhh.

Minato memukul perut Naruto dengan keras membuatnya mundur beberapa langkah. Minato muncul dibelakang Naruto menahan punggungnya dan langsung menendangnya dengan kuat membuatnya terpental lagi.

Minato terus menyerang Naruto dengan cepat membuatnya tak dapat menahannya. Minato membuat Rasengan ditangannya dan menghilang dan muncul didepan Naruto membuatnya kaget.

=Rasengan=

Minato menghantamkan Rasengan-nya keperut Naruto membuatnya terpental jauh dan menahan sakit diperutnya dan hampir menabrak Kekkai tapi diselamatkan oleh Kushina yang berhenti bertarungan dengan Tsunade.

"Terima kasih Kaa-san." Ujar Naruto.

"Hati-hati Naruto, dia bukan lawan yang mudah." Balas Kushina mempringati Naruto dan dibalas anggukan.

Mereka berdua menghindar dengan cepat karena serangan dari Minato dan Tsunade membuat mereka terpisah lagi dan melawan lawannua masing masing.

"Kau sudah membuat kesalahan Minato,, aku akan serius sekarang." Desis Naruto.

Tiba-tiba saja dari tubuh Naruto keluar aura berwarna merah yang membuat Minato terkejut, aura itu terus keluar dan membungkus tubuh Naruto. Lalu muncul 1 ekor dibelakangnya dan itu terus bertambah perlahan-lahan sampai ke tiga ekor. Saat sudah tiga ekor, tiba tiba saja sebuah kubah berwarna merah gelap menutupi tubuh Naruto.

Buuuummmmm. Wuuusssshhhh.

Terjadi ledakan energi lumayan besar ditempat Naruto dan menimbulkan tiupan angin yang sangat kencang, membuat mereka yang sedang bertarung disana berhenti dan bertahan agar tak terbawa angin yang kencang tersebut.

Setelah angin berhenti mereka melihat ketempat Naruto berada, dan membuat mereka terkejut karena Naruto sudah memasuki mode Kyuubi ekor 4. Terutama Minato yang sangat terkejut karena dia sudah mengambil Kyuubi dari tubuh Naruto, tapi kenapa sekarang dia bisa memasuki mode Kyuubi. Pikir Minato.

Tak jauh berbeda dengan Minato, Kushina juga terkejut karena melihat anaknya yang memasuki mode Kyuubi ekor 4 di usia yang terbilang masih muda. Padahal sangat sulit untuk bisa menguasainya. Tapi Naruto berhasil dan itu membuatnya bangga dengan perkembangan anaknya.

Sedangkan Orochimaru dia sekarang tengah menyeringai karena mendapat sesuatu yang menarik untuknya. 'khu khu khu,, ini menarik, mungkin dia bisa menjadi tubuh baru ku nanti.' Batinnya menyeringai.

Kyuubi yang berada ditubuh Menma tersenyum kecil melihat Naruto yang bisa menguasai Chakranya yang dibilang sulit apalagi untuk anak-anak seperti dia. Tapi Kyuubi juga senang karena Naruto berhasil menguasainya walaupun hanya sampai ekor 5 saja.

Tiba tiba saja Sandaime, Jiraiya, Tsunade dan Shizune berdiri disamping Minato berniat membantunya. Begitu juga dengan Tsuchikage, Mizukage, Kushina dan Orochimaru berdiri disamping Naruto.

"Kalian orang Konoha, akan menerima pembalasan dariku." Ujar Naruto dengan suara beratnya.

"Dan balasannya adalah. Mati."

Duaaghhhh. Craaassshhh. Craasshhhh

Mereka semua terkejut karena Naruto tiba tiba menghilang dan memukul Minato keatas dan menghilang lagi dan mencakar tubuhnya dengan sangat cepat, lalu menghilang dan mencakar lagi. Dan terus seperti itu menghilang dan mencakar tubuh Minato yang tidak bisa menghindar ataupun bertahan karena pergerakan Naruto yang lebih cepit dari sebelumnya.

Duaaghhhh. Buuuummmm.

Naruto memukul Minato dengan kuat kebawah menimbulkan bunyi ledakan lumayan besar dan Naruto melesat dengan cepat kebawah dan memukul Minato sekali lagi hingga menimbulkan debu debu yang berterbangan menutupi tubuh mereka berdua.

Setelah debu menghilang terlihat Naruto yang sedang menahan pergerakan Minato yang terluka cukup parah bahkan bajunya sudah tak berbentuk lagi. Naruto membuat bola energi dari mulutnya dan bersiap membunuh Minato yang tak bisa bergerak.

Duaaghhhhh.

Belum sempat dia melancarkan serangannya, tiba tiba saja dia terpental akibat pukulan dari Tsunade yang cukup kuat untuknya. Naruto menggeram marah karena ada yang mengganggunya, padahal sedikit lagi dia bisa membunuh Minato.

Tsunade dan Shizune dengan cepat langsung menyembuhkan Minato, dan lainnya masih tetap dalam posisi siaga untuk berjaga jaga.

"Grrrr pengganggu, harus mati." geram Naruto dan tiba tiba saja tangannya memanjang dan mencekik leher Tsunade dan Shizune dan langsung menariknya dengan cepat.

Jleebbb. Jleebbb.

Naruto dengan cepat menusuk perut mereka berdua dengan ekornya membuat Sandaime, Jiraiya dan Minato terkejut karena melihat kejadian tersebut dan tak sempat menolong karena kejadiannya yang sangat cepat.

Naruto melempar tubuh Tsunade dan Shizune asal dan ditangkap oleh Jiraiya dan Hiruzen. "Minato lawanlah aku kalau kau memang laki laki. Jangan hanya berlindung dibelakang wanita." Tantang Naruto dan sedikit mengejek.

Minato langsung maju kedepan tapi di tahan Jiraiya. "Biar aku membantumu Minato, dia berbahaya." Ujarnya mempringati.

"Tidak usah Sensei, biar aku saja yang melawannya." Tolak Minato.

"Jiraiya benar Minato, biar ka-."

Duaggghhh.

Belum sempat menyelesaikan ucapannya, Hiruzen lebih dulu terkena pukulan Orochimaru membuatnya terpental kebelakang. "Akulah lawanmu Hiruzen." Ujar Orochimaru menyeringai.

Jiraiya berlari kearah Hiruzen tapi tiba tiba dia dihadang oleh Tsuchikage. "Aku tidak akan membiarkanmu mengganggu mereka." Ujarnya membuat Jiraiya mendecih.

Sedangkan para wanita memilih menjauh dari sana dan membiarkan para laki-laki bertarung.

"Bagaimana Minato? Kau siap menerima kematianmu.?" Tanya Naruto meremehkan.

"Kaulah yang akan mati sialan." Teriak Minato emosi dan langsung berlari kearah Naruto dan melempar Kunainya.

Duaaaghhhh.

Belum sempat Kunainya mengenai Naruto, dia sudah menghilang dan muncul dibelakang Minato dan memukulnya dengan cepat, tapi masih dapat ditahan, meskipun masih dapat ditahan tapi dia masih merasakan sakit akibat pukulan Naruto.

Craassshhh. Craassshhhh. Craassshhh.

Naruto tiba tiba menghilang dan menyerang Minato dengan cepat, dan menghilang lalu menyerang lagi, dan begitu seterusnya…. Setelah beberapa detik kemudian Naruto berhenti dan terlihat tubub Minato yang penuh luka cakaran dan banyak darah ditubuhnyaa. Minato terjatuh dengan nafas tersengal sengal.

Naruto yang melihat Minato seperti itu langsung membuat sebuah bola energi cukup besar berwarna hitam dan langsung menelannya membuat mulutnya mengembung dan langsung menembakanannya.

[Minidamaa]

Boooooooommmmmm.

Tembakan gelombang energi warna merah langsung mengarah pada Minato dan terjadi ledakan besar, Tsunade dan Shizune sudah teriak histeris sejak tadi, dan pertarungan empat orang disana berhenti dan melihat kearah tempat ledakan besar tersebut.

Setelah asap menghilang terlihat Minato tergeletak dengan tubuh yang terluka parah dan terlihat tangan kanannya yang hilang dan pakaiannya sudah hilang entah kemana. Tsunade dan Shizune berlari kearahnya dan langsung menyembuhkannya tapi ditahan.

"Uhuk,, t-tidak perlu m-menyembuhkanku Shizune, Tsunade karena itu percuma saja. Aku uhuk sudah terluka parah dan sebentar lagi akan mati karena aku sudah tak kuat lagi." Ujar Minato pelan dan terputus putus.

"Bertahanlah Minato, kau pasti akan selamat." Ujar Tsunade dan terus mengalirkan Chakranya sedangkan Shizune hanya diam saja tapi dia terlihat sedih dan terus mengalirkan Chakranya.

"P-percuma saja."

"Diam."

Sedangkan Naruto sudah berubah kebentuk awalnya dan menatap mereka bertiga datar, dan mengaktifkan Mangekyou Sharingannya dan menutup matanya.

"Percuma kalian menolongnya,, karena dia akan mati." Ujar Naruto membuat Tsunade dan Shizune menatapnya.

"Apa maksudmu.?" Tanya Tsunade.

"Maksudku adalah ini." Naruto langsung membuka matanya.

[Amaterasu]

Kobaran api hitam langsung membakar tubuh Minato, tapi dia berhasil mendorong Tsunade dan Shizune menjuh lebih dulu. Api hitam itu terus melahap tubuh Minato yang berteriak kesakitan begitu juga Shizune yang meneriaki Minato dengan air mata yang mengalir membasahi pipinya.

Setelah beberapa saat kemudian tubuh Minato pun sudah hangus terbakar oleh kobaran api hitam itu dan menjadi abu dan lenyap dari muka bumi bersama dengan dosa-dosanya setelah apa yang dia perbuat dan mungkin itulah bayaran yang pas untuknya.

Shizune meneriaki nama Minato dengan suara pilu dengan tangisannya dan terus memanggil manggil nama Minato. Bukan hanya Shizune, tapi Tsunade juga meneteskan air matanya begitu juga Jiraiya dan Hiruzen yang bersedih akibat kematian Minato salah satu Shinobi terhebat di dunia dan Konoha.

Jleeebbbb.

Mereka sekali lagi harus terkejut karena tiba tiba saja Orochimaru menusuk Hiruzen dengan pedangnya tepat dibagian jantungnya hingga tembus sampai depan. Rupanya dia memanfaatkan keadaan Hiruzen yang lengah tadi dan langsung dengan cepat menikamnya dari belakang.

Jiraiya berlari kearah Hiruzen yang terbaring lemah dan menatap tajam Orochimaru. "Apa yang kau lakukan Orochimaru?" tanyanya marah.

"Tentu saja membunuhnya, memangnya apa dasar bodoh kau." Jawab Orochimaru mengejek.

"Tapi kenapa kau membunuhnya, bukankah dia ini Senseimu.?" Tanya Jiraiya.

"Kau tidak perlu tahu Jiraiya. Dan aku akan pergi sekarang sampai jumpa pecundang." Orochimaru langsung pergi dengan cara masuk kedalam tanah. Tak lama setelah kepergiannya, Kekkai pun menghilang begitu juga pasukan Oto dan Suna yang pergi.

"Sekarang dendamku sudab terbalaskan, menghancurkan Konoha dan kematian Minato. Sampai jumpa lagi, berjuanglah membangun desa ini lagi." Ujar Oonoki dan langsung pergi dari sana diikuti para Ninjanya dan meninggalkan Konoha karena sudah puas dengan tujuannya.

"Kalau begitu aku akan kembali duluan." Pamit Mei pada Kushina dan langsung pergi kembali ke Kiri.

"Inilah pembalasan untuk kalian." Ujar Naruto dingin.

Shizune yang mendengar ucapan Naruto menatapnya tajam dan penuh kebencian dan langsung berlari kearahnya tapi sayang tiba tiba saja tubuhnya terikat oleh Rantai yang ternyata dari Kushina.

"Jangan pernah menyentuh anakku dengan tangan kotormu itu." Ujar Kushina datar.

"Dan sekarang pergilah menyusul suami sialanmu itu."

Jlleeebbb.

Kushina menggerakan rantainya dan menusuk jantung dan paru-paru Shizune membuatnya muntah darah dan langsung mati akibat luka yang dideritanya membuat Tsunade murka dan berlari kearah Kushina dan memukulnya. Tapi tiba tiba Tsunade terpental dan muncul. Shisui, Itachi, Fugaku, Mikoto, Naori dan Haku didepan Kushina dan Naruto begitu juga Sasuke yang berdiri disamping Naruto dan melemparkan tubuh Menma.

"Ini seperti ambilah." Ujar Sasuke.

"Terima kasih." Balas Naruto. Dia memang sudah meminta pada Sasuke untuk jangan membunuh Menma terlebih dulu karena ada sesuatu yang mau diambilnya.

Naruto langsung berlutut dan menyentuh perut Menma dan seketika keluar Chakra merah dari tubuhnya dan masuk kedalam tubuh Naruto. Setelah beberapa detik Naruto pun sudah selesai mengambil Chakra Kyuubi lagi pada tubuh Menma.

"Selamat datang kembali Kurama." Ujar Naruto melalui pikirannya.

"Iya" balas Kurama singkat.

Tiba tiba saja Sasuke menusuk jantung Menma karena dia sudah dari tadi ingin melakukannya, dan itu membuat Tsunade dan Jiraiya terkejut. Sasuke langsung melempar tubuh tak bernyawa Menma kearah Tsunade yang ditangkap olehnya dan dibaringkan disamping Shizune.

"Itulah hukuman yang pantas untuk keluarga Minato, atas apa yang dia lakukan pada anngota Clan kami. Dan kehancuran Konoha ini, memang sudah sepantasnya Konoha hancur." Ujar Fugaku dingin.

"Dan sekarang kami akan pergi, selamat tinggal." Lanjutnya, dan pergi dari sana bersama yang lainnya.

Sedangkan Jiraiya dan Tsunade masih tetap disana dengan kesedihan akibat kematian Minato dan Hiruzen serta Menma dan Shizune ditambah dengan desa Konoha yang sudah hancur dan banyak penduduk yang mati begitu juga dengan ninja ninja Konoha karena penyerangan secara mendadak dari tiga desa.

Semuanya sudah terjadi dan menyesal juga percuma karena itu tidak ada gunanya. Kematian Minato itu atas salahnya sendiri, begitu juga dengan Shizune yang merebut Minato dari Kushina dan Menma yang terlau sombong dan selalu menghina Naruto, dan sekarang mereka sudah mendapat balasannya begitu juga penduduk desa.

Mulai sekarang mereka harus berjuang keras untuk membangun desa Konoha seperti semula dan menjadi lebih baik lagi.

.

T!B!C

Balasan Review:

Auliaprimarahman: Final masih lama, dan terima udah suka sama FF saya yang abal ini.

Monkey D. Abrar: Iya Uchiha akan pergi ke Kiri.

Pembaca kelas kakap: Kumo kan gak ada urusan sama Konoha, lagian tiga desa juga cukup.

Shinn Kazumiya: Terima kasih pujian Senpai. Dan terima kasih juga masukannya.

Ashuraindra64: oke mereka akan mati.

FiqRasmuni: Terima kasih mbak.

Firdaus minato: Tenang aja bro mereka udah mati.

RootN: Oke bro. Boleh saja.

Oke terima kasih yang menyukai FF saya yang abal ini dan maaf kalau lama UP-nya. Dan mohon maaf bila Chap ini kurang menarik. Tapi semoga suka. Itu saja.

T-e-r-i-m-a. K-a-s-i-h.