Chapter 13.
Disclaimer:Naruto dan yang lainnya bukan milik saya,saya hanya pinjam Charakternya saja.
Genre:Adventure,Romance,Family, .
Rated:T.
Pair:Naruto.U x Naori.U x Haku.
Warning:Ooc,Oc,Semi-cannon,SmartNaru,Typo,Dll.
Summary: Dendamnya sudah terbalaskan untuk orang yang sudah memberikan luka padanya dan Ibunya. Dan sekarang dia akan menghadapi musuh baru yang mengancam menguasai dunia. Mampukah dia dan keluarganya melawan orang itu. Lihat saja. (Bad Summary).
Chaptet 13.
Pagi hari yang sangat cerah disebuah desa bernama Kirigakure dengan diiringi suara-suara kicauan burung yang terdengar merdu untuk didengar. Dan terlihat juga banyak penduduk desa yang melakukan aktifitas masing-masing. Baik Shinobi maupun warga biasa. Ataupun ada anak-anak yang sedang bermain dan berlatih.
Sekarang penduduk desa Kiri lebih banyak dari sebelumnya, banyak orang-orang yang bergabung ke desa Kiri, baik Ninja maupun bukan. Bahkan ada juga beberapa desa kecil lainnya yang bekerja sama dengan desa Kiri. Bahkan sekarang desa Kiri bisa dikatakan desa terbesar kedua setelah Kumo dengan penduduk terbanyak.
Dan itu semua berkat Naruto dan yang lainnya saat mengikuti ujian Chunnin dan mampu mengalahkan musuh-musuhnya dengan hebat membuat banyak orang kagum pada mereka dan bergabung menjadi penduduk Kiri, dan bahkan ada juga yang minta diajarkan seni ninja oleh Naruto dan kawan-kawan.
Tapi bukan hanya itu saja yang membuat penduduk Kiri bertambah, itu karena Naruto dan yang lainnya juga sering menolong orang lain saat kesulitan baik orang luar maupun dalam desa saat mereka sedamg menjalankan misi biasa saja. Dan karena itulah, desa-desa kecil yang dekat dengan wilayah Kiri merasa aman karena ada Naruto dan yang lainnya yang siap membantu kapan saja saat dibutuhkan.
Sekarang di dalam sebuah kamar yang cukup luas dengan tempat tidur besar terlihat 3 orang yang masih terlelap dengan saling berpelukan dibawah selimut yang menutupi tubuh mereka kecuali kepalanya.
Beberapa menit kemudian dua wanita tersebut membuka matanya dengan perlahan dan tersenyum bersamaan saat melihat orang dihadapannya yang masih terlelap dengan tenang. Secara bersamaan mereka mencium pipi pria dihadapannya dengan pelan dan penuh cinta.
Setelah itu mereka berdua bangun membuat tubuh bagian atas mereka terlihat dan saling berpandangan dan seketika wajahnya merona mengingat kejadian 'panas' mereka bertiga semalam tanpa henti, dan baru berhenti sekitar pukul 2 pagi karena kelelahan sehabis 'bertempur' dengan sengit.
Mereka berdua melihat jam yang ternyata sudah jam 8:30 dan setelah itu mereka pun pergi kekamar mandi secara bergantian menyegarkan diri dan membersihkan tubuh mereka bekas 'kejadian' semalam membuat tubuh mereka terasa lemas dan lengket.
Setelah selesai mandi dan berganti pakaian. Mereka berdua masih melihat suaminya tidur membuat mereka menghela nafas dan menggeleng-geleng kan kepalanya. Mereka berdua pun berjalan kekasur dan membangunkan suaminya menggoyang-goyangkan tubuhnya perlahan.
"Ennghhh.." merasa tidurnya tertanggu, pria tersebut pun membuka matanya dan meregangkan badannya dan melihat dua istrinya yang sudah bersih dan cantik membuatnya tersenyum.
"Ohayou Tsuma." Sapa Naruto tersenyum.
"Ohayou mo Anata." Balas Naori dan Haku.
Naruto bangun dari tidurnya dan pergi ke kamar mandi setelah mencium Naori dan Haku membuat mereka merona karenanya. Padahal mereka sudah melakukannya berulang kali. Tapi entah kenapa mereka masih malu-malu dengan kelakuan romantis dari suami mereka.
Setelah selesai melakukan rutinitas paginya dan berganti pakaian. Naruto, Naori dan Haku pun keluar dari kamar dan menuju ruang makan karena sudah lapar, karena dari semalam belum makan sama sekali. Karena sudah tak sabar ingin melakukan malam pertama mereka bertiga.
Sekarang mereka sudah sampai di ruang makan dan disana sudah ada Kushina dan Karin. Yah meskipun Karin sudah bertunangan tapi dia tetap tinggal di sini sampai dia menikah baru pindah kerumah Uchiha. Ikut dengan suaminya, Sasuke.
"Puas sekali ya, sampai pagi baru tidur." Ujar Karin menyeringi menggoda saat Naruto, Naori dan Haku sudah duduk.
Sedangkan mereka bertiga yang mendengar ucapan Karin pun merona karena malu .
"Nanti kau juga akan seperti itu dengan Sasuke, bukan begitu Uchiha Karin.?" Balas Naruto membuat Karin merona.
"Apalagi nanti kau tinggal di rumah Uchiha. Kalau kau berisik saat melakukan 'itu'. Bisa di Amaterasu kau oleh pamam Fugaku." Lanjutnya tersenyum.
"Sudah-sudah. Sekarang ayo makan." Ujar Kushina dan mereka hanya mengangguk saja dan mulai makan.
Mereka pun makan dengan tenang tanpa ada pembicaraan serius kecuali masalah biasa saja. Tentang keseharian mereka. Atau tentanh Karin yang kapan menikah, dan menyusul Naruto dan mempunyai anak yang imut-imut.
Setelah selesai makan, Kushina dan Karin pun membereskan bekas makan mereka dan mencuci piringnya. Sedangkan Naruto, Naori dan Haku pergi kekamar berganti pakaian, karena ingin jalan-jalan menikmati kebersamaan mereka dan berbulan madu. Karena jarang mereka selalu bersama disebabkan oleh misi mereka masing-masing. Jadi jarang untuk mereka bersama sebagai sepasang kekasih.
Setelah selesai berganti pakaian, sekarang mereka pun keluar rumah dan jalan-jalan di keramaian desa yang jarang mereka lihat karena terlalu sibuk dengan Misi. Tapi sekarang mereka sedang libur dari Misi karena perintah dari Mizukage untuk menikmati hari libur mereka.
Dan sekarang disinilah mereka, berjalan dengan santai bersama-sama, sesekali membalas sapaan dari warga desa yang menyapa mereka. Mereka pun mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah mereka coba di desa Kiri tersebut.
Mereka pun terus berjalan-jalan dan bermain bersama-sama dengan bahagia membuat orang lain juga bahagia melihat pengantin baru tersebut.
Tak terasa karena terlalu asik bermain, hari pun sudah menjelang sore dan mereka memutuskan untuk pergi ke pinggir danau menikmati pemandangan Sunset yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
Mereka pun menikmati Sunset dengan berpelukan satu sama lain. Dan berciuman dengan pemandangan menambah kesan romantis untuk mereka bertiga. Setelah selesai, mereka pun langsung pulang kerumah, dan melakukan aktifitas seperti biasanya.
Sedangkan di sebuah hutan yang cukup lebat terlihat seorang yang sedang melompati pohon ke pohon lainnya, dan terlihat dia adalah seorang Shinobi dilihat dari ikat kepala yang dia kenakan. Pemuda tersebut terus melompat dengan cepat dan lincah. Tapi tiba-tiba saja dia berhenti saat melihat tubuh seorang perempuan yang terbaring di tanah.
Pemuda tersebut pun turun dari pohon dan menghampiri perempuan yang sepertinya pingsan tersebut. Dia mencoba membangunkannya beberapa kali tapi tak berhasil. Dan dia memutuskan untuk membawanya dan menunggunya sadar dan meminta penjelasannya kenapa ada di hutan malam-malam seperti ini.
Dia pun mengangkat tubuh perempuan tersebut dan menggendongnya dipunggungnya, setelah itu dia pun melompat keatas dan melanjutkan perjalanannya yang sempat tertunda tadi. Dan setelah dia pergi terlihat seorang muncul dari dalam pohon menatap kepergian orang tersebut.
'hmmm,, jadi dia gagal ya. Mungkin aku bisa mengajaknya bekerja sama.' Batinnya dan masuk kedalam tanah dan menghilang dari sana meninggalkan hutan yang sepi dan gelap.
Di sebuah rumah yang sederhana tiba-tiba muncul seorang pemuda dengan perempuan di gendongannya. Dia pun langsung membuka pintu dan masuk kedalam. Setelah sampai didalam dia langsung membaringkan perempuan di gendongannya dengan perlahan. Setelah itu dia pun masuk ke kamar untuk menyegarkan dirinya.
Setelah selesai mandi dan berganti pakaian. Dia pun masuk ke kamar untuk melihat keadaan perempuan yang dia bawa tadi, tapi tidak ada luka yang serius hanya luka kecil saja. Dia pun menatapnya cukup lama dengan perasaan bingung, tapi juga tertarik karena kecantikan perempuan dihadapannya.
'hah, mungkin besok saja aku memberitahu yang lainnya.' Batinnya dan menuju ruang tamu dan tidur disofa, karena kasurnya sedang digunakan.
!-!
Pagi hari di sebuah kamar sederhana, terlihat perempuam yang sedang tidur perlahan membuka matanya dan menggeliat kecil. Setelah matanya terbuka dia pun duduk dan memandang sekelilingnya dengan wajah bingung. Karena setahunya dia tidak ada disini dan berada di tempat lain.
Tapi saat sedang memandang sekelilingnya, tiba-tiba saja pintu kamar terbuka, dan terlihatlah seorang pemuda berambut hitam membuatnya waspada dan turun dari kasur menatap pemuda tersebut.
"Siapa kau.?" Tanya perempuan tersebut.
"Tenang saja nona, aku menemukanmu semalam dihutan, jadi aku membawamu kesini. Dan kalau boleh tahu kenapa kau berada dihutan dengan keadaan tak sadarkan diri.?" Tanya pemuda tersebut dan duduk di bangku yang ada disana.
Sedangkan perempuan tersebut yang mendengar ucapan pemuda didepannya mulai bersikap tenang lagi dan duduk di kasur meskipun sedikit tidak percaya dengan pemuda tersebut.
"Siapa namamu.?" Tanya perempuan tersebut datar membuat pemuda didepannya sedikit kesal.
"Baiklah nona, perkenalkan namaku Uchiha Shisui. Kau sendiri siapa.?" Ujar Shisui dan bertanya.
"Shion." Balasnya singkat membuat Shisui bingung tapi tak dihiraukan.
"Baik bisa kau jelaskan pertanyaanku sebelumnya.?"
Sedangkan Shion menatap Shisui sebentar karena dia masih belum yakin dengan Shisui. Karena bagaimanapun dja juga baru mengenal Shisui. Dan bisa jadi kalau orang itu hanya berpura-pura baik didepannya tapi menusuk dibelakang.
Tapi entah kenapa dia merasa kalau Shiusi orang baik, jadi dia pun menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Shisui dan juga sebagai ucapan terima kasih karena telah menolongnya tadi malam saat dihutan.
Shion pun memberitahukan pada Shisui kalau dia adalah seorang Ratu di negeri Iblis menggantikan ibunya yang sudah meninggal karena dibunuh oleh seseorang. Dan dia juga adalah seorang Miko disana.
Tapi suatu saat Mouryou dibebaskan oleh dari segelnya yang dibuat oleh Ibunya. Dan segel tersebut dibuka oleh seseorang dan menjadikan tubuhnya sebagai tempat untuk Mouryou karena dia sudah tidak mempunyai tubuh. Karena tubuhnya sudah dihancurkan oleh Ibu Shion.
Sedangkan Mouryou sendiri, dia adalah Seorang Iblis jahat yang berniat menguasai dunia ini dengan kekuatan yang dia miliki beserta dengan pasukannya. Tapi rencananya saat itu digagalkan oleh Ibu Shion dengan cara menyegelnya di suatu tempat agar tidak berbuat jahat lagi kepada orang lain. Dan itu membuatnya marah, karena rencananya gagal.
Tapi sekarang dia sudah bebas dan bersiap melakukan rencananya yang sempat tertunda. Tapi Shion yang sebagai Miko Negeri Iblis mengetahui kalau dia bebas memutuskan untuk menyegelnya kembali seperti yang dilakukan oleh Ibunya dulu.
Karena itu Shion pun memutuskan untuk menyerang Mouryou dan membawa pasukannya. Dan saat itulah terjadi pertempuran antara pasukan Shion melawan Pasukan Mouryou yang sangat banyak dan susah dikalahkan.
Sedangkan Shion sendiri melawan Mouryou dan bersiap menyegelnya. Tapi sayang saat dia ingin menyegel Mouryou, tiba-tiba saja dia malah terserap oleh sebuah portal yang dibuat oleh Mouryou. Membuat Shion terlempar entah kemana, dan Mouryou pun tidak jadi di segek untuk kedua kalinya. Karena dia sudah berhasil menyingkirkan sang Miko yang bisa menyegelnya.
Sedangkan Shion sendiri yang terserap sebuah portal terlempar ke hutan. Dan untung saja di temukan oleh Shisui kalau tidan mungkin dia sudah mati dimakan oleh binatang buas yang ada di hutan itu. Dan itulah alasan kenapa Shion bisa berasa dihutan malam-malam tadi.
Sedangkan Shisui sendiri yang mendengar cerita Shion merasa terkejut karenanya, apalagi tentang Mouryou sang Raja Iblis yang sangat jahat dan kuat yang berniat menguasai dunia membuatnya marah karena dia tidak suka dengan orang macam Mouryou yang serakah dan merasa paling kuat di dunia ini.
Dan mungkin nanti dia akan memberi tahukan tentang ini pada yang lainnya dan Mizukage untuk mengantisipasi bila-bila Mouryou datang menyerang desa Kiri dan membunuh semua penduduk desa dan memulai menguasai dunia Ninja.
Setelah itu Shisui pun menyuruh Shion untuk mandi dan sarapan karena dia sudah menyiapkan makanan yang dia masak. Sedangkan Shion sendiri hanya menurut saja, karena memang dia sudah sangat lapar dan badannya juga kotor dan butuh membersihkan dirinya agar lebih segar dan cantik.
Setelah beberapa menit kemudian, Shion pun sudah selesai mandi dan menuju meja makan yang sudah ditunggu oleh Shisui dan mereka berdua makan pun dengan tenang tidak ada pembicaraan karena Shion yang memang orang bangsawan yang diajarkan tata krama saat makan.
Dan setelah selesai makan, Shisui pun membereskannya dan mencuci piring dan mengajak Shion untuk ke rumah Naruto membicarakan masalah tadi dengannya dan yang lainnya agar mengetahui masalah tersebut dan bisa berjaga-jaga.
[][][]
Sekarang di kediaman Uzumaki sedang ramai orang di ruang tamu membicarakam sesutau. Mereka adalah Naruto, Naori, Haku, Karin, Kushina, Shisui dan Shion.
Shisui memberitahukan pada Naruto tentang cerita Shion tadi dan tentang Mouryou padanya agar dia tahu soal masalah ini. Karena ini juga bisa menjadi bahaya yang besar, bila sampai Mouryou berhasil menguasai dunia dengan pasukannya yang kuat dan banyak.
Sedangkan Naruto dan yang lainnya pun mendengarkan dengan baik cerita Shisui sampai selesai. Dan mereka pun juga terkejut mendengarnya tentang si Raja Iblis Mouryou ini ditambah dengan tujuannya yang sudah sangat keterlaluan.
Naruto sendiri pun semakin pusing dengam orang-orang macam itu. Ditambah dengan Akatsuki yang belum dia ketahui seperti apa anggota kelompoknya yang lain dan kapan akan bergerak kembali mengincar Bijuu yang ada padanya dan dua Istrinya untuk mencapai tujuan mereka yang tak masuk akal.
Dan sekarang ditambah dengan satu lagi yang menjadi masalahnya dan berbeda dengan lainnya. Karena kali ini adalah Iblis jahat dan kuat. Tidak tahu seperti apa kekuatannya, ditambah dengan pasukannya yang sangat banyak menurut Shion. Dan juga tujuannya yang sama dengan Akatsuki. Yaitu.
Menguasai Dunia.
Dan tak menutup kemungkinan kalau Akatsuki dan Mouryou akan bekerja sama dan mencapai tujuan mereka yang bisa membahayakan banyak orang, terutama dirinya dan dua Istrinya yang bisa terbunuh kapan saja. Karena mereka bertiga sudah menjadi incaran Akatsuki karena Bijuu yang di tubuh mereka bertiga yang masih belum tertangkap bersama dengan satu Bijuu milik Kumo. Hachibi.
Setelah masalahnya selesai. Shisui pun kembali pulang bersama dengan Shion dan memberi tahu kepada Uchiha lainnya dahulu baru pulang ke rumahnya.
Sedangkan Naruto sendiri tidak tahu apa yang harus di lakukannya karena dia sedang masa libur. Dan kalau dia menyerang Mouryou maka itu sama saja dengan bunuh diri begitu juga bila menyerang markas Akatsuki. Karena dia belum tahu kekuatan mereka semua. Dan karena itu mungkin dia bisa mencari tahu Informasi tentang markas Akatsuki dan langsung menyerangnya dan membunuh semua anggotanya bersama dengan yang lainnya.
[ŁĢ]
Sedangkan di Negeri Iblis didalam sebuah istana yang lumayan besar terlihat seseorang bernaram Moryou yang sedang duduk santai di kursi singgasananya dan didampingin anak buah kepercayaannya di sampingnya.
Ya sekarang Moryou menempati istana yang di tempati Shion dan bahawannya dulu. Tapi sekarang setelah dia membuang Shion entaj kemana dan mengalahkan pasukannya. Jadilah sekarang Moryou yang berkuasa di Negeri Iblis ini. Sama seperti julukannya si Raja Iblis sangat pas dengan tempatnya.
Saat sedang bersantai, tiba-tiba saja pintu istana terbuka dan masuklah dua orang menggunakan jubah hitam dengan motif awan merah, mereka berdua berjalan santai dan berhenti tepat di depan Moryou yang masih santai tanpa takut dengan dua orang didepannya. Berbeda dengan bawahannya yang memasang posisi siaga.
"Siapa kau? Ada perlu apa kemari.?" Tanya Moryou.
"Aku menawarkanmu kerja sama denganku. Kita sama-sama akan mencapai kedaimaian dunia bila bekerja sama." Jawab salah satu orang berjubah.
"Heh, kedaimaian. Apa untungnya bagiku.?" Mouryou bertanya tak tertarik.
"Apa saja yang kau, bisa kau dapatkan." Jawab orang itu lagi.
Sedangkan Mouryou sendiri hanya diam saja memikirkan tawaran dari orang didepannya yang tidak dia kenal sebelumnya dan tiba-tiba saja menawarkan kerja sama dengan mengatas namakan perdamaian yang menurutnya tidak akan pernah ada namanya perdamaian.
Karena dia lebih suka menghancurkan dari kedamaian. Lagi pula dia adalah Iblis yang memiliki sifat jahat dan serakah dan sebagainya. Tapi mungkin tak ada salahnya untuk menerima tawaran orang itu. Lagipula dia juga tidak terlalu rugi, dan mungkin dia akan dengan mudah mencapai tujuannya bila bekerja sama dengan orang tersebut.
"Baiklah, aku terima. Tapi jangan macam-macam denganku, kalau kau tidak mau menerima akibatnya." Ujar Moryou sedikit mengancam.
Sedangkan orang didepannya hanya mengangguk saja. "Baiklah kalau begitu, aku pergi." Ujarnya dan berjalan keluar Istana.
Moryou sendiri sebenarnya masih bingung dengan dua orang yang tiba-tiba datang ke hadapannya. Ditambah dia juga tidak kenal. Bisa saja dua orang itu hanya memanfaatkannya. Tapi bila benar begitu dia juga akan melawan, lagipula sulit mempercayai orang lain ditambah orang asing.
Jadi dia juga akan tetap waspada pada orang itu agar tidak merugikannya nanti.
-_Ł_Ğ_-
Sedangkan di Kirigakure, Naruto sekarang sedang berlatih di Training Ground tempat biasanya seorang diri. Meskipun dia sudah kuat, tapi dia juga harus tetap berlatih untuk memperkuat kemampuannya agar tidak tumpul karena tidak pernah dilatih lagi.
Lagi pula dia yakin kalau masih banyak di luar sana orang yang lebih kuat darinya, atau jauh lebih kuat darinya seperti Akatsuki atau Moryou misalnya. Dan untuk itu dia juga harus bertambah kuat untuk melindungi keluarganya dan dirinya sendiri dari musuh-musuh jahat yang bisa kapan saja muncul menyerang.
Naruto pun terus berlatih dengan giat, dari fisik maupun kemampuannya yang lainnya. Bahkan terlihat beberapa kawah kecil akibat latihan yang dilakukannya. Mungkin sekarang Naruto bisa disamakan Special Jounin itu kalau dengan kekuatan alaminya, tapi beda bila dibantu dengan Kyuubi. Mungkin bisa setara Kage atau lebih bila menggunakan kekuatan Kyuubi.
Setelah latihan berjam-jam, akhirnya Naruto pun memutuskan untuk berhenti dan bertistirahat di bawah pohon yang besar dan nyaman sambil memandang hasil latihannya yang membuat banyak pohon-pohon hangus terbakar dan berlubang karena jurus-jurusnya.
Saat istirahat Naruto memikirkan cara untuk mencari tahu tentang Informasi Akatsuki dan langsung menyerangnya kalau perlu. Karena dia harus lebih cepat dari Akatsuki sebelum dia yang di cari oleh Akatsuki. Karena itu bisa membahayakan yang lainnya bila sampai Akatsuki datang menyerang desa Kiri.
Karena itu mungkin dia akan mulai bergerak untuk mencari tentang markas Akatsuki nanti atau besok sendirian. Dia tahu memang kalau Akatsuki memiliki anggota yang kuat. Tapi dia juga mempunyai keluarga yang hebat. Seperti Shisui dan Itachi yang ahli Genjutsu. Lalu Istrinya yang juga hebat.
Karena bila kelompok itu dibiarkan saja, itu akan semakin berbahaya untuk dunia Ninja ini, belum lagi pasti juga masih banyak orang-orang jahat yang akan membantu kelompok tersebut. Jadi sebelum dia yang mati, setidaknya dia sudah melindungi dunia ini dari kehancuran dan dikuasai oleh orang jahat yang memperbudak manusia lainnya.
Tak terasa hari pun sudah mulai sore, Naruto pun memutuskan untuk pulang ke rumah dan membicarakan tentang rencananya besok pada keluarganya. Lagipula liburannya juga sudah cukup dan sudah saatnya untuknya beraksi lagi memberantas kejahatan.
-_Ľ_Ğ_-
Sekarang Naruto sudah sampai di rumah dan di sambut oleh kedua istrinya dengan senang. Setelah itu dia pun memilih menyegarkan diri terlebih dulu sebelum ke masalah awalnya yang akan dia bicarakan dengan keluarganya.
Setelah beberapa menit, akhirnya Naruto pun sudah selesai mandi dan langsung mengajak keluarganya ke ruang tamu membicrakan masalah yang penting. Dan setelah semuannya berkumpul. Naruto pun mulai menjelaskan tujuannya.
Naruto pun menjelaskan tujuannya yang ingin mencari tahu tentang kelompok dan anggota Akatsuki seorang diri dan mengenali siapa saja anggotanya baru dia akan membunuhnyaa dan menghancurkan organisasi tersebut agar tak mengacaukan dunia lagi dengan tujuannya.
Dan tentu saja rencana Naruto di tolak keras oleh Naori dan Haku karena mereka tidak mau terjadi apa-apa pada Suami mereka. Dan karena mereka juga tahu kalau Akatsuki adalah kelompok yang berbahaya karena mereka pernah melihatnya sendiri saat itu.
Lalu membiarkan Naruto bergerak sendirian itu sama saja mereka harus siap kehilangan pria yang mereka cintai tersebut. Meskipun Naruto kuat. Tapi kalau bertarung terus menerus dengan orang yang belum di ketahui kemampuannya, bisa saja Naruto terbunuh saat melawan anggota Akatsuki yang dikenal sebagai Kriminal Rank-S.
Bukan hanya Naori dan Haku saja yang tidak setuju. Kushina selaku ibu Naruto pun tidak setuju dengan rencananya. Karena dia tidak mau kehilangan anaknya untuk kedua kalinya, sudah cukup satu kali saja saat dia hampir kehilangan anaknya untuk selamanya dan tidak mau sampai itu terjadi lagi.
Karena itu Naori dan Haku pun memutuskan untuk ikut dengan Naruto dan membantunya sebisa mereka. Tapi Naruto menolaknya dengan alasan tidak ingin membahayakan kedua Istrinya. Tapi mereka tetap memaksa membuat Naruto hanya pasrah saja karena dia tahu kalau hal ini akan terjadi, jadi percuma saja dia menolak. Lagipula juga lebib baik kalau mereka pergi bertiga karena itu mempermudah pencariannya.
Setelah berbincang-bincang cukup lama, akhirnya Naruto dan Istrinya pun memutuskan untuk tidur karena besok mereka harus melakukan perjalanan panjang dan sulit yang mungkin bisa menghabiskan waktu berhari-hari lamanya untuk menemukan markas Akatsuki dan para Anggotanya.
-_Ł_Ğ_-
Pagi hari di kediaman Uzumaki, sekarang terlihat Naruto, Naori dan Haku sedang menyiapkan barang-barang yang akan mereka bawa untuk pergi sekarang. Memulai pencarian mereka bertiga. Setelah selesai bersiap-siap. Mereka pun berpamitan pada Kushina dan Karin dan menuju kantor Mizukage untuk meminta izin terlebih dahulu.
Setelah sampai di ruang Mizukage, Naruto pun langsung membicarakan tujuannya dan meminta Izin. Sedangkan Mizukage hanya bisa mengizinkan saja, karena melarang pun percuma karena Naruto pasti akan pergi juga. Jadi dia hanya bisa berpesan untuk berhati-hati pada mereka bertiga dan kembali dengan selamat.
Sesudah mendapat Izin dari Mizukage. Naruto, Naori dan Haku pun langsung pergi menuju gerbang desa dan memulai perjalanan mereka. Setelah beberapa menit, akhirnya mereka pun sampai didepan gerbang desa. Tapi saat ingin keluar desa. Tiba-tiba saja muncul Itachi dan Shisui dengan pakaian Jounin mereka.
"Ada apa kalian menghadang kami.?" Tanya Naruto bingung.
"Aku tahu rencanamu, dan kami akan membantu." Jawab Shisui.
"Dan tenang saja, kami sudah mendapat izin." Lanjutnya.
Sedangkan Naruto, Naoro dan Haku tidak terlalu terkejut mendengarnya jadi mereka pun memutuskan untuk mengajak Shisui dan Itachi juga. Lagi pula ini juga lebih bagus. Jadi mereka bisa langsung menyerang markas Akatsuki bila sudah ketemu dan langsung menghancurkannya.
Mereka berlima pun langsung pergi dari desa Kiri dan memulai perjalanan mereka untuk mencari Markas Akatsuki dan menghancurkan mereka semua. Dan setelah itu selesai, baru terakhir masalah Mouryou yang harus diselesaikan selanjutnya.
Tapi tanpa mereka sadari terlihat seseorang keluar dari pohon memandang kepergian mereka berlima. 'aku harus memberi tahu tentang ini.' Batinnya dan masuk kedalam tanah.
-_Ł_Ğ_-
Sedangkan di sebuah tempat yang gelap terlihat ada seseorang yang sedang duduk santai diatas patung besar. Dan tiba-tiba saja muncul seseorang dari dalam tanah.
"3 Jinchuriki dan Dua Uchiha sedang mencari markas Akatsuki." Ujar orang itu.
Sedangkan orang yang duduk hanya diam saja di tempat. "Biarkan saja mereka, perintahkan yang lainnya untuk melawan mereka. Karena kita sudah tak butuh kelompok itu lagi." Balasnya.
"Tapi, bagaiamana dengan Hachibi.?" Tanya orang itu.
"Aku bisa menyuruh orang lain untuk menangkapnya. Karena mereka terlalu lambat, jadi biarkan mereka bersenang-senang. Tapi lebih bagus kalau mereka bisa menangkap 3 Jinchuriki itu." Balasnya lagi.
Dan orang tadi hanya diam saja dan masuk kedalam tanah meninggalkan orang itu sendirian didalam kegelapan.
"Sebentar lagi rencanaku akan dimulai." Gumamnya.
-_Ł_Ğ_-
Kembali pada Naruto dan yang lainnya, sekarang mereka masih terus melompati pohon demi pohon dengan kecepatan sedang. Karena mereka juga tidak sedang terburu-buru untuk menyelesaikan Misi mereka berlima. Jadi mereka bisa lebih santai.
Lagipula bila mereka terlalu cepat, itu bisa menguras tenaga mereka dan bila melawan musuh yang tiba-tiba datang bisa membuat mereka dalam bahaya. Dan lagi mereka juga tidak tahu kapan anggota akan muncul. Bisa saja mereka tiba-tiba tepat didepan mereka dan langsung menyerang.
Tapi seperti itu tidak mungkin karena mereka tidak melihat apapun kecuali pohon-pohon saja di sekitarnya dan tidak ada tanda bahaya apapun yang bisa mengancam mereka berlima jadi mereka terus melesat diatas pohon sambil mengawasi sekitar untuk berjaga-jaga bila bahaya datang.
Setelah berjalan selama berjam-jam lamanya akhirnya mereka memutuskan untuk istirahat dulu karena hari sudah hampir gelap, dan akan susah bila melanjutkan perjalanan pada malam hari dan juga berbahaya.
Sekarang mereka sedang berada di bawah pohon yang besar dan terlihat nyaman untuk tempat istirahat mereka semalam ini. Mereka pun makan terlebih dulu untuk mengisi tenaga mereka dan setelah itu mereka langsung tidur dan tak lupa juga membuat Bunshin terlebih dulu untuk berjaga-jaga.
Pagi hari yang cerah dengan suara kicauan burung yang terdengar merdu, terlihatlah lima orang yang berada dihutan yang baru bangun dari tidurnya. Setelah terbangun mereka pun membereskan barang-barang mereka terlebih dulu dan pergi ke sungai untuk membersihkan wajah mereka agar terlihat lebih segar lagi.
Setelah merasa semuanya sudah siap. Mereka pun langsung melompat ke pohon dan melompat dari satu pohon ke pohon lainnya dengan kecepatan standar saja.
-_Ł_Ğ_-
Sudah selama dua hari Naruto dan yang lainnya mencari markas dan anggota Akatsuki tapi belum juga ketemu, mereka juga sudah mencoba mencari didalam desa-desa kecil tapi juga tak berhasil menemukan mereka.
Memang sulit bila mencari sesuatu tanpa petunjuk atau yang lainnya yang bisa mempermudah pencarian mereka dan seperti sekarang inilah mereka hanya terus mencari tanpa petunjuk sama sekali yang entah kapan akan selesai.
Dan sekarang ini mereka sedang berada di tempat desa hujan Amegakure. Desa yang mereka tahu di pimpin oleh Shinobi hebat bernama Hanzo si Salamander yang juga memberikan julukan pada 3 Sennin Legendaris saat perang Shinobi dulu.
Dan desa Ame juga dikenal sebagai tempat kelompok Akatsuki awal kali terbentuk. Jadi mereka mencoba untuk pergi ke sini dan mencari petunjuk tentang Akatsuki lebih banyak lagi.
Desa ini juga berbeda dengan desa lainnya. Seperti namanya desa hujan. Tempat ini selalu hujan sejak lama. Bukan hanya hujan air saja, tapi juga hujan darah. Karena banyak penduduk Ame yang mati akibat perang Shinobi dulu. Menyebabkan populasi desa ini semakin sedikit.
Selain itu desa Ame juga adalah desa dengan penjagaan terketat dan sulit untuk masuk kedalam desa ini. Itu dilakukan karena untuk menjaga penduduk Ame lainnya dari musuh-musuh yang berniat menyerang mereka.
Tapi dengan bantuan sedikit Genjutsu. Mereka berhasil masuk kedalam desa Ame dan mencari kedai untuk berteduh sementara dan untuk mengisi perut mereka. Baru setelah itu mereka melanjutkan pencarian mereka.
Saat sedang makan di dalam kedai, mereka mendengar pembicaraan orang lain yang sedang membicarakan tentang Pein yang menjadi pemimpin Ame, dan dianggap dewa oleh penduduk Ame dan tempatnua berada di menara tertinggi. Tapi jarang ada yang melihat langsung sosok Pein tersebut.
Sedangkan Naruto dan yang lainnya pun mendengarkan saja dengan baik, karena bisa saja ini adalah petunjuk mereka menemukan anggota Akatsuki yang mereka cari. Tapi mereka juga cukup kaget karena ada orang yang dianggap dewa. Bila begitu pasti orang tersebut sangat hebat sampai dijuluki sebagai Dewa.
Setelah selesai makan, Naruto dan yang lain langsung membayar dan pergi dari kedai tersebut untuk menuju menara tertinggi dan mencari tahu tentang orang bernama Pain tersebut.
Setelah beberapa menit berjalan mereka pun sampai di lorong panjang dan langsung masuk kedalam sambil mengawasi sekitar mereka. Setelah melewati lorong, mereka pun sampai di sebuah ruangan yang luas dan terdapat beberapa pipa air disekitarnya.
Mereka pun memperhatikan sekeliling mereka yang tampak kosong tidak ada apa-apa. Tabi tiba-tiba saja puluhan Shuriken kertas mengarah pada mereka, dan Naruto menggunakan jutsu Fuutonnya membuat mereka selamat.
Mereka pun menatap keatas dan terlihat 1 wanita sedang terbang dengan sayap kertasnya, dan 5 orang lainnya yang berdiri diatas pipa menggunakan jubah hitam bermotif awan merah. Membuat mereka waspada.
"Wah-wah, jadi inikah Jinchuriki itu.?" Tanya pria berambut silver menatap Naruto, Naori dan Haku.
"Kami sudah lama menunggu kalian. Dan sekarang kalian datang juga." Lanjutnya.
Sedangkan Naruto dan yang lainnya hanya diam saja, karena mereka tahu didepan mereka sekarang adalah para anggota Akatsuki yang mereka cari. Dan sekarang sudah ketemu dan pasti akan terjadi pertarungan antara mereka.
Tak mau menunggu lama, pria berambut silver langsung melompat dan menyerang Naruto dengan senjatanya. Tapi Naori dengan cepat menahannya dan langsung balas menyerang pria tersebut.
Tak mau kalah dengan temanya, 4 orang lainnya juga mulai menyerang Naruto dan yang lainnya. Dan sekarang Naruto berhadapan dengan seorang pria bermasker, Haku melawan pria berambut kuning, Shisui melawan pria berambut merah dan terakhir Itachi melawan orang berwajah Hiu.
Sedangkan wanita satunya hanya memperhatikan mereka saja dari atas tidak berniat membantu temannya melawan Naruto Dkk.
Dan sekarang pertarungan antara Akatsuki melawan Naruto dan yang lainnya akan dimulai.
.
.
Ť#B#Č
.
.
L-G.
