BAB4
Ini masih pagi, dan Jinseok sudah dengan kekuatan supersonik mendekat ke Changmin yang masih setengah hdup dengan segelas coklat hangat digenggaman tangannya. Dan dengan suara yang seperti biasa, ia setengah berteriak.
"Changminie!" Ya, dengan intonasi itu. Changmin setengah terusik, tapi ia menghiraukannya, karenabelum sepenuhnya hidup.
Jinseok melanjutkan kalimatnya, "Mari nonton film biru denganku!" Dan detik itu juga mata Changmin benar benar terbuka. Ia menoleh dengan cepat. Berniat berteriak, "Hyung apa aku belum legal—!?"
Pria weeaboo tersebut tertawa keras sambil memegang perutnya. "Ayolah! Louoon hyung tidak akan tau," Kemudian ia menyeret Changmin bersama kursinya.
Juga coklat hangatnya.
"Nah kau tinggal duduk diam dan nikmati film birunya." Jinseok membungkuk, menekan nekan mousenya dan membuka sebuah website untuk menonton film. "Kau pasti akan suka," Dan changmin menelan ludahnya paksa.
-30 menit berlalu-
"Biru bukan?" Masih nyengir. Padahal pria yang lebih muda di sampingnya masih mengepalkan tangan dengan muka yang merah.
Lalu ia mengamuk. "GETSUYOUBI NO TAWAWA JUGA MASIH ERO HYUNG!"
TBC.
