Cast : Xi Luhan

Oh Sehun

NAN GWAENCHANA

Luhan beserta teman-temannya yang lain nampak sudah berkumpul di halaman hotel usai melaksanakan sarapan bersama. Hari ini mereka akan melakukan penjelajahan di hutan sekitar hotel. Para guru mengatakan ini akan menarik dan sekedar untuk hiburan para siswa siswi .

"Baiklah kalian semua saya akan membagi kalian dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 4 orang saya akan bacakan satu persatu " Teriak Kim saem yang berdiri di depan dan membuka kertas ditangannya

"Byun Baekhyun, Park Chanyeol ,Kim Taehyun , Jung Krystal berada di kelompok pertama dan di kelompok kedua Kim Jong In , Irene, Do Kyungsoo dan Oh Sehun . Untuk kelompok ketiga Jessica Jung, Im Yoona ,Xi Luhan dan Kim Myung Soo . Lalu untuk selanjutnya..."

Luhan melirik kearah teman-temannya termasuk Sehun yang juga menatapnya saat ini . Oh! Yang benar saja hanya dia yang tak sekelompok dengan salah satu dari teman-temannya dan sialnya lagi ia harus satu kelompok dengan kedua wanita penyihir ini dan L alias Kim Myung Soo yang terkenal sangat menjengkelkan dan tidak terlalu menyukainya entah apa alasannya .

Luhan menghela nafas dan mengeratkan letak jaket tebalnya lalu membenarkan juga letak tas punggungnya yang terasa begitu berat karena Kyungsoo yang memasukkan banyak sekali barang kedalam tasnya beralasan jika sewaktu-waktu Luhan membutuhkannya .

"Kau baik-baik saja .. Bagaimana bisa Kim saem menempatkanmu bersama ketiga orang menyebalkan seperti mereka itu" Protes Kyungsoo memegang pundak Luhan . Luhan tersenyum "Aku baik dan akan baik-baik saja .. Semoga saja mereka bisa bekerja sama denganku" Balas Luhan tak yakin

"Tapi kenapa kau terlihat tidak yakin Lu" Tanya Baekhyun . Luhan hanya menggeleng pelan "Hanya terlalu gugup Baek.. Kau tenang saja"

"Aktifkan gps di ponselmu. Mungkin saja nanti kau tersesat" Suara Sehun terdengar membuat ketiga pria mungil yang sedang mengobrol itu menoleh

"Aku tidak akan tersesat kau pikir aku anak kecil "Protes Luhan tak terima

"Jangan membantah lakukan saja" Perintah Sehun membuat Luhan mencibir dan mengambil ponselnya untuk mengaktifkan gps. Setelah selesai ia menghadapkan layar ponselnya ke depan wajah Sehun dengan kesal "Lihat! Sudah aku nyalakan. Puas sekarang"

"Bagus rusa jelek" Kata Sehun tersenyum dan mengacak rambut Luhan

"Astaga Sehun berhenti merusak rambutku" Kesal Luhan berusaha menghentikan tangan Sehun yang mengacak kasar rambutnya .

"Mereka benar-benar cocok ya Baek" Kata Kyungsoo dan di angguki oleh Baekhyun saat melihat kelakuan Sehun yang terus menggoda Luhan . Mereka berdua tersenyum sebelum menghampiri pasangan masing-masing.

..

"Entah kalian beruntung atau bagaimana hari ini bisa satu kelompok dengan sialan itu..ini menjadikan semua rencana kita semakin mudah bukan" Kata Krystal pada teman-temannya

"Kau benar Krys.. Aku tak sabar memberi pelajaran pada pria menjijikkan itu"Balas Yoona

"Aku percayakan rencana ini pada kalian .. Lakukan yang kalian inginkan tapi jangan sampai ada yang mengetahuinya" ujar Krystal pada Yoona dan Jessica didepannya

"Kau tenang saja Krys ..sudah aku katakan jika aku akan bermain bersih "

"Apa yang akan kalian lakukan kali ini pada Luhan" Suara L menginterupsi percakapan Krystal beserta teman-temannya .

"Memang apa yang pernah kami lakukan pada pria itu" Tanya Krystal menoleh pada L

"Entahlah" ia mengangkat kedua bahunya acuh "Apa kau berniat ikut bermain Kim Myung Soo-ssi" Tanya Yoona dan L tersenyum miring "Sedikit mungkin cukup menyenangkan"

..

..

Hhhh~

Terdengar helaan nafas dari Luhan kelompoknya sudah mulai memasuki hutan setelah kelompok Sehun dan teman-temannya masuk terlebih dahulu . Mata rusanya melirik ke arah ketiga anggota kelompoknya yang entah mengapa begitu menyebalkan . Luhan mengeratkan jaket tebal ditubuhnya karena udara begitu dingin sebab hutan yang di telusurinya ini terletak di kaki gunung apalagi pohon-pohon tinggi yang menghalangi cahaya matahari masuk.

Luhan melirik jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 10 namun mereka masih saja disini .

"Apa ini arah yang benar Myungsoo-ssi" Tanya Luhan pada Myungsoo yang berjalan didepannya dan hanya dijawab anggukan dengan muka datar oleh Myungsoo "Panggil aku L" Ujar L membuat Luhan mengerjapkan matanya berkali-kalu dan setelahnya mengangguk. Luhan merasa kakinya sudah mati rasa karena terus berjalan kesana kemari namun mereka masih belum menemukan gulungan yang disebar oleh pihak Sekolah yang di perintahkan .

Luhan beserta kelompoknya terus berjalan menyusuri areal hutan tanpa istirahat. Ia Melirik jamnya lagi yang sudah menunjukkan pukul 3 sore . Apa mungkin mereka hanya berputar-putar saja dan apa sekarang mereka tersesat pikiran-pikiran itu hinggap begitu saja di kepala Luhan membuatnya sedikit merasa cemas

"Jessica-ssi apa kau membaca peta dengan benar kenapa kita masih belum menemukan gulungannya?" Tanya Luhan membuat Jessica ,Yoona dan L menoleh kearahnya "Kau pikir aku sengaja membuat kita tersesat" Kata Jessica kesal

"Bukan hanya saja aku rasa kita sudah terlalu dalam masuk kedalam hutan dan sekarang hari sudah semakin sore" Kata Luhan sedikit cemas "Kalau begitu bagaimana jika kau yang memimpin Luhan-ssi" Usul Yoona sedikit tersenyum meremehkan menatap Luhan . Luhan menatap kearah Yoona ,Jessica dan L secara bergantian sebelum mengangguk menyetujui "Baiklah,Berikan petanya padaku" Luhan mengulurkan tangannya meminta peta yang dipegang Jessica membuat Jessica mendecih pelan sebelum memberikan petanya dengan kasar pada Luhan . Luhan mulai berjalan mendahului ketiga anggota kelompoknya sambil membaca peta ditangannya sedikit bergegas mengingat hari sudah semakin sore dan dapat ia perkirakan jika mereka dapat keluar dari hutan selambat-lambatnya pukul 5 sore nanti asalkan mereka cepat . Ia sudah tak berpikir untuk menemukan gulungan yang sudah diperintahkan persetan dengan itu yang terpenting ia bisa keluar dari sini dan bertemu dengan Sehun dan teman-temannya jika ia mendapat hukuman ia akan menerimanya dengan sukarela. Luhan sedikit menoleh ke belakang dimana ketiga anggotanya berjalan mengikutinya dengan malas-malasan membuat Luhan sedikit mendengus kesal menahan diri untuk tidak membentak ketiganya walaupun ia ingin "apa kalian bisa cepat sedikit kita akan kemalaman jika cara berjalan kalian seperti itu" Kata Luhan menahan Kesal. "Diam kenapa kau begitu berisik Huh!Kau benar-benar membuatku muak"

Luhan menghela nafas menahan kesal bagaimana bisa ia terjebak dengan orang-orang ini sekarang . Memilih untuk tidak lagi peduli pada anggota kelompoknya biarkan saja mereka tersesat yang paling terpenting ia bisa keluar dati sini mengingat hari sudah semakin sore dan ia ingin beristirahat di kasur hotel yang empuk . Luhan masih sibuk pada peta di tangannya ia mengernyit dan melihat ke sekitar merasa ada yang aneh.

"Aku membaca peta ini dengan benar tetapi kenapa aku merasa berjalan semakin jauh kedalam hutan" Guman Luhan dan menoleh ke kanan dan ke kiri dimana hanya terdapat pohon-pohon tinggi dan jurang yang cukup curam . Ia bergidik ngeri dan membalikkan tubuhnya

"Aku rasa ki-... " Luhan menghentikan ucapannya saat tak mendapati Jessica, Yoona beserta L yang tadi berjalan dibelakangnya . Matanya melirik ke kanan dan kekiri dengan panik Apa kereka sengaja meninggalkannya sendirian dihutan ini . Luhan berlari kembali menyusuri jalan yang sempat ia lewati tadi namun sudah cukup jauh ia berjalan ia tak kunjung menemukan anggota kelompoknya yang lain.

"JESSICA-SSI ,YOONA-SSI,MYUNGSOO-SSI KALIAN DIMANAA..." Teriak Luhan panik apalagi ia merasa takut berada di dalam hutan ini sendirian dan hari sudah beranjak malam sekarang.

Luhan terus berlari dengan panik tak menyadari ada sebuah kayu di depannya

Bruk

Isshhh~

Luhan terjatuh dan memegang lututnya yang nampak berdarah karena membentur batu . "Ya Tuhan aku harus bagaimana" Ujar Luhan lirih jujur saja ia begitu lelah sekarang tubuhnya sudah tak kuat lagi berlari . Ia memejamkan matanya pelan sebelum kembali berdiri

Tes

Tes

Tes

Luhan mendongakkan kepalanya saat merasakan tetesan air mengenai tubuhnya hingga tiba-tiba saja hujan turun dengan derasnya membuat Luhan berlari dengan tergesa untuk mencari tempat berteduh . Ia berhenti sejenak mengambil senter di dalam ranselnya karena ia sudah tak dapat melihat jalan yang sudah gelap . Luhan terus berjalan namun Nihil ia tak dapat menemukan tempat berteduh untuk sekedar menghangatkan tubuhnya yang sudah basah dan mengigil kedinginan karena air hujan . Apalagi hujan harus membuatnya ekstra hati-hati karena jalan yang ia lalui begitu licin terlebih di sebelah kirinya terdapat jurang yang cukup curam. Luhan melirik ke sampingnya takut-takut ia pikir tega sekali mereka meninggalkan Luhan sendirian di hutan yang gelam dan menakutkan ini sendirian .

SRAK

SRAK

Luhan menoleh ke asal suara itu hati-hati tubuhnya sudah bergetar takut dan kedinginan dalam waktu yang bersamaan . Ia mengarahkan senternya ke asal suara itu dengan pelan hingga

HUWAAA

Luhan menjerit kaget saat segerombolan kelelawar terbang kearahnya membuatnya sedikit berjalan mundur lupa jika terdapat jurang curam dibelakangnya . Luhan mengibaskan kedua tangannya menghalau kelelawar-kelelawar itu menyerang wajahnya dan tak sadar menjatuhkan senternya

DUG

Luhan membelalakkan matanya saat dirasa tubuhnya akan jatuh dan

AAAAA~

BRUK

BRUK

BRUK

Tubuh Luhan berguling-guling beberapa kali dan berhenti didasar jurang

Hahhh~Hahh~hahh..

Ia merasakan tubuhnya remuk terlebih lagi kepalanya yang nampaknya berdarah karena membentur sesuatu entah apa itu. Matanya terasa begitu berat ditambah rasa pening di kepalanya dan sakit di sekujur tubuhnya yang sudah lelah membuatnya perlahan menutup matanya sebelum tak sadarkan diri membiarkan air hujan membasahi tubuhnya

"Sehun"

..

..

..

..

DEG

PRANG~

"Sehun ada apa " Tanya Chanyeoll kaget saat mendengar suara pecahan kaca dan segera berlari kearah Sehun beserta Kyungsoo dan Baekhyun yang nampak khawatir

Bukan langsung menjawab Sehun hanya menatap kosong pecahan gelas yang ada dilantai sebelum menyentuh dadanya dan memandang ke arah teman-temannya "Apa Luhan belum kembali, Perasaanku tidak enak" Tanyanya entah mengapa begitu cemas dan sesak

"Mungkin sebentar lagi kelompoknya akan tiba " Balas Chanyeoll

"Luhan akan baik-baik saja Sehun, Baek bantu aku membersihkan ini " Kata Kyungsoo dan Baekhyun mengangguk lalu membantu Kyungsoi memunguti pecahan gelas dilantai.

"Tapi Bagaimana jika terjadi sesuatu padanya" Kata Sehun dan Chanyeoll menepuk pundaknya menenangkan "Dia akan baik-baik sa-.."

DRAP

DRAP

Ucapan Chanyeoll terhenti dan menoleh ke asal suara langkah kaki yang terdengar terburu-buru sebelum matanya melihat Kai yang terengah masih menetralkan nafasnya dengan tangan memegang kedua lutunya sambil membungkuk .

Ke empat orang disana reflek menoleh kearah Kai dengan heran "Kai ada apa kenapa kau kelihatan buru-buru" Tanya Chanyeoll masih menatap Kai .

"Kai apa yang terjadi" Tanya Kyungsoo merasa ada sesuatu yang buruk tengah terjadi

"Lu..hahh..Han.." Jawab Kai masih terengah . Mendengar nama Luhan di ucapkan membuat Sehun menatap Kai cemas

"A-da apa dengan Luhan ..A-apa terjadi sesuatu" Tanya Sehun sedikit terbata takut terjadi sesuatu pada Kekasihnya . Keempat orang disana terlihat begitu tegang terlebih Sehun yang nampak begitu pucat

Merasa nafasnya sudah mulai teratur Kai menegakkan tubuhnya dan berjalan menghampiri teman-temannya

"L-luhan..D-dia M-menghilang Sehun" Kata Kai dan Sehun merasa dadanya seperti terhimpit begitu sesak "A-apa kau bilang"

"Anggota kelompoknya baru sampai beberapa saat lalu dan mengabarkan jika mereka kehilangan Luhan . Saat ini semua siswa laki-laki, para guru dan tim Sar akan memulai pencarian Luhan. Tapi mereka bilang ini akan cukup sulit dilihat dari mesan yang akan mereka lewati nanti dan apalagi malam ini hujan " Jelas Kai dan itu cukup membuat Wajah Sehun semakin memucat terlebih lagi Baekhyun dan Kyungsoo yang nampak sudah menangis dan saling berpelukan satu sama lain .

"Aku harus mencari Luhan.. Aku harus menemukannya" Kata Sehun masih begitu Shock dan berlari keluar hotel meninggalkan teman-temannya

"Kami hiks..ikut .." Ucap Baekhyun yang nampak masih terisak "Kalian tinggal di hotel saja ini akan sangat berbahaya percayakan padaku ,Kai dan Sehun . Kami pasti akan menemukan Luhan."Ucap Chanyeoll dan mengecup kening Baekhyun menenangkan "Kami akan menemukan Luhan" Kai juga mengecup kening Kyungsoo sebelum mereka berdua berlari keluar hotel menyusul Sehun.

Saat Sehun sampai di luar hotel nampak begitu ramai ada beberapa orang yang ia tebak anggota tim sar serta beberapa siswa pria . Sehun semakin mempercepat jalannya dan menghampiri L yang sedang bicara dengan Kim saem .

"Brengsek apa yang kau lakukan pada Luhan" Teriak Sehun marah dan mencengkeram erat kerah L membuatnya susah bernafas . Kim Saem mencoba menghentikan Sehun yang nampak begitu marah sekarang "Oh Sehun hentikan" lerai Kim saem memaksa Sehun melepaskan cengkeramannya pada Kerah L . Sehun melirik Kim saem sebelum melepaskan kerah L kasar "Memang apa yang aku lakukan pada Luhan" Tanya L pada Sehun sedikit menyeringai membuat Sehun ingin sekali memukul wajah menjijikkan L namun ditahan oleh Kai dan Chanyeoll "Sudah Sehun lebih baik kita mencari Luhan sebelum semakin malam" Ujar Chanyeoll menenangkan dan berusaha menarik Sehun menjauh dari L "Aku akan membunuhmu jika terjadi sesuatu yang buruk pada Luhan" Kata Sehun menatap L nyalang dan L hanya memberinya senyum miring.

"Baiklah Kita akan mulai mencari Luhan sebelum hari semakin larut malam dan jika kita belum bisa menemukannya sampai ham 10 malam nanti kita akan lanjutkan besok mengingat hari ini hujan cukup deras. Saem mengingatkan pada kalian untuk berhati-hati. Kalau begitu mari kita mulai pencarian Luhan" Seru Kim Saem pada semua siswa dan Tim sar yang akan ikut serta dalam pencarian Luhan malam ini.

Mereka di bagi menjadi tiga kelompok besar kelompok satu menyusuri bagian timur,Kelompok dua menyusuri bagian barat dan kelompok terakhir menyusuri bagian tengah hutan. Sehun ,Kai dan Chanyeoll ada dalam kelompok terakhir yang hanya sekitar tujuh orang bersama mereka. Berbekalkan senter dan juga Jas Hujan yang membalut tubuh masing-masing .

"LUHAN"

"LUHAN"

Sehun mulai berteriak memanggilkan nama Luhan di ikuti Chanyeol dan Kai beserta yang lainnya secara bergantian .

"LUHAN KAU DIMANA.. LUHAN KUMOHON JAWAB AKU" teriak Sehun sekuat tenaga berharap Luhan bisa mendengarnya dan menjawab teriakannya. Namun nihil tak ada jawaban dari Luhan membuat Sehun semakin Khawatir . Mereka sudah semakin dalam memasuki hutan namun tanda-tanda keberadaan Luhan belum juga di temukan . Sehun ,Kai dan Chanyeol mengeram frustrasi apalagi malam semakin larut dan hujan semakin deras mengguyur.

"LUHAN KAU DIMANA"

"LU JAWAB AKU..LUHANNNN"

"LUHANN.. ..uhuk" Sehun terbatuk beberapa kali dan Kai memberikannya sebotol air mineral lalu membantunya menepuk Punggung Sehun

"Kau baik-baik saja Sehun" Tanya Kai dan Sehun mengangguk sambil menyerahkan kembali botol air mineral pada Kai "Aku baik, Terimakasih"

"Anak muda kami rasa ..kita harus melanjutkan ini besok ini sudah jam 10 malam" Ujar salah satu anggota Tim sar pada Sehun . Sehun beserta Kai dan Chanyeol menoleh bersamaan

"Tidak kita tidak boleh berhenti sebelum Luhan ditemukan.. Bagaimana kalian membiarkan dia berada di hutan ini sendirian" Tolak Sehun tak setuju

"Tapi Malam sudah sangat larut ,Dan lihatlah teman-temanmu yang lain mereka sudah kelelahan" Tunjuknya pada segerombolan Pria seumuran Sehun.

"Kami akan kembali sekarang" Ujar Anggota Tim sar itu pada Sehun

"Aku tidak akan kembali"

"Sehun"

"Aku tidak akan kembali Kai,Chan bagaimana bisa kalian membiarkan Luhan sendirian di hutan yang gelap seperti ini terlebih saat ini hujan,Aku yang akan mencarinya"Ucap Sehun

"Tapi Sehun ini sangat berbahaya kau tau" Kata Kai dan di angguki oleh Chanyeoll

"Jika kalian tidak ingin ikut bersamaku ,Aku akan mencari Luhan sendiri"Kata Sehun menoleh pada kedua temannya sebelum menghampiri anggota tim sar "Ahjussi Tolong pinjamkan aku perlengkapanmu, Kalian boleh kembali aku yang akan menemukan Luhan kabarkan juga pada yang lain" Sehun mengambil peralatan yang di bawa oleh anggota Tim sar dan memasukkannya pada ransel .

"Baiklah jika itu keputusanmu, Kami hanya berdoa semoga kau busa menemukannya. Berhati-hatilah" Sehun tersenyum saat salah satu anggota tim Sar itu memberikan peralatannya dan menepuk pundak Sehun .

"Ahjussi pinjamkan kami juga peralatanmu" Minta Chanyeoll dan Kai hampir berbarengan membuat Sehun dan yang lainnya menoleh pada mereka berdua sedikit terkejut

"Kalian yakin ikut bersamaku "Tanya Sehun pada kedua temannya

"Tentu saja kami yakin iya kan Yeoll" Jawab Kai dan Menyenggol sedikit tubuh Chanyeoll

"Tentu" Balas Chanyeol bersemangat

"Terimakasih "Ucap Sehun tersenyum

"Baiklah kalau begitu kalian berhati-hatilah kami akan kembali" Ucap salah satu anggota tim sar dan diangguki oleh ketiganya sebelum berjalan menjauh meninggalkan ketiganya kembali ke hotel.

Ketiganya mulai melalukan kembali pencarian tak memperdulikan hujan yang mengguyur semakin deras yang mereka pikirkan hanya bisa menemukan Luhan . Mereka terus berjalan dan sesekali memanggil nama Luhan berharap Luhan mendengar dan menjawab mereka.

"Sehun kita berhenti sebentar Astaga aku lelah sekali" Ujar Kai memegang kedua lututnya sedikit membungkuk "Kai benar Sehun lebih baik kita beristirahat sebentar sebelum melanjutkan pencarian" Kata Chanyeoll menyetujui dan mendudukkan tubuhnya di bawah pohon besar agar sedikit terhalang oleh tetesan hujan yang lumayan deras diikuti Kai disampingnya

Sehun menghela nafas berat malam sudah menunjukkan pukul 12 tepat tapi mereka masih belum menemukan dimana Luhan . Menyetujui usul kedua temannya untuk beristirahat Sehun mendudukkan tubuhnya di samping Kai . Kakinya sudah merasa sangat pegal karena berjalan terus sedari tadi dan itu baru terasa sekarang . "Maaf merepotkan" Kata Sehun pelan membuat Kai dan Chanyeoll menoleh kearahnya bersamaan "Sehun apa yang kau bicarakan. Kenapa kau berpikir merepotkan kami lagi pula Luhan juga teman kami" Balas Chanyeoll. "Ya, Apa yang dikatakan Chanyeoll benar jadi tidak perlu kau berpikir membantu mencari Luhan merepotkan kami" Tambah Kai . "Gomawo" Ucap Sehun tulus lengkap dengan sebuah senyum manis tercetak dibibirnya.

"Sejak kapan" Tanya Kai pada Sehun membuat Sehun mengernyit tak mengerti lalu menatap Kai bingung "Apa ya-.."

"Kalian menjadi saling perhatian ..Ehem! Lebih tepatnya menjadi sepasang kekasih" Potong Kai cepat dengan Sebuah senyum jahil di bibirnya

"Bagaimana kalian-.."

"Woah!Jadi benar astaga Yeoll apa kataku mereka sudah menjadi pasangan ..Aku tidak menyangka" Sorak Kai menepuk bahu Chanyeoll dan tertawa bersama membuat Sehun hanya menatap kedua temannya cengo

"Hey! Kai lebih baik kita fokus mencari Luhan terlebih dulu berhenti Menggoda manusia es itu Dan kau Sehun kita bicarakan ini nanti" Kata Chanyeoll menunjuk kearah wajah Sehun yang menatapnya jengkel.

Drrt

Drrt

Kai merogoh saku celananya mengambil ponselnya yang bergetar menandakan ada pesan masuk.

From : Baby Kyungie

Kenapa kalian belum kembali , apa kalian baik-baik saja dan bagaimana dengan Luhan kalian sudah menemukannya?

Kai tersenyum dan mulai mengetik beberapa kata sebelum mengirimnya ke pada Kyungsoo.

To : Baby Kyungie

Kami baik-baik saja Dan untuk Luhan kami belum menemukannya tapi kau tenang saja kamu pasti bisa menemukannya. Lebih baik kau beristirahat Baby.

Kai menekan tombol send dan mengirim pesan balasan pada Kyungsoo sebelum hendak memasukkan kembali ponselnya kedalam saku ia mendapat sebuah ide

"Sehun. Kenapa kita tidak melacak Luhan melalui gps ..Astaga aku baru ingat" Kata Kai menepuk dahinya cukup keras.

"Kau benar Kai.. Kenapa tidak terpikir olehku" Geram Sehun dan mengambil ponsel Kai untuk melacak Keberadaan Luhan. Namun ia berdecak kesal karena sinyalnya begitu jelek disini ia mengangkat ponsel Kai tinggi-tinggi .

"Yeah! Dapat" Teriak Sehun menunjukkan posisi Luhan sekarang dalam ponsel Kai .

"Kearah barat sekitar 200 meter .. Bukankan itu dekat dari sini kalau begitu Ayo" Kata Chanyeoll yang memimpin dan Sehun menyerahkan ponsel Kai pada pemiliknya sebelum mengikuti Chanyeoll . Mereka berjalan mengikuti gps di ponsel Kai yang menunjukkan dimana keberadaan Luhan

"Stop Yeoll .. Kurasa Luhan di sekitar sini" Kata Kai menghadapkan layar ponselnya pada Chanyeoll dan Sehun

"Benarkah tapi dimana Luhan" Tanya Chanyeoll mengarahkan senternya ke sekitar mencari keberadaan Luhan

"LUHAN..LUHAN ...KAU BISA MENDENGARKU" Teriak Sehun keras namun tetap tak ada jawaban

"Yeoll kita berpencar Kai kau kearah sana dan Yeoll kau kearah sana aku akan mencari di sekitar sini .. Berhati-hatilah di sebelah kiri kalian ada jurang yang cukup dalam" Instruksi Sehun dan diangguki oleh keduanya . Mereka mulai berpencar Sehun mengarahkan senternya ke segala arah dan meneriakkan nama Luhan berkali-kali.

"LU KAU DIMANA..LUHANNN-..."

Trakk

Sehun menunduk menatap kearah kakinya yang nampaknya menginjak sesuatu . Ia membungkukkan tubuhnya dan mengambil benda yang ia injak . Sehun mengernyit mengambil sebuah senter yang terinjak olehnya

"Ini milik Luhan" Guman Sehun mengamati senter yang nampak sudah kehabisan daya di tangannya .

"Sehun aku tidak menemukan apapun .. Apa kau menemukan se-..Eh! Itu bukannya milik Baby Kyungie" Tunjuk Kai saat melihat sebuah senter di tangan Sehun. Sehun menoleh ke arah Kai "Aku rasa ini di bawa oleh Luhan Kai." Kata Sehun merasa semakin Khawatir.

"Dimana Chanyeoll" Tanya Sehun

"Aku disini ..apa kau menemukan sesuatu" Jawab Chanyeoll sedikit berlari kecil menghampiri kedua temannya

"Ya! Ini senter milik Luhan" Sehun menyodorkan sebuah senter di tangannya pada Chanyeoll.

"Kau benar Sehun" Kata Chanyeoll saat menerima senter yang ditemukan Sehun

"Kai kemarikan ponselmu"Pinta Sehun mengulurkan tangannya dan Kai dengan cepat memberikan ponselnya pada Sehun .

Sehun melihat ponsel Kai dengan serius titik dimana Luhan berada tepat dimana ia berdiri sekarang tapi dimana Luhan kenap ia tak dapat menemukannya padahal jelas sekali sinyal nya menunjukkan ini tempatnya .

"Dimana Luhan sebenarnya, kenapa dia tidak ada disini" Kata Sehun frustrasi dan menjambak kasar rambutnya . Chanyeoll dan Kai hanya bisa terdiam karena mereka juga tidak tahu apa yang akan mereka lakukan lagi sekarang .

Untuk beberapa saat mereka hanya diam dengan pikiran masing-masing . Dan Sehun hanya memandang kosong ke layar ponsel Kai diikuti Kai yang juga menatap Sehun yang nampak begitu menyedihkan saat ini . Namun beberapa saat kemudian Kai mengerutkan dahinya dan meminta kembali ponselnya pada Sehun .

"Sehun berikan ponselku sebentar" pinta Kai dan Sehun mendongak menatapnya sebelum memberikan kembali ponsel yang ada di tangannya. Kai nampak mengotak-atik ponselnya dengan serius sesekali dia mengangkat ponselnya tinggi-tinggi dan berdecak kesal karena sinyalnya begitu buruk . Ia berjalan sambil mengangkat ponselnya berharap ada sinyal yang masuk meski hanya sedikit .

"Kai apa yang kau lakukan, perhatikan jalanmu" Tegur Chanyeoll yang melihat tingkah laku Kai dan Sehun hanya diam saja memperhatikan kedua temannya.

"Iya Yeoll , Astaga kenapa tidak ada sinyal" Gerutu Kai masih sibuk mengangkat tinggi-tinggi ponselnya tanpa memperhatikan jalan didepannya

SRET

ARGHH~

"KAIIII~" Teriak Chanyeoll keras dan Menghampiri Kai yang nampak terpeleset jatuh ke dalam jurang Sehun yang mendengarnya mengikuti Chanyeoll yang nampak berlari ke pinggiran Jurang .

"Kai kau baik-baik saja" Teriak Sehun dan mengarahkan senternya ke bawah dimana Kai jatuh dan terlihat Kai yang tengah bersandar pada sebuah pohon dan mengelus pinggangnya yang terasa sakit

"Aku baik Sehun, Tapi bisakah kau bantu aku naik" Balas Kai untung saja dia tidak sampai jatuh ke dasar jurang dan masih bisa berpegangan pada pohon ini .

"Baiklah tunggu sebentar aku akan mengambilkan tali" Teriak Chanyeoll dan berlari mengambil peralatan yang mereka pinjam dari Tim sar tadi . Sedangkan Sehun masih menunggu dan menatap ke arah Kai di bawah sana.

"Issh~ponselku jatuh" Gerutu Kai dan merogoh kantong jaketnya mengambil sebuah senter kecil berniat untuk mencari dimana ponselnya terjatuh . Ia berusaha berdiri dengan berpegangan pada pohon agar tak kembali jatuh . Kai mengarahkan senternya sebelum dahinya sedikit menemukan ada yang aneh di bawah sana "Apa itu" ia menajamkan penglihatannya sebelum matanya membelalak terkejut menyadari jika itu

"L-luhan..Luhan" Panggil Kai dengan perlahan berjalan turun menghampiri Luhan yang nampak tak sadarkan diri dan begitu pucat.

Kai membawa kepala Luhan kedalam pangkuannya dan menepuk pipi pucat Luhan."Luhan..Lu Ya Tuhan.." Cemas Kai apalagi tangannya yang berada di bawah kepala Luhan nampak penuh dengan darah . "Lu..Lu sadarlah Luhan apa yang terjadi" Kai masih menepuk-nepuk pipi Luhan dan nampaknya mata Luhan perlahan terbuka "K-kai.." lirih Luhan begitu pelan dan kemudian ia kembali tak sadarkan diri "Tidak Lu.. Lu ..LUHANNN"

"Kai apa yang-..Lu-Luhan" Suara Sehun terasa menyangkut di tenggorokan saat melihat Kai yang tengah memangku kepala Luhan yang tak sadarkan diri dan sangat pucat. "Ya Tuhan" Bahkan Chanyeoll terlihat sangat Shock melihat keadaan Luhan yang sudah seperti mayat

"SEHUN YEOLL CEPAT TARIK AKU SEKARANG" Teriak Kai panik dan ia mengendong Luhan ke punggungnya kemudian mengikat tubuh Luhan pada tubuhnya agar Luhan tak jatuh .

Chanyeoll melemparkan tali beserta pengaman kepada Kai dan Kai menerimanya dengan baik sebelum memakaikan pengaman pada pinggangnya dan memegang tali yang sudah dilemparkan Chanyeoll berusaha naik walaupun begitu sulit apalagi ada Luhan dipunggungnya terlebih medan yang ia lewati begitu licin . Sehun dan Chanyeoll membantu menarik Kai dan Luhan dari atas sekuat tenaga . Hingga akhirnya mereka berhasil Seketika itu Sehun langsung menghampiri Kai yang tengah menurunkan Tubuh Luhan "Lu..Lu Bangun Lu Ya tuhan kenapa kau pucat sekali" Sehun memangku kepala Luhan dan melepas jaket serta mantelnya lalu memakaikannya pada tubuh pucat Luhan . Kai dan Chanyeoll juga melepas jaket mereka dan memberikannya pada Sehun untuk di pakaikan pada Luhan . Sehun menepuk-nepuk pelan pipi Luhan sesekali meniup tangannya sendiri dan menempelkannya pada pipi Luhan berharap Luhan merasa hangat .

Sedangkan Luhan perlahan membuka matanya saat mendengar sayup-sayup suara Sehun memanggil namanya . Matanya terasa begitu berat di tambah kepalanya yang terasa amat sangat sakit namun ia masih tetap berusaha membuka matanya .

"Luhan..Luhan kau sadar ,Apa kau bisa mendengarku" Tanya Sehun saat mendapati Luhan tengah membuka pelan matanya . Luhan Mengerjapkan matanya sebab penglihatannya yang terasa kabur "S-Sehun" Lirih Luhan begitu pelan saat penglihatannya sudah jelas dan ia meneteskan air matanya merasa begitu lega saat dapat melihat wajah Sehun kekasihnya.

"Luhan .. Ya ini aku Lu kau akan baik-baik saja sayang" Kata Sehun memeluk tubuh mungil Luhan rasa khawatirnya lenyap begitu saja saat ini . Akhirnya ia dapat menemukan Luhan

"Sehun hiks..aku takut hiks Sehunn~" Isak Luhan dalam pelukan Sehun dan Sehun mengelus rambut Luhan "Aku disini Lu semua akan baik-baik saja" Ucap Sehun menenangkan

KREK

Sehun menyobek ujung bajunya dan mengikatkannya pada kepala Luhan yang nampak terus mengeluarkan darah "Yeoll ,Kai bantu aku" kata Sehun sedikit menegakkan tubuh Luhan yang di bantu Kai dan Chanyeoll . Sehun membungkukkan badanya berjongkok didepan Luhan "Angkat di ke punggungku , aku akan mengendongnya" Lanjut Sehun dan diangguki oleh kedua temannya sebelum perlahan mengangkat tubuh Luhan ke punggungnya .

Luhan menyandarkan kepalanya di pundak Sehun tubuhnya merasa sangat lemas dan sakit bahkan hanya untuk mengangkat kepalanya . "Sehun"

"Iya Lu kita akan segera sampai dan kau akan segera di obati"

"Sehun sakit..Hiks"

"Tenang Lu Tunggu sebentar lagi kita akan segera sampai" Kata Sehun menenangkan " Tidurlah Lu kita akan segera sampai ,Semua akan baik-baik saja" Dan seperti nyanyian pengantar tidur Luhan perlahan memejamkan matanya saat mendengar suara berat Sehun yang begitu menenangkan baginya terlebih sakit di kepala dan tubuhnya membuatnya lebih memilih tidur dalam gendongan Sehun berharap mereka akan segera sampai dan rasa sakitnya dapat berkurang.

Sehun tersenyum miris saat merasakan nafas teratur Luhan di lehernya .

'Siapa pun yang sudah membuatmu seperti ini mereka akan merasakan akibatnya Lu, Aku bersumpah' Guman Sehun dalam hati begitu marah

..

..

..

..

..

TBC!

HAIIIII~

Duh maaf ya kalo NG malahan yang update dan maaf maaf maaf kalau aku ngilang hampir sebulan ..soalnya aku baru balik dari liburan haha belom waktunya udah liburan dulu ya .. Mohon maklumi dan dalam minggu ini aku usahain buat up LAM DAN TFSM

Udah segitu aja ya janji bakal fast up .. Maaf juga kalo ceritanya tambah gak jelas dan aneh and sorry for typo ,Typo sebagian dari iman ini udah aku panjangin lohh~ .. Haha

Seperti biasa MOHON REVIEW ,FAV OR FOLL

GOMAWO~