Cedar

By Chrisony

Main Cast: Baekhyun, Chanyeol, Sehun, Kai, Kyungsoo, Jongdae

Pairing: Chanbaek, Hunbaek, Kaisoo

Genre: Romance, Drama

.

.

.

.

.

.

Chapter 2

Seusai Baekhyun dan Kyungsoo menghabiskan makanannya, mereka memutuskan untuk kembali ke kelas. Baekhyun berjalan disamping Kyungsoo tanpa berbicara sepatah kata pun dan tatapannya terlihat kosong. Kyungsoo yang melihat itu merasa bingung dengan Baekhyun.

"Baek? Ada apa dengan mu? Ada hal buruk yang terjadi?" Kyungsoo bertanya

"Yaakk Baekhyun! Kau tak mendengarkanku?" Kyungsoo kesal dan memukul lengan Baekhyun untuk menyadarkan dirinya dari lamunan.

"Ohh.. Eumm.. Maaf Kyungsoo. Apa yang tadi kau katakan?"

"Haish.. Sebenarnya ada apa dengan dirimu ini, Baekhyun? Sedari tadi kita berjalan, kau hanya diam dengan tatapan kosong. Aku merasa diacuhkan Baek"

"Eumm.. Aku tidak apa-apa, maaf aku tak menyadarinya. Kajja."

"Tidak mungkin itu Chanyeol. Chanyeol bukanlah seorang pria culun seperti itu. Tapi pria itu sangat mirip dengan Chanyeol-ku. Apakah dia kembaran Chanyeol? Ahhh… Aku harus memastikannya."

"Bapak ingin kalian membentuk kelompok belajar. Satu kelompok terdiri dari 4 orang. Kelompok belajar ini juga nantinya akan menjadi kelompok untuk setiap kali ada tugas presentasi. Kalian mengerti?" Perintah Lee sonsaengnim.

"Nee.." Jawab semua siswa serentak sambil merapikan buku kedalam tas mereka.

"Kyungsoo, boleh aku satu kelompok denganmu?"

"Tentu Baek.. Berarti kita tinggal mencari 2 orang lagi." Jawab Kyungsoo

"Heii… Kau melupakan kami Kyung?" Sahut Chen

"Tidak! Aku tidak mau sekelompok dengan mahluk macam kalian." Jawab Kyungsoo

"Tidak apa Kyung, toh siapa lagi yang akan masuk kelompok kita. Hehe.." Baekhyun tiba-tiba angkat bicara.

"Nahhh… Baekhyun saja tidak keberatan. Ayolah Kyung…"

"Baiklah baiklah… Jadi, dirumah siapa nanti kita akan berkumpul? Hmm… Bagaimana kalau di apartemen Sehun saja. Bagaimana albino? Kau tak keberatan kan?"

"Terserah.." Jawab Sehun dengan muka kelewat datar.

"Baek… Kau boncengan dengan si albino ini ya. Aku akan bareng dengan Chen. Kalau kau bersama Chen, aku takut dia akan berbuat hal mesum padamu." Kata Kyungsoo sambil menatap sinis pada Chen.

"Yaakkk Kyungsoo… Siapa bilang aku ingin memberikan tumpangan kepada yeoja macam kau. Lebih baik aku bersama dengan Baekhyun. Dia yeoja manis dengan sikap yang manis juga. Bukan seperti kau!" Chen berujar dengan suara besarnya.

"Apa kau bilang?! Maksudmu aku yeoja seperti apa? Hah?!" Bentak Kyungsoo

"Ya kau seperti singa yang selalu meneriaki ku dan seakan selalu ingin mecabik-cabik diriku. Kau sungguh garang Kyungsoo-ya." Jawab Chen dengan santai.

"APA?! Ulangi sekali lagi apa yang tadi kau ucapkan hah?!" Kyungsoo geram dan menendang kaki Chen.

"Sakit Kyung! Kau itu selalu saja bersikap seperti ini padaku. Ubahlah sikapmu itu Kyungsoo, jika kau ingin memiliki namja-chingu. Ah.. Tapi mana bisa singa garang berubah menjadi kelinci manis? Hahahahaha…." Chen berkata sambil tertawa.

"Aku tidak akan merubah sikapku padamu Chen. Kau bukanlah namja yang pantas dapat perlakuan manis dariku. Kau bukan tipeku Chen."

Baekhyun yang melihat kejadian itu hanya tersenyum canggung dan berusaha menghentikan kedua manusia itu.

"Sudahlah Kyungsoo Chen.. Jika kalian terus berkelahi, ini hanya akan memperlambat kita saja. Ayo kita segera berangkat. Kalau Chen tidak mau denganmu, biar aku saja yang bersamanya." Kata Baekhyun

"Ayo baek ki.. Auuuww sakit Kyung!" Omongan Chen terputus karena jeweran Kyungsoo padanya.

"Ayo Chen kita berangkat. Tadi aku hanya bercanda, okay. Aku akan bersikap sangat manis sampai-sampai kau tak sanggup melihatku lagi Chen. Hehe" Kyungsoo bicara dengan mata melotot dan senyum yang terlihat menakutkan kepada Chen.

"Tak apa baek.. Kau dengan Sehun saja. Kajja kita berangkat." Kata Kyungsoo pada Baekhyun sambil menarik Chen dengan jewerannya.

Sejujurnya Baekhyun merasakan hawa yang kurang bersahabat jika bersama dengan Sehun. Tetapi mau bagaimana lagi. Akhirnya Baekhyun tetap berusaha tersenyum dan bersikap manis kepada Sehun. Toh, Sehun bukanlah orang jahat.

"Pakailah.." Sehun berkata sambil melemparkan sebuah helm pada Baekhyun.

"Terimakasih." Jawab Baekhyun dengan menampilkan senyum manisnya.

"Cih.." Respon Sehun kepada Baekhyun dengan wajah datarnya.

Baekhyun dan Sehun terus terdiam selama perjalanan mereka ke apartemen Sehun. Entah mengapa Baekhyun merasa canggung. Ia mencoba untuk memulai percakapan.

"Euumm.. Sehun bolehkah aku bertanya padamu?"

Sehun diam tidak memedulikan Baekhyun.

"Sebenarnya, mengapa kau bersikap seolah kau tidak menyukai ku? Apa ada yang salah denganku?"

Sehun tetap diam.

"Eumm… Tak apa jika kau tak mau menjawabnya. Mungkin ada kesalahan yang tidak kusadari. Maafkan aku ya. Aku berharap kita akan menjadi teman yang dekat satu sama lain Sehun. Aku tahu kau pasti orang yang baik dan menyenangkan."

Sehun sama sekali tidak merespon Baekhyun. Baekhyun yang merasa tidak diacuhkan akhirnya dia memutuskan untuk berhenti berbicara kepada Sehun. Ia takut malah nantinya akan membuat Sehun marah.

Akhirnya mereka sampai di apartemen Sehun. Apartemen itu terlihat sepi. Baekhyun penasaran dan ingin bertanya. Tapi ia urungkan karena takut Sehun tetap akan mendiamkannya seperti di motor tadi. Tapi ia tetap penasaran dan ia memutuskan untuk bertanya pada Kyungsoo nanti.

Karena ternyata Baekhyun dan Kyungsoo satu komplek, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang bersama. Mereka berjalan bersama karena apartement Sehun tidak terlalu jauh dari komplek mereka.

"Orangtua Sehun ada di China, Baek. Sebenarnya ia tinggal berdua dengan kakaknya dulu. Ia bernama Luhan. Tapi sejak kakaknya meninggal 2 tahun yang lalu, Sehun akhirnya tinggal seorang diri di apartemen itu. Karena ini juga Sehun jadi memiliki sikap tidak menyenangkan seperti itu. Luhan merupakan sosok yang amat ia sayangi, karena ialah satu-satunya keluarga yang selalu ada disampingnya. Ya maklum, kedua orangtuanya sibuk berbisnis di Cina. Maafkan sikapnya selama ini ya Baek." Kyungsoo menjelaskan.

"Maaf Kyung.. Aku malah bersikap penasaran seperti ini." Sesal Baekhyun.

"Tidak apa Baek, aku dan Chen sudah menganggap kau teman dekat kami, dan sepertinya Sehun juga beranggapan seperti itu, buktinya saja ia tidak menolak memberikan tumpangan padamu. Ya walau kita memang baru kenal selama 2 hari. Tapi entah mengapa kami sudah merasa amat dekat dengan mu Baek."

"Terimakasih karena kalian sudah menganggapku seperti itu. Aku senang sekali. Kupikir akan sulit mendapatkan teman karena ya saat masuk sekolah, tak ada satupun orang yang kukenal."

"Tapi baek, sejujurnya aku penasaran juga. Mengapa kau memilih masuk sekolah itu? Ku lihat kau memiliki otak yang mampu untuk memasuki sekolah favorit. Jujur saja, aku masuk sekolah itu bukan karena keinginan ku. Tetapi aku mengikuti kedua sahabat ku itu. Mereka sudah bagaikan nam dongsaeng ku. Aku merasa tak bisa pisah dengan mereka." Kata Kyungsoo dengan wajah penasaran.

"Hmm… Aku memiliki rahasia kecil, kyung. Hehe." Jawab Baekhyun dengan senyum bodohnya.

"Heeiii… Beritahu aku, baeekk. Bukankah sekarang kita bersahabat? Ayoo cepat beritahu aku." Rujuk Kyungsoo.

"Ahh… Aku malu kyung untuk mengatakannya." Baekhyun menjawab dengan wajahnya yang tertunduk malu.

"Waahhh… Baekhyun-ku malu-malu seperti itu. Sebenarnya apa rahasia kecil mu itu Baekk.. Apa jangan-jangan ada namja yang kau taksir disekolah itu?"

Baekhyun tetap menundukkan wajahnya. Kyungsoo yang kesal karena Baekhyun tak kunjung menjawabnya hanya bisa terus membujuk Baekhyun.

"Euumm… Iya kyung. Aku masuk sekolah itu karena dia. Aku sudah lama menyukainya selama 3 tahun terakhir ini. Tapi sayangnya ia tidak mengenal ku bahkan aku ragu ia tahu keberadaan ku."

"Hei hei.. Siapa itu Baek? Ayo beritahu padaku."

"Dia satu komplek dengan ku. Ya walau sebenarnya rumah ku berjarak 4 blok darinya. Namanya Park Chan Yeol. Sejujurnya aku juga sering memerhatikan dan mengikuti dia secara diam-diam. Hehe.." Jelas Baekhyun.

"Wah… Baekhyun, tidak menyangka ternyata kau seorang stalker."

"Ah.. Kyungsoo jangan berkata seperti itu." Lagi-lagi Baekhyun menundukkan wajahnya.

"Maaf Baek aku hanya bercanda. Lagipula aku juga pernah kok sepertimu. Ya dulu saat masih sekolah dasar, aku pernah menyukai seorang namja. Aku berusaha untuk selalu mengikuti kemana pun dia pergi. Ya tanpa sadar akhirnya ia menjadi teman dekatku. Dan dengan seiring berjalannya waktu, aku menyadari ia cinta pertamaku. Kau mengenal orangnya kok."

"Hah?! Siapa Kyung? Apa mungkin Sehun?"

"Haiissshhh… Tak mungkin aku menyukai namja albino sepertinya Baek." Jawab Kyungsoo dengan wajah datarnya.

"Orang selain dirimu yang kukenal hanya Sehun dan Chen. Kalau bukan Sehun, berarti…" Ucapan Baekhyun terhenti karena jari Kyungsoo yang tiba-tiba menempel dibibirnya.

"Shhhttt… Walau tak ada orang yang kita kenal disekitar sini, tetapi jangan pernah menyebutkan namanya diperbincangan kita. Aku malu Baek." Ucap Kyungsoo dengan pipi yang sudah terlihat merah sejak Baekhyun bicara tadi.

"Hehehe Kyungsoo… Aku tidak menyangka. Padahal kelihatannya kau selalu saja berkelahi dengannya. Bersikaplah dengan jujur Kyungsoo, dengan begitu mungkin ia akan menyadari perasaanmu suatu saat nanti."

"Ahh… Aku sudah sering menunjukkan sikap manis padanya. Dia saja yang tidak peka! Yang ada dia selalu memuji yeoja lain dan malah membuatku kesal. Aku benci pada sikapnya baek! Dan mengapa juga aku harus menyukai namja konyol seperti dia! Haiisshh dia begitu.. Eumm… Baek mengapa kau berhenti berjalan?"

Kyungsoo berbicara dengan tatapan bingung yang ia tujukan pada Baekhyun yang sedang terdiam terdiam ditempatnya. Mata kecilnya menatap seseorang yang sedang berjalan diseberang sana.

"Pria culun itu memasuki rumah Chanyeol. Berarti tak salah lagi. Itu memang benar Chanyeol. Aku harus benar-benar mengetahui mengapa ia tiba-tiba berubah penampilan seperti itu."

.

.

.

.

.

.

TBC

Haii… Kita berjumpa lagi..

Maaf atas ejaan dan bahasa ku yang masih jelek. Hehe… Disini belum ada moment chanbaek sama sekali ya. Dari kemaren Baehyun hanya bengong, bengong dan bengong. Tapi di chapter depan, aku akan membuat moment chanbaek. Ya tapi aku gak janji moment itu akan singkat atau panjang. Soalnya aku juga pengen buat moment hunbaek dan aku jadi agak bingung juga. ._.v

Oh iya.. agak aneh juga ya. Disini aku membuat tokoh Kyungsoo yang menyukai Chen. Mau buat yang jarang aja. Jarang sekali kita melihat mereka bersama. Hehee…

Aku berharap kalian meninggalkan riview kalian… Itu amat sangat berharga bagiku :D

Sampai jumpa di chapter selanjutnya…