MY MATE

.

.

.

Disclaimer : Bukan Punya Kitsune

.

.

.

Warning: Typo

.

.

.

This Chapter 3 Please Enjoy

"Enghhhh" erangan meluncur mulus dari bibir Naruto saat ini ia baru bangun pagi, saat ia membuka mata hal pertama yang ia lihat adalah pria tampan yang tersenyum manis kepadanya

"Good morning honey" kata Edward dengan masih tersenyum

"Ohayou" balas Naruto sambil menguap, dia pun mengucek matanya dan mengumpulkan nyawanya

"Edward?, kenapa kau bisa berada di sini?, ini kan kamarku?" Tanya Naruto yang sudah sadar

"Kau lupa honey aku kan vampire, lagipula aku mate mu aku tidak bisa jauh dari mu!" kata Edward sambil memeluk Naruto

"Yah sudah kamu mandi terus turun ke bawa Esme sudah membuat sarapan untukmu" kata Edward lagi setelah melepaskan pelukannya

"Oke!" kata Naruto sambil memberi hormat dan dibalas hanya senyum geli dari Edward sang mate

Setelah mandi Naruto pun turun ke bawah dan tampak keluarga Cullen's berkumpul semuanya di ruang makan

"Ohayou minna" kata Naruto riang

"Selamat pagi Naruto" balas keluarga Cullen's juga sambil tersenyum

"Naru, sini Mom sudah buatkan makanan untukmu" kata Esme, yah semenjak pertemuan Naruto dengan keluarga Cullens, Naruto diwajibkan memanggil Esme Mom dan Carlisle sebagai Dad.

"Wah kelihatannya enak, naru makan yah Ittadakimasu" kata Naruto

"Wah enak banget, Mom hebat banget deh masak" puji Naruto

Sedangkan Esme yang dipuji sungguh sangat senang entah mengapa ia sangat menyayangi sosok Naruto begitu pula para keluarga the Cullen's lainnya

"Naru, Dad ingin bicara sama Naru, besok kamu sekolah bersama Edward dan yang lainnya, kamu bisa kan?" kata Carlisle

"Naru mau, tapi apa bisa Dad?" Tanya Naruto

"Tentu saja bisa, pokoknya urusan sekolahmu biar Dad yang urus, untuk hari ini kita belanja keperluanmu di sini" kata Carlisle yang ingin menjadi sosok ayah yang bisa diandalkan di mata Naruto

"Baiklah Dad" kata Naruto

"Assiiiiiik belanja" pekik Alice

SKIP

Mereka pun setuju pergi ke super market untuk membeli keperluan Naruto untuk tinggal bersama keluarga the Cullen's, karena belanja adalah keahlian Alice Naruto menyerahkan semuanya kepada Alice. Dan akhirnya Alice membeli banyak barang, sangat banyak malahan bahkan satu mobil saja tidak bisa menampung semuanya.

"Huh bagaimana ini, semuanya tidak bisa kita bawa" kata Alice

"Kamu sih membeli banyak barang, mate ku tidak mungkin kan bisa menggunakan semuanya juga" kata Edward

"Edward ini tuh kebanyakan baju2 cantik yang cocok untuk Naru, biar dia lebih cantik lagi" kata Alice ngotot sambil nunjuk-nunjuk barang belanjaan naruto

"Apapun yang dipakai my honey dia tetap cantik tidak seperti kamu jelek" kata Edward sinis

"Apa katamu!" teriak Alice tidak terima

Yang lain hanya geleng-geleng melihat kelakuan Alice kekanak-kanakan, tapi mereka heran kenapa Edward juga jadi kekanak-kanakan seperti Alice, 'apakah karena gara-gara Naruto' pikir mereka. Sedangkan Naruto hanya menatap bingung pertengkaran Edward dan Alice

"Sudah2 malu dilihat orang" kata Carlisle melerai adu mulut Edward dan Alice

"Ia, tapi bagaimana ini barang sebanyak ini tidak mungkin kita bawa semua" kata Edward sambil memelototi barang-barang belanjaan

"Ini kan barang naru biar naru aja yang bawa" kata Naruto tiba-tiba

"Tapi honey kamu tidak bisa membawa barang ini, ini terlalu banyak" kata Edward dengan tatapan memelas kepada Naruto

"Tidak apa naru bisa kok, liat dan perhatikan" kata Naruto

Mereka pun memperhatikan Naruto, tampak Naruto mengambil sebuah gulungan dan kuas serta tinta dari kantong ninja nya dan menulis sesuatu di gulungan itu. Setelah itu membiarkan gulungan itu terbuka ditanah dan menaruh semua barang itu diatas gulungan itu

FUINJUTSU : SEAL FUIN

Usai meneriakkan jutsu nya tiba-tiba semua barang yang berada diatas gulungan itu terhisap masuk kedalam gulungan, Naruto pun mengambil gulungan itu dan menyimpannya kembali ke kantong ninja nya.

Keluarga Cullen's sangat terkejut dan kagum kemampuan Naruto terutama Edward sang mate

"Sudah ayo kita pulang" kata Naruto

"Ba-bagaimana mungkin, kok bisa?" tanya Edward

"Apa? Oh...! Itu tadi jutsu ku, aku lupa yah memberi tahu kalau aku seorang kunoichi?" tanya Naruto

"Kunoichi?, kamu ninja honey?" tanya balik Edward

"Ia" jawab Naruto sambil menganggukkan kepala

"Tapi-tapi..." kata Edward lagi memproses kata-kata yang masuk kepalanya tadi

"Sudah ayo kita pulang nanti aku ceritakan" jawab Naruto segera menyeret mate nya itu untuk masuk mobil karena tidak ingin lama-lama, begitu pula keluarga Cullens mereka masuk mobil mereka masing-masing.

Setelah pulang, Naruto menceritakan semua kehidupannya termasuk sejak kecil, ia dikucilkan penduduk desanya karena Jinchuriki di dalam tubuhnya. Edward sangat geram dengan penduduk Konoha beraninya mengucilkan mate nya bahkan ia sampai membanting barang-barang yang ada di dekatnya, jika saja ia di sana pasti sudah binasa warga desa Konoha menghadapi kemarahan Edward. Untung Naruto menenangkan Edward dengan mengatakan bahwa di sana masih ada yang menyayanginya.

Keesokan harinya Naruto sudah siap untuk pergi ke sekolah ia mengenakan blazer putih dan rok mini kotak-kotak yang dibelinya kemarin serta rambutnya dibiarkan di gerai ia memakai sepatu boot sampai lutut penampilannya sangat sempurna dan cantik, ia pun memasuki mobil Volvo silver milik Edward yang sudah menunggunya.

Setelah sampai tampak ada gedung di depannya bertuliskan Forks High School, mereka pun memarkirkan mobilnya di area parkir sekolah yang khusus disediakan, Edward keluar dari mobil dan membuka pintu untuk Naruto setelah Naruto keluar tampak semua pasang mata menyorot padanya, bahkan para laki-laki yang berjalan didepan menabrak tiang saking terpesona akan paras Naruto yang cantik

Edward cs dan Naruto pun pergi ke kantin untuk membeli makanan suatu kebiasaan mereka saat datang ke sekolah walaupun juga mereka tidak memakannya, di sana mereka menjadi selalu menjadi pusat perhatian dan pusat perhatian mereka bertambah karena kemunculan Naruto diantara mereka,

Naruto memutuskan untuk mengambil makanannya sendiri tanpa Edward karena ia jengkel kelakuan Edward yang main peluk-peluk saja, tentu ia risih dengan pandangan orang kepada mereka tapi Edward masa bodoh saja, jadi Naruto mengancam tidak akan bicara dengan Edward jika bukan dirinya yang mengambil sendiri makanannya, jadi dengan terpaksa Edward mengiyakan karena tidak ingin mate nya marah

"Hmmm hy aku Bella Swan murid baru yah?" kata seseorang yang tiba-tiba datang kepadanya

"Ia oh perkenalkan Uzumaki Naruto panggil saja naru" jawab naru sambil memperkenalkan dirinya

"Hm naru mau ku perkenalkan dengan temanku yang lain?" tanya Bella

"Boleh" jawab Naruto ia pun mengikuti Bella yang membawanya ke bangku temanya

Mereka pun berkenalan satu sama lain tampak Eric dan Mike berebut bersalam dengan Naruto, tiba-tiba datang Edward yang menarik paksa Naruto menuju meja para the Cullens

"Cih apa-apan sih aku kan baru berkenalan dengan teman baru ku" kata Naruto marah setelah duduk di bangku Cullens yang lain hanya memperhatikan mereka

"Tidak boleh hanya aku yang boleh bersamamu" kata tegas Edward yang tidak nyambung

Naruto hanya mendengus dan tidak ingin bicara kepada Edward, hari pertama pun dilewatkan dengan cepat Naruto tidak pernah bicara kepada Edward bahkan di kelas karena marah, sampai pulang mereka hanya berdiam diri di dalam mobil.

"Maafkan aku honey aku marah" sesal Edward membuka percakapan

"Hn" jawab acuh Naruto

"Aku takut kamu menjauhi aku jika tau bahwa sebenarnya aku mantan Bella, itu sebabnya aku bersikap seperti itu tadi" kata Edward

Naruto hanya menampakkan raut muka kaget, dari penjelasan edward entah mengapa ada perasaan nyeri di hatinya walaupun ia tetap tidak bicara

"Dan aku juga takut orang lain mengambil mu dari sisiku jika aku tidak bertindak, jadi maafin aku" kata Edward lagi dan masih tidak ada jawaban dari Naruto

"Aku hanya tidak ingin berpisah darimu" kata Edward lagi

Mendengar kata-kata Edward tadi ia tersentuh

"Memang jika vampire berpisah dari mate nya apa yang terjadi?" tanya Naruto akhirnya bicara juga

"Vampire akan kehilangan kewarasannya, setelah itu mati" jelas Edward

Membayangkan Edward jadi gila terus mati membuat Naruto bergidik ia pun menarik Edward dan memeluknya

"Tenang saja aku tidak akan meninggalkan mu apapun yang terjadi" kata Naruto

"Benarkah?" kata Edward dengan nada pengharapan

"Benar, aku tidak akan menarik kata-kataku karena itu jalan ninja ku" lanjut Naruto mantap

Edward sangat bahagia dengan kata-kata Naruto ia pun balas memeluk Naruto dengan erat.

"Aku pun tidak akan pernah meninggalkanmu karena kamu adalah jiwaku, hidupku, dan segalanya bagiku" kata Edward sungguh-sungguh dengan penuh tekad

Mereka pun melanjutkan perjalanan pulang mereka dengan bahagia, Edward sudah menceritakan dirinya selengkap-lengkapnya termasuk tentang hubungan dia dan Bella dulu, sehingga Ia tidak perlu khawatir lagi jika Naruto akan meninggalkannya jika sudah mengetahui semuanya, Edward berjanji akan terus setia dan menyayangi Naruto apapun yang terjadi karena Naruto adalah mate nya, karena vampire dan mate akan sehidup semati selamanya.

.

.

.

.

.

.

TBC/END

Hy balik lagi sama kitsune kali ini kitsune update my mate, sedikit curhat sebenarnya akhir-akhir ini kitsune kurang semangat nulis fanfic kitsune, karena flame yang membekas di kepala kitsune, tapi kitsune tetap nulis cerita ini demi kalian, maaf kalau tidak bagus ne?

Oh ia kitsune ucapin terima kasih untuk dukungan kalian untuk lanjutin fanfic kitsune, bagi kitsune dukungan kalian adalah semangat sekaligus tujuan kitsune lanjut fanfic kitsune, sekali lagi terima kasih!

Untuk fic ini kitsune masih ingin menambahkan beberapa chapter lagi. Jadi bagaimana pendapat kalian?

Itu saja dari kitsune, kitsune pamit undur diri

BYE BYE BYE (^.^)