Di malam yang di guyur hujan tampak seorang pria keluar dari bangunan entah itu bangunan apa mungkin saja itu toko atau yang lain, lama ia diam berdiri di sana tak beranjak dari tempatnya mungkin ia menunggu hujan reda tapi karena ia merasa hujan tidak akan berhenti dia memutuskan untuk menebus jalanan walaupun hujan akan membuatnya basah
Setelah itu ia berjalan di gang yang sempit yang tidak ada orang yang lewat, banyak bangunan mengapit jalan itu dia tidak sadar jika sedari tadi ada sosok bayangan hitam yang mengikutinya, bayangan hitam itu tiba-tiba menabrak nya membuatnya jatuh tetapi dia tidak dapat melihatnya karena kecepatan bayangan hitam itu yang tidak bisa dilihat dengan mata biasa dan keadaan gelap yang kurang penerangan
"Siapa itu?" katanya dengan nada ketakutan
"Siapa itu!" katanya dengan suara keras tetap dengan raut muka yang ketakutan
Tiba-tiba pria itu dicekik oleh bayangan hitam tadi dan melemparnya ke arah tembok bangunan sehingga pria yang malang itu menabrak bangunan di sekitarnya yang membuatnya mendapatkan luka meski tidak parah
Karena dia mulai ketakutan ia mulai berlari meninggalkan gang yang sepi itu dalam pelarian ia menampakkan raut muka takut karena sedari tadi bayangan hitam itu terus mengikutinya, lama dia berlari ia sadar jika jalan di depannya putus ia berada di pinggir bangunan yang di bawahnya banyak kapal yang sandar serta laut lepas di depan sana, karena menemukan jalan buntu ia memutuskan mencari sosok bayangan hitam yang mengikutinya tadi
"Siapa kau apa yang kau inginkan?!" teriak pria itu walau dengan nada ketakutan
Tiba-tiba sosok bayangan itu melaluinya menabrak nya sehingga ia sedikit oleng dan pria tadi yang merasa tangannya sakit dia mulai melihat tangannya sendiri tampak di sana bekas gigitan mungkin gigitan sosok bayangan hitam tadi, karena sakit yang luar biasa dirinya ambruk dan mulai terbaring di tengah jalan sambil meronta-ronta akibat rasa sakit dari bekas gigitan yang menyebar ke seluruh tubuhnya, pria tadi hanya terus meronta karena tidak ada orang yang dapat menolongnya karena orang-orang tak ada satu pun muncul di sana, hingga akhirnya pria tadi hanya menjerit dengan suara yang pilu sekaligus memekakkan telinga
AAAAARRGGGHHHHHHHHHH...
MY MATE
.
.
.
Disclaimer: MK&SMM
Tapi Naruto Dalam Fic Ini Milik Edward
.
.
.
Warning: Typo, Bisa menyebabkan kebosanan,
Dan mungkin anda akan kecewa dengan chapter kali ini
.
.
.
This Chapter 4
Please Enjoyed
Di hamparan bunga di tengah hutan dengan pemandangan yang indah tampak dua pasangan duduk berduaan, sang wanita sibuk membaca sedangkan sang pria sibuk memeluk sang wanita
"Beberapa orang mengatakan dunia akan berakhir dalam api
Beberapa orang mengatakan dalam es" kata Naruto yang sedang membaca buku
"Dari hasrat yang telah kurasakan
Aku setuju pada mereka yang menyukai api" Naruto tetap membaca sambil dipeluk Edward dari belakang
"Tapi jika aku harus mati dua kali
Kurasa aku cukup mengenal kebencian" kata Naruto lagi dan kali ini Edward mulai menciumi mukanya mulai dari pipi, hidung hingga alis
"Untuk mengatakan bahwa kehancuran,
Dengan es," Naruto tetap membaca mengabaikan kelakuan Edward pada dirinya sudah muai menjadi
"Juga hebat
Dan akan mencukupi..." ucapan Naruto berhenti karena Edward mencium bibirnya
"Edward aku punya tes bahasa inggris hari ini" kata Naruto setelah Edward melepaskan ciuman di bibirnya tetapi perkataanya di abaikan oleh Edward, ia terus mencium Naruto di kening
"aku harus fokus" kata Naruto lagi sambil memandang muka Edward yang bersinar seperti berlian karena sinar matahari, Edward hanya tersenyum hangat kepada Naruto sebagai balasan perkataanya dirinya tetap mencium Naruto, ia kali ini mencium bibir Naruto lebih dalam dan dibalas oleh Naruto sehingga ciuman mereka menjadi lebih panas dan menuntut
"Menikahlah denganku" kata Edward tiba-tiba setelah ciuman mereka berakhir
"Tidak mau" balas Naruto dengan main-main membuat Edward tertawa dan Naruto juga ikut tersenyum
"Menikah saja lah denganku" kata Edward lagi dengan nada serius dibalas dengan senyum manis Naruto
"Jika kau memaksa baiklah tetapi kau harus meminta restu dulu dengan orang terdekatku di konoha" kata Naruto yang masih mempertahankan senyumnya
"Baiklah kita akan kesana untuk mendapatkan restu mereka" putus Edward dan dibalas senyum oleh Naruto
Mereka pun melanjutkan kegiatan mereka masing-masing, karena merasa waktunya untuk pulang Naruto mengajak Edward untuk kembali ke kediaman Cullen's
"Ayo Edward kita pulang setelah itu ke sekolah" kata Naruto sambil membereskan barang-barangnya untuk pulang bersama Edward
"Baiklah ayo kita pulang honey" kata Edward lembut setelah ia melihat Naruto sudah membereskan barang-barangnya
Mereka pun pulang dengan Naruto di punggung Edward sambil melingkarkan tangannya di leher Edward yang berlari dengan cepat hingga tiba di kediaman the Cullen's, setibanya ia di sana Naruto sarapan dengan makanan yang di buat oleh Esme mom nya dan setelah itu berangkat bersama Edward ke sekolah dengan mobil Volvo silver milik Edward
Setelah tiba di sana selalu banyak orang memandang mereka, menurut mereka Edward dan Naruto adalah pasangan yang cocok juga serasi karena Edward yang tampan juga Naruto yang super cantik makanya mereka tidak jengah memandang EddyNaru jika datang sekolah
Didepan sekolah ada Bella dan Jacob yang menunggu EddyNaru, tampak raut muka mereka yang serius
"Edward kami butuh bantuan mu Victoria mengincar Bella dan Charlie" kata Jacob
"Aku sudah tidak punya hubungan dengan Bella lagi" jawab Edward sinis
"Tapi Edward mereka mengincar ku karena dia berfikir gara-gara aku James mati, saat kita masih pacaran dulu sehingga ia ingin membalas kematian pasangannya dengan membunuh ku" jelas Bella dengan khawatir
"Sebenarnya apa sih yang kalian bicarakan?" tanya Naruto tidak mengerti dan dibalas gelengan oleh Edward ia menatap mata Naruto seolah Edward berkata nanti aku jelaskan dan dibalas anggukan oleh Naruto
"Edward biar bagaimana pun kamu yang membunuh James pasangannya" kata Jacob
"Jadi apa yang kalian inginkan?" tanya Edward walaupun ia sudah tau apa jawabannya berkat kemampuannya
"Aku mengundang kalian sekeluarga untuk datang membahas tentang pasukan vampire yang dibentuk Victoria untuk menyerang kami dan Bella" kata Jacob
"Baiklah kami akan datang malam ini" jawab Edward setelah itu dia berlalu bersama Naruto meninggalkan Jacob dan Bella yang menatap punggung mereka
Setelah di dalam Edward menceritakan semuanya pada Naruto bahwa Victoria vampire yang kehilangan pasangannya karena Edward membunuhnya, Victoria ingin membunuh Bella karena untuk balas dendam karena dirinya lah dan Bella membuat James meninggal, untuk itu nanti malam ia sekeluarga akan datang menemui keluarga Jacob untuk membahas mengenai ini nanti malam, sebelumnya Edward sudah memberitahukan Naruto bahwa Jacob dan keluarganya adalah manusia serigala yang berasal dari suku Quileute, mereka saling memusuhi sejak lama tetapi karena ada masalah ini akan ada gencatan senjata atau bisa jadi perdamaian.
Malam pun tiba sesuai kata Edward ia membawa keluarganya beserta Naruto untuk menghadiri undangan Jacob untuk hadir di kediaman mereka
Ketika pertama kali datang Naruto disambut oleh Bella dan memperkenalkan ia pada keluarga Quileute, tampak Paul dan temanya berusaha menarik perhatiannya akan tetapi Edward datang mengatakan bahwa Naruto adalah miliknya membuat para serigala muda itu mendesah kecewa, sedangkan Naruto hanya tertawa canggung akan keposesifan Edward padanya
Kini mereka berkumpul diluar rumah samping rumah tepatnya duduk sambil menghangatkan diri dengan api unggun, Edward duduk dengan tenang sambil memeluk Naruto di sampingnya begitu pula Jacob dan Bella dan mereka yang memiliki pasangan masing-masing, pembicaraan sudah dimulai dari tadi entah apa yang mereka bicarakan Naruto tidak mau peduli, lama dirinya bosan mendengar seseorang menawarkan makanan padanya
"Muffin kamu mau?" kata Emily sejak tadi memperhatikan Naruto yang tampak bosan sehingga ia berinisiatif memberikan kue kepadanya
"Terima kasih" kata Naruto sambil mengambil makanan yang diberikan Emily ia mengalihkan mukanya untuk meilhat orang yang memberinya Muffin ia tanpa sadar terus memperhatikan muka Emily yang cacat, Emily yang tahu apa yang diperhatikan Naruto ia bertanya
"Ada apa? kamu takut dengan wajahku?" tanya Emily dengan nada getir
"Tidak kok kamu cantik" jawab Naruto dirinya tidak mau membuat gadis di depannya bersedih
"Oh ia kue mu enak, boleh kapang-kapang aku datang untuk makan kue ini" tanya Naruto
"Tentu saja kamu diterima di rumah ini kapan saja" jawab Emily tersenyum dirinya senang berkenalan dengan Naruto yang baik hati
"Terima kasih" kata Naruto dan dibalas dengan senyum Emily sambil mengangguk, setelah makan muffin Emily rasa kantuk menyerang Naruto sehingga ia saat ini bersandar di bahu Edward untuk tidur
"heum heum, saya rasa pertemuan kita sudah selesai jadi sudah diputuskan bahwa besok kami manusia serigala akan datang ke kediaman Cullen's untuk berlatih melawan vampire baru yang akan kita lawan bersama jika harinya sudah datang, dan soal keamanan Bella dan Charlie biar kami manusia serigala yang berjaga di rumahnya" kata Billy Black dirinya di sini adalah kepala suku di Quileute sekaligus ayah Jacob
"Baiklah saya rasa waktunya kami juga pulang lagi pula Naru sudah tidur dia pasti mengantuk" kata Edward melihat sang mate tertidur dilengannya
"Oke senang kalian bisa membantu kami, sekali lagi terima kasih" kata Jacob
"Sama-sama" balas Edward
Setelah itu para the Cullen's pulang masing-masing bersama pasangannya Edward membawa Naruto dengan mengendong Naruto bridal style hingga sampai pulang dan membaringkan dia ditempat tidur dan Edward yang selalu setia berada di sampingnya untuk menjaganya
Sesuai kesepakatan para manusia serigala datang keesokan harinya untuk berlatih menghadapi para vampire baru yang dibuat Victoria, yang melatih mereka adalah Jasper karena diantara mereka Jasper lah yang paling berpengalaman mengenai vampire baru
SKIP
Tak terasa waktu cepat berlalu kini matahari mulai muncul salju putih yang turun kemarin menambah keindahan alam sekitar apalagi sekitar gunung tempat Naruto bermalam saat ini, di dalam tenda keluarlah Naruto dan Edward
"Wah indah yah Edward!" tanya Naruto pada Edward
"Lebih indah kamu honey" jawab Edward membuat Naruto tersipu malu
Sssrrrrreeeeeeeett
Naruto dan Edward yang mendengar suara ia mengalihkan pandangan mereka menuju tenda disebelah tenda mereka, tampak Bella dan Jacob membuka res tenda mereka
"Bella bagaimana tidurnya nyenyak" tanya Naruto
"Nyenyak Naru kamu sendiri bagaimana?" jawab Bella sekaligus bertanya balik
"Aku juga nyenyak tidurnya" jawab Naruto sambil tersenyum manis
"Aku rasa aku harus pergi melihat mereka sekaligus untuk mengecek kesiapan untuk bertarung dengan vampire baru" kata Jacob tiba-tiba setelah itu ia pergi
Yah sesuai visi Alice kemarin bahwa hari ini mereka akan melawan pasukan vampire baru, Bella sudah menyebarkan darahnya pada beberapa pohon untuk mengelabui mereka dengan menusuk jarinya dengan jarum, ia juga sudah membuat tenda untuk bermalam semalam, Naruto ikut bermalam karena Edward akan ikut bertarung dengan mereka sehingga ada dua tenda yang dibuat kemarin tenda Naruto dan Bella, alasan Naruto ikut karena Edward mencemaskan mate nya sendirian di kediaman Cullen's, jangan sampai para vampire baru itu menyerang Naru di sana di saat ia tidak di sana.
"Aku juga harus pergi untuk mencuci mukaku aku rasa ada sungai di sekitar sini mungkin tidak membeku" kata Naruto beranjak pergi di ikuti oleh Edward, tiba-tiba naruto menghentikan jalannya
"Eits! kamu tidak boleh ikut bagaimana dengan Bella dia tidak boleh sendirian kamu harus menjaganya di sini" kata Naruto sambil menahan Edward mengikutinya
"Tapi kamu bagaimana honey masa aku tinggal, tidak mau ah!" kata tegas Edward tidak mau Naruto berpisah darinya
"Tenang saja Mate, aku tidak apa-apa aku bisa menjaga diri kok kamu lupa aku siapa?, lagi pula sungainya dekat dari sini juga tidak akan memakan waktu lama, kamu di sini saja yah temani Bella?" kata Naruto sambil memelas membujuk Edward
"Baiklah..." kata Edward meski dengan nada tidak rela dirinya susah menolak permintaan Naruto
Kini tinggal Bella dan Edward saja, Jacob dan Naruto pergi dengan keperluan yang berbeda, karena merasa canggung Bella membuka pembicaraan
"Edward, apakah kamu sangat mencintai Naruto?" tanya Bella
"..., ia aku mencintainya sangat mencintainya, dia adalah mate ku" jawab Edward setelah lama diam
"Edward maafkan aku yang menghianati mu, aku tau pasti ini berat untukmu" kata Bella lagi
"Tidak apa-apa aku sudah memaafkanmu kok, malah aku bersyukur dengan begitu tuhan memberikan Naruto sebagai pengganti mu" jawab Edward
"Edward, aku akan menikah dengan Jacob setelah aku lulus sekolah" kata Bella
"Kalau begitu selamat mungkin kami juga akan segera menyusul" kata Edward tersenyum tulus
"Terima kasih Edward boleh aku memeluk mu untuk yang terakhir kalinya?" tanya Bella tanpa menunggu persetujuan Edward, Bella langsung memeluk Edward
"Edward?" kata Naruto tiba-tiba muncul setelah ia membasuh mukanya membuat Edward dan Bella menoleh dan terkejut melihat Naruto memandang mereka dengan pandangan terluka
Tanpa terasa cairan bening mengumpul di mata Naruto ia berfikir Edward akan kembali bersama dengan Bella melihat cara mereka berpelukan tadi, entah mengapa kilasan pengkhianatan Sasuke muncul di kepalanya tiba-tiba membuat rasa sakit hati Naruto tambah parah,
Naruto memutuskan berlari meninggalkan Edward yang merasa bersalah karena menyakiti Naruto tampa disengaja dirinya mengutuk dirinya karena membuat mate nya bersedih
"SIAL! BODOH! BODOH!" kata Edward sambil memukuli dirinya sendiri setelah melepaskan pelukan Bella secara paksa
"Aku tidak boleh begini aku harus menyusul Naru, yah aku harus menyusulnya!" kata Edward berniat pergi menyusul naruto tapi niatnya pergi tertahan karena Victoria dengan beberapa vampire yang menghadang mereka
"Ada apa Edward mau ke mana mau mengejar gadis tadi yah?, kamu tidak akan bisa melihatnya karena aku sudah menyuruh Riley untuk membunuhnya, hahaha" kata Victoria sambil tertawa mengerikan
"Sial jika sampai terjadi sesuatu padanya aku tidak akan mengampuni mu" kata Edward marah sedangkan Bella hanya berlindung ketakutan sekaligus merasa bersalah karena dirinya lah Naruto pergi
"Aku tidak perlu pengampunan mu karena kamu akan mati, SERANG MEREKA!" perintah Victoria pada pasukannya
'Aku harus menyusul mate ku aku tidak bisa hidup tanpanya, aku lebih baik mati daripada ia pergi meninggalkanku' pikir Edward sambil melawan vampire-vampire yang menghalanginya
"Edward kamu pergi saja menyusul Naruto biar Victoria dan yang lain biar aku yang melawannya di sini" kata Jacob tiba-tiba muncul setelah itu ia berubah menjadi serigala dan melawan para vampire itu termasuk Victoria
Tanpa berfikir dua kali Edward langsung melesat menyusul Naruto yang berada dalam bahaya
Sementara itu Naruto terus berlari sampai berhenti di tepi jurang yang di bawahnya adalah air laut, ia terus menangis meski sudah di tenang kan oleh Kurama
'Tenanglah kit, kamu pasti salah paham, kulihat Edward sangat mencintaimu' kata Kurama yang berada di dalam mindscape Naruto
'Salah paham bagaimana Kurama?, aku lihat Edward memeluk Bella pasti mereka akan balikan hiks hiks hiks' jawab Naruto
'Terserah kau lah kit aku capek dari tadi terus menenangkan mu' balas Kurama setelah itu Kurama kembali tidur ia meghiraukan naruto karena ia tau Edward akan menyusul mereka
Naruto terus menangis sampai suara orang menghentikannya
"Wah-wah ada gadis manis yang sedang menangis" kata Riley
"Ada apa tuan? apa mau? hiks hiks" kata Naruto sambil menahan tangisannya
"Mau ku adalah MEMBUNUHMU!" kata Riley riba-tiba berada didepan Naruto mencekik nya dan berniat menjatuhkan nya ke laut sedangkan Naruto hanya pasrah toh dia immortal dia abadi dia tak akan mati begitu saja, dirinya berfikir untuk membiarkan ia tercekik untuk mengurangi rasa sakit di hatinya
"JAUHKAN TANGAN KOTORMU DARINYA!" teriak Edward yang muncul tiba-tiba dan langsung menghajar Riley, terjadi pertarungan sengit diantara mereka karena Edward sangat marah karena Riley berani menyakiti mate nya membuat matanya merah dan mendapat kekuatan lebih untuk membunuh Riley
"Tangan ini telah berani melukai orang yang ku sayang" kata Edward sambil mencabut tangan Riley membuat Riley berteriak sakit
"Kepala ini telah berani berfikir untuk membunuh orang yang ku sayang aku akan memutuskannya juga" kata Edward kejam menggigit kepala Riley hingga putus sehingga Riley sudah mati dengan tubuh tanpa tangan dan kepala, setelah itu Edward kembali seperti semula ia pun mendekati Naruto
"Naru..., maafkan aku" kata Edward sedih sambil menatap Naruto yang melihatnya dengan pandangan kecewa membuat ia tambah merasa bersalah
"Buat apa kamu ke sini sana kembali ke Bella mu tercinta!" kata Naruto sinis
"Aku tidak mencintai Bella aku mencintai mu" kata Edward memelas
"Bohong aku melihat mu berpelukan dengannya, kamu pasti ingin balikan dengannya kan?" tanya Naruto sambil kembali menangis
"Tidak Naru kamu salah paham dia memeluk ku karena ia bahagia sebab ia akan menikah dengan Jacob, lagipula dia yang memeluk ku secara tiba-tiba aku tidak bisa menghindar, bahkan aku tidak membalas pelukannya!" kata Edward mencoba membela diri
"Benarkah?" tanya Naruto di jawab anggukan Edward dengan muka serius
"Jadi kau memaafkan ku?" tanya Edward penuh harap, naruto ragu-ragu tapi tak lama kemudian dia mengangguk dan dengan cepat Edward memeluk Naruto sambil mengucapkan terima kasih
"Aku senang kamu memaafkan ku, dan aku lebih senang lagi karena kamu cemburu melihatku bersama dengan Bella itu tandanya kamu benar mencintai ku, Naru honey!" kata Edward dengan penekanan pada kata honey
"Ba-ba-baka!" kata Naruto gugup mengalihkan mukanya yang merona dari Edward sedangkan Edward hanya tersenyum bahagia dan dia tiba-tiba mencium Naruto
Setelah itu Edward dan Naruto memutuskan untuk pergi menemui yang lain setelah bertemu dengan mereka ia melihat raut wajah tegang mereka
"Ada apa?, apa yang terjadi? Bukannya serangan sudah berakhir?" tanya Edward sambil mengalihkan pandangannya pada mayat vampire yang menyerang mereka
"Tadi Volturi datang membantu menghabisi pasukan vampire yang menyerang kita, ia juga sempat bertarung dengan Jacob sehingga Jacob terluka, mereka menyerangnya karena Jacob berkata bahwa Bella tidak akan menjadi vampire seperti kita" jelas Carlisle
"Lalu apa yang terjadi" tanya Edward
"Jane akan memberitahukannya pada Aro mengenai ini, Volturi akan tetap diam untuk sementara jika Bella bersedia tidak membocorkan identitas mereka" kata Carlisle
'Untung mereka tidak melihat kami tentu pasti akan terjadi perang dengan Volturi jika begitu' pikir Edward sambil mengenggam tangan naruto dengan erat
"Jadi dimana Jacob sekarang?" tanya Naruto
"Dia ada di rumahnya rencananya aku akan kesana sebentar untuk mengobatinya" kata Carlisle
"Aku ikut Dad" kata Naruto dibalas anggukan Carlisle
Setelah itu Carlisle, Naruto dan Edward menuju kediaman Jacob tampak di sana ada juga Bella yang menemani Jacob
"Bagaimana keadaan Jacob?" tanya Billy kepada Carlisle
"Dia hanya patah tulang perlu beberapa bulan untuk menyembuhkannya" kata Carlisle
"Untuk apa menunggu lama, biar aku saja yang mengobatinya!" kata Naruto tiba-tiba
"Mengobatinya?, memang kamu bisa honey?" tanya Edward pada mate nya
"Tentu saja bisa meski Naru tidak sehebat sakura-chan dalam medis tapi menyembuhkan luka kecil sih Naru bisa" kata Naruto
Naruto pergi menuju kamar Jacob ia diikuti oleh Billy dan Carlisle serta Edward, setelah tiba di sana ia melihat Bella memegang tangan Jacob yang tidak sakit yang sedang tidur
"Naru maafin aku soal yang tadi yah?" kata Bella meminta maaf
"Sudah tidak apa jangan dipikirkan Edward sudah menjelaskannya, oh ia selamat kamu akan menikah dengan Jacob" kata Naruto
"Terima kasih" kata Bella setelah itu Naruto meminta Bella untuk menyingkir untuk sementara dari Jacob ia akan mengobati Jacob
Naruto pun merapal beberapa head seal dan tak lama kemudian cahaya kehijauan muncul di telapak tangannya membuat orang-orang melihatnya kaget sekaligus kagum, Naruto pun mengarahkan tangannya pada area yang patah tulang pada Jacob setelah merasa cukup ia menghentikan ninjutsu medis nya
"Tadi itu apa honey?" tanya Edward
"Itu ninjutsu medis salah satu kemampuan ku untuk menyembuhkan aku belajar dari Tsunade baachan" jawab Naruto Carlisle yang sebagai dokter penasaran, dirinya lantas mengecek keadaan Jacob setelah itu dirinya terkejut karena Jacob sembuh dengan cepat berkat kemampuan naruto, Carlisle memandang Naruto degan takjub
"Wah kamu hebat Naru, Dad kagum padamu" kata Carlisle dan dibalas senyum oleh Naruto
"Oh ia Bella kamu terluka juga kan? sini aku obatin" kata Naruto meminta Bella mendekat setelah itu Bella memperlihatkan bekas lukanya yang masih basah pada Naruto, Bella terluka di lengan akibat melukai dirinya sendiri untuk mengalihkan perhatian Victoria yang ingin membunuh Jacob
Setelah itu Naruto mengobati Bella ia mengeluarkan ninjutsu medis nya sekali lagi dan tampak luka Bella perlahan-lahan menghilang
"Hebat!, mate ku memang hebat" kata Edward kagum karena ia secara langsung melihat proses penyembuhan pada luka Bella
'Yah Naruto memang hebat, tapi jika Aro mengetahui ini dirinya pasti menginginkan Naruto' pikir Carlisle sambil memandang Naruto khawatir
'Aku tidak akan membiarkan orang lain memiliki Naru apalagi Aro karena dia adalah milikku, aku akan terus bersamannya dan terus melindunginya apapun yang terjadi' kata Edward dalam hati karena ia membaca isi pikiran ayahnya tadi
Setelah menyembuhkan Jacob sekaligus Bella Naruto dan Edward sekaligus Carlisle pamit pulang, mereka pulang dengan senang karena mulai saat ini kaum manusia serigala akan berteman dengan mereka dan akan membantu mereka juga jika mereka dalam kesusahan
Edward sendiri semakin menjadi posesif dan over protektif pada Naruto akibat peristiwa kemarin dan juga akibat Volturi yang mungkin menginginkan Naru nya, sehingga kemana-mana Naruto mesti izin dulu pada Edward dan tidak boleh pergi jika Edward tidak ikut, itulah aturan yang dibuat oleh yang mulia Edward Cullens alias Edward Anthony Masen, Jr. Membuat Naruto pusing akan kelakuan mate nya itu.
.
.
.
.
.
TBC
Hy minna kembali lagi sama Kitsune, kali ini Kitsune up My Mate buat kalian karena kebetulan Kitsune punya kuota yang cuma berlaku hari ini jadi dari pada sia-sia mending update cerita My Mate ini
Oh ia fic ini khusus aku buat karena terinspirasi oleh film twilight eclipse semoga tidak mengecewakan ne? juga semoga saja chapter ini tidak jelek dan layak untuk kalian baca
Itu aja dari Kitsune terima kasih pada reader semua yang mendukung dan memberi semangat pada Kitsune karena tampa kalian pasti Kitsune bakal bosan ngelanjutin fic Kitsune, sekali lagi terima kasih?, dan jika kalian masih ingin melihat kelanjutan fic ini silahkan review oke?
BYE BYE BYE (^.^)
