MY MATE
.
.
.
Disclaimer: Karakter Dalam Cerita Ini Tentu Bukan Milik Ku
Milik Masashi Kishimoto
(^.^)
.
.
.
Warning: Typo, Oc. Etc
.
.
.
This Chapter For My Reader
Please Enjoy
SOME MONTH LATER
Naruto saat ini duduk bersantai di balkon kediaman keluarga Cullen's sambil membaca novel sambil mengenakan kaca mata bacanya yang membuatnya kelihatan imut dan cantik serta tak lupa secangkir teh di meja untuk menambah mood bersantai nya, ia menikmati waktu liburnya mengingat sekolah di libur kan karena sudah melalui ujian. Edward dan keluarganya sedang berburu saat ini sehingga ia bisa bersantai dengan tenang tidak ada gangguan Emmet, ocehan Alice yang ngak ketulungan, atau tatapan Edward kepadanya sambil tersenyum ngak jelas, ia tahu bahwa itu perhatian Edward kepadanya, tapi dirinya risih juga kalau hampir setiap saat dia melakukannya. Kadang dia jadi salah tingkah dibuatnya, dia kadang juga berpikir Edward sudah gila.
Kalian pasti heran kenapa Naruto bisa bersekolah itu karena berkat keluarga the Cullen's, yah walaupun harus memalsukan data yang merupakan tindakan kriminal, tapi biar saja daripada Naruto hidup tanpa identitas.
Kalian pasti bertanya perubahan apa saja yang terjadi padanya, itu banyak sekali. Selama setahun ini ia merasa menemukan dunia yang selama ini dicarinya, tempatnya untuk bahagia tanpa peperangan. Yah walaupun di daerahnya rawan kematian karena vampire liar yang ada diluar sana.
Tapi ia bersyukur berada di sini bersama keluarga Cullen's, terutama bersama Edward mate nya. Ia sangat bahagia karena mate nya itu benar-benar melimpahkan kasih sayang kepadanya, walaupun kadang-kadang kelewat posesif sih, masih membekas di kepalanya saat pertama kali ia masuk sekolah edward terus menempel padanya seperti perangko, bahkan ke toilet pun dia ikut dan saat Naruto bertanya kenapa kamu ikut? Dia menjawab dia tidak ingin orang lain menculiknya.
Hah? Dapat dari mana bungsu Cullen's pikiran absurd itu. Tidak hanya itu ingatkah kalian saat perkenalannya dengan teman Bella, Mike Newton yang jatuh cinta pada pandangan pertama pada naruto berniat menembak naruto jadi pacarnya saat itu juga, tetapi rencenanya gagal karena diganggu oleh yang mulia Edward, salahkan kemampuan Edward dalam membaca pikiran sehingga ia tau apa yang dipikirkan Mike yang malang, karena keposesifan edward itulah membuat Naruto tidak memiliki banyak teman hingga saat ini.
Berbicara mengenai teman, Naruto kadang merindukan teman-temannya di konoha, terutama Tim 7. Yah Naruto sudah memaafkan Sakura dan Sasuke dia berfikir memang pantas Sasuke bersama sakura secara sakura cewek yang cantik dibanding dirinya yang menjadi wanita jadi-jadian. So? Buat apa simpan dendam itu bukan dirinya sekali. Ia ingat Nagato sosok yang awalnya asing baginya yang membunuh guru kesayangannya Jiraiya, tapi dia memaafkannya dan berteman dengannya kenapa memaafkan teman setimnya tidak bisa?. Lagi pula dia sudah punya Edward yang pasti lebih menyayanginya karena dia mate nya, karena seorang mate tidak bisa hidup tanpa pasangannya, itu kata Carlisle padanya.
Liburan akhir pekan ini akan ia memanfaatkannya berencana menghabiskan waktu liburannya dengan berkunjung ke konoha, ia sangat rindu dengan bachan nya juga dengan Iruka, Kakashi, Konohamaru dan teman yang lain.
"Hey gaki, jangan lupa beli persediaan apel yang banyak sebelum kita ke konoha" kata Kurama di dalam inner nya
Semenjak Naruto pindah ke forks Kurama menjadi sangat menyukai apel, alasannya entahlah hanya kami-sama yang tau?. Untuk cara makannya pun hanya kami-sama juga yang tau. Naruto tidak mau mengurusi urusan makhluk tsundare tersebut.
"Ia, dasar apel freak" balas Naruto
"Dari pada kamu ramen freak, apa untungnya sih memakan makanan berlemak itu, mending apel yang sehat" balas Kurama sengit
"Huuh, kamu tidak tau saja betapa enaknya ramen, apalagi ramen paman Teuchi, jika sudah di sana aku ingin Edward membelikan ku sepuasnya dia kan kaya?" kata Naruto
"Dasar gadis matre" sindir Kurama
"Biarin!, dia kan mate ku ble!" balas Naruto sedangkan Kurama hanya mendengus dalam inner nya juga senyum yang terpatri di wajah rubah nya?. Kurama bahagia karena Naruto sudah bisa melupakan Sasuke yang berengsek itu.
"Yosh aku harus sediain barang-barang ku untuk tinggal di sana" kata Naruto sambil beranjak dari tempatnya, menyiapkan barang untuk waktu liburannya.
SKIP
Kini tiba saatnya untuk berangkat ke konoha, Naruto menggunakan mantel pink yang hampir menutupi rok mini nya yang diatas lutut serta sepatu boots berbulu, dan membiarkan rambutnya di gerai sehingga ia terlihat sangat cantik. Sedangkan untuk Edward tak kalah tampan ia menggunakan mantel tapi warna hitam abu-bau dan sepatu pantofel (bayangin aja saat Edward berbicara dengan Bella di bus sekolah di twilight 1). Ia membawa barangnya di dalam koper besar, yang dibawa Edward.
Kenapa koper bukan menyimpannya di dalam fuinjutsu supaya lebih praktis?, bukannya kehebatan Naruto menumpul semenjak ia di forks, itu karena ia pergaulannya dengan keluarga Cullen's sehingga Naruto tertular selera fashion nya Alice, ia berfikir lebih keren menggunakan koper biar lebih modis.
Lagipula Naruto hebat kok di fuinjutsu, buktinya ia membuat fuin yang bisa membuat the Cullen's berkeliaran bebas dibawah matahari tanpa takut gosong terbakar sinar matahari. Betapa hebatnya kan dia?
"Mom Dad, Naru pamit yah?" kata Naruto pamit pada Esme dan Carlisle yang sudah dianggapnya orang tua
"Ia sana hus hus" kata Emmet mengusir Naruto seperti mengusir kucing sambil tertawa, sedangkan Naruto hanya membalasnya dengan death glare
"Ia Naru cepat pulang yah?, dan Edward jaga Naru baik-baik" balas Esme menghentikan pertikaian emmetNaru sekaligus memberikan nasehat kepada Edward sedangkan Edward yang di beri pesan hanya mengangguk sebagai balasan.
Naruto pun satu persatu memeluk keluarga the Cullen's, sempat Alice ngotot ingin ikut tapi berkat delikan alias tatapan tajam dari Edward ia tidak jadi. 'bisa hancur acara minta restu ku pada keluarga Naru di sana kalo Alice ikut' pikir Edward, ternyata Edward punya maksud terselubung ke konoha
Naruto pun merangkai hand seal tak lama muncul portal di depannya, Edward pun menggandeng Naruto memasuki portal itu dengan tangan kanan sedangkan tangan yang satu menarik koper. Sedangkan Naruto hanya melambaikan tangannya ke keluarga Cullen, dibalas lambaian tangan juga oleh the Cullen's.
At Konoha 5.00 PM
Didepan gerbang desa tiba-tiba muncul portal yang membuat Izumo dan Kotetsu penjaga gerbang bersiaga karena portal yang tiba-tiba muncul. Tak lama kemudian keluarlah Edward dan Naruto
"Kamu siapa? ada urusan apa ke konoha?" kata Kotetsu menghentikan niat Naruto masuk ke desa
"Ah Kotetsu-san masa kamu lupa dengan ninja nomor satu ini sih dattebayo?" kata Naruto sambil mengerucutkan bibirnya sehingga terkesan imut
"Na-Naruto uzumaki?" kata Izumo memastikan
"Yap, satu-satunya yang ada di dunia" kata Naruto sambil mengedipkan sebelah matanya membuat kedua penjaga itu salah tingkah, sedangkan Edward jangan tanya dia menahan diri untuk tidak membunuh dua orang pria yang ada di depannya ini.
"Bukannya kamu laki-laki, kenapa bisa berubah?" tanya Kotetsu
"Aaah jangan dibahas panjang ceritanya, aku boleh masukkan?" tanya Naruto sambil tersenyum manis, dan hanya dibalas anggukan dari kedua pemuda itu karena sakin ter pesonanya oleh kecantikan Uzumaki Naruto
Tanpa menunggu waktu lama lagi Edward menarik Naruto memasuki desa, panas hatinya melihat adegan di depannya. Dia tidak mau Naruto nya direbut orang lain, baginya Naruto adalah hanya milik Edward Cullen seorang.
Setelah sampai di desa, Naruto dan Edward menjadi pusat perhatian karena pakaian juga rupa mereka yang menarik perhatian terutama laki-laki yang selalu melirik Naruto, itu membuat Edward marah seandainya Naruto tidak di dekatnya sudah dia congkel itu mata batinnya jengkel.
Edward pun merangkul pinggan Naruto dan melirik sinis para laki-laki yang genit pada Naruto nya, membuat para laki-laki itu kecewa sekaligus takut pada Edward.
"Sayang, kita akan ke mana?" tanya Edward
"Kita akan ke kantor Hokage dulu melapor, setelah itu ke apartemen ku" jawab Naruto sambil tersenyum manis pada mate nya, Edward menganggukkan kepalanya sambil membalas senyum Naruto
Tak terasa kini Naruto dan Edward sudah sampai didepan kantor hokage, Naruto pun mengetuk pintu tersebut dan terdengar suara Kakashi yang berkata masuk. Naruto pun memutar kenop pintu dan masuk dalam ruangan Kakashi
Setibanya di dalam Naruto melihat Kakashi dan Iruka yang memandang dengan terkejut
"Naru, kau kah itu?" tanya Iruka dengan nada bahagia
"Hai sensei" jawab Naruto, Iruka pun berlari ingin memeluk Naruto tetapi sebelum ia ada Edward yang menghalanginya
"Anda tidak boleh memeluk Naruto ku" kata Edward sinis menyembunyikan Naruto di belakangnya merentangkan tangannya ke belakang, seperti anak kecil yang tidak ingin direbut mainannya
Bletak
Naruto menjitak kepala Edward karena menurutnya Edward kekanakan
"Dia itu sudah ku anggap seperti ayah, kamu jangan kekanakan seperti itu dong mate" kata Naruto sambil memelas yang dibalas anggukan lemah Edward meski ada raut muka tidak rela
Naruto dan Iruka melanjutkan acara pelukannya yang tidak sampai satu menit karena Edward cepat-cepat memisahkan mereka, Naruto pun hanya mendesah pasrah
"Bagaimana Naru selama ini kamu sehat?" tanya Kakashi menginterupsi kecanggungan di ruangannya
"Naru sehat kok, oh ia mana Tsunade bachan sensei?" tanya Naruto
"Dia ada di rumah sakit Naru, semenjak kamu pergi dia menyibukkan diri di sana" jawab Kakashi
"Kok begitu sensei kan ada sakura-chan, kenapa bachan yang harus sibuk" tanya Naruto lagi
"Banyak hal yang terjadi semenjak kamu pergi Naru" kata Kakashi dengan raut muka sedih sedangkan Naruto hanya penasaran
"Oh ia siapa yang bersama mu ini Naruto?" tanya Iruka tiba-tiba membuat Naruto yang ditanya gugup sekaligus malu
"Saya Edward Cullen pasangan Naruto uzumaki, anda sudah dianggap ayah oleh Naruto ku kan? Berarti saya juga akan berusaha menganggap anda sebagai ayah saya juga" kata Edward menjawab pertanyaan Iruka sedangkan Naruto bertambah perona karenanya
"Sudahlah Iruka Naruto pasti lelah karena melakukan perjalanan biarkan dia istirahat dulu baru kita bahas" kata Kakashi membuat Iruka yang ingin melemparkan pertanyaan lagi mengurungkan niat
"Ah betul kata Kakashi sensei Naru capek Naru pamit dulu yah, ayo Edward" kata Naruto sambil menggandeng lengan Edward untuk pergi
Naruto pun berniat ke apartemennya diikuti Edward, dia pun membuka pintu kembali tapi yang membuatnya terkejut adalah ada teman nya, Tim 7 plus Yamato dan Sai di depannya yang baru pulang dari misi.
Sedangkan Tim 7 hanya terkejut melihat Naruto terutama Sasuke yang memandangnya dengan pandangan yang sulit di artikan
"Naru..." kata Sasuke dengan nada sendu penuh dengan rasa rindu dan bersalah
.
.
.
.
.
TBC
Hy hy hy
Ketemu lagi sama kitsune maaf yah baru update sebenarnya kitsune pengen up di fic dari kemarin-kemarin karena sibuk karena kitsune baru selesai PKKMB dan mungkin besok akan melakukan bina akrab bersama jadinya kitsune sempatin update fic ini mungkin chapter kali ini akan hancur atau jelek sekali lagi maaf yah?
Chapter ini khusus pembaca setia kitsune yang nunggu lanjutan My Mate maaf yah kalau jelek dan pendek. Dan yah untuk nina maaf yah baru update dan terima kasih sudah baca fic yang ngak jelas ini ngak nyangka kamu baca sampe 5x kitsune ucapin lagi terima kasih nina!
Dan untuk para reader yang lain kitsune ucapin juga terima kasih pada kalian yang memberikan dukungan pada kitsune kalian adalah penyemangat kitsune lanjutin nie fic, sekali lagi terima kasih dan yah jika kalian masih ingin lihat kelanjutannya silahkan review oke?. Itu saja dari kitsune, kitsune pamit undur diri
BYE BYE BYE (^.^)
.
.
.
Dan Mungkin Kitsune akan jarang Update karena sibuk kuliah dan tugas dari dosen maklum soalnya Kitsune itu baru MABA
