Lie To Me! Remake

Baekhyun masih di salon dan membaca julukan Chanyeol. "Park Chanyeol sekarang sangat populer dan lebih hot dari Hyun Bin" haha

Baekhyun tidak percaya. Tiba-tiba seorang wanita menyapanya, "Byun Baekhyun, kau Baekhyun, iya kan? omo..kita sudah tidak bertemu selama bertahun-tahun".

Baekhyun mengeluh dalam hati, "Minseok-ya sudah tiga tahun tidak bertemu."

"Jadi ini pertemuan pertama kita setelah insiden itu ya." Kata Minseok lagi. Minseok ingin mereka berteman lagi seperti dulu.

Minseok memanggil suaminya, "Suamiku, kesini!"

Baekhyun kaget, apa suami? Rasanya Baekhyun ingin melarikan diri, tapi Minseok menahannya. "Jangan memanggilnya!" cegah Baekhyun.

"Bukankah kau sudah lama tidak bertemu dengannya?" kata Minseok. Suami Minseok datang dan Minseok langsung merangkul lengannya, "Tebak aku betemu siapa? Baekhyun!"

Suami Minseok ternyata cinta pertama Baekhyun, Kim Jong Dae dan ia memberi salam, "Ah Baekhyun, sudah lama tidak bertemu."

Baekhyun kikuk dan sebal, tapi hanya bisa tersenyum. "Kau ini kenapa? tidak seperti biasanya, kenapa kau jadi malu?" tanya Minseok karena perubahan sifat Baekhyun.

Baekhyun menggeram dan bicara sendiri, "Akuu seharusnya mati saja setelah tersengat lebah."

Minseok menyindir terus, "Aku ini sudah seperti Ahjumma, sedangkan Baekhyun tetap seperti sebelumnya, kau tidak berubah."

Baekhyun dalam hati berkata kalau Minseok ini selicik rubah, seperti dulu.

"Apakah kau sudah menikah?" tanya Jongdae,

Minseok berkata "Apa menikah? Baekhyun mana mungkin menikah?" Suami Minseok sedikit kikuk dan Baekhyun sudah tidak enak wajahnya.

Jongdae mengajak istrinya pergi, "Baekhyun pasti akan bertemu pria yang baik. Tidak ada yang istimewa menikah cepat-cepat juga."

"Tapi menikah lebih cepat adalah bakat. Apa setiap orang bisa menikah?" kata Minseok.

Ponsel Baekhyun bunyi dan Baekhyun berbalik untuk terima telpon. "Halo," Ternyata dari perusahaan iklan. Tapi Baekhyun sudah terlanjur kesal dan ia ingin membalas Minseok, sayang...Orang diseberang bingung, "Nona, kami punya produk baru"

Baekhyun terus saja mengatakan sayang dan kata-kata mesra lainnya. Seperti, aku merindukanmu juga...menyiapkan tempat tidur? bukannya aku tidak menyukainya..baiklah kita ketemu lagi nanti...kau mau apa? belut? kau pasti sibuk sekali..sampai nanti.

Baekhyun berbalik dan berkata pada Minseok, "Apa kau tidak tahu? Aku menikah."

Minseok tidak percaya, "Pembohong."

Jongdae mengucapkan selamat pada Ah Jung. "Terima kasih sunbae." kata Baekhyun. "Kau pasti belum lama menikah ya, kau pasti pengantin baru." ucap Jongdae.

Minseok curiga, "Apa kau benar-benar sudah menikah? kenapa aku tidak tahu?"

"Apakah Kau akan datang ke pernikahanku, jika aku mengirimkan undangan padamu." kata Baekhyun tidak mau kalah.

Minseok kesal dan berkata mereka harus pergi. Karena ada acara pertemuan pasangan yang sudah menikah.

Baekhyun melambai sambil tersenyum, tapi ia menggertakkan gigi, "Senang bertemu kau juga."

Malamnya, Baekhyun resah, ia masih kesal dengan kata-kata Minseok yang menghinanya. "Gadis brengsek itu! Apa hebatnya sudah menikah? Apa kau tidak tahu, jika aku mau menikah, aku pasti sudah melakukannya!"

Flashback,

Baekhyun dan Minsok duduk bersama di ayunan. Baekhyu memakai training warna biru dengan no 49 besar di punggungnya. Minseok tanya, "Kapan terakhir kali kau mencuci rambutmu?"

Baekhyun berkata "Seminggu lalu, kira-kira."

Minseok kaget.

Baekhyun menjelaskan, "Semua orang juga seperti itu, tidak menggosok gigi seharian, tidak cuci muka selama empat hari, tidak cuci rambut seminggu, tidak mandi sebulan lebih. Itu biasa kan."

"Pria bisa saja seperti itu, tapi seorang gadis mana bisa seperti itu?" sahut Minseok. Minseok tanya, "Apa kau benar-benar ingin mengikuti ujian pegawai negeri?"

Baekhyun sudah lulus ujian tahap 1 tapi ia harus belajar 3 bulan lagi. "Kalau semua orang bisa lulus ujian pertama, tapi yang sulit adalah yang kedua, apa kau yakin bisa? Jika bisa itu keajaiban." kata Minseok.

Baekhyun yakin kalau ia kerja keras pasti bisa. Minseok berkata tidak. Baekhyun merasa Minseok tidak suka kalau ia berhasil.

"Byun Baekhyun, Apaa kau pikir aku ini orang yang tidak ingin temannya sukses?" kata Minseok.

"Makanya jangan berkata hal yang membuatku depresi. Berikan semangat, ok?" dungus Baekhyun kesal.

Minseok tidak percaya, ini pertama kalinya ia dengar ada yang ingin ujian pegawai negeri demi seorang pria.

Baekhyun berkata, "Aku ingin menjadi wanita yang pantas untuk sunbaen". Minseok ingin tahu siapa pria itu. "Namanya Kim Jong Dae, Kau tau ia Sangat pintar" Kata Baekhyun tersenyum membayangkan sosok JongDae.

Tiba-tiba saja Jongdae lewat dan Baekhyun langsung menemuinya, "Ada teman yang ingin kuperkenalkan. Dan aku ingin pinjam materi untuk hukum administratif" kata Baekhyun.

"Harga selembarnya sama dengan satu cangkir kopi." gurau Jongdae. Baekhyun tersenyum senang, "Pasti." Jongdae pun pergi.

Baekhyun bngga dan tanya ke Minseok, "Jongdae tampan kan?" Minseok merasa biasa saja, "Aku pikir ia keren karena dia satu-satunya cintamu. Apa itu standarmu?"

Baekhyun tidak peduli, nanti kalau dia lulus tahap kedua, "Aku akan mengaku pada Jongdae-Sunbae".

Baekhyun berusaha membuat Minseok mengatakan "Ayo! Ayo! semangat! fighting." Tapi Minseok menyingkirkannya, "Menjauh dariku..bau..bau cepat pergi!" eluhnya.

Baekhyun belajar keras sampai hidungnya berdarah (mimisan dia). Jongdae muncul, "Apa kau baik-baik saja? Ada apa? Kau seharusnya memperhatikan kesehatanmu." ujar Jongdae sambil membekap (?) hidung Baekhyun dengan tissu.

Baekhyun ternyata lulus dan ia senang sekali, "Kim Jong Dae! aku akhirnya bisa mengaku padamu. Aku lulus." serunya senang. Baekhyun berlari mencari Jongdae. Tapi justru melihat Jongdae bersama Minseok.

Minseok dengan licik mengucapkan selamat pada Baekhyun, karena lulus ujian pegawai negeri. "Aku tahu kau pasti bisa."

Tapi Baekhyun lebih heran dengan keduanya. Bagaimana ini terjadi? Minseok merangkul lengan Jongdae, "Sudah lumayan lama (pacaran-nya), apa kau akan bahagia untuk kami?" kata Minseok. Baekhyun pun patah hati.

Flashback end

Baekhyun mengamuk dan mencekik bonekanya. Memanggil boneka itu Kim Minseok, "Gadis brengsek. Apa kau ini temanku? Apa kau tidak tahu kalau aku menyukai Sunbae? Mengapa kau pura-pura tidak tahu?" Caci Baekhyun.

Kepala Baekhyun terbentur dan ia jatuh dari tempat tidur. Lalu menangis. "Kau tahu aku menyukainya." kata sambil terisak. Ayah Baekhyun terbangun dan heran kenapa putrinya seperti itu lagi.

...

Paginya, Baekhyun yang sudah tahu siapa Chanyeol. Pergi ke World Hotel dan bertanya kepada salah satu staf, "Apa Presiden kalian bernama Park Chanyeol?"

Staf membenarkan, "Apa ada perlu dengan Presiden."

Baekhyun ingin bantuan mereka untuk mengembalikan uang pada Presiden. Mereka tanya nama Baekhyun. Tapi Baekhyun berkata kalau Chanyeol tidak akan kenal namanya.

"Berikan saja ini padanya, ia pasti tahu." kata Baekhyun pada Staf tersebut.

"Apa kami boleh tahu apa ini?" tanyanya.

"Ini uang." jawab Baekhyun sedikit berbisik.

"Maaf, tapi kami tidak bisa menerima uang tanpa alasan." ujar Staf itu.

"Jumlahnya tidak besar, hanya 73200 Won" kata baekhyun. Tapi mereka tetap tidak bisa melakukannya, "Ini sudah peraturan." tolak Staf.

Baekhyun bingung, "Lalu bagaimana?"

"Anda harus memberikannya sendiri padanya." Kata stafnya. Baekhyun mengeluh, jika ia bisa ia tidak akan ke lobby.

Staf lobby meminta Baekhyun pergi ke lounge, "Presiden berada disana."

Baekhyun masuk ke lounge dan melihat Chanyeol. Chanyeol berdiri dan tersenyum.

Baekhyun berpikir Chanyeol tersenyum padanya, maka ia juga melambai. Tapi sebenarnya Chanyeol tersenyum pada kencan butanya yang jalan di belakang Baekhyun. (Malu-maluin sumpah)

Baekhyun duduk dan mencuri pandang ke arah mereka. Lee bertanya, "Apa hobbymu?"

"Aku suka berenang" jawab Chanyeol.

"Kukira menunggu aku" gumam Baekhyun. Baekhyun memesan jus tomat dan ia sebenarnya ingin ke toilet. Tapi tidak bisa pergi karena takut kalau Chanyeol tiba-tiba pergi. Jadi Chanyeol bertahan.

Baekhyun bersandar untuk mendengar pembicaraan mereka. Tapi terlalu kuat sehingga kursinya jatuh ke belakang. Baekhyun jatuh ke lantai. Semua ribut. h Baekhyun malu sekali, ia tidak bisa membuka matanya. Bajunya terkena jus tomat. Chanyeol mengenalinya dan mendekat. Stafnya bertanya, Apakah Baekhyun baik-baik saja. Tapi Baekhyun tidak bergerak.

Chanyeo mendekat dan langsung menggendong Baekhyun. Baekhyun panik, ia berkata dalam hati, "Apa yang terjadi? Apa yang dilakukan orang ini."

Ternyata ada teman Baekhyun disitu, "Byun Baekhyun." Wanita itu tanya ke pelayan, "Apa yang terjadi, apa dia terjatuh? kenapa dia digendong?" tanyanya mendetail banget ya:v

Chanyeol membawa Baekhyun ke satu kamar dan langsung melempar Baekhyun ke atas bed. Baekhyun langsung bangun dan lari ke toilet, ia sebenarnya ingin pipis. Setelah itu Baekhyun bingung dan tidak mau keluar, "Apa yang harus kukatakan? Anemia, kejang?" gumamnya, Chanyeol mengetuk pintu toilet, "Berhenti membuat masalah, keluarlah."

Baekhyun keluar dan beralasan kalau kakinya lemas karena duduk terlalu lama. Chanyeol meminta Baekhyun ke Rumah sakit untuk rontgen. Chanyeol mengira kalau Baekhyun ingin menuntutnya, "Karena kau luka disini."

Baekhyun tersinggung, "Kau pikir aku apa, Apa aku seperti teroris?" Chanyeol heran, "Jika tidak ada apa-apa, lalu kenapa pura-pura pingsan."

"Itu karena aku terlalu malu. Itu alasannya." Baekhyun juga marah kenapa Chanyeol harus menggendongnya.

Chanyeol berkata, "Jika tidak, maka kau akan terbaring disitu sepanjang hari." Haha

Baekhyun memberikan uang tagihan RS, 73200 Won. Chanyeol bingung, "Dari mana kau tahu tentang aku?" Baekhyun berkata "Dari majalah. Tapi terlalu banyak editan difotomu. Sulit dikenali kalau itu adalah kau."

"Aku sudah bilang tidak perlu." kata Chanyeol

Baekhyun minta maaf, tapi ia bukan wanita seperti itu. "Aku ini pegawai negeri. Dalam situasi apapun tidak boleh menerima keramahan dan juga sogokan."

Chanyeol berkata ia tidak melakukan itu, apalagi penyuapan. Tapi Baekhyun tetap meletakkan uangnya di tempat tidur dan akan pergi.

"Tunggu, apa kau mau pergi seperti itu?" cegah Chanyeol. Karena noda dibaju Baekhyun ya

"Apa kau takut aku akan merusak reputasi hotelmu jika aku keluar seperti ini?" kata Baekhyun. Chanyeol akan memberikan baju ganti tapi Baekhyun menolaknya. Dan langsung keluar.

Di luar ia sempat bercanda, pura-pura kalau ia berdarah dan berkata pada calon tamu, "Ini bukan tempat untuk tinggal manusia." Membuat orang lain ketakutan. Baekhyun nyengir.

...

Jongin menumpang truk dan pergi ke suatu tempat. Ia menyanyi sepanjang jalan bersama sopir. Jongin menemui Kim Suho. Suho mengeluh, "Oh anak ini."

Jongin memuji karya Suho. Suho minta Jongin pulang, "Kakakmu mencarimu, iya kan?"

Jongin ingin tinggal bersama Suho. Suho menolaknya. "Uangku ada di sini kan," kata Jongin bisa dikatakan ia sudah investasi dulu dan sekarang sedang mendapatkan hasilnya.

Suho mengeluh, "Anak-anak keluarga ini bisa benar-benar kejam. Kau mau ramen?" suho menawarinya. Jongin senang, "Sepertinya enak.

...

Baekhyun masuk kerja dan bossnya minta ia menulis surat penyesalan. Baekhyun berkata sebenarnya ia sudah menulis surat pengunduran diri tapi seseorang -teman dan Boss Baekhyun tidak percaya ini.

Minseok berkata pada teman-temannya, kalau "Baekhyun sudah menikah." Wanita yang melihat Baekhyun digendong oleh Chanyeol berkata, "Suamii Baekhyun tampan sekali. Aku yakin itu suaminya, karena sudah menggendong Baekhyundi depan banyak orang, hanya karena Baekhyun menumpahkan jus dibajunya."

Minseok yakin, "Pria itu pasti bukan siapa-siapa karena Baekhyun tidak mengundang siapapun dan menikah begitu saja. Jika memang pria itu hebat, ia pasti akan mengontak dan mengundang kita semua, iya kan?"

Wanita yang melihat Chanyeol bilang "Bukan, sepatu dan setelannya dari merk ternama, tidak mungkin pengangguran, iya kan?" Lalu gosip ini menyebar, kalau Baekhyun menikah dengan konglomerat. "Kudengar suaminya seorang Chaebol. Ia punya hotel, resort, dept store, Chaebol dengan uang banyak."

Lalu tersebar gosip kalau Park Chanyeol itu adalah suami Baekhyun. Semua mendengar gosip ini. Termasuk gadis yang menjadi kencan buta Chanyeol.

Chanyeol sedang main golf dan bertemu wanita yang akan dijodohkan dengannya. Tapi wanita itu dingin pada Chanyeol. Chanyeol minta maaf, "Aku janji meneleponmu tapi aku sibuk sehingga tidak dapat mengontakmu." Katanya.

"Tidak perlu cemas, aku tidak akan bersamamu." ucap Lee ketus. Chanyeol tambah bingung. Seorang teman Chanyeol memanggilnya dan berkata kenapa Chanyeol tidak bilang kalau sudah menikah?

Chanyeol tidak mengerti, "Menikah? Siapa ? Aku? Kau bicara apa?"

...

...

...

...

A/n: terima kasih atas masukannya, Tadinya emang mau di bikin 1 eps 2 part, eh pas mau di upload error terus jadi bingung deh! Mungkin Saran lagi?