Title : Uchi-Haru-Yaoi Back To Normal
Pair : SasuSaku.
Genre : Drama, Romance And School
Naruto Masashi Kishimoto.
Author : Hn U.
Rate : T (mungkin)
Warning : Ancur banget.
Sifat karakter sangat beda.
Chapter 03
(Kasar)
-- Sasuke Pov --
"Latihan di Club sampai sini saja, Sakura kau sangat luar biasa tidak salah aku mengundangmu" ucap Sasori membuatku semakin muak! "Hnn.. Aku pergi dulu." Gumamku entah mereka dengar atau tidak aku tidak peduli.
"Teme kau mau kemana?!" Aku tidak mempedulikan panggilan dobe. Langsung aku membanting pintu menutup kasar pintu Club bodoh ini.
"Sasuke?!" Aku berbalik saat melangkah meninggalkan Club bodoh.
"Hnn.. Kau lagi? Ada apa aku tidak jadi masuk Club itu karena kau!" Ucapku yang memang aku, buat kasar agar ia tau aku tidak suka si rambut pink aneh ini.
"Hah! Apa kau sedang marah padaku?" Tanyanya. Cih! Kenapa dia bertanya sesuatu yang sudah jelas aku perlihatkan?
"Aku akan mengajarimu bernyanyi pasti kau tidak bisa bernyanyikan?" Tanyanya lagi dengan nada suara seakan manja.
"Hnn? Apa kau katakan?! Tadi aku tidak bisa bernyanyi?" Tanyaku dengan nada, yang tegas tapi dia tetap bersikap biasa saja apa si pink ini tidak punya rasa takut?
"Waw kau mengerikan... Yaoi~" Ejeknya
"Cih! Aku bukan yaoi" Protesku saat aku lirik di sekitarku ada beberapa Siswa juga Siswi yang melihat ke arah kami berdua.
Aku berbalik lalu meninggalkan si pink aneh itu yang tadinya mengejekku, tidak bisa bernyanyi di tambah yaoi kata-kata yang paling aku benci.
"Tunggu Sasuke?!" aku rasa dia mengikutiku entah kenapa dan untuk apa dia seperti ini tapi biarkan saja, apa maunya jika nanti juga dia akan menyesal mengekorku terus.
"Sha.. Laa.. Laa laaa..." Dia bersenandung seperti orang bodoh dan mengikutiku kemana pun apa perlu aku membuatnya takut padaku?
"Yaoi... Yaoi.. Ohh yaoi di depan mataku terlihat jelas seorang. Yaoi~" Sial apa dia mengejekku?
"Mencintai si pirang yang sangat aneh, yang mempunyai kumis kucing hihi.. Aneehhh!!!"
"Diam kau! Bentakku Saat menghentikan langkah.
Duhhkhh..
"Aduuh... Sasuke kenapa kau berhenti tiba-tiba? Sakit kau buat hidungku, nanti masuk kedalam!" Protesnya lalu aku berbalik dan menatapnya tegas!
"KENAPA KAU BAWA-BAWA TEMANKU SAAT MENGEJEKKU?!" Bentakku ke Sakura yang langsung membulatkan mata. Emerald cerahnya seakan mulai berkaca-kaca seperti bocah, yang akan menangis.
"Dasar aneh kenapa kau marah, akukan hanya bercanda aku tidak bermaksud menghina kekasihmu!" Protesnya lalu mengembungkan kedua pipi seperti bocah.
"Hnn! Kekasih?!"
"Iya! Si pirang tadi itu kekasihmu yang sering di katakan murid sekelasku!" Ucapnya lalu mengatur nafas terlihat terbawa emosi kenapa dia marah seharusnya aku bukan?
"Teme!" Suara teriakkan yang sangat cempreng dobe. Yang kini mendekat ke arahku dan Sakura terus menatapku sinis.
"Yoo.. Sakura?" Sapa dobe dan Sakura membalas senyum yang terlihat ramah. luar biasa, cepat sekali berubah.
"Yoo juga pirang." Jawab Sakura, dobe langsung menunjukkan cengirang bodohnya.
"Panggil saja Naruto jangan pirang aku bukan turis." Ucap dobe sangat konyol, mereka berdua lalu memperkenalkan diri mereka bedua.
"Teme?" kenapa kau pergi dari Club padahal Sasori mengharapkan kita berdua masuk Club musiknya."
"Cih! Aku malas dobe." Jawabku
"Kenapa malas teme?" Tanya dobe terdengar polos.
"Karena Sasuke tidak bisa bernyanyi jadi dia kabur" Ucap Sakura langsung membuat dobe menganga seperti buaya kelaparan.
"Teme! Kau tidak bisa bernyanyi yang benar saja!!" Ucap dobe seakan histeris sampai murid yang melintas terkejut.
"Ini yaoi berisik sekali!" Ucap salah satu murid yang melintas langsung membuat dobe lemas seakan kehilangan kehidupan jika ada yang mengatainya yaoi dobe langsung down payah.
"Naruto kau kenapa?" Tanya Sakura sambil memperhatikan dobe yang sedang down.
"Aku tidak apa-apa Sakura..." Jawab dobe lalu aku meninggalkan mereka berdua.
Brukhh...
"Naruto!!.. Sasuke?! Kekasihmu pingsan!!!"
Sial! Aku langsung berbalik menghampiri dobe. Terpaksa aku harus mengendongnya ke ruang UKS. "Pink, kenapa dobe bisa pingsan?" Tanyaku sambil mengendong dobe yang berat ini.
"Aku tadi tanya berapa lama kau dan Naruto pacaran... Malah Naruto pingsan" Jawabnya.
"PERTANYAAN BODOH!!! LEBIH BAIK KAU PERGI!!!" Bentakku sangat nyaring semua melihat ke arahku ada juga yang memaki dengan nama binatang yang menjijikan.
Tapi aku tidak mempedulikan mereka yang aku pedulikan hanya teman masa kecilku ini bagiku semua hanya bisa menghina dan membully seseorang hal ini sudah aku rasakan sejak SMP.
"Dasar yaoi parah, sampai semesra itu menjijikan hahaha!" Ejekkan demi ejekkan aku dengar rasanya aku ingin membatai semua yang menghinaku!
Cleekkk...
"Ehh?!" Ucap terkejut Siswi yang populer juga di sekolah ini dia Hinata Hyuuga sekaligus Osis yang baik menurut pandanganku pribadiku.
"Sasuke, Naruto kenapa?" Tanyanya seakan panik dia mengikutiku sampai aku membaringkan dobe di ranjang yang ada di ruangan UKS.
"Hnn.. Dobe cuma pingsan." Jawabku terdengar Hinata menghela nafas cukup berat.
"Kau kelihatan khawatir pada dobe?" Tanyaku.
"Eh?" Responya membuatku binggung dan sikapnya menjadi aneh.
Treeeetthhhh... Treeethhhh...
Aku meninggalkan ruang UKS sambil melirik ke arah dobe, sekilas aku memperhatikan Hinata yang benar dia kelihatat aneh?
"Hei?! kenapa kau diam bel sudah berbunyi? Tanyakku kepada Hinata aku memang mengenalnya tapi aku malas memanggil namanya.
"Aku akan menjaga Naruto bolehkan Sasuke karena aku inikan Osis."
"Hnn... jadi begitu nanti aku akan bilang ke sensei soal ini. Tolong jaga dobe" Pintaku.
"Terima kasih Sasuke." Jawabnya lalu aku meninggalkan mereka berdua pergi.
Saat aku akan ke kelasku si pink tadi berdiri di dekat tembok seperti menunggu seseorang.
"Sasuke?! Apa Naruto baik-baik saja?" Tanyanya tapi tidak aku tidak pedulikkan Saat dia menahan bahuku agar berhenti aku menatapnya horror ke arahnya. "Berhenti mengganguku! Lebih baik kau bersama fans anehmu saja!" Ucapku tegas dan dia hanya tertunduk lalu aku meninggalkannya.
BERSAMBUNG
NEXT
Chapter 04
(Pink)
