Waktu dulu, sesibuk apa pun dia, Yuuma tetap punya waktu untuk sekadar kumpul bersama teman lama. Biasanya di kafe punya Kaito.
Tidak ada acara spesial, cuma duduk bertemankan secangkir kopi. Kadang juga soda dan rokok. Mereka bertiga—dia, Kaito, dan juga Akira—akan mengobrol tentang apa saja.
"Semalam nonton pertandingan bola? Aku ketinggalan."
"Ah, lebih baik nggak usah nonton. Sialan."
"Pasti kau kalah taruhan sama Leon, deh. Siapa suruh tim payah dipegang."
"Tapi biasanya mereka main bagus!"
Obrolan itu biasanya berganti-ganti, sampai akhirnya mereka bubar karena petang datang.
Tapi untuk musim ini, Yuuma sudah berhenti pergi ke tempat Kaito.
