Try To Remember

Part 2

Sebelumnya aku mau njelasin kalo di ff ini bakal ada dua alur, maju dan mundur. Alur maju-nya akan menceritakan present day, dan alur mundurnya akan membahas tentang flashback.

Seoul, 31 Desember 2025 8.30 PM

*still at seoul hospital*

Sungmin pov

Terjebak, itulah yang sedang aku rasakan sekarang, aku tidak tahu apa yang terjadi padaku, yang aku ingat aku adalah lee sungmin yang berusia 23 tahun, aku memiliki seorang adik lelaki bernama lee sungjin, dan seorang kekasih bernama choi siwon, dan sekarang adalah tahun 2020, tapi seseorang bernama cho kyuhyun mengatakan bahwa aku dan dia sudah menikah, 2 tahun yang lalu, dia mengatakan padaku bahwa sekarang adalah tahun 2025.

Aku tidak mengingat apa yang terjadi padaku dalam kurun 5 tahun tersebut, apa yang terjadi pada siwon? siapa cho kyuhyun dan kenapa aku bisa menikah dengannya? Semuanya masih terasa abstrak di ingatanku, hanya catatan kecillah yang selalu mengingatkan ku bahwa aku sudah menikah dan ini bukan tahun 2020 lagi, tapi selebihnya semuanya masih terasa aneh bagiku.

Dari catatan kecilku, aku masuk rumah sakit ini 7 hari yang lalu karena anemiaku kambuh, ini sudah 7 hari dan dia, cho kyuhyun masih belum membiarkanku pulang kerumah –ah tepatnya rumah umma- tidak-tidak, aku tidak tinggal dengan kyuhyun kalau kalian bertanya kenapa aku tinggal bersama umma. Aku masih merasa asing dengan sosok kyuhyun.

"kau belum tidur?" sebuah suara mengagetkanku. Aku menoleh sebentar, dia cho kyuhyun berjalan mendekatiku, laki-laki ini terlihat tampan, meski hanya berbalut kemeja putih sederhana dan jas dokternya.

"aku belum mengantuk" ucapku singkat, aku kembali memandang jendela, entah mengapa aku merasa bahwa jendela tersebut lebih menarik, sebenarnya semua benda tampak menarik bagiku saat ada kyuhyun, entah kenapa aku tidak sanggup melihatnya, seperti ada perasaan sakit yang kasat mata.

Dia duduk ditepi ranjangku, aku sedikit menggeser tubuhku untuk memberinya ruang, dia memegang tanganku, aku menolehkan wajahku dengan tatapan penuh tanya.

"besok hari ulang tahunmu" ucapnya. Aku hanya mengangguk kecil.

Aku menguluarkan noteku dan menulis "besok adalah tanggal 1 januari, hari ulang tahunku, dan sekarang kyuhyun sedang menemaniku, 30 desember 2025" setelah menuliskan hal itu aku kembali menatap jendela, kurasakan pegangan kyuhyun semakin erat ditanganku, aku menatapnya, wajah kyuhyun tampak lesu.

"aku sudah mencatatnya, kau tak perlu khawatir, akan kupastikan bahwa aku akan mengingatnya besok" ucapku.

Kyuhyun menghela nafasnya, "sampai kapan ming? Sampai kapan kau akan mencoba melupakanku?" tanyanya sambil menundukkan wajahnya, dia masih setia menggenggam tanganku.

Sungmin pov end

Normal pov

Sungmin merasakan cengkraman tangan kyuhyun semakin mengencang, sungmin berusaha melepaskan tangannya dari genggaman kyuhyun. Tapi tenaga kyuhyun terlalu kuat bila dibandingkan dengannya.

"cobalah menerimaku cho sungmin!" kyuhyun berkata dengan nada yang cukup keras, sungmin terkejut, dia berusaha menyembunyikan keterkejutannya dengan menolehkan kepalanya ke arah jendela.

Dan itu membuat seorang cho kyuhyun semakin murka. Kyuhyun memegang bahu sungmin dan membuat sungmin menoleh padanya. "tatap aku saat aku bicara padamu!" ucap kyuhyun kasar.

Sungmin berusaha memberontak, sungguh sikap kyuhyun yang seperti ini membuatnya takut. Sungmin berhenti memberontak saat meihat amarah di mata kyuhyun. Dia membiarkan kyuhyun memegang bahunya erat dan dia membiarkan kyuhyun medekatkan diri padanya, menyalurkan semua amarah dan rasa yang mungkin menggrayangi diri laki-laki tersebut.

Dan saat sungmin sadar yang dia liat hanyalah wajah kyuhyun yang sudah sangat dengan dekat wajahnya. Kyuhyun mengecap bibir sungmin, meresapi segala rasa yang dia rindukan selama 2 tahun ini. Bibir ini, bibir yang selama 2 tahun ini hanya bisa dia nikmati dalam mimpinya, dalam fantasi liar seorang cho kyuhyun.

Selama beberapa menit bibir mereka saling bertautan, tidak ada yang berniat menyudahi ciuman tersebut, sampai kyuhyun merasakan bahwa sungmin masih memerlukan udara. Kyuhyun memberi lumatan terakhir pada sungmin, dia menatap sungmin yang masih mencoba meraup udara setelah ciuman mereka. Wajah sungmin memerah, entah kenapa dia menikmati ciuman ini, meskipun rasa asing akan bibir kyuhyun masih terasa.

"kita akan pulang malam ini…." Kyuhyun berkata sambil berdiri dari ranjang dan merapikan jasnya yang berantakan. "kerumah kita!" ucap kyuhyun final sebelum pergi meninggalkan sungmin dengan tatapan bingungnya.

*flashback on*

"umma, appa, kenalkan Victoria song, dia kekasihku" ucap kyuhyun.

Malam ini kyuhyun membawa kekasihnya kerumah keluarga lee, setelah pembicaraannya dengan sungmin beberapa hari yang lalu, dia memutuskan untuk segera membawa kekasihnya, agar tidak terjadi perdebat-perdebatan lain antara dia dan sungmin.

Tuan dan nyonya lee menyambut Victoria dengan senang hati, mereka berempat mengobrol dengan santai di ruang tamu, pembicaraan mereka terhenti saat melihat sosok sungmin menuruni tangga.

"sungmin-ah" panggil nyonya lee, sungmin menghampiri ummanya.

"kenalkan dia Victoria song, kekasih kyuhyun" tambah tuan lee sambil tersenyum.

Victoria tersenyum manis, dia mengulurkan tangannya. "kau pasti sungmin oppa, kyuhyunie bilang bahwa dia memiliki seorang hyung dan seorang dongsaeng, aku Victoria" jelas Victoria.

Nyuut… sungmin merasakan hatinya sakit, dia mengabaikan uluran tangan Victoria, merasa aura tak bersahabat dari sungmin, Victoria segera menurunkan uluran tangannya. Kyuhyun memegang tangan Victoria, berusaha mengatakan bahwa semua baik-baik saja. Sungmin melihat gerakan itu, bagaimana kyuhyun memperlakukan gadis ini dengan sangat lembut, dan itu membuat hatinya makin tercabik.

"aku pergi dulu, umma appa" kata sungmin.

Tuan lee tampak bingung dengan sikap sungmin yang sangat tidak bersahabat ini, pasalnya laki-laki paru baya ini sangat tahu bahwa sungmin adalah tipe orang yang ramah dan sangat bersahabat, tapi entah kenapa anaknya ini menunjukkan sikap yang sangat berbeda sekarang, dihadapan Victoria yang pasalnya adalah kekasih doangsaengnya.

Jika tuan lee tampak bingung, tidak dengan nyonya lee, dia paham bahwa putranya ini memang memiliki perasaan yang khusus pada kyuhyun, bukan perasaan kakak terhadap adiknya, tapi perasaan yang lebih dari itu. Tetapi wanita paru baya ini tidak mengatakan apapun terhadap sungmin maupun kyuhyun. Dia ingin mereka sendirilah yang nantinya akan bercerita padanya.

"kau mau kemana sungmin-ah?" Tanya tuan lee. "rumah ryeowook" jawab sungmin singkat dan berlalu dari hadapan 4 orang tersebut.

Kyuhyun memandang punggung sungmin yang berjalan kearah pintu. "maafkan aku hyung" ucapnya dalam hati.

Setelah kejadian malam itu, sungmin selalu berusaha untuk menghindari kyuhyun, entah mengapa hatinya selalu sakit saat melihat ataupun berdekatan dengan kyuhyun. Dia selalu mengingat bagaimana kyuhyun menganggap bahwa perasaannya bukanlah hal yang normal dan dia selalu mengingatkan dirinya bahwa serorang cho kyuhyun bukanlah miliknya.

"hyung!" sebuah suara menyentakkan sungmin dari lamunannya.

Sungjin mendekati sungmin yang sedang berada di meja makan. Sungjin duduk disampingnya.

"kau dan kyuhyun hyung sedang bertengkar?" Tanya sungjin langsung.

Sungmin tahu bahwa sungjin sangat peka, sungmin tersenyum berusaha mengatakan bahwa dia dan kyuhyun baik-baik saja. Tapi kepekaan seorang lee sungjin tidak akan terkecoh oleh senyum, yang bahkan tidak terlihat baik-baik saja.

"kyuhyun hyung berkata dia akan segera menikahi vict noona setelah lulus kuliah" ucap sungjin.

"PYAAR" dan gelas yang sungmin pegang pun jatuh ke lantai.

*flashback off*

TBC

Yeaahhh part 2 muncul~ aduh maaf kalo part kemarin masih banya kesalahan. Terima kasih untuk yang sudah mereview serta memberi saran *kecup2*

Hmmmm NC? Kapan ya? Ditunggu dulu yaa~ aku mau mantepin feel min sama kyu dulu XD

Update cepet? Boleh… tapi review jangan lupa yaa *wink*

Once again thanks to: deviyanti137, Cho Na Na, ChanMoody, setyaeryna, , KYUMINTS, vivoKyuMin, dirakyu, gorjazsimba, sissy, cho jaemin, guest dan para siders.

Terimah kasih buat yang udah baik mau ngereview ff-ku ini… maaf gak bisa bales review kalian satu2 tapi review kalian itu buat aku semangat nulis ^^

Okay see you in next chap ^^;;;